InternasionalNasionalTeknologiSportsLokalLifestylePifabizPolitik
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Menampilkan Berita Trending

Feeds

Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan untuk memeriksa mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Abdul Qohar, menegaskan bahwa pihaknya akan memanggil seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.“Siapapun yang terlibat dalam perkara ini, baik berdasarkan keterangan saksi maupun berdasarkan dokumen atau alat bukti lainnya, pasti akan kita panggil untuk dimintai keterangan, siapapun,” ujar Qohar dalam konferensi pers pada Rabu (26/2).Sembilan Tersangka DitahanSejauh ini, Kejagung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari enam pegawai Pertamina dan tiga pihak swasta. Salah satu tersangka yang menonjol adalah Riva Siahaan, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.Selain itu, tersangka lainnya meliputi SDS, Direktur Feed Stock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional; YF, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping; serta AP, VP Feed Stock Management PT Kilang Pertamina Internasional.Sementara itu, dari pihak swasta, tersangka yang telah ditetapkan adalah MKAN, Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa; DW, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim; serta YRJ, Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Direktur Utama PT Orbit Terminal Mera.Terbaru, Kejagung juga menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya, serta Edward Corne, VP Trading Produk Pertamina Patra Niaga.Kerugian Negara Capai Rp193,7 TriliunKejagung mengungkapkan bahwa total kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp193,7 triliun. Kerugian tersebut berasal dari berbagai aspek, termasuk ekspor minyak mentah dalam negeri sebesar Rp35 triliun dan impor minyak mentah melalui DMUT/Broker yang mencapai Rp2,7 triliun.Selain itu, impor BBM melalui DMUT/Broker merugikan negara hingga Rp9 triliun. Kerugian juga datang dari pemberian kompensasi pada tahun 2023 yang mencapai Rp126 triliun, serta pemberian subsidi pada tahun yang sama sebesar Rp21 triliun.Dengan besarnya potensi kerugian negara, Kejagung menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas, termasuk kemungkinan pemeriksaan terhadap Ahok yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina pada periode 2019-2024.Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Ahok terkait peluang pemanggilan dirinya dalam kasus ini. Kejagung berjanji akan mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas dugaan korupsi ini demi keadilan dan kepentingan negara.

Indonesia
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina | Pifa Net

Rodri Sindir Real Madrid Lagi Soal Ballon d'Or dan Perlakuan Klub

PIFA.CO.ID, SPORTS - Rodri, pemenang Ballon d'Or 2024, mulai merespons kritik yang diarahkan kepadanya, terutama dari pihak Real Madrid. Kontroversi bermula saat Madrid memboikot seremoni penghargaan pada November lalu, dengan alasan bahwa Vinicius Jr lebih layak meraih trofi tersebut. Tidak ada satu pun perwakilan Madrid yang hadir dalam acara tersebut.Presiden Florentino Perez dan sejumlah pemain Madrid sempat mempertanyakan kredibilitas Ballon d'Or, bahkan mendesak agar metode penjurian penghargaan itu diubah. Rodri, yang semula memilih bungkam, kini mulai memberikan tanggapan tegas.Dalam pernyataan terbarunya, Rodri mengungkapkan rasa terima kasih kepada Manchester City atas perlakuan istimewa yang diterimanya setelah memenangkan Ballon d'Or. "Saya berbicara dengan Kovacic, dan dia mengatakan belum pernah melihat klub memperlakukan pemainnya seperti ini," ujar Rodri, seperti dilansir dari Mirror. Ia pun menambahkan bahwa dirinya sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan klub kepada para pemainnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.Rodri juga kembali menyinggung perbedaan antara City dan Madrid, menyiratkan bahwa perlakuan yang diterimanya di City jauh lebih baik. Komentar ini memicu perdebatan lebih lanjut, terutama di kalangan penggemar sepak bola yang mengikuti rivalitas antara klub Liga Inggris dan Spanyol tersebut.Pemain asal Spanyol ini menjadi pemain Liga Inggris pertama yang memenangkan Ballon d'Or sejak Cristiano Ronaldo pada 2008. Kemenangan Rodri menegaskan dominasi Manchester City dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus memperpanjang perdebatan mengenai penghargaan paling bergengsi di dunia sepak bola.

Spanyol
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Rodri Sindir Real Madrid Lagi Soal Ballon d'Or dan Perlakuan Klub | Pifa Net

AC Milan Gagal Juara Coppa Italia, Jalan Menuju Eropa Makin Sulit

PIFA.CO.ID, SPORTS - Harapan AC Milan untuk meraih gelar Coppa Italia sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan harus pupus. Dalam partai final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, pada Kamis (15/5/2025) dini hari WIB, Rossoneri takluk 0-1 dari Bologna lewat gol semata wayang Dan Ndoye.Kekalahan ini membuat Milan harus puas sebagai runner-up dan kehilangan kesempatan lolos ke Liga Europa melalui jalur juara Coppa Italia. Kini, satu-satunya peluang Milan untuk tampil di kompetisi Eropa adalah melalui klasemen Serie A, yang situasinya tak kalah menantang.Saat ini, pasukan Stefano Pioli menempati peringkat kedelapan di klasemen sementara Liga Italia dengan 60 poin dari 36 pertandingan. Mereka masih tertinggal tiga poin dari AS Roma di peringkat keenam—zona play-off UEFA Conference League—dan empat poin dari Lazio yang menempati posisi Liga Europa. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, margin kesalahan Milan semakin tipis.Direktur klub, Giorgio Furlani, tak menutupi rasa kecewa atas kegagalan di final Coppa Italia. Dalam pernyataannya yang dikutip dari Football Italia, Furlani menyebut musim ini sebagai sebuah kekecewaan besar. “Saat ini ada rasa kekecewaan yang besar dari pertandingan ini, trofi yang bisa saja kami menangi. Saya tidak merasa siap untuk menjawab pertanyaan ini sekarang,” ucapnya.Ia menambahkan bahwa masa depan skuad dan keputusan strategis klub akan ditentukan setelah musim berakhir. “Musim ini masih ada 12 hari lagi dan dua pertandingan, kemudian kami akan mengambil keputusan dan lihat saja nanti,” katanya.Dua laga terakhir Milan di Serie A akan menjadi penentu nasib mereka. Pertama, duel penting melawan Roma pada Senin (19/5/2025) dini hari WIB yang akan menjadi pertarungan langsung memperebutkan zona Eropa. Kemudian, Rossoneri akan menutup musim dengan menjamu Monza di San Siro pada Minggu (25/5/2025).Dengan tekanan yang kian besar dan waktu yang semakin sempit, Milan dituntut untuk menyapu bersih dua laga terakhir demi menjaga peluang tampil di kancah Eropa musim depan.

Italia
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: AC Milan Gagal Juara Coppa Italia, Jalan Menuju Eropa Makin Sulit | Pifa Net

Kadisdik Kalbar Pastikan Dana PIP Tepat Sasaran, akan Sanksi Tegas Sekolah yang Lakukan Pemotongan

PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita, menegaskan bahwa penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa di Kalbar telah dilakukan sejak Maret 2025 dan berjalan sesuai prosedur.“Khusus untuk PIP sudah proses salur untuk peserta didik. Kami memastikan anggaran dana PIP ni tersampaikan langsung kepada siswa,” ujarnya usai menghadiri upacara peringatan Hardiknas di SMKN 4 Pontianak, Jumat (2/5/25)Ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi oknum atau pihak sekolah yang mencoba melakukan pemotongan terhadap dana PIP. Pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran tersebut.“kami akan memberikan sanksi tegas jika terdapat sekolah yang melakuksn pemotongan pip ini,” tegasnya.Lebih lanjut, Rita mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima ada laporan terkait adanya pemotongan dana PIP oleh sekolah.“Hingga saat ini, kami terus melakukan pemantauan dan belum menerima laporan terkait adanya pemotongan,” tegasnya.Rita juga menjelaskan bahwa data penerima PIP bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Data tersebut berasal dari pendataan oleh Dinas Sosial di masing-masing pemerintah daerah.“Penerima PIP ini diverifikasi dan divalidasi secara sistem oleh Kemensos. Sekolah tetap diminta untuk melakukan pengecekan ulang, tapi basis datanya berasal dari DTKS yang dikumpulkan oleh instansi terkait di daerah,” jelasnya.Dengan sistem ini, diharapkan penyaluran PIP dapat lebih tepat sasaran, membantu siswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Pontianak
| Jumat, 2 Mei 2025
Foto: Kadisdik Kalbar Pastikan Dana PIP Tepat Sasaran, akan Sanksi Tegas Sekolah yang Lakukan Pemotongan | Pifa Net

Indonesia Lolos ke Final Piala AFF U-23 2025 Usai Singkirkan Thailand Lewat Adu Penalti Dramatis

PIFA, Timnas - Timnas U-23 Indonesia memastikan langkah ke partai puncak Kejuaraan AFF U-23 2025 setelah menumbangkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 7-6, usai bermain imbang 1-1 di waktu normal dan babak tambahan. Laga sengit semifinal ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/7) malam.Thailand sempat membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-60 lewat sepakan Yotsakon Burapha yang memanfaatkan kesalahan lini tengah Indonesia. Namun, skuad Garuda Muda asuhan Gerald Vanenburg tampil gigih dan berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Jens Raven pada menit ke-83 usai menerima umpan sepak pojok dari Rayhan Hannan.Sepanjang laga, Indonesia tampil dominan dalam penguasaan bola dengan 71 persen, namun Thailand justru lebih banyak menciptakan peluang berbahaya dengan total 21 tembakan, lima di antaranya mengarah tepat ke gawang.Di babak pertama, Indonesia lebih dulu menekan pertahanan Thailand melalui peluang dari Dony Tri Pamungkas dan Jens Raven, namun belum membuahkan hasil. Peluang emas sempat tercipta dari sundulan Jens Raven yang membentur tiang dan sepakan Rahmat Arjuna yang berhasil digagalkan oleh kiper Thailand, Sorawat Phosaman.Usai gol Thailand di babak kedua, intensitas permainan meningkat. Indonesia mencoba bangkit dengan sejumlah peluang dari Rayhan Hannan dan Rahmat Arjuna, namun baru pada menit ke-83 sundulan Jens Raven mampu mengubah skor menjadi 1-1.Babak tambahan tidak menghadirkan gol tambahan. Di 15 menit pertama, Indonesia kembali menekan, namun gagal mencetak gol. Giliran Thailand yang mengancam di babak tambahan kedua, tetapi pertahanan Indonesia tetap kokoh dipimpin oleh Kadek Arel.Adu penalti pun menjadi penentu. Ketujuh algojo Indonesia sukses menunaikan tugasnya, sedangkan satu dari tujuh penendang Thailand gagal menaklukkan kiper Indonesia. Skor akhir 7-6 memastikan tiket final untuk Indonesia.Dengan kemenangan ini, Indonesia akan menantang Vietnam di partai final yang digelar di SUGBK pada Selasa (29/7) pukul 20.00 WIB. Sementara itu, Thailand akan memperebutkan posisi ketiga melawan Filipina sehari sebelumnya, Senin (28/7), di tempat dan waktu yang sama.Ini menjadi final yang dinantikan, mengingat Vietnam juga tampil impresif sepanjang turnamen. Dukungan penuh dari publik tuan rumah diharapkan menjadi dorongan moral tambahan bagi Garuda Muda untuk merebut gelar juara AFF U-23 2025.

Timnas Indonesia
| Senin, 28 Juli 2025
Foto: Indonesia Lolos ke Final Piala AFF U-23 2025 Usai Singkirkan Thailand Lewat Adu Penalti Dramatis | Pifa Net

Imam Masjid Gay, Muhsin Hendricks, Tewas Ditembak di Afrika Selatan

PIFA.CO.ID, INTERNASIONAL - Imam Masjid pertama di dunia yang secara terbuka menyatakan dirinya gay, Muhsin Hendricks, telah tewas ditembak di dekat kota selatan Gqeberha.Polisi Afrika Selatan melaporkan bahwa peristiwa tragis itu terjadi saat Hendricks berada di dalam mobil bersama beberapa orang pada hari Sabtu.Sebuah kendaraan mendadak menghalangi jalan keluar mereka, dan dua tersangka tidak dikenal keluar dari kendaraan tersebut dengan wajah tertutup.Mereka melepaskan beberapa tembakan ke arah kendaraan, yang mengakibatkan kematian Hendricks yang duduk di bagian belakang kendaraan.Seorang juru bicara kepolisian dari Eastern Cape mengonfirmasi bahwa video di media sosial yang menunjukkan insiden itu adalah autentik. Motif di balik pembunuhan ini masih belum diketahui dan sedang diselidiki secara intensif.Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Trans, dan Interseks Internasional (ILGA World) mengutuk keras pembunuhan ini dan menyerukan pihak berwenang untuk menyelidiki sebagai kejahatan kebencian.Muhsin Hendricks, yang mengelola Masjid Masjadul Ghurbhh di Cape Town, dikenal luas karena upayanya dalam menyediakan tempat ibadah yang aman bagi komunitas Muslim queer dan perempuan terpinggirkan. Pada tahun 2011, ia mendirikan masjid Al-Ghurbaah di Wynberg setelah mendengar ceramah yang menghina homoseksualitas, dengan tujuan untuk menciptakan ruang aman bagi mereka yang seringkali dihakimi dalam masyarakat.Hendricks, yang aktif dalam advokasi LGBTQ+, mengumumkan orientasi seksualnya sebagai gay pada tahun 1996 dan sejak itu menjadi sosok penting dalam komunitasnya. Meskipun menghadapi ancaman dan disarankan untuk menyewa pengawal, Hendricks tetap teguh dalam prinsipnya bahwa kebutuhan untuk menjadi otentik lebih besar daripada rasa takut untuk mati.Investigasi atas kematian Muhsin Hendricks masih berlanjut, dan pihak berwenang mengajak masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor.

Afrika Selatan
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Imam Masjid Gay, Muhsin Hendricks, Tewas Ditembak di Afrika Selatan | Pifa Net

Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim

PIFA.CO.ID, SPORTS - Setelah Komisi XIII DPR RI, kali ini giliran Komisi X DPR RI menyetujui untuk merekomendasi kewarganegaraan kepada tiga calon pemain naturalisasi yakni Ole Lennard ter Haar Romenij, Dion Wilhelmus Eddy Markx, dan Tim Henri Victor Geypens. Hal ini seusai Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja dengan Menpora, Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito Ariotedjo). Rapat Kerja ini dipimpin Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dan Wakil Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani di Gedung DPR RI, Jakarta pada Senin (3/2). Pada agenda ini perwakilan PSSI yang hadir yakni dua anggota Komite Eksekutif, Sumardji dan Vivin Cahyani Sungkono. Untuk Dion dan Tim hadir secara virtual. Sementara Ole Romeny berhalangan hadir via virtual karena ada kegiatan bersama klub. "Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Saudara Ole Lennard ter Haar Romenij, Dion Wilhelmus Eddy Markx, dan Tim Henri Victor Geypens dengan catatan bahwa penetapan Kewarganegaraan RI ditetapkan oleh instansi yang berwenang ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya Rapat Kerja hari ini akan disampaikan pada Rapat Paripurna DPR RI besok untuk diambil keputusan," kata Hetifah Sjaifudian. Ole direncanakan akan melakukan debut melawan Australia pada laga ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bulan depan. Sementara itu, Menpora mengucapkan terima kasih kepada Komisi X DPR RI yang mendukung dan menyetujui permohonan proses naturalisasi untuk Ole Lennard ter Haar Romenij, Dion Wilhelmus Eddy Markx, dan Tim Henri Victor Geypens. Sumardji pun bersyukur atas persetujuan rekomendasi proses naturalisasi yang diberikan Komisi XIII dan Komisi X kepada tiga pemain tersebut. "Mewakili Ketua Umum PSSI (Erick Thohir) kami ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Komisi XIII dan Komisi X DPR RI yang telah memberikan rekomendasi proses naturalisasi yang diberikan kepada Ole, Dion dan Tim. Tentunya dukungan ini untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Semoga dalam waktu dekat mereka bisa debut bersama timnas Indonesia dan tentunya menambah kekuatan Timnas Indonesia demi asa lolos ke Piala Dunia,'' kata Sumardji. Setelah ini, proses naturalisasi berlanjut ke rapat paripurna DPR besok, dan berlanjut ke Keputusan Presiden (Keppres). Dari situ, tahap terakhirnya adalah diambil sumpah kewarganegaraan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Seusai menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), baru tiga pemain tersebut melakukan perpindahan federasi. Timnas Indonesia dalam waktu dekat akan menjalani dua pertandingan lanjutan Ronde Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Maret mendatang. Skuad Garuda akan bertandang melawan Australia (20 Maret) dan menjamu Bahrain (25 Maret).

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim | Pifa Net

Derby della Madonnina Tersaji di Semifinal Coppa Italia 2024/2025

PIFA.CO.ID, SPORTS - Kompetisi Coppa Italia 2024/2025 memasuki babak semifinal dengan menghadirkan duel klasik yang selalu dinantikan para penggemar sepakbola, yaitu Derby della Madonnina. Inter Milan memastikan tempat di empat besar setelah menyingkirkan Lazio dengan kemenangan meyakinkan 2-0 pada laga perempat final yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (26/2/2025) dinihari WIB.Laga tersebut berlangsung ketat, dengan Inter Milan tampil dominan sejak awal pertandingan. Marko Arnautovic menjadi bintang kemenangan Nerazzurri lewat gol spektakulernya, sementara Hakan Calhanoglu memastikan kemenangan tim lewat eksekusi penalti yang tenang. Hasil ini membuat Inter berhak melaju ke semifinal dan bersiap menghadapi rival sekotanya, AC Milan, dalam duel panas yang akan menentukan satu tempat di final Coppa Italia musim ini.Perjalanan AC Milan dan Format SemifinalSementara itu, AC Milan lebih dulu memastikan tiket ke semifinal setelah mengalahkan AS Roma dengan skor 3-1 pada awal Februari lalu. Performa meyakinkan Rossoneri di ajang ini menunjukkan kesiapan mereka untuk kembali bersaing memperebutkan trofi domestik.Semifinal Coppa Italia musim ini akan menggunakan format dua leg. Pertandingan pertama akan digelar pada 2 April 2025, di mana AC Milan bertindak sebagai tuan rumah di San Siro. Leg kedua dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2025, dengan Inter Milan gantian menjamu sang rival sekota di stadion yang sama. Dengan sistem ini, kedua tim memiliki peluang yang sama untuk membuktikan keunggulan mereka dalam laga sengit yang penuh gengsi.Fokus Inter Milan dan Jadwal PadatMeski telah memastikan langkah ke semifinal, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menegaskan bahwa timnya belum ingin terlalu jauh memikirkan duel melawan Milan. Fokus utama mereka saat ini adalah menghadapi serangkaian pertandingan penting di Serie A dan kompetisi lainnya. Salah satu laga terdekat yang menjadi perhatian Inter adalah pertandingan tandang melawan Napoli di Liga Italia akhir pekan ini.“Kami baru akan fokus pada semifinal saat waktunya tiba. Sekarang, kami harus menjalani jadwal yang padat dengan pertandingan yang tidak kalah penting,” ujar Inzaghi dalam wawancara dengan Sport Mediaset setelah kemenangan melawan Lazio.Sisa Satu Tiket SemifinalDi sisi lain, satu tempat tersisa di babak semifinal Coppa Italia masih diperebutkan. Juventus dan Empoli akan bertarung dalam laga perempat final pada Kamis (27/2/2025) dinihari WIB. Pemenang duel ini nantinya akan menghadapi Bologna di semifinal, yang akan berlangsung dengan format dua leg pada tanggal yang sama dengan Derby della Madonnina.Jadwal Semifinal Coppa Italia 2024/2025Leg Pertama - 2 April 2025Juventus atau Empoli vs BolognaAC Milan vs Inter MilanLeg Kedua - 23 April 2025Bologna vs Juventus atau EmpoliInter Milan vs AC MilanDerby Milan di semifinal Coppa Italia musim ini dipastikan akan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh para pecinta sepakbola. Dengan kedua tim dalam performa terbaik mereka, persaingan untuk mencapai final akan berlangsung sengit. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dan berhak melangkah ke partai puncak? Kita nantikan bersama!

Italia
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Derby della Madonnina Tersaji di Semifinal Coppa Italia 2024/2025 | Pifa Net

Syok Dipanggil 'Pak Presiden', Dedi Mulyadi Gercep Ingatkan: "Presiden Saya Prabowo, 2 Periode!"

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Momen unik terjadi saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke Kampung Baru, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok. Dalam kerumunan warga yang antusias ingin bersalaman dan berfoto bersama, tiba-tiba seorang pria memanggil Dedi Mulyadi dengan sebutan "Pak Presiden". Sontak, sapaan itu membuat suasana menjadi riuh dan penuh tawa. Pria yang memanggil tersebut sempat meminta maaf dan mengaku hanya bercanda, bahkan berharap Dedi bisa benar-benar menjadi presiden suatu saat nanti. "Makasih, Pak Presiden, eh sorry, sorry, maaf, maaf, Pak. Ini terlalu di mimpi, Pak. Mudah-mudahan (menjadi presiden) amin, Pak," ujar pria tersebut yang diketahui berasal dari warga suku Batak.Dedi Mulyadi pun langsung merespons dengan tegas namun santai. Dengan mimik serius, ia menegaskan bahwa saat ini presiden yang ia dukung adalah Prabowo Subianto."Jangan macam-macam. Presiden saya Prabowo Subianto, dua periode," tegas Dedi Mulyadi, yang kemudian disambut gelak tawa warga di sekitarnya.Reaksi cepat (gercep) Dedi Mulyadi ini sekaligus menjadi peringatan agar warga tidak keliru dalam memberikan sapaan, mengingat posisi Presiden RI saat ini masih dijabat oleh Prabowo Subianto. Meski demikian, suasana tetap cair dan penuh keakraban, menunjukkan kedekatan Dedi Mulyadi dengan masyarakat yang ia pimpin.Momen ini pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat, mengingat gaya blusukan Dedi Mulyadi yang kerap disebut mirip dengan Presiden Jokowi, hingga dijuluki "Jokowi Jilid II" oleh sebagian masyarakat. (to)

Jabar
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: Syok Dipanggil 'Pak Presiden', Dedi Mulyadi Gercep Ingatkan: "Presiden Saya Prabowo, 2 Periode!" | Pifa Net

Facebook Hadirkan Fitur Monetisasi Story untuk Konten Kreator

PIFA.CO.ID, TEKNO - Facebook kembali menghadirkan inovasi bagi para kreator konten dengan memperkenalkan fitur monetisasi untuk unggahan Story. Fitur baru ini memungkinkan kreator memperoleh pendapatan berdasarkan jumlah penonton yang melihat konten Story mereka di platform tersebut.Menurut laporan TechCrunch pada Kamis (13/3), opsi monetisasi ini tersedia secara global bagi kreator yang tergabung dalam Program Facebook Content Monetization. Dengan fitur ini, kreator dapat menghasilkan uang dari berbagai jenis konten yang mereka unggah ke Story, seperti cuplikan video resep, Reel, atau momen keseharian mereka.Seorang juru bicara Facebook mengatakan kepada TechCrunch bahwa pembayaran untuk unggahan Story akan bergantung pada kinerja konten. Kreator tidak perlu mencapai ambang batas tertentu untuk mulai menghasilkan pendapatan. Selain itu, kreator yang sudah mengaktifkan monetisasi dalam program ini tidak perlu melakukan langkah tambahan untuk memperoleh penghasilan dari Story.Penambahan fitur monetisasi Story ini merupakan bagian dari strategi Meta untuk menarik lebih banyak kreator ke platformnya, terutama dari pesaing utama seperti TikTok. Sebelumnya, Meta telah menawarkan berbagai insentif seperti bonus tunai, kesepakatan konten, dan dukungan komunitas guna menarik pengguna TikTok ke Facebook dan Instagram.Pada 2023, Facebook meluncurkan program monetisasi konten yang menggabungkan berbagai skema pendapatan, termasuk In-stream Ads, Ads on Reels, dan Performance Bonus, dalam satu ekosistem. Tahun ini, perusahaan kembali membuka pendaftaran bagi jutaan kreator yang ingin bergabung dalam program tersebut.Facebook juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, para kreator telah memperoleh lebih dari dua miliar dolar AS (Rp32,7 triliun) dari platformnya. Sejak diperkenalkan pada 2017, fitur monetisasi Facebook telah memberikan pendapatan kepada lebih dari empat juta kreator di seluruh dunia.Kreator yang belum bergabung dalam program ini dapat menyampaikan minat mereka untuk mendaftar melalui situs resmi Facebook Content Monetization. Dengan langkah ini, Facebook berharap dapat semakin meningkatkan ekosistem kreator konten dan memperkuat posisinya di industri media sosial yang kompetitif.

Indonesia
| Sabtu, 15 Maret 2025
Foto: Facebook Hadirkan Fitur Monetisasi Story untuk Konten Kreator | Pifa Net

DPR Desak Kemenlu dan KBRI Malaysia Selidiki Kasus Penembakan Terhadap PMI

PIFA.CO.ID, INTERNASIONAL - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mengajukan permintaan kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk segera menyelidiki kasus dugaan penembakan oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) terhadap sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Insiden tersebut telah menewaskan satu Warga Negara Indonesia (WNI).Amelia mengkritisi penggunaan kekuatan yang dianggap berlebihan oleh APMM atau Coast Guard Malaysia dalam kejadian tersebut. Menurutnya, kasus ini harus diusut tuntas secara mendalam dan transparan."Saya ingin memastikan bahwa pemerintah Malaysia menangani kasus ini dengan terbuka dan tanpa ada yang ditutupi," ujar Amelia di Jakarta, Senin.Dia juga mengecam keras tindakan penembakan oleh aparat Malaysia, dengan menyoroti bahwa masih ada opsi lain yang dapat diambil untuk mencegah pelanggaran serupa.Selain itu, Amelia berharap insiden ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perlindungan terhadap PMI. Dia mengimbau pemerintah Indonesia agar mengarahkan masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri untuk menggunakan jalur resmi guna mengurangi risiko serupa di masa depan."Kami juga mengingatkan pemerintah Indonesia bahwa insiden ini menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan perlindungan WNI di luar negeri, dan untuk memastikan agar kejadian serupa tidak terulang," tambahnya.Insiden penembakan terhadap lima PMI oleh APMM terjadi pada Jumat (24/1) sekitar pukul 03.00 dini hari waktu Malaysia. Kejadian tersebut menyebabkan satu PMI meninggal dunia, satu dalam kondisi kritis, dan tiga lainnya dirawat di rumah sakit di Selangor, Malaysia.

Malaysia
| Minggu, 26 Januari 2025
Foto: DPR Desak Kemenlu dan KBRI Malaysia Selidiki Kasus Penembakan Terhadap PMI | Pifa Net

Marak Polri Langgar Aturan, Kapolda Kalbar: Momentum Institusi untuk Bersih-bersih

PIFA.CO.ID, LOKAL - Belakangan ini marak terjadi oknum polri yang melanggar aturan. Menurut Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, hal tersebut merupakan momen positif untuk membersihkan institusi dari oknum yang merusak reputasi dan citra kepolisian yang seharusnya bekerja untuk membantu dan melayani masyarakatHal itu disampaikannya pada saat kegiatan Rilis Akhir Tahun 2024 yang digelar di Balai Mitra Polda Kalbar, pada Selasa (31/12/24) kemarin.“Daripada perilaku buruk itu ditutup-tutupi, lebih baik terbuka dan langsung diproses. Ini adalah kesempatan untuk memperbaiki institusi Polri agar semakin baik ke depannya,” tegas Irjen Pipit.Pada kesempatan itu, Irjen Pol Pipit juga menegaskan segala bentuk perilaku buruk anggota Polri terutama diwilayahnya akan ditindak secara tegas.“Siapapun yang mengetahui adanya pelanggaran, kami menunggu laporannya. Tidak ada yang kebal hukum, dan kami pasti akan memprosesnya secara tegas,” ujarnya.Pipit juga mengatakan, untuk menciptakan personel polri yang profesional, pentingnya rekrutmen yang berkualitas sebagai fondasi utama. Ia menyebut bahwa proses rekrutmen yang baik akan meminimalkan potensi munculnya anggota bermasalah di masa depan.“Kalau rekrutmen dilakukan asal-asalan hanya karena tekanan atau dorongan tertentu, maka risiko mendapatkan anggota Polri yang bermasalah menjadi lebih besar. Oleh karena itu, kami mencari kualitas terbaik agar ke depan tidak ada lagi persoalan yang sama,” jelasnya.Irjen Pipit optimis bahwa dengan proses rekrutmen yang transparan, pembinaan yang berkelanjutan, dan penegakan hukum yang tegas, citra Polri akan semakin baik di masa depan.“Semakin lama perilaku buruk ini akan kita kikis. Dengan begitu, institusi ini akan menjadi lebih baik, lebih bersih, dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (ly)

Pontianak
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: Marak Polri Langgar Aturan, Kapolda Kalbar: Momentum Institusi untuk Bersih-bersih | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan
PIFA Logo Footer
Platform Informasi Terkini dan Teraktual, Kanal Aspirasi Netizen, dan Digital Market
Jl. Purnama, Komplek Purnama Permai 2 No.F11 Pontianak
(+62) 811 5737 688
(+62) 811 5737 688
nettacodeindonesia@gmail.com
[email protected]
Navigasi
Syarat & KetentuanTentang PIFAKebijakan PrivasiBantuan (FAQ)
Panduan
Kode Etik JurnalistikBeriklanPedoman Media Siber
Ikuti Kami
PIFA on InstagramPIFA on FacebookPIFA on YouTube
© 2013-2024 PIFA. All rights reserved.