Trending
Wabup Ketapang Resmi Buka Kejuaraan Sepakbola U-19 Kabupaten Ketapang Tahun 2022
Ketapang
| Senin, 7 Maret 2022

COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan
Pontianak
| Senin, 17 Februari 2025

Sutarmidji Janji Wujudkan Sungai Jawi Sebagai Wisata Ikonik dan Pusat Bisnis di Pontianak
Pontianak
| Jumat, 22 November 2024

Pekan Gawai Dayak ke-37 Resmi Dibuka, Sutarmidji: Jaring Wisatawan Sebanyaknya
Pontianak
| Sabtu, 20 Mei 2023

Polda Kalbar Ungkap 231 Kasus Kriminal Selama Operasi Pekat Kapuas 2025
Pontianak
| Selasa, 18 Maret 2025

Diduga Terlibat Perkelahian Mantan Kapolsek Mandor Meninggal Dunia
Tim Redaksi
| Kamis, 9 September 2021

KPU Kalbar Tetapkan Ria Norsan dan Krisantus sebagai Gubernur dan Wagub periode 2025-2030
Kalbar
| Jumat, 10 Januari 2025

Ketua Komisi II DPRD Kalbar Minta Pempus Tambah Kuota Pupuk Subsidi
Kalbar
| Rabu, 18 Januari 2023

Sebastianus Darwis-Syamsul Rizal Optimis Dapat Dukungan Hanura pada Pilkada Bengkayang 2024
Bengkayang
| Rabu, 15 Mei 2024

Fransiskus Diaan Harap Pejabat Baru Tingkatkan Efektivitas Kerja dan Transparansi Pengelolaan Dana Desa
Kapuas Hulu
| Selasa, 6 Juni 2023

Berita Terbaru
Lokal

One Way Lokal Diterapkan di Tol Cipali Jelang Puncak Arus Balik Kedua
PIFA, Jakarta - Korps Lalu Lintas Korlantas Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal untuk mempercepat arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta. Skema ini diberlakukan di Tol Cipali mulai KM 132 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama pada Jumat (27/3).Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyebut langkah tersebut sebagai tahap awal menghadapi puncak arus balik Lebaran kedua yang diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3)."Kami melakukan one way tahap pertama dari kilometer 132 ke kilometer 70. Ini tahap pertama," ujarnya.Pemberlakuan one way dimulai pukul 09.30 WIB dan akan dievaluasi hingga siang hari. Jika terjadi lonjakan kendaraan menuju Jakarta, skema akan diperluas menjadi bagian dari one way nasional tahap dua, yakni dari KM 169 hingga KM 70.Selain rekayasa lalu lintas, Korlantas juga menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih yang masih melintas. Kendaraan tersebut diminta putar balik, khususnya di wilayah Tol Pejagan.Kebijakan ini merupakan tindak lanjut pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran guna menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Korlantas mengimbau para pengusaha logistik untuk mematuhi aturan tersebut.Pembatasan operasional angkutan barang sendiri telah diberlakukan sejak 13 hingga 29 Maret 2026 oleh Korlantas bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik pertama telah terlewati pada Selasa (24/3). Hingga Rabu siang, tercatat sekitar 2,04 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta.Meski demikian, sekitar 500 ribu pemudik masih berada di kampung halaman. Kepolisian pun diminta tetap siaga mengantisipasi lonjakan arus balik kedua dalam beberapa hari ke depan.
Lokal
| Jumat, 27 Maret 2026
Lokal

Polisi Gadungan Culik Tiga Pelajar di Tangerang, Pelaku Ditangkap Warga
PIFA, Tangerang - Aksi kriminal yang melibatkan polisi gadungan terjadi di wilayah Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Tiga pelaku berhasil diamankan setelah menculik dan memeras tiga pelajar dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian.Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku berinisial LE (28), LA alias AL (38), dan AP alias R (38) saat ini telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.“Para pelaku melakukan intimidasi dengan mengaku sebagai anggota polisi, bahkan menggunakan atribut seperti borgol dan pakaian menyerupai aparat untuk meyakinkan korban,” ujar Jauhari, Kamis (26/3).Peristiwa bermula ketika para pelaku berniat mencari seseorang yang diduga terlibat peredaran narkotika sintetis. Namun, mereka justru menyasar pelajar sebagai korban.Tiga pelajar yang menjadi korban masing-masing berinisial V (16), FHR (16), dan FJR (15). Mereka dijemput paksa dengan tuduhan terlibat kasus narkoba.Para korban kemudian diborgol dan dipaksa masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan, mereka diintimidasi sambil dibawa berkeliling kota.Di dalam mobil, pelaku menghubungi orang tua korban dan meminta uang tebusan dengan dalih anak mereka terlibat kasus narkoba. Dalam salah satu kejadian, orang tua korban sempat mentransfer uang sebesar Rp100 ribu.Setelah permintaan uang tidak dipenuhi sepenuhnya, para korban akhirnya diturunkan di jalan dalam kondisi masih trauma.Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan sempat membawa mereka melintas di depan kantor polisi agar terlihat seolah-olah benar merupakan aparat penegak hukum.Aksi ini akhirnya terbongkar setelah keluarga korban bersama warga melakukan upaya pancingan. Saat pelaku datang ke lokasi yang telah disepakati, warga langsung mengamankan mereka dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa borgol, pakaian menyerupai atribut polisi, tanda pengenal, satu unit mobil, serta telepon genggam yang digunakan dalam aksi tersebut.Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 482 dan/atau Pasal 483 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pemerasan dan pengancaman, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat.“Kami tegaskan, masyarakat berhak meminta identitas resmi jika ada yang mengaku anggota kepolisian. Segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan,” tegas Jauhari.
Lokal
| Kamis, 26 Maret 2026
Berita Populer
Lokal

Wabup Ketapang Resmi Buka Kejuaraan Sepakbola U-19 Kabupaten Ketapang Tahun 2022
Berita Ketapang, PIFA - Wakil Bupati Ketapang H.Farhan SE,. M.Si membuka secara resmi Kejuaraan Sepakbola U-19 Kabupaten Ketapang Tahun 2022, Minggu (06/03/2022) bertempat di Stadion Olahraga Panglima Tentemak Ketapang. Wabup dalam sambutannya berharap dengan adanya kejuaraan sepakbola u-19 di Kabupaten Ketapang tentunya memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet pecinta olahraga sepakbola yang ada di Kabupaten Ketapang. "Semoga kegiatan ini melahirkan bibit-bibit sepakbola yang berpotensi dan berbakat dan tentunya dapat diproyeksikan ke event yang lebih tinggi dan bergengsi," ujarnya. Lebih lanjut Beliau berpesan kepada seluruh peserta tim/klub kesebelasan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, mengedepankan nilai-nilai sportifitas dan semangat fair play dalam setiap pertandingan yang diikuti serta tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. "Sebelum mengakhiri sambutan ini saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya dinas pemuda dan olahraga dan pengurus PSSI yang telah belerja keras menyukseskan kegiatan ini," tutup Beliau. (rs)
Ketapang
| Senin, 7 Maret 2022
Lokal

COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan
PIFA.CO.ID, LOKAL - Nasib apes menimpa dua orang pemuda di Pontianak berinisial R dan M, mereka menjadi korban perampokan saat COD teman kencan yang dipesanya lewat aplikasi MiChat. Kejadian tersebut terjadi di salah satu hotel yang ada di Kota Pontianak pada Senin, (10/2/25) dini hari. Kasubdit Jatanras Polda Kalbar, AKBP Syahirul Awab, menjelaskan kronologi kejadian. Sekitar pukul 00.15 WIB, dua korban berinisial R dan M pergi ke kawasan Sungai Raya Dalam. R kemudian memesan perempuan melalui aplikasi MiChat untuk bertemu di depan Hotel 95.Sekitar pukul 01.30 WIB, kedua korban tiba di lokasi yang disepakati. Namun, mereka melihat dua orang tidak dikenal dengan sepeda motor yang mencurigakan. Kedua orang tersebut kemudian mengejar dan memaksa korban berhenti di dekat Gang Haji Mansyur.“Salah satu pelaku menuduh korban telah memesan perempuan melalui MiChat. Namun, korban membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa mereka hanya ingin melakukan transaksi jual beli velg motor,” ujar AKBP Syahirul Awab.Tanpa alasan yang jelas, korban R langsung mendapatkan pukulan di bagian rahang kanan sebanyak dua kali. Para pelaku kemudian memaksa korban menyerahkan dompetnya. Meskipun korban sempat menolak, dompetnya berhasil dirampas, dan uang sebesar Rp 350 ribu di dalamnya diambil oleh pelaku.Tak berselang lama, tiga orang lainnya datang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku bertugas mengawasi situasi sekitar, sementara dua lainnya ikut mendekati korban dan meminta uang tambahan. Karena uang di dompet korban R sudah habis, para pelaku kemudian mengincar korban M. Mereka berhasil merampas handphone dan uang sebesar Rp 380 ribu milik korban M. Total kerugian yang dialami kedua korban diperkirakan mencapai Rp 2.550.000.Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua pelaku lainnya, K dan Y, di Jalan Imam Bonjol. Tersangka terakhir, MF, ditangkap di rumahnya di Jalan Padat Karya.“Kini, keempat pelaku telah diamankan di Polda Kalbar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tutup Syahirul.
Pontianak
| Senin, 17 Februari 2025
Feeds
One Way Lokal Diterapkan di Tol Cipali Jelang Puncak Arus Balik Kedua
PIFA, Jakarta - Korps Lalu Lintas Korlantas Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal untuk mempercepat arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta. Skema ini diberlakukan di Tol Cipali mulai KM 132 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama pada Jumat (27/3).Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyebut langkah tersebut sebagai tahap awal menghadapi puncak arus balik Lebaran kedua yang diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3)."Kami melakukan one way tahap pertama dari kilometer 132 ke kilometer 70. Ini tahap pertama," ujarnya.Pemberlakuan one way dimulai pukul 09.30 WIB dan akan dievaluasi hingga siang hari. Jika terjadi lonjakan kendaraan menuju Jakarta, skema akan diperluas menjadi bagian dari one way nasional tahap dua, yakni dari KM 169 hingga KM 70.Selain rekayasa lalu lintas, Korlantas juga menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih yang masih melintas. Kendaraan tersebut diminta putar balik, khususnya di wilayah Tol Pejagan.Kebijakan ini merupakan tindak lanjut pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran guna menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Korlantas mengimbau para pengusaha logistik untuk mematuhi aturan tersebut.Pembatasan operasional angkutan barang sendiri telah diberlakukan sejak 13 hingga 29 Maret 2026 oleh Korlantas bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik pertama telah terlewati pada Selasa (24/3). Hingga Rabu siang, tercatat sekitar 2,04 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta.Meski demikian, sekitar 500 ribu pemudik masih berada di kampung halaman. Kepolisian pun diminta tetap siaga mengantisipasi lonjakan arus balik kedua dalam beberapa hari ke depan.
Lokal
| Jumat, 27 Maret 2026

Polisi Gadungan Culik Tiga Pelajar di Tangerang, Pelaku Ditangkap Warga
PIFA, Tangerang - Aksi kriminal yang melibatkan polisi gadungan terjadi di wilayah Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Tiga pelaku berhasil diamankan setelah menculik dan memeras tiga pelajar dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian.Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku berinisial LE (28), LA alias AL (38), dan AP alias R (38) saat ini telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.“Para pelaku melakukan intimidasi dengan mengaku sebagai anggota polisi, bahkan menggunakan atribut seperti borgol dan pakaian menyerupai aparat untuk meyakinkan korban,” ujar Jauhari, Kamis (26/3).Peristiwa bermula ketika para pelaku berniat mencari seseorang yang diduga terlibat peredaran narkotika sintetis. Namun, mereka justru menyasar pelajar sebagai korban.Tiga pelajar yang menjadi korban masing-masing berinisial V (16), FHR (16), dan FJR (15). Mereka dijemput paksa dengan tuduhan terlibat kasus narkoba.Para korban kemudian diborgol dan dipaksa masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan, mereka diintimidasi sambil dibawa berkeliling kota.Di dalam mobil, pelaku menghubungi orang tua korban dan meminta uang tebusan dengan dalih anak mereka terlibat kasus narkoba. Dalam salah satu kejadian, orang tua korban sempat mentransfer uang sebesar Rp100 ribu.Setelah permintaan uang tidak dipenuhi sepenuhnya, para korban akhirnya diturunkan di jalan dalam kondisi masih trauma.Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan sempat membawa mereka melintas di depan kantor polisi agar terlihat seolah-olah benar merupakan aparat penegak hukum.Aksi ini akhirnya terbongkar setelah keluarga korban bersama warga melakukan upaya pancingan. Saat pelaku datang ke lokasi yang telah disepakati, warga langsung mengamankan mereka dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa borgol, pakaian menyerupai atribut polisi, tanda pengenal, satu unit mobil, serta telepon genggam yang digunakan dalam aksi tersebut.Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 482 dan/atau Pasal 483 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pemerasan dan pengancaman, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat.“Kami tegaskan, masyarakat berhak meminta identitas resmi jika ada yang mengaku anggota kepolisian. Segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan,” tegas Jauhari.
Lokal
| Kamis, 26 Maret 2026

Pemudik Tersasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute GT Purwomartani di Google Maps
PIFA, Jogja - PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) mengambil langkah tegas dengan menghapus rute alternatif menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani dari aplikasi Google Maps. Kebijakan ini dilakukan setelah banyak pemudik tersasar ke area persawahan sejak Minggu (22/3).Humas PT JMJ, Rachmat Jesiman, mengatakan penghapusan rute tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari petugas di lapangan."Info dari teman-teman lapangan untuk jalur yang menuju Gerbang Purwomartani itu untuk Google Maps-nya sudah dihapus," ujar Rachmat saat ditemui di GT Purwomartani, Selasa (24/3) malam.Selain menghapus rute di aplikasi navigasi, pihak JMJ juga menambah jumlah petugas serta memasang rambu-rambu tambahan. Pengendara kini diarahkan untuk hanya menggunakan Jalan Yogya-Solo sebagai akses utama menuju GT Purwomartani."Harapannya tidak ada lagi yang tersasar," ucapnya.Di sisi lain, Rachmat memastikan bahwa hingga H+3 Lebaran 2026, tidak ada laporan kecelakaan di jalur fungsional Tol Yogyakarta-Solo.Keberadaan GT Purwomartani yang dibuka secara fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini justru sempat menimbulkan persoalan di lapangan. Banyak pemudik dilaporkan tersesat hingga masuk ke jalan persawahan di wilayah Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman.Berdasarkan pantauan, kendaraan terlihat melintasi jalan sempit di area sawah, tepatnya di sebelah timur RSI PDHI. Jalur tersebut mengarah ke Jalan Cangkringan, melewati kawasan permukiman hingga bawah konstruksi jalan menuju GT Purwomartani.Dari Jalan Cangkringan, pengendara masih harus menempuh beberapa ratus meter lagi untuk mencapai Jalan Solo sebagai akses utama menuju gerbang tol.Kondisi ini semakin padat menjelang sore hari, dengan ratusan hingga ribuan kendaraan terpantau melintas di jalur sawah sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, warga sekitar mengeluhkan debu yang beterbangan hingga harus menyiram halaman rumah mereka.Warga setempat menyebut fenomena pemudik tersasar ini telah terjadi sejak Minggu (22/3), sebelum akhirnya banyak dari mereka diarahkan kembali ke jalur utama menuju GT Purwomartani.
Lokal
| Rabu, 25 Maret 2026

Ledakan Petasan di Pekalongan Lukai 9 Orang, Polisi Selidiki Penyebab
PIFA, Pekalongan - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, tengah menyelidiki kasus ledakan petasan yang terjadi di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota, Setiyanto, mengatakan ledakan terjadi saat sejumlah remaja merakit petasan di dalam rumah menggunakan alat sederhana seperti palu dan obeng."Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," katanya.Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa selongsong petasan, baik yang masih berisi serbuk maupun yang sudah kosong.Berdasarkan keterangan saksi, suara ledakan berasal dari sebuah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari permukiman warga. Dampak ledakan tersebut cukup besar, hingga menyebabkan kaca rumah warga pecah serta merusak bagian atap dan genteng.Para korban mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh. Mereka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan tersebut. Dari hasil sementara, bahan peledak yang digunakan diketahui dibeli secara daring."Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring," katanya.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama yang memiliki daya ledak tinggi karena berisiko besar terhadap keselamatan."Kami mengajak masyarakat tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan," katanya.
Pekalongan
| Senin, 23 Maret 2026

Polisi Bongkar Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi, 1 Pelaku Ditangkap
PIFA, Pamekasan - Aparat Kepolisian Resor Pamekasan mengungkap praktik produksi petasan berdaya ledak tinggi yang dilakukan sejumlah warga di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.Kapolres Pamekasan, Hendra Eko Triyulianto, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil operasi yang dilakukan jajaran Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah."Pengungkapan produksi petasan ini berkat operasi yang dilakukan Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin," kata Hendra saat merilis kasus tersebut, Sabtu.Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap satu pelaku berinisial D (18), warga Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan. Sementara 11 orang lainnya yang diduga terlibat berhasil melarikan diri dan kini dalam pengejaran.Kapolres menuturkan, pengungkapan kasus ini bermula saat petugas melakukan patroli dan mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah warga."Tim yang mendengar adanya ledakan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara dan di sana terungkap bahwa ledakan tersebut terjadi di lokasi produksi petasan yang dilakukan oleh warga berinisial D ini," katanya.Dari lokasi, polisi menyita ratusan petasan siap pakai berbagai ukuran, mulai dari 3 hingga 12 cm, serta petasan renteng sepanjang 3 meter. Selain itu, ditemukan pula bahan peledak seperti 5 kilogram bubuk mesiu, belerang, serbuk arang, tepung kanji, dan 2 kilogram booster kelingking."Timbangan elektrik yang digunakan tersangka dan kawan-kawan membuat bom juga kami sita, berikut alat pembuat petasan dari kayu dan pipa besi, alat perekat, serta selongsong petasan," katanya.Barang bukti lain yang diamankan antara lain tiga unit telepon seluler, empat sepeda motor, serta plastik bahan balon udara. Saat ini, polisi juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan penanganan bahan peledak berjalan aman."Saat ini, kami berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jatim untuk penanganan material bahan peledak agar tetap aman," katanya.Terkait 11 pelaku lain yang melarikan diri, pihak kepolisian telah mengantongi identitas mereka dan meminta agar segera menyerahkan diri.Dalam catatan Polres Pamekasan, selama enam hari terakhir terdapat tujuh korban luka akibat petasan, yang mayoritas merupakan perakit. Salah satu kasus terjadi pada 15 Maret 2025 di Kecamatan Tlanakan, yang menyebabkan seorang warga mengalami patah kaki hingga harus diamputasi.Insiden lain terjadi pada 16 Maret 2026 di Kecamatan Pegantenan yang mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar, serta pada 20 Maret 2026 seorang remaja mengalami luka berat akibat ledakan bahan petasan.Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun menggunakan petasan berdaya ledak tinggi karena berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa.
Pamekasan
| Senin, 23 Maret 2026

Mobil Pemudik Terjun ke Parit dan Terbakar di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat
PIFA, OKU - Sebuah mobil pemudik mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke parit dan terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, mengatakan kecelakaan bermula saat sebuah minibus Honda HR-V berwarna abu-abu melaju dari arah Palembang menuju Cempaka.Diduga pengemudi mengantuk, kendaraan kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan. Benturan keras terjadi saat mobil menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi, yang kemudian memicu kebakaran akibat kebocoran bahan bakar."Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," katanya.Petugas dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan kejadian.Aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan. Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga hingga api berhasil dipadamkan."Identitas korban saat ini masih dalam pendataan. Namun, kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.Menurut Adik, kejadian ini menjadi peringatan bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik Lebaran."Kami terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," ujarnya.
Jakarta
| Senin, 23 Maret 2026

Pabrik Plastik di Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Petasan Remaja
PIFA, Cengkareng - Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di kawasan Cengkareng, tepatnya di Jalan Bojong Raya Nomor 26 RT 05/RW 04, Rawa Buaya, Jumat (20/3) dini hari WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh aksi sekelompok remaja yang bermain petasan di sekitar lokasi.Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan sebanyak 17 unit armada dengan 85 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 03.24 WIB dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 05.10 WIB.Menurut keterangan sekuriti di lokasi, kebakaran bermula saat sejumlah remaja bermain petasan di sekitar area pabrik. Aksi tersebut sempat mendapat teguran dari petugas keamanan, namun tidak diindahkan."Para remaja tidak terima ditegur dan justru semakin intens menyalakan petasan di sekitar lokasi," ujar Syaiful.Diduga, salah satu petasan yang dinyalakan masuk ke dalam area pabrik plastik dan memicu kebakaran yang dengan cepat membesar.Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada bagian pabrik yang terbakar. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini.
Jakarta
| Jumat, 20 Maret 2026

Sejumlah Umat Muslim di Indonesia Lebaran Lebih Awal, Ini Daftar Daerahnya
PIFA, Jakarta - Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada Kamis (19/3/2026). Mereka bahkan sudah melaksanakan salat Id sejak pagi hari, meski pemerintah baru akan menetapkan 1 Syawal melalui sidang isbat sore ini di Kementerian Agama Republik Indonesia.Perayaan lebih awal ini umumnya dilakukan oleh kelompok tarekat atau komunitas yang menggunakan metode hisab maupun perhitungan tradisi masing-masing.Di berbagai daerah, pelaksanaan salat Id berjalan lancar dan khidmat dengan pengamanan aparat. Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di sejumlah kota seperti Makassar, Padang, dan Bima telah lebih dulu merayakan Lebaran dengan jumlah jemaah sekitar ratusan orang.Hal serupa juga terjadi di Negeri Hila, Maluku Tengah, di mana ribuan jemaah melaksanakan salat Id di Masjid Hasan Soleman. Penentuan 1 Syawal di wilayah ini dilakukan berdasarkan perhitungan kalender hijriah yang telah dijalankan secara turun-temurun.Di Tulungagung, sekitar 100 jemaah di Masjid Nur Muhammad Al Muhdlor juga menggelar salat Id lebih awal dengan pengamanan dari kepolisian. Sementara di Nagan Raya, ribuan pengikut Tarekat Syattariyah merayakan Idulfitri berdasarkan metode hisab bilangan lima yang telah digunakan selama ratusan tahun.Selain itu, ratusan jemaah Majelis Sabilun Nahdhah di Depok juga melaksanakan salat Id dengan pengawalan aparat. Di Jember, ribuan warga sekitar Pondok Pesantren Mahfilud Dluror turut merayakan Lebaran lebih awal, mengikuti penentuan awal puasa berdasarkan kitab salaf yang telah digunakan sejak lama.Meski terdapat perbedaan waktu perayaan, pelaksanaan ibadah di berbagai daerah tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Jakarta
| Kamis, 19 Maret 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Wabup Ketapang Resmi Buka Kejuaraan Sepakbola U-19 Kabupaten Ketapang Tahun 2022
Berita Ketapang, PIFA - Wakil Bupati Ketapang H.Farhan SE,. M.Si membuka secara resmi Kejuaraan Sepakbola U-19 Kabupaten Ketapang Tahun 2022, Minggu (06/03/2022) bertempat di Stadion Olahraga Panglima Tentemak Ketapang. Wabup dalam sambutannya berharap dengan adanya kejuaraan sepakbola u-19 di Kabupaten Ketapang tentunya memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet pecinta olahraga sepakbola yang ada di Kabupaten Ketapang. "Semoga kegiatan ini melahirkan bibit-bibit sepakbola yang berpotensi dan berbakat dan tentunya dapat diproyeksikan ke event yang lebih tinggi dan bergengsi," ujarnya. Lebih lanjut Beliau berpesan kepada seluruh peserta tim/klub kesebelasan untuk meningkatkan rasa kebersamaan, mengedepankan nilai-nilai sportifitas dan semangat fair play dalam setiap pertandingan yang diikuti serta tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. "Sebelum mengakhiri sambutan ini saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya dinas pemuda dan olahraga dan pengurus PSSI yang telah belerja keras menyukseskan kegiatan ini," tutup Beliau. (rs)
Ketapang
| Senin, 7 Maret 2022
Lokal

COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan
PIFA.CO.ID, LOKAL - Nasib apes menimpa dua orang pemuda di Pontianak berinisial R dan M, mereka menjadi korban perampokan saat COD teman kencan yang dipesanya lewat aplikasi MiChat. Kejadian tersebut terjadi di salah satu hotel yang ada di Kota Pontianak pada Senin, (10/2/25) dini hari. Kasubdit Jatanras Polda Kalbar, AKBP Syahirul Awab, menjelaskan kronologi kejadian. Sekitar pukul 00.15 WIB, dua korban berinisial R dan M pergi ke kawasan Sungai Raya Dalam. R kemudian memesan perempuan melalui aplikasi MiChat untuk bertemu di depan Hotel 95.Sekitar pukul 01.30 WIB, kedua korban tiba di lokasi yang disepakati. Namun, mereka melihat dua orang tidak dikenal dengan sepeda motor yang mencurigakan. Kedua orang tersebut kemudian mengejar dan memaksa korban berhenti di dekat Gang Haji Mansyur.“Salah satu pelaku menuduh korban telah memesan perempuan melalui MiChat. Namun, korban membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa mereka hanya ingin melakukan transaksi jual beli velg motor,” ujar AKBP Syahirul Awab.Tanpa alasan yang jelas, korban R langsung mendapatkan pukulan di bagian rahang kanan sebanyak dua kali. Para pelaku kemudian memaksa korban menyerahkan dompetnya. Meskipun korban sempat menolak, dompetnya berhasil dirampas, dan uang sebesar Rp 350 ribu di dalamnya diambil oleh pelaku.Tak berselang lama, tiga orang lainnya datang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku bertugas mengawasi situasi sekitar, sementara dua lainnya ikut mendekati korban dan meminta uang tambahan. Karena uang di dompet korban R sudah habis, para pelaku kemudian mengincar korban M. Mereka berhasil merampas handphone dan uang sebesar Rp 380 ribu milik korban M. Total kerugian yang dialami kedua korban diperkirakan mencapai Rp 2.550.000.Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua pelaku lainnya, K dan Y, di Jalan Imam Bonjol. Tersangka terakhir, MF, ditangkap di rumahnya di Jalan Padat Karya.“Kini, keempat pelaku telah diamankan di Polda Kalbar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tutup Syahirul.







