Politik
Kritik Jokowi yang Cawe-cawe, Amien Rais: Ini Sebuah Logika Tanpa Etika!
PIFA, Politik - Bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/5/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para pimpinan media, dalam kesempatan itu Jokowi menegaskan bahwa dirinya cawe-cawe. Jokowi mengingatkan agar pernyataannya soal cawe-cawe itu tidak disalahartikan. "Jangan terus dianggap saya cawe-cawe urusan politik praktis," kata dia menambahkan. Termasuk dalam urusan mengundang para pimpinan parpol, ditegaskannya sebagai upaya untuk memastikan negara ini tetap berjalan baik pada masa mendatang. Hal yang disampaikannya dalam pertemuan dengan para pimpinan parpol, kata Jokowi, adalah soal kesempatan emas Indonesia yang tidak boleh dilewatkan. "Tiga belas tahun ke depan sangat menentukan," ujar Jokowi menegaskan. Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan kritik keras atas pernyataan Presiden Jokowi yang siap cawe-cawe memastikan Pilpres 2024 berjalan demokratis. Menurut Amien, Jokowi akan cawe-cawe mengatur kemenangan calon presiden (capres) penerusnya. "Mengenai Pilpres 2024, di beberapa kesempatan Jokowi tegas mengatakan tidak ada yang salah kalau dia cawe-cawe mengatur kemenangan jagoannya supaya jadi presiden penerusnya. Ini sebuah logika tanpa etika," kata Amien lewat kanal YouTube resminya, Amien Rais Official, dikutip Jumat (2/6/2023). Amien menjelaskan, dalam bahasa Jawa, istilah cawe-cawe berarti mencampuri urusan orang yang bukan haknya. Menurut mantan Ketua MPR RI ini, Jokowi tak lagi sekadar cawe-cawe, tapi lebih kepada mengintervensi gelaran Pilpres 2024 dengan segala sumber daya yang dimilikinya. "Saya lihat Jokowi bukan lagi cawe-cawe, tapi intervensi langsung dengan mengerahkan semua resources yang dia miliki secara ugal-ugalan. Semua aparat di bawah kendalinya dikerahkan untuk mencapai target politiknya," kata Amien, dikutip dari Republika.com. (hs)
Indonesia
| Kamis, 1 Juni 2023

Trending
BREAKING NEWS! Usai Jhony, Kini Mentan SYL dari NasDem Dikabarkan Jadi Tersangka KPK
Indonesia
| Rabu, 14 Juni 2023

Kaesang Beri Sinyal Tak Berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta: Pak Anies sama Saya Ini kan Beda ya
Jakarta
| Jumat, 21 Juni 2024

Kepala Daerah PDI Perjuangan Siap Mengikuti Retret di Akmil Magelang
Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025

Yusril Ihza Mahendra Mengundurkan Diri sebagai Ketua Umum PBB
Indonesia
| Senin, 20 Mei 2024

Politisi PDIP Handoyo Cemas Jika Ganja Dilegalkan, Takut Masyarakat Lebih Pilih Tanam Ganja Ketimbang Padi
Indonesia
| Rabu, 29 Juni 2022

Kaesang Pangarep Tersenyum Ditanya Soal Larangan Jokowi Maju Pilgub DKI 2024
Jakarta
| Rabu, 5 Juni 2024

Presiden Prabowo Tanggapi Tudingan Otoriter: Rasanya Enggak, Tapi Saya Catat untuk Introspeksi
Politik
| Kamis, 30 Oktober 2025

Ganjar Klaim Ada Parpol Tambahan Bergabung Dukung Dirinya
Indonesia
| Minggu, 4 Juni 2023

Hasto Kristiyanto Didakwa Beri Suap Rp600 Juta kepada Anggota KPU
Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025

Golkar Terbuka untuk Semua, Termasuk Jokowi dan Keluarga
Indonesia
| Selasa, 17 Desember 2024

Berita Terbaru
Politik

Prabowo: Denda Kehutanan Rp6,62 Triliun Bisa Bangun 100 Ribu Hunian untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera
PIFA, Politik - Presiden Prabowo Subianto menyatakan dana denda administratif kehutanan dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp6,62 triliun yang diserahkan Kejaksaan Agung dapat dimanfaatkan untuk membangun sedikitnya 100 ribu hunian tetap bagi pengungsi korban banjir di Aceh dan Sumatera. Menurut Prabowo, denda administratif kehutanan yang berasal dari 20 perusahaan sawit tersebut baru merupakan contoh kecil dari potensi kerugian negara yang sesungguhnya jauh lebih besar. “Sesungguhnya kalau kita pelajari kerugian kita sangat-sangat besar. Kalau tidak salah, kalau kita teliti dengan baik mungkin dendanya ratusan triliun harus dibayar. Ada yang bandel, menganggap sepele. Ya kita sudah buktikan dan kita akan buktikan bahwa kita tidak main-main,” ujar Prabowo dalam sambutannya saat menyaksikan penyerahan uang di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu. Prabowo mencontohkan, dana Rp6,62 triliun tersebut juga dapat digunakan untuk merenovasi sekitar 6.000 sekolah, selain membangun hunian tetap bagi para pengungsi bencana. Dalam kesempatan itu, Presiden sempat menanyakan kepada para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir mengenai kebutuhan rumah bagi pengungsi korban banjir dan longsor. Ia kemudian mendapat laporan bahwa jumlah hunian tetap yang dibutuhkan hampir mencapai 200 ribu unit. “Dengan ini saja, 100.000 (rumah) sudah terbayar. Bayangkan berapa korporasi? Ini baru 20 perusahaan yang ingkar tidak mau memenuhi kewajiban mereka, padahal kewajiban itu bisa menyelamatkan hidup 100.000 saudara-saudara kita,” kata Prabowo. Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin melaporkan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah berhasil menguasai kembali kawasan hutan dengan total luasan mencapai 4.081.560,58 hektare. Dari jumlah tersebut, pada tahap V diserahkan kembali kawasan hutan seluas 893.002,383 hektare. Kawasan itu terdiri atas lahan perkebunan kelapa sawit seluas 240.575,383 hektare dari 124 subjek hukum yang tersebar di enam provinsi, yang diserahkan melalui Kementerian Keuangan, Danantara, hingga dikelola oleh Agrinas. Selain itu, terdapat kawasan hutan konservasi seluas 688.427 hektare di sembilan provinsi yang diserahkan kepada Kementerian Kehutanan untuk dilakukan pemulihan. Selain penguasaan kembali kawasan hutan, Kejaksaan Agung juga melaporkan keberhasilan dalam penyelamatan keuangan negara dan penagihan denda administratif. Total uang negara yang diserahkan dalam kesempatan tersebut mencapai Rp6,62 triliun. Rinciannya, Rp2,34 triliun berasal dari penagihan denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH terhadap 20 perusahaan sawit dan satu perusahaan tambang nikel. Sementara Rp4,28 triliun berasal dari penyelamatan keuangan negara atas penanganan perkara tindak pidana korupsi, yakni kasus pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) serta perkara impor gula.
Politik
| Rabu, 24 Desember 2025
Politik

Prabowo Jawab Desakan Status Darurat Nasional Banjir Sumatra
PIFA, Politik - Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi kritik sejumlah pihak yang mendesak pemerintah menetapkan status darurat bencana nasional atas banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatra. Prabowo menegaskan bahwa kondisi saat ini masih terkendali dan pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan.“Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional. Kita sudah kerahkan, ini tiga provinsi dari 38 provinsi. Jadi situasi terkendali, saya monitor terus,” ujar Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Jakarta, Senin (15/12).Prabowo memastikan negara hadir dalam penanganan bencana dan tidak tinggal diam. Ia menyebut pemerintah telah mengambil sejumlah langkah konkret, termasuk menyiapkan rencana pembentukan badan atau satuan tugas khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.Selain itu, pemerintah juga berencana segera membangun hunian sementara serta hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.Dalam penanganan darurat, Prabowo mengungkapkan pemerintah telah mengerahkan sekitar 50 ribu personel TNI dan Polri ke daerah bencana. Jumlah tersebut setara dengan 50 batalyon yang disiagakan untuk membantu evakuasi, distribusi bantuan, serta pengamanan wilayah terdampak.“Kita sudah kerahkan 50 ribu TNI/Polri, itu setingkat 50 batalyon di daerah terdampak. Kalau dibilang negara tidak hadir,” kata Prabowo sambil menghela napas.Tak hanya personel, pemerintah juga mengerahkan dukungan udara berupa lebih dari 60 unit helikopter serta belasan pesawat untuk mempercepat penanganan bencana dan distribusi logistik.Menanggapi pihak-pihak yang menilai negara tidak hadir, Prabowo menilai tudingan tersebut tidak sepenuhnya murni.“Kita waspada saja, unsur-unsur yang memang punya agenda-agenda lain,” ujarnya
Politik
| Rabu, 17 Desember 2025
Politik

Anies Dorong Banjir dan Longsor Aceh, Sumbar, Sumut Ditetapkan sebagai Bencana Nasional
PIFA, Politik - Anies Baswedan menyebut sudah saatnya banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara ditetapkan sebagai bencana nasional. Pernyataan itu disampaikan Anies setelah melihat langsung kondisi daerah terdampak dan warga yang mengungsi.Anies mengaku beberapa hari terakhir berkeliling ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Aceh Tamiang, Langkat, dan Padang. Dalam kunjungannya, ia bertemu langsung dengan warga di lokasi pengungsian.“Saya duduk di tenda pengungsian. Ngobrol dengan para ibu yang kehilangan rumah, anak-anak yang belum bisa sekolah, bapak-bapak yang lahannya tertimbun oleh kayu dan lumpur,” ujar Anies dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dikutip Sabtu (13/12/2025).Calon Presiden 2024 itu menilai skala kerusakan dan penderitaan warga sudah melampaui kemampuan daerah untuk menanganinya sendiri. Karena itu, ia mendorong agar pemerintah menetapkan bencana di tiga provinsi tersebut sebagai bencana nasional.“Setelah melihat langsung, rasanya sulit menyebut ini sebagai bencana biasa yang bisa ditangani sendiri oleh daerah. Menurut saya, kita sudah waktunya mengakui ini sebagai bencana nasional. Ini soal keberanian bahwa skala kerusakan dan penderitaan sekarang memang butuh kekuatan negara,” kata Anies.
Politik
| Senin, 15 Desember 2025
Berita Populer
Politik

Kritik Jokowi yang Cawe-cawe, Amien Rais: Ini Sebuah Logika Tanpa Etika!
PIFA, Politik - Bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/5/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para pimpinan media, dalam kesempatan itu Jokowi menegaskan bahwa dirinya cawe-cawe. Jokowi mengingatkan agar pernyataannya soal cawe-cawe itu tidak disalahartikan. "Jangan terus dianggap saya cawe-cawe urusan politik praktis," kata dia menambahkan. Termasuk dalam urusan mengundang para pimpinan parpol, ditegaskannya sebagai upaya untuk memastikan negara ini tetap berjalan baik pada masa mendatang. Hal yang disampaikannya dalam pertemuan dengan para pimpinan parpol, kata Jokowi, adalah soal kesempatan emas Indonesia yang tidak boleh dilewatkan. "Tiga belas tahun ke depan sangat menentukan," ujar Jokowi menegaskan. Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan kritik keras atas pernyataan Presiden Jokowi yang siap cawe-cawe memastikan Pilpres 2024 berjalan demokratis. Menurut Amien, Jokowi akan cawe-cawe mengatur kemenangan calon presiden (capres) penerusnya. "Mengenai Pilpres 2024, di beberapa kesempatan Jokowi tegas mengatakan tidak ada yang salah kalau dia cawe-cawe mengatur kemenangan jagoannya supaya jadi presiden penerusnya. Ini sebuah logika tanpa etika," kata Amien lewat kanal YouTube resminya, Amien Rais Official, dikutip Jumat (2/6/2023). Amien menjelaskan, dalam bahasa Jawa, istilah cawe-cawe berarti mencampuri urusan orang yang bukan haknya. Menurut mantan Ketua MPR RI ini, Jokowi tak lagi sekadar cawe-cawe, tapi lebih kepada mengintervensi gelaran Pilpres 2024 dengan segala sumber daya yang dimilikinya. "Saya lihat Jokowi bukan lagi cawe-cawe, tapi intervensi langsung dengan mengerahkan semua resources yang dia miliki secara ugal-ugalan. Semua aparat di bawah kendalinya dikerahkan untuk mencapai target politiknya," kata Amien, dikutip dari Republika.com. (hs)
Indonesia
| Kamis, 1 Juni 2023
Politik

BREAKING NEWS! Usai Jhony, Kini Mentan SYL dari NasDem Dikabarkan Jadi Tersangka KPK
PIFA, Politik – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara mengenai berita bahwa Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur, menyatakan bahwa kasus dugaan korupsi yang melibatkan Syahrul Yasin Limpo masih dalam proses penyelidikan. “Saat ini masih proses lidik,” ungkap Asep kepada Suara.com, seperti dikutip PI, Rabu (14/6/2023). Asep mengakui bahwa dia belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai kasus yang menjerat Mentan tersebut. “Mohon maaf belum ada yang bisa kami sampaikan ya. Mohon bersabar,” tuturnya. Sementara itu, sumber internal KPK yang dikutip oleh Suara.com menyebutkan bahwa lembaga anti korupsi tersebut telah mengungkap kasus korupsi yang melibatkan seorang menteri yang masih aktif. “Memang kemarin ada ekspos, lalu hasilnya disebut menteri aktif jadi tersangka,” ujar sumber tersebut. Namun, sumber tersebut menyebutkan bahwa surat perintah penyidikan (sprindik) belum dikeluarkan. “Sprindiknya sih belum terbit,” pungkas dia. Kabar mengenai dugaan penetapan Mentan sebagai tersangka diketahui berdasarkan unggahan akun Instagram @pedeoproject pada hari Rabu, 14 Juni 2023. “Dalam informasi terbatas itu disebutkan bahwa SYL (Syahrul Yasin Limpo) selaku Menteri Pertanian 2019-2024 bersama-sama dengan KSD (Sekjen Kementerian Pertanian 2021 s/d sekarang) dan HTA (Direktur Pupuk Pestisida 2020-2022/Direktur Alat Mesin Pertanian tahun 2023) telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi (TPK),” tulis akun tersebut, seperti dimuat dalam Surara.com. Disebutkan pula bahwa Mentan dijerat dengan Pasal 12E dan/atau Pasal 12B UU No. 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 dan Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang TPPU juncto Pasal 56 dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa Syahrul Yasin Limpo telah berstatus tersangka sejak 16 Januari 2023. “Rencana penetapan SYL sebagai tersangka itu disebut sudah mendapat persetujuan pimpinan KPK. ‘ACC SIDIK SESUAI KESIMPULAN, SEGERA NAIK SIDIK DENGAN 3 TSK,’ bunyi perintah yang tercantum dalam informasi tersebut,” lanjut akun @pedeoproject. Selain itu, Mentan diduga terlibat dalam kasus korupsi karena diduga menyalahgunakan surat pertanggungjawaban (SPJ). Sebelumnya, tindakan pidana korupsi dari partai NasDem juga pernah terkuak lewat penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Kasus tersebut menyeret Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. Pihak Kejagung telah menetapkan Sekjen Partai NasDem itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G, infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2020-2022. (yd)
Indonesia
| Rabu, 14 Juni 2023
Politik

Kaesang Beri Sinyal Tak Berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta: Pak Anies sama Saya Ini kan Beda ya
PIFA, Politik - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, memberi isyarat tidak akan berpasangan dengan Anies Baswedan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Pernyataan ini diungkapkan Kaesang saat ditemui di Kantor Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jakarta, Jumat (21/6). Kaesang menyebut adanya perbedaan antara dirinya dengan Anies, meski tidak menjelaskan secara rinci apa perbedaan tersebut. "Selama ini belum ada komunikasi, tapi sekadar info saja ya buat teman-teman semua yang saya kira sudah tahu, Pak Anies sama saya ini kan beda ya," ujar Kaesang. Saat wartawan mencoba menggali lebih jauh tentang perbedaan yang dimaksud, Kaesang memilih untuk mengakhiri sesi wawancara dan segera meninggalkan lokasi. "Sudah ya," ucap putra bungsu Presiden Joko Widodo itu, menghindari pertanyaan lebih lanjut. Masuk Bursa Pilgub DKI Jakarta 2024 Kaesang Pangarep sebelumnya masuk dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta 2024. Dengan dukungan delapan kursi PSI di DPRD DKI Jakarta serta perubahan syarat usia calon kepala daerah yang ditetapkan Mahkamah Agung, Kaesang menyatakan siap maju jika mendapat kepercayaan dari masyarakat. Kaesang sempat merespons positif kemungkinan berduet dengan Anies Baswedan, calon petahana, meski kemudian ia menegaskan perbedaan pandangan dengan Anies. Pernyataan ini menjadi sorotan publik mengingat status Kaesang sebagai anak Presiden Jokowi, yang diketahui berada di poros politik berbeda dengan Anies sejak Pilkada DKI Jakarta 2017. Sikap Kaesang dan Dukungan Jokowi Dalam kesempatan sebelumnya, saat ditanya mengenai pendapat Presiden Jokowi terkait kemungkinan duet dengan Anies, Kaesang menegaskan independensinya sebagai Ketua Umum PSI. "Ya memang saya perlu izin? Saya ketua umum, saya ada kursi di sini, beda dong," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (13/6). Pernyataan ini menegaskan posisi Kaesang yang siap maju dalam kontestasi politik dengan atau tanpa dukungan langsung dari Presiden Jokowi. Langkah ini menunjukkan kemandirian politik Kaesang meski masih berada dalam bayang-bayang popularitas dan pengaruh besar sang ayah.
Jakarta
| Jumat, 21 Juni 2024
Feeds
Prabowo: Denda Kehutanan Rp6,62 Triliun Bisa Bangun 100 Ribu Hunian untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera
PIFA, Politik - Presiden Prabowo Subianto menyatakan dana denda administratif kehutanan dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp6,62 triliun yang diserahkan Kejaksaan Agung dapat dimanfaatkan untuk membangun sedikitnya 100 ribu hunian tetap bagi pengungsi korban banjir di Aceh dan Sumatera. Menurut Prabowo, denda administratif kehutanan yang berasal dari 20 perusahaan sawit tersebut baru merupakan contoh kecil dari potensi kerugian negara yang sesungguhnya jauh lebih besar. “Sesungguhnya kalau kita pelajari kerugian kita sangat-sangat besar. Kalau tidak salah, kalau kita teliti dengan baik mungkin dendanya ratusan triliun harus dibayar. Ada yang bandel, menganggap sepele. Ya kita sudah buktikan dan kita akan buktikan bahwa kita tidak main-main,” ujar Prabowo dalam sambutannya saat menyaksikan penyerahan uang di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu. Prabowo mencontohkan, dana Rp6,62 triliun tersebut juga dapat digunakan untuk merenovasi sekitar 6.000 sekolah, selain membangun hunian tetap bagi para pengungsi bencana. Dalam kesempatan itu, Presiden sempat menanyakan kepada para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir mengenai kebutuhan rumah bagi pengungsi korban banjir dan longsor. Ia kemudian mendapat laporan bahwa jumlah hunian tetap yang dibutuhkan hampir mencapai 200 ribu unit. “Dengan ini saja, 100.000 (rumah) sudah terbayar. Bayangkan berapa korporasi? Ini baru 20 perusahaan yang ingkar tidak mau memenuhi kewajiban mereka, padahal kewajiban itu bisa menyelamatkan hidup 100.000 saudara-saudara kita,” kata Prabowo. Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin melaporkan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah berhasil menguasai kembali kawasan hutan dengan total luasan mencapai 4.081.560,58 hektare. Dari jumlah tersebut, pada tahap V diserahkan kembali kawasan hutan seluas 893.002,383 hektare. Kawasan itu terdiri atas lahan perkebunan kelapa sawit seluas 240.575,383 hektare dari 124 subjek hukum yang tersebar di enam provinsi, yang diserahkan melalui Kementerian Keuangan, Danantara, hingga dikelola oleh Agrinas. Selain itu, terdapat kawasan hutan konservasi seluas 688.427 hektare di sembilan provinsi yang diserahkan kepada Kementerian Kehutanan untuk dilakukan pemulihan. Selain penguasaan kembali kawasan hutan, Kejaksaan Agung juga melaporkan keberhasilan dalam penyelamatan keuangan negara dan penagihan denda administratif. Total uang negara yang diserahkan dalam kesempatan tersebut mencapai Rp6,62 triliun. Rinciannya, Rp2,34 triliun berasal dari penagihan denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH terhadap 20 perusahaan sawit dan satu perusahaan tambang nikel. Sementara Rp4,28 triliun berasal dari penyelamatan keuangan negara atas penanganan perkara tindak pidana korupsi, yakni kasus pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) serta perkara impor gula.
Politik
| Rabu, 24 Desember 2025

Prabowo Jawab Desakan Status Darurat Nasional Banjir Sumatra
PIFA, Politik - Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi kritik sejumlah pihak yang mendesak pemerintah menetapkan status darurat bencana nasional atas banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatra. Prabowo menegaskan bahwa kondisi saat ini masih terkendali dan pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan.“Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional. Kita sudah kerahkan, ini tiga provinsi dari 38 provinsi. Jadi situasi terkendali, saya monitor terus,” ujar Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Jakarta, Senin (15/12).Prabowo memastikan negara hadir dalam penanganan bencana dan tidak tinggal diam. Ia menyebut pemerintah telah mengambil sejumlah langkah konkret, termasuk menyiapkan rencana pembentukan badan atau satuan tugas khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.Selain itu, pemerintah juga berencana segera membangun hunian sementara serta hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.Dalam penanganan darurat, Prabowo mengungkapkan pemerintah telah mengerahkan sekitar 50 ribu personel TNI dan Polri ke daerah bencana. Jumlah tersebut setara dengan 50 batalyon yang disiagakan untuk membantu evakuasi, distribusi bantuan, serta pengamanan wilayah terdampak.“Kita sudah kerahkan 50 ribu TNI/Polri, itu setingkat 50 batalyon di daerah terdampak. Kalau dibilang negara tidak hadir,” kata Prabowo sambil menghela napas.Tak hanya personel, pemerintah juga mengerahkan dukungan udara berupa lebih dari 60 unit helikopter serta belasan pesawat untuk mempercepat penanganan bencana dan distribusi logistik.Menanggapi pihak-pihak yang menilai negara tidak hadir, Prabowo menilai tudingan tersebut tidak sepenuhnya murni.“Kita waspada saja, unsur-unsur yang memang punya agenda-agenda lain,” ujarnya
Politik
| Rabu, 17 Desember 2025

Anies Dorong Banjir dan Longsor Aceh, Sumbar, Sumut Ditetapkan sebagai Bencana Nasional
PIFA, Politik - Anies Baswedan menyebut sudah saatnya banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara ditetapkan sebagai bencana nasional. Pernyataan itu disampaikan Anies setelah melihat langsung kondisi daerah terdampak dan warga yang mengungsi.Anies mengaku beberapa hari terakhir berkeliling ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Aceh Tamiang, Langkat, dan Padang. Dalam kunjungannya, ia bertemu langsung dengan warga di lokasi pengungsian.“Saya duduk di tenda pengungsian. Ngobrol dengan para ibu yang kehilangan rumah, anak-anak yang belum bisa sekolah, bapak-bapak yang lahannya tertimbun oleh kayu dan lumpur,” ujar Anies dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dikutip Sabtu (13/12/2025).Calon Presiden 2024 itu menilai skala kerusakan dan penderitaan warga sudah melampaui kemampuan daerah untuk menanganinya sendiri. Karena itu, ia mendorong agar pemerintah menetapkan bencana di tiga provinsi tersebut sebagai bencana nasional.“Setelah melihat langsung, rasanya sulit menyebut ini sebagai bencana biasa yang bisa ditangani sendiri oleh daerah. Menurut saya, kita sudah waktunya mengakui ini sebagai bencana nasional. Ini soal keberanian bahwa skala kerusakan dan penderitaan sekarang memang butuh kekuatan negara,” kata Anies.
Politik
| Senin, 15 Desember 2025

Ketua Komisi III DPR Tegas Tolak Usul Presiden Tunjuk Kapolri Tanpa Fit and Proper Test
PIFA/Politik - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menolak keras usulan penunjukan Kapolri secara langsung oleh Presiden tanpa melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR. Menurutnya, mekanisme tersebut merupakan amanat reformasi yang memiliki dasar konstitusional kuat.Habiburokhman menegaskan bahwa pengangkatan Kapolri dengan persetujuan DPR telah diatur dalam Pasal 7 ayat (3) TAP MPR Nomor 3 Tahun 2000. Ia menilai usulan penghapusan peran DPR dalam proses tersebut sebagai pandangan yang tidak selaras dengan sejarah reformasi kepolisian."Usulan tersebut ahistoris jika dikaitkan dengan reformasi kepolisian," kata Habib saat dihubungi, Jumat (12/12).
Politik
| Sabtu, 13 Desember 2025

Ferry Irwandi Santai Tanggapi Kritikan DPR soal Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana
PIFA, Politik - Anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya menuai kritik publik setelah mempertanyakan gerakan donasi warga untuk korban bencana ekologis di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang dikoordinasikan kreator konten Ferry Irwandi. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid di Senayan, Jakarta, Senin (8/12).Endipat membandingkan donasi publik yang terkumpul sebesar Rp10 miliar dengan bantuan pemerintah yang disebutnya mencapai triliunan rupiah. Ia menilai ada pihak yang "sekali datang" namun seolah-olah bekerja paling banyak di lokasi bencana.“Orang yang cuma datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara sudah hadir dari awal… Ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah enggak ada,” ujar Endipat.Sementara itu, Ferry Irwandi merespons secara santai melalui Instagram. Ia mengaku tidak merasa tersinggung berkat dukungan besar masyarakat terhadap gerakan donasinya.“Saya sama sekali tidak merasa amarah dan kesal… enggak ada orang yang bisa marah ketika mendapatkan dukungan sebesar ini,” tulis Ferry, Selasa (9/12).Usai kritik publik yang meluas, Endipat dikabarkan telah meminta maaf secara langsung kepada Ferry. Permintaan maaf tersebut diterima Ferry karena ia tidak ingin memperpanjang konflik di tengah situasi bencana.“Beliau sudah menghubungi saya secara personal dan minta maaf, saya juga menerima itu,” tulis Ferry.
Politik
| Rabu, 10 Desember 2025

Anggota DPR Sindir Donasi Banjir Warga Cuma Rp10 M: Negara Udah Triliunan!
PIFA, Politik - Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya, menyoroti pihak-pihak yang datang sekali ke wilayah bencana di Sumatra namun seolah menjadi pihak yang paling bekerja. Dalam Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/12), Endipat menegaskan bahwa pemerintah telah hadir sejak awal dan memberikan bantuan maksimal di kawasan terdampak."Orang yang cuma datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara udah hadir dari awal. Ada orang baru datang, baru bikin satu posko ngomong pemerintah enggak ada. Padahal pemerintah udah bikin ratusan posko di sana," ujar Endipat, mengutip detikcom.Ia kemudian menyinggung perbandingan antara bantuan negara dan donasi perorangan. Menurutnya, bantuan pemerintah sudah mencapai angka triliunan rupiah, jauh lebih besar dari donasi Rp10 miliar yang diberikan salah satu pihak."Orang per orang cuma nyumbang Rp10 miliar, negara udah triliun-triliunan ke Aceh itu," tegas politikus Gerindra tersebut.
Politik
| Selasa, 9 Desember 2025

Prabowo Puji Bahlil Lahadalia: Cerdas, Detail, dan Turun Langsung Tangani Bencana
PIFA, Politik - Presiden RI Prabowo Subianto memuji Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat menghadiri puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Pujian itu terutama diberikan atas peran Bahlil dalam menangani bencana banjir dan longsor di Sumatra."Saya ucapkan penghargaan kepada ketua umum Pak Bahlil. Pak Bahlil ini memang harus saya akui orang yang sangat cerdas, ini benar, sangat cerdas. Semua acara sangat detail dan beliau turun ke lapangan ke Sumatra juga benar-benar turun ke lapangan," kata Prabowo. Ia menambahkan bahwa Bahlil mampu bekerja cepat karena masih muda, fit, dan memiliki karakter khas masyarakat Indonesia Timur.Prabowo kemudian menyinggung ciri umum masyarakat Indonesia Timur yang menurutnya keras namun sangat setia. "Kalau sudah menetapkan hatinya, setia sampai mati. Ini ciri khas orang Indonesia Timur," ujarnya.
Politik
| Senin, 8 Desember 2025

Bahlil dan Raja Juli Tanggapi Ajakan “Tobat Nasuha” Cak Imin Terkait Banjir dan Longsor di Sumatra
PIFA, Nasional - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Raja Juli Antoni merespons seruan “tobat nasuha” yang disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyusul bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Seruan tersebut muncul di tengah sorotan terkait isu deforestasi sebagai salah satu penyebab bencana. Bahlil menilai ajakan introspeksi tersebut seharusnya berlaku untuk semua pihak, termasuk Cak Imin sendiri. “Kalau pertobatan nasuha, Cak Imin juga pertobatan nasuha-lah, semuanya ya,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/12). Bahlil menegaskan dirinya merupakan menteri yang bekerja langsung di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, ia menekankan bahwa hanya Presiden yang berwenang memberikan instruksi kepadanya. “Yang bisa perintah saya Pak Presiden Prabowo dan saya fokus untuk menjalankan urusan rakyat dan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Saya lagi urus urusan di lokasi bencana,” katanya. Sementara itu, Menhut Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa Cak Imin telah meminta maaf melalui pesan singkat atas pernyataan tersebut. “Beliau sampaikan minta maaf kepada saya, mengatakan bahwa bukan itu maksudnya. Beliau secara gentle minta maaf. Saya kira saya terima maaf beliau,” ujar Raja dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (4/12). Raja Juli menegaskan pentingnya kekompakan antaranggota Kabinet Merah Putih dan mengingatkan agar tidak ada pernyataan yang dapat mendiskreditkan sesama menteri. “Ini penting, semuanya adalah anak buah Pak Prabowo, tidak bisa mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mengganggu stabilitas kita,” ucapnya. Sebelumnya, Cak Imin menyampaikan bahwa dirinya telah mengirim surat kepada tiga menteri—Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup—untuk mengajak evaluasi total seluruh kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, sebagai bentuk kesungguhan pemerintah dalam mencegah bencana. “Pada kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk mari bersama-sama bahu-membahu, memperbaiki… sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah. Bahasa NU-nya tobatan nasuha,” kata Cak Imin. Menurutnya, “tobat nasuha” yang dimaksud adalah mengevaluasi total seluruh kebijakan terkait lingkungan hidup, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. “Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri,” ujarnya.
Politik
| Jumat, 5 Desember 2025

KPK Periksa Mantan Sopir Bupati Mempawah Terkait Kasus Korupsi Dinas PUPR
PIFA, Politik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan sopir Bupati Mempawah sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. “Pemeriksaan dilakukan di Polda Kalbar atas nama ABU, aparatur sipil negara di Dinas Pendapatan Daerah Mempawah sekaligus mantan sopir Bupati,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa. Selain ABU, KPK turut memanggil empat pihak swasta sebagai saksi, masing-masing berinisial GZ, HAY, BSD, dan NHG. Seluruhnya diperiksa untuk mendalami aliran dana serta dugaan keterlibatan pihak luar dalam perkara tersebut. Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, terdiri dari dua penyelenggara negara dan satu pihak swasta. Namun, hingga kini KPK masih belum membeberkan detail identitas tersangka maupun konstruksi perkara secara lengkap. Pada tahap penyidikan, lembaga antirasuah itu telah melakukan penggeledahan di 16 lokasi di Kabupaten Mempawah, Sanggau, dan Pontianak pada 25–29 April 2025. Dari operasi tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi di lingkungan Dinas PUPR. Kasus ini juga menyeret nama pejabat Kalimantan Barat. Gubernur Kalbar Ria Norsan dipanggil sebagai saksi pada 21 Agustus 2025 dalam kapasitasnya sebagai mantan Bupati Mempawah. Pada 24–25 September 2025, KPK turut menggeledah rumah pribadi dan rumah dinas Ria Norsan serta kediaman Bupati Mempawah Erlina Ria Norsan. KPK menyatakan penyidikan masih berjalan dan perkembangan kasus akan diumumkan setelah seluruh proses pemeriksaan saksi serta analisis barang bukti rampung.
Politik
| Kamis, 4 Desember 2025

50 Ton Beras Bantuan Presiden Tiba di Aceh, Publik Soroti Label Bergambar Wajah Presiden
PIFA, Politik - Bantuan pemerintah pusat berupa 50 ton beras untuk korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera tiba di Aceh pada Senin (1/12/2025). Bantuan yang dikirim atas nama Presiden Prabowo Subianto tersebut diangkut menggunakan KRI KM Sutedi Senoputra milik TNI Angkatan Laut dari Pelabuhan Belawan, Medan.Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara meninjau langsung proses kedatangan dan pendistribusian bantuan. Selain beras, bantuan yang dikirim ke wilayah terdampak juga mencakup mi instan dan obat-obatan.Menurut AHY, penggunaan jalur laut dipilih untuk mempercepat penanganan darurat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah mengoptimalkan seluruh moda distribusi untuk menjangkau wilayah yang terdampak parah maupun terisolasi.Namun, pengiriman bantuan tersebut menuai kritik setelah beredar foto karung beras dengan label bergambar wajah Presiden Prabowo. Sebagian publik menilai pencantuman foto tersebut kurang tepat karena dapat dianggap sebagai tindakan pencitraan politik di tengah situasi bencana.
Politik
| Kamis, 4 Desember 2025


Berita Rekomendasi
Politik

Kritik Jokowi yang Cawe-cawe, Amien Rais: Ini Sebuah Logika Tanpa Etika!
PIFA, Politik - Bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/5/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para pimpinan media, dalam kesempatan itu Jokowi menegaskan bahwa dirinya cawe-cawe. Jokowi mengingatkan agar pernyataannya soal cawe-cawe itu tidak disalahartikan. "Jangan terus dianggap saya cawe-cawe urusan politik praktis," kata dia menambahkan. Termasuk dalam urusan mengundang para pimpinan parpol, ditegaskannya sebagai upaya untuk memastikan negara ini tetap berjalan baik pada masa mendatang. Hal yang disampaikannya dalam pertemuan dengan para pimpinan parpol, kata Jokowi, adalah soal kesempatan emas Indonesia yang tidak boleh dilewatkan. "Tiga belas tahun ke depan sangat menentukan," ujar Jokowi menegaskan. Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan kritik keras atas pernyataan Presiden Jokowi yang siap cawe-cawe memastikan Pilpres 2024 berjalan demokratis. Menurut Amien, Jokowi akan cawe-cawe mengatur kemenangan calon presiden (capres) penerusnya. "Mengenai Pilpres 2024, di beberapa kesempatan Jokowi tegas mengatakan tidak ada yang salah kalau dia cawe-cawe mengatur kemenangan jagoannya supaya jadi presiden penerusnya. Ini sebuah logika tanpa etika," kata Amien lewat kanal YouTube resminya, Amien Rais Official, dikutip Jumat (2/6/2023). Amien menjelaskan, dalam bahasa Jawa, istilah cawe-cawe berarti mencampuri urusan orang yang bukan haknya. Menurut mantan Ketua MPR RI ini, Jokowi tak lagi sekadar cawe-cawe, tapi lebih kepada mengintervensi gelaran Pilpres 2024 dengan segala sumber daya yang dimilikinya. "Saya lihat Jokowi bukan lagi cawe-cawe, tapi intervensi langsung dengan mengerahkan semua resources yang dia miliki secara ugal-ugalan. Semua aparat di bawah kendalinya dikerahkan untuk mencapai target politiknya," kata Amien, dikutip dari Republika.com. (hs)
Indonesia
| Kamis, 1 Juni 2023
Politik

BREAKING NEWS! Usai Jhony, Kini Mentan SYL dari NasDem Dikabarkan Jadi Tersangka KPK
PIFA, Politik – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara mengenai berita bahwa Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur, menyatakan bahwa kasus dugaan korupsi yang melibatkan Syahrul Yasin Limpo masih dalam proses penyelidikan. “Saat ini masih proses lidik,” ungkap Asep kepada Suara.com, seperti dikutip PI, Rabu (14/6/2023). Asep mengakui bahwa dia belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai kasus yang menjerat Mentan tersebut. “Mohon maaf belum ada yang bisa kami sampaikan ya. Mohon bersabar,” tuturnya. Sementara itu, sumber internal KPK yang dikutip oleh Suara.com menyebutkan bahwa lembaga anti korupsi tersebut telah mengungkap kasus korupsi yang melibatkan seorang menteri yang masih aktif. “Memang kemarin ada ekspos, lalu hasilnya disebut menteri aktif jadi tersangka,” ujar sumber tersebut. Namun, sumber tersebut menyebutkan bahwa surat perintah penyidikan (sprindik) belum dikeluarkan. “Sprindiknya sih belum terbit,” pungkas dia. Kabar mengenai dugaan penetapan Mentan sebagai tersangka diketahui berdasarkan unggahan akun Instagram @pedeoproject pada hari Rabu, 14 Juni 2023. “Dalam informasi terbatas itu disebutkan bahwa SYL (Syahrul Yasin Limpo) selaku Menteri Pertanian 2019-2024 bersama-sama dengan KSD (Sekjen Kementerian Pertanian 2021 s/d sekarang) dan HTA (Direktur Pupuk Pestisida 2020-2022/Direktur Alat Mesin Pertanian tahun 2023) telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi (TPK),” tulis akun tersebut, seperti dimuat dalam Surara.com. Disebutkan pula bahwa Mentan dijerat dengan Pasal 12E dan/atau Pasal 12B UU No. 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 dan Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang TPPU juncto Pasal 56 dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa Syahrul Yasin Limpo telah berstatus tersangka sejak 16 Januari 2023. “Rencana penetapan SYL sebagai tersangka itu disebut sudah mendapat persetujuan pimpinan KPK. ‘ACC SIDIK SESUAI KESIMPULAN, SEGERA NAIK SIDIK DENGAN 3 TSK,’ bunyi perintah yang tercantum dalam informasi tersebut,” lanjut akun @pedeoproject. Selain itu, Mentan diduga terlibat dalam kasus korupsi karena diduga menyalahgunakan surat pertanggungjawaban (SPJ). Sebelumnya, tindakan pidana korupsi dari partai NasDem juga pernah terkuak lewat penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Kasus tersebut menyeret Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. Pihak Kejagung telah menetapkan Sekjen Partai NasDem itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G, infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2020-2022. (yd)
Indonesia
| Rabu, 14 Juni 2023
Politik

Kaesang Beri Sinyal Tak Berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta: Pak Anies sama Saya Ini kan Beda ya
PIFA, Politik - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, memberi isyarat tidak akan berpasangan dengan Anies Baswedan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Pernyataan ini diungkapkan Kaesang saat ditemui di Kantor Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jakarta, Jumat (21/6). Kaesang menyebut adanya perbedaan antara dirinya dengan Anies, meski tidak menjelaskan secara rinci apa perbedaan tersebut. "Selama ini belum ada komunikasi, tapi sekadar info saja ya buat teman-teman semua yang saya kira sudah tahu, Pak Anies sama saya ini kan beda ya," ujar Kaesang. Saat wartawan mencoba menggali lebih jauh tentang perbedaan yang dimaksud, Kaesang memilih untuk mengakhiri sesi wawancara dan segera meninggalkan lokasi. "Sudah ya," ucap putra bungsu Presiden Joko Widodo itu, menghindari pertanyaan lebih lanjut. Masuk Bursa Pilgub DKI Jakarta 2024 Kaesang Pangarep sebelumnya masuk dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta 2024. Dengan dukungan delapan kursi PSI di DPRD DKI Jakarta serta perubahan syarat usia calon kepala daerah yang ditetapkan Mahkamah Agung, Kaesang menyatakan siap maju jika mendapat kepercayaan dari masyarakat. Kaesang sempat merespons positif kemungkinan berduet dengan Anies Baswedan, calon petahana, meski kemudian ia menegaskan perbedaan pandangan dengan Anies. Pernyataan ini menjadi sorotan publik mengingat status Kaesang sebagai anak Presiden Jokowi, yang diketahui berada di poros politik berbeda dengan Anies sejak Pilkada DKI Jakarta 2017. Sikap Kaesang dan Dukungan Jokowi Dalam kesempatan sebelumnya, saat ditanya mengenai pendapat Presiden Jokowi terkait kemungkinan duet dengan Anies, Kaesang menegaskan independensinya sebagai Ketua Umum PSI. "Ya memang saya perlu izin? Saya ketua umum, saya ada kursi di sini, beda dong," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (13/6). Pernyataan ini menegaskan posisi Kaesang yang siap maju dalam kontestasi politik dengan atau tanpa dukungan langsung dari Presiden Jokowi. Langkah ini menunjukkan kemandirian politik Kaesang meski masih berada dalam bayang-bayang popularitas dan pengaruh besar sang ayah.






