Lokal
Bertemu Warga di Sambas, Prabasa Tampung Keluhan Soal Pupuk Subsidi
Berita Lokal, PIFA - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur bertemu dengan elemen masyarakat di Dusun Sebadi, Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Kedatangan politisi Partai Golkar pada awal pekan lalu itu, merupakan agenda reses untuk menyerap aspirasi serta keluhan dan kebutuhan masyarakat setempat. "Menampung aspirasi terkait masalah kelangkaan pupuk subsidi yang merupakan keluhan petani. Perlu ditindaklanjuti mengapa itu bisa terjadi kelangkaan," kata Prabasa. Mantan Wakil Bupati Sambas itu menerangkan, selain kebutuhan pupuk subsidi bagi petani, persoalan lain yang masih menjadi sorotan adalah pembangunan infrastruktur. "Dalam reses kemarin, ada aspirasi dari masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan pupuk tersebut," jelasnya. Prabasa pun memastikan akan membawa persoalan ini ke DPRD Provinsi Kalbar. Pihaknya segera melakukan pertemuan dengan pihak terkait pengelola pupuk subsidi tersebut. Upaya dan langkah itu, menurut Prabasa guna mengetahui akar masalah dari kelangkaan pupuk subsidi itu. Agar ke depan, tak ada lagi petani yang merasa merugi akibat permasalahan ini. "Tak dirugikan dan merasa kesulitan dengan pupuk langka," jelasnya. Dalam kesempatan itu, prabasa juga menyerahkan bantuan berupa kendaraan roda tiga untuk memudahkan operasional masyarakat di daerah itu. Sehingga bisa mendorong produksi serta distribusi hasil pertanian warga.
Sambas
| Senin, 17 Oktober 2022

Trending
Muda Mahendrawan Tekankan untuk Utamakan Kebijakan yang Berpihak pada Masyarakat
Kubu Raya
| Jumat, 15 September 2023

Polisi Bidik Balap Liar dan Kejahatan Jalanan di Singkawang
Singkawang
| Minggu, 21 Agustus 2022

BINDA Singkawang Gelar Ratusan Vaksinasi Pelajar MAN
Singkawang
| Jumat, 10 Desember 2021

Ngaku Lihat Pria Lain di Kamar, Suami di Melawi Tega Aniya Istri dan Mertua
Melawi
| Senin, 25 November 2024

Antisipasi Keracunan, Dinkes Kalbar Minta Orang Tua Awasi Anak dari Jajanan Ciki Ngebul
Kalbar
| Senin, 23 Januari 2023

Wahyu Pengamen Asal Sumut di Berikan Tiket Pulang Graris ke Medan
Pontianak
| Kamis, 18 November 2021

Inovasikan Untan Metaverse, Untan Hub juga Kembangkan Produk Ekraf Lokal Melalui Kolaborasi
Pontianak
| Sabtu, 21 Mei 2022

Gandeng Pemkab Landak dan Perusahaan Sawit, BINDA Kalbar Gelar Vaksinasi hingga ke Area Perkebunan
Landak
| Sabtu, 30 Juli 2022

Evakuasi Penumpang Speedboat Terdampar di Sukadana Terabas Jalur Hutan
Kayong Utara
| Minggu, 17 Juli 2022

Seorang Pria di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik dari Kabel yang Dicurinya
Kubu Raya
| Senin, 7 Oktober 2024

Berita Terbaru
Lokal

Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.
Blora
| Jumat, 10 April 2026
Lokal

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.
Riau
| Kamis, 9 April 2026
Berita Populer
Lokal

Bertemu Warga di Sambas, Prabasa Tampung Keluhan Soal Pupuk Subsidi
Berita Lokal, PIFA - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur bertemu dengan elemen masyarakat di Dusun Sebadi, Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Kedatangan politisi Partai Golkar pada awal pekan lalu itu, merupakan agenda reses untuk menyerap aspirasi serta keluhan dan kebutuhan masyarakat setempat. "Menampung aspirasi terkait masalah kelangkaan pupuk subsidi yang merupakan keluhan petani. Perlu ditindaklanjuti mengapa itu bisa terjadi kelangkaan," kata Prabasa. Mantan Wakil Bupati Sambas itu menerangkan, selain kebutuhan pupuk subsidi bagi petani, persoalan lain yang masih menjadi sorotan adalah pembangunan infrastruktur. "Dalam reses kemarin, ada aspirasi dari masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan pupuk tersebut," jelasnya. Prabasa pun memastikan akan membawa persoalan ini ke DPRD Provinsi Kalbar. Pihaknya segera melakukan pertemuan dengan pihak terkait pengelola pupuk subsidi tersebut. Upaya dan langkah itu, menurut Prabasa guna mengetahui akar masalah dari kelangkaan pupuk subsidi itu. Agar ke depan, tak ada lagi petani yang merasa merugi akibat permasalahan ini. "Tak dirugikan dan merasa kesulitan dengan pupuk langka," jelasnya. Dalam kesempatan itu, prabasa juga menyerahkan bantuan berupa kendaraan roda tiga untuk memudahkan operasional masyarakat di daerah itu. Sehingga bisa mendorong produksi serta distribusi hasil pertanian warga.
Sambas
| Senin, 17 Oktober 2022
Lokal

Muda Mahendrawan Tekankan untuk Utamakan Kebijakan yang Berpihak pada Masyarakat
PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan, menekankan komitmen kuat kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabupaten tersebut untuk terus mengedepankan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dalam peringatan HUT ke-16 Kubu Raya tahun ini. Pada upacara HUT ke-16 Kubu Raya yang digelar di halaman kantor Bupati Kubu Raya pada hari Senin, Bupati Muda mengingatkan semua ASN dan SKPD untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat di atas pembangunan infrastruktur pemerintahan seperti rumah dinas jabatan dan gedung DPRD. Bupati Muda menjelaskan bahwa penundaan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke sektor pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang lebih mendasar. "Kami telah memfokuskan anggaran pada pembangunan Puskesmas, Pustu, Polindes, perbaikan sekolah-sekolah, serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur di berbagai kampung. Dengan langkah ini, kami melihat kemajuan signifikan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kubu Raya yang mencapai 68,91," ujar Bupati Muda. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kubu Raya juga mencapai angka tinggi, yakni 5,48 persen, yang melampaui pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan kontribusi positif Kubu Raya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan IPM Kalimantan Barat. Bupati Muda juga menekankan pentingnya inovasi di era digital saat ini untuk mengatasi masalah pengangguran. Kubu Raya berhasil menjaga tingkat pengangguran yang rendah, sementara angka kemiskinan hanya sebesar 4,12 persen, yang merupakan yang terendah di Kalimantan Barat. "Pencapaian ini juga tercermin dalam penurunan angka stunting yang signifikan, dengan hanya 6,83 persen pada akhir tahun 2022 berdasarkan metode e-PPGBM. Kami telah berupaya keras untuk menerapkan inovasi di berbagai sektor, dan banyak daerah lain telah belajar dari Kubu Raya," ungkap Bupati Muda. Salah satu inovasi yang berhasil adalah penerapan sistem Cash Management System (CMS) non tunai di seluruh desa sejak tahun 2020, yang berhasil mengurangi penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Selain itu, sistem informasi berbasis geospasial yang diterapkan sejak tahun 2022 juga memberikan dampak positif pada pembangunan di Kubu Raya. Bupati Muda mengakhiri pidatonya dengan mengajak semua ASN dan SKPD untuk terus berfokus pada pelayanan masyarakat, menjadikan inovasi sebagai prioritas, dan mengaplikasikan pembelajaran dari Kubu Raya untuk kemajuan daerah lain. Dengan komitmen ini, Kubu Raya berharap dapat terus berkontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.
Kubu Raya
| Jumat, 15 September 2023
Lokal

Polisi Bidik Balap Liar dan Kejahatan Jalanan di Singkawang
Berita Lokal, PIFA – Personel gabungan Polres Singkawan dan Polsek jajaran, menggelar operasi cipta kondisi di wilayah Kota Singkawang, Minggu (21/8/2022) dini hari. Operasi ini membidik aksi meresahkan mulai dari balap liar hingga pencurian dan kekerasan. Kasi Humas Polres Singkawang, Iptu M Mauluddin menjelaskan, giat ini untuk menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat di Singkawang. “Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Polres Singkawang melaksanakkan kegiatan cipta kondisi ini,” katanya. Dia menerangkan, dalam kegiatan cipta kondisi itu, petugas melaksanakan patroli, razia penindakan kendaraan bermotor. “Guna mengantisipasi terjadinya balap liar di wilayah Kota Singkawang dan mencegah terjadinya kejahatan jalananan maupun kejahatan lainnya,” terangnya. Mauluddin mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Seribu Kelenteng itu untuk menjaga kondisi wilayah tetap tentram, tanpa gangguan keamanan dan terciptanya kondusifitas sehingga aktivitas berjalan aman dan lancar. “Mari sama- sama kita jaga Kota Singkawang agar selalu aman dan kondusif, dan bila melihat ataupun menemukan gangguan keamanan agar segera menghubungi Polres Singkawang. Silakan hubungi 110,” katanya. Dia berharap, dengan laporan informasi dan kepedulian dari masyarakat, gangguan keamanan dapat dicegah. (ap)
Singkawang
| Minggu, 21 Agustus 2022
Feeds
Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.
Blora
| Jumat, 10 April 2026

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.
Riau
| Kamis, 9 April 2026

Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib
PIFA, Jakarta - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (29) menjadi korban aksi begal di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/4) dini hari itu sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, korban dipepet saat melintas dari arah Tomang menuju Harmoni.Plt Kanit Reskrim Polsek Gambir, Heri Moko, membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengalami sejumlah luka akibat aksi kekerasan para pelaku."Korban mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan. Saat kejadian, korban dipepet oleh pelaku ketika melintas di lokasi," ujar Heri kepada wartawan, Selasa (7/4).Heri menjelaskan, pelaku terlebih dahulu menganiaya korban menggunakan benda tumpul untuk melumpuhkan. Korban ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor, kemudian dipukul menggunakan batu di lokasi kejadian.Setelah itu, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik korban, yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 dengan nomor polisi B 3036 PJE, serta dua unit ponsel, yaitu Samsung Galaxy S20 Plus dan Samsung Galaxy A55.Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum. Akibat luka di bagian kepala dan tubuh lainnya, korban harus menjalani perawatan intensif.Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti awal. Penanganan kasus ini juga telah dikoordinasikan dengan Polres Metro Jakarta Pusat, tempat korban membuat laporan resmi.Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terekam dalam aksi begal tersebut.
Jakarta
| Selasa, 7 April 2026

Misteri Benda Bercahaya di Langit Lampung Terungkap: Ternyata Sampah Antariksa Roket China
PIFA, Lokal – Teka-teki mengenai penampakan benda langit misterius yang melintasi wilayah Lampung dan Banten pada Sabtu (4/4) malam akhirnya terjawab. Profesor Astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa objek bercahaya tersebut adalah sampah antariksa.Kejadian yang sempat terekam dalam video viral di media sosial itu menunjukkan sebuah objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian, memicu spekulasi di kalangan warga."Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujar Thomas saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/4).Bekas Roket China CZ-3BBerdasarkan analisis terbaru dari Space-Track dan pemantauan orbit, Thomas menjelaskan bahwa benda tersebut merupakan bekas roket China jenis CZ-3B. Roket ini meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera.Thomas merinci bahwa pada pukul 19:56 WIB, ketinggian objek tersebut terus menurun hingga mencapai di bawah 120 kilometer dari permukaan bumi."Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tuturnya.Fenomena Visual yang MemukauTurunnya ketinggian sampah antariksa ke lapisan atmosfer yang lebih padat menyebabkan terjadinya gesekan hebat yang menghasilkan panas ekstrem. Hal inilah yang membuat objek terlihat berpijar terang dan pecah menjadi serpihan-serpihan kecil sebelum akhirnya jatuh ke laut.Fenomena ini sebelumnya menjadi perbincangan hangat netizen setelah video amatir warga memperlihatkan lintasan cahaya panjang yang perlahan hancur di langit malam. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Thomas menekankan bahwa fenomena jatuhnya sampah antariksa semacam ini merupakan bagian dari aktivitas teknologi antariksa global yang terus dipantau oleh para ahli astronomi.
Lampung
| Senin, 6 April 2026

Sempat Tidur 7 Bulan, Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter
PIFA, Lokal – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan terjadinya aktivitas erupsi pada Senin (6/4) pagi. Gunung api tersebut melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak.Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, mengonfirmasi bahwa letusan terjadi pada pukul 09.26 WIT. Kolom abu yang dihasilkan teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong tertiup angin ke arah barat."Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi kurang lebih 49,69 detik," ujar Bambang saat dihubungi dari Ternate, Senin.Kembali Aktif Setelah Hiatus 7 BulanBambang menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak 30 Maret 2026 hingga saat ini. Menariknya, peningkatan ini terjadi setelah gunung setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sempat berhenti meletus selama tujuh bulan terakhir."Selama tujuh bulan terakhir, aktivitas letusan Gunung Dukono sempat berhenti. Namun, sejak tanggal 30 Maret kemarin, sudah mulai terjadi letusan kembali sampai sekarang," jelasnya.Status Waspada dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Dukono berada pada Level II atau Status Waspada. Mengingat ancaman bahaya letusan yang masih mengintai, pihak berwenang mengeluarkan larangan keras bagi masyarakat maupun wisatawan untuk mendekati area kawah.Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun, termasuk pendakian, di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang."Kami meminta pengunjung dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi ini demi keselamatan bersama, mengingat fluktuasi aktivitas gunung yang kembali meningkat," pungkas Bambang.
Maluku Utara
| Senin, 6 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter
PIFA, Lokal – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Senin pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami tujuh kali erupsi beruntun dengan tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 hingga 1.100 meter di atas puncak.Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari. Erupsi pertama tercatat pada pukul 00.38 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu tebal yang mengarah ke barat daya.Letusan Tertinggi pada Pukul 06.51 WIBPetugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengungkapkan bahwa dari rangkaian erupsi pagi ini, letusan paling tinggi terjadi menjelang pukul tujuh pagi."Erupsi dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak," kata Liswanto dalam laporan tertulisnya, Senin.Kolom abu pada letusan tersebut condong ke arah selatan dengan intensitas sedang. Adapun erupsi ketujuh tercatat terjadi pada pukul 09.29 WIB, namun visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut, dan aktivitas erupsi dilaporkan masih terus berlangsung saat laporan disusun.Status Siaga (Level III) dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). Mengingat aktivitas yang masih tinggi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat:Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.Sempadan Sungai: Di luar jarak 13 km tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.Radius Steril: Larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar.Liswanto juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan banjir lahar dingin di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Malang
| Senin, 6 April 2026

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi
PIFA, Jawa Barat - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan terkait kasus dugaan suap ijon proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara. Kali ini, rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berada di Indramayu menjadi sasaran penyidik.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam perkara tersebut.“Hari ini penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Indramayu,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah rumah Ono di Bandung pada Rabu (1/4). Dari lokasi tersebut, penyidik menyita uang tunai ratusan juta rupiah, dokumen, serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus.KPK menduga Ono turut menerima aliran uang dari pengusaha bernama Sarjan, yang saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan beberapa tersangka, yakni Ade Kuswara, Kepala Desa Sukadami H.M. Kunang (yang juga ayah Ade), serta Sarjan sebagai pihak swasta pemberi suap.Sarjan didakwa memberikan suap sebesar Rp11,4 miliar kepada Ade Kuswara agar memperoleh paket proyek tahun anggaran 2025. Uang tersebut diduga disalurkan melalui sejumlah perantara, termasuk H.M. Kunang dan beberapa pihak lainnya dengan nilai miliaran rupiah.Selain kepada Ade, jaksa juga mengungkap adanya aliran dana ke sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk kepala dinas di berbagai sektor.KPK menyatakan masih membuka peluang untuk kembali memeriksa Ono Surono guna mendalami perannya dalam kasus ini. Pemeriksaan sebelumnya terhadap Ono diketahui telah dilakukan pada Januari 2026.Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah pejabat daerah dan dugaan praktik suap proyek yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
Jawa Barat
| Kamis, 2 April 2026

Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa
PIFA, Sumatra Utara - Majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap videografer Amsal Christy Sitepu dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (1/4).Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Mohammad Yusafrihardi Girsang menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas dakwaan yang diajukan jaksa.“Mengadili, menyatakan terdakwa Amsal tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan primair dan subsider penuntut umum,” ujar hakim dalam persidangan.Hakim juga memerintahkan agar Amsal dibebaskan dari seluruh dakwaan, serta memulihkan haknya dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat martabat.Tidak Terbukti Melawan HukumMajelis hakim menilai tidak terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam kasus yang menjerat Amsal. Dengan demikian, seluruh tuduhan terkait mark up proyek pembuatan video profil desa dinyatakan tidak terbukti.Tuntutan Jaksa SebelumnyaSebelumnya, jaksa penuntut umum Wira Arizona menuntut Amsal dengan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.Tak hanya itu, Amsal juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp202.161.980. Jika tidak dibayarkan, diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.Duduk Perkara KasusDalam dakwaan, Amsal yang merupakan Direktur CV Promiseland disebut mengerjakan proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo pada Tahun Anggaran 2020–2022.Sebanyak 20 desa di empat kecamatan menjadi bagian proyek tersebut, yang didanai dari dana desa dengan nilai sekitar Rp30 juta per desa.Jaksa menilai proposal yang diajukan tidak disusun dengan benar dan cenderung dimark-up. Selain itu, pelaksanaan pekerjaan disebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Disebut Rugikan NegaraBerdasarkan audit Inspektorat Pemkab Karo, Amsal disebut memperkaya diri hingga Rp202.161.980 yang dianggap sebagai kerugian negara.Atas dasar itu, jaksa menjerat Amsal dengan dugaan tindak pidana korupsi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.Sempat Jadi Sorotan DPRKasus ini sempat menjadi perhatian publik dan mendapat sorotan dari Komisi III DPR. Bahkan sebelumnya, penahanan Amsal sempat ditangguhkan oleh Pengadilan Negeri Medan.Dengan putusan bebas ini, Amsal resmi lepas dari seluruh tuntutan hukum dalam kasus tersebut.
Sumatra Utara
| Rabu, 1 April 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Bertemu Warga di Sambas, Prabasa Tampung Keluhan Soal Pupuk Subsidi
Berita Lokal, PIFA - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur bertemu dengan elemen masyarakat di Dusun Sebadi, Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Kedatangan politisi Partai Golkar pada awal pekan lalu itu, merupakan agenda reses untuk menyerap aspirasi serta keluhan dan kebutuhan masyarakat setempat. "Menampung aspirasi terkait masalah kelangkaan pupuk subsidi yang merupakan keluhan petani. Perlu ditindaklanjuti mengapa itu bisa terjadi kelangkaan," kata Prabasa. Mantan Wakil Bupati Sambas itu menerangkan, selain kebutuhan pupuk subsidi bagi petani, persoalan lain yang masih menjadi sorotan adalah pembangunan infrastruktur. "Dalam reses kemarin, ada aspirasi dari masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan pupuk tersebut," jelasnya. Prabasa pun memastikan akan membawa persoalan ini ke DPRD Provinsi Kalbar. Pihaknya segera melakukan pertemuan dengan pihak terkait pengelola pupuk subsidi tersebut. Upaya dan langkah itu, menurut Prabasa guna mengetahui akar masalah dari kelangkaan pupuk subsidi itu. Agar ke depan, tak ada lagi petani yang merasa merugi akibat permasalahan ini. "Tak dirugikan dan merasa kesulitan dengan pupuk langka," jelasnya. Dalam kesempatan itu, prabasa juga menyerahkan bantuan berupa kendaraan roda tiga untuk memudahkan operasional masyarakat di daerah itu. Sehingga bisa mendorong produksi serta distribusi hasil pertanian warga.
Sambas
| Senin, 17 Oktober 2022
Lokal

Muda Mahendrawan Tekankan untuk Utamakan Kebijakan yang Berpihak pada Masyarakat
PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan, menekankan komitmen kuat kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabupaten tersebut untuk terus mengedepankan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dalam peringatan HUT ke-16 Kubu Raya tahun ini. Pada upacara HUT ke-16 Kubu Raya yang digelar di halaman kantor Bupati Kubu Raya pada hari Senin, Bupati Muda mengingatkan semua ASN dan SKPD untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat di atas pembangunan infrastruktur pemerintahan seperti rumah dinas jabatan dan gedung DPRD. Bupati Muda menjelaskan bahwa penundaan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke sektor pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang lebih mendasar. "Kami telah memfokuskan anggaran pada pembangunan Puskesmas, Pustu, Polindes, perbaikan sekolah-sekolah, serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur di berbagai kampung. Dengan langkah ini, kami melihat kemajuan signifikan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kubu Raya yang mencapai 68,91," ujar Bupati Muda. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kubu Raya juga mencapai angka tinggi, yakni 5,48 persen, yang melampaui pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan kontribusi positif Kubu Raya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan IPM Kalimantan Barat. Bupati Muda juga menekankan pentingnya inovasi di era digital saat ini untuk mengatasi masalah pengangguran. Kubu Raya berhasil menjaga tingkat pengangguran yang rendah, sementara angka kemiskinan hanya sebesar 4,12 persen, yang merupakan yang terendah di Kalimantan Barat. "Pencapaian ini juga tercermin dalam penurunan angka stunting yang signifikan, dengan hanya 6,83 persen pada akhir tahun 2022 berdasarkan metode e-PPGBM. Kami telah berupaya keras untuk menerapkan inovasi di berbagai sektor, dan banyak daerah lain telah belajar dari Kubu Raya," ungkap Bupati Muda. Salah satu inovasi yang berhasil adalah penerapan sistem Cash Management System (CMS) non tunai di seluruh desa sejak tahun 2020, yang berhasil mengurangi penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Selain itu, sistem informasi berbasis geospasial yang diterapkan sejak tahun 2022 juga memberikan dampak positif pada pembangunan di Kubu Raya. Bupati Muda mengakhiri pidatonya dengan mengajak semua ASN dan SKPD untuk terus berfokus pada pelayanan masyarakat, menjadikan inovasi sebagai prioritas, dan mengaplikasikan pembelajaran dari Kubu Raya untuk kemajuan daerah lain. Dengan komitmen ini, Kubu Raya berharap dapat terus berkontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.
Kubu Raya
| Jumat, 15 September 2023
Lokal

Polisi Bidik Balap Liar dan Kejahatan Jalanan di Singkawang
Berita Lokal, PIFA – Personel gabungan Polres Singkawan dan Polsek jajaran, menggelar operasi cipta kondisi di wilayah Kota Singkawang, Minggu (21/8/2022) dini hari. Operasi ini membidik aksi meresahkan mulai dari balap liar hingga pencurian dan kekerasan. Kasi Humas Polres Singkawang, Iptu M Mauluddin menjelaskan, giat ini untuk menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat di Singkawang. “Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Polres Singkawang melaksanakkan kegiatan cipta kondisi ini,” katanya. Dia menerangkan, dalam kegiatan cipta kondisi itu, petugas melaksanakan patroli, razia penindakan kendaraan bermotor. “Guna mengantisipasi terjadinya balap liar di wilayah Kota Singkawang dan mencegah terjadinya kejahatan jalananan maupun kejahatan lainnya,” terangnya. Mauluddin mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Seribu Kelenteng itu untuk menjaga kondisi wilayah tetap tentram, tanpa gangguan keamanan dan terciptanya kondusifitas sehingga aktivitas berjalan aman dan lancar. “Mari sama- sama kita jaga Kota Singkawang agar selalu aman dan kondusif, dan bila melihat ataupun menemukan gangguan keamanan agar segera menghubungi Polres Singkawang. Silakan hubungi 110,” katanya. Dia berharap, dengan laporan informasi dan kepedulian dari masyarakat, gangguan keamanan dapat dicegah. (ap)







