Lokal
Persoalan Pertanian di Kalbar Kompleks, Pemprov Diminta Beri Perhatian Penuh
PIFA, Lokal - Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Affandie menyebutkan persoalan pertanian di Kalbar cukup kompleks. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah. Dia menilai kepemimpinan Sutarmidji dan Ria Norsan, belum sepenuhnya berkomitmen membangun sektor pertanian tersebut. Dukungan anggaran sektor pertanian, kata Affandie di Kalbar sangat kecil. Masalah pertanian diantaranya kelangkaan pupuk subsidi, kenaikan harga pupuk non subsidi hingga obat-obatan. "Hal ini masih menjadi keluhan petani," ujarnya, kemarin. Dia menerangkan, kuota pupuk subsidi mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah kebutuhan 70 persen, hanya 30 persen yang dibantu pemerintah. Di sisi lain, untuk membeli pupuk non subsidi, harganya juga meroket. Bahkan, tercatat mengalami kenaikan 60 persen dari harga biasanya. Termasuk pula harga obat-obatan yang naik hingga 100 persen. Selain itu, bantuan pemerintah pusat dan daerah dalam bentuk anggaran pun sangat minim. Dari tahun ke tahun anggaran sektor pertanian terus mengalami penurunan. Dia menerangkan, tahun lalu Kalbar masih dibantu Rp100 miliar. Sedangkan tahun ini sisa Rp79 miliar. Begitu pun Pemprov Kalbar. Anggaran tahun 2023 hanya Rp46 miliar. Padahal, tahun 2022 hampir Rp80 miliar. "Angka ini jauh turunnya. Dari anggaran Rp46 miliar itu, 60 persen dipastikan operasional pegawai. 40 persen sisanya pengadaan barang dan jasa," jelasnya. Hal ini kata Affandie, artinya belum ada keberpihakan. Sehingga sulit untuk mencapai swasembada. Pemprov Kalbar hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. "SPPD yang sudah ditetapkan Pemprov dan DPRD masih bisa dipangkas gubernur untuk membangun infrastruktur. Tapi tidak untuk sektor pertanian," jelasnya. Dia menambahkan, sektor perkebunan bisa jalan sendiri sebab dikelola oleh swasta. Namun pertanian memang dibutuhkan pembinaan. (ap)
Kalbar
| Sabtu, 21 Januari 2023

Trending
Remaja 21 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Warga Setelah 19 Kali Curi Rumah Kosong
Kubu Raya
| Jumat, 24 Oktober 2025

ASN yang Tidak Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Bakal Dikenakan Sanksi
Indonesia
| Senin, 7 April 2025

Bandar Narkoba Melawi Dibekuk di Pontianak, Polisi Temukan Senjata Api Bomen
Melawi
| Sabtu, 11 Februari 2023

Aksi Kamisan Pontianak ke-30, Suarakan Isu Korupsi, HAM Hingga Persoalan Lingkungan di Kalbar
Pontianak
| Kamis, 9 Desember 2021

Nilai APBD Kapuas Hulu 2024 Capai Rp1,79 Triliun, Fransiskus Diaan Sebut Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Pemilu
Kapuas Hulu
| Minggu, 26 November 2023

Bagikan Takjil Gratis, YNCI Pontianak Tebar Kebaikan
Pontianak
| Minggu, 31 Maret 2024

Gubernur Kalbar Minta Pemerintah Kota Pontianak Terus Melakukan Inovasi
Pontianak
| Sabtu, 23 Oktober 2021

Banjir Bandang Kapuas Hulu, Jembatan Antar Desa Putus
Kapuas Hulu
| Kamis, 15 September 2022

Presiden Jokowi Kenakan Pakaian dari Kain Tenun Ikat Sintang saat Gala Dinner KTT World Water Forum
Bali
| Senin, 20 Mei 2024

Wakil Bupati Ketapang Menyambut Baik Rampimwil Ke-2 Pemuda Muhammadiyah
Ketapang
| Kamis, 3 Februari 2022

Berita Terbaru
Lokal

Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.
Blora
| Jumat, 10 April 2026
Lokal

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.
Riau
| Kamis, 9 April 2026
Berita Populer
Lokal

Persoalan Pertanian di Kalbar Kompleks, Pemprov Diminta Beri Perhatian Penuh
PIFA, Lokal - Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Affandie menyebutkan persoalan pertanian di Kalbar cukup kompleks. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah. Dia menilai kepemimpinan Sutarmidji dan Ria Norsan, belum sepenuhnya berkomitmen membangun sektor pertanian tersebut. Dukungan anggaran sektor pertanian, kata Affandie di Kalbar sangat kecil. Masalah pertanian diantaranya kelangkaan pupuk subsidi, kenaikan harga pupuk non subsidi hingga obat-obatan. "Hal ini masih menjadi keluhan petani," ujarnya, kemarin. Dia menerangkan, kuota pupuk subsidi mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah kebutuhan 70 persen, hanya 30 persen yang dibantu pemerintah. Di sisi lain, untuk membeli pupuk non subsidi, harganya juga meroket. Bahkan, tercatat mengalami kenaikan 60 persen dari harga biasanya. Termasuk pula harga obat-obatan yang naik hingga 100 persen. Selain itu, bantuan pemerintah pusat dan daerah dalam bentuk anggaran pun sangat minim. Dari tahun ke tahun anggaran sektor pertanian terus mengalami penurunan. Dia menerangkan, tahun lalu Kalbar masih dibantu Rp100 miliar. Sedangkan tahun ini sisa Rp79 miliar. Begitu pun Pemprov Kalbar. Anggaran tahun 2023 hanya Rp46 miliar. Padahal, tahun 2022 hampir Rp80 miliar. "Angka ini jauh turunnya. Dari anggaran Rp46 miliar itu, 60 persen dipastikan operasional pegawai. 40 persen sisanya pengadaan barang dan jasa," jelasnya. Hal ini kata Affandie, artinya belum ada keberpihakan. Sehingga sulit untuk mencapai swasembada. Pemprov Kalbar hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. "SPPD yang sudah ditetapkan Pemprov dan DPRD masih bisa dipangkas gubernur untuk membangun infrastruktur. Tapi tidak untuk sektor pertanian," jelasnya. Dia menambahkan, sektor perkebunan bisa jalan sendiri sebab dikelola oleh swasta. Namun pertanian memang dibutuhkan pembinaan. (ap)
Kalbar
| Sabtu, 21 Januari 2023
Lokal

Remaja 21 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Warga Setelah 19 Kali Curi Rumah Kosong
PIFA, Lokal – Aksi nekat seorang remaja berinisial SO (21) berakhir apes setelah tertangkap tangan warga saat mencuri di sebuah rumah di Jalan Budi Utomo, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (19/10/2025) malam. Pelaku yang diduga sudah lama menjadi incaran warga itu tak berkutik ketika aksinya dipergoki. Ia langsung diamankan sebelum sempat kabur. Warga kemudian menghubungi pemilik rumah yang baru sadar uangnya sebesar Rp800 ribu telah raib. Korban lantas melapor ke Polsek Sungai Kakap. Mendapat laporan, petugas segera ke lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti hasil curian. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Sungai Kakap untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Sungai Kakap, IPDA Dolas, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan penangkapan tersebut. “Personel kami menerima laporan dari warga terkait tertangkapnya seorang remaja yang diduga melakukan pencurian di rumah kosong. Pelaku berinisial SO (21) telah diamankan bersama barang bukti hasil curian,” ungkap Ade, Kamis (23/10/2025). Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa SO sudah 19 kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran rumah kosong. “Modus yang digunakan pelaku dengan cara masuk melalui kolong rumah, lalu merusak bagian lantai untuk bisa naik ke dalam rumah. Saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong. Cara ini sudah berulang kali pelaku lakukan di lokasi berbeda,” jelas Ade. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi mendalami kemungkinan SO terlibat dalam kasus serupa di wilayah Kubu Raya. “Kami masih melakukan penyidikan mendalam untuk memastikan apakah pelaku beraksi sendirian atau ada jaringan lain,” tegas Ade. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang cepat tanggap. “Kami mengapresiasi tindakan cepat warga yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Kepekaan dan keberanian masyarakat sangat membantu tugas kepolisian dalam mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Kubu Raya
| Jumat, 24 Oktober 2025
Lokal

ASN yang Tidak Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Bakal Dikenakan Sanksi
PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menambah libur lebaran. Jika kedapatan tidak hadir dikantor pasca libur lebaran maka harus siap-siap menerima sanksi.Sesuai intruksi pemerintah pusat, cuti bersama Libur Lebaran idul fitri 1446 Hijriah dimulai pada 28 Maret dan akan berakhir pada 7 April 2025. Sehingga dipastikan pada 8 April mendatang seluruh ASN khususnya di sektor pelayanan sudah harus kembali bekerja seperti biasa.“Cuti diberikan kepada ASN sampai dengan masuknya kantor kembali. Sampai tanggal 8 April,” ungkapnya usai melepas peserta Mudik Gratis Khatulistiwa pada Jumat (28/3/25) lalu.Norsan dengan tegas mengatakan jika kedapatan ASN yang melanggar ataupun tidak masuk saat waktu telah tiba akan diberikan sanksi.“Tetap kena sanksi,” tegasnya.Dengan adanya langkah ini, Pemerintah Provinsi berharap para ASN dapat menjaga profesionalisme sekaligus memanfaatkan waktu libur untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan keluarga dan masyarakat.
Indonesia
| Senin, 7 April 2025
Feeds
Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.
Blora
| Jumat, 10 April 2026

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.
Riau
| Kamis, 9 April 2026

Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib
PIFA, Jakarta - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (29) menjadi korban aksi begal di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/4) dini hari itu sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, korban dipepet saat melintas dari arah Tomang menuju Harmoni.Plt Kanit Reskrim Polsek Gambir, Heri Moko, membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengalami sejumlah luka akibat aksi kekerasan para pelaku."Korban mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan. Saat kejadian, korban dipepet oleh pelaku ketika melintas di lokasi," ujar Heri kepada wartawan, Selasa (7/4).Heri menjelaskan, pelaku terlebih dahulu menganiaya korban menggunakan benda tumpul untuk melumpuhkan. Korban ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor, kemudian dipukul menggunakan batu di lokasi kejadian.Setelah itu, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik korban, yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 dengan nomor polisi B 3036 PJE, serta dua unit ponsel, yaitu Samsung Galaxy S20 Plus dan Samsung Galaxy A55.Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum. Akibat luka di bagian kepala dan tubuh lainnya, korban harus menjalani perawatan intensif.Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti awal. Penanganan kasus ini juga telah dikoordinasikan dengan Polres Metro Jakarta Pusat, tempat korban membuat laporan resmi.Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terekam dalam aksi begal tersebut.
Jakarta
| Selasa, 7 April 2026

Misteri Benda Bercahaya di Langit Lampung Terungkap: Ternyata Sampah Antariksa Roket China
PIFA, Lokal – Teka-teki mengenai penampakan benda langit misterius yang melintasi wilayah Lampung dan Banten pada Sabtu (4/4) malam akhirnya terjawab. Profesor Astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa objek bercahaya tersebut adalah sampah antariksa.Kejadian yang sempat terekam dalam video viral di media sosial itu menunjukkan sebuah objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian, memicu spekulasi di kalangan warga."Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujar Thomas saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/4).Bekas Roket China CZ-3BBerdasarkan analisis terbaru dari Space-Track dan pemantauan orbit, Thomas menjelaskan bahwa benda tersebut merupakan bekas roket China jenis CZ-3B. Roket ini meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera.Thomas merinci bahwa pada pukul 19:56 WIB, ketinggian objek tersebut terus menurun hingga mencapai di bawah 120 kilometer dari permukaan bumi."Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tuturnya.Fenomena Visual yang MemukauTurunnya ketinggian sampah antariksa ke lapisan atmosfer yang lebih padat menyebabkan terjadinya gesekan hebat yang menghasilkan panas ekstrem. Hal inilah yang membuat objek terlihat berpijar terang dan pecah menjadi serpihan-serpihan kecil sebelum akhirnya jatuh ke laut.Fenomena ini sebelumnya menjadi perbincangan hangat netizen setelah video amatir warga memperlihatkan lintasan cahaya panjang yang perlahan hancur di langit malam. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Thomas menekankan bahwa fenomena jatuhnya sampah antariksa semacam ini merupakan bagian dari aktivitas teknologi antariksa global yang terus dipantau oleh para ahli astronomi.
Lampung
| Senin, 6 April 2026

Sempat Tidur 7 Bulan, Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter
PIFA, Lokal – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan terjadinya aktivitas erupsi pada Senin (6/4) pagi. Gunung api tersebut melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak.Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, mengonfirmasi bahwa letusan terjadi pada pukul 09.26 WIT. Kolom abu yang dihasilkan teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong tertiup angin ke arah barat."Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi kurang lebih 49,69 detik," ujar Bambang saat dihubungi dari Ternate, Senin.Kembali Aktif Setelah Hiatus 7 BulanBambang menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak 30 Maret 2026 hingga saat ini. Menariknya, peningkatan ini terjadi setelah gunung setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sempat berhenti meletus selama tujuh bulan terakhir."Selama tujuh bulan terakhir, aktivitas letusan Gunung Dukono sempat berhenti. Namun, sejak tanggal 30 Maret kemarin, sudah mulai terjadi letusan kembali sampai sekarang," jelasnya.Status Waspada dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Dukono berada pada Level II atau Status Waspada. Mengingat ancaman bahaya letusan yang masih mengintai, pihak berwenang mengeluarkan larangan keras bagi masyarakat maupun wisatawan untuk mendekati area kawah.Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun, termasuk pendakian, di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang."Kami meminta pengunjung dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi ini demi keselamatan bersama, mengingat fluktuasi aktivitas gunung yang kembali meningkat," pungkas Bambang.
Maluku Utara
| Senin, 6 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter
PIFA, Lokal – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Senin pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami tujuh kali erupsi beruntun dengan tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 hingga 1.100 meter di atas puncak.Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari. Erupsi pertama tercatat pada pukul 00.38 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu tebal yang mengarah ke barat daya.Letusan Tertinggi pada Pukul 06.51 WIBPetugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengungkapkan bahwa dari rangkaian erupsi pagi ini, letusan paling tinggi terjadi menjelang pukul tujuh pagi."Erupsi dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak," kata Liswanto dalam laporan tertulisnya, Senin.Kolom abu pada letusan tersebut condong ke arah selatan dengan intensitas sedang. Adapun erupsi ketujuh tercatat terjadi pada pukul 09.29 WIB, namun visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut, dan aktivitas erupsi dilaporkan masih terus berlangsung saat laporan disusun.Status Siaga (Level III) dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). Mengingat aktivitas yang masih tinggi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat:Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.Sempadan Sungai: Di luar jarak 13 km tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.Radius Steril: Larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar.Liswanto juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan banjir lahar dingin di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Malang
| Senin, 6 April 2026

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi
PIFA, Jawa Barat - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan terkait kasus dugaan suap ijon proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara. Kali ini, rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berada di Indramayu menjadi sasaran penyidik.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam perkara tersebut.“Hari ini penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Indramayu,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah rumah Ono di Bandung pada Rabu (1/4). Dari lokasi tersebut, penyidik menyita uang tunai ratusan juta rupiah, dokumen, serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus.KPK menduga Ono turut menerima aliran uang dari pengusaha bernama Sarjan, yang saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan beberapa tersangka, yakni Ade Kuswara, Kepala Desa Sukadami H.M. Kunang (yang juga ayah Ade), serta Sarjan sebagai pihak swasta pemberi suap.Sarjan didakwa memberikan suap sebesar Rp11,4 miliar kepada Ade Kuswara agar memperoleh paket proyek tahun anggaran 2025. Uang tersebut diduga disalurkan melalui sejumlah perantara, termasuk H.M. Kunang dan beberapa pihak lainnya dengan nilai miliaran rupiah.Selain kepada Ade, jaksa juga mengungkap adanya aliran dana ke sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk kepala dinas di berbagai sektor.KPK menyatakan masih membuka peluang untuk kembali memeriksa Ono Surono guna mendalami perannya dalam kasus ini. Pemeriksaan sebelumnya terhadap Ono diketahui telah dilakukan pada Januari 2026.Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah pejabat daerah dan dugaan praktik suap proyek yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
Jawa Barat
| Kamis, 2 April 2026

Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa
PIFA, Sumatra Utara - Majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap videografer Amsal Christy Sitepu dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (1/4).Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Mohammad Yusafrihardi Girsang menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas dakwaan yang diajukan jaksa.“Mengadili, menyatakan terdakwa Amsal tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan primair dan subsider penuntut umum,” ujar hakim dalam persidangan.Hakim juga memerintahkan agar Amsal dibebaskan dari seluruh dakwaan, serta memulihkan haknya dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat martabat.Tidak Terbukti Melawan HukumMajelis hakim menilai tidak terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam kasus yang menjerat Amsal. Dengan demikian, seluruh tuduhan terkait mark up proyek pembuatan video profil desa dinyatakan tidak terbukti.Tuntutan Jaksa SebelumnyaSebelumnya, jaksa penuntut umum Wira Arizona menuntut Amsal dengan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.Tak hanya itu, Amsal juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp202.161.980. Jika tidak dibayarkan, diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.Duduk Perkara KasusDalam dakwaan, Amsal yang merupakan Direktur CV Promiseland disebut mengerjakan proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo pada Tahun Anggaran 2020–2022.Sebanyak 20 desa di empat kecamatan menjadi bagian proyek tersebut, yang didanai dari dana desa dengan nilai sekitar Rp30 juta per desa.Jaksa menilai proposal yang diajukan tidak disusun dengan benar dan cenderung dimark-up. Selain itu, pelaksanaan pekerjaan disebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Disebut Rugikan NegaraBerdasarkan audit Inspektorat Pemkab Karo, Amsal disebut memperkaya diri hingga Rp202.161.980 yang dianggap sebagai kerugian negara.Atas dasar itu, jaksa menjerat Amsal dengan dugaan tindak pidana korupsi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.Sempat Jadi Sorotan DPRKasus ini sempat menjadi perhatian publik dan mendapat sorotan dari Komisi III DPR. Bahkan sebelumnya, penahanan Amsal sempat ditangguhkan oleh Pengadilan Negeri Medan.Dengan putusan bebas ini, Amsal resmi lepas dari seluruh tuntutan hukum dalam kasus tersebut.
Sumatra Utara
| Rabu, 1 April 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Persoalan Pertanian di Kalbar Kompleks, Pemprov Diminta Beri Perhatian Penuh
PIFA, Lokal - Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Affandie menyebutkan persoalan pertanian di Kalbar cukup kompleks. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah. Dia menilai kepemimpinan Sutarmidji dan Ria Norsan, belum sepenuhnya berkomitmen membangun sektor pertanian tersebut. Dukungan anggaran sektor pertanian, kata Affandie di Kalbar sangat kecil. Masalah pertanian diantaranya kelangkaan pupuk subsidi, kenaikan harga pupuk non subsidi hingga obat-obatan. "Hal ini masih menjadi keluhan petani," ujarnya, kemarin. Dia menerangkan, kuota pupuk subsidi mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah kebutuhan 70 persen, hanya 30 persen yang dibantu pemerintah. Di sisi lain, untuk membeli pupuk non subsidi, harganya juga meroket. Bahkan, tercatat mengalami kenaikan 60 persen dari harga biasanya. Termasuk pula harga obat-obatan yang naik hingga 100 persen. Selain itu, bantuan pemerintah pusat dan daerah dalam bentuk anggaran pun sangat minim. Dari tahun ke tahun anggaran sektor pertanian terus mengalami penurunan. Dia menerangkan, tahun lalu Kalbar masih dibantu Rp100 miliar. Sedangkan tahun ini sisa Rp79 miliar. Begitu pun Pemprov Kalbar. Anggaran tahun 2023 hanya Rp46 miliar. Padahal, tahun 2022 hampir Rp80 miliar. "Angka ini jauh turunnya. Dari anggaran Rp46 miliar itu, 60 persen dipastikan operasional pegawai. 40 persen sisanya pengadaan barang dan jasa," jelasnya. Hal ini kata Affandie, artinya belum ada keberpihakan. Sehingga sulit untuk mencapai swasembada. Pemprov Kalbar hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. "SPPD yang sudah ditetapkan Pemprov dan DPRD masih bisa dipangkas gubernur untuk membangun infrastruktur. Tapi tidak untuk sektor pertanian," jelasnya. Dia menambahkan, sektor perkebunan bisa jalan sendiri sebab dikelola oleh swasta. Namun pertanian memang dibutuhkan pembinaan. (ap)
Kalbar
| Sabtu, 21 Januari 2023
Lokal

Remaja 21 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Warga Setelah 19 Kali Curi Rumah Kosong
PIFA, Lokal – Aksi nekat seorang remaja berinisial SO (21) berakhir apes setelah tertangkap tangan warga saat mencuri di sebuah rumah di Jalan Budi Utomo, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (19/10/2025) malam. Pelaku yang diduga sudah lama menjadi incaran warga itu tak berkutik ketika aksinya dipergoki. Ia langsung diamankan sebelum sempat kabur. Warga kemudian menghubungi pemilik rumah yang baru sadar uangnya sebesar Rp800 ribu telah raib. Korban lantas melapor ke Polsek Sungai Kakap. Mendapat laporan, petugas segera ke lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti hasil curian. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Sungai Kakap untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Sungai Kakap, IPDA Dolas, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan penangkapan tersebut. “Personel kami menerima laporan dari warga terkait tertangkapnya seorang remaja yang diduga melakukan pencurian di rumah kosong. Pelaku berinisial SO (21) telah diamankan bersama barang bukti hasil curian,” ungkap Ade, Kamis (23/10/2025). Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa SO sudah 19 kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran rumah kosong. “Modus yang digunakan pelaku dengan cara masuk melalui kolong rumah, lalu merusak bagian lantai untuk bisa naik ke dalam rumah. Saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong. Cara ini sudah berulang kali pelaku lakukan di lokasi berbeda,” jelas Ade. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi mendalami kemungkinan SO terlibat dalam kasus serupa di wilayah Kubu Raya. “Kami masih melakukan penyidikan mendalam untuk memastikan apakah pelaku beraksi sendirian atau ada jaringan lain,” tegas Ade. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang cepat tanggap. “Kami mengapresiasi tindakan cepat warga yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Kepekaan dan keberanian masyarakat sangat membantu tugas kepolisian dalam mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Kubu Raya
| Jumat, 24 Oktober 2025
Lokal

ASN yang Tidak Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Bakal Dikenakan Sanksi
PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menambah libur lebaran. Jika kedapatan tidak hadir dikantor pasca libur lebaran maka harus siap-siap menerima sanksi.Sesuai intruksi pemerintah pusat, cuti bersama Libur Lebaran idul fitri 1446 Hijriah dimulai pada 28 Maret dan akan berakhir pada 7 April 2025. Sehingga dipastikan pada 8 April mendatang seluruh ASN khususnya di sektor pelayanan sudah harus kembali bekerja seperti biasa.“Cuti diberikan kepada ASN sampai dengan masuknya kantor kembali. Sampai tanggal 8 April,” ungkapnya usai melepas peserta Mudik Gratis Khatulistiwa pada Jumat (28/3/25) lalu.Norsan dengan tegas mengatakan jika kedapatan ASN yang melanggar ataupun tidak masuk saat waktu telah tiba akan diberikan sanksi.“Tetap kena sanksi,” tegasnya.Dengan adanya langkah ini, Pemerintah Provinsi berharap para ASN dapat menjaga profesionalisme sekaligus memanfaatkan waktu libur untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan keluarga dan masyarakat.







