2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Lokal

Suasana Lebaran, Gubernur Kalbar Kunjungi Warga di Desa Sungai Itik

Berita Kubu Raya, PIFA - Hari Ketiga Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., melaksanakan silaturahmi dan memantau rumah warga yang tidak layak huni sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di Desa Sungai Itik Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Rabu (4/5/2022) kemarin. Turut hadir mendampingi, Kepala Perangkat Daerah terkait, Branch Manager Rumah Zakat Pontianak, Asrul Putra Nanda beserta tim rumah zakat dan Kepala Desa Sungai Itik, Abdurahman. Usai berkeliling beberapa rumah warga di Desa Sungai Itik, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa libur panjang kali ini beliau memanfaatkan untuk bersilaturahmi ke rumah warga di Desa Sungai Itik. "Dari pada diam dirumah kebetulan saya melihat di Instagram Rumah Zakat ada mengunjungi rumah - rumah warga untuk berbagi telur. Mumpung masih ada paket dan sarung kita bagikan saja sekaligus Silaturahmi dengan warga. Daripada masyarakat datang ke kita, lebih bagus kita datang ke masyarakat untuk lebaran," jelasnya rilis yang diterima Pontianak Informasi. Ditambahkannya, untuk rumah yang dibedah Gubernur Kalimantan Barat mengatakan nantinya akan ada donatur, mungkin dari CSR Bank Kalbar dan bisa jadi tidak hanya itu karena ada beberapa donatur lainnya. Ditempat yang sama, Kepala Desa Sungai Itik menyampaikan bahwa sangat terharu sekali di momen lebaran ini dikunjungi oleh Gubernur Kalbar untuk bersilaturahmi kepada warga di Desa Sungai Itik. "Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Gubernur. Alhamdulillah dan saya tidak menyangka sekali beliau datang, mudah-mudahan beliau dalam keadaan sehat selalu dan sehat selalu kedepannya lebih bagus lagi. Saya sebagai kepala desa akan tetap support program ini, bagaimanapun itu warga saya," ungkapnya. Sebagai informasi total penduduk Sungai Itik kurang lebih berjumlah 1.400 Kepala Keluarga dengan total 5.000an penduduk. (rs)

Kubu Raya
| Kamis, 5 Mei 2022
Foto: Suasana Lebaran, Gubernur Kalbar Kunjungi Warga di Desa Sungai Itik | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Lokal

Foto: 2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut | Pifa Net

2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut

Dua karyawan toko aksesori ponsel ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah toko (ruko) di Kabupaten Batubara, Sabtu (23/5), diduga akibat keracunan asap genset saat terjadi pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera Utara. Peristiwa tersebut terjadi di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban datang untuk membuka toko, namun tidak mendapat respons dari dalam bangunan. Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengatakan saat pintu ruko dibuka paksa, ditemukan empat orang di dalam kamar. Dua di antaranya sudah dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya tidak sadarkan diri. “Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan di dalam kamar. Dua korban sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya pingsan,” ujar Rahmat, Minggu (24/5). Dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24) warga Tebing Tinggi dan AA (22) warga Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi menduga kuat penyebab kejadian adalah keracunan asap dari genset yang digunakan saat listrik padam. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. Sebelumnya, pemadaman listrik massal melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara sejak Jumat (22/5) sore akibat gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipicu cuaca buruk, dan berdampak pada sistem kelistrikan di Pulau Sumatra.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026

Lokal

Foto: Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks | Pifa Net

Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks

Kepolisian Sektor Polsek Cimanggis memastikan kabar viral di media sosial yang memperlihatkan sosok pocong sedang duduk di teras rumah warga di Tapos, Depok, adalah tidak benar atau hoaks. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian setelah foto tersebut beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga. “Menurut keterangan, kejadian foto yang beredar bahwa pocong sudah tertangkap itu tidak benar atau hoaks,” ujar Jupriono, Minggu (24/5). Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menyimpulkan bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau editan. Foto asli yang dijadikan dasar unggahan itu disebut memperlihatkan warga yang sedang duduk di teras musala sambil menunggu waktu salat berikutnya. “Itu adalah editan. Foto aslinya warga sedang duduk menunggu salat isya,” jelasnya. Polisi menambahkan, penyebaran informasi palsu tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab hingga memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Sebelumnya, isu serupa juga sempat terjadi di sejumlah wilayah lain di Depok dan Tangerang, yang kemudian juga dipastikan sebagai hoaks setelah dilakukan pengecekan oleh aparat kepolisian.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026

Lokal

Foto:  Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026 | Pifa Net

Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026

Jemaah An-Nadzir Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Pimpinan An-Nadzir, Al Ustadz M. Samiruddin Pademmui, mengatakan penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hilal oleh tim khusus dari berbagai daerah di Indonesia serta penggabungan metode dalil naqli dan pendekatan ilmiah. “Iya, kami menetapkan Iduladha jatuh pada Selasa (26/5),” ujar Samiruddin kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (23/5). Ia menjelaskan, metode yang digunakan An-Nadzir mencakup pengamatan fase bulan, termasuk pemantauan purnama pada hari ke-14 hingga ke-16 bulan sebelumnya, serta observasi bulan sabit tua di ufuk timur dengan metode visual tertentu. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan fenomena alam seperti hujan, petir, angin kencang, dan pasang air laut sebagai indikator pergantian bulan. Menurut Samiruddin, berdasarkan hasil pemantauan, pergantian bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 04.03 WITA. Pada saat itu, posisi matahari disebut lebih dahulu terbit dibandingkan bulan, yang oleh metode An-Nadzir dianggap sebagai tanda masuknya bulan baru. “Karena itu, 1 Dzulhijjah 1447 H terhitung mulai Ahad 17 Mei 2026,” jelasnya. Dengan penetapan tersebut, pelaksanaan Salat Iduladha oleh jemaah An-Nadzir akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 07.00 WITA. Pihak An-Nadzir juga menegaskan bahwa perbedaan penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah merupakan hal yang wajar dalam khazanah fikih Islam. Mereka mengajak umat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap saling menghormati dan bijaksana.

Gowa
| Minggu, 24 Mei 2026

Berita Populer

Lokal

Foto: Suasana Lebaran, Gubernur Kalbar Kunjungi Warga di Desa Sungai Itik | Pifa Net

Suasana Lebaran, Gubernur Kalbar Kunjungi Warga di Desa Sungai Itik

Berita Kubu Raya, PIFA - Hari Ketiga Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., melaksanakan silaturahmi dan memantau rumah warga yang tidak layak huni sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di Desa Sungai Itik Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Rabu (4/5/2022) kemarin. Turut hadir mendampingi, Kepala Perangkat Daerah terkait, Branch Manager Rumah Zakat Pontianak, Asrul Putra Nanda beserta tim rumah zakat dan Kepala Desa Sungai Itik, Abdurahman. Usai berkeliling beberapa rumah warga di Desa Sungai Itik, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa libur panjang kali ini beliau memanfaatkan untuk bersilaturahmi ke rumah warga di Desa Sungai Itik. "Dari pada diam dirumah kebetulan saya melihat di Instagram Rumah Zakat ada mengunjungi rumah - rumah warga untuk berbagi telur. Mumpung masih ada paket dan sarung kita bagikan saja sekaligus Silaturahmi dengan warga. Daripada masyarakat datang ke kita, lebih bagus kita datang ke masyarakat untuk lebaran," jelasnya rilis yang diterima Pontianak Informasi. Ditambahkannya, untuk rumah yang dibedah Gubernur Kalimantan Barat mengatakan nantinya akan ada donatur, mungkin dari CSR Bank Kalbar dan bisa jadi tidak hanya itu karena ada beberapa donatur lainnya. Ditempat yang sama, Kepala Desa Sungai Itik menyampaikan bahwa sangat terharu sekali di momen lebaran ini dikunjungi oleh Gubernur Kalbar untuk bersilaturahmi kepada warga di Desa Sungai Itik. "Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Gubernur. Alhamdulillah dan saya tidak menyangka sekali beliau datang, mudah-mudahan beliau dalam keadaan sehat selalu dan sehat selalu kedepannya lebih bagus lagi. Saya sebagai kepala desa akan tetap support program ini, bagaimanapun itu warga saya," ungkapnya. Sebagai informasi total penduduk Sungai Itik kurang lebih berjumlah 1.400 Kepala Keluarga dengan total 5.000an penduduk. (rs)

Kubu Raya
| Kamis, 5 Mei 2022

Lokal

Foto: Menambah Ragam Kuliner di Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Apresiasi Grand Opening Nasi Habib | Pifa Net

Menambah Ragam Kuliner di Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Apresiasi Grand Opening Nasi Habib

Berita Pontianak, PIFA - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, menghadiri dan membuka langsung Grand opening Nasi Habib cabang ke-2, sekaligus bersholawat di Jalan Uray Bawadi Pontianak, Senin (22/11/2021). Grand opening dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Habib Ishak Ali Muthahar, Ketua Gerindra Provinsi Kalbar Yuliansyah, Pimpinan Pondok pesantren Darun Na'im Abuya Dzaki Ridho Bin Yahya dan Habib ThomaS Husein Aljufry. Pembukaan tersebut langsung diresmikan Wali Kota Pontianak dan beberapa tokoh masyarakat dan para habib di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengucapkan selamat, atas peresmian Nasi Habib. Dia berharap, semoga nasi habib bisa mewarnai macam garam kuliner di Kota Pontianak. "Mudah-mudahan dikenang warga dan menambah kuliner Kota Pontianak yang enak - enak pastinya," ujarnya Sekaligus Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan ia juga memesan satu nampang nasi habib. "Demi memajukan UMKM kita juga memberikan 100 nampang untuk masjid di Kota Pontianak," ungkapnya.  Diketahui, Nasii Habib pertama berada di Jalan Tanjung Raya 2, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Owner Nasi Habib, Habib Hafiz Ishak Al Muthahar menjelaskan, alasannya membuka nasi habib mempunyai motto tersendiri. "Pastinya kenyangnya dapat dan berkah dapat, dengan menyenangkan umat dengan berbagi kuliner dengan cipta rasa yang berbeda," jelasnya. Ia berharap kedepannya, dengan adanya Nasii Habib dapat berkembang menjadi kuliner Kota Pontianak. "Saya berharap warga dapat menerima kuliner ini, dan kedepannya nasi kebab akan melebar dan berkembang di seluruh wilayah Kalbar," harapannya.

Pontianak
| Selasa, 19 Maret 2024

Lokal

Foto: Warga Desa Peniti Sekadau Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai Kapuas | Pifa Net

Warga Desa Peniti Sekadau Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai Kapuas

Berita Sekadau, PIFA – Warga di desa  Peniti, kecamatan Sekadau Hilir digemparkan dengan di temukan mayat seorang remaja berinisial BM (17) warga dusun Sungai Ayak I, RT.002/RW.001/ desa Sungai Ayak I, kecamatan Belitang Hilir. Mayat tersebut ditemukan tewas mengapung di sungai Kapuas, Desa Peniti, pada Minggu (13/02/2022).   Penemuan jasad korban setelah upaya pencarian dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat sejak dua hari lalu.    Diduga korban hanyut terbawa arus saat mandi di sungai Kapuas, terlebih sepekan terakhir sungai tersebut juga banjir.   “Ia, ditemukan tadi pagi di daerah Peniti, karena sungai Kapuas banjir jadi arusnya agak deras,” kata Solihin, warga Sungai Ayak, Minggu (13/02/2022).   Sebelumnya pihak keluarga membuat laporan polisi di polsek Belitang Hilir pada 12 Februari 2022, pukul 09.00 Wib atas hilangnya korban.   Laporan itu dibuat karena korban dinyatakan hilang sejak 11 Februari 2022. Pihak keluarga menceritakan bahwa Bagus Maulan hilang saat mandi di jamban sungai Kapuas Upaya pencarian korban pencarian juga terus dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat sejak dua hari lalu. Namun nahas, jasad korban ditemukan di daerah Peniti, wilayah kecamatan Sekadau Hilir. Menurut warga, korban diduga hanyut terbawa arus saat mandi di sungai Kapuas.   Penemuan jasad itupun dibenarkan oleh Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agus Junaidi. Kapolsek menuturkan saat ini pihaknya masih berupaya melakukan proses evakuasi dan korban akan dibawa ke RSUD Sekadau.   IPTU Agus Junaidi menerangkan Mayat yang hanyut tersebut diduga bernama Bagus Maulana warga Sungai Ayak yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya.  (ja)   

Sekadau
| Minggu, 13 Februari 2022

Feeds

2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut

Dua karyawan toko aksesori ponsel ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah toko (ruko) di Kabupaten Batubara, Sabtu (23/5), diduga akibat keracunan asap genset saat terjadi pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera Utara. Peristiwa tersebut terjadi di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban datang untuk membuka toko, namun tidak mendapat respons dari dalam bangunan. Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengatakan saat pintu ruko dibuka paksa, ditemukan empat orang di dalam kamar. Dua di antaranya sudah dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya tidak sadarkan diri. “Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan di dalam kamar. Dua korban sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya pingsan,” ujar Rahmat, Minggu (24/5). Dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24) warga Tebing Tinggi dan AA (22) warga Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi menduga kuat penyebab kejadian adalah keracunan asap dari genset yang digunakan saat listrik padam. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. Sebelumnya, pemadaman listrik massal melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara sejak Jumat (22/5) sore akibat gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipicu cuaca buruk, dan berdampak pada sistem kelistrikan di Pulau Sumatra.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026
Foto: 2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut | Pifa Net

Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks

Kepolisian Sektor Polsek Cimanggis memastikan kabar viral di media sosial yang memperlihatkan sosok pocong sedang duduk di teras rumah warga di Tapos, Depok, adalah tidak benar atau hoaks. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian setelah foto tersebut beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga. “Menurut keterangan, kejadian foto yang beredar bahwa pocong sudah tertangkap itu tidak benar atau hoaks,” ujar Jupriono, Minggu (24/5). Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menyimpulkan bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau editan. Foto asli yang dijadikan dasar unggahan itu disebut memperlihatkan warga yang sedang duduk di teras musala sambil menunggu waktu salat berikutnya. “Itu adalah editan. Foto aslinya warga sedang duduk menunggu salat isya,” jelasnya. Polisi menambahkan, penyebaran informasi palsu tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab hingga memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Sebelumnya, isu serupa juga sempat terjadi di sejumlah wilayah lain di Depok dan Tangerang, yang kemudian juga dipastikan sebagai hoaks setelah dilakukan pengecekan oleh aparat kepolisian.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026
Foto: Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks | Pifa Net

Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026

Jemaah An-Nadzir Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Pimpinan An-Nadzir, Al Ustadz M. Samiruddin Pademmui, mengatakan penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hilal oleh tim khusus dari berbagai daerah di Indonesia serta penggabungan metode dalil naqli dan pendekatan ilmiah. “Iya, kami menetapkan Iduladha jatuh pada Selasa (26/5),” ujar Samiruddin kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (23/5). Ia menjelaskan, metode yang digunakan An-Nadzir mencakup pengamatan fase bulan, termasuk pemantauan purnama pada hari ke-14 hingga ke-16 bulan sebelumnya, serta observasi bulan sabit tua di ufuk timur dengan metode visual tertentu. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan fenomena alam seperti hujan, petir, angin kencang, dan pasang air laut sebagai indikator pergantian bulan. Menurut Samiruddin, berdasarkan hasil pemantauan, pergantian bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 04.03 WITA. Pada saat itu, posisi matahari disebut lebih dahulu terbit dibandingkan bulan, yang oleh metode An-Nadzir dianggap sebagai tanda masuknya bulan baru. “Karena itu, 1 Dzulhijjah 1447 H terhitung mulai Ahad 17 Mei 2026,” jelasnya. Dengan penetapan tersebut, pelaksanaan Salat Iduladha oleh jemaah An-Nadzir akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 07.00 WITA. Pihak An-Nadzir juga menegaskan bahwa perbedaan penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah merupakan hal yang wajar dalam khazanah fikih Islam. Mereka mengajak umat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap saling menghormati dan bijaksana.

Gowa
| Minggu, 24 Mei 2026
Foto:  Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026 | Pifa Net

Polsek Pesanggrahan Amankan Pelaku Penganiayaan Penumpang JakLingko, Diduga Miliki Riwayat Gangguan Jiwa

Kepolisian Sektor (Polsek) Polsek Pesanggrahan mengamankan seorang perempuan berinisial NS (30) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap penumpang perempuan berinisial B (27) di angkutan JakLingko rute 49 Lebak Bulus–Cipulir. Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan melintas di kawasan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 10.20 WIB. Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke pihak kepolisian hingga pelaku berhasil ditangkap di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5). Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga memiliki riwayat gangguan jiwa dan baru saja keluar dari rumah sakit jiwa kurang dari satu tahun terakhir. “Yang bersangkutan memang baru saja keluar dari RSJ karena ada riwayat gangguan mental atau kejiwaan,” ujar Seala dalam konferensi pers, Sabtu (23/5). Ia menjelaskan, pihak kepolisian masih menunggu hasil uji klinis dari rumah sakit jiwa untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Selama proses tersebut, Dinas Sosial turut dilibatkan untuk pendampingan dan penanganan medis. Pihak Dinas Sosial DKI Jakarta juga membenarkan bahwa penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dilakukan secara gratis melalui layanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, serta didampingi petugas dari lokasi hingga ke rumah sakit rujukan. Adapun dua rumah sakit rujukan yang kerap digunakan dalam penanganan ODGJ adalah RSJ Dr. Soeharto Heerdjan dan RSKD Duren Sawit, dengan penentuan disesuaikan dengan riwayat rekam medis pasien. Menurut keterangan kepolisian, peristiwa bermula ketika pelaku meminta bantuan penumpang lain untuk melakukan tap kartu pembayaran elektronik. Setelah terjadi kesalahpahaman terkait kartu tersebut, pelaku kemudian melakukan penarikan kasar hingga berujung pemukulan terhadap korban. Korban mengaku tidak menyangka pelaku memiliki gangguan kejiwaan, sementara keluarga pelaku menyampaikan permintaan maaf dan menyebut kondisi tersebut muncul setelah yang bersangkutan menikah. Polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur sambil menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku sebelum menentukan status hukumnya.

Jakarta
| Sabtu, 23 Mei 2026
Foto: Polsek Pesanggrahan Amankan Pelaku Penganiayaan Penumpang JakLingko, Diduga Miliki Riwayat Gangguan Jiwa | Pifa Net

Kereta Api Petikemas Tabrak Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Sumut, Jalur Sempat Terganggu

Kereta Api Petikemas relasi Belawan–Kuala Tanjung terlibat kecelakaan dengan sebuah minibus di perlintasan sebidang tanpa palang pintu pada kilometer 76+7/8 petak jalan Stasiun Bamban–Stasiun Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Sabtu (23/5) sekitar pukul 08.31 WIB. Manager Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan petugas segera melakukan proses evakuasi agar jalur kereta kembali aman dilalui. Ia juga menyebut penanganan di lokasi perlintasan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. “Masinis dalam kondisi selamat, namun lokomotif mengalami sejumlah kerusakan materiil. Setelah penanganan darurat selesai, KA Petikemas dapat kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 08.45 WIB,” ujar Anwar. Dalam kejadian tersebut, pengemudi minibus telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Pihak KAI juga menyampaikan keprihatinan dan empati kepada korban serta keluarga atas insiden tersebut. Peristiwa ini turut berdampak pada operasional perjalanan kereta api lain. KA Petikemas sempat berhenti luar biasa selama 14 menit untuk pengecekan, sementara KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai tertahan sekitar 5 menit di Stasiun Bamban demi memastikan jalur aman dilalui kembali. KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu. Pengguna jalan diingatkan untuk selalu berhenti, melihat kanan-kiri, dan memastikan jalur aman sebelum melintas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Keselamatan adalah prioritas utama kita bersama,” ujar pihak KAI Divre I Sumut.

Sumut
| Sabtu, 23 Mei 2026
Foto: Kereta Api Petikemas Tabrak Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Sumut, Jalur Sempat Terganggu | Pifa Net

Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Anak Penulis Ahmad Bahar soal Dugaan Penyekapan dan Pengancaman oleh Hercules

Polda Metro Jaya menyatakan akan melakukan penyelidikan atas laporan Ilma Sani Fitriana, anak penulis Ahmad Bahar, terhadap Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Rosario de Marshall (Hercules). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyekapan, pengancaman, hingga peretasan akun komunikasi. Ilma melaporkan Hercules ke Polda Metro Jaya pada Jumat (22/5) dengan didampingi kuasa hukumnya, Gufroni. Dalam laporan itu, selain Hercules, beberapa anggota GRIB Jaya juga turut dilaporkan karena diduga terlibat dalam penjemputan paksa terhadap Ilma di kawasan Cimanggis, Kota Depok. Kuasa hukum pelapor, Gufroni, menyebut peristiwa yang dialami kliennya mencakup dugaan penyanderaan, penculikan, ancaman verbal, hingga dugaan penggunaan senjata api. Ia juga mengklaim kliennya sempat dibawa ke kantor pusat GRIB Jaya dan mendapat tekanan serta intimidasi. “Di situ ada ancaman-ancaman bahwa dia akan dipenjara, kemudian ditunjukkan pistol untuk menakut-nakuti,” ujar Gufroni kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Selain dugaan penyekapan, pihak pelapor juga melaporkan adanya dugaan peretasan WhatsApp milik Ilma yang disebut menjadi pemicu konflik. Laporan tersebut telah teregister di Polda Metro Jaya pada 22 Mei 2026. Menanggapi laporan tersebut, pihak GRIB Jaya melalui Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP, Marcel Gual, menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan. Ia menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan pihak pelapor merupakan opini yang perlu dibuktikan di ranah hukum. “Silakan, ini negara hukum. Tinggal nanti dibuktikan siapa pelaku sebenarnya,” ujarnya. Sementara itu, Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan penyelidik akan mengklarifikasi pelapor, mengumpulkan bukti, serta melakukan pendalaman kasus. Ia menambahkan, apabila ditemukan unsur pidana, kasus akan ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Saat ini, laporan tersebut masih dalam proses awal pendistribusian ke satuan kerja terkait di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Budi juga menjelaskan bahwa dugaan peristiwa terjadi pada 17 Mei 2026, ketika korban disebut didatangi sejumlah orang, kemudian dibawa untuk diinterogasi sebelum akhirnya dipulangkan beberapa jam kemudian.

Jakarta
| Sabtu, 23 Mei 2026
Foto: Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Anak Penulis Ahmad Bahar soal Dugaan Penyekapan dan Pengancaman oleh Hercules | Pifa Net

Sopir Taksi Green SM Baru 3 Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polda Metro Jaya mengungkap sopir taksi listrik Green SM berinisial RRP yang mengalami kecelakaan tertemper KRL di Bekasi Timur ternyata baru bekerja selama tiga hari sebelum insiden terjadi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan fakta tersebut diketahui setelah penyidik memeriksa RRP sebanyak dua kali pada Selasa (28/4) dan Rabu (29/4). “Dari hasil keterangan sopir taksi yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (30/4). Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) saat taksi listrik yang dikemudikan RRP tertemper KRL jurusan Cikarang-Jakarta di kawasan Bekasi Timur. Dengan demikian, RRP baru tiga hari menjalani pekerjaannya sebagai pengemudi taksi listrik. Selain itu, polisi juga mengungkap RRP hanya menjalani pelatihan singkat selama satu hari sebelum mulai bekerja. Pelatihan tersebut sebatas pengenalan dasar kendaraan listrik. “Bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sign, parkir dan lain-lain,” kata Budi. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan dan penanganannya diambil alih Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi menyatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah ditemukan unsur dugaan tindak pidana. Penyidik juga menggandeng Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya gangguan sistem kelistrikan atau komunikasi. “Ini masih kita dalami karena memang kita melihat kejadian baru beberapa hari lalu,” ujar Budi.

Lokal
| Sabtu, 2 Mei 2026
Foto:  Sopir Taksi Green SM Baru 3 Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi | Pifa Net

Anggota TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral

Publik Surabaya dihebohkan dengan aksi arogan seorang anggota TNI Angkatan Laut yang melawan arus lalu lintas dan menggebrak mobil ambulans di Jalan Bengawan, Wonokromo. Peristiwa yang terjadi pada Senin (27/4) itu terekam video amatir dan viral di media sosial. Anggota TNI AL tersebut diketahui bernama Sujarwo dengan pangkat Kopral Kepala (Kopka). Saat kejadian, ia membonceng seorang perempuan dan berpapasan dengan ambulans milik Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) yang sedang menjalankan misi darurat. Koordinator Ambulans YDSF, Sodik menjelaskan ambulans saat itu tengah menuju Rumah Sakit William Booth untuk menjemput pasien kritis yang akan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. “Kita mau menjemput pasien di Rumah Sakit William Booth. Saat itu posisi pasien ini sedang mau dirujuk ke RSUD Soetomo,” kata Sodik, Kamis (30/4). Namun perjalanan ambulans terhambat oleh sejumlah pengendara motor yang melawan arus, termasuk Kopka Sujarwo. Dalam video yang beredar, Sujarwo tampak marah hingga menggebrak badan ambulans dan terlibat adu mulut dengan sopir ambulans. Sodik mengatakan insiden itu menyebabkan keterlambatan penjemputan pasien sekitar 10 menit. “Setelah itu orangnya juga masih marah, juga sempat berkata kotor, terakhir bilang intinya enggak apa diviralkan. Setelah itu kita sampai telat kurang lebih 10 menitan,” ujarnya. Usai video viral, Kopka Sujarwo bersama atasannya mendatangi kantor YDSF pada Rabu (29/4) untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. “Saya atas nama Kopka Sujarwo dengan ini menyampaikan permohonan maaf kepada pihak YDSF driver ambulans atas nama Varhan. Dengan viralnya video di media sosial yang mana kami melanggar lalu lintas. Saya tidak akan mengulangi pelanggaran tersebut,” kata Sujarwo. Pihak YDSF menyatakan telah menerima permintaan maaf tersebut dan menganggap persoalan selesai secara kekeluargaan. “Untuk permasalahan sudah clear, sudah selesai,” ujar Sodik.

Lokal
| Sabtu, 2 Mei 2026
Foto: Anggota TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral | Pifa Net

Sultan HB X Soroti Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamengku Buwono X buka suara terkait kasus kekerasan terhadap anak-anak di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta. Sri Sultan mengaku heran karena dugaan kekerasan terhadap balita di tempat penitipan anak itu justru dilakukan oleh perempuan yang dinilainya memiliki naluri pengasuhan sebagai seorang ibu. “Saya heran itu justru dilakukan oleh ibu-ibu. Memangnya dia enggak punya anak? Memperlakukan anak-anak di bawah umur seperti itu,” kata Sri Sultan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (29/4). Kasus kekerasan di Daycare Little Aresha mencuat setelah tempat penitipan anak tersebut digerebek aparat kepolisian pada Jumat (24/4) lalu terkait dugaan kekerasan dan penelantaran anak. Dalam kasus ini, Polresta Yogyakarta telah menetapkan 13 tersangka yang terdiri dari pemilik yayasan, kepala daycare, hingga pengasuh. “Saya enggak ngerti mereka itu siapa. Ya kalau laki-laki mungkin, tapi yang melakukan ibu-ibu sendiri kekerasan-kekerasan seperti itu,” ujar Sultan. Menurut Sultan, lembaga penitipan anak yang beroperasi tanpa izin resmi berpotensi menimbulkan persoalan serius. Karena itu, ia meminta seluruh daycare ilegal di wilayah DIY segera menghentikan operasional sementara hingga mengurus legalitas. “Kalau saya ya begitu ilegal tutup sementara supaya diproses legal. Selama tidak mau legal, jangan boleh dibuka sehingga tidak terulang,” katanya. Sultan juga menginstruksikan jajarannya segera menyusun surat edaran untuk pemerintah kabupaten dan kota agar melakukan operasi lapangan terhadap daycare yang tidak layak, baik dari sisi izin maupun kualitas pelayanan. “Harapan saya kabupaten/kota melakukan operasi. Lihat ada yang ilegal, yang tidak memberikan pelayanan yang tidak baik seperti apa,” ujarnya. Selain itu, Sultan turut mengkritik praktik komersialisasi daycare ilegal yang menawarkan penitipan anak hingga malam hari namun mengabaikan standar perlindungan anak. Menurutnya, legalitas merupakan syarat penting meskipun pengawasan kualitas pelayanan tetap harus diperketat. “Yang penting kan pelayanannya karena yang legal pun belum tentu pelayanan itu baik, apalagi ilegal,” kata Sultan.

Yogyakarta
| Jumat, 1 Mei 2026
Foto: Sultan HB X Soroti Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha | Pifa Net

Ditjenpas Turun Tangan Usut Dugaan Pungli Sel Khusus Rp100 Juta di Lapas Blitar

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) turun tangan mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) jual beli sel khusus di Lapas Kelas II B Blitar. Kasus tersebut mencuat setelah muncul dugaan adanya tawaran kamar khusus kepada narapidana korupsi dengan tarif mencapai Rp100 juta. Inspektur Jenderal Kemenimipas, Yan Sultra Indrajaya mengatakan penanganan kasus kini dilakukan oleh Direktorat Kepatuhan Internal (Ditpatnal) Ditjenpas. “Untuk kejadian di Blitar, proses penanganan itu ada Patnal. Di sini ada Patnal Imigrasi dan Patnal Pemasyarakatan,” kata Yan di Gedung Kemenimipas, Jakarta, Rabu (29/4). Sementara itu, Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas Kemenimipas, Lilik Sujandi menyebut pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pungli tersebut. “Terkait proses yang di Lapas Blitar, saat ini masih dalam pemeriksaan, dalam arti mengumpulkan bukti-bukti,” ujarnya. Lilik mengungkapkan dua petugas Lapas Blitar telah ditarik ke kantor wilayah untuk menjalani pemeriksaan intensif. “Memang sudah ada dua petugas kami, salah satu staf dan pejabat yang kami tarik ke kantor wilayah dalam rangka mengintensifkan, memudahkan pemeriksaan,” katanya. Kasus dugaan pungli ini disebut terungkap setelah tiga narapidana korupsi melapor kepada Kepala Lapas yang baru saat sesi dialog pada pertengahan April 2026. Para napi mengaku ditawari kamar khusus oleh oknum petugas dengan harga awal Rp100 juta. Setelah negosiasi, tarif disebut turun menjadi Rp60 juta. Kepala Lapas Kelas II B Blitar, Iswandi membenarkan adanya dugaan praktik tersebut. Ia menyebut tiga pegawai diduga terlibat menawarkan kamar khusus kepada narapidana. “Kronologinya berdasarkan laporan warga binaan atau tahanan baru ditawarkan kamar khusus,” ujar Iswandi. Menurutnya, fasilitas kamar khusus itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kamar biasa. Perbedaannya hanya terletak pada waktu penutupan kamar. Jika napi di kamar biasa diwajibkan masuk sel pada sore hari, penghuni kamar khusus disebut baru ditutup pada malam hari setelah waktu Isya. Iswandi memastikan ketiga pegawai yang diduga terlibat sudah diperiksa dan penanganan kasus kini diambil alih oleh Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Timur. “Masih dalam pemeriksaan lebih mendalam di Kanwil Jatim. Saat ini masih proses,” katanya.

Lokal
| Rabu, 29 April 2026
Foto:  Ditjenpas Turun Tangan Usut Dugaan Pungli Sel Khusus Rp100 Juta di Lapas Blitar | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Lokal

Foto: Suasana Lebaran, Gubernur Kalbar Kunjungi Warga di Desa Sungai Itik | Pifa Net

Suasana Lebaran, Gubernur Kalbar Kunjungi Warga di Desa Sungai Itik

Berita Kubu Raya, PIFA - Hari Ketiga Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., melaksanakan silaturahmi dan memantau rumah warga yang tidak layak huni sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di Desa Sungai Itik Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Rabu (4/5/2022) kemarin. Turut hadir mendampingi, Kepala Perangkat Daerah terkait, Branch Manager Rumah Zakat Pontianak, Asrul Putra Nanda beserta tim rumah zakat dan Kepala Desa Sungai Itik, Abdurahman. Usai berkeliling beberapa rumah warga di Desa Sungai Itik, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa libur panjang kali ini beliau memanfaatkan untuk bersilaturahmi ke rumah warga di Desa Sungai Itik. "Dari pada diam dirumah kebetulan saya melihat di Instagram Rumah Zakat ada mengunjungi rumah - rumah warga untuk berbagi telur. Mumpung masih ada paket dan sarung kita bagikan saja sekaligus Silaturahmi dengan warga. Daripada masyarakat datang ke kita, lebih bagus kita datang ke masyarakat untuk lebaran," jelasnya rilis yang diterima Pontianak Informasi. Ditambahkannya, untuk rumah yang dibedah Gubernur Kalimantan Barat mengatakan nantinya akan ada donatur, mungkin dari CSR Bank Kalbar dan bisa jadi tidak hanya itu karena ada beberapa donatur lainnya. Ditempat yang sama, Kepala Desa Sungai Itik menyampaikan bahwa sangat terharu sekali di momen lebaran ini dikunjungi oleh Gubernur Kalbar untuk bersilaturahmi kepada warga di Desa Sungai Itik. "Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Gubernur. Alhamdulillah dan saya tidak menyangka sekali beliau datang, mudah-mudahan beliau dalam keadaan sehat selalu dan sehat selalu kedepannya lebih bagus lagi. Saya sebagai kepala desa akan tetap support program ini, bagaimanapun itu warga saya," ungkapnya. Sebagai informasi total penduduk Sungai Itik kurang lebih berjumlah 1.400 Kepala Keluarga dengan total 5.000an penduduk. (rs)

Kubu Raya
| Kamis, 5 Mei 2022

Lokal

Foto: Menambah Ragam Kuliner di Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Apresiasi Grand Opening Nasi Habib | Pifa Net

Menambah Ragam Kuliner di Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Apresiasi Grand Opening Nasi Habib

Berita Pontianak, PIFA - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, menghadiri dan membuka langsung Grand opening Nasi Habib cabang ke-2, sekaligus bersholawat di Jalan Uray Bawadi Pontianak, Senin (22/11/2021). Grand opening dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Habib Ishak Ali Muthahar, Ketua Gerindra Provinsi Kalbar Yuliansyah, Pimpinan Pondok pesantren Darun Na'im Abuya Dzaki Ridho Bin Yahya dan Habib ThomaS Husein Aljufry. Pembukaan tersebut langsung diresmikan Wali Kota Pontianak dan beberapa tokoh masyarakat dan para habib di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengucapkan selamat, atas peresmian Nasi Habib. Dia berharap, semoga nasi habib bisa mewarnai macam garam kuliner di Kota Pontianak. "Mudah-mudahan dikenang warga dan menambah kuliner Kota Pontianak yang enak - enak pastinya," ujarnya Sekaligus Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan ia juga memesan satu nampang nasi habib. "Demi memajukan UMKM kita juga memberikan 100 nampang untuk masjid di Kota Pontianak," ungkapnya.  Diketahui, Nasii Habib pertama berada di Jalan Tanjung Raya 2, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Owner Nasi Habib, Habib Hafiz Ishak Al Muthahar menjelaskan, alasannya membuka nasi habib mempunyai motto tersendiri. "Pastinya kenyangnya dapat dan berkah dapat, dengan menyenangkan umat dengan berbagi kuliner dengan cipta rasa yang berbeda," jelasnya. Ia berharap kedepannya, dengan adanya Nasii Habib dapat berkembang menjadi kuliner Kota Pontianak. "Saya berharap warga dapat menerima kuliner ini, dan kedepannya nasi kebab akan melebar dan berkembang di seluruh wilayah Kalbar," harapannya.

Pontianak
| Selasa, 19 Maret 2024

Lokal

Foto: Warga Desa Peniti Sekadau Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai Kapuas | Pifa Net

Warga Desa Peniti Sekadau Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai Kapuas

Berita Sekadau, PIFA – Warga di desa  Peniti, kecamatan Sekadau Hilir digemparkan dengan di temukan mayat seorang remaja berinisial BM (17) warga dusun Sungai Ayak I, RT.002/RW.001/ desa Sungai Ayak I, kecamatan Belitang Hilir. Mayat tersebut ditemukan tewas mengapung di sungai Kapuas, Desa Peniti, pada Minggu (13/02/2022).   Penemuan jasad korban setelah upaya pencarian dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat sejak dua hari lalu.    Diduga korban hanyut terbawa arus saat mandi di sungai Kapuas, terlebih sepekan terakhir sungai tersebut juga banjir.   “Ia, ditemukan tadi pagi di daerah Peniti, karena sungai Kapuas banjir jadi arusnya agak deras,” kata Solihin, warga Sungai Ayak, Minggu (13/02/2022).   Sebelumnya pihak keluarga membuat laporan polisi di polsek Belitang Hilir pada 12 Februari 2022, pukul 09.00 Wib atas hilangnya korban.   Laporan itu dibuat karena korban dinyatakan hilang sejak 11 Februari 2022. Pihak keluarga menceritakan bahwa Bagus Maulan hilang saat mandi di jamban sungai Kapuas Upaya pencarian korban pencarian juga terus dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat sejak dua hari lalu. Namun nahas, jasad korban ditemukan di daerah Peniti, wilayah kecamatan Sekadau Hilir. Menurut warga, korban diduga hanyut terbawa arus saat mandi di sungai Kapuas.   Penemuan jasad itupun dibenarkan oleh Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agus Junaidi. Kapolsek menuturkan saat ini pihaknya masih berupaya melakukan proses evakuasi dan korban akan dibawa ke RSUD Sekadau.   IPTU Agus Junaidi menerangkan Mayat yang hanyut tersebut diduga bernama Bagus Maulana warga Sungai Ayak yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya.  (ja)   

Sekadau
| Minggu, 13 Februari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5