Internasional
Korut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping
Pemerintah Korea Utara menegaskan bahwa status mereka sebagai negara bersenjata nuklir kini bersifat absolut dan tidak dapat diganggu gugat. Pernyataan keras tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika diplomatik di kawasan Asia Timur, hanya sehari sebelum kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang. Pernyataan itu disampaikan oleh Kim Yo-jong, adik sekaligus figur berpengaruh dalam lingkaran elite pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Ia menegaskan bahwa program senjata pemusnah massal negaranya bukanlah objek negosiasi politik, sekaligus menolak seluruh tekanan internasional yang mendorong denuklirisasi. Kim Yo-jong juga menyatakan bahwa upaya untuk memaksa Korea Utara meninggalkan kemampuan nuklirnya tidak dapat diterima, menandai sikap yang semakin tegas dari Pyongyang terhadap komunitas internasional. Pernyataan ini muncul di saat yang sensitif, karena Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Korea Utara atas undangan langsung Kim Jong-un. Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir dan dinilai memiliki bobot geopolitik tinggi di tengah ketegangan global yang meningkat. Sebelumnya, Xi Jinping juga telah melakukan sejumlah pertemuan dengan pemimpin negara besar lain, termasuk Amerika Serikat, dalam upaya membahas stabilitas kawasan, termasuk isu denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, Pyongyang kini kembali menegaskan posisinya secara sepihak. Di sisi lain, China disebut tetap mendorong pendekatan diplomatik untuk meredakan ketegangan, meski tidak merinci secara terbuka isi pembicaraan terkait isu nuklir tersebut. Dengan penegasan terbaru dari Korea Utara ini, ruang diplomasi di kawasan diperkirakan semakin kompleks, terutama dalam upaya menyeimbangkan kepentingan antara Pyongyang, Beijing, dan negara-negara Barat.
Internasional
| Minggu, 7 Juni 2026

Trending
Menlu Sugiono dan Marco Rubio Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan RI-AS dan Dukung Pemulihan Palestina
Internasional
| Jumat, 20 Februari 2026

PM Pakistan dan Menlu Afghanistan Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Teheran
Internasional
| Jumat, 3 Juli 2026

Ukraina Minta Bantuan Pertahanan Udara ke AS di Tengah Lonjakan Serangan Rusia
Internasional
| Senin, 1 Juni 2026

Korban Perang Rusia-Ukraina Diperkirakan Tembus 2 Juta Orang
Internasional
| Kamis, 2 Juli 2026

Komite PBB Desak Israel Cabut UU Hukuman Mati bagi Warga Palestina, Dinilai Diskriminasi Rasial
Internasional
| Jumat, 1 Mei 2026

Profil 3 Korban Tewas Penembakan Massal di Masjid San Diego
Internasional
| Kamis, 21 Mei 2026

China Protes Kapal Perang Jepang Masuk Selat Taiwan, Sebut Provokasi Serius
Internasional
| Sabtu, 18 April 2026

Media Israel Sebut Turki Kini Lebih Mengancam daripada Iran
Internasional
| Rabu, 24 Juni 2026

Konflik Iran Ganggu Deportasi Migran, AS Tunda Penerbangan Pemulangan
Internasional
| Jumat, 27 Maret 2026

Trump Ancam Gempur Iran Lagi usai Sebut MoU Perdamaian "Sudah Berakhir"
Internasional
| Rabu, 8 Juli 2026

Berita Terbaru
Internasional

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Ditemukan Masuk Negara
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan pemerintah akan mendeportasi setiap warga negara Israel yang ditemukan berada di wilayah Malaysia. Kebijakan itu ditegaskan karena Malaysia tidak mengakui maupun menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan Anwar saat menanggapi isu dugaan adanya warga Israel yang memasuki Malaysia menggunakan dua dokumen kewarganegaraan. "Kami sedang menyelidiki. Kami tidak mengizinkannya. Jika ada, tentu saja ada tindakan yang harus diambil. Apabila ada warga negara Israel, mereka akan segera diusir (dari Malaysia) karena kami tidak mengakui (negara) mereka," kata Anwar, Rabu (15/7). Anwar mengatakan seluruh lembaga terkait telah melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut. Ia menambahkan kementerian terkait akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan. "Semua lembaga telah melakukan penyelidikan. Saya yakin Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Dr. Zambry Abdul Kadir akan memberikan jawaban," ujarnya. Isu tersebut mencuat setelah muncul dugaan sejumlah warga Israel memasuki Malaysia melalui negara bagian Johor dengan menggunakan paspor dari negara lain. Pemerintah Negara Bagian Johor sebelumnya meminta Kementerian Dalam Negeri serta instansi terkait menyelidiki operasional sebuah "Network School" di kawasan Forest City yang diduga diikuti oleh warga negara Israel. Menteri Besar Johor Onn Hafiz Ghazi mengatakan warga Israel tersebut diduga menggunakan paspor negara lain untuk masuk ke Malaysia dan mengikuti program di sekolah tersebut. Dugaan itu memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Malaysia hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan secara konsisten menolak pengakuan terhadap negara tersebut. Karena itu, pemerintah menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan warga negara Israel memasuki wilayah Malaysia.
Internasional
| Sabtu, 18 Juli 2026
Internasional

Laporan CNN: Azerbaijan Disebut Jadi Basis Operasi Rahasia Israel saat Perang dengan Iran
Sebuah laporan investigasi CNN mengungkap bahwa Azerbaijan diduga menjadi salah satu lokasi operasi rahasia Israel selama konflik bersenjata dengan Iran. Menurut laporan tersebut, Israel mengirim personel elite militer dan intelijen secara diam-diam ke Azerbaijan sebagai bagian dari jaringan operasi rahasia di Timur Tengah untuk mendukung misi terhadap Iran. Mengutip sumber anonim, pasukan Israel disebut beroperasi di wilayah selatan Azerbaijan yang berbatasan langsung dengan Iran, kurang dari 100 kilometer dari Kota Tabriz. Dua sumber lain menyebut unit komando khusus Israel juga dikerahkan ke wilayah tersebut untuk menjalankan misi pengumpulan intelijen serta operasi menggunakan drone. Keberadaan tim itu disebut memberikan keuntungan strategis bagi Israel untuk memantau aktivitas di wilayah utara Iran selama konflik berlangsung. CNN menyebut ini merupakan kali pertama informasi mengenai pengerahan rahasia pasukan Israel ke Azerbaijan dilaporkan secara terbuka. Laporan tersebut juga mengungkap bahwa Azerbaijan merupakan salah satu dari sejumlah titik operasi militer rahasia Israel di kawasan Timur Tengah. Selain di Azerbaijan, fasilitas serupa disebut berada di Irak, Uni Emirat Arab, dan Somaliland. Awalnya, keberadaan pasukan itu dirancang sebagai tim penyelamat jika terjadi keadaan darurat. Namun, menurut laporan tersebut, peran mereka kemudian berkembang menjadi operasi intelijen dan dukungan militer. Azerbaijan merupakan negara di kawasan Kaukasus yang mayoritas penduduknya beragama Islam beraliran Syiah, dengan persentase sekitar 60 persen dari total populasi. Hingga laporan tersebut dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Azerbaijan maupun Israel terkait klaim mengenai keberadaan operasi rahasia tersebut.
Internasional
| Sabtu, 18 Juli 2026
Internasional

Iran Ancam Israel: Setiap Serangan Akan Dibalas, Tak Ada yang Aman
Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Bagher Zolghadr memperingatkan Israel agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran. Ia menegaskan setiap serangan akan dibalas dan Israel tidak akan luput dari respons Teheran. Pernyataan tersebut disampaikan Zolghadr di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. "Seperti yang sudah kami umumkan, setiap serangan terhadap infrastruktur akan dibalas," kata Zolghadr pada Jumat (10/7). Ia kemudian menegaskan bahwa Israel akan menjadi sasaran balasan jika kembali menyerang Iran. "Dan rezim Zionis kriminal yang bertanggung jawab atas kekejaman ini tak akan aman dari tanggapan pejuang kami," ujarnya. Ketegangan kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (8/7) menyatakan nota kesepahaman (MoU) antara Washington dan Teheran telah berakhir. Tak lama kemudian, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan kembali menggempur Iran pada malam harinya. Militer AS selanjutnya melancarkan serangan ke berbagai target di wilayah Iran. Menurut laporan, serangan tersebut menyasar ratusan target, termasuk sejumlah infrastruktur sipil seperti jembatan kereta api. Penyerangan terhadap fasilitas sipil dalam konflik bersenjata dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional. Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Meski serangan kedua belah pihak untuk sementara dilaporkan telah mereda, proses negosiasi terkait nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran disebut masih terus berlangsung. Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel meningkat sejak operasi militer gabungan yang dimulai pada Februari lalu. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya dan memicu eskalasi konflik di kawasan.
Internasional
| Jumat, 10 Juli 2026
Berita Populer
Internasional

Korut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping
Pemerintah Korea Utara menegaskan bahwa status mereka sebagai negara bersenjata nuklir kini bersifat absolut dan tidak dapat diganggu gugat. Pernyataan keras tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika diplomatik di kawasan Asia Timur, hanya sehari sebelum kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang. Pernyataan itu disampaikan oleh Kim Yo-jong, adik sekaligus figur berpengaruh dalam lingkaran elite pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Ia menegaskan bahwa program senjata pemusnah massal negaranya bukanlah objek negosiasi politik, sekaligus menolak seluruh tekanan internasional yang mendorong denuklirisasi. Kim Yo-jong juga menyatakan bahwa upaya untuk memaksa Korea Utara meninggalkan kemampuan nuklirnya tidak dapat diterima, menandai sikap yang semakin tegas dari Pyongyang terhadap komunitas internasional. Pernyataan ini muncul di saat yang sensitif, karena Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Korea Utara atas undangan langsung Kim Jong-un. Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir dan dinilai memiliki bobot geopolitik tinggi di tengah ketegangan global yang meningkat. Sebelumnya, Xi Jinping juga telah melakukan sejumlah pertemuan dengan pemimpin negara besar lain, termasuk Amerika Serikat, dalam upaya membahas stabilitas kawasan, termasuk isu denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, Pyongyang kini kembali menegaskan posisinya secara sepihak. Di sisi lain, China disebut tetap mendorong pendekatan diplomatik untuk meredakan ketegangan, meski tidak merinci secara terbuka isi pembicaraan terkait isu nuklir tersebut. Dengan penegasan terbaru dari Korea Utara ini, ruang diplomasi di kawasan diperkirakan semakin kompleks, terutama dalam upaya menyeimbangkan kepentingan antara Pyongyang, Beijing, dan negara-negara Barat.
Internasional
| Minggu, 7 Juni 2026
Internasional

Menlu Sugiono dan Marco Rubio Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan RI-AS dan Dukung Pemulihan Palestina
PIFA, Internasional - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Menlu Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan kembali komitmen bersama untuk meningkatkan kemitraan strategis bilateral serta kerja sama dalam mendukung pemulihan di Palestina. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan bilateral di Washington DC, Kamis (19/2) waktu setempat. Pada hari yang sama, pertemuan tingkat kepala negara Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) juga digelar. “Diskusi yang produktif dengan Menlu AS Marco Rubio di Washington DC untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif RI-AS,” kata Sugiono melalui akun media sosial X, Jumat. Selain membahas penguatan hubungan bilateral, kedua Menlu juga berkomitmen meningkatkan kerja sama dalam memajukan stabilitas kawasan dan perdamaian global, termasuk di Palestina, khususnya Jalur Gaza. Dalam kesempatan itu, Sugiono menegaskan komitmen teguh Indonesia terhadap rakyat Palestina serta pentingnya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui implementasi solusi dua negara sesuai hukum internasional. Sementara itu, Rubio turut mengonfirmasi pertemuan tersebut melalui akun X miliknya dan menyatakan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan ekonomi dan keamanan bilateral. “Indonesia adalah mitra penting dalam mendorong kawasan Indo-Pasifik yang aman dan makmur,” kata Rubio. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian sebagai anggota pendiri badan yang dipimpin Presiden AS Donald Trump tersebut. Unggahan kedua Menlu di media sosial masing-masing turut memuat foto bersama dengan latar belakang bendera Indonesia dan Amerika Serikat. Selain bertemu Rubio, Sugiono juga melakukan pertemuan bilateral terpisah dengan Menlu Mesir Badr Abdelatty, Menlu Pakistan Ishaq Dar, dan Menlu Yordania Ayman Safadi di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (18/2) waktu setempat. Dalam rangkaian pertemuan tersebut, para Menlu membahas dinamika geopolitik internasional serta dukungan terhadap Palestina. Sugiono juga menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam mendukung gencatan senjata dan perlindungan warga sipil di Palestina, khususnya di Jalur Gaza.
Internasional
| Jumat, 20 Februari 2026
Internasional

PM Pakistan dan Menlu Afghanistan Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Teheran
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bersama Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Jumat (3/7). Televisi pemerintah Iran menayangkan Shehbaz Sharif datang didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir saat memberikan penghormatan di depan peti jenazah Ali Khamenei. Asim Munir diketahui memimpin delegasi Pakistan yang berperan sebagai negara mediator dalam upaya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran. Selain delegasi Pakistan, Menlu Afghanistan dari pemerintahan Taliban, Amir Khan Muttaqi, juga terlihat menghadiri prosesi penghormatan terakhir tersebut. Iran menjadwalkan rangkaian upacara penghormatan dan pemakaman Ali Khamenei di beberapa kota. Prosesi penghormatan digelar di Teheran pada Sabtu (4/7), kemudian dilanjutkan di Kota Qom pada 7 Juli. Jenazah selanjutnya akan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, pada 9 Juli. Peti jenazah Ali Khamenei tiba di Teheran pada Jumat untuk menjalani prosesi penghormatan terakhir. Otoritas Iran memperkirakan jutaan warga akan memadati ibu kota guna memberikan penghormatan kepada tokoh tertinggi umat Syiah tersebut. Pada hari yang sama, Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Ahmad Vahidi juga terlihat hadir di Masjid Agung Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran Vahidi menjadi sorotan karena merupakan penampilan publik pertamanya sejak pecahnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Selama perang berlangsung, ia disebut jarang tampil di hadapan publik. Media Iran Fars menayangkan foto Vahidi yang meletakkan tangan di atas peti jenazah Ali Khamenei sambil memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Internasional
| Jumat, 3 Juli 2026
Feeds
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Ditemukan Masuk Negara
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan pemerintah akan mendeportasi setiap warga negara Israel yang ditemukan berada di wilayah Malaysia. Kebijakan itu ditegaskan karena Malaysia tidak mengakui maupun menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan Anwar saat menanggapi isu dugaan adanya warga Israel yang memasuki Malaysia menggunakan dua dokumen kewarganegaraan. "Kami sedang menyelidiki. Kami tidak mengizinkannya. Jika ada, tentu saja ada tindakan yang harus diambil. Apabila ada warga negara Israel, mereka akan segera diusir (dari Malaysia) karena kami tidak mengakui (negara) mereka," kata Anwar, Rabu (15/7). Anwar mengatakan seluruh lembaga terkait telah melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut. Ia menambahkan kementerian terkait akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan. "Semua lembaga telah melakukan penyelidikan. Saya yakin Menteri Pendidikan Tinggi Datuk Seri Dr. Zambry Abdul Kadir akan memberikan jawaban," ujarnya. Isu tersebut mencuat setelah muncul dugaan sejumlah warga Israel memasuki Malaysia melalui negara bagian Johor dengan menggunakan paspor dari negara lain. Pemerintah Negara Bagian Johor sebelumnya meminta Kementerian Dalam Negeri serta instansi terkait menyelidiki operasional sebuah "Network School" di kawasan Forest City yang diduga diikuti oleh warga negara Israel. Menteri Besar Johor Onn Hafiz Ghazi mengatakan warga Israel tersebut diduga menggunakan paspor negara lain untuk masuk ke Malaysia dan mengikuti program di sekolah tersebut. Dugaan itu memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Malaysia hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan secara konsisten menolak pengakuan terhadap negara tersebut. Karena itu, pemerintah menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan warga negara Israel memasuki wilayah Malaysia.
Internasional
| Sabtu, 18 Juli 2026

Laporan CNN: Azerbaijan Disebut Jadi Basis Operasi Rahasia Israel saat Perang dengan Iran
Sebuah laporan investigasi CNN mengungkap bahwa Azerbaijan diduga menjadi salah satu lokasi operasi rahasia Israel selama konflik bersenjata dengan Iran. Menurut laporan tersebut, Israel mengirim personel elite militer dan intelijen secara diam-diam ke Azerbaijan sebagai bagian dari jaringan operasi rahasia di Timur Tengah untuk mendukung misi terhadap Iran. Mengutip sumber anonim, pasukan Israel disebut beroperasi di wilayah selatan Azerbaijan yang berbatasan langsung dengan Iran, kurang dari 100 kilometer dari Kota Tabriz. Dua sumber lain menyebut unit komando khusus Israel juga dikerahkan ke wilayah tersebut untuk menjalankan misi pengumpulan intelijen serta operasi menggunakan drone. Keberadaan tim itu disebut memberikan keuntungan strategis bagi Israel untuk memantau aktivitas di wilayah utara Iran selama konflik berlangsung. CNN menyebut ini merupakan kali pertama informasi mengenai pengerahan rahasia pasukan Israel ke Azerbaijan dilaporkan secara terbuka. Laporan tersebut juga mengungkap bahwa Azerbaijan merupakan salah satu dari sejumlah titik operasi militer rahasia Israel di kawasan Timur Tengah. Selain di Azerbaijan, fasilitas serupa disebut berada di Irak, Uni Emirat Arab, dan Somaliland. Awalnya, keberadaan pasukan itu dirancang sebagai tim penyelamat jika terjadi keadaan darurat. Namun, menurut laporan tersebut, peran mereka kemudian berkembang menjadi operasi intelijen dan dukungan militer. Azerbaijan merupakan negara di kawasan Kaukasus yang mayoritas penduduknya beragama Islam beraliran Syiah, dengan persentase sekitar 60 persen dari total populasi. Hingga laporan tersebut dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Azerbaijan maupun Israel terkait klaim mengenai keberadaan operasi rahasia tersebut.
Internasional
| Sabtu, 18 Juli 2026

Iran Ancam Israel: Setiap Serangan Akan Dibalas, Tak Ada yang Aman
Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Bagher Zolghadr memperingatkan Israel agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran. Ia menegaskan setiap serangan akan dibalas dan Israel tidak akan luput dari respons Teheran. Pernyataan tersebut disampaikan Zolghadr di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. "Seperti yang sudah kami umumkan, setiap serangan terhadap infrastruktur akan dibalas," kata Zolghadr pada Jumat (10/7). Ia kemudian menegaskan bahwa Israel akan menjadi sasaran balasan jika kembali menyerang Iran. "Dan rezim Zionis kriminal yang bertanggung jawab atas kekejaman ini tak akan aman dari tanggapan pejuang kami," ujarnya. Ketegangan kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (8/7) menyatakan nota kesepahaman (MoU) antara Washington dan Teheran telah berakhir. Tak lama kemudian, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan kembali menggempur Iran pada malam harinya. Militer AS selanjutnya melancarkan serangan ke berbagai target di wilayah Iran. Menurut laporan, serangan tersebut menyasar ratusan target, termasuk sejumlah infrastruktur sipil seperti jembatan kereta api. Penyerangan terhadap fasilitas sipil dalam konflik bersenjata dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional. Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Meski serangan kedua belah pihak untuk sementara dilaporkan telah mereda, proses negosiasi terkait nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran disebut masih terus berlangsung. Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel meningkat sejak operasi militer gabungan yang dimulai pada Februari lalu. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya dan memicu eskalasi konflik di kawasan.
Internasional
| Jumat, 10 Juli 2026

Erdogan Dilaporkan Beri Hadiah Pistol kepada Para Pemimpin Negara usai KTT NATO
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan memberikan pistol sebagai hadiah kepada para kepala negara dan pemimpin yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara. Menurut laporan Politico yang dikutip AFP, dua pejabat Uni Eropa mengonfirmasi bahwa Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menerima sepucuk pistol beserta sekotak amunisi sebagai cendera mata dari Erdogan. Salah seorang pejabat mengatakan tim keamanan Antonio Costa langsung mengamankan pistol tersebut untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. "Kami akan mengikuti prosedur Belgia untuk membawa ke Belgia dan kemudian kami akan menyimpan sesuai dengan persyaratan keamanan yang ditetapkan Sekretariat Jenderal Dewan," ujar sumber tersebut. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga mengungkapkan bahwa dirinya menerima hadiah serupa. Menurut laporan Press Association, pistol tersebut bahkan diukir dengan nama masing-masing pemimpin dan disertai kotak amunisi. Namun, Starmer mengaku tidak dapat membawa hadiah itu pulang ke Inggris karena aturan hukum di negaranya. Ia mengatakan pistol tersebut harus ditinggalkan di Turki meski pemerintah Turki telah mencabut pembatasan ekspor untuk hadiah tersebut. Hingga kini, Kantor Perdana Menteri Inggris belum merilis foto maupun pernyataan resmi mengenai hadiah itu. Pemerintah Turki juga belum memberikan tanggapan. KTT NATO digelar di Ankara pada 7–8 Juni dan dihadiri para pemimpin negara anggota aliansi, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sejumlah tamu undangan juga menghadiri pertemuan tersebut, di antaranya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung. Pertemuan tingkat tinggi itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali memanas.
Internasional
| Kamis, 9 Juli 2026

Kemlu: 61 WNI Ditangkap dalam Penggerebekan Sindikat Online Scam di Timor Leste
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan sebanyak 61 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat Timor Leste karena diduga terlibat dalam sindikat penipuan daring (online scam). Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan para WNI tersebut diamankan saat otoritas Timor Leste menggerebek sebuah pusat online scam pada 27 Juni lalu. "Berdasarkan catatan kami, pada tanggal 27 Juni, ada 67 WNI yang tertangkap, dengan enam di antaranya melarikan diri," kata Heni dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (9/7). Heni menjelaskan seluruh WNI yang masih ditahan saat ini tengah menjalani proses penyelidikan oleh aparat Timor Leste. Dari hasil penyelidikan sementara, satu orang WNI diduga berperan sebagai penyelia atau supervisor bagi kelompok tersebut. Sementara itu, enam WNI yang melarikan diri saat penggerebekan hingga kini belum diketahui keberadaannya. "Kami masih memantau apakah kemudian para WNI yang ditangkap bisa segera dipulangkan apa tidak," ujar Heni. Kemlu bersama Perwakilan RI di Timor Leste terus melakukan pendampingan terhadap para WNI yang terjerat kasus tersebut. Heni juga mengungkapkan sedikitnya lima dari para WNI yang ditangkap diketahui sebelumnya pernah bekerja di Kamboja. Menurutnya, hal itu sejalan dengan tren perpindahan jaringan penipuan daring ke negara-negara Asia Tenggara lainnya setelah pemerintah Kamboja memperketat pemberantasan pusat-pusat online scam. "Menyusul razia terhadap pusat online scam di Kamboja, para WNI eks-Kamboja menyebar ke sejumlah negara seperti Timor Leste," katanya. Berdasarkan data KBRI Phnom Penh, sepanjang Januari hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 12.019 WNI mengajukan fasilitasi pemulangan ke Indonesia. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan total kasus sepanjang 2025 yang mencapai 5.088 orang. Meski proses pemulangan terus dilakukan, KBRI Phnom Penh mencatat masih ada WNI yang datang ke Kamboja untuk bekerja dalam jaringan penipuan daring, yang kemudian diduga berpindah ke negara lain di kawasan, termasuk Timor Leste.
Internasional
| Kamis, 9 Juli 2026

Trump Ancam Gempur Iran Lagi usai Sebut MoU Perdamaian "Sudah Berakhir"
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya kemungkinan akan kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu (8/7) malam, setelah menuding Teheran menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers menjelang pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turki. Trump menuduh Iran mengerahkan sejumlah drone dan rudal yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz. "Mereka meluncurkan serangkaian drone dan satu rudal ke kapal-kapal, karena mereka berada di selat, yang mana mereka berhak berada di sana," kata Trump. Menurut Trump, tudingan tersebut menjadi alasan Amerika Serikat menggempur target-target militer Iran di kawasan Selat Hormuz sehari sebelumnya. Ia kemudian mengisyaratkan serangan lanjutan terhadap Iran. "Kita mungkin akan menyerang mereka lagi dengan keras malam ini. Aku akan memberi mereka sedikit peringatan," ujarnya. "Kita akan memberi mereka pukulan telak malam ini. Tapi kita lihat saja bagaimana hasilnya nanti," tambah Trump. Sebelumnya, Trump juga menyatakan nota kesepahaman (MoU) perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran sudah tidak lagi berlaku. "Buat saya itu sudah berakhir," kata Trump di sela KTT NATO. "Itu cuma menghabiskan waktu membuat kesepakatan dengan mereka," lanjutnya. MoU tersebut ditandatangani pada awal Juni oleh Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian melalui mediasi tanpa pertemuan langsung. Kesepakatan itu memuat komitmen kedua negara untuk menghentikan seluruh bentuk serangan serta memberikan waktu 60 hari bagi Washington dan Teheran untuk merundingkan penyelesaian konflik secara permanen. Pernyataan terbaru Trump menandai meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, meski sebelumnya kedua negara tengah menjalani proses negosiasi berdasarkan kesepakatan tersebut.
Internasional
| Rabu, 8 Juli 2026

Uni Eropa Tegaskan Dukung Denmark dan Greenland usai Trump Kembali Singgung Aneksasi
Uni Eropa menegaskan bahwa masa depan Greenland merupakan hak rakyat Greenland dan Denmark, menyusul kembali mencuatnya pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin wilayah tersebut berada di bawah kendali Washington. Juru bicara Uni Eropa, Olof Gill, menegaskan bahwa kedaulatan dan integritas wilayah merupakan prinsip dasar hukum internasional yang harus dihormati. "Integritas wilayah, kedaulatan nasional dan perbatasan merupakan prinsip dasar hukum internasional," kata Gill pada Rabu (8/7). Ia juga menegaskan dukungan Uni Eropa terhadap Denmark dan Greenland. "Uni Eropa bersama orang-orang Denmark dan Greenland," ujarnya. Pernyataan tersebut muncul setelah Trump kembali mengungkapkan ambisinya terhadap Greenland saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki, Selasa. Dalam kesempatan itu, Trump menyatakan Greenland semestinya berada di bawah kendali Amerika Serikat, bukan Denmark. Menurutnya, pemerintah Denmark tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap pulau terbesar di dunia tersebut. "Greenland seharusnya dikendalikan Amerika Serikat, bukan Denmark," kata Trump. Trump juga menilai isu Greenland telah memengaruhi hubungannya dengan negara-negara anggota NATO. "Itulah yang merusak hubungan saya dengan NATO, karena Denmark tidak membantu Greenland," ujarnya. Ia menambahkan Denmark tidak mengeluarkan biaya yang cukup untuk mengembangkan Greenland, padahal wilayah tersebut dinilai memiliki arti strategis bagi Amerika Serikat. Trump juga menyebut Washington telah banyak membantu Denmark, termasuk dalam menghadapi ancaman dari Rusia. Menanggapi pernyataan tersebut, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen kembali menegaskan bahwa Greenland bukan untuk dijual. "Sudah menjadi posisi yang diketahui umum bahwa Amerika Serikat ingin memiliki dan mengambil alih Greenland," kata Frederiksen. "Saya harap hal ini juga diketahui secara umum bahwa itu tidak akan terjadi," tegasnya. Greenland merupakan wilayah otonom Kerajaan Denmark yang memiliki pemerintahan sendiri, sementara urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri masih berada di bawah kewenangan pemerintah Denmark. Pulau yang kaya sumber daya alam dan berada di kawasan Arktik itu selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan karena nilai strategisnya secara geopolitik.
Internasional
| Rabu, 8 Juli 2026

Ketua Parlemen Iran Tegaskan Tak Akan Berdamai dengan AS dan Tolak Akui Israel
Ketua Parlemen sekaligus salah satu pemimpin Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa Teheran tidak akan berdamai dengan Amerika Serikat maupun mengakui keberadaan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan Ghalibaf saat bertemu Ketua Dewan Syura Hamas, Mohammad Darwish, di Teheran pada Minggu. Pernyataan itu sekaligus menjawab spekulasi mengenai kemungkinan tercapainya perdamaian permanen antara Iran dan Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, Ghalibaf menegaskan Iran akan terus memberikan dukungan kepada umat Muslim dan kelompok yang disebut sebagai poros perlawanan. Ia mengatakan dukungan itu mencakup bantuan politik serta kesiapan menyediakan rudal apabila diperlukan. Menurut Ghalibaf, Iran telah menetapkan sejumlah garis merah dalam perundingan dengan Amerika Serikat. Salah satu yang tidak dapat ditawar adalah dukungan terhadap poros perlawanan, termasuk Lebanon. Ia juga memastikan pemerintah Iran akan terus mengikuti perkembangan fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza. Ghalibaf menyebut Iran tidak mengubah tuntutan utamanya dalam nota kesepahaman yang ditandatangani dengan Washington melalui mediasi Qatar dan Pakistan untuk mengakhiri perang. Menurutnya, Amerika Serikat akhirnya menerima tuntutan tersebut dalam kesepakatan itu. Lebih lanjut, ia menilai kesiapan militer menjadi faktor penting untuk memperkuat posisi Iran dalam setiap perundingan. Ghalibaf berpendapat Amerika Serikat dan Israel akan memilih jalur perang apabila melihat adanya kelemahan dari pihak Iran maupun poros perlawanan. Selain itu, ia menekankan bahwa diplomasi harus mampu menjaga dan memperkuat hasil yang dicapai melalui kemampuan militer agar dapat memberikan dampak jangka panjang.
Internasional
| Selasa, 7 Juli 2026

Prabowo Mengaku Punya DNA India, Sebut Tes Genom Jadi Buktinya
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa hasil tes genom yang pernah dijalaninya menunjukkan dirinya memiliki DNA India. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Indian Community Reception di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Selasa (7/7) malam. Acara tersebut turut dihadiri Perdana Menteri India Narendra Modi dan ribuan diaspora India. "Tepat sebelum saya melakukan kunjungan resmi ke India, saya menjalani apa yang disebut tes pengurutan genom. Saya menguji DNA saya dan hasilnya saya punya DNA India," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan para hadirin. Prabowo kemudian berseloroh bahwa temuan tersebut mungkin menjadi alasan dirinya selalu ingin bergoyang setiap kali mendengar musik India. "Ini benar. Dan itulah mengapa saya rasa setiap kali saya mendengar musik, terutama musik India, saya mendapati tubuh saya bergerak," ujarnya. Ia juga menyinggung momen saat menjamu Perdana Menteri Narendra Modi di Istana Negara. Meski acara berlangsung secara resmi, Prabowo mengaku sulit menahan diri untuk tidak ikut berjoget ketika musik India diputar. Selain itu, Prabowo mengatakan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih juga gemar menyanyikan lagu-lagu India. "Sebagian besar menteri saya menyanyikan lagu-lagu India dengan sangat baik," katanya. Ini bukan kali pertama Prabowo menyampaikan pengakuan tersebut. Ia juga pernah menyinggung hasil tes genom yang menunjukkan adanya DNA India dalam dirinya saat melakukan kunjungan resmi ke India pada Januari 2025. Indonesia dan India selama ini menjalin hubungan bilateral yang erat di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, pertahanan, investasi, hingga kesehatan. Kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia juga diharapkan semakin memperkuat kerja sama strategis kedua negara.
Internasional
| Selasa, 7 Juli 2026

Menlu Sugiono Jelaskan Alasan Dubes RI Tak Bisa Masuk Area Persemayaman Khamenei
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan alasan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran tidak memperoleh akses masuk ke area persemayaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Grand Mosalla, Teheran. Sugiono mengatakan pemerintah Indonesia sebelumnya telah menerima undangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei. Namun, pemerintah memutuskan diwakili oleh Duta Besar RI di Iran karena berbagai pertimbangan teknis. "Jadi kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut. Pada saat itu, kita sudah mengatakan bahwa yang mewakili Pemerintah Indonesia adalah Duta Besar Indonesia yang ada di Iran," kata Sugiono usai menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (6/7). Menurut Sugiono, selain adanya agenda kenegaraan di dalam negeri, sejumlah pejabat tinggi pemerintah juga memiliki jadwal yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan ke Iran dalam waktu singkat. Ia kemudian mengungkapkan bahwa pada 2 Juli pemerintah menerima informasi dari otoritas Iran bahwa akses ke area persemayaman hanya diberikan kepada pejabat dengan jabatan di atas duta besar. "Kita mendapatkan konfirmasi, Iran hanya akan memberikan akses kepada pejabat di atas dubes. Jadi kita juga tidak memiliki kesempatan untuk mengirimkan pengganti," ujarnya. Meski demikian, Kementerian Luar Negeri saat ini masih berkoordinasi dengan pemerintah Iran agar Indonesia dapat menghadiri prosesi pemakaman Khamenei yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7). Sugiono mengatakan pemerintah masih menunggu jawaban dari otoritas Iran. Ia direncanakan menghadiri prosesi tersebut bersama Ketua MPR Ahmad Muzani apabila memperoleh izin. Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat tetap menghadiri acara penghormatan dan doa bersama untuk Ali Khamenei yang digelar di Grand Mosalla, Teheran, Sabtu (4/7), bersama sejumlah warga negara Indonesia yang berada di Iran. Dalam dokumentasi yang diunggah KBRI Teheran, terlihat ribuan warga memadati kompleks masjid untuk memberikan penghormatan terakhir. Banyak pelayat membawa bendera Iran dan foto mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Internasional
| Senin, 6 Juli 2026


Berita Rekomendasi
Internasional

Korut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping
Pemerintah Korea Utara menegaskan bahwa status mereka sebagai negara bersenjata nuklir kini bersifat absolut dan tidak dapat diganggu gugat. Pernyataan keras tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika diplomatik di kawasan Asia Timur, hanya sehari sebelum kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang. Pernyataan itu disampaikan oleh Kim Yo-jong, adik sekaligus figur berpengaruh dalam lingkaran elite pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Ia menegaskan bahwa program senjata pemusnah massal negaranya bukanlah objek negosiasi politik, sekaligus menolak seluruh tekanan internasional yang mendorong denuklirisasi. Kim Yo-jong juga menyatakan bahwa upaya untuk memaksa Korea Utara meninggalkan kemampuan nuklirnya tidak dapat diterima, menandai sikap yang semakin tegas dari Pyongyang terhadap komunitas internasional. Pernyataan ini muncul di saat yang sensitif, karena Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Korea Utara atas undangan langsung Kim Jong-un. Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir dan dinilai memiliki bobot geopolitik tinggi di tengah ketegangan global yang meningkat. Sebelumnya, Xi Jinping juga telah melakukan sejumlah pertemuan dengan pemimpin negara besar lain, termasuk Amerika Serikat, dalam upaya membahas stabilitas kawasan, termasuk isu denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, Pyongyang kini kembali menegaskan posisinya secara sepihak. Di sisi lain, China disebut tetap mendorong pendekatan diplomatik untuk meredakan ketegangan, meski tidak merinci secara terbuka isi pembicaraan terkait isu nuklir tersebut. Dengan penegasan terbaru dari Korea Utara ini, ruang diplomasi di kawasan diperkirakan semakin kompleks, terutama dalam upaya menyeimbangkan kepentingan antara Pyongyang, Beijing, dan negara-negara Barat.
Internasional
| Minggu, 7 Juni 2026
Internasional

Menlu Sugiono dan Marco Rubio Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan RI-AS dan Dukung Pemulihan Palestina
PIFA, Internasional - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Menlu Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan kembali komitmen bersama untuk meningkatkan kemitraan strategis bilateral serta kerja sama dalam mendukung pemulihan di Palestina. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan bilateral di Washington DC, Kamis (19/2) waktu setempat. Pada hari yang sama, pertemuan tingkat kepala negara Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) juga digelar. “Diskusi yang produktif dengan Menlu AS Marco Rubio di Washington DC untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif RI-AS,” kata Sugiono melalui akun media sosial X, Jumat. Selain membahas penguatan hubungan bilateral, kedua Menlu juga berkomitmen meningkatkan kerja sama dalam memajukan stabilitas kawasan dan perdamaian global, termasuk di Palestina, khususnya Jalur Gaza. Dalam kesempatan itu, Sugiono menegaskan komitmen teguh Indonesia terhadap rakyat Palestina serta pentingnya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui implementasi solusi dua negara sesuai hukum internasional. Sementara itu, Rubio turut mengonfirmasi pertemuan tersebut melalui akun X miliknya dan menyatakan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan ekonomi dan keamanan bilateral. “Indonesia adalah mitra penting dalam mendorong kawasan Indo-Pasifik yang aman dan makmur,” kata Rubio. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian sebagai anggota pendiri badan yang dipimpin Presiden AS Donald Trump tersebut. Unggahan kedua Menlu di media sosial masing-masing turut memuat foto bersama dengan latar belakang bendera Indonesia dan Amerika Serikat. Selain bertemu Rubio, Sugiono juga melakukan pertemuan bilateral terpisah dengan Menlu Mesir Badr Abdelatty, Menlu Pakistan Ishaq Dar, dan Menlu Yordania Ayman Safadi di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (18/2) waktu setempat. Dalam rangkaian pertemuan tersebut, para Menlu membahas dinamika geopolitik internasional serta dukungan terhadap Palestina. Sugiono juga menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam mendukung gencatan senjata dan perlindungan warga sipil di Palestina, khususnya di Jalur Gaza.
Internasional
| Jumat, 20 Februari 2026
Internasional

PM Pakistan dan Menlu Afghanistan Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Teheran
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bersama Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Jumat (3/7). Televisi pemerintah Iran menayangkan Shehbaz Sharif datang didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir saat memberikan penghormatan di depan peti jenazah Ali Khamenei. Asim Munir diketahui memimpin delegasi Pakistan yang berperan sebagai negara mediator dalam upaya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran. Selain delegasi Pakistan, Menlu Afghanistan dari pemerintahan Taliban, Amir Khan Muttaqi, juga terlihat menghadiri prosesi penghormatan terakhir tersebut. Iran menjadwalkan rangkaian upacara penghormatan dan pemakaman Ali Khamenei di beberapa kota. Prosesi penghormatan digelar di Teheran pada Sabtu (4/7), kemudian dilanjutkan di Kota Qom pada 7 Juli. Jenazah selanjutnya akan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, pada 9 Juli. Peti jenazah Ali Khamenei tiba di Teheran pada Jumat untuk menjalani prosesi penghormatan terakhir. Otoritas Iran memperkirakan jutaan warga akan memadati ibu kota guna memberikan penghormatan kepada tokoh tertinggi umat Syiah tersebut. Pada hari yang sama, Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Ahmad Vahidi juga terlihat hadir di Masjid Agung Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran Vahidi menjadi sorotan karena merupakan penampilan publik pertamanya sejak pecahnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Selama perang berlangsung, ia disebut jarang tampil di hadapan publik. Media Iran Fars menayangkan foto Vahidi yang meletakkan tangan di atas peti jenazah Ali Khamenei sambil memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan terakhir.





