Internasional
China Sambut Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Serukan Stabilitas Energi Global
Pemerintah China menyambut baik kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing mendukung segala upaya yang dapat meredakan konflik. "China menyambut baik semua upaya yang kondusif untuk mengakhiri konflik. Kami berharap semua pihak akan mempertahankan momentum gencatan senjata dan negosiasi serta menyelesaikan perselisihan melalui cara politik dan diplomatik, yang merupakan hal yang bertanggung jawab untuk dilakukan," ujar Guo dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (17/4). Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat memulai gencatan senjata pada Kamis (16/4) pukul 21.00 GMT. Trump juga menyatakan akan mengundang kedua pemimpin tersebut ke Washington untuk melanjutkan pembicaraan lebih mendalam. Guo menambahkan, konflik di Timur Tengah telah memicu krisis pasokan energi global. Meski demikian, China disebut belum menyalurkan bantuan energi ke negara tertentu karena masih terganggunya distribusi bahan bakar. "Prioritas utama sekarang adalah mencegah dengan segala cara terjadinya kembali pertempuran dan mencegah kekacauan lebih lanjut yang dapat lebih merusak keamanan energi global," kata Guo. Ia menegaskan China siap menjaga komunikasi dengan semua pihak guna memastikan stabilitas energi dunia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa lalu lintas komersial di Selat Hormuz kembali dibuka penuh selama masa gencatan senjata. “Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” ujar Araghchi melalui media sosial X. Ia menambahkan bahwa pembukaan jalur tersebut dilakukan sesuai koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Iran. Menanggapi hal itu, Donald Trump menyampaikan apresiasi atas keputusan Teheran. Namun, tak lama kemudian, Trump menegaskan bahwa AS tetap akan melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran hingga proses negosiasi selesai sepenuhnya. Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak serangan militer bersama AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Kedua negara sempat menggelar negosiasi awal di Islamabad pada 11 April, namun berakhir tanpa kesepakatan setelah Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan pembicaraan gagal. Setelah itu, Washington mengerahkan Angkatan Lautnya untuk memblokade Selat Hormuz, jalur strategis yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Laporan Axios menyebutkan putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada 19 April. Gencatan senjata Israel-Lebanon sendiri diumumkan menyusul pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat di Washington DC, sebagai bagian dari upaya meredakan konflik yang lebih luas di kawasan.
Internasional
| Jumat, 17 April 2026

Trending
China Protes Kapal Perang Jepang Masuk Selat Taiwan, Sebut Provokasi Serius
Internasional
| Sabtu, 18 April 2026

Singapura Siapkan Hukuman Cambuk bagi Siswa Pelaku Perundungan di Sekolah
Internasional
| Selasa, 5 Mei 2026

Kuba Minta Vatikan Jadi Penengah dengan AS di Tengah Krisis Energi
Internasional
| Jumat, 27 Maret 2026

Tingkatkan Transparansi, Pemerintahan Trump Rilis Berkas Rahasia dan Video UFO ke Publik
Internasional
| Jumat, 8 Mei 2026

Iran Tegaskan Akan Ambil Semua Langkah untuk Lindungi Kedaulatan Negara
Internasional
| Rabu, 11 Maret 2026

Dua Insiden Terpisah, Dua WNA Jatuh dari Lantai 3 Bandara KLIA2 Malaysia
Internasional
| Sabtu, 2 Mei 2026

Puluhan Jet Tempur AS Terpantau di Yordania di Tengah Ketegangan dengan Iran
Internasional
| Sabtu, 21 Februari 2026

Hakim Seoul yang Vonis Berat Eks Ibu Negara Korsel Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri
Internasional
| Rabu, 6 Mei 2026

Trump Klaim Xi Jinping Siap Bantu Buka Selat Hormuz
Internasional
| Kamis, 14 Mei 2026

Trump Ancam Hancurkan Kapal Iran di Selat Hormuz Usai Negosiasi Gagal
Internasional
| Senin, 13 April 2026

Berita Terbaru
Internasional

Korban Tewas Ledakan Tambang Batu Bara di China Bertambah Jadi 90 Orang
Jumlah korban tewas akibat ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, China, bertambah menjadi 90 orang pada Sabtu (23/5/2026). Insiden tersebut kini menjadi bencana tambang batu bara paling mematikan di China dalam lebih dari satu dekade. Ledakan terjadi pada Jumat malam (22/5/2026) saat ratusan pekerja berada di bawah tanah. Berdasarkan laporan media setempat, sebanyak 247 orang sedang bekerja ketika ledakan terjadi. Sebagian besar pekerja berhasil dievakuasi pada Sabtu pagi. Namun hingga kini, sembilan orang masih dinyatakan hilang karena diduga terjebak di dalam tambang. Presiden China Xi Jinping meminta seluruh pihak melakukan upaya maksimal dalam penanganan korban dan menyerukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab ledakan. “Semua wilayah dan departemen harus mengambil pelajaran dari kecelakaan ini. Tetap waspada terhadap keselamatan kerja,” ujar Xi. Laporan kantor berita Xinhua menyebut sejumlah eksekutif perusahaan tambang yang bertanggung jawab atas lokasi tersebut telah ditahan aparat berwenang. Penyebab pasti ledakan masih diselidiki. Namun laporan awal menyebut kadar karbon monoksida di tambang diduga telah melampaui batas aman. Provinsi Shanxi dikenal sebagai salah satu pusat industri batu bara terbesar di China. Meski standar keselamatan pertambangan di negara itu disebut meningkat dalam beberapa tahun terakhir, kecelakaan tambang masih kerap terjadi akibat lemahnya penerapan protokol keselamatan kerja. Data Administrasi Keselamatan Tambang Nasional China mencatat lebih dari 3.000 kecelakaan tambang terjadi di negara tersebut sepanjang 2010 hingga 2025.
Internasional
| Sabtu, 23 Mei 2026
Internasional

Wali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia
Wali Kota London Sadiq Khan buka suara terkait demonstrasi besar bertajuk “Unite the Kingdom” yang berlangsung di ibu kota Inggris pada pekan lalu. Melalui unggahan di media sosial X pada Senin (18/5/2026), Khan menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Metropolitan London yang telah menjaga keamanan selama aksi berlangsung. “London akan selalu berdiri melawan rasisme, islamofobia, antisemit, dan kebencian dalam bentuk apa pun,” tulis Khan. Ia juga berterima kasih kepada petugas kepolisian yang dinilai berhasil menjaga situasi kota tetap aman selama demonstrasi berlangsung. Khan turut membagikan ulang unggahan akun resmi Metropolitan Police yang menyoroti video viral mengenai petugas polisi Muslim yang mengalami pelecehan saat bertugas mengamankan demo. Polisi menyebut insiden serupa kembali terjadi dalam aksi terbaru tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada petugas yang seharusnya mengalami pelecehan di tempat kerja. “Tidak seorang pun seharusnya harus menoleransi pelecehan di tempat kerja, dan itu termasuk petugas polisi,” demikian pernyataan kepolisian. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi telah melakukan sejumlah penangkapan dan akan mendorong proses penuntutan terhadap pelaku. Demonstrasi “Unite the Kingdom” digelar pada Sabtu (16/5/2026) dan diikuti kelompok serta tokoh sayap kanan Inggris, termasuk Tommy Robinson. Dalam aksi itu, sejumlah peserta menyuarakan penolakan terhadap imigran di Inggris dan menyerukan kebijakan yang lebih ketat terkait tunjangan sosial. Kepolisian Metropolitan London mengerahkan pengamanan besar-besaran untuk mengantisipasi potensi bentrokan dengan aksi pro-Palestina yang berlangsung di lokasi lain di kota tersebut.
Internasional
| Jumat, 22 Mei 2026
Internasional

Profil 3 Korban Tewas Penembakan Massal di Masjid San Diego
Peristiwa penembakan di San Diego Islamic Center yang menewaskan lima orang termasuk dua pelaku memicu kecaman luas di Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa “mengerikan”. Polisi menduga dua pelaku tewas akibat bunuh diri setelah ditemukan di dalam mobil beberapa blok dari lokasi kejadian. Wali Kota San Diego Todd Gloria menegaskan kebencian tidak memiliki tempat di kota tersebut dan memastikan perlindungan terhadap komunitas Muslim akan diperkuat. Direktur San Diego Islamic Center, Imam Taha Hassane, juga mengecam keras serangan tersebut dan menyebut penargetan tempat ibadah sebagai tindakan yang keterlaluan. Berikut profil tiga korban yang tewas dalam penembakan tersebut: 1. Mansour Kaziha Mansour Kaziha atau dikenal sebagai Abu Ezz berusia 78 tahun dan merupakan sosok senior di lingkungan masjid. Ia disebut sempat menghubungi polisi sebelum akhirnya tewas ditembak. Pria asal Suriah itu telah menikah dan memiliki lima anak. Ketua dewan masjid Ahmed Shabaik menyebut Kaziha sebagai pilar penting masjid sejak dibangun pada 1980-an. Selain mengelola toko suvenir masjid, ia juga aktif menyiapkan makanan buka puasa dan sahur selama Ramadan. 2. Nader Awad Nader Awad berusia 57 tahun dan tinggal di seberang kompleks pusat Islam tersebut. Ia dikenal rutin melaksanakan salat di masjid setiap hari. Saat mendengar suara tembakan, Awad berlari menuju gedung sekolah tempat istrinya mengajar untuk membantu para korban. Imam Taha Hassane menyebut Awad sebagai anggota komunitas Muslim yang sangat taat dan peduli terhadap keselamatan orang lain. 3. Abdullah Abdullah merupakan petugas keamanan di kompleks masjid dan disebut memiliki delapan anak. Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl mengatakan tindakan Abdullah sangat heroik dan diyakini berhasil menyelamatkan banyak nyawa dalam insiden tersebut. Putrinya, Hawaa Abdullah, menggambarkan ayahnya sebagai sosok penyayang, suportif, dan sangat serius menjalankan tugas menjaga keamanan masjid. Menurut Hawaa, sang ayah bahkan kerap menunda makan saat bekerja karena takut sesuatu yang buruk terjadi ketika dirinya sedang beristirahat.
Internasional
| Kamis, 21 Mei 2026
Berita Populer
Internasional

China Sambut Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Serukan Stabilitas Energi Global
Pemerintah China menyambut baik kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing mendukung segala upaya yang dapat meredakan konflik. "China menyambut baik semua upaya yang kondusif untuk mengakhiri konflik. Kami berharap semua pihak akan mempertahankan momentum gencatan senjata dan negosiasi serta menyelesaikan perselisihan melalui cara politik dan diplomatik, yang merupakan hal yang bertanggung jawab untuk dilakukan," ujar Guo dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (17/4). Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat memulai gencatan senjata pada Kamis (16/4) pukul 21.00 GMT. Trump juga menyatakan akan mengundang kedua pemimpin tersebut ke Washington untuk melanjutkan pembicaraan lebih mendalam. Guo menambahkan, konflik di Timur Tengah telah memicu krisis pasokan energi global. Meski demikian, China disebut belum menyalurkan bantuan energi ke negara tertentu karena masih terganggunya distribusi bahan bakar. "Prioritas utama sekarang adalah mencegah dengan segala cara terjadinya kembali pertempuran dan mencegah kekacauan lebih lanjut yang dapat lebih merusak keamanan energi global," kata Guo. Ia menegaskan China siap menjaga komunikasi dengan semua pihak guna memastikan stabilitas energi dunia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa lalu lintas komersial di Selat Hormuz kembali dibuka penuh selama masa gencatan senjata. “Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” ujar Araghchi melalui media sosial X. Ia menambahkan bahwa pembukaan jalur tersebut dilakukan sesuai koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Iran. Menanggapi hal itu, Donald Trump menyampaikan apresiasi atas keputusan Teheran. Namun, tak lama kemudian, Trump menegaskan bahwa AS tetap akan melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran hingga proses negosiasi selesai sepenuhnya. Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak serangan militer bersama AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Kedua negara sempat menggelar negosiasi awal di Islamabad pada 11 April, namun berakhir tanpa kesepakatan setelah Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan pembicaraan gagal. Setelah itu, Washington mengerahkan Angkatan Lautnya untuk memblokade Selat Hormuz, jalur strategis yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Laporan Axios menyebutkan putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada 19 April. Gencatan senjata Israel-Lebanon sendiri diumumkan menyusul pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat di Washington DC, sebagai bagian dari upaya meredakan konflik yang lebih luas di kawasan.
Internasional
| Jumat, 17 April 2026
Internasional

China Protes Kapal Perang Jepang Masuk Selat Taiwan, Sebut Provokasi Serius
Pemerintah China menyatakan keberatan keras atas masuknya kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (SDF) ke Selat Taiwan pada Jumat (17/4), yang dinilai sebagai tindakan provokatif dan berpotensi memperuncing ketegangan bilateral. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan militer China telah menangani pelayaran tersebut sesuai hukum yang berlaku. Namun, ia menilai langkah Jepang merupakan unjuk kekuatan yang disengaja. “Tindakan ini secara serius merusak fondasi politik hubungan China-Jepang serta mengancam kedaulatan dan keamanan China. China dengan tegas menentang hal tersebut dan telah menyampaikan protes keras kepada Jepang,” kata Guo dalam konferensi pers di Beijing. Pelayaran ini menjadi yang pertama sejak Sanae Takaichi menjabat pada Oktober lalu, di tengah hubungan kedua negara yang memanas sejak pernyataannya pada November 2025 terkait potensi krisis Taiwan. Meski pemerintah Jepang belum memberikan pengumuman resmi, media setempat menyebut langkah tersebut sebagai sinyal bahwa Tokyo perlu bersikap lebih tegas terhadap meningkatnya sikap agresif China. Guo menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan bagian dari kedaulatan dan keutuhan wilayah China serta menjadi fondasi hubungan politik dengan Jepang. Ia menyebutnya sebagai “garis merah” yang tidak boleh dilanggar. “Ini adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar. China mendesak Jepang untuk segera kembali ke jalur yang benar, berhati-hati dalam perkataan dan tindakan, serta menghentikan langkah yang semakin menjauh dari jalan yang benar,” ujarnya. Ia juga menyoroti meningkatnya gangguan terhadap perwakilan China di Jepang dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden pembobolan kedutaan oleh seorang anggota aktif Pasukan Bela Diri yang membawa senjata tajam. Menurutnya, hal ini mencerminkan menguatnya pengaruh kelompok sayap kanan di Jepang. Guo turut memperingatkan potensi kebangkitan neo-militerisme yang dapat mengancam stabilitas kawasan. Secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China Zhang Xiaogang menyatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap pelayaran kapal Jepang tersebut. Ia menyebut kapal perusak Jepang melintasi Selat Taiwan dan Komando Teater Timur Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China mengerahkan kekuatan laut dan udara untuk memantau pergerakan tersebut. “Tindakan Jepang ini merupakan provokasi yang disengaja, kesalahan yang berulang, dan menimbulkan pertanyaan mengenai maksud sebenarnya,” kata Zhang. Menurutnya, pelayaran itu juga mengirim sinyal yang salah kepada kelompok separatis “kemerdekaan Taiwan” serta berpotensi memicu reaksi keras dari publik China. Ia menegaskan militer China akan tetap siaga tinggi untuk menghadapi segala bentuk intervensi eksternal dan menjaga kedaulatan wilayahnya. Sebelumnya, Jepang cenderung menahan diri untuk tidak mengirim kapal melalui Selat Taiwan guna menghindari provokasi terhadap Beijing. Namun, pada September 2024 kapal perusak Sazanami menjadi yang pertama melintas, disusul dua kapal lainnya pada Februari dan Juni 2025. Media Jepang menyebut kapal tersebut dijadwalkan mengikuti latihan militer gabungan Filipina-AS, Balikatan, yang berlangsung mulai 20 April hingga 8 Mei. Hubungan China dan Jepang sendiri terus memanas sejak pernyataan Sanae Takaichi pada 7 November 2025 yang menyinggung kemungkinan ancaman terhadap Jepang jika China menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan. Sebagai respons, China mengambil sejumlah langkah balasan, termasuk menangguhkan impor produk laut Jepang, menghentikan pertemuan pejabat tinggi, serta mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk tidak bepergian atau belajar di Jepang. Ketegangan semakin meningkat setelah insiden pada 6 Desember 2025, ketika jet tempur J-15 Angkatan Laut China beberapa kali mengunci radar ke pesawat F-15 Pasukan Bela Diri Udara Jepang di wilayah laut tenggara Okinawa, yang memicu protes dari Tokyo.
Internasional
| Sabtu, 18 April 2026
Internasional

Singapura Siapkan Hukuman Cambuk bagi Siswa Pelaku Perundungan di Sekolah
SINGAPURA – Pemerintah Singapura tengah menyiapkan regulasi baru yang memungkinkan penerapan hukuman cambuk bagi siswa yang terbukti melakukan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari upaya mendisiplinkan siswa yang melakukan pelanggaran berat.Menteri Pendidikan Singapura, Desmond Lee, menyampaikan rencana tersebut di hadapan anggota parlemen pada Selasa (5/5). Ia menegaskan bahwa hukuman fisik ini tidak akan diberikan secara sembarangan, melainkan hanya sebagai upaya terakhir melalui pengawasan yang sangat ketat."Sekolah-sekolah kami menggunakan hukuman cambuk sebagai tindakan disiplin jika semua tindakan lain tidak memadai, mengingat beratnya pelanggaran," kata Lee sebagaimana dikutip dari AFP.Lee menambahkan bahwa pelaksanaan hukuman ini harus melalui prosedur yang sah guna memastikan keamanan siswa. Hukuman cambuk wajib mendapatkan persetujuan dari kepala sekolah dan hanya boleh dilakukan oleh guru yang memiliki wewenang khusus."Hukuman itu mengikuti protokol ketat untuk memastikan keselamatan siswa," ujarnya.Dalam pertimbangannya, pihak sekolah akan melihat berbagai faktor sebelum mengeksekusi hukuman, termasuk tingkat kedewasaan murid serta efektivitas hukuman dalam membantu siswa memahami keseriusan perbuatannya.Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana di Singapura, Desmond Lee menegaskan bahwa hukuman fisik ini hanya berlaku bagi siswa laki-laki. "Perempuan tidak boleh dihukum dengan cambuk," tegasnya.Setelah menjalani hukuman, sekolah tetap bertanggung jawab memantau perkembangan mental dan kesejahteraan siswa tersebut melalui pemberian layanan konseling secara intensif.Rencana ini memicu perdebatan hangat di parlemen, terutama mengenai teknis penerapan hukuman terhadap kasus perundungan. Bulan lalu, Kementerian Pendidikan Singapura sebenarnya telah merilis pedoman baru yang lebih ketat, di mana pelaku pelanggaran serius terancam mendapatkan hukuman cambuk sebanyak satu hingga tiga kali.Meski menjadi kebijakan resmi, langkah ini menuai kritik tajam dari kelompok pegiat hak asasi manusia (HAM). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun lalu juga sempat menyatakan bahwa hukuman fisik pada anak-anak bersifat membahayakan dan tidak memiliki manfaat edukasi apapun.Hukuman cambuk di Singapura sendiri merupakan warisan hukum dari masa kolonial Inggris. Ironisnya, Inggris sebagai negara asal hukum tersebut telah lama menghapus praktik hukuman fisik dalam sistem pendidikannya.
Internasional
| Selasa, 5 Mei 2026
Feeds
Korban Tewas Ledakan Tambang Batu Bara di China Bertambah Jadi 90 Orang
Jumlah korban tewas akibat ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, China, bertambah menjadi 90 orang pada Sabtu (23/5/2026). Insiden tersebut kini menjadi bencana tambang batu bara paling mematikan di China dalam lebih dari satu dekade. Ledakan terjadi pada Jumat malam (22/5/2026) saat ratusan pekerja berada di bawah tanah. Berdasarkan laporan media setempat, sebanyak 247 orang sedang bekerja ketika ledakan terjadi. Sebagian besar pekerja berhasil dievakuasi pada Sabtu pagi. Namun hingga kini, sembilan orang masih dinyatakan hilang karena diduga terjebak di dalam tambang. Presiden China Xi Jinping meminta seluruh pihak melakukan upaya maksimal dalam penanganan korban dan menyerukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab ledakan. “Semua wilayah dan departemen harus mengambil pelajaran dari kecelakaan ini. Tetap waspada terhadap keselamatan kerja,” ujar Xi. Laporan kantor berita Xinhua menyebut sejumlah eksekutif perusahaan tambang yang bertanggung jawab atas lokasi tersebut telah ditahan aparat berwenang. Penyebab pasti ledakan masih diselidiki. Namun laporan awal menyebut kadar karbon monoksida di tambang diduga telah melampaui batas aman. Provinsi Shanxi dikenal sebagai salah satu pusat industri batu bara terbesar di China. Meski standar keselamatan pertambangan di negara itu disebut meningkat dalam beberapa tahun terakhir, kecelakaan tambang masih kerap terjadi akibat lemahnya penerapan protokol keselamatan kerja. Data Administrasi Keselamatan Tambang Nasional China mencatat lebih dari 3.000 kecelakaan tambang terjadi di negara tersebut sepanjang 2010 hingga 2025.
Internasional
| Sabtu, 23 Mei 2026

Wali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia
Wali Kota London Sadiq Khan buka suara terkait demonstrasi besar bertajuk “Unite the Kingdom” yang berlangsung di ibu kota Inggris pada pekan lalu. Melalui unggahan di media sosial X pada Senin (18/5/2026), Khan menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Metropolitan London yang telah menjaga keamanan selama aksi berlangsung. “London akan selalu berdiri melawan rasisme, islamofobia, antisemit, dan kebencian dalam bentuk apa pun,” tulis Khan. Ia juga berterima kasih kepada petugas kepolisian yang dinilai berhasil menjaga situasi kota tetap aman selama demonstrasi berlangsung. Khan turut membagikan ulang unggahan akun resmi Metropolitan Police yang menyoroti video viral mengenai petugas polisi Muslim yang mengalami pelecehan saat bertugas mengamankan demo. Polisi menyebut insiden serupa kembali terjadi dalam aksi terbaru tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada petugas yang seharusnya mengalami pelecehan di tempat kerja. “Tidak seorang pun seharusnya harus menoleransi pelecehan di tempat kerja, dan itu termasuk petugas polisi,” demikian pernyataan kepolisian. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi telah melakukan sejumlah penangkapan dan akan mendorong proses penuntutan terhadap pelaku. Demonstrasi “Unite the Kingdom” digelar pada Sabtu (16/5/2026) dan diikuti kelompok serta tokoh sayap kanan Inggris, termasuk Tommy Robinson. Dalam aksi itu, sejumlah peserta menyuarakan penolakan terhadap imigran di Inggris dan menyerukan kebijakan yang lebih ketat terkait tunjangan sosial. Kepolisian Metropolitan London mengerahkan pengamanan besar-besaran untuk mengantisipasi potensi bentrokan dengan aksi pro-Palestina yang berlangsung di lokasi lain di kota tersebut.
Internasional
| Jumat, 22 Mei 2026

Profil 3 Korban Tewas Penembakan Massal di Masjid San Diego
Peristiwa penembakan di San Diego Islamic Center yang menewaskan lima orang termasuk dua pelaku memicu kecaman luas di Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa “mengerikan”. Polisi menduga dua pelaku tewas akibat bunuh diri setelah ditemukan di dalam mobil beberapa blok dari lokasi kejadian. Wali Kota San Diego Todd Gloria menegaskan kebencian tidak memiliki tempat di kota tersebut dan memastikan perlindungan terhadap komunitas Muslim akan diperkuat. Direktur San Diego Islamic Center, Imam Taha Hassane, juga mengecam keras serangan tersebut dan menyebut penargetan tempat ibadah sebagai tindakan yang keterlaluan. Berikut profil tiga korban yang tewas dalam penembakan tersebut: 1. Mansour Kaziha Mansour Kaziha atau dikenal sebagai Abu Ezz berusia 78 tahun dan merupakan sosok senior di lingkungan masjid. Ia disebut sempat menghubungi polisi sebelum akhirnya tewas ditembak. Pria asal Suriah itu telah menikah dan memiliki lima anak. Ketua dewan masjid Ahmed Shabaik menyebut Kaziha sebagai pilar penting masjid sejak dibangun pada 1980-an. Selain mengelola toko suvenir masjid, ia juga aktif menyiapkan makanan buka puasa dan sahur selama Ramadan. 2. Nader Awad Nader Awad berusia 57 tahun dan tinggal di seberang kompleks pusat Islam tersebut. Ia dikenal rutin melaksanakan salat di masjid setiap hari. Saat mendengar suara tembakan, Awad berlari menuju gedung sekolah tempat istrinya mengajar untuk membantu para korban. Imam Taha Hassane menyebut Awad sebagai anggota komunitas Muslim yang sangat taat dan peduli terhadap keselamatan orang lain. 3. Abdullah Abdullah merupakan petugas keamanan di kompleks masjid dan disebut memiliki delapan anak. Kepala Kepolisian San Diego Scott Wahl mengatakan tindakan Abdullah sangat heroik dan diyakini berhasil menyelamatkan banyak nyawa dalam insiden tersebut. Putrinya, Hawaa Abdullah, menggambarkan ayahnya sebagai sosok penyayang, suportif, dan sangat serius menjalankan tugas menjaga keamanan masjid. Menurut Hawaa, sang ayah bahkan kerap menunda makan saat bekerja karena takut sesuatu yang buruk terjadi ketika dirinya sedang beristirahat.
Internasional
| Kamis, 21 Mei 2026

Kemlu RI: 9 WNI yang Ditangkap Israel Kini Berada di Pelabuhan Ashdod
Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap pasukan Israel kini berada di Pelabuhan Ashdod, Israel selatan. Sembilan WNI tersebut merupakan bagian dari Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam armada Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza untuk menembus blokade Israel dan menyalurkan bantuan kemanusiaan. “Kalau info dari sekretariat GPCI, semua relawan dibawa ke pelabuhan Ashdod termasuk 9 WNI,” kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang, Rabu (20/5/2026). Sebelumnya, otoritas Israel menyebut sekitar 430 relawan dari armada tersebut sedang dibawa menuju Israel setelah dicegat di perairan internasional. “Ke-430 aktivis telah dipindahkan ke kapal-kapal Israel dan sedang menuju Israel, di mana mereka dapat bertemu dengan perwakilan konsuler mereka,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel. Kelompok hak asasi manusia Adalah mengecam tindakan tersebut dan menyebut para relawan sipil telah “diculik secara paksa” dari perairan internasional lalu dibawa ke wilayah Israel. Menurut Adalah, tindakan itu merupakan bagian dari kebijakan hukuman kolektif terhadap warga Palestina di Gaza. Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan tentara Israel menjambak dan mendorong salah satu relawan saat Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengunjungi pelabuhan Ashdod. Dalam rekaman tersebut, sejumlah relawan tampak dalam kondisi tangan terikat di belakang tubuh dan dipaksa berlutut. Beberapa lainnya terlihat diseret oleh aparat Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengecam armada flotilla tersebut dan menyebutnya sebagai upaya untuk mematahkan blokade Israel terhadap Hamas di Gaza.
Internasional
| Rabu, 20 Mei 2026

Palestina Kecam Israel Culik Relawan Flotilla Termasuk WNI
Kedutaan Besar Palestina di Indonesia mengecam tindakan Israel yang mencegat hingga menangkap relawan kemanusiaan, aktivis, dan jurnalis yang tergabung dalam armada Global Sumud Flotilla. Dalam pernyataan resminya pada Selasa (19/5/2026), Kedubes Palestina menyebut tindakan Israel sebagai aksi kriminal terhadap para pembela hak asasi manusia dan hukum internasional. “Kedutaan Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan oleh tentara pendudukan terhadap para peserta Armada Keteguhan Global,” demikian pernyataan Kedubes Palestina. Kedubes Palestina juga menyatakan solidaritas kepada seluruh peserta armada, khususnya relawan asal Indonesia, serta berharap mereka dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Selain itu, Kedubes Palestina menegaskan tidak terkejut dengan tindakan militer Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang disebut terus melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Mereka mengecam pembunuhan warga sipil, penghancuran rumah, perampasan tanah, hingga pembakaran dan penjarahan harta benda warga Palestina. “Kejahatan yang dilakukan tentara Israel maupun pemukim ilegal tidak akan pernah menggoyahkan ketabahan rakyat Palestina,” lanjut pernyataan tersebut. Kedubes Palestina juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, pemerintah Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia atas dukungan historis terhadap perjuangan Palestina. Sebelumnya, pasukan Israel mencegat armada kapal GSF di perairan internasional pada Senin pagi dan menahan ratusan relawan, termasuk lima warga negara Indonesia (WNI). Lima WNI tersebut yakni jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, jurnalis Tempo TV Andre Prasetyo Nugroho, jurnalis iNews Rahendro Herubowo, serta aktivis Rumah Zakat Andi Angga Prasadewa. Mereka mengikuti pelayaran bersama Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam inisiatif GSF untuk menerobos blokade Israel ke Gaza. GSF menyebut beberapa kapal dicegat di wilayah barat Siprus dan mendesak pemerintah dunia segera bertindak menghentikan tindakan ilegal Israel yang dianggap mempertahankan blokade terhadap Gaza.
Internasional
| Selasa, 19 Mei 2026

Kemlu Siapkan Rencana Pemulangan WNI yang Ditangkap Israel
Kementerian Luar Negeri RI menyiapkan langkah kontingensi untuk memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap Israel dalam pelayaran bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza. Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah terus berkomunikasi dengan berbagai pihak guna memperoleh informasi terbaru terkait kondisi para WNI yang ditahan. “Sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi perlindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan,” ujar Yvonne, Senin (18/5/2026). Ia menegaskan perlindungan WNI menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang cepat. Pemerintah Indonesia juga mendesak Israel segera membebaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan serta menjamin penyaluran bantuan kemanusiaan ke rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional. Kemlu RI menyatakan Direktorat Perlindungan WNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan mempercepat proses pemulangan para WNI. Selain itu, Kemlu mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat armada Global Sumud Flotilla 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Hingga kini sedikitnya 10 kapal dilaporkan telah ditahan, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia, seorang WNI bernama Andi Angga Prasadewa berada di kapal Josef sebagai delegasi GPCI-Rumah Zakat. Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono hingga kini masih belum dapat dihubungi dan statusnya belum diketahui. Menurut laporan, total sembilan WNI ditangkap Israel dalam misi tersebut, di antaranya Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo. Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyidin, menyatakan keselamatan para relawan kemanusiaan menjadi perhatian serius dan menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional.
Internasional
| Senin, 18 Mei 2026

Politik Malaysia Memanas, PM Anwar Ancam Bubarkan Parlemen
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan dirinya tidak akan ragu membubarkan parlemen dan menggelar pemilu sela jika keretakan di dalam pemerintahan persatuan atau unity government terus berlanjut. Pernyataan itu disampaikan Anwar saat memberikan pidato utama dalam Konvensi Pakatan Harapan pada Minggu (17/5/2026). Anwar mengaku mendengar berbagai rumor mengenai ketidakstabilan politik di tingkat bawah, meski hubungan antarpartai di pemerintahan federal saat ini masih berjalan baik. Namun, ia memperingatkan partai-partai mitra koalisi agar tidak membelot dari kesepakatan politik yang telah dibangun bersama. “Saya akan mengadakan pertemuan dengan kepemimpinan Pakatan mengenai masalah ini dan jika perlu, kami akan menyerukan pemilu sela,” ujar Anwar seperti dikutip The Star. Menurut Anwar, jika konflik politik terus memanas, dampaknya tidak hanya akan terjadi di Johor, tetapi juga berpotensi meluas ke wilayah strategis lain seperti Negeri Sembilan, Selangor, Pahang, dan Penang. Ia menegaskan prioritas utama pemerintahannya adalah menjaga stabilitas politik demi memperkuat tata kelola pemerintahan dan pemulihan ekonomi Malaysia. “Kami tidak akan bisa diancam. Namun, jika mereka ingin bernegosiasi dengan cara yang baik, kami selalu bersedia,” tegas Anwar. Dalam kesempatan itu, Anwar juga mengkritik sejumlah pemerintah negara bagian yang disebut membagikan bantuan sosial menjelang masa pemilihan. Menurutnya, praktik tersebut dapat mencederai proses demokrasi yang sehat. Meski isu perpecahan terus berkembang, Anwar memastikan tiga partai utama dalam koalisi Pakatan Harapan, yakni Parti Keadilan Rakyat, Democratic Action Party, dan Parti Amanah Negara tetap solid dan stabil.
Internasional
| Minggu, 17 Mei 2026

AS Umumkan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 45 Hari
Amerika Serikat mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diperpanjang selama 45 hari mulai Jumat (15/5/2026). Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengatakan perpanjangan dilakukan untuk memberi ruang bagi kemajuan proses negosiasi antara kedua pihak. “Penghentian permusuhan pada 16 April akan diperpanjang selama 45 hari untuk memungkinkan kemajuan lebih lanjut,” kata Pigott melalui akun media sosial X. Pengumuman tersebut disampaikan meski serangan Israel di Lebanon dilaporkan masih terus terjadi sejak gencatan senjata yang dimediasi AS mulai berlaku. Pigott menyebut Departemen Luar Negeri AS akan melanjutkan upaya negosiasi politik pada 2 hingga 3 Juni mendatang. Selain itu, pembentukan “jalur keamanan” yang melibatkan delegasi militer Israel dan Lebanon dijadwalkan dimulai di Pentagon pada 29 Mei. “Kami berharap diskusi ini akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing, serta membangun keamanan nyata di sepanjang perbatasan bersama mereka,” ujar Pigott. Perpanjangan gencatan senjata ini diumumkan setelah putaran ketiga perundingan yang dimediasi AS digelar di Departemen Luar Negeri AS. Menurut pejabat Departemen Luar Negeri AS, delegasi Amerika dipimpin Penasihat Departemen Luar Negeri Michael Needham, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee, serta Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa. Sementara pihak Lebanon diwakili Duta Besar Nada Hamadeh Moawad dan utusan presiden Lebanon Simon Karam.
Internasional
| Minggu, 17 Mei 2026

Netanyahu Klaim Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim pasukan Israel kini telah menguasai sekitar 60 persen wilayah Jalur Gaza di tengah terus berlangsungnya konflik dengan Hamas. Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam acara peringatan Jerusalem Day pada Kamis (14/5/2026). Ia menegaskan Israel tidak akan menghentikan operasi militernya di Gaza meski mendapat tekanan internasional. “Ada yang mengatakan: keluar, keluar! Kami tidak keluar. Hari ini kami menguasai 60 persen; besok kita akan lihat,” ujar Netanyahu seperti dikutip AFP. Pernyataan tersebut dinilai memperkuat dugaan bahwa pasukan Israel terus memperluas wilayah kontrolnya melebihi batas yang ditetapkan dalam kesepakatan gencatan senjata Oktober lalu yang dimediasi Amerika Serikat. Berdasarkan ketentuan gencatan senjata itu, pasukan Israel seharusnya mundur ke belakang “Garis Kuning” dan hanya menguasai sekitar 50 persen wilayah Gaza. Namun berbagai laporan media menyebut militer Israel terus bergerak maju ke area yang disebut “Garis Oranye”. Dalam pidatonya, Netanyahu juga mengklaim Israel telah berhasil memulangkan seluruh sandera yang sebelumnya ditahan Hamas. Sementara itu, kekerasan di Gaza dilaporkan masih terus terjadi meski gencatan senjata telah berlaku. Data Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah pemerintahan Hamas menyebut lebih dari 850 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata Oktober lalu. Selain di Gaza, situasi di Tepi Barat juga terus memanas. Otoritas Palestina menyebut pasukan Israel menewaskan seorang remaja Palestina berusia 15 tahun bernama Fahd Zidan Oweis di wilayah Nablus pada Jumat (15/5/2026). Menurut data yang dihimpun AFP dari Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 1.072 warga Palestina di Tepi Barat telah tewas sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023. Sementara pihak Israel menyebut sedikitnya 46 warga Israel tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer selama periode yang sama.
Internasional
| Sabtu, 16 Mei 2026

Netanyahu Klaim Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim pasukan Israel kini telah menguasai sekitar 60 persen wilayah Jalur Gaza di tengah terus berlangsungnya konflik dengan Hamas. Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam acara peringatan Jerusalem Day pada Kamis (14/5/2026). Ia menegaskan Israel tidak akan menghentikan operasi militernya di Gaza meski mendapat tekanan internasional. “Ada yang mengatakan: keluar, keluar! Kami tidak keluar. Hari ini kami menguasai 60 persen; besok kita akan lihat,” ujar Netanyahu seperti dikutip AFP. Pernyataan tersebut dinilai memperkuat dugaan bahwa pasukan Israel terus memperluas wilayah kontrolnya melebihi batas yang ditetapkan dalam kesepakatan gencatan senjata Oktober lalu yang dimediasi Amerika Serikat. Berdasarkan ketentuan gencatan senjata itu, pasukan Israel seharusnya mundur ke belakang “Garis Kuning” dan hanya menguasai sekitar 50 persen wilayah Gaza. Namun berbagai laporan media menyebut militer Israel terus bergerak maju ke area yang disebut “Garis Oranye”. Dalam pidatonya, Netanyahu juga mengklaim Israel telah berhasil memulangkan seluruh sandera yang sebelumnya ditahan Hamas. Sementara itu, kekerasan di Gaza dilaporkan masih terus terjadi meski gencatan senjata telah berlaku. Data Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah pemerintahan Hamas menyebut lebih dari 850 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata Oktober lalu. Selain di Gaza, situasi di Tepi Barat juga terus memanas. Otoritas Palestina menyebut pasukan Israel menewaskan seorang remaja Palestina berusia 15 tahun bernama Fahd Zidan Oweis di wilayah Nablus pada Jumat (15/5/2026). Menurut data yang dihimpun AFP dari Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 1.072 warga Palestina di Tepi Barat telah tewas sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023. Sementara pihak Israel menyebut sedikitnya 46 warga Israel tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer selama periode yang sama.
Internasional
| Jumat, 15 Mei 2026


Berita Rekomendasi
Internasional

China Sambut Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Serukan Stabilitas Energi Global
Pemerintah China menyambut baik kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing mendukung segala upaya yang dapat meredakan konflik. "China menyambut baik semua upaya yang kondusif untuk mengakhiri konflik. Kami berharap semua pihak akan mempertahankan momentum gencatan senjata dan negosiasi serta menyelesaikan perselisihan melalui cara politik dan diplomatik, yang merupakan hal yang bertanggung jawab untuk dilakukan," ujar Guo dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (17/4). Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat memulai gencatan senjata pada Kamis (16/4) pukul 21.00 GMT. Trump juga menyatakan akan mengundang kedua pemimpin tersebut ke Washington untuk melanjutkan pembicaraan lebih mendalam. Guo menambahkan, konflik di Timur Tengah telah memicu krisis pasokan energi global. Meski demikian, China disebut belum menyalurkan bantuan energi ke negara tertentu karena masih terganggunya distribusi bahan bakar. "Prioritas utama sekarang adalah mencegah dengan segala cara terjadinya kembali pertempuran dan mencegah kekacauan lebih lanjut yang dapat lebih merusak keamanan energi global," kata Guo. Ia menegaskan China siap menjaga komunikasi dengan semua pihak guna memastikan stabilitas energi dunia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa lalu lintas komersial di Selat Hormuz kembali dibuka penuh selama masa gencatan senjata. “Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” ujar Araghchi melalui media sosial X. Ia menambahkan bahwa pembukaan jalur tersebut dilakukan sesuai koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Iran. Menanggapi hal itu, Donald Trump menyampaikan apresiasi atas keputusan Teheran. Namun, tak lama kemudian, Trump menegaskan bahwa AS tetap akan melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran hingga proses negosiasi selesai sepenuhnya. Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak serangan militer bersama AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Kedua negara sempat menggelar negosiasi awal di Islamabad pada 11 April, namun berakhir tanpa kesepakatan setelah Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan pembicaraan gagal. Setelah itu, Washington mengerahkan Angkatan Lautnya untuk memblokade Selat Hormuz, jalur strategis yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Laporan Axios menyebutkan putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada 19 April. Gencatan senjata Israel-Lebanon sendiri diumumkan menyusul pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat di Washington DC, sebagai bagian dari upaya meredakan konflik yang lebih luas di kawasan.
Internasional
| Jumat, 17 April 2026
Internasional

China Protes Kapal Perang Jepang Masuk Selat Taiwan, Sebut Provokasi Serius
Pemerintah China menyatakan keberatan keras atas masuknya kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (SDF) ke Selat Taiwan pada Jumat (17/4), yang dinilai sebagai tindakan provokatif dan berpotensi memperuncing ketegangan bilateral. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan militer China telah menangani pelayaran tersebut sesuai hukum yang berlaku. Namun, ia menilai langkah Jepang merupakan unjuk kekuatan yang disengaja. “Tindakan ini secara serius merusak fondasi politik hubungan China-Jepang serta mengancam kedaulatan dan keamanan China. China dengan tegas menentang hal tersebut dan telah menyampaikan protes keras kepada Jepang,” kata Guo dalam konferensi pers di Beijing. Pelayaran ini menjadi yang pertama sejak Sanae Takaichi menjabat pada Oktober lalu, di tengah hubungan kedua negara yang memanas sejak pernyataannya pada November 2025 terkait potensi krisis Taiwan. Meski pemerintah Jepang belum memberikan pengumuman resmi, media setempat menyebut langkah tersebut sebagai sinyal bahwa Tokyo perlu bersikap lebih tegas terhadap meningkatnya sikap agresif China. Guo menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan bagian dari kedaulatan dan keutuhan wilayah China serta menjadi fondasi hubungan politik dengan Jepang. Ia menyebutnya sebagai “garis merah” yang tidak boleh dilanggar. “Ini adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar. China mendesak Jepang untuk segera kembali ke jalur yang benar, berhati-hati dalam perkataan dan tindakan, serta menghentikan langkah yang semakin menjauh dari jalan yang benar,” ujarnya. Ia juga menyoroti meningkatnya gangguan terhadap perwakilan China di Jepang dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden pembobolan kedutaan oleh seorang anggota aktif Pasukan Bela Diri yang membawa senjata tajam. Menurutnya, hal ini mencerminkan menguatnya pengaruh kelompok sayap kanan di Jepang. Guo turut memperingatkan potensi kebangkitan neo-militerisme yang dapat mengancam stabilitas kawasan. Secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China Zhang Xiaogang menyatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap pelayaran kapal Jepang tersebut. Ia menyebut kapal perusak Jepang melintasi Selat Taiwan dan Komando Teater Timur Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China mengerahkan kekuatan laut dan udara untuk memantau pergerakan tersebut. “Tindakan Jepang ini merupakan provokasi yang disengaja, kesalahan yang berulang, dan menimbulkan pertanyaan mengenai maksud sebenarnya,” kata Zhang. Menurutnya, pelayaran itu juga mengirim sinyal yang salah kepada kelompok separatis “kemerdekaan Taiwan” serta berpotensi memicu reaksi keras dari publik China. Ia menegaskan militer China akan tetap siaga tinggi untuk menghadapi segala bentuk intervensi eksternal dan menjaga kedaulatan wilayahnya. Sebelumnya, Jepang cenderung menahan diri untuk tidak mengirim kapal melalui Selat Taiwan guna menghindari provokasi terhadap Beijing. Namun, pada September 2024 kapal perusak Sazanami menjadi yang pertama melintas, disusul dua kapal lainnya pada Februari dan Juni 2025. Media Jepang menyebut kapal tersebut dijadwalkan mengikuti latihan militer gabungan Filipina-AS, Balikatan, yang berlangsung mulai 20 April hingga 8 Mei. Hubungan China dan Jepang sendiri terus memanas sejak pernyataan Sanae Takaichi pada 7 November 2025 yang menyinggung kemungkinan ancaman terhadap Jepang jika China menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan. Sebagai respons, China mengambil sejumlah langkah balasan, termasuk menangguhkan impor produk laut Jepang, menghentikan pertemuan pejabat tinggi, serta mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk tidak bepergian atau belajar di Jepang. Ketegangan semakin meningkat setelah insiden pada 6 Desember 2025, ketika jet tempur J-15 Angkatan Laut China beberapa kali mengunci radar ke pesawat F-15 Pasukan Bela Diri Udara Jepang di wilayah laut tenggara Okinawa, yang memicu protes dari Tokyo.
Internasional
| Sabtu, 18 April 2026
Internasional

Singapura Siapkan Hukuman Cambuk bagi Siswa Pelaku Perundungan di Sekolah
SINGAPURA – Pemerintah Singapura tengah menyiapkan regulasi baru yang memungkinkan penerapan hukuman cambuk bagi siswa yang terbukti melakukan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari upaya mendisiplinkan siswa yang melakukan pelanggaran berat.Menteri Pendidikan Singapura, Desmond Lee, menyampaikan rencana tersebut di hadapan anggota parlemen pada Selasa (5/5). Ia menegaskan bahwa hukuman fisik ini tidak akan diberikan secara sembarangan, melainkan hanya sebagai upaya terakhir melalui pengawasan yang sangat ketat."Sekolah-sekolah kami menggunakan hukuman cambuk sebagai tindakan disiplin jika semua tindakan lain tidak memadai, mengingat beratnya pelanggaran," kata Lee sebagaimana dikutip dari AFP.Lee menambahkan bahwa pelaksanaan hukuman ini harus melalui prosedur yang sah guna memastikan keamanan siswa. Hukuman cambuk wajib mendapatkan persetujuan dari kepala sekolah dan hanya boleh dilakukan oleh guru yang memiliki wewenang khusus."Hukuman itu mengikuti protokol ketat untuk memastikan keselamatan siswa," ujarnya.Dalam pertimbangannya, pihak sekolah akan melihat berbagai faktor sebelum mengeksekusi hukuman, termasuk tingkat kedewasaan murid serta efektivitas hukuman dalam membantu siswa memahami keseriusan perbuatannya.Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana di Singapura, Desmond Lee menegaskan bahwa hukuman fisik ini hanya berlaku bagi siswa laki-laki. "Perempuan tidak boleh dihukum dengan cambuk," tegasnya.Setelah menjalani hukuman, sekolah tetap bertanggung jawab memantau perkembangan mental dan kesejahteraan siswa tersebut melalui pemberian layanan konseling secara intensif.Rencana ini memicu perdebatan hangat di parlemen, terutama mengenai teknis penerapan hukuman terhadap kasus perundungan. Bulan lalu, Kementerian Pendidikan Singapura sebenarnya telah merilis pedoman baru yang lebih ketat, di mana pelaku pelanggaran serius terancam mendapatkan hukuman cambuk sebanyak satu hingga tiga kali.Meski menjadi kebijakan resmi, langkah ini menuai kritik tajam dari kelompok pegiat hak asasi manusia (HAM). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun lalu juga sempat menyatakan bahwa hukuman fisik pada anak-anak bersifat membahayakan dan tidak memiliki manfaat edukasi apapun.Hukuman cambuk di Singapura sendiri merupakan warisan hukum dari masa kolonial Inggris. Ironisnya, Inggris sebagai negara asal hukum tersebut telah lama menghapus praktik hukuman fisik dalam sistem pendidikannya.





