Lokal
Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Asintel dan Aster Kasdam
Berita Kubu Raya, PIFA - Jabatan Asisten Intelijen dan Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura diserahterimakan. Serah terima jabatan dan tradisi penerimaan serta pelepasan dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr, pada Selasa (19/4/2022). Dalam kesempatan tersebut jabatan Asintel Kasdam XII/Tpr diserahterimakan dari Kolonel Inf Agus Soeprianto, S.I.P kepada Kolonel Inf Abdulah Jamali sebelumnya menjabat Pamen Denmabesad. Sedangkan Kolonel Inf Agus Soepriyanto menjabat Kapen Kostrad. Selanjutnya jabatan Aster Kasdam XII/Tpr dirotasi dari sebelumnya dijabat Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., kepada Kolonel Inf Ruddy Trenggono yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Denmabesad. Kolonel Inf Purnomosidi mendapat jabatan baru sebagai Danrem 073/Mkt Kodam IV/Dip. Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto dalam acara menyampaikan, bahwa salah satu wujud kepercayaan pimpinan TNI Angkatan Darat kepada para Perwira adalah, dengan adanya mutasi jabatan dan alih tugas. "Karena pada hakekatnya, melalui mutasi ini, para perwira diharapkan mampu mengemban amanah dan tugas dengan baik, sehingga akan melahirkan gagasan-gagasan baru guna dapat melaksanakan tugas secara optimal," ujarnya. Pangdam menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Inf Agus Soeprianto, S.I.P, dan Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P. beserta Istri atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab jabatannya selama ini. "Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga keberhasilan senantiasa menyertai saudara sekeluarga," ucap Mayjen TNI Sulaiman Agusto Sedangkan kepada kedua pejabat baru, pucuk pimpinan di Kodam XII/Tpr ini mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan pimpinan TNI AD untuk melanjutkan pengabdian di Kodam XII/Tpr. "Saya harapkan dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik guna mendukung kemajuan Kodam XII/Tpr," harapnya mengakhiri. (ja)
Kubu Raya
| Rabu, 20 April 2022

Trending
Eks Kasir di Pontianak Korupsi, PT Pegadaian Jamin Dana Nasabah Aman
Pontianak
| Jumat, 26 Agustus 2022

Muda Mahendrawan Ajak Masyarakat Gunakan Batik di Setiap Kesempatan
Kubu Raya
| Selasa, 3 Oktober 2023

Muda Mahendrawan Apresiasi Bank Kalbar dan ACT Atas Pembangun Sumur Wakaf
Kubu Raya
| Kamis, 30 Desember 2021

Bocah 8 Tahun di Kubu Raya Ditemukan Tewas Tenggelam di Parit Masigi
Lokal
| Selasa, 28 Oktober 2025

Tunaikan Janji, Pembina NPC Kalbar Yuliansyah Berikan Bonus 24 Atlet.
Pontianak
| Kamis, 18 November 2021

Terima Penghargaan Dwija Praja Utama, Bupati Muda Sebut itu Kado dan Kebahagiaan Bagi Warga Kubu Raya
Kubu Raya
| Selasa, 28 November 2023

Ucapkan Selamat PGRI Ke-76, Garuda Menilai Peran Guru Penting Dalam Pembentukan Bangsa
Pontianak
| Jumat, 26 November 2021

Muda Mahendrawan Ajak ASN Tingkatkan Semangat Kerja
Kubu Raya
| Selasa, 26 September 2023

Berita Terbaru
Lokal

One Way Lokal Diterapkan di Tol Cipali Jelang Puncak Arus Balik Kedua
PIFA, Jakarta - Korps Lalu Lintas Korlantas Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal untuk mempercepat arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta. Skema ini diberlakukan di Tol Cipali mulai KM 132 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama pada Jumat (27/3).Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyebut langkah tersebut sebagai tahap awal menghadapi puncak arus balik Lebaran kedua yang diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3)."Kami melakukan one way tahap pertama dari kilometer 132 ke kilometer 70. Ini tahap pertama," ujarnya.Pemberlakuan one way dimulai pukul 09.30 WIB dan akan dievaluasi hingga siang hari. Jika terjadi lonjakan kendaraan menuju Jakarta, skema akan diperluas menjadi bagian dari one way nasional tahap dua, yakni dari KM 169 hingga KM 70.Selain rekayasa lalu lintas, Korlantas juga menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih yang masih melintas. Kendaraan tersebut diminta putar balik, khususnya di wilayah Tol Pejagan.Kebijakan ini merupakan tindak lanjut pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran guna menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Korlantas mengimbau para pengusaha logistik untuk mematuhi aturan tersebut.Pembatasan operasional angkutan barang sendiri telah diberlakukan sejak 13 hingga 29 Maret 2026 oleh Korlantas bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik pertama telah terlewati pada Selasa (24/3). Hingga Rabu siang, tercatat sekitar 2,04 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta.Meski demikian, sekitar 500 ribu pemudik masih berada di kampung halaman. Kepolisian pun diminta tetap siaga mengantisipasi lonjakan arus balik kedua dalam beberapa hari ke depan.
Lokal
| Jumat, 27 Maret 2026
Lokal

Polisi Gadungan Culik Tiga Pelajar di Tangerang, Pelaku Ditangkap Warga
PIFA, Tangerang - Aksi kriminal yang melibatkan polisi gadungan terjadi di wilayah Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Tiga pelaku berhasil diamankan setelah menculik dan memeras tiga pelajar dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian.Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku berinisial LE (28), LA alias AL (38), dan AP alias R (38) saat ini telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.“Para pelaku melakukan intimidasi dengan mengaku sebagai anggota polisi, bahkan menggunakan atribut seperti borgol dan pakaian menyerupai aparat untuk meyakinkan korban,” ujar Jauhari, Kamis (26/3).Peristiwa bermula ketika para pelaku berniat mencari seseorang yang diduga terlibat peredaran narkotika sintetis. Namun, mereka justru menyasar pelajar sebagai korban.Tiga pelajar yang menjadi korban masing-masing berinisial V (16), FHR (16), dan FJR (15). Mereka dijemput paksa dengan tuduhan terlibat kasus narkoba.Para korban kemudian diborgol dan dipaksa masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan, mereka diintimidasi sambil dibawa berkeliling kota.Di dalam mobil, pelaku menghubungi orang tua korban dan meminta uang tebusan dengan dalih anak mereka terlibat kasus narkoba. Dalam salah satu kejadian, orang tua korban sempat mentransfer uang sebesar Rp100 ribu.Setelah permintaan uang tidak dipenuhi sepenuhnya, para korban akhirnya diturunkan di jalan dalam kondisi masih trauma.Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan sempat membawa mereka melintas di depan kantor polisi agar terlihat seolah-olah benar merupakan aparat penegak hukum.Aksi ini akhirnya terbongkar setelah keluarga korban bersama warga melakukan upaya pancingan. Saat pelaku datang ke lokasi yang telah disepakati, warga langsung mengamankan mereka dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa borgol, pakaian menyerupai atribut polisi, tanda pengenal, satu unit mobil, serta telepon genggam yang digunakan dalam aksi tersebut.Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 482 dan/atau Pasal 483 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pemerasan dan pengancaman, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat.“Kami tegaskan, masyarakat berhak meminta identitas resmi jika ada yang mengaku anggota kepolisian. Segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan,” tegas Jauhari.
Lokal
| Kamis, 26 Maret 2026
Berita Populer
Lokal

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Asintel dan Aster Kasdam
Berita Kubu Raya, PIFA - Jabatan Asisten Intelijen dan Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura diserahterimakan. Serah terima jabatan dan tradisi penerimaan serta pelepasan dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr, pada Selasa (19/4/2022). Dalam kesempatan tersebut jabatan Asintel Kasdam XII/Tpr diserahterimakan dari Kolonel Inf Agus Soeprianto, S.I.P kepada Kolonel Inf Abdulah Jamali sebelumnya menjabat Pamen Denmabesad. Sedangkan Kolonel Inf Agus Soepriyanto menjabat Kapen Kostrad. Selanjutnya jabatan Aster Kasdam XII/Tpr dirotasi dari sebelumnya dijabat Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., kepada Kolonel Inf Ruddy Trenggono yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Denmabesad. Kolonel Inf Purnomosidi mendapat jabatan baru sebagai Danrem 073/Mkt Kodam IV/Dip. Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto dalam acara menyampaikan, bahwa salah satu wujud kepercayaan pimpinan TNI Angkatan Darat kepada para Perwira adalah, dengan adanya mutasi jabatan dan alih tugas. "Karena pada hakekatnya, melalui mutasi ini, para perwira diharapkan mampu mengemban amanah dan tugas dengan baik, sehingga akan melahirkan gagasan-gagasan baru guna dapat melaksanakan tugas secara optimal," ujarnya. Pangdam menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Inf Agus Soeprianto, S.I.P, dan Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P. beserta Istri atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab jabatannya selama ini. "Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga keberhasilan senantiasa menyertai saudara sekeluarga," ucap Mayjen TNI Sulaiman Agusto Sedangkan kepada kedua pejabat baru, pucuk pimpinan di Kodam XII/Tpr ini mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan pimpinan TNI AD untuk melanjutkan pengabdian di Kodam XII/Tpr. "Saya harapkan dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik guna mendukung kemajuan Kodam XII/Tpr," harapnya mengakhiri. (ja)
Kubu Raya
| Rabu, 20 April 2022
Lokal

Eks Kasir di Pontianak Korupsi, PT Pegadaian Jamin Dana Nasabah Aman
Berita Lokal, PIFA – PT Pegadaian angkat suara terkait korupsi senilai Rp433 juta yang dilakukan salah satu kasir di Kota Pontianak. Melalui keterangan tertulis, Kanwil IV Balikpapan yang menaungi kantor seluruh Kalimantan, memastikan akan mendukung proses hukum yang berjalan. "Kami mendukung penegakan hukum dan tidak memberi toleransi dalam bentuk apapun," kata Manager Protokol dan Humas Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Fariz Fauzan, kemarin. Dia memastikan, tindak pidana yang dilakukan DT, tidak menggunakan dana nasabah seperti yang diberitakan. Apalagi, sampai merugikan nasabah. "Perusahaan yang mengalami kerugian. Karenanya, Pegadaian menjamin penuh nasabah tidak dirugikan," kata Fariz. Sementara, Fariz mengatakan, perusahaan konsisten menerapkan prinsip tata kelola yang baik melalui Good Corporate Governance (GCG). Yakni prinsip memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang. Kata Fariz, untuk mencegah kejadian serupa, manajemen melakukan evaluasi dan perbaikan sistem prosedur operasional. Pihak pegadaian juga menyampaikan permohonan maaf manajemen kepada seluruh nasabah dan pemangku kepentingan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari perkara itu. Dalam aksinya, Fariz menerangkan, DT memanfaatkan posisinya sebagai kasir. Memanipulasi pembayaran nasabah untuk berbagai jenis transaksi. "Kami harap tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Langkah hukum ini bukti komitmen manajemen mendukung program pemerintah dalam menegakkan hukum dan menindak korupsi," katanya. Sebelumnya, Kejari Pontianak, menahan DT pada Selasa (23/8/2022). Kepala Kejari Pontianak, Wahyudi menerangkan, DT menjabat sebagai kasir di Kantor Pegadaian UPC Tabrani Ahmad dan Pegadaian UPC Wahid Hasyim. DT pun ditahan selama 20 hari ke depan, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penyidik menitipkan tersangka DT ke Lapas Perempuan Pontianak. Tersangka DT diduga melakukan korupsi sejak Juni-November 2020 dengan nilai sekitar Rp433 juta milik nasabah yang berjumlah lebih dari sepuluh orang. Temuan kasus ini berawal dari hasil audit internal Kantor Pegadaian Pontianak. Hasil audit mendapati uang setoran nasabah sebesar Rp433 juta digunakan untuk kepentingan pribadi. (ap)
Pontianak
| Jumat, 26 Agustus 2022
Feeds
One Way Lokal Diterapkan di Tol Cipali Jelang Puncak Arus Balik Kedua
PIFA, Jakarta - Korps Lalu Lintas Korlantas Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal untuk mempercepat arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta. Skema ini diberlakukan di Tol Cipali mulai KM 132 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama pada Jumat (27/3).Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyebut langkah tersebut sebagai tahap awal menghadapi puncak arus balik Lebaran kedua yang diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3)."Kami melakukan one way tahap pertama dari kilometer 132 ke kilometer 70. Ini tahap pertama," ujarnya.Pemberlakuan one way dimulai pukul 09.30 WIB dan akan dievaluasi hingga siang hari. Jika terjadi lonjakan kendaraan menuju Jakarta, skema akan diperluas menjadi bagian dari one way nasional tahap dua, yakni dari KM 169 hingga KM 70.Selain rekayasa lalu lintas, Korlantas juga menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih yang masih melintas. Kendaraan tersebut diminta putar balik, khususnya di wilayah Tol Pejagan.Kebijakan ini merupakan tindak lanjut pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran guna menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Korlantas mengimbau para pengusaha logistik untuk mematuhi aturan tersebut.Pembatasan operasional angkutan barang sendiri telah diberlakukan sejak 13 hingga 29 Maret 2026 oleh Korlantas bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik pertama telah terlewati pada Selasa (24/3). Hingga Rabu siang, tercatat sekitar 2,04 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta.Meski demikian, sekitar 500 ribu pemudik masih berada di kampung halaman. Kepolisian pun diminta tetap siaga mengantisipasi lonjakan arus balik kedua dalam beberapa hari ke depan.
Lokal
| Jumat, 27 Maret 2026

Polisi Gadungan Culik Tiga Pelajar di Tangerang, Pelaku Ditangkap Warga
PIFA, Tangerang - Aksi kriminal yang melibatkan polisi gadungan terjadi di wilayah Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Tiga pelaku berhasil diamankan setelah menculik dan memeras tiga pelajar dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian.Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku berinisial LE (28), LA alias AL (38), dan AP alias R (38) saat ini telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.“Para pelaku melakukan intimidasi dengan mengaku sebagai anggota polisi, bahkan menggunakan atribut seperti borgol dan pakaian menyerupai aparat untuk meyakinkan korban,” ujar Jauhari, Kamis (26/3).Peristiwa bermula ketika para pelaku berniat mencari seseorang yang diduga terlibat peredaran narkotika sintetis. Namun, mereka justru menyasar pelajar sebagai korban.Tiga pelajar yang menjadi korban masing-masing berinisial V (16), FHR (16), dan FJR (15). Mereka dijemput paksa dengan tuduhan terlibat kasus narkoba.Para korban kemudian diborgol dan dipaksa masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan, mereka diintimidasi sambil dibawa berkeliling kota.Di dalam mobil, pelaku menghubungi orang tua korban dan meminta uang tebusan dengan dalih anak mereka terlibat kasus narkoba. Dalam salah satu kejadian, orang tua korban sempat mentransfer uang sebesar Rp100 ribu.Setelah permintaan uang tidak dipenuhi sepenuhnya, para korban akhirnya diturunkan di jalan dalam kondisi masih trauma.Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan sempat membawa mereka melintas di depan kantor polisi agar terlihat seolah-olah benar merupakan aparat penegak hukum.Aksi ini akhirnya terbongkar setelah keluarga korban bersama warga melakukan upaya pancingan. Saat pelaku datang ke lokasi yang telah disepakati, warga langsung mengamankan mereka dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa borgol, pakaian menyerupai atribut polisi, tanda pengenal, satu unit mobil, serta telepon genggam yang digunakan dalam aksi tersebut.Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 482 dan/atau Pasal 483 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pemerasan dan pengancaman, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat.“Kami tegaskan, masyarakat berhak meminta identitas resmi jika ada yang mengaku anggota kepolisian. Segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan,” tegas Jauhari.
Lokal
| Kamis, 26 Maret 2026

Pemudik Tersasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute GT Purwomartani di Google Maps
PIFA, Jogja - PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) mengambil langkah tegas dengan menghapus rute alternatif menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani dari aplikasi Google Maps. Kebijakan ini dilakukan setelah banyak pemudik tersasar ke area persawahan sejak Minggu (22/3).Humas PT JMJ, Rachmat Jesiman, mengatakan penghapusan rute tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari petugas di lapangan."Info dari teman-teman lapangan untuk jalur yang menuju Gerbang Purwomartani itu untuk Google Maps-nya sudah dihapus," ujar Rachmat saat ditemui di GT Purwomartani, Selasa (24/3) malam.Selain menghapus rute di aplikasi navigasi, pihak JMJ juga menambah jumlah petugas serta memasang rambu-rambu tambahan. Pengendara kini diarahkan untuk hanya menggunakan Jalan Yogya-Solo sebagai akses utama menuju GT Purwomartani."Harapannya tidak ada lagi yang tersasar," ucapnya.Di sisi lain, Rachmat memastikan bahwa hingga H+3 Lebaran 2026, tidak ada laporan kecelakaan di jalur fungsional Tol Yogyakarta-Solo.Keberadaan GT Purwomartani yang dibuka secara fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini justru sempat menimbulkan persoalan di lapangan. Banyak pemudik dilaporkan tersesat hingga masuk ke jalan persawahan di wilayah Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman.Berdasarkan pantauan, kendaraan terlihat melintasi jalan sempit di area sawah, tepatnya di sebelah timur RSI PDHI. Jalur tersebut mengarah ke Jalan Cangkringan, melewati kawasan permukiman hingga bawah konstruksi jalan menuju GT Purwomartani.Dari Jalan Cangkringan, pengendara masih harus menempuh beberapa ratus meter lagi untuk mencapai Jalan Solo sebagai akses utama menuju gerbang tol.Kondisi ini semakin padat menjelang sore hari, dengan ratusan hingga ribuan kendaraan terpantau melintas di jalur sawah sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, warga sekitar mengeluhkan debu yang beterbangan hingga harus menyiram halaman rumah mereka.Warga setempat menyebut fenomena pemudik tersasar ini telah terjadi sejak Minggu (22/3), sebelum akhirnya banyak dari mereka diarahkan kembali ke jalur utama menuju GT Purwomartani.
Lokal
| Rabu, 25 Maret 2026

Ledakan Petasan di Pekalongan Lukai 9 Orang, Polisi Selidiki Penyebab
PIFA, Pekalongan - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, tengah menyelidiki kasus ledakan petasan yang terjadi di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota, Setiyanto, mengatakan ledakan terjadi saat sejumlah remaja merakit petasan di dalam rumah menggunakan alat sederhana seperti palu dan obeng."Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," katanya.Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa selongsong petasan, baik yang masih berisi serbuk maupun yang sudah kosong.Berdasarkan keterangan saksi, suara ledakan berasal dari sebuah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari permukiman warga. Dampak ledakan tersebut cukup besar, hingga menyebabkan kaca rumah warga pecah serta merusak bagian atap dan genteng.Para korban mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh. Mereka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan tersebut. Dari hasil sementara, bahan peledak yang digunakan diketahui dibeli secara daring."Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring," katanya.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama yang memiliki daya ledak tinggi karena berisiko besar terhadap keselamatan."Kami mengajak masyarakat tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan," katanya.
Pekalongan
| Senin, 23 Maret 2026

Polisi Bongkar Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi, 1 Pelaku Ditangkap
PIFA, Pamekasan - Aparat Kepolisian Resor Pamekasan mengungkap praktik produksi petasan berdaya ledak tinggi yang dilakukan sejumlah warga di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.Kapolres Pamekasan, Hendra Eko Triyulianto, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil operasi yang dilakukan jajaran Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah."Pengungkapan produksi petasan ini berkat operasi yang dilakukan Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin," kata Hendra saat merilis kasus tersebut, Sabtu.Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap satu pelaku berinisial D (18), warga Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan. Sementara 11 orang lainnya yang diduga terlibat berhasil melarikan diri dan kini dalam pengejaran.Kapolres menuturkan, pengungkapan kasus ini bermula saat petugas melakukan patroli dan mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah warga."Tim yang mendengar adanya ledakan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara dan di sana terungkap bahwa ledakan tersebut terjadi di lokasi produksi petasan yang dilakukan oleh warga berinisial D ini," katanya.Dari lokasi, polisi menyita ratusan petasan siap pakai berbagai ukuran, mulai dari 3 hingga 12 cm, serta petasan renteng sepanjang 3 meter. Selain itu, ditemukan pula bahan peledak seperti 5 kilogram bubuk mesiu, belerang, serbuk arang, tepung kanji, dan 2 kilogram booster kelingking."Timbangan elektrik yang digunakan tersangka dan kawan-kawan membuat bom juga kami sita, berikut alat pembuat petasan dari kayu dan pipa besi, alat perekat, serta selongsong petasan," katanya.Barang bukti lain yang diamankan antara lain tiga unit telepon seluler, empat sepeda motor, serta plastik bahan balon udara. Saat ini, polisi juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan penanganan bahan peledak berjalan aman."Saat ini, kami berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jatim untuk penanganan material bahan peledak agar tetap aman," katanya.Terkait 11 pelaku lain yang melarikan diri, pihak kepolisian telah mengantongi identitas mereka dan meminta agar segera menyerahkan diri.Dalam catatan Polres Pamekasan, selama enam hari terakhir terdapat tujuh korban luka akibat petasan, yang mayoritas merupakan perakit. Salah satu kasus terjadi pada 15 Maret 2025 di Kecamatan Tlanakan, yang menyebabkan seorang warga mengalami patah kaki hingga harus diamputasi.Insiden lain terjadi pada 16 Maret 2026 di Kecamatan Pegantenan yang mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar, serta pada 20 Maret 2026 seorang remaja mengalami luka berat akibat ledakan bahan petasan.Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun menggunakan petasan berdaya ledak tinggi karena berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa.
Pamekasan
| Senin, 23 Maret 2026

Mobil Pemudik Terjun ke Parit dan Terbakar di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat
PIFA, OKU - Sebuah mobil pemudik mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke parit dan terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, mengatakan kecelakaan bermula saat sebuah minibus Honda HR-V berwarna abu-abu melaju dari arah Palembang menuju Cempaka.Diduga pengemudi mengantuk, kendaraan kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan. Benturan keras terjadi saat mobil menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi, yang kemudian memicu kebakaran akibat kebocoran bahan bakar."Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," katanya.Petugas dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan kejadian.Aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan. Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga hingga api berhasil dipadamkan."Identitas korban saat ini masih dalam pendataan. Namun, kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.Menurut Adik, kejadian ini menjadi peringatan bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik Lebaran."Kami terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," ujarnya.
Jakarta
| Senin, 23 Maret 2026

Pabrik Plastik di Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Petasan Remaja
PIFA, Cengkareng - Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di kawasan Cengkareng, tepatnya di Jalan Bojong Raya Nomor 26 RT 05/RW 04, Rawa Buaya, Jumat (20/3) dini hari WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh aksi sekelompok remaja yang bermain petasan di sekitar lokasi.Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan sebanyak 17 unit armada dengan 85 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 03.24 WIB dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 05.10 WIB.Menurut keterangan sekuriti di lokasi, kebakaran bermula saat sejumlah remaja bermain petasan di sekitar area pabrik. Aksi tersebut sempat mendapat teguran dari petugas keamanan, namun tidak diindahkan."Para remaja tidak terima ditegur dan justru semakin intens menyalakan petasan di sekitar lokasi," ujar Syaiful.Diduga, salah satu petasan yang dinyalakan masuk ke dalam area pabrik plastik dan memicu kebakaran yang dengan cepat membesar.Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada bagian pabrik yang terbakar. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini.
Jakarta
| Jumat, 20 Maret 2026

Sejumlah Umat Muslim di Indonesia Lebaran Lebih Awal, Ini Daftar Daerahnya
PIFA, Jakarta - Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada Kamis (19/3/2026). Mereka bahkan sudah melaksanakan salat Id sejak pagi hari, meski pemerintah baru akan menetapkan 1 Syawal melalui sidang isbat sore ini di Kementerian Agama Republik Indonesia.Perayaan lebih awal ini umumnya dilakukan oleh kelompok tarekat atau komunitas yang menggunakan metode hisab maupun perhitungan tradisi masing-masing.Di berbagai daerah, pelaksanaan salat Id berjalan lancar dan khidmat dengan pengamanan aparat. Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di sejumlah kota seperti Makassar, Padang, dan Bima telah lebih dulu merayakan Lebaran dengan jumlah jemaah sekitar ratusan orang.Hal serupa juga terjadi di Negeri Hila, Maluku Tengah, di mana ribuan jemaah melaksanakan salat Id di Masjid Hasan Soleman. Penentuan 1 Syawal di wilayah ini dilakukan berdasarkan perhitungan kalender hijriah yang telah dijalankan secara turun-temurun.Di Tulungagung, sekitar 100 jemaah di Masjid Nur Muhammad Al Muhdlor juga menggelar salat Id lebih awal dengan pengamanan dari kepolisian. Sementara di Nagan Raya, ribuan pengikut Tarekat Syattariyah merayakan Idulfitri berdasarkan metode hisab bilangan lima yang telah digunakan selama ratusan tahun.Selain itu, ratusan jemaah Majelis Sabilun Nahdhah di Depok juga melaksanakan salat Id dengan pengawalan aparat. Di Jember, ribuan warga sekitar Pondok Pesantren Mahfilud Dluror turut merayakan Lebaran lebih awal, mengikuti penentuan awal puasa berdasarkan kitab salaf yang telah digunakan sejak lama.Meski terdapat perbedaan waktu perayaan, pelaksanaan ibadah di berbagai daerah tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Jakarta
| Kamis, 19 Maret 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Asintel dan Aster Kasdam
Berita Kubu Raya, PIFA - Jabatan Asisten Intelijen dan Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura diserahterimakan. Serah terima jabatan dan tradisi penerimaan serta pelepasan dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr, pada Selasa (19/4/2022). Dalam kesempatan tersebut jabatan Asintel Kasdam XII/Tpr diserahterimakan dari Kolonel Inf Agus Soeprianto, S.I.P kepada Kolonel Inf Abdulah Jamali sebelumnya menjabat Pamen Denmabesad. Sedangkan Kolonel Inf Agus Soepriyanto menjabat Kapen Kostrad. Selanjutnya jabatan Aster Kasdam XII/Tpr dirotasi dari sebelumnya dijabat Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., kepada Kolonel Inf Ruddy Trenggono yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Denmabesad. Kolonel Inf Purnomosidi mendapat jabatan baru sebagai Danrem 073/Mkt Kodam IV/Dip. Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Sulaiman Agusto dalam acara menyampaikan, bahwa salah satu wujud kepercayaan pimpinan TNI Angkatan Darat kepada para Perwira adalah, dengan adanya mutasi jabatan dan alih tugas. "Karena pada hakekatnya, melalui mutasi ini, para perwira diharapkan mampu mengemban amanah dan tugas dengan baik, sehingga akan melahirkan gagasan-gagasan baru guna dapat melaksanakan tugas secara optimal," ujarnya. Pangdam menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Inf Agus Soeprianto, S.I.P, dan Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P. beserta Istri atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab jabatannya selama ini. "Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga keberhasilan senantiasa menyertai saudara sekeluarga," ucap Mayjen TNI Sulaiman Agusto Sedangkan kepada kedua pejabat baru, pucuk pimpinan di Kodam XII/Tpr ini mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan pimpinan TNI AD untuk melanjutkan pengabdian di Kodam XII/Tpr. "Saya harapkan dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik guna mendukung kemajuan Kodam XII/Tpr," harapnya mengakhiri. (ja)
Kubu Raya
| Rabu, 20 April 2022
Lokal

Eks Kasir di Pontianak Korupsi, PT Pegadaian Jamin Dana Nasabah Aman
Berita Lokal, PIFA – PT Pegadaian angkat suara terkait korupsi senilai Rp433 juta yang dilakukan salah satu kasir di Kota Pontianak. Melalui keterangan tertulis, Kanwil IV Balikpapan yang menaungi kantor seluruh Kalimantan, memastikan akan mendukung proses hukum yang berjalan. "Kami mendukung penegakan hukum dan tidak memberi toleransi dalam bentuk apapun," kata Manager Protokol dan Humas Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Fariz Fauzan, kemarin. Dia memastikan, tindak pidana yang dilakukan DT, tidak menggunakan dana nasabah seperti yang diberitakan. Apalagi, sampai merugikan nasabah. "Perusahaan yang mengalami kerugian. Karenanya, Pegadaian menjamin penuh nasabah tidak dirugikan," kata Fariz. Sementara, Fariz mengatakan, perusahaan konsisten menerapkan prinsip tata kelola yang baik melalui Good Corporate Governance (GCG). Yakni prinsip memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang. Kata Fariz, untuk mencegah kejadian serupa, manajemen melakukan evaluasi dan perbaikan sistem prosedur operasional. Pihak pegadaian juga menyampaikan permohonan maaf manajemen kepada seluruh nasabah dan pemangku kepentingan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari perkara itu. Dalam aksinya, Fariz menerangkan, DT memanfaatkan posisinya sebagai kasir. Memanipulasi pembayaran nasabah untuk berbagai jenis transaksi. "Kami harap tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Langkah hukum ini bukti komitmen manajemen mendukung program pemerintah dalam menegakkan hukum dan menindak korupsi," katanya. Sebelumnya, Kejari Pontianak, menahan DT pada Selasa (23/8/2022). Kepala Kejari Pontianak, Wahyudi menerangkan, DT menjabat sebagai kasir di Kantor Pegadaian UPC Tabrani Ahmad dan Pegadaian UPC Wahid Hasyim. DT pun ditahan selama 20 hari ke depan, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penyidik menitipkan tersangka DT ke Lapas Perempuan Pontianak. Tersangka DT diduga melakukan korupsi sejak Juni-November 2020 dengan nilai sekitar Rp433 juta milik nasabah yang berjumlah lebih dari sepuluh orang. Temuan kasus ini berawal dari hasil audit internal Kantor Pegadaian Pontianak. Hasil audit mendapati uang setoran nasabah sebesar Rp433 juta digunakan untuk kepentingan pribadi. (ap)









