2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Lokal

Tertangkap Basah Curi Kelapa, Dua Pria di Sambas Diarak Keliling Kampung

PIFA, Lokal – Dua orang pria di Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalbar  diarak warga keliling kampung usai tertangkap basah mencuri buah kelapa di kebun milik warga pada, Selasa (2/7/2024) malam. Saat diarak warga keliling kampung, kedua pelaku tampak tidak menggunakan sehelai pakaian sambil membawa kelapa yang dicurinya. Mereka digotong warga keliling kampung sambil mendatangi rumah warga di sekitar satu-persatu. Menurut informasi warga sekitar, kedua pelaku sering melakukan aksi pencurian serupa di desa tersebut. Setelah berulang kali terjadi dan membuat resah, warga kemudian memantau gerak-gerik mereka dan saat tertangkap langsung diberi hukuman dengan diarak keliling kampung. Warga sekitar menuturkan hukuman tersebut diberikan untuk memberikan efek jera agar pelaku merasa malu dan kapok serta mencegah terulangnya kejadian serupa. (ly)

Sambas
| Rabu, 3 Juli 2024
Foto: Tertangkap Basah Curi Kelapa, Dua Pria di Sambas Diarak Keliling Kampung | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Lokal

Foto: Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva | Pifa Net

Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva

PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.

Blora
| Jumat, 10 April 2026

Lokal

Foto: Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik | Pifa Net

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik

PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.

Riau
| Kamis, 9 April 2026

Lokal

Foto: Viral Warga Minum Oli di Makassar, MUI Sulsel Tegaskan Hukumnya Haram | Pifa Net

Viral Warga Minum Oli di Makassar, MUI Sulsel Tegaskan Hukumnya Haram

PIFA, Makassar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan angkat bicara terkait viralnya video sejumlah warga di Makassar yang meminum oli atau pelumas kendaraan secara bergiliran.Sekretaris MUI Sulsel, Muammar Bakry, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam ajaran agama Islam dan berbahaya bagi kesehatan."Oli itu bukan minuman manusia dan dipastikan ada pengaruh dalam kesehatan, itu hukumnya haram. Artinya, minum oli itu haram karena bukan minuman," ujar Muammar kepada wartawan, Selasa (7/4).Menurutnya, oli merupakan bahan khusus untuk kendaraan, bukan untuk dikonsumsi manusia. Jika diminum, zat tersebut dapat merusak kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun panjang.Ia juga menyoroti alasan di balik aksi tersebut yang diklaim untuk meningkatkan stamina. Menurut Muammar, anggapan tersebut keliru dan justru dapat menyesatkan masyarakat."Karena viral jangan sampai ini menjadi pembelajaran yang jelek bahwa minum oli itu boleh. Apalagi kalau dianggap bisa meningkatkan stamina dan kemudian diikuti orang lain, ini berbahaya," tegasnya.Selain berisiko bagi kesehatan, Muammar menilai konten tersebut juga berdampak negatif secara sosial. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membuat atau menyebarkan konten yang berpotensi ditiru oleh orang lain.Sebagai Rektor Universitas Islam Makassar, ia juga menilai tindakan tersebut tidak etis, terlebih para pelaku mengenakan pakaian muslim dalam video yang beredar."Pakaian itu seolah memberi kesan bahwa Islam membolehkan, padahal ini perbuatan yang tidak manusiawi dan tidak patut dijadikan tontonan," ujarnya.MUI Sulsel pun meminta para pembuat konten segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.Sebelumnya, dua video viral menunjukkan aksi serupa. Dalam salah satu video, sekelompok orang berpakaian muslim tampak meminum cairan secara bergiliran di dalam masjid. Video lain memperlihatkan seorang pemuda dan pria paruh baya meminum oli di pinggir jalan.Aksi tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar mengecam karena dinilai membahayakan kesehatan, meski ada pula yang percaya klaim bahwa oli dapat meningkatkan stamina pria.

Makassar
| Rabu, 8 April 2026

Berita Populer

Lokal

Foto: Tertangkap Basah Curi Kelapa, Dua Pria di Sambas Diarak Keliling Kampung | Pifa Net

Tertangkap Basah Curi Kelapa, Dua Pria di Sambas Diarak Keliling Kampung

PIFA, Lokal – Dua orang pria di Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalbar  diarak warga keliling kampung usai tertangkap basah mencuri buah kelapa di kebun milik warga pada, Selasa (2/7/2024) malam. Saat diarak warga keliling kampung, kedua pelaku tampak tidak menggunakan sehelai pakaian sambil membawa kelapa yang dicurinya. Mereka digotong warga keliling kampung sambil mendatangi rumah warga di sekitar satu-persatu. Menurut informasi warga sekitar, kedua pelaku sering melakukan aksi pencurian serupa di desa tersebut. Setelah berulang kali terjadi dan membuat resah, warga kemudian memantau gerak-gerik mereka dan saat tertangkap langsung diberi hukuman dengan diarak keliling kampung. Warga sekitar menuturkan hukuman tersebut diberikan untuk memberikan efek jera agar pelaku merasa malu dan kapok serta mencegah terulangnya kejadian serupa. (ly)

Sambas
| Rabu, 3 Juli 2024

Lokal

Foto: Marsihat Agen Pegadaian di Dusun Keramat II Raih Omset 5 Miliar dengan Layanan Jemput Gadaian dan Program Literasi Keuangan | Pifa Net

Marsihat Agen Pegadaian di Dusun Keramat II Raih Omset 5 Miliar dengan Layanan Jemput Gadaian dan Program Literasi Keuangan

PIFA.CO.ID, LOKAL - Marsihat, Agen Pegadaian yang beralamat di dusun Keramat II - desa Kuala -Dua- Kubu Raya sudah bergabung menjadi Agen Pegadaian sejak tahun 2021. Bermula dari ajakan pegawai Pegadaian untuk bergabung menjadi Agen Pegadaian, kini Marsihat sudah memiliki omset hingga 5 miliar. Pada tahun 2021 agen Marsihat juga mendapatkan bantuan dari Pegadaian berupa outlet dalam bentuk kontainer yang sudah dimodifikasi sehingga meningkatkan kemudahan layanan yang dapat diberikan untuk masyarakat sekitar. Hal ini juga merupakan dukungan Pegadaian terhadap program pemerintahan dalam percepatan akses keuangan daerah. Berbagai upaya dilakukan Marsihat dalam meningkatkan pelayanan yakni dengan melakukan literasi di lingkungan sekitar dan melakukan jemput gadaian. “Memang saat ini untuk pelayanan pada konter agen terbatas dari jam 07.00 – 12.00 WIB. Namun di luar jam tersebut, saya tetap melayani dengan menjemput gadaian ke rumah nasabah. Bahkan ada juga nasabah yang datang ke rumah pada malam hari jika membutuhkan dana darurat” ungkap Marsihat. Adapun keuntungan yang didapatkan oleh Agen Marsihat selain fee dari transaksi adalah mendapatkan kesempatan mengikuti sertifikasi menaksir emas yang dibiayai oleh Pegadaian pada tahun 2023. Harapan Marsihat ke depannya semoga dengan hadirnya Agen Pegadaian di dusun Keramat II ini dapat membantu masyarakat sekitar jika membutuhkan dana dengan memanfaatkan emas yang dimiliki serta semakin banyak masyarakat yang sadar akan manfaat investasi emas. Sehingga melalui agen Marsihat, masyarakat dapat membeli emas secara cicilan.

Kubu Raya
| Rabu, 11 Desember 2024

Lokal

Foto: Ritual Naga Buka Mata Awali Perayaan Cap Go Meh di Pontianak | Pifa Net

Ritual Naga Buka Mata Awali Perayaan Cap Go Meh di Pontianak

PIFA.CO.ID, LOKAL - Ritual buka mata naga mengawali Festival Cap Go Meh di Pontianak. Sebanyak 10 dari 39 replika naga yang terdaftar melakukan prosesi buka mata di Klenteng Kwan Tie Bio, Jalan Diponegoro, pada Senin (10/2/25).Ritual yang dimulai dari pukul 05.00 wib ini menjadi tontonan bagi masyarakat sekitar dan wisatawan asing.“Hari ini yang buka mata di Klenteng Kwan Tie Bio ada 10 ekor, disusul dengan 29 ekor. Jadi total naga yang hadir di panggung Jalan Diponegoro ada 39 ekor,” ungkap Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Hendry Pangestu Lim.Ritual naga buka mata ini merupakan syarat dan adat yang harus dipenuhi sebelum naga nantinya diarak mengelilingi Kota Pontianak. Tujuannya untuk memanggil roh-roh naga langit untuk masuk ke replika naga sehingga nantinya pada saat atraksi keliling kota terjaga keselamatannya dan warga sekitarnya.“Pembukaan mata naga tersebut meminta ijin restu pda leluhurnya sehingga ada penutup mata itu pada tanggal 13 Februari. Kalau yang buka mata pasti akan membakar naga,” ungkpanya.Setelah melakukan ritual buka mata, selanjutnya replika naga melakukan atraksi di sepanjang Jalan Diponegoro dan juga mengelilingi Kota Pontianak mengunjungi tempat-tempat usaha milik warga untuk memberikan keberuntungan.“Begitu selesai menjalankan ritual buka mata, naga-naga tersebut akan berkunjung ke donatur,” ujarnya.Setelah ritual buka mata, rangkaian acara Cap Go Meh Pontianak dilanjutkan dengan parade naga bersinar pada malam 12 Februari 2025. Sebanyak 39 naga akan memeriahkan malam, dimulai dari Jalan Patimura hingga melewati panggung utama di sekitar Ligo Mitra.“Terus rangkaian berikutnya yaitu pada tanggal 12 Februari kita ada karnaval naga. Startnya di depan Lampu Merah Patimura.Masuk ke sepanjang Gajah Mada, panggung utama ada di Ligo. Terus dilanjutkan pada tanggal 13, naga tutup mata,” pungkasnya.

Pontianak
| Senin, 10 Februari 2025

Feeds

Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva

PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.

Blora
| Jumat, 10 April 2026
Foto: Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva | Pifa Net

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik

PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.

Riau
| Kamis, 9 April 2026
Foto: Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik | Pifa Net

Viral Warga Minum Oli di Makassar, MUI Sulsel Tegaskan Hukumnya Haram

PIFA, Makassar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan angkat bicara terkait viralnya video sejumlah warga di Makassar yang meminum oli atau pelumas kendaraan secara bergiliran.Sekretaris MUI Sulsel, Muammar Bakry, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam ajaran agama Islam dan berbahaya bagi kesehatan."Oli itu bukan minuman manusia dan dipastikan ada pengaruh dalam kesehatan, itu hukumnya haram. Artinya, minum oli itu haram karena bukan minuman," ujar Muammar kepada wartawan, Selasa (7/4).Menurutnya, oli merupakan bahan khusus untuk kendaraan, bukan untuk dikonsumsi manusia. Jika diminum, zat tersebut dapat merusak kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun panjang.Ia juga menyoroti alasan di balik aksi tersebut yang diklaim untuk meningkatkan stamina. Menurut Muammar, anggapan tersebut keliru dan justru dapat menyesatkan masyarakat."Karena viral jangan sampai ini menjadi pembelajaran yang jelek bahwa minum oli itu boleh. Apalagi kalau dianggap bisa meningkatkan stamina dan kemudian diikuti orang lain, ini berbahaya," tegasnya.Selain berisiko bagi kesehatan, Muammar menilai konten tersebut juga berdampak negatif secara sosial. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membuat atau menyebarkan konten yang berpotensi ditiru oleh orang lain.Sebagai Rektor Universitas Islam Makassar, ia juga menilai tindakan tersebut tidak etis, terlebih para pelaku mengenakan pakaian muslim dalam video yang beredar."Pakaian itu seolah memberi kesan bahwa Islam membolehkan, padahal ini perbuatan yang tidak manusiawi dan tidak patut dijadikan tontonan," ujarnya.MUI Sulsel pun meminta para pembuat konten segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.Sebelumnya, dua video viral menunjukkan aksi serupa. Dalam salah satu video, sekelompok orang berpakaian muslim tampak meminum cairan secara bergiliran di dalam masjid. Video lain memperlihatkan seorang pemuda dan pria paruh baya meminum oli di pinggir jalan.Aksi tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar mengecam karena dinilai membahayakan kesehatan, meski ada pula yang percaya klaim bahwa oli dapat meningkatkan stamina pria.

Makassar
| Rabu, 8 April 2026
Foto: Viral Warga Minum Oli di Makassar, MUI Sulsel Tegaskan Hukumnya Haram | Pifa Net

Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib

PIFA, Jakarta - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (29) menjadi korban aksi begal di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/4) dini hari itu sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, korban dipepet saat melintas dari arah Tomang menuju Harmoni.Plt Kanit Reskrim Polsek Gambir, Heri Moko, membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengalami sejumlah luka akibat aksi kekerasan para pelaku."Korban mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan. Saat kejadian, korban dipepet oleh pelaku ketika melintas di lokasi," ujar Heri kepada wartawan, Selasa (7/4).Heri menjelaskan, pelaku terlebih dahulu menganiaya korban menggunakan benda tumpul untuk melumpuhkan. Korban ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor, kemudian dipukul menggunakan batu di lokasi kejadian.Setelah itu, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik korban, yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 dengan nomor polisi B 3036 PJE, serta dua unit ponsel, yaitu Samsung Galaxy S20 Plus dan Samsung Galaxy A55.Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum. Akibat luka di bagian kepala dan tubuh lainnya, korban harus menjalani perawatan intensif.Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti awal. Penanganan kasus ini juga telah dikoordinasikan dengan Polres Metro Jakarta Pusat, tempat korban membuat laporan resmi.Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terekam dalam aksi begal tersebut.

Jakarta
| Selasa, 7 April 2026
Foto: Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib | Pifa Net

Misteri Benda Bercahaya di Langit Lampung Terungkap: Ternyata Sampah Antariksa Roket China

PIFA, Lokal – Teka-teki mengenai penampakan benda langit misterius yang melintasi wilayah Lampung dan Banten pada Sabtu (4/4) malam akhirnya terjawab. Profesor Astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa objek bercahaya tersebut adalah sampah antariksa.Kejadian yang sempat terekam dalam video viral di media sosial itu menunjukkan sebuah objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian, memicu spekulasi di kalangan warga."Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujar Thomas saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/4).Bekas Roket China CZ-3BBerdasarkan analisis terbaru dari Space-Track dan pemantauan orbit, Thomas menjelaskan bahwa benda tersebut merupakan bekas roket China jenis CZ-3B. Roket ini meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera.Thomas merinci bahwa pada pukul 19:56 WIB, ketinggian objek tersebut terus menurun hingga mencapai di bawah 120 kilometer dari permukaan bumi."Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tuturnya.Fenomena Visual yang MemukauTurunnya ketinggian sampah antariksa ke lapisan atmosfer yang lebih padat menyebabkan terjadinya gesekan hebat yang menghasilkan panas ekstrem. Hal inilah yang membuat objek terlihat berpijar terang dan pecah menjadi serpihan-serpihan kecil sebelum akhirnya jatuh ke laut.Fenomena ini sebelumnya menjadi perbincangan hangat netizen setelah video amatir warga memperlihatkan lintasan cahaya panjang yang perlahan hancur di langit malam. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Thomas menekankan bahwa fenomena jatuhnya sampah antariksa semacam ini merupakan bagian dari aktivitas teknologi antariksa global yang terus dipantau oleh para ahli astronomi.

Lampung
| Senin, 6 April 2026
Foto: Misteri Benda Bercahaya di Langit Lampung Terungkap: Ternyata Sampah Antariksa Roket China | Pifa Net

Sempat Tidur 7 Bulan, Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter

PIFA, Lokal – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan terjadinya aktivitas erupsi pada Senin (6/4) pagi. Gunung api tersebut melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak.Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, mengonfirmasi bahwa letusan terjadi pada pukul 09.26 WIT. Kolom abu yang dihasilkan teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong tertiup angin ke arah barat."Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi kurang lebih 49,69 detik," ujar Bambang saat dihubungi dari Ternate, Senin.Kembali Aktif Setelah Hiatus 7 BulanBambang menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak 30 Maret 2026 hingga saat ini. Menariknya, peningkatan ini terjadi setelah gunung setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sempat berhenti meletus selama tujuh bulan terakhir."Selama tujuh bulan terakhir, aktivitas letusan Gunung Dukono sempat berhenti. Namun, sejak tanggal 30 Maret kemarin, sudah mulai terjadi letusan kembali sampai sekarang," jelasnya.Status Waspada dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Dukono berada pada Level II atau Status Waspada. Mengingat ancaman bahaya letusan yang masih mengintai, pihak berwenang mengeluarkan larangan keras bagi masyarakat maupun wisatawan untuk mendekati area kawah.Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun, termasuk pendakian, di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang."Kami meminta pengunjung dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi ini demi keselamatan bersama, mengingat fluktuasi aktivitas gunung yang kembali meningkat," pungkas Bambang.

Maluku Utara
| Senin, 6 April 2026
Foto: Sempat Tidur 7 Bulan, Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter | Pifa Net

Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter

PIFA, Lokal – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Senin pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami tujuh kali erupsi beruntun dengan tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 hingga 1.100 meter di atas puncak.Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari. Erupsi pertama tercatat pada pukul 00.38 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu tebal yang mengarah ke barat daya.Letusan Tertinggi pada Pukul 06.51 WIBPetugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengungkapkan bahwa dari rangkaian erupsi pagi ini, letusan paling tinggi terjadi menjelang pukul tujuh pagi."Erupsi dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak," kata Liswanto dalam laporan tertulisnya, Senin.Kolom abu pada letusan tersebut condong ke arah selatan dengan intensitas sedang. Adapun erupsi ketujuh tercatat terjadi pada pukul 09.29 WIB, namun visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut, dan aktivitas erupsi dilaporkan masih terus berlangsung saat laporan disusun.Status Siaga (Level III) dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). Mengingat aktivitas yang masih tinggi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat:Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.Sempadan Sungai: Di luar jarak 13 km tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.Radius Steril: Larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar.Liswanto juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan banjir lahar dingin di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Malang
| Senin, 6 April 2026
Foto: Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter | Pifa Net

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi

PIFA, Jawa Barat - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan terkait kasus dugaan suap ijon proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara. Kali ini, rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berada di Indramayu menjadi sasaran penyidik.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam perkara tersebut.“Hari ini penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Indramayu,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah rumah Ono di Bandung pada Rabu (1/4). Dari lokasi tersebut, penyidik menyita uang tunai ratusan juta rupiah, dokumen, serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus.KPK menduga Ono turut menerima aliran uang dari pengusaha bernama Sarjan, yang saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan beberapa tersangka, yakni Ade Kuswara, Kepala Desa Sukadami H.M. Kunang (yang juga ayah Ade), serta Sarjan sebagai pihak swasta pemberi suap.Sarjan didakwa memberikan suap sebesar Rp11,4 miliar kepada Ade Kuswara agar memperoleh paket proyek tahun anggaran 2025. Uang tersebut diduga disalurkan melalui sejumlah perantara, termasuk H.M. Kunang dan beberapa pihak lainnya dengan nilai miliaran rupiah.Selain kepada Ade, jaksa juga mengungkap adanya aliran dana ke sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk kepala dinas di berbagai sektor.KPK menyatakan masih membuka peluang untuk kembali memeriksa Ono Surono guna mendalami perannya dalam kasus ini. Pemeriksaan sebelumnya terhadap Ono diketahui telah dilakukan pada Januari 2026.Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah pejabat daerah dan dugaan praktik suap proyek yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Jawa Barat
| Kamis, 2 April 2026
Foto: KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi | Pifa Net

Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa

PIFA, Sumatra Utara - Majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap videografer Amsal Christy Sitepu dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (1/4).Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Mohammad Yusafrihardi Girsang menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas dakwaan yang diajukan jaksa.“Mengadili, menyatakan terdakwa Amsal tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan primair dan subsider penuntut umum,” ujar hakim dalam persidangan.Hakim juga memerintahkan agar Amsal dibebaskan dari seluruh dakwaan, serta memulihkan haknya dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat martabat.Tidak Terbukti Melawan HukumMajelis hakim menilai tidak terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam kasus yang menjerat Amsal. Dengan demikian, seluruh tuduhan terkait mark up proyek pembuatan video profil desa dinyatakan tidak terbukti.Tuntutan Jaksa SebelumnyaSebelumnya, jaksa penuntut umum Wira Arizona menuntut Amsal dengan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.Tak hanya itu, Amsal juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp202.161.980. Jika tidak dibayarkan, diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.Duduk Perkara KasusDalam dakwaan, Amsal yang merupakan Direktur CV Promiseland disebut mengerjakan proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo pada Tahun Anggaran 2020–2022.Sebanyak 20 desa di empat kecamatan menjadi bagian proyek tersebut, yang didanai dari dana desa dengan nilai sekitar Rp30 juta per desa.Jaksa menilai proposal yang diajukan tidak disusun dengan benar dan cenderung dimark-up. Selain itu, pelaksanaan pekerjaan disebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Disebut Rugikan NegaraBerdasarkan audit Inspektorat Pemkab Karo, Amsal disebut memperkaya diri hingga Rp202.161.980 yang dianggap sebagai kerugian negara.Atas dasar itu, jaksa menjerat Amsal dengan dugaan tindak pidana korupsi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.Sempat Jadi Sorotan DPRKasus ini sempat menjadi perhatian publik dan mendapat sorotan dari Komisi III DPR. Bahkan sebelumnya, penahanan Amsal sempat ditangguhkan oleh Pengadilan Negeri Medan.Dengan putusan bebas ini, Amsal resmi lepas dari seluruh tuntutan hukum dalam kasus tersebut.

Sumatra Utara
| Rabu, 1 April 2026
Foto: Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa | Pifa Net

Disinggung Bupati soal Status Mantan Narapidana saat Halalbihalal, Wabup Lebak Merasa Terhina

PIFA, Banten - Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengaku tersinggung atas pernyataan Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang menyinggung masa lalunya sebagai mantan narapidana.Peristiwa itu terjadi saat acara halalbihalal di lingkungan Pemkab Lebak, Senin (30/3). Amir menilai pernyataan tersebut merupakan penghinaan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan tugas pemerintahan.Menurut Amir, saat itu Hasbi menyebut dirinya sebagai mantan napi dengan nada yang dianggap merendahkan di hadapan banyak orang. Ia pun sempat berdiri untuk memperingatkan agar Bupati tidak menyampaikan hal tersebut di forum resmi.“Saya merasa terhina karena disampaikan di khalayak umum dan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan,” ujarnya, Selasa (31/3).Amir juga mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia mendapat sindiran keras dari Hasbi. Ia menyebut gaya komunikasi tersebut juga kerap dirasakan oleh kepala dinas dan ASN di lingkungan Pemkab Lebak.Meski demikian, Amir menilai kinerja pembangunan di Lebak sejauh ini sudah cukup baik, mulai dari infrastruktur jalan hingga pengairan. Namun, menurutnya, pernyataan yang bernada menyakitkan dapat merusak citra pemerintahan.Ketegangan bermula saat Hasbi dalam sambutannya menyinggung peran wakil bupati sesuai aturan, termasuk batasan koordinasi dengan kepala dinas. Ia juga mengkritik kebiasaan pertemuan yang dilakukan Amir dengan sejumlah pejabat OPD.Dalam kesempatan itu, Hasbi turut menyinggung kasus lama Amir terkait suap sengketa Pilkada 2013 yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.Pernyataan tersebut kemudian memicu reaksi keras dari Amir dan memperlihatkan ketegangan hubungan antara pimpinan daerah di Kabupaten Lebak.

Banten
| Selasa, 31 Maret 2026
Foto: Disinggung Bupati soal Status Mantan Narapidana saat Halalbihalal, Wabup Lebak Merasa Terhina | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Lokal

Foto: Tertangkap Basah Curi Kelapa, Dua Pria di Sambas Diarak Keliling Kampung | Pifa Net

Tertangkap Basah Curi Kelapa, Dua Pria di Sambas Diarak Keliling Kampung

PIFA, Lokal – Dua orang pria di Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalbar  diarak warga keliling kampung usai tertangkap basah mencuri buah kelapa di kebun milik warga pada, Selasa (2/7/2024) malam. Saat diarak warga keliling kampung, kedua pelaku tampak tidak menggunakan sehelai pakaian sambil membawa kelapa yang dicurinya. Mereka digotong warga keliling kampung sambil mendatangi rumah warga di sekitar satu-persatu. Menurut informasi warga sekitar, kedua pelaku sering melakukan aksi pencurian serupa di desa tersebut. Setelah berulang kali terjadi dan membuat resah, warga kemudian memantau gerak-gerik mereka dan saat tertangkap langsung diberi hukuman dengan diarak keliling kampung. Warga sekitar menuturkan hukuman tersebut diberikan untuk memberikan efek jera agar pelaku merasa malu dan kapok serta mencegah terulangnya kejadian serupa. (ly)

Sambas
| Rabu, 3 Juli 2024

Lokal

Foto: Marsihat Agen Pegadaian di Dusun Keramat II Raih Omset 5 Miliar dengan Layanan Jemput Gadaian dan Program Literasi Keuangan | Pifa Net

Marsihat Agen Pegadaian di Dusun Keramat II Raih Omset 5 Miliar dengan Layanan Jemput Gadaian dan Program Literasi Keuangan

PIFA.CO.ID, LOKAL - Marsihat, Agen Pegadaian yang beralamat di dusun Keramat II - desa Kuala -Dua- Kubu Raya sudah bergabung menjadi Agen Pegadaian sejak tahun 2021. Bermula dari ajakan pegawai Pegadaian untuk bergabung menjadi Agen Pegadaian, kini Marsihat sudah memiliki omset hingga 5 miliar. Pada tahun 2021 agen Marsihat juga mendapatkan bantuan dari Pegadaian berupa outlet dalam bentuk kontainer yang sudah dimodifikasi sehingga meningkatkan kemudahan layanan yang dapat diberikan untuk masyarakat sekitar. Hal ini juga merupakan dukungan Pegadaian terhadap program pemerintahan dalam percepatan akses keuangan daerah. Berbagai upaya dilakukan Marsihat dalam meningkatkan pelayanan yakni dengan melakukan literasi di lingkungan sekitar dan melakukan jemput gadaian. “Memang saat ini untuk pelayanan pada konter agen terbatas dari jam 07.00 – 12.00 WIB. Namun di luar jam tersebut, saya tetap melayani dengan menjemput gadaian ke rumah nasabah. Bahkan ada juga nasabah yang datang ke rumah pada malam hari jika membutuhkan dana darurat” ungkap Marsihat. Adapun keuntungan yang didapatkan oleh Agen Marsihat selain fee dari transaksi adalah mendapatkan kesempatan mengikuti sertifikasi menaksir emas yang dibiayai oleh Pegadaian pada tahun 2023. Harapan Marsihat ke depannya semoga dengan hadirnya Agen Pegadaian di dusun Keramat II ini dapat membantu masyarakat sekitar jika membutuhkan dana dengan memanfaatkan emas yang dimiliki serta semakin banyak masyarakat yang sadar akan manfaat investasi emas. Sehingga melalui agen Marsihat, masyarakat dapat membeli emas secara cicilan.

Kubu Raya
| Rabu, 11 Desember 2024

Lokal

Foto: Ritual Naga Buka Mata Awali Perayaan Cap Go Meh di Pontianak | Pifa Net

Ritual Naga Buka Mata Awali Perayaan Cap Go Meh di Pontianak

PIFA.CO.ID, LOKAL - Ritual buka mata naga mengawali Festival Cap Go Meh di Pontianak. Sebanyak 10 dari 39 replika naga yang terdaftar melakukan prosesi buka mata di Klenteng Kwan Tie Bio, Jalan Diponegoro, pada Senin (10/2/25).Ritual yang dimulai dari pukul 05.00 wib ini menjadi tontonan bagi masyarakat sekitar dan wisatawan asing.“Hari ini yang buka mata di Klenteng Kwan Tie Bio ada 10 ekor, disusul dengan 29 ekor. Jadi total naga yang hadir di panggung Jalan Diponegoro ada 39 ekor,” ungkap Ketua Panitia Festival Cap Go Meh Hendry Pangestu Lim.Ritual naga buka mata ini merupakan syarat dan adat yang harus dipenuhi sebelum naga nantinya diarak mengelilingi Kota Pontianak. Tujuannya untuk memanggil roh-roh naga langit untuk masuk ke replika naga sehingga nantinya pada saat atraksi keliling kota terjaga keselamatannya dan warga sekitarnya.“Pembukaan mata naga tersebut meminta ijin restu pda leluhurnya sehingga ada penutup mata itu pada tanggal 13 Februari. Kalau yang buka mata pasti akan membakar naga,” ungkpanya.Setelah melakukan ritual buka mata, selanjutnya replika naga melakukan atraksi di sepanjang Jalan Diponegoro dan juga mengelilingi Kota Pontianak mengunjungi tempat-tempat usaha milik warga untuk memberikan keberuntungan.“Begitu selesai menjalankan ritual buka mata, naga-naga tersebut akan berkunjung ke donatur,” ujarnya.Setelah ritual buka mata, rangkaian acara Cap Go Meh Pontianak dilanjutkan dengan parade naga bersinar pada malam 12 Februari 2025. Sebanyak 39 naga akan memeriahkan malam, dimulai dari Jalan Patimura hingga melewati panggung utama di sekitar Ligo Mitra.“Terus rangkaian berikutnya yaitu pada tanggal 12 Februari kita ada karnaval naga. Startnya di depan Lampu Merah Patimura.Masuk ke sepanjang Gajah Mada, panggung utama ada di Ligo. Terus dilanjutkan pada tanggal 13, naga tutup mata,” pungkasnya.

Pontianak
| Senin, 10 Februari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5