Menampilkan Berita Terbaru
Feeds
Mengenal Riding Mode Yamaha NMAX Tech MAX, Beda Fungsi T-Mode dan S-Mode
Yamaha NMAX Tech MAX dibekali fitur Riding Mode yang memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter respons motor sesuai kondisi jalan dan kebutuhan berkendara. Fitur tersebut terintegrasi dengan teknologi Yamaha Electric CVT (YECVT) dan menyediakan dua pilihan mode, yakni T-Mode (Town Mode) dan S-Mode (Sport Mode).Kedua mode tersebut memiliki karakter respons yang berbeda. T-Mode lebih ditujukan untuk penggunaan harian di kawasan perkotaan, sedangkan S-Mode memberikan respons akselerasi yang lebih cepat dengan karakter berkendara yang lebih sporty.T-Mode dirancang untuk menghadapi kondisi lalu lintas perkotaan yang identik dengan situasi berhenti dan berjalan secara berulang atau stop-and-go. Saat mode ini dipilih, respons bukaan gas dibuat lebih halus sehingga motor lebih mudah dikendalikan ketika melewati jalan padat maupun saat melakukan perjalanan jarak pendek.Karakter penyaluran tenaga yang lebih lembut juga membuat berkendara terasa lebih nyaman. Mode tersebut dapat menjadi pilihan ketika pengendara lebih mengutamakan kontrol dan efisiensi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.Sementara itu, S-Mode menawarkan karakter yang lebih responsif. Mode Sport dirancang untuk memberikan akselerasi yang lebih cepat ketika pengendara membutuhkan respons tenaga yang lebih sigap.Pada mode tersebut, sistem YECVT mengatur karakter transmisi secara elektronik sehingga putaran mesin dapat meningkat lebih awal. Penyaluran tenaga menjadi lebih responsif, terutama ketika pengendara membuka gas untuk melakukan akselerasi.Karakter S-Mode dapat dimanfaatkan ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih cepat, seperti saat melakukan overtaking atau ketika melewati jalan yang membutuhkan respons tenaga lebih besar.Pengendara juga tidak perlu melakukan pengaturan yang rumit untuk berpindah mode. Pilihan T-Mode dan S-Mode dapat diakses melalui tombol Riding Mode yang berada di bagian kiri setang.Dengan demikian, karakter berkendara dapat disesuaikan selama perjalanan. T-Mode dapat dipilih ketika menghadapi kepadatan lalu lintas dan membutuhkan respons tenaga yang lebih halus, sementara S-Mode dapat digunakan ketika membutuhkan akselerasi yang lebih sigap.Kehadiran Riding Mode menjadi bagian dari teknologi YECVT yang membedakan NMAX Tech MAX dari skutik konvensional. Sistem tersebut memungkinkan karakter transmisi diatur secara elektronik sehingga pengalaman berkendara dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.Pada akhirnya, kedua mode tersebut memiliki fungsi yang berbeda dan bukan sekadar pilihan berkendara. T-Mode lebih cocok untuk mobilitas harian yang mengutamakan kenyamanan dan kontrol, sedangkan S-Mode dapat dimanfaatkan ketika pengendara menginginkan respons akselerasi yang lebih cepat dan karakter berkendara yang sporty.
Yamaha
| Minggu, 30 Agustus 2026

Yamaha Aerox-e Resmi Dijual di India, Harga Rp52 Jutaan dan Jarak Tempuh 117 Km
Yamaha Aerox-e resmi dipasarkan di India dengan harga 2,82 lakh rupee atau sekitar Rp52 juta. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya yang berada di angka 2,90 lakh rupee atau sekitar Rp55 juta.Skutik listrik ini sebelumnya diperkenalkan Yamaha pada akhir 2025 dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas lini kendaraan listrik di pasar global. Meski berstatus sebagai produk global, Yamaha Aerox-e hingga kini belum dipasarkan secara resmi di Indonesia.Dilansir dari Gaadiwaadi, Aerox-e tetap mempertahankan karakter desain agresif yang menjadi identitas keluarga Aerox. Konsep X-center masih terlihat pada bagian bodi, sementara desain lampu depan yang tajam mempertahankan kesan sporty meski sistem penggeraknya telah beralih dari mesin bensin ke motor listrik.Perbedaan paling mudah terlihat terdapat pada sistem penggerak dan penggunaan aksen biru muda yang menjadi salah satu identitas kendaraan listrik Yamaha. Emblem bertuliskan “e” juga disematkan pada bodi sebagai pembeda dari Aerox bermesin konvensional.Tenaga 9,5 kW dan Torsi 48 NmYamaha Aerox-e menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 9,5 kW dengan torsi mencapai 48 Nm.Sumber energinya berasal dari dua baterai lithium-ion dengan kapasitas total 3 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, Yamaha mengklaim Aerox-e mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer.Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara, yaitu Eco, Standard, dan Power. Masing-masing mode menawarkan karakter penyaluran tenaga yang berbeda sesuai kebutuhan.Tersedia pula Boost Mode yang dapat digunakan ketika membutuhkan tambahan tenaga untuk menghasilkan akselerasi lebih cepat.Menariknya, Aerox-e juga dilengkapi mode mundur. Fitur ini dapat membantu pengendara ketika memarkir atau memindahkan motor di area sempit.Terhubung SmartphoneYamaha membekali Aerox-e dengan teknologi konektivitas melalui Y-Connect. Sistem tersebut memungkinkan motor terhubung dengan smartphone menggunakan Bluetooth sehingga pengguna dapat memantau berbagai informasi kendaraan melalui perangkat seluler.Dari sisi kelengkapan, skutik listrik ini menggunakan pencahayaan full LED serta panel instrumen TFT full-colour.Fitur lainnya meliputi soket pengisian perangkat, sistem smart keyless, serta ABS untuk membantu meningkatkan keamanan ketika melakukan pengereman.Berpeluang Masuk Indonesia?Meski saat ini baru dipasarkan di India, Yamaha Aerox-e berstatus sebagai produk global. Hal tersebut membuat peluang kehadirannya di negara lain, termasuk Indonesia, tetap terbuka.Namun, hingga kini belum terdapat informasi resmi mengenai rencana Yamaha Indonesia untuk memasarkan Aerox-e di Tanah Air, termasuk waktu peluncuran maupun harga apabila nantinya resmi dijual.Kehadiran Aerox-e di India menjadi salah satu langkah Yamaha membawa karakter skutik sport Aerox menuju era elektrifikasi. Desain agresif khas Aerox dipertahankan, sementara sistem penggeraknya beralih ke motor listrik dengan dukungan berbagai teknologi pintar.Jika suatu saat masuk Indonesia, Aerox-e berpotensi menjadi pilihan baru di segmen skutik listrik dengan karakter sporty. Namun, keputusan tersebut tentunya akan bergantung pada strategi produk Yamaha, kesiapan ekosistem kendaraan listrik, serta respons konsumen di Indonesia.
Otomotif
| Minggu, 30 Agustus 2026

Yamaha RayZR Street Rally 125 Hybrid Meluncur, Skutik Ringan Bergaya Petualang
Yamaha kembali memperkenalkan produk terbaru di pasar India melalui peluncuran RayZR Street Rally 125 Fi Hybrid. Skutik ini hadir dengan desain yang lebih agresif dan berkarakter petualang, sekaligus membawa sejumlah teknologi modern untuk mendukung mobilitas sehari-hari.Secara tampilan, Yamaha RayZR Street Rally memiliki karakter yang lebih tangguh dibandingkan skutik perkotaan pada umumnya. Bodi dibuat tegas dengan bentuk yang cenderung mengotak, kemudian dipadukan dengan sejumlah aksesori bergaya adventure seperti windshield, hand guard, dan lampu tambahan.Jika dilihat sekilas, desainnya mengingatkan pada Yamaha X-Ride yang pernah menjadi salah satu pilihan skutik bergaya petualang di Indonesia. Namun, RayZR Street Rally hadir dengan pendekatan yang lebih modern berkat teknologi hybrid dan fitur konektivitas.Dilengkapi Panel TFT dan NavigasiYamaha menawarkan dua pilihan panel instrumen untuk RayZR Street Rally, yakni LCD dan TFT. Varian tertinggi telah menggunakan layar TFT berwarna yang mendukung fitur navigasi turn-by-turn melalui koneksi dengan smartphone.Skutik tersebut juga dibekali Yamaha Motorcycle Connect yang memungkinkan pengendara memperoleh berbagai informasi perjalanan melalui perangkat ponsel.Selain itu, terdapat fitur Answer Back System yang membantu pengguna menemukan posisi kendaraan ketika berada di area parkir.Mesin 125 cc dengan Teknologi HybridDi sektor dapur pacu, Yamaha RayZR Street Rally 125 Fi Hybrid menggunakan mesin Blue Core satu silinder berkapasitas 125 cc, SOHC dua katup dan berpendingin udara.Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 8,2 PS pada 6.500 rpm serta torsi puncak 10,3 Nm pada 5.000 rpm.Performa mesin didukung teknologi hybrid melalui Smart Motor Generator (SMG). Yamaha juga membekali skutik ini dengan Enhanced Power Assist, yang memberikan tambahan bantuan tenaga ketika motor berakselerasi, membawa beban, maupun melewati jalan menanjak.Bobot Ringan dan Bagasi 21 LiterSalah satu daya tarik RayZR Street Rally adalah bobotnya yang relatif ringan, hanya 99 kilogram. Tinggi jok berada di angka 785 mm, sedangkan ruang penyimpanan di bawah jok memiliki kapasitas hingga 21 liter.Untuk menunjang mobilitas harian, kapasitas tersebut cukup untuk menyimpan berbagai perlengkapan pengendara.Pada bagian kaki-kaki, skutik ini menggunakan pelek 12 inci di depan dan 10 inci di belakang. Sistem pengereman mengandalkan cakram berdiameter 190 mm pada roda depan, sementara roda belakang masih menggunakan rem tromol yang dipadukan dengan Unified Brake System (UBS).Harga Mulai Rp17 JutaanDi India, Yamaha RayZR Street Rally 125 Fi Hybrid ditawarkan dalam dua pilihan. Varian dengan panel instrumen LCD dibanderol 93.930 rupee, atau sekitar Rp17 jutaan.Sementara varian tertinggi yang menggunakan panel TFT ditawarkan dengan harga 100.440 rupee, atau sekitar Rp18 jutaan.Hingga kini belum ada informasi mengenai kemungkinan Yamaha membawa RayZR Street Rally 125 Fi Hybrid ke Indonesia. Kehadirannya di India menunjukkan Yamaha masih melihat peluang pada segmen skutik ringan dengan desain bergaya petualang yang dipadukan teknologi hybrid dan fitur konektivitas modern.
Otomotif
| Minggu, 30 Agustus 2026

Mau Beli Motor Pertama? Ini yang Perlu Diperhatikan Pengendara Pemula
Membeli motor pertama menjadi pengalaman penting, terutama bagi mereka yang baru mulai belajar berkendara. Banyaknya pilihan model, fitur, hingga istilah teknis terkadang justru membuat calon pengguna bingung menentukan kendaraan yang paling sesuai.Bagi pengendara pemula, motor ideal tidak selalu harus memiliki tenaga besar atau desain paling sporty. Kemudahan dikendalikan, kenyamanan, keamanan, serta biaya operasional justru menjadi beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan agar proses belajar berkendara berlangsung lebih percaya diri.Motor Matic Bisa Jadi PilihanMotor matic menjadi salah satu pilihan yang banyak dipertimbangkan pengendara pemula karena pengoperasiannya relatif sederhana. Pengendara tidak perlu melakukan perpindahan gigi atau mengoperasikan kopling secara manual.Dengan pengoperasian yang lebih praktis, perhatian dapat lebih difokuskan pada menjaga keseimbangan, mengatur pengereman, serta membaca kondisi lalu lintas di sekitar.Perhatikan Tinggi Jok dan BobotSelain jenis motor, tinggi jok dan bobot kendaraan juga perlu diperhatikan. Jok yang terlalu tinggi dapat menyulitkan pengendara ketika harus berhenti, terutama saat mencari pijakan kaki.Sementara itu, motor yang terlalu berat dapat membuat manuver pada kecepatan rendah menjadi lebih sulit bagi pengendara yang belum terbiasa.Model seperti Yamaha Grand Filano dan Fazzio dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan karena memiliki karakter skutik yang praktis untuk mobilitas sehari-hari. Namun, kesesuaian tetap perlu dirasakan langsung oleh calon pengguna.Fitur Keselamatan Bukan Pengganti Kemampuan BerkendaraAspek keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Calon pembeli dapat mempertimbangkan sistem pengereman dan fitur keselamatan yang tersedia pada kendaraan.Meski demikian, keberadaan fitur keselamatan tetap harus diimbangi kemampuan berkendara yang baik. Pemahaman mengenai teknik dasar, etika berlalu lintas, serta penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm menjadi bekal penting sebelum aktif berkendara di jalan raya.Hitung Biaya PenggunaanKonsumsi bahan bakar dan biaya perawatan juga perlu masuk dalam perhitungan. Motor yang efisien dapat membantu menekan pengeluaran sehari-hari, sedangkan jaringan bengkel resmi yang mudah dijangkau akan memudahkan pemilik melakukan pemeriksaan dan servis berkala.Penggunaan suku cadang sesuai spesifikasi, termasuk suku cadang asli, juga penting untuk membantu menjaga kondisi dan performa kendaraan dalam jangka panjang.Motor Baru atau Bekas?Calon pembeli juga perlu menentukan apakah akan memilih motor baru atau bekas.Motor bekas memang menawarkan harga pembelian awal yang lebih rendah. Namun, kondisi mesin, riwayat perawatan, serta komponen lainnya perlu diperiksa secara teliti.Bagi pemula yang belum memahami kondisi teknis kendaraan, motor baru dapat menjadi pilihan karena kondisi dan riwayat penggunaannya lebih jelas serta dilengkapi garansi sesuai ketentuan.Jika harga pembelian menjadi pertimbangan, pembelian motor baru melalui skema kredit dapat menjadi alternatif. Namun, calon konsumen sebaiknya menghitung terlebih dahulu uang muka, cicilan, tenor, serta total biaya yang harus dibayarkan agar sesuai dengan kemampuan finansial.Jangan Lewatkan Test RideSebelum membeli, calon pengguna sebaiknya datang langsung ke dealer untuk mencoba posisi berkendara.Duduk di atas motor dapat membantu mengetahui apakah tinggi jok, posisi setang, ruang kaki, serta bobot kendaraan terasa sesuai. Jika tersedia, fasilitas test ride juga dapat dimanfaatkan untuk merasakan langsung karakter motor sebelum mengambil keputusan.Pada akhirnya, motor pertama tidak harus memiliki spesifikasi paling tinggi. Bagi pengendara pemula, motor yang mudah dikendalikan, nyaman, aman, dan sesuai kemampuan finansial justru lebih penting.Pemilihan yang tepat dapat membantu membangun rasa percaya diri sekaligus menjadi awal yang baik untuk menjalani berbagai aktivitas berkendara sehari-hari.
Yamaha
| Minggu, 30 Agustus 2026

Motor untuk Mahasiswa, Ini Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Motor menjadi salah satu pilihan transportasi favorit mahasiswa untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Mulai dari perjalanan kos menuju kampus, menghadiri kegiatan organisasi, bekerja paruh waktu, hingga bepergian bersama teman, kendaraan roda dua menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas.Namun, memilih motor untuk mahasiswa sebaiknya tidak hanya berdasarkan desain atau tren. Konsumsi bahan bakar, kemudahan penggunaan, biaya perawatan, hingga aspek keamanan perlu diperhitungkan agar kendaraan dapat digunakan secara nyaman tanpa membuat pengeluaran bulanan membengkak.Irit Bahan BakarKonsumsi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama karena motor kemungkinan digunakan hampir setiap hari. Motor yang memiliki efisiensi bahan bakar baik dapat membantu menekan biaya transportasi.Sejumlah motor matic Yamaha telah menggunakan teknologi Blue Core yang dikembangkan untuk mendukung efisiensi bahan bakar sekaligus menjaga performa mesin. Bagi mahasiswa dengan mobilitas tinggi, efisiensi tersebut tentu menjadi nilai tambah.Praktis untuk Mobilitas PerkotaanMotor matic juga menawarkan kemudahan ketika digunakan di kawasan perkotaan. Pengendara tidak perlu melakukan perpindahan gigi secara manual sehingga lebih praktis ketika menghadapi kemacetan.Dimensinya yang relatif ringkas juga memudahkan pengendara bermanuver di jalan maupun mencari tempat parkir di lingkungan kampus yang terkadang memiliki area terbatas.Perhatikan Kapasitas PenyimpananMahasiswa biasanya membawa berbagai perlengkapan ketika beraktivitas. Jas hujan, sarung tangan, perlengkapan kuliah, hingga barang pribadi membutuhkan ruang penyimpanan yang memadai.Karena itu, kapasitas bagasi dan ruang penyimpanan dapat menjadi pertimbangan. Yamaha Fazzio dan Grand Filano, misalnya, menawarkan perpaduan antara desain yang stylish dan kepraktisan untuk mendukung mobilitas harian.Hitung Biaya KepemilikanHarga pembelian bukan satu-satunya pengeluaran yang perlu diperhitungkan. Mahasiswa juga perlu menghitung biaya bahan bakar, servis berkala, oli, ban, pajak, hingga kemungkinan penggantian komponen selama motor digunakan.Motor dengan konsumsi bahan bakar efisien dan biaya perawatan yang relatif terjangkau dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali.Pastikan Perawatannya MudahAktivitas mahasiswa yang cukup padat membuat kemudahan perawatan menjadi faktor penting. Ketersediaan bengkel resmi dan suku cadang akan mempermudah pemilik ketika harus melakukan servis atau menangani masalah pada kendaraan.Jaringan servis Yamaha yang tersebar di berbagai wilayah juga dapat menjadi pertimbangan, terutama bagi mahasiswa yang sering berpindah tempat atau pulang ke daerah asal.Jangan Abaikan Faktor KeamananSelain praktis dan irit, motor juga harus memberikan rasa aman ketika digunakan. Sistem pengereman yang baik, posisi berkendara yang nyaman, serta karakter motor yang mudah dikendalikan penting diperhatikan, terutama bagi mahasiswa yang masih relatif baru dalam mengendarai sepeda motor.Penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar, jaket, dan sepatu juga tetap penting meskipun perjalanan hanya dilakukan dalam jarak dekat.Desain Bisa Disesuaikan dengan GayaSetelah kebutuhan utama terpenuhi, desain dapat menjadi pertimbangan tambahan. Motor matic Yamaha hadir dengan berbagai karakter, mulai dari gaya retro-modern hingga tampilan yang lebih dinamis.Dengan begitu, mahasiswa dapat memilih motor yang tidak hanya mendukung kebutuhan mobilitas, tetapi juga sesuai dengan gaya dan karakter masing-masing.Pada akhirnya, motor ideal untuk mahasiswa bukan sekadar kendaraan dengan tampilan menarik. Efisiensi bahan bakar, kepraktisan, kemudahan perawatan, keamanan, serta kesesuaian dengan kemampuan finansial justru menjadi faktor yang lebih penting.Dengan mempertimbangkan seluruh aspek tersebut sejak awal, motor dapat menjadi penunjang aktivitas perkuliahan yang praktis sekaligus membantu mahasiswa menjaga pengeluaran transportasi tetap efisien.
Otomotif
| Minggu, 30 Agustus 2026

Panaskan Motor Matic Injeksi Berapa Lama? Ternyata Tak Perlu Sampai 10 Menit
Memanaskan motor sebelum digunakan masih menjadi kebiasaan sebagian pengendara. Motor dinyalakan, kemudian dibiarkan dalam kondisi idle selama beberapa menit dengan anggapan mesin akan bekerja lebih optimal. Kebiasaan tersebut sebenarnya lebih identik dengan motor berteknologi karburator. Pada motor matic injeksi modern, sistem pengaturan bahan bakar dan udara sudah dikendalikan secara elektronik sehingga mesin tidak membutuhkan waktu lama untuk dipanaskan. Motor seperti Yamaha NMAX Turbo dan AEROX ALPHA telah menggunakan sistem injeksi yang dikontrol ECU serta berbagai sensor. Sistem tersebut dapat menyesuaikan kebutuhan bahan bakar dan udara berdasarkan kondisi mesin, termasuk ketika mesin masih dingin. Karena itu, pemanasan mesin cukup dilakukan secara singkat. Sekitar 30 detik hingga satu menit umumnya sudah cukup sebelum motor digunakan. Waktu tersebut memberikan kesempatan bagi oli untuk bersirkulasi dan melumasi berbagai komponen mesin. Setelah itu, motor sebaiknya langsung dikendarai dengan kecepatan rendah dan putaran mesin yang tidak terlalu tinggi pada beberapa ratus meter pertama. Dengan cara tersebut, mesin dan komponen lainnya dapat mencapai suhu kerja secara bertahap. Jangan Dibiarkan Idle Terlalu Lama Membiarkan motor menyala tanpa bergerak selama lima hingga 10 menit tidak memberikan manfaat tambahan yang sebanding. Selain membuang waktu, bahan bakar tetap terbakar meskipun motor tidak menempuh jarak. Jika dilakukan setiap hari, kebiasaan tersebut tentu dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar secara tidak perlu. Pemanasan lama juga bukan cara utama untuk membuat mesin bekerja lebih halus. Pada motor injeksi, sistem elektronik memang dirancang untuk mengatur kebutuhan mesin sejak pertama kali dinyalakan. Meski demikian, motor yang sudah lama tidak digunakan dapat diberi waktu sedikit lebih lama. Setelah kendaraan tidak dipakai selama beberapa hari atau minggu, pemanasan sekitar satu hingga dua menit masih dapat dilakukan sebelum motor dikendarai secara perlahan. Kondisi Oli Tetap Penting Selain durasi pemanasan, kondisi oli juga perlu diperhatikan. Oli memiliki peran penting dalam melindungi komponen mesin, terutama ketika mesin baru dinyalakan. Penggunaan oli sesuai spesifikasi kendaraan, termasuk produk seperti Yamalube, serta penggantian secara berkala akan membantu menjaga sistem pelumasan tetap optimal. Jadi, untuk motor matic injeksi modern, tidak perlu memanaskan mesin hingga lima atau 10 menit. Cukup nyalakan sekitar 30 detik hingga satu menit, lalu mulai berkendara secara perlahan. Kebiasaan memanaskan motor dalam waktu lama lebih relevan pada era motor karburator. Pada motor injeksi modern, pemanasan singkat yang dilanjutkan dengan berkendara secara bertahap lebih praktis dan dapat menghindari pemborosan bahan bakar.
Otomotif
| Jumat, 28 Agustus 2026

Yamaha R2 Segera Meluncur di India, Bakal Jadi Penantang di Antara R15 dan R3
Yamaha bersiap memperkenalkan motor sport full fairing terbaru di India pada 27 Agustus 2026. Meski nama resmi dan spesifikasi lengkapnya belum diumumkan, sejumlah petunjuk dalam kampanye teaser mengarah pada dugaan bahwa model baru tersebut akan menggunakan nama Yamaha YZF-R2. Motor ini diperkirakan mengisi celah antara Yamaha R15 bermesin 155 cc dan Yamaha R3 dengan mesin dua silinder 321 cc. Yamaha India bahkan telah membuka pemesanan awal secara daring dengan uang muka 10.000 rupee atau sekitar Rp1,8 juta. Spekulasi mengenai nama R2 semakin kuat setelah Yamaha menggunakan slogan “We R On Our Way” dan tagar #RInstinct dalam materi promosinya. Bentuk huruf “R” yang digunakan juga disebut menyerupai angka dua. Nama Yamaha R2 sendiri telah didaftarkan sebagai merek dagang di sejumlah negara, termasuk India, Australia, Selandia Baru, beberapa negara Eropa, hingga Filipina. Namun, Yamaha belum mengonfirmasi bahwa nama tersebut akan digunakan untuk motor yang segera diluncurkan. Jika benar hadir sebagai YZF-R2, model ini diperkirakan menyasar konsumen yang menginginkan performa lebih tinggi dari R15, tetapi belum ingin naik ke motor sport bermesin dua silinder seperti R3. Diduga Pakai Mesin 200 cc Yamaha masih merahasiakan mesin yang akan digunakan. Namun, sejumlah informasi yang beredar menyebut motor tersebut kemungkinan mengusung mesin satu silinder berpendingin cairan dengan kapasitas sekitar 200 cc. Mesin itu diperkirakan mampu menghasilkan tenaga sekitar 25 PS dan torsi 20 Nm. Teknologi Variable Valve Actuation (VVA) juga berpotensi digunakan, mengingat teknologi tersebut telah diterapkan pada sejumlah model sport Yamaha, termasuk R15. Untuk menunjang karakter sport, YZF-R2 disebut-sebut akan memiliki keterkaitan dengan basis sasis Yamaha R15 V4. Perangkat yang diperkirakan digunakan antara lain rangka Deltabox, suspensi depan upside down, monoshock belakang, serta rem cakram pada kedua roda dengan ABS dual-channel. Di India, motor ini diprediksi memiliki harga sekitar 200.000-250.000 rupee, atau sekitar Rp37 juta-Rp46 juta. Angka tersebut masih sebatas perkiraan dan harga resmi baru akan diketahui saat peluncuran. Belum Tentu Masuk Indonesia Untuk pasar Indonesia, peluang kehadiran Yamaha R2 masih belum jelas. Segmen motor sport 150 cc masih menjadi salah satu pilihan yang lebih familiar bagi konsumen Tanah Air, sementara R2 akan menempati posisi baru di antara R15 dan R3. Namun, apabila Yamaha melihat adanya permintaan terhadap motor sport dengan kapasitas mesin di atas 150 cc tetapi masih menggunakan mesin satu silinder, bukan tidak mungkin model tersebut suatu saat turut dipertimbangkan untuk pasar Indonesia. Catatan: Nama YZF-R2, spesifikasi mesin, fitur, dan harga dalam artikel ini masih berupa dugaan berdasarkan informasi yang beredar. Konfirmasi resmi Yamaha akan menjadi penentu spesifikasi akhir motor tersebut.
Otomotif
| Jumat, 28 Agustus 2026

Yamaha Y16ZR-R Meluncur di Malaysia, Basisnya Mirip MX King Dibanderol Rp47 Jutaan
Yamaha Y16ZR-R terbaru resmi diperkenalkan di Malaysia dengan sejumlah pembaruan pada tampilan dan sektor teknis. Motor bebek sport yang memiliki basis serupa dengan Yamaha MX King di Indonesia tersebut kini tampil lebih agresif dengan sejumlah penyempurnaan.Hong Leong Yamaha Motor sebagai agen Yamaha di Malaysia menawarkan Y16ZR-R versi standar dengan harga 10.888 ringgit Malaysia, atau sekitar Rp47 juta.Selain versi standar, tersedia Y16ZR-R Pramac Racing Edition yang diproduksi terbatas hanya 3.000 unit. Varian khusus tersebut dipasarkan dengan harga 13.388 ringgit Malaysia, atau sekitar Rp58 juta.Desain Lebih AgresifDari sisi tampilan, Y16ZR-R terbaru mendapatkan sejumlah ubahan pada desain bodi.Bagian depan kini menggunakan desain lampu LED baru yang membuat wajah motor terlihat lebih agresif. Sementara lampu belakang dibuat dengan desain horizontal sehingga memberikan kesan bodi lebih lebar dan modern.Ubahan tersebut membuat karakter Y16ZR-R terbaru semakin dekat dengan gaya motor sport, meski tetap mempertahankan format motor bebek.Mesin 155 cc dengan VVAUntuk sektor dapur pacu, Yamaha masih mempertahankan mesin satu silinder 155 cc SOHC empat katup dengan sistem pendingin cairan dan injeksi bahan bakar.Mesin tersebut juga telah dibekali teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang menjadi salah satu teknologi andalan Yamaha pada mesin berkapasitas tersebut.Namun, terdapat penyesuaian pada rasio kompresi. Pada model terbaru, rasio kompresinya meningkat menjadi 11,6:1.Peningkatan tersebut menjadi salah satu perubahan teknis yang diperkirakan bertujuan mengoptimalkan karakter performa mesin.Y16ZR sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu motor bebek sport Yamaha yang cukup populer di Malaysia. Perpaduan mesin 155 cc dan teknologi VVA membuat motor tersebut menyasar konsumen yang menginginkan performa sporty sekaligus tetap praktis untuk penggunaan harian.Belum Ada Kepastian untuk MX King IndonesiaHingga kini, informasi mengenai perubahan lain seperti detail transmisi dan fitur elektronik pada Y16ZR-R terbaru masih menunggu keterangan lebih lengkap dari Yamaha.Kehadiran Y16ZR-R terbaru menunjukkan segmen motor bebek sport masih mendapatkan perhatian Yamaha di pasar Asia Tenggara.Sementara untuk Indonesia, belum ada informasi resmi apakah pembaruan yang diterapkan pada Y16ZR-R Malaysia juga akan diterapkan pada Yamaha MX King.Meski memiliki basis dan karakter yang serupa, Yamaha dapat menerapkan spesifikasi maupun fitur berbeda untuk setiap negara sesuai kebutuhan pasar dan strategi produk masing-masing.
Otomotif
| Jumat, 28 Agustus 2026

Tanpa Setang dan Jok, Motor Yamaha Ini Bisa Berdiri hingga Seimbangkan Diri Pakai AI
Bayangkan sebuah sepeda motor tanpa setang, jok, maupun pijakan kaki, tetapi tetap mampu berdiri, bergerak, bermanuver, hingga memulihkan keseimbangannya sendiri. Konsep tersebut diwujudkan Yamaha melalui MOTOROiD:Λ, prototipe futuristis yang memadukan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan sistem kendali kendaraan roda dua.Dilansir dari Antara, MOTOROiD:Λ berhasil meraih Red Dot Design Award 2026 berkat desain radikal dan teknologi AI yang menjadi bagian penting dalam pengembangannya.Meski demikian, penghargaan tersebut bukan berarti motor konsep ini akan segera masuk ke pasar. Yamaha mengembangkan MOTOROiD:Λ sebagai ruang eksperimen untuk mengeksplorasi bagaimana kendaraan roda dua dapat berinteraksi dengan lingkungan dan manusia di masa depan.Berbeda dengan sepeda motor pada umumnya, MOTOROiD:Λ tidak memiliki setang untuk mengarahkan roda, jok untuk pengendara, maupun pijakan kaki.Karena itu, prototipe ini memang tidak ditujukan untuk dikendarai manusia di jalan raya. Yamaha menempatkannya sebagai semacam laboratorium berjalan untuk mengembangkan teknologi keseimbangan otomatis, kecerdasan buatan, serta sistem interaksi antara manusia dan kendaraan.Belajar Menjaga Keseimbangan Lewat AISalah satu bagian paling menarik dari MOTOROiD:Λ terletak pada sistem kendalinya.Yamaha tidak lagi mengandalkan pendekatan sebelumnya melalui Yamaha Active Mass Center Control System (YAMCCS). Pada konsep terbaru ini, Yamaha menggunakan metode reinforcement learning berbasis AI yang dipadukan dengan pendekatan Sim2Real.Sederhananya, sistem AI terlebih dahulu mempelajari berbagai kemungkinan kondisi melalui lingkungan virtual. Beragam skenario dapat disimulasikan sebelum kemampuan tersebut diterapkan pada kendaraan nyata.Simulasi tersebut memungkinkan AI mempelajari bagaimana kendaraan mempertahankan keseimbangan, menentukan arah pergerakan, membaca traksi ban, menghadapi permukaan yang tidak rata, hingga merespons ketika kendaraan mulai kehilangan keseimbangan.Dari proses tersebut, AI secara bertahap belajar bagaimana MOTOROiD:Λ dapat berdiri, bergerak, bermanuver, sekaligus mengembalikan posisi ketika keseimbangannya terganggu.Menariknya, Yamaha menyebut proses pembelajaran tersebut berpotensi menghasilkan pendekatan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh para insinyurnya.Setiap pergerakan kendaraan dapat menghasilkan data baru yang kemudian digunakan kembali untuk meningkatkan kemampuan sistem. Artinya, kendaraan tidak hanya mengandalkan instruksi yang sudah diprogram, tetapi memiliki kemampuan untuk mengembangkan respons berdasarkan pengalaman dari proses pembelajaran.Bentuknya Mirip Organisme HidupTeknologi tersebut kemudian diterjemahkan Yamaha melalui desain yang sangat berbeda dari sepeda motor konvensional.Struktur MOTOROiD:Λ didominasi lengan-lengan artikulasi yang menghubungkan bagian roda dengan rangka. Dari sudut tertentu, bentuk tersebut bahkan membuat kendaraan terlihat menyerupai organisme hidup.Lengan dan struktur rangkanya seolah berfungsi seperti bagian tubuh yang memungkinkan kendaraan bergerak sekaligus mempertahankan posisinya secara mandiri.Desain radikal tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan MOTOROiD:Λ meraih Red Dot Design Award 2026.Namun, penghargaan desain tersebut tidak berarti Yamaha sudah siap memproduksinya secara massal.Saat ini MOTOROiD:Λ masih ditempatkan sebagai prototipe penelitian. Teknologi yang dikembangkan melalui konsep tersebut justru menjadi bagian dari eksperimen jangka panjang Yamaha untuk memahami bagaimana AI dan sistem kendali otomatis dapat membentuk kendaraan roda dua generasi mendatang.Dengan demikian, MOTOROiD:Λ bukan sekadar motor futuristis yang sedang menunggu waktu untuk dijual.Konsep ini lebih tepat dipandang sebagai gambaran mengenai kemungkinan masa depan sepeda motor, ketika kendaraan roda dua tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kendali manusia untuk menjaga keseimbangan dan menentukan gerak.Jika teknologi tersebut terus berkembang, kendaraan yang mampu memahami lingkungan, belajar dari pergerakannya sendiri, serta menjaga keseimbangan secara otomatis bukan tidak mungkin menjadi bagian dari evolusi sepeda motor di masa depan.
Otomotif
| Jumat, 28 Agustus 2026

Yamaha 135LC Fi Genap 20 Tahun, Edisi Anniversary Cuma 5.000 Unit
Yamaha 135LC Fi memasuki usia 20 tahun sejak pertama kali hadir di pasar Malaysia. Untuk menandai dua dekade eksistensinya, Hong Leong Yamaha Motor meluncurkan 135LC Fi 20th Anniversary Limited Edition dengan tampilan khusus dan jumlah produksi yang sangat terbatas.Edisi perayaan tersebut hadir dalam warna Celeste yang dipadukan dengan pelek emas. Yamaha hanya memproduksi sebanyak 5.000 unit untuk pasar Malaysia.Sebagai pembeda dari model standar, setiap unit edisi khusus mendapatkan Yamaha Premium Basket dengan detail 20th Anniversary serta nomor identifikasi khusus. Aksesori tersebut tidak hanya menjadi pemanis tampilan, tetapi juga memiliki fungsi praktis sebagai ruang penyimpanan tambahan.Selain edisi anniversary, Yamaha turut menyegarkan 135LC Fi versi standar untuk model 2026. Tiga warna baru diperkenalkan, yakni Matador Red, Tank White, dan Samba Green.Dengan hadirnya warna Celeste pada edisi terbatas, Yamaha 135LC Fi kini memiliki empat pilihan warna baru untuk model 2026.Mesin 135 cc Tetap DipertahankanDari sektor mesin, Yamaha tidak melakukan perubahan besar. 135LC Fi tetap mengandalkan mesin satu silinder 135 cc SOHC empat katup dengan sistem pendingin cairan dan injeksi bahan bakar.Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 9,3 kW pada 8.000 rpm serta torsi puncak 12,2 Nm pada 6.000 rpm.Tenaga disalurkan melalui transmisi empat percepatan dengan sistem kopling otomatis. Pengendara tetap dapat memindahkan gigi menggunakan pedal tanpa perlu mengoperasikan tuas kopling secara manual.Konfigurasi tersebut membuat Yamaha 135LC Fi memiliki karakter yang berada di antara motor bebek konvensional dan motor bebek sport. Pengendara tetap memperoleh kendali dalam menentukan posisi gigi, tetapi pengoperasiannya lebih praktis untuk penggunaan harian.Bobot 109 KilogramUntuk menunjang pengendalian, Yamaha membekali 135LC Fi dengan rem cakram hidrolik di roda depan dan belakang. Namun, motor ini belum menggunakan sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS).Suspensi depan menggunakan model teleskopik, sedangkan bagian belakang mengandalkan peredam kejut yang dapat disesuaikan.Salah satu daya tarik 135LC Fi adalah bobotnya yang relatif ringan, yakni hanya 109 kilogram.Dimensinya memiliki panjang 1.945 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.095 mm. Tinggi jok berada di angka 775 mm, sedangkan jarak terendah ke tanah mencapai 135 mm.Motor ini menggunakan pelek 17 inci dengan ban berukuran 70/90-17 di depan dan 80/90-17 di belakang.Untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari, kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 4,6 liter. Sistem pencahayaan juga sudah menggunakan LED pada bagian depan dan belakang, sementara panel instrumennya telah mengadopsi layar digital.Premium Basket Jadi Ciri Edisi AnniversarySalah satu fitur yang cukup menarik pada edisi 20th Anniversary adalah Yamaha Premium Basket.Keranjang penyimpanan yang ditempatkan di bagian depan tersebut dilengkapi penutup untuk membantu melindungi barang bawaan dari hujan. Yamaha juga menyematkan port USB Type-C sehingga pengguna dapat mengisi daya perangkat elektronik.Untuk pasar Malaysia, Yamaha 135LC Fi 2026 versi standar dipasarkan dengan harga 8.298 ringgit Malaysia. Sementara versi 20th Anniversary Limited Edition dibanderol 8.798 ringgit Malaysia.Harga tersebut belum termasuk biaya pendaftaran dan asuransi. Jika dikonversikan secara kasar, harganya berada di kisaran Rp33 juta untuk versi standar dan Rp35 juta untuk edisi terbatas, tergantung nilai tukar.Setiap pembelian juga mendapatkan disc lock Yamaha serta garansi selama dua tahun atau 20.000 kilometer untuk cacat produksi.Belum Dijual di IndonesiaYamaha 135LC pertama kali diperkenalkan di Malaysia pada 2006 dan kemudian berkembang menjadi salah satu motor bebek bergaya sport yang cukup populer di negara tersebut.Generasi 135LC Fi hadir pada 2022 dengan sejumlah pembaruan, termasuk penggunaan sistem injeksi dan mesin berpendingin cairan.Memasuki usia 20 tahun, Yamaha memilih mempertahankan karakter mekanikal motor tersebut sembari memberikan penyegaran melalui pilihan warna dan edisi khusus. Dengan produksi yang hanya 5.000 unit, versi 20th Anniversary berpotensi menjadi buruan kolektor dan penggemar Yamaha 135LC di Malaysia.Namun, bagi konsumen Indonesia, motor ini masih sebatas produk pasar Malaysia. Yamaha 135LC Fi dengan spesifikasi tersebut belum dipasarkan secara resmi oleh Yamaha Indonesia.
Otomotif
| Rabu, 26 Agustus 2026

Jelajahi 6 Pulau, MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 Tempuh 3.300 Km
Perjalanan panjang MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 akhirnya mencapai garis akhir. Setelah melewati sembilan etape, ekspedisi touring bersama jajaran skutik premium MAXI Yamaha tersebut menempuh lebih dari 3.300 kilometer melintasi 36 kota dan kabupaten di enam pulau besar Indonesia.Rangkaian perjalanan ini membawa peserta menjelajahi Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, hingga Sulawesi. Selain menguji performa dan kenyamanan skutik MAXI Yamaha di berbagai kondisi jalan, perjalanan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata, budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat di berbagai daerah.Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan MTBN menjadi salah satu cara Yamaha memperkuat citra MAXI Yamaha sebagai skutik yang mendukung aktivitas touring jarak jauh.“Melalui MTBN, kami ingin semakin mempertegas image MAXI Yamaha sebagai skutik ‘Raja Touring’, karena tidak hanya memiliki performa dan durabilitas yang mumpuni, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur unggulan yang sangat mendukung kenyamanan perjalanan jarak jauh,” ujar Rifki.Sembilan Etape Menyusuri NusantaraPerjalanan MTBN 2026 dimulai dari Danau Toba, Sumatera Utara. Peserta menyusuri Balige, Pulau Samosir, Tele, Pangururan, Bukit Holbung, hingga sejumlah perkampungan adat Batak.Dari Sumatera Utara, rombongan bergerak ke Bengkulu pada etape kedua. Perjalanan memadukan jalur pegunungan dan pesisir, sekaligus membawa peserta mengenal sejumlah lokasi bersejarah seperti Rumah Fatmawati dan Rumah Pengasingan Bung Karno.Etape ketiga berlanjut ke Lampung. Keindahan pesisir Lampung Selatan dan Pulau Pahawang menjadi tujuan utama. Peserta juga melakukan snorkeling serta kegiatan penanaman mangrove bersama komunitas Journalist MAX Community (JMC).Memasuki Pulau Jawa, MTBN mengeksplorasi Jawa Barat melalui Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka hingga Cirebon. Jalur Cijapati, Kampung Naga, Panyaweuyan, Ciboer Pass, hingga Keraton Kasepuhan menjadi bagian dari perjalanan.Etape kelima membawa peserta menyusuri jalur selatan Pulau Jawa menuju Pacitan, Jawa Timur. Selain melewati jalur perbukitan dan pesisir, rombongan mengunjungi Pantai Srau, Tanjung Klayar, serta menyusuri Sungai Maron menggunakan kapal nelayan.Perjalanan kemudian berlanjut ke Bali. Kintamani dan Danau Batur menjadi destinasi utama sebelum rombongan bergerak menuju Pantai Amed. Peserta juga merasakan pengalaman menyusuri Danau Batur menggunakan kapal tradisional Songan.Dari Bali, MTBN bergerak menuju Lombok dengan konsep eksplorasi 360 derajat. Peserta mengunjungi Desa Adat Sade, Pertamina Mandalika International Circuit, Sembalun, Pantai Senggigi, Mekaki Hills hingga Bukit Sekotong.Menembus Rimba KalimantanMemasuki Kalimantan, perjalanan mengusung tema Explore Borneo dengan rute Sampit menuju Pangkalan Bun.Dari Pangkalan Bun, peserta melanjutkan perjalanan menuju Taman Nasional Tanjung Puting menggunakan kapal tradisional kelotok. Perjalanan menyusuri sungai di tengah hutan tropis tersebut sekaligus memperkenalkan upaya konservasi orangutan.Rombongan juga bertemu dengan komunitas MAXI Yamaha setempat dan menikmati suasana Sungai Arut yang menjadi salah satu ikon Pangkalan Bun sekaligus bagian penting dari aktivitas masyarakat.Tana Toraja Jadi PenutupSetelah menempuh perjalanan lintas pulau, MTBN 2026 ditutup di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.Etape kesembilan menjadi salah satu bagian paling menantang dengan jarak sekitar 800 kilometer selama empat hari. Peserta menghadapi berbagai karakter jalan, mulai dari kawasan perkotaan dan pesisir hingga jalur pegunungan dengan tanjakan, turunan, serta tikungan tajam.Sejumlah destinasi ikonik Toraja turut disambangi, di antaranya Buntu Burake, Negeri di Atas Awan Lolai, kawasan adat Kete Kesu, hingga Lembah Ollon.Perjalanan di Lembah Ollon menjadi salah satu penutup paling berkesan karena peserta dapat menikmati panorama perbukitan dan lembah hijau khas Toraja.Dengan berakhirnya etape kesembilan tersebut, seluruh rangkaian MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 resmi tuntas.Tak hanya menjadi perjalanan touring, ekspedisi ini juga menjadi upaya Yamaha untuk memperkenalkan keragaman Indonesia sekaligus menunjukkan kemampuan jajaran MAXI Yamaha dalam menemani perjalanan jarak jauh di berbagai karakter medan.Rangkaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Yamaha sebagai “KANDO” Creating Company dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang dekat dengan minat dan gaya hidup konsumennya.
Otomotif
| Sabtu, 22 Agustus 2026

Yamaha Ramaikan BNI WondrX di ICE BSD, Tawarkan Promo Pembelian Motor
Yamaha turut meramaikan gelaran BNI WondrX “Experience The Xtraordinary” yang berlangsung di ICE BSD City Hall, Tangerang, pada 21–23 Agustus 2026.Pameran yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB tersebut memadukan pameran produk, layanan, promosi, dan hiburan. Yamaha hadir dengan berbagai model motor sekaligus menawarkan program promo khusus bagi pengunjung.Pada kategori Classy Yamaha, pengunjung dapat melihat langsung Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid. Yamaha juga membawa Fazzio Hybrid Special Edition dengan warna Sunset Blue, yang baru diperkenalkan pada Agustus 2026.Sementara itu, lini MAXi Yamaha turut meramaikan booth dengan sejumlah skutik premium, mulai dari TMAX, XMAX, NMAX “TURBO” Tech MAX, AEROX ALPHA “TURBO”, hingga LEXi LX.Yamaha juga menghadirkan GEAR Ultima Hybrid Smart yang diperkenalkan pada April lalu. Varian tersebut menjadi salah satu perhatian karena telah dibekali fitur Smart Key System.Tak hanya skutik, pengunjung juga dapat melihat langsung model sport Yamaha seperti XSR 155 dan WR 155 R.General Manager Sales PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Jaya Utama Harianto, mengatakan keikutsertaan Yamaha dalam BNI WondrX menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendekatkan diri dengan konsumen.“Kami ingin memberikan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen, lebih dari sekadar berkendara. Ambil bagian dalam acara itu memungkinkan Yamaha menjangkau konsumen melalui momen berkesan,” ujar Jaya.Ada Promo Bunga 0 PersenSelain memamerkan berbagai produk, Yamaha juga menawarkan sejumlah program pembelian khusus hasil kerja sama dengan BNI.Untuk program fleksi dan tabungan, tersedia fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dengan potongan harga.Sementara melalui program kartu kredit, konsumen berkesempatan mendapatkan fasilitas bunga 0 persen dengan pilihan tenor 3, 6, dan 12 bulan.Ada pula promo cashback Rp180.000 bagi pengguna kartu kredit dengan minimum transaksi Rp8 juta. Promo tersebut berlaku untuk 15 orang pertama.Setiap transaksi melalui program promo yang tersedia juga berkesempatan memperoleh merchandise menarik dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Bisa Test RidePengunjung tidak hanya dapat melihat produk Yamaha dari dekat. Yamaha juga menyediakan sesi test ride NMAX “TURBO”, Fazzio, dan GEAR Ultima.Kesempatan tersebut memungkinkan pengunjung merasakan langsung karakter dan fitur dari sejumlah model Yamaha yang ditampilkan dalam pameran.Dengan kombinasi pameran produk, test ride, dan berbagai program promo, kehadiran Yamaha menjadi salah satu bagian dari rangkaian pengalaman yang ditawarkan BNI WondrX di ICE BSD City.
Otomotif
| Sabtu, 22 Agustus 2026







