2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Lokal

Bahasan: Kedepankan Adab Saat Berdakwah di Medsos

Berita Lokal, PIFA – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak setiap orang, khususnya mahasiswa di Kota Pontianak untuk bijak menggunakan media sosial. Apalagi dengan akses tidak terbatas di jejaring internet menjadi kekhawatirannya untuk segera dibentengi. “Kita memerlukan pengarah yang juga terbiasa berdakwah sekaligus ahli di media sosial,” katanya usai membuka Workshop Dakwah Digital Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Jumat (13/1/2023). Dunia digital kian ramai lewat teknologi terbarukan. Media sosial mengalami kemajuan yang signifikan, membuat siapapun dengan mudah mendapatkan informasi dari banyak arah. Oleh karenanya, Bahasan berharap kepada mahasiswa manajemen dakwah IAIN Pontianak khususnya, untuk bisa menjadi penyeimbang bagi masyarakat yang terpapar informasi negatif. “Manfaatkan media yang ada saat ini untuk menyebarkan pesan positif, sehingga masyarakat perlahan meninggalkan informasi negatif tersebut,” pesannya. Keberadaan dakwah digital di Kota Pontianak sendiri dinilai Bahasan sudah ada. Hal ini membuktikan respon terhadap zaman yang proaktif. Kendati begitu, dirinya meminta pegiat dakwah di media sosial untuk mengedepankan sopan santun dan adab tanpa adanya paksaan. “Karena sejatinya dakwah itu seperti berbagi nasihat baik, tidak bisa memberi nasihat marah-marah. Yang ada orang malah lari. Niatkan untuk menyebarkan kebaikan kepada sesama,” ungkapnya. (pi/rs)

Pontianak
| Jumat, 13 Januari 2023
Foto: Bahasan: Kedepankan Adab Saat Berdakwah di Medsos | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Lokal

Foto: Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya | Pifa Net

Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya

PIFA, Depok - Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh mengatakan penemuan itu bermula saat dua saksi berinisial L dan R datang ke rumah korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membersihkan rumah tersebut.Keduanya sebelumnya sempat datang pada Februari 2026 setelah mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu rumah terlihat kosong dan pagar dalam keadaan terkunci dari luar.Karena tidak memiliki kunci, saksi membuka paksa gembok pagar. Ketika masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan. L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan. Mereka kemudian hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum pulang.Pada Jumat malam, L dan R kembali ke rumah untuk melanjutkan rencana bersih-bersih dan sempat bermalam di ruang tengah. Keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya mulai membersihkan rumah dengan berbagi tugas.Saat membersihkan kamar, R berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika menyingkap karpet di bawah tumpukan pakaian tersebut, ia menemukan tulang kaki manusia.“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah terlihat tulangnya dan kulitnya mengering,” kata Chaerul.Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Cinere.Polisi menyebut korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun hingga kini keberadaan pria tersebut belum diketahui. Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor beserta STNK dan satu unit ponsel.Menurut keterangan warga, korban dan suami sirinya juga sempat diketahui memiliki riwayat pertengkaran rumah tangga.Selain itu, polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jenazah korban. Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban

Depok
| Senin, 9 Maret 2026

Lokal

Foto: Selebgram Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik usai Viralkan Dugaan Pencurian di Resto | Pifa Net

Selebgram Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik usai Viralkan Dugaan Pencurian di Resto

PIFA, Jakarta - Selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci di Kemang, Jakarta Selatan, Nabilah O'Brien ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.Kasus ini bermula ketika Zendhy Kusuma bersama istrinya datang ke restoran milik Nabilah pada 19 September 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Keduanya diketahui memesan 14 menu makanan dan minuman.Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, mengatakan setelah memesan, pasangan tersebut diduga melakukan tindakan intimidatif dengan menerobos masuk ke area dapur yang merupakan area terbatas bagi pelanggan.Berdasarkan rekaman CCTV, Zendhy dan istrinya juga diduga memukul head kitchen bernama Abdul Hamid serta memukul chiller sambil melontarkan ancaman akan mengobrak-abrik restoran. Sekitar pukul 00.00 WIB, keduanya disebut meninggalkan restoran tanpa membayar pesanan.Staf restoran sempat mengejar menggunakan mesin EDC untuk meminta pembayaran, namun tidak diindahkan.Sehari kemudian, Nabilah mengunggah rekaman CCTV kejadian tersebut ke media sosial. Pada 24 September 2025, ia juga melayangkan somasi kepada Zendhy agar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.Namun, pihak Zendhy justru mengirimkan somasi balasan dan menuntut ganti rugi sebesar Rp1 miliar atas kerugian yang mereka klaim akibat unggahan tersebut.Nabilah kemudian melaporkan Zendhy dan istrinya ke Polsek Mampang. Di sisi lain, Zendhy juga melaporkan balik Nabilah ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menjelaskan terdapat dua perkara berbeda dalam kasus ini. Pertama, dugaan pencurian yang ditangani Polsek Mampang Prapatan, di mana Zendhy dan istrinya telah ditetapkan sebagai tersangka.Sementara perkara kedua adalah dugaan pencemaran nama baik terkait unggahan CCTV di media sosial yang ditangani Dittipidsiber Bareskrim Polri, dengan Nabilah sebagai terlapor.“Jadi perlu dipahami, ini dua perkara yang berbeda, objek perkara berbeda. Artinya atas apa yang dilakukan kedua belah pihak ada konsekuensi hukumnya,” ujar Budi.Polisi menegaskan penanganan kedua perkara tersebut dilakukan secara profesional, proporsional, dan transparan.

Jakarta
| Sabtu, 7 Maret 2026

Lokal

Foto: Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Milik WN Ukraina Korban Penculikan, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mafia Luar Negeri | Pifa Net

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Milik WN Ukraina Korban Penculikan, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mafia Luar Negeri

PIFA, Bali - Polda Bali memastikan potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, identik dengan warga negara Ukraina korban penculikan, Ihor Komarav (28).Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan hasil perbandingan DNA dari potongan tubuh, bercak darah di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP), serta DNA ibu korban menunjukkan kecocokan sebesar 99,99 persen."Perbandingan dari hasil profil DNA tersebut dapat disimpulkan bahwa alel maternal dari profil DNA ibu korban adalah cocok dengan alel material dari profil darah pada mobil Avanza hitam mobil darah pada Villa Summer di Tabanan dan hasil profil DNA pada ke enam sampel tulang yang sudah kita periksa tadi berdasarkan perhitungan indeks maternitas bahwa probabilitas profil DNA adalah 99,99 persen," kata Ariasandy, Jumat (6/3).Sampel yang diperiksa berasal dari enam potongan tulang, termasuk gigi geraham, tulang selangka, paha, iga, jari kaki, dan tulang kering. Hasil analisis menunjukkan DNA berasal dari satu individu laki-laki yang identik dengan darah yang ditemukan di mobil Toyota Avanza dan sebuah vila di Tabanan.Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu tersangka WNA berinisial CH. Sementara enam orang lainnya, yakni RM, BK, AS, VN, SM, dan DH, masuk daftar pencarian orang (DPO) dan telah diajukan red notice ke Interpol."Kami kejar enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami sudah terbitkan DPO dan Red Notice. Kami tetap berkoordinasi dengan Imigrasi, Divhubinter, kemudian Interpol untuk mengejar keberadaan pelaku yang kami duga sudah ke luar negeri ya. Seluruhnya merupakan WNA dengan kepemilikan paspor lebih dari dua," kata Ariasandy.Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan kasus penculikan dan mutilasi tersebut dengan jaringan mafia luar negeri.

Bali
| Jumat, 6 Maret 2026

Berita Populer

Lokal

Foto: Bahasan: Kedepankan Adab Saat Berdakwah di Medsos | Pifa Net

Bahasan: Kedepankan Adab Saat Berdakwah di Medsos

Berita Lokal, PIFA – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak setiap orang, khususnya mahasiswa di Kota Pontianak untuk bijak menggunakan media sosial. Apalagi dengan akses tidak terbatas di jejaring internet menjadi kekhawatirannya untuk segera dibentengi. “Kita memerlukan pengarah yang juga terbiasa berdakwah sekaligus ahli di media sosial,” katanya usai membuka Workshop Dakwah Digital Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Jumat (13/1/2023). Dunia digital kian ramai lewat teknologi terbarukan. Media sosial mengalami kemajuan yang signifikan, membuat siapapun dengan mudah mendapatkan informasi dari banyak arah. Oleh karenanya, Bahasan berharap kepada mahasiswa manajemen dakwah IAIN Pontianak khususnya, untuk bisa menjadi penyeimbang bagi masyarakat yang terpapar informasi negatif. “Manfaatkan media yang ada saat ini untuk menyebarkan pesan positif, sehingga masyarakat perlahan meninggalkan informasi negatif tersebut,” pesannya. Keberadaan dakwah digital di Kota Pontianak sendiri dinilai Bahasan sudah ada. Hal ini membuktikan respon terhadap zaman yang proaktif. Kendati begitu, dirinya meminta pegiat dakwah di media sosial untuk mengedepankan sopan santun dan adab tanpa adanya paksaan. “Karena sejatinya dakwah itu seperti berbagi nasihat baik, tidak bisa memberi nasihat marah-marah. Yang ada orang malah lari. Niatkan untuk menyebarkan kebaikan kepada sesama,” ungkapnya. (pi/rs)

Pontianak
| Jumat, 13 Januari 2023

Lokal

Foto: Bupati Muda Apresiasi Adanya Kampung Literasi di Desa Punggur Kecil: Upaya Sinergi Kepong Bakol | Pifa Net

Bupati Muda Apresiasi Adanya Kampung Literasi di Desa Punggur Kecil: Upaya Sinergi Kepong Bakol

Berita Kubu Raya, PIFA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi keberadaan Kampung Literasi Punggur Kecil dan Kampung Digital Gradasi di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Apresiasi disampaikan Bupati Muda saat dirinya meresmikan kedua kampung literasi itu pada Sabtu (30/10) di  Rumah Pintar Punggur Cerdas. Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi Rumah Pintar Punggur Cerdas yang telah berkiprah lama menggerakkan masyarakat yang ada di Desa Punggur. Melansir dari situs Prokopim Pemkab Kubu Raya (1/11), Bupati Muda mengatakan pencanangan kampung literasi merupakan bagian dari upaya sinergi “kepong bakol” dengan pemerintah kabupaten. Menurutnya, kampung literasi di daerah Punggur Kecil itu adalah kampung literasi yang komprehensif. "Kampung literasi ini komprehensif, karena di sini ada literasi kebudayaan, literasi sosial, literasi olahraga, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya. Termasuk juga pemberdayaan. Semua adalah upaya untuk bisa memberikan dampak yang jauh lebih baik lagi. Apalagi literasi digital, yang pada era ini sangat dan sudah pasti dibutuhkan," ujar Muda Mahendrawan, dikutip dari rilis Prokopim Pemkab Kubu Raya, Senin (1/11/2021). Kemudian, ia menyebut, eberadaan kampung literasi dapat menjadi magnet yang untuk memperkuat masyarakat dari sisi kualitas hidupnya. “Karena keberadaannya dapat meningkatkan wawasan dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.  Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Sugeng Hariadi menuturkan, pihaknya sangat mendukung pengembangan Kampung Literasi dan Kampung Digital Gradasi, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan keaksaraan fungsional yang menjadi program pemerintah secara nasional dalam pemberantasan buta aksara.  "Kampung Literasi ini merupakan program yang sangat baik yang tumbuh langsung dari bawah (masyarakat desa), sehingga pengembangannya harus kita bantu bersama supaya program ini lebih berkembang dan akan menular di seluruh wilayah di Kalimantan Barat,” terang dia. Sugeng menilai program yang diresmikan langsung oleh Bupati Muda juga bagian dari upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sugeng menyebut, pihaknya juga mendukung keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di daerah dengan menambah jumlah buku bacaan dan diharapkan akan menambah semangat bagi anak-anak di desa. “Alhamdulillah, anak-anak di desa ini sangat luar biasa daya bacanya sehingga setiap buku yang datang langsung dilahap dan jadi rebutan. Jika ketersediaan buku tidak ada, maka anak-anak di sini terpaksa harus menunggu sampai buku itu datang,” cetusnya. Lebih lanjut, Pendiri Rumah Pintar Punggur Cerdas Umilia mengatakan, pada bulan Juni 2021 lalu, PKBM Rumah Pintar Punggur Cerdas mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud Ristek untuk melaksanakan kegiatan Kampung Literasi yang kemudian diberi nama Kampung Literasi Punggur dengan tujuan untuk memajukan nilai literasi yang ada di Desa Punggur Kecil. "Alhamdulillah, saat ini banyak program yang akan kami laksanakan antara lain berantas buta aksara, hafalan Alquran, lapak buku, permainan tradisional, mendongeng, lomba menulis, membaca dan mewarnai, workshop kerajinan tangan, workshop kesehatan, wisata literasi, festival seni dan budaya, peluncuran Kampung Literasi, peluncuran Kampung Digital Gradasi, peluncuran antologi puisi, dan peluncuran 1 dusun 1 pojok bacaan," tutup Umilia.  

Kubu Raya
| Senin, 1 November 2021

Lokal

Foto: TNI di Perbatasan Gagalkan Penyelundupan 7,1 Kilo Sabu | Pifa Net

TNI di Perbatasan Gagalkan Penyelundupan 7,1 Kilo Sabu

PIFA, Lokal - Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu yang dibawa oleh dua petani asal Kabupaten Bengkayang melalui perbatasan Indonesia-Malaysia. Penangkapan tersebut dilakukan di jalur tikus Sektor Kayu Buluh, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (6/3/2023) petang. Kedua tersangka berinisial K dan D beserta tujuh paket sabu-sabu seberat 7,1 kilogram dan barang bukti lainnya, kemudian diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar, Selasa (7/3/2023) sore.  "Barang ini berasal dari Malaysia, kemudian yang rencananya akan dibawa ke Pontianak," kata Dansatgas Letkol Inf Hudallah.  Dia menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dan penyelidikan jajarannya di lapangan. Sabu-sabu tersebut dikemas dalam tujuh paket bungkusan plastik hitam dilapisi aluminium foil. "Awalnya kedua pelaku ini melaju dengan menggunakan sepeda motor. Kita mencurigai dan mereka makin menambah laju kendaraannya," kata Hudallah. Berawal dari kecurigaan itu, aparat kemudian melakukan pengejaran dan penangkapan. Dari hasil penggeledahan ditemukan paket diduga barang haram narkoba tersebut. "Kami menggunakan feeling, barang yang dibawa tersebut baunya asam. Kemudian dari pemeriksaan di BNN barulah kami ketahui itu narkoba," katanya. Setelah diserahkan ke pihak BNN Provinsi Kalbar, barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan. Hasilnya terbukti mengandung metamfetamin atau sabu-sabu. (ap)

Bengkayang
| Rabu, 8 Februari 2023

Feeds

Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya

PIFA, Depok - Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh mengatakan penemuan itu bermula saat dua saksi berinisial L dan R datang ke rumah korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membersihkan rumah tersebut.Keduanya sebelumnya sempat datang pada Februari 2026 setelah mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu rumah terlihat kosong dan pagar dalam keadaan terkunci dari luar.Karena tidak memiliki kunci, saksi membuka paksa gembok pagar. Ketika masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan. L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan. Mereka kemudian hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum pulang.Pada Jumat malam, L dan R kembali ke rumah untuk melanjutkan rencana bersih-bersih dan sempat bermalam di ruang tengah. Keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya mulai membersihkan rumah dengan berbagi tugas.Saat membersihkan kamar, R berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika menyingkap karpet di bawah tumpukan pakaian tersebut, ia menemukan tulang kaki manusia.“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah terlihat tulangnya dan kulitnya mengering,” kata Chaerul.Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Cinere.Polisi menyebut korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun hingga kini keberadaan pria tersebut belum diketahui. Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor beserta STNK dan satu unit ponsel.Menurut keterangan warga, korban dan suami sirinya juga sempat diketahui memiliki riwayat pertengkaran rumah tangga.Selain itu, polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jenazah korban. Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban

Depok
| Senin, 9 Maret 2026
Foto: Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya | Pifa Net

Selebgram Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik usai Viralkan Dugaan Pencurian di Resto

PIFA, Jakarta - Selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci di Kemang, Jakarta Selatan, Nabilah O'Brien ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.Kasus ini bermula ketika Zendhy Kusuma bersama istrinya datang ke restoran milik Nabilah pada 19 September 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Keduanya diketahui memesan 14 menu makanan dan minuman.Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, mengatakan setelah memesan, pasangan tersebut diduga melakukan tindakan intimidatif dengan menerobos masuk ke area dapur yang merupakan area terbatas bagi pelanggan.Berdasarkan rekaman CCTV, Zendhy dan istrinya juga diduga memukul head kitchen bernama Abdul Hamid serta memukul chiller sambil melontarkan ancaman akan mengobrak-abrik restoran. Sekitar pukul 00.00 WIB, keduanya disebut meninggalkan restoran tanpa membayar pesanan.Staf restoran sempat mengejar menggunakan mesin EDC untuk meminta pembayaran, namun tidak diindahkan.Sehari kemudian, Nabilah mengunggah rekaman CCTV kejadian tersebut ke media sosial. Pada 24 September 2025, ia juga melayangkan somasi kepada Zendhy agar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.Namun, pihak Zendhy justru mengirimkan somasi balasan dan menuntut ganti rugi sebesar Rp1 miliar atas kerugian yang mereka klaim akibat unggahan tersebut.Nabilah kemudian melaporkan Zendhy dan istrinya ke Polsek Mampang. Di sisi lain, Zendhy juga melaporkan balik Nabilah ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menjelaskan terdapat dua perkara berbeda dalam kasus ini. Pertama, dugaan pencurian yang ditangani Polsek Mampang Prapatan, di mana Zendhy dan istrinya telah ditetapkan sebagai tersangka.Sementara perkara kedua adalah dugaan pencemaran nama baik terkait unggahan CCTV di media sosial yang ditangani Dittipidsiber Bareskrim Polri, dengan Nabilah sebagai terlapor.“Jadi perlu dipahami, ini dua perkara yang berbeda, objek perkara berbeda. Artinya atas apa yang dilakukan kedua belah pihak ada konsekuensi hukumnya,” ujar Budi.Polisi menegaskan penanganan kedua perkara tersebut dilakukan secara profesional, proporsional, dan transparan.

Jakarta
| Sabtu, 7 Maret 2026
Foto: Selebgram Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik usai Viralkan Dugaan Pencurian di Resto | Pifa Net

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Milik WN Ukraina Korban Penculikan, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mafia Luar Negeri

PIFA, Bali - Polda Bali memastikan potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, identik dengan warga negara Ukraina korban penculikan, Ihor Komarav (28).Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan hasil perbandingan DNA dari potongan tubuh, bercak darah di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP), serta DNA ibu korban menunjukkan kecocokan sebesar 99,99 persen."Perbandingan dari hasil profil DNA tersebut dapat disimpulkan bahwa alel maternal dari profil DNA ibu korban adalah cocok dengan alel material dari profil darah pada mobil Avanza hitam mobil darah pada Villa Summer di Tabanan dan hasil profil DNA pada ke enam sampel tulang yang sudah kita periksa tadi berdasarkan perhitungan indeks maternitas bahwa probabilitas profil DNA adalah 99,99 persen," kata Ariasandy, Jumat (6/3).Sampel yang diperiksa berasal dari enam potongan tulang, termasuk gigi geraham, tulang selangka, paha, iga, jari kaki, dan tulang kering. Hasil analisis menunjukkan DNA berasal dari satu individu laki-laki yang identik dengan darah yang ditemukan di mobil Toyota Avanza dan sebuah vila di Tabanan.Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu tersangka WNA berinisial CH. Sementara enam orang lainnya, yakni RM, BK, AS, VN, SM, dan DH, masuk daftar pencarian orang (DPO) dan telah diajukan red notice ke Interpol."Kami kejar enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami sudah terbitkan DPO dan Red Notice. Kami tetap berkoordinasi dengan Imigrasi, Divhubinter, kemudian Interpol untuk mengejar keberadaan pelaku yang kami duga sudah ke luar negeri ya. Seluruhnya merupakan WNA dengan kepemilikan paspor lebih dari dua," kata Ariasandy.Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan kasus penculikan dan mutilasi tersebut dengan jaringan mafia luar negeri.

Bali
| Jumat, 6 Maret 2026
Foto: Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Milik WN Ukraina Korban Penculikan, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mafia Luar Negeri | Pifa Net

Ledakan Keras Gegerkan Warga Sumenep, Dua Rumah Rusak dan Tiga Orang Luka

PIFA, Sumenep - Ledakan keras menggegerkan warga Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (5/3) pagi. Peristiwa di wilayah ujung timur Pulau Madura itu menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan.Salah seorang warga, Zuhdi, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung membuat warga panik. Banyak warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman keras tersebut.“Suara ledakannya sangat keras, sehingga membuat warga keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Zuhdi.Dentuman bahkan dilaporkan terdengar hingga radius sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.Akibat insiden itu, dua rumah dilaporkan rusak. Selain itu, tiga warga mengalami luka-luka dan telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti, mengatakan pihak kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan terkait penyebab ledakan.“Kapolres juga sudah meluncur ke lokasi kejadian di Batuputih,” kata Widiarti.

Sumenep
| Kamis, 5 Maret 2026
Foto: Ledakan Keras Gegerkan Warga Sumenep, Dua Rumah Rusak dan Tiga Orang Luka | Pifa Net

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah OTT KPK, Klaim Tak Ada Barang Disita

PIFA, Pekalongan - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq membantah adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya. Ia menegaskan tidak ada barang maupun uang yang disita saat petugas mendatangi rumahnya.“Intinya saya tidak OTT, tidak ada barang apa pun yang diambil. Saat mereka datang ke rumah, saya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah,” kata Fadia kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).Fadia menyebut saat itu dirinya tengah bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk menyampaikan izin tidak bisa menghadiri agenda program Makan Bergizi Gratis (MBG).Ia mengaku bingung dengan tindakan yang disebut sebagai OTT tersebut dan kembali menegaskan tidak ada barang serupiah pun yang disita dari dirinya.Sementara itu, KPK menyatakan telah mengamankan tiga orang dalam operasi yang digelar Selasa (3/3) dini hari di Semarang, termasuk Fadia beserta ajudan dan orang kepercayaannya.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan dan para pihak yang diamankan sudah ditetapkan status hukumnya sebagai tersangka.Tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan, termasuk kantor Bupati Pekalongan, kantor Sekretaris Daerah, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru).

Pekalongan
| Selasa, 3 Maret 2026
Foto: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah OTT KPK, Klaim Tak Ada Barang Disita | Pifa Net

Penahanan Piche Kota dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak Dibantarkan karena Sakit

PIFA, Belu - Penyanyi PYDAJK alias Piche Kota resmi ditahan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Belu dalam kasus dugaan pemerkosaan dan persetubuhan anak terhadap siswi SMA berinisial ACT (16).Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rachmat Hidayat, mengatakan penahanan dilakukan sejak Minggu (1/3) untuk 20 hari ke depan, setelah Piche ditangkap pada Sabtu (28/2) pukul 13.00 Wita di kediamannya. Namun, penahanan saat ini dibantarkan karena tersangka dikabarkan sakit.“Statusnya sudah tahanan sejak Minggu (1/3),” ujar Rachmat, Senin (2/3).Saat ini Piche menjalani perawatan dan observasi medis di RSUD Gabriel Manek Atambua dengan pengawalan penyidik serta didampingi keluarga. Jika dinyatakan sehat, ia akan langsung dipindahkan ke rumah tahanan Polres Belu.Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka. Selain Piche Kota, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dulu ditahan masing-masing sejak 25 dan 27 Februari 2026 di Rutan Polres Belu.Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa sebelumnya menyatakan penyidik menerapkan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, mengacu pada ketentuan KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak.Kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 13 Januari 2026. Dugaan tindak pidana terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Atambua, Kabupaten Belu, NTT. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami kekerasan seksual saat dalam kondisi tidak sadar usai pesta minuman keras bersama para tersangka.

Lokal
| Senin, 2 Maret 2026
Foto: Penahanan Piche Kota dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak Dibantarkan karena Sakit | Pifa Net

BNPB: 5 Desa di Sayung Demak Masih Terendam, Perbaikan Dua Tanggul Terkendala Debit Air Tinggi

PIFA, Demak — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan masih terdapat lima desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang hingga kini dikepung banjir dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter. Banjir tersebut telah berlangsung sejak Senin (16/2) dini hari. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, kondisi banjir dipengaruhi karakter wilayah yang berbentuk cekungan serta tingginya air rob. Akibatnya, aliran air menuju Sungai Dombo belum berjalan optimal sehingga genangan masih bertahan di permukiman warga dan akses jalan. “Kondisi tersebut dipengaruhi karakter wilayah yang berupa cekungan serta tingginya air rob sehingga aliran air menuju Sungai Dombo belum optimal dan masih menggenangi permukiman warga serta akses jalan,” ujar Abdul Muhari, dikutip dari Antara, Minggu (1/3). BNPB juga mengakui bahwa debit air yang masih tinggi akibat hujan deras dan rob menjadi tantangan utama dalam percepatan perbaikan tanggul jebol di Demak. Saat ini terdapat dua tanggul yang mengalami kerusakan, yakni tanggul Sungai Cabean dan Sungai Tuntang. Untuk tanggul Sungai Cabean, proses penutupan telah mencapai sekitar 70 persen di sisi kiri dan 80 persen di sisi kanan, dengan penguatan yang masih terus dilakukan. Sementara itu, penanganan tanggul Sungai Tuntang di sejumlah titik masih tertunda karena debit air yang belum surut, meskipun beberapa bagian telah berhasil ditutup dan diperkuat. Abdul menambahkan, upaya lanjutan yang dilakukan meliputi penguatan tanggul, normalisasi saluran sekunder, pemasangan jaring penahan sampah di Sipon Gajah, serta pembersihan saluran menggunakan alat berat. Seluruh langkah tersebut dikoordinasikan melalui Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Banjir untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Ia menegaskan, perbaikan tanggul yang belum menyeluruh ditambah kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan dengan durasi panjang menyebabkan sejumlah wilayah di Demak masih tergenang hingga saat ini. BNPB pun mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta segera melaporkan kejadian bencana melalui saluran resmi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Lokal
| Minggu, 1 Maret 2026
Foto: BNPB: 5 Desa di Sayung Demak Masih Terendam, Perbaikan Dua Tanggul Terkendala Debit Air Tinggi | Pifa Net

Viral Istri Anggota TNI Diduga Selingkuh dengan 13 Prajurit, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara

PIFA, Jakarta – Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto merespons informasi yang beredar terkait dugaan perselingkuhan seorang istri anggota TNI dengan 13 prajurit.Tri menyampaikan bahwa kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Pomdam XVII/Cenderawasih dan sudah memasuki tahap penyidikan.“Terkait viralnya berita tentang kejadian tersebut, saat ini sudah dalam tahap proses penyidikan di tingkat Pomdam XVII/Cenderawasih,” kata Tri, Jumat (27/2/2026).Meski demikian, Tri belum membeberkan detail lebih jauh mengenai dugaan perselingkuhan tersebut. Ia menegaskan bahwa kewenangan memberikan keterangan lebih lanjut berada di tangan penyidik.“Saat ini sudah dalam tahap penyidikan, dan yang berwenang memberikan keterangan adalah pihak penyidik, yaitu Penyidik Pomdam XVII/Cenderawasih,” ujarnya.Kabar tersebut sebelumnya viral di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan seorang istri anggota TNI atau Ibu Persit berusia 26 tahun di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih diduga menjalin hubungan dengan 13 prajurit.Informasi yang beredar menyebutkan kasus itu terungkap setelah wanita asal Kota Jayapura tersebut dilaporkan oleh suaminya yang merupakan anggota Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili.Menurut informasi, Pomdam XVII/Cenderawasih telah memulai penyelidikan sejak pertengahan Februari 2026. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti berupa ponsel disebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.Pihak Kodam memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan TNI.

Lokal
| Sabtu, 28 Februari 2026
Foto: Viral Istri Anggota TNI Diduga Selingkuh dengan 13 Prajurit, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara | Pifa Net

Koh Erwin, Bandar yang Pasok Narkoba ke AKBP Didik Putra Kuncoro Sempat Melawan Saat Ditangkap

PIFA, Banten - Kepala Satuan Tugas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Polisi Kevin Leleury, mengungkapkan bahwa terduga bandar narkoba Erwin alias Koko Erwin sempat melakukan perlawanan saat proses penangkapan."Ada perlawanan tapi sedikit, bisa kami tangani," ujar Kevin Leleury di Tangerang, Banten, Jumat.Koko Erwin yang disebut sebagai pemasok uang dan narkoba kepada eks Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro, berhasil dibekuk di Tanjung Balai, Sumatra Utara, saat hendak menyeberang ke Malaysia pada Kamis (26/2).Dalam operasi tersebut, petugas juga meringkus dua terduga pelaku lain berinisial A alias Y dan R alias K."Yang bersangkutan (Koko Erwin) berhasil ditangkap saat akan melakukan penyeberangan menggunakan kapal tujuan Malaysia," katanya.Dari hasil pemeriksaan awal, kedua orang tersebut diketahui berperan membantu Koko Erwin melarikan diri ke Malaysia guna menghindari penangkapan aparat kepolisian."Pelaku A alias Y ditangkap di Riau sementara R alias K di Tanjung Balai bersama Erwin," jelasnya.Berdasarkan hasil pendalaman, Koko Erwin diduga telah melakukan sejumlah persiapan untuk kabur ke luar negeri setelah mengetahui dirinya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).Kevin menegaskan, Koko Erwin merupakan bandar sabu kelas kakap di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia diduga menjadi pemasok uang dan narkotika kepada AKBP Didik Putra Kuncoro."Keterkaitan lebih jelasnya mungkin nanti akan dijelaskan pada saat jumpa pers," pungkasnya.

Lokal
| Jumat, 27 Februari 2026
Foto: Koh Erwin, Bandar yang Pasok Narkoba ke AKBP Didik Putra Kuncoro Sempat Melawan Saat Ditangkap | Pifa Net

Anggota Damkar Depok Diteror Usai Unggah Video Soal Fungsi Helm

PIFA, Depok - Seorang anggota pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok, Khairul Umam, mengaku menjadi sasaran teror setelah mengunggah konten video yang membahas fungsi helm sebagai alat pelindung diri. Video tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @xkhairulumam.Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, Umam menegaskan bahwa helm sejatinya berfungsi untuk melindungi kepala, bukan sebaliknya."Gue masih ngasih tahu lu, ini namanya helm, gunanya itu buat ngelindungin kepala, bukan buat ngancurin kepala warga," kata Umam dalam video tersebut.Umam yang juga dikenal sebagai komika menjelaskan, konten tersebut dibuat semata-mata untuk mengedukasi masyarakat terkait fungsi alat pelindung diri (APD), khususnya helm. Ia mengaku tidak memiliki maksud lain apalagi untuk menyinggung pihak tertentu."Ya maksudnya kan emang ya emang sudah pada faktanya fungsi helm itu gunanya buat ngelindungin kepala gitu. Ya kayak gitu aja," ujarnya saat dihubungi, Kamis (26/2).Ia mengaku tidak menyangka video tersebut akan viral dan menuai beragam respons. Menurutnya, penggunaan helm juga merupakan hal yang lazim di lingkungan Damkar."Ya balik lagi kalau masalah ketersinggungan kan saya enggak bisa komen apa-apa ya. Dan sepemahaman saya, teman-teman saya pun di Damkar gitu, pada pakai helm gitu, maksudnya. Dan ya memang ya enggak mungkin lah, maksudnya kalau ranah saya sampai keluar dari instansi saya, ya saya siapa sih, kan begitu maksudnya saya mikirnya," tutur Umam.Namun, satu hingga dua hari setelah video itu diunggah, Umam mengaku mulai menerima pesan bernada teror melalui aplikasi WhatsApp dari nomor tak dikenal. Pesan-pesan tersebut kemudian ia unggah kembali ke akun Instagramnya.Dalam salah satu pesan, pengirim menyebut alamat rumah Umam dan menyarankan agar dirinya melindungi kepala. Sementara pesan lain dari akun bernama ‘Raja Kopi’ meminta Umam untuk terus memakai helm demi keselamatan dirinya.Umam mengatakan awalnya ia merespons pesan tersebut dengan baik karena mengira pengirimnya adalah orang yang dikenalnya."Saya respon dengan baik, dengan baik sampai akhirnya dia bilang masalah selamat gitu dan segala macamnya tuh, semoga selamat gitu-gitu, ya saya balikin doa baik lagi kan," ucap dia.Namun, respons dari pengirim pesan justru mengarah pada ancaman terselubung, sehingga Umam memilih untuk mengabaikannya."Tapi dia balasnya ternyata kayak gitu dan akhirnya saya diemin. Ketika udah dapat chat-nya udah mulai arah-arah ancaman rada halus nih, saya diemin. Saya hapus chatnya. Eh dia WhatsApp lagi sampai dia bilang 'tunggu ya saya ada kejutan buat kamu', gitu-gitu," sambungnya.Akibat teror tersebut, Umam mengaku sempat merasa was-was, meski berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya."Ya saya pribadi ya, nggak bisa gimana-gimana. Ya kalau dibilang was-was sih ya sebenarnya was-was mah ada, gitu. Tapi ya karena saya merasa, ya sudahlah, maksud saya masa iya orang kayak saya sampai diurusin segitunya gitu," ujarnya.Saat ini, Umam menyebut sudah tidak lagi menerima pesan teror. Ia juga belum berencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan memilih menunggu perkembangan situasi."Untuk saat ini sih enggak ada ya, alhamdulillah masih kondusif lah. Dan beberapa juga ada yang nyuruh buat bikin laporan, bikin laporan, LP-LP gitu, ya saya pikir ah ini mah ntar juga hilang, maksud saya gitu kan," pungkasnya.

Lokal
| Kamis, 26 Februari 2026
Foto: Anggota Damkar Depok Diteror Usai Unggah Video Soal Fungsi Helm | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Lokal

Foto: Bahasan: Kedepankan Adab Saat Berdakwah di Medsos | Pifa Net

Bahasan: Kedepankan Adab Saat Berdakwah di Medsos

Berita Lokal, PIFA – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak setiap orang, khususnya mahasiswa di Kota Pontianak untuk bijak menggunakan media sosial. Apalagi dengan akses tidak terbatas di jejaring internet menjadi kekhawatirannya untuk segera dibentengi. “Kita memerlukan pengarah yang juga terbiasa berdakwah sekaligus ahli di media sosial,” katanya usai membuka Workshop Dakwah Digital Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Jumat (13/1/2023). Dunia digital kian ramai lewat teknologi terbarukan. Media sosial mengalami kemajuan yang signifikan, membuat siapapun dengan mudah mendapatkan informasi dari banyak arah. Oleh karenanya, Bahasan berharap kepada mahasiswa manajemen dakwah IAIN Pontianak khususnya, untuk bisa menjadi penyeimbang bagi masyarakat yang terpapar informasi negatif. “Manfaatkan media yang ada saat ini untuk menyebarkan pesan positif, sehingga masyarakat perlahan meninggalkan informasi negatif tersebut,” pesannya. Keberadaan dakwah digital di Kota Pontianak sendiri dinilai Bahasan sudah ada. Hal ini membuktikan respon terhadap zaman yang proaktif. Kendati begitu, dirinya meminta pegiat dakwah di media sosial untuk mengedepankan sopan santun dan adab tanpa adanya paksaan. “Karena sejatinya dakwah itu seperti berbagi nasihat baik, tidak bisa memberi nasihat marah-marah. Yang ada orang malah lari. Niatkan untuk menyebarkan kebaikan kepada sesama,” ungkapnya. (pi/rs)

Pontianak
| Jumat, 13 Januari 2023

Lokal

Foto: Bupati Muda Apresiasi Adanya Kampung Literasi di Desa Punggur Kecil: Upaya Sinergi Kepong Bakol | Pifa Net

Bupati Muda Apresiasi Adanya Kampung Literasi di Desa Punggur Kecil: Upaya Sinergi Kepong Bakol

Berita Kubu Raya, PIFA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi keberadaan Kampung Literasi Punggur Kecil dan Kampung Digital Gradasi di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Apresiasi disampaikan Bupati Muda saat dirinya meresmikan kedua kampung literasi itu pada Sabtu (30/10) di  Rumah Pintar Punggur Cerdas. Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi Rumah Pintar Punggur Cerdas yang telah berkiprah lama menggerakkan masyarakat yang ada di Desa Punggur. Melansir dari situs Prokopim Pemkab Kubu Raya (1/11), Bupati Muda mengatakan pencanangan kampung literasi merupakan bagian dari upaya sinergi “kepong bakol” dengan pemerintah kabupaten. Menurutnya, kampung literasi di daerah Punggur Kecil itu adalah kampung literasi yang komprehensif. "Kampung literasi ini komprehensif, karena di sini ada literasi kebudayaan, literasi sosial, literasi olahraga, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya. Termasuk juga pemberdayaan. Semua adalah upaya untuk bisa memberikan dampak yang jauh lebih baik lagi. Apalagi literasi digital, yang pada era ini sangat dan sudah pasti dibutuhkan," ujar Muda Mahendrawan, dikutip dari rilis Prokopim Pemkab Kubu Raya, Senin (1/11/2021). Kemudian, ia menyebut, eberadaan kampung literasi dapat menjadi magnet yang untuk memperkuat masyarakat dari sisi kualitas hidupnya. “Karena keberadaannya dapat meningkatkan wawasan dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.  Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Sugeng Hariadi menuturkan, pihaknya sangat mendukung pengembangan Kampung Literasi dan Kampung Digital Gradasi, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan keaksaraan fungsional yang menjadi program pemerintah secara nasional dalam pemberantasan buta aksara.  "Kampung Literasi ini merupakan program yang sangat baik yang tumbuh langsung dari bawah (masyarakat desa), sehingga pengembangannya harus kita bantu bersama supaya program ini lebih berkembang dan akan menular di seluruh wilayah di Kalimantan Barat,” terang dia. Sugeng menilai program yang diresmikan langsung oleh Bupati Muda juga bagian dari upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sugeng menyebut, pihaknya juga mendukung keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di daerah dengan menambah jumlah buku bacaan dan diharapkan akan menambah semangat bagi anak-anak di desa. “Alhamdulillah, anak-anak di desa ini sangat luar biasa daya bacanya sehingga setiap buku yang datang langsung dilahap dan jadi rebutan. Jika ketersediaan buku tidak ada, maka anak-anak di sini terpaksa harus menunggu sampai buku itu datang,” cetusnya. Lebih lanjut, Pendiri Rumah Pintar Punggur Cerdas Umilia mengatakan, pada bulan Juni 2021 lalu, PKBM Rumah Pintar Punggur Cerdas mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud Ristek untuk melaksanakan kegiatan Kampung Literasi yang kemudian diberi nama Kampung Literasi Punggur dengan tujuan untuk memajukan nilai literasi yang ada di Desa Punggur Kecil. "Alhamdulillah, saat ini banyak program yang akan kami laksanakan antara lain berantas buta aksara, hafalan Alquran, lapak buku, permainan tradisional, mendongeng, lomba menulis, membaca dan mewarnai, workshop kerajinan tangan, workshop kesehatan, wisata literasi, festival seni dan budaya, peluncuran Kampung Literasi, peluncuran Kampung Digital Gradasi, peluncuran antologi puisi, dan peluncuran 1 dusun 1 pojok bacaan," tutup Umilia.  

Kubu Raya
| Senin, 1 November 2021

Lokal

Foto: TNI di Perbatasan Gagalkan Penyelundupan 7,1 Kilo Sabu | Pifa Net

TNI di Perbatasan Gagalkan Penyelundupan 7,1 Kilo Sabu

PIFA, Lokal - Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu yang dibawa oleh dua petani asal Kabupaten Bengkayang melalui perbatasan Indonesia-Malaysia. Penangkapan tersebut dilakukan di jalur tikus Sektor Kayu Buluh, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (6/3/2023) petang. Kedua tersangka berinisial K dan D beserta tujuh paket sabu-sabu seberat 7,1 kilogram dan barang bukti lainnya, kemudian diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar, Selasa (7/3/2023) sore.  "Barang ini berasal dari Malaysia, kemudian yang rencananya akan dibawa ke Pontianak," kata Dansatgas Letkol Inf Hudallah.  Dia menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dan penyelidikan jajarannya di lapangan. Sabu-sabu tersebut dikemas dalam tujuh paket bungkusan plastik hitam dilapisi aluminium foil. "Awalnya kedua pelaku ini melaju dengan menggunakan sepeda motor. Kita mencurigai dan mereka makin menambah laju kendaraannya," kata Hudallah. Berawal dari kecurigaan itu, aparat kemudian melakukan pengejaran dan penangkapan. Dari hasil penggeledahan ditemukan paket diduga barang haram narkoba tersebut. "Kami menggunakan feeling, barang yang dibawa tersebut baunya asam. Kemudian dari pemeriksaan di BNN barulah kami ketahui itu narkoba," katanya. Setelah diserahkan ke pihak BNN Provinsi Kalbar, barang bukti tersebut dilakukan pemeriksaan. Hasilnya terbukti mengandung metamfetamin atau sabu-sabu. (ap)

Bengkayang
| Rabu, 8 Februari 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5