2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Lokal

Edi Kamtono Apresiasi Perpustakaan Bahagia Mendawai Raih Juara 1 Lomba Nasional

Berita Pontianak, Kalbar - Pifa, Perpustakaan Bahagia Mendawai yang terletak di Gang Mendawai Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara berhasil meraih Juara Pertama Klaster C Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional 2021. Hasil tersebut diumumkan oleh Perpustakaan Nasional RI secara daring, Senin (13/9/2021).   Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi yang tinggi kepada Perpustakaan Bahagia Mendawai yang telah mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.    “Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan perpustakaan Bahagia Mendawai sudah memenuhi kriteria penilaian di tingkat nasional,” ujarnya.    Ia berharap prestasi yang diraih Perpustakaan Bahagia Mendawai memotivasi perpustakaan lainnya, terutama di tingkat kelurahan untuk menjadi lebih baik lagi. Edi menilai keberadaan perpustakaan di lingkungan masyarakat memiliki peran penting sebagai sarana atau pusat informasi dan pembelajaran masyarakat.    “Dengan demikian taraf hidup masyarakat juga akan meningkat,” ungkapnya.   Dirinya juga mendorong para pengelola perpustakaan untuk memacu kreativitas dan inovasinya dalam meningkatkan mutu dan intensitas layanan perpustakaan bagi masyarakat.   “Untuk mewujudkan kesejajaran dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi,” katanya.   Kebutuhan dalam memperoleh informasi dan meningkatkan ilmu pengetahuan sudah menjadi hal yang mutlak. Kehadiran perpustakaan ini sangat membantu dalam memotivasi generasi muda terutama pelajar dan remaja untuk mengembangkan ilmu pengetahuannya.   “Dengan pengetahuan yang dimiliki, masyarakat bisa terus melakukan inovasi, kreativitas yang berguna sehingga bisa menumbuhkembangkan perekonomian dan bidang ilmu lainnya,” pungkasnya.

Pontianak
| Selasa, 14 September 2021
Foto: Edi Kamtono Apresiasi Perpustakaan Bahagia Mendawai Raih Juara 1 Lomba Nasional | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Lokal

Foto: Kronologi Demo 10 Ribu Pesilat di Surabaya, Dipicu Kasus Pembacokan oleh Debt Collector | Pifa Net

Kronologi Demo 10 Ribu Pesilat di Surabaya, Dipicu Kasus Pembacokan oleh Debt Collector

Ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menggelar aksi damai di Surabaya sebagai buntut kasus pembacokan terhadap dua anggotanya yang berprofesi sebagai petugas valet parkir. Insiden bermula saat seorang debt collector berupaya menarik mobil yang menunggak cicilan di kawasan hiburan malam, namun berujung cekcok hingga bentrokan. Setelah sempat meninggalkan lokasi, kelompok debt collector kembali dengan membawa senjata tajam dan diduga membacok para korban. Polisi menyebut tiga orang mengalami luka dalam kejadian tersebut, sementara pelaku utama berinisial SL telah menyerahkan diri dan kini ditetapkan sebagai tersangka. Pasca kejadian, polisi menggeledah markas debt collector dan menyita sejumlah senjata tajam serta benda yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan. Aparat juga mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan aksi PSHT serta mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026

Lokal

Foto: 1.839 Personel Gabungan Amankan Aksi PSHT di Surabaya | Pifa Net

1.839 Personel Gabungan Amankan Aksi PSHT di Surabaya

Sebanyak 1.839 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi damai kelompok silat PSHT di Surabaya, Jumat (31/7). Pengamanan diperketat menyusul potensi kedatangan massa dari luar kota pasca kasus pembacokan anggota PSHT yang diduga dilakukan seorang debt collector. Petugas disiagakan di sejumlah titik, termasuk kantor debt collector, Mapolrestabes Surabaya, hingga perbatasan kota. Polisi juga mengimbau anggota PSHT dari luar Surabaya agar tidak memasuki kota guna mencegah potensi bentrokan. Selain itu, aparat diminta mewaspadai kemungkinan adanya penyusup di tengah massa dan mengedepankan pendekatan persuasif selama pengamanan, mengingat banyak peserta aksi masih berusia muda.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026

Lokal

Foto: Kekeringan Mulai Melanda Depok, Puluhan KK Antre Bantuan Air Bersih | Pifa Net

Kekeringan Mulai Melanda Depok, Puluhan KK Antre Bantuan Air Bersih

Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di Kota Depok. Sebanyak 78 kepala keluarga di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya terdampak kekeringan dan terpaksa mengantre bantuan air bersih yang disalurkan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama PT Tirta Asasta. PMI mengerahkan truk tangki berkapasitas 4.000 liter untuk mendistribusikan air, sekaligus meminjamkan toren berkapasitas 250 liter dan mengedukasi warga agar menggunakan air secara hemat. Kekeringan tahun ini juga meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah wilayah di Banten, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan daerah lainnya dilaporkan mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño kuat.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026

Berita Populer

Lokal

Foto: Edi Kamtono Apresiasi Perpustakaan Bahagia Mendawai Raih Juara 1 Lomba Nasional | Pifa Net

Edi Kamtono Apresiasi Perpustakaan Bahagia Mendawai Raih Juara 1 Lomba Nasional

Berita Pontianak, Kalbar - Pifa, Perpustakaan Bahagia Mendawai yang terletak di Gang Mendawai Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara berhasil meraih Juara Pertama Klaster C Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional 2021. Hasil tersebut diumumkan oleh Perpustakaan Nasional RI secara daring, Senin (13/9/2021).   Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi yang tinggi kepada Perpustakaan Bahagia Mendawai yang telah mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.    “Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan perpustakaan Bahagia Mendawai sudah memenuhi kriteria penilaian di tingkat nasional,” ujarnya.    Ia berharap prestasi yang diraih Perpustakaan Bahagia Mendawai memotivasi perpustakaan lainnya, terutama di tingkat kelurahan untuk menjadi lebih baik lagi. Edi menilai keberadaan perpustakaan di lingkungan masyarakat memiliki peran penting sebagai sarana atau pusat informasi dan pembelajaran masyarakat.    “Dengan demikian taraf hidup masyarakat juga akan meningkat,” ungkapnya.   Dirinya juga mendorong para pengelola perpustakaan untuk memacu kreativitas dan inovasinya dalam meningkatkan mutu dan intensitas layanan perpustakaan bagi masyarakat.   “Untuk mewujudkan kesejajaran dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi,” katanya.   Kebutuhan dalam memperoleh informasi dan meningkatkan ilmu pengetahuan sudah menjadi hal yang mutlak. Kehadiran perpustakaan ini sangat membantu dalam memotivasi generasi muda terutama pelajar dan remaja untuk mengembangkan ilmu pengetahuannya.   “Dengan pengetahuan yang dimiliki, masyarakat bisa terus melakukan inovasi, kreativitas yang berguna sehingga bisa menumbuhkembangkan perekonomian dan bidang ilmu lainnya,” pungkasnya.

Pontianak
| Selasa, 14 September 2021

Lokal

Foto: Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Serukan Solidaritas dalam Halalbihalal | Pifa Net

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Serukan Solidaritas dalam Halalbihalal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menghadiri acara Halalbihalal Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama masyarakat Kecamatan Rasau Jaya di Masjid Arief Jannah Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Selasa (9/5) malam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muda menegaskan bahwa agenda Halalbihalal adalah salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat. Bupati Muda mengungkapkan bahwa pemerintah harus menyatu dengan masyarakat dan aktif mendatangi mereka. Selain itu, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warganya, terutama dalam hal pelayanan dasar seperti kesehatan, infrastruktur, administrasi kependudukan, perizinan, dan bantuan sosial. Muda juga mengajak masyarakat yang belum terdata untuk berkomunikasi dengan baik agar mereka dapat menerima pelayanan yang seharusnya. “Ini memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah, yaitu harus menyatu dengan masyarakat dan mendatangi masyarakat,” ujarnya.  Bupati Muda optimis tentang perkembangan Kubu Raya, terutama dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa Kubu Raya saat ini memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Barat, serta tingkat kemiskinan dan pengangguran yang rendah, yang merupakan yang terendah di Kalimantan Barat. Ia mengakui bahwa ini adalah hasil kerja keras dari masyarakat Kubu Raya, terutama para petani, nelayan, pelaku UMKM, pedagang, dan sektor jasa. Dalam kesempatan ini, Bupati Muda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kubu Raya di desa atas semangat mereka dalam membangun daerah ini. Hadir dalam acara safari Halalbihalal di Kecamatan Rasau Jaya juga Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Ketua TP PKK Rosalina Muda, Anggota DPRD Kubu Raya, serta kepala desa dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Rasau Jaya. (hs)

Kubu Raya
| Rabu, 20 September 2023

Lokal

Foto: Martin Rantan Lantik dan Merotasi Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Ketapang | Pifa Net

Martin Rantan Lantik dan Merotasi Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Ketapang

Berita Ketapang, PIFA - Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos Melantik dan Merotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Selasa (11/01/2022) bertempat di Pendopo Bupati Ketapang. Bupati Ketapang mengatakan bahwa pelantikan dan sumpah janji serta rotasi sudah dilakukan melalui sebuah proses dan sesuai aturan yang berlaku bahkan sudah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Dengan cara menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat, sebagai bentuk akselerasi dalam mewujudkan visi misi yang ada." ucap Martin Rantan saat rilis yang diterima PIFA (11/01/2022).  Lebih lanjut Beliau berharap agar seluruh kepala dinas yang dilantik dapat menjaga kepercayaan yang diberikan dengan bersikap jujur, berprestasi dalam bekerja dengan memiliki keseriusan dan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. "Saya harap Bapak/Ibu bisa bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh, karena pelantikan ini sudah melalui proses baik melalui uji kompetensi terbuka oleh panitia, harus tanggap dan bertindak cepat terhadap isu yang berkembang di masyarakat, bisa membangun komunikasi terhadap seluruh elemen dan terus melakukan perbaikan," tegas Beliau. Selain itu Beliau juga mengingatkan, kalau seluruh pejabat yang telah dilantik agar memegang fakta integritas yang telah ditandatangani yang mana dalam fakta integritas tersebut para pejabat yang tidak mampu mencapai kinerja dan perbaikan kinerja maka bisa diminta untuk ikut seleksi ulang. "Atau dapat dipindahkan ke tempat lain atau pada jabatan yang lebih rendah. Ini fakta integritas yang semua tanda tangan," tegasnya. Selanjutnya Beliau juga menambahkan, kalau dirinya meminta agar Kepala Dinas yang memiliki dana alokasi khusus (DAK) di tahun 2022 agar sesegera melakukan persoalan dan melaksanakan langkah-langkah untuk percepatan realisasi. "Saya tidak mau dengar dana alokasi khusus tidak bisa tersalurkan karena kelalaian dinas," terang Beliau. Lebih lanjut Beliau juga meminta para Kepala Dinas untuk melakukan evaluasi terhadap tenaga kontrak serta pendataan terhadap tenaga kontrak yang lulus sebagai PNS atau P3K. "Setelah pelantikan ini, maka nanti kita akan melakukan penataan terhadap pegawai negeri sipil baik eselon 3 dan 4 yang ada termasuk kepada pejabat pengadaan." pungkasnya.  Adapun pejabat yang dilantik yakni : 1. Dersi, SH sebagai Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Ketapang, 2. Ir. Sukirno, MT sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ketapang, 3. H.Daneri, ST.,MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Ketapang, 4. H. Agus Hendri SE MM sebagai Sekretaris DPRD Ketapang, 5. Drs Maryadi Asmu’i sebagai Staf Ahli Bupati Ketapang, 6. H. Husnan, MT sebagai Kepala Dinas Perkim Lingkungan Hidup Ketapang, 7. H. Jahilin, M.Si sebagai kepala Badan Litbangda Ketapang, 8. Yulianus, M.Sos sebagai Kepala Dinas Arsip dan Daerah Ketapang, 9. DR. Ucup Supriatna sebagai Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, 10. Absalon, SE sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang, 11. Repalianto, S.Sos.,M.Si sebagai Inspektur Ketapang, 12. Drs. H.Marwannor, MM sebagai Kepala Dinas PMPTSP Ketapang, 13. Donatus Franseda, AP.,MM sebagai Kepala BPKAD Ketapang, 13. Drs. Nugroho Widyo Sistanto, M.Si sebagai Kepala Dinas Kominfo Ketapang, 14. Devi Frantito, M.Si sebagai Kepala Bapenda Ketapang, 15. Akia, M.Sos sebagai Kepala Dinas Perhubungan Ketapang, 16. Muslimin, S.IP sebagai Kepala Satpol PP, 17. Harto, SE.,MSi sebagai Kepala Bappeda Ketapang, 18. Mansen, SH sebagai Kepala PDPMD Ketapang, 19. Rustami, SKM.,M.Kes sebagai Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, 20. Drs. Heryandi, M.Si sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Ketapang, 21. Ir. L. Sikat Gudag, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Ketapang, 22. Drs. Sugiarto Sebagai Kepala BKPSDM Ketapang, 23. Drs.H.Satuki Huddin, M.Si sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ketapang, 24. Albertin Tri Kurniasih, S.SI.,Apt sebagai Kepala Dinas Sosial, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Ketapang, 25. Ir. Adi Mulia, M.Hut sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Ketapang. (rs)

Ketapang
| Selasa, 11 Januari 2022

Feeds

Kronologi Demo 10 Ribu Pesilat di Surabaya, Dipicu Kasus Pembacokan oleh Debt Collector

Ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menggelar aksi damai di Surabaya sebagai buntut kasus pembacokan terhadap dua anggotanya yang berprofesi sebagai petugas valet parkir. Insiden bermula saat seorang debt collector berupaya menarik mobil yang menunggak cicilan di kawasan hiburan malam, namun berujung cekcok hingga bentrokan. Setelah sempat meninggalkan lokasi, kelompok debt collector kembali dengan membawa senjata tajam dan diduga membacok para korban. Polisi menyebut tiga orang mengalami luka dalam kejadian tersebut, sementara pelaku utama berinisial SL telah menyerahkan diri dan kini ditetapkan sebagai tersangka. Pasca kejadian, polisi menggeledah markas debt collector dan menyita sejumlah senjata tajam serta benda yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan. Aparat juga mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan aksi PSHT serta mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026
Foto: Kronologi Demo 10 Ribu Pesilat di Surabaya, Dipicu Kasus Pembacokan oleh Debt Collector | Pifa Net

1.839 Personel Gabungan Amankan Aksi PSHT di Surabaya

Sebanyak 1.839 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi damai kelompok silat PSHT di Surabaya, Jumat (31/7). Pengamanan diperketat menyusul potensi kedatangan massa dari luar kota pasca kasus pembacokan anggota PSHT yang diduga dilakukan seorang debt collector. Petugas disiagakan di sejumlah titik, termasuk kantor debt collector, Mapolrestabes Surabaya, hingga perbatasan kota. Polisi juga mengimbau anggota PSHT dari luar Surabaya agar tidak memasuki kota guna mencegah potensi bentrokan. Selain itu, aparat diminta mewaspadai kemungkinan adanya penyusup di tengah massa dan mengedepankan pendekatan persuasif selama pengamanan, mengingat banyak peserta aksi masih berusia muda.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026
Foto: 1.839 Personel Gabungan Amankan Aksi PSHT di Surabaya | Pifa Net

Kekeringan Mulai Melanda Depok, Puluhan KK Antre Bantuan Air Bersih

Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di Kota Depok. Sebanyak 78 kepala keluarga di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya terdampak kekeringan dan terpaksa mengantre bantuan air bersih yang disalurkan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama PT Tirta Asasta. PMI mengerahkan truk tangki berkapasitas 4.000 liter untuk mendistribusikan air, sekaligus meminjamkan toren berkapasitas 250 liter dan mengedukasi warga agar menggunakan air secara hemat. Kekeringan tahun ini juga meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah wilayah di Banten, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan daerah lainnya dilaporkan mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño kuat.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026
Foto: Kekeringan Mulai Melanda Depok, Puluhan KK Antre Bantuan Air Bersih | Pifa Net

Kebakaran Hebat di Makassar Hanguskan 56 Rumah, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (31/7) dini hari. Sedikitnya 56 rumah ludes terbakar, mengakibatkan 79 kepala keluarga atau 307 jiwa terdampak dan harus mengungsi. Sebanyak 30 armada dan sekitar 80 personel Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung hingga lebih dari tiga jam karena akses menuju lokasi sempit, bangunan didominasi material kayu, serta angin kencang yang membuat api cepat menyebar. Hingga kini penyebab kebakaran masih diselidiki polisi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara warga berharap bantuan logistik segera disalurkan bagi para korban.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026
Foto: Kebakaran Hebat di Makassar Hanguskan 56 Rumah, Ratusan Warga Mengungsi | Pifa Net

Viral WNA Promosikan Lahan 54 are di Kintamani

Video seorang warga negara asing (WNA) yang mempromosikan lahan seluas sekitar 54 are di kawasan Kintamani, Bangli, Bali, viral di media sosial dan memicu pertanyaan soal legalitas kepemilikan tanah oleh WNA di Indonesia. Menanggapi hal itu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyatakan pemerintah daerah melalui Kominfo telah menelusuri video tersebut. Ia menegaskan hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi, status kepemilikan lahan, maupun kebenaran informasi yang disampaikan dalam video. Dalam video tersebut, pria asing itu mengklaim menawarkan lahan dengan pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur yang disebutnya cocok untuk pengembangan properti. Namun, pemerintah mengingatkan informasi tersebut masih perlu diverifikasi sebelum dapat disimpulkan.

Lokal
| Jumat, 31 Juli 2026
Foto: Viral WNA Promosikan Lahan 54 are di Kintamani | Pifa Net

Terduga Pelaku Penembakan di Bar Canggu Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Badung – Kepolisian menangkap seorang pria berinisial H yang diduga menjadi pelaku penembakan di Bar The Shady Pig, kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Pelaku diamankan sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada Sabtu (18/7) malam. Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (17/7) sekitar pukul 02.50 WITA dan mengakibatkan dua orang terluka, yakni seorang petugas keamanan bar berinisial IMYM (32) serta seorang warga negara China berinisial EA (25). Pejabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan adanya insiden tersebut. "Diduga tindak pidana penganiayaan berat dengan menggunakan senpi atau penembakan dengan senjata api," ujar Ayu, Sabtu (18/7). Berawal dari Cekcok Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden bermula ketika pelaku H terlibat percekcokan dengan korban EA di dalam bar. Melihat keributan tersebut, petugas keamanan IMYM berusaha melerai dengan berdiri tepat di depan EA. Saat itulah pelaku diduga melepaskan tembakan. "Akibat dari tembakan tersebut korban (IMYM) lukanya tembus ke belakang sehingga mengenai korban (EA) di belakang dan proyektilnya masih bersarang di pahanya," ungkap Ayu. Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka tembak dan hingga kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Ditangkap Saat Tiba di Jakarta Usai melakukan penembakan, H tidak langsung meninggalkan Bali. Polisi menyebut pelaku sempat bersembunyi sebelum akhirnya terbang menuju Jakarta melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Kuta Utara dan Satreskrim Polres Badung kemudian berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Polres Bandara Soekarno-Hatta, serta pihak Imigrasi untuk memburu pelaku. Pelarian H akhirnya berakhir setelah ia ditangkap sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setelah diamankan, H langsung diterbangkan kembali ke Bali. Pelaku tiba di Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (19/7) dini hari dan selanjutnya dibawa ke Polres Badung untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyatakan pihaknya akan menyampaikan keterangan lebih lengkap mengenai penangkapan dan perkembangan penyidikan dalam waktu mendatang.

Lokal
| Sabtu, 18 Juli 2026
Foto: Terduga Pelaku Penembakan di Bar Canggu Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta | Pifa Net

Viral Teror Tetangga di Depok, Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Pagar Rumah

Depok – Polisi menyelidiki dugaan aksi teror yang dialami seorang warga di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa yang diduga dilakukan oleh tetangganya itu viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan aksi pelaku melempar benda ke dalam rumah korban dan merusak pagar. Video kejadian tersebut beredar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @depokupdateco. Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria melempar sebuah benda ke arah rumah korban. Pria tersebut juga tampak menendang pagar rumah hingga mengalami kerusakan. Kasus itu telah dilaporkan ke Polres Metro Depok pada Rabu (15/7) dan tercatat dengan nomor laporan polisi LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK. Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. "Sudah pernah (dimediasi) oleh Bhabinkamtibmas dan Polsek. Akhirnya korban membuat laporan polisi (LP) di Polres," kata Made, Minggu (19/7). Ia menjelaskan, laporan yang kini diproses berkaitan dengan dugaan perusakan properti rumah milik korban. "Untuk laporan kali ini yang kami proses mengenai perusakan properti rumah korban oleh terlapor," ujarnya. Perselisihan Berlangsung Sejak 2024 Made mengungkapkan perselisihan antara kedua tetangga tersebut telah berlangsung sejak 2024. Selama ini, sejumlah upaya mediasi telah dilakukan oleh pengurus lingkungan, termasuk RT dan RW, namun belum membuahkan penyelesaian. "Untuk perselisihan tersebut dimulai dari tahun 2024 ya informasinya. Dan sudah beberapa kali dilakukan mediasi disaksikan pihak RT dan RW," katanya. Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan konflik diduga bermula dari saling berselisih akibat ucapan kasar dan suara musik yang diputar karena lokasi rumah keduanya berdekatan. "Informasinya kata-kata kasar dan setel musik karena saling berdekatan rumahnya," ujar Hendra. Lima Saksi Diperiksa Sebagai tindak lanjut atas laporan korban, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa lima orang saksi. Selain itu, polisi juga telah melayangkan surat panggilan kepada terlapor untuk dimintai keterangan. "Sudah mengirimkan surat panggilan untuk terlapor, jadwal hari Senin tanggal 20 Juli 2026," kata Hendra. Polisi masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana perusakan yang dilaporkan korban.

Lokal
| Minggu, 19 Juli 2026
Foto: Viral Teror Tetangga di Depok, Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Pagar Rumah | Pifa Net

Oknum Polisi Ditangkap usai Diduga Rampok Toko Emas di Aceh, Senjata Api Disita

Banda Aceh – Polda Aceh menangkap seorang oknum anggota Polri berinisial MZ (28) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Toko Emas Amin Setia, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. MZ diketahui merupakan anggota Polres Aceh Selatan. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu pucuk senjata api yang diduga digunakan saat melakukan aksi. Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan pelaku saat ini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif. "Pelaku telah kami amankan beserta sejumlah barang bukti, salah satunya senjata api yang digunakan saat melakukan aksi. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan secara intensif," kata Joko, Minggu (19/7). Joko membenarkan bahwa MZ merupakan anggota aktif Polri. Penanganan kasus tersebut kini diambil alih oleh Polda Aceh guna memastikan proses penyidikan berjalan secara profesional dan transparan. Diduga Terdesak Masalah Ekonomi Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, MZ disebut telah mengakui perbuatannya. Penyidik menduga aksi tersebut dilakukan karena pelaku mengalami tekanan ekonomi. "Motifnya diduga karena tekanan ekonomi. Namun, penyidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fakta dalam perkara ini dapat terungkap dengan jelas," ujar Joko. Meski demikian, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain maupun fakta-fakta lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut. Polda Aceh Minta Maaf ke Masyarakat Atas keterlibatan anggotanya dalam perkara ini, Polda Aceh menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Kepolisian menegaskan tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada pelaku dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami memohon maaf kepada masyarakat atas peristiwa ini. Kami memastikan bahwa siapa pun yang melakukan tindak pidana akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Joko. Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus tersebut secara tuntas serta menindak tegas setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Lokal
| Minggu, 19 Juli 2026
Foto: Oknum Polisi Ditangkap usai Diduga Rampok Toko Emas di Aceh, Senjata Api Disita | Pifa Net

Enam Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan usai Dugaan Pelecehan Seksual di Grup WhatsApp, Korban Capai 26 Orang

Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi yang menjadi terlapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual melalui percakapan di grup WhatsApp. Langkah tersebut diambil untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan yang tengah dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unesa. Ketua Satgas PPK Unesa, Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, mengatakan keenam mahasiswa tersebut untuk sementara tidak diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan akademik maupun aktivitas kampus selama proses penanganan kasus berlangsung. "Kasusnya kekerasan verbal yang terjadi yaitu dalam bentuk chat grup mahasiswa yang bersangkutan yang berisi pesan-pesan tidak etis tentang teman-teman mereka dan juga beberapa dosennya," kata Iman, Minggu (19/7). Menurutnya, kasus bermula dari laporan mengenai riwayat percakapan tidak etis di sebuah grup WhatsApp yang melibatkan enam mahasiswa. Isi percakapan tersebut kemudian beredar luas hingga akhirnya dilaporkan secara resmi kepada Satgas PPK. Korban Diduga 26 Orang Dari hasil pemeriksaan awal, Satgas PPK mencatat sedikitnya 26 korban dalam kasus tersebut. Mereka terdiri dari 22 mahasiswi dan empat dosen perempuan yang diduga menjadi sasaran objektifikasi dan pelecehan verbal dalam percakapan grup. Iman menjelaskan, penanganan perkara dilakukan mengacu pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, dengan mengedepankan perlindungan korban serta prinsip keadilan, kerahasiaan, dan kehati-hatian. "Dalam penanganan kasus ini ada mekanisme ketat yang dilakukan, mulai dari penerimaan laporan, penelaahan kasus, pengumpulan bukti, pemeriksaan terlapor dan saksi, pendampingan korban, pemanggilan orang tua, penyusunan simpulan dan rekomendasi, dan penetapan sanksi oleh rektor," ujarnya. Ia menegaskan, penonaktifan enam mahasiswa tersebut bukan merupakan sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur administratif agar proses investigasi dapat berjalan secara independen dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. "Terlapor dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik, kecuali untuk urusan pemenuhan kewajiban pemeriksaan kasus ini. Ini bukan sanksi akhir, melainkan bagian dari prosedur penanganan," tegas Iman. Investigasi Masih Berlangsung Satgas PPK Unesa masih melakukan pendalaman dengan memeriksa para saksi serta mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan grup yang dinilai cukup panjang. "Kami masih melakukan investigasi mendalam, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan bukti tambahan dari riwayat percakapan grup yang panjang dan banyak sekali itu untuk memetakan duduk perkara ini secara utuh, objektif, dan adil," katanya. Selain fokus pada proses pemeriksaan, Unesa juga memastikan korban memperoleh pendampingan psikologis, bantuan hukum apabila diperlukan, serta dukungan akademik. Pihak kampus turut menjamin kerahasiaan identitas korban, pelapor, maupun saksi. "Selain fokus penanganan kasus, pendampingan korban menjadi prioritas kami. Tim Satgas memberikan pendampingan psikologis, memastikan kelancaran dukungan akademik mereka, serta menyiapkan bantuan hukum jika diperlukan," tambahnya. Unesa juga mengimbau seluruh sivitas akademika maupun masyarakat untuk tidak menyebarluaskan tangkapan layar percakapan, identitas korban, maupun informasi yang belum terverifikasi guna mencegah dampak psikologis, sosial, dan digital terhadap para korban. Diduga Gunakan AI untuk Membuat Konten Tak Etis Sebelumnya, Ketua Umum DPM Fakultas Vokasi Unesa, Tegar Eka Pambudi El Akhsan, mengungkapkan terdapat enam mahasiswa yang menjadi terlapor, yakni berinisial RY, HA, AD, RE, JO, dan DO. Menurut Tegar, grup WhatsApp tersebut awalnya dibuat untuk membahas kegiatan lomba. Namun, seiring waktu, percakapan di dalamnya berubah menjadi diskusi yang diduga mengandung pelecehan verbal, objektifikasi terhadap mahasiswi dan dosen, hingga penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat konten tidak etis yang menargetkan salah satu korban. "Bentuk dugaan pelecehan yang terjadi di dalam grup percakapan tidak hanya berupa pelecehan verbal dan objektifikasi yang bersifat fantasi atau pemenuhan kesenangan pribadi, tetapi juga mencakup penggunaan teknologi kecerdasan buatan AI untuk menghasilkan konten yang tidak etis terhadap salah satu korban," kata Tegar.

Lokal
| Minggu, 19 Juli 2026
Foto: Enam Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan usai Dugaan Pelecehan Seksual di Grup WhatsApp, Korban Capai 26 Orang | Pifa Net

Pria di Medan Diduga Bakar Ayah Kandung Usai Cekcok, Korban Alami Luka Bakar

Medan – Seorang pria berinisial EP (39) diduga membakar ayah kandungnya, YL (66), usai terlibat pertengkaran di depan rumah mereka di Jalan Wakaf II, Kelurahan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal Iptu Herman Sentosa mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat kejadian, EP diketahui tinggal serumah dengan korban dan ibu tirinya. "EP dan korban sempat terlibat cekcok di depan rumah. Warga yang berada di lokasi sempat berusaha melerai pertengkaran tersebut. Kemudian EP mengambil bensin dan menyiramkannya ke tubuh korban," kata Herman, Sabtu (18/7/2026). Setelah menyiramkan bensin, pelaku diduga langsung membakar ayahnya. Kobaran api mengenai tubuh korban hingga menyebabkan luka bakar di bagian tangan dan kaki. Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan EP. Dalam penangkapan tersebut, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang ditemukan dari pelaku. "Polisi yang menerima laporan kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan EP. Selain menangkap EP, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang ditemukan dari pelaku," ujar Herman. Pelaku Mengaku Stres Ditinggal Istri Berdasarkan pemeriksaan sementara, EP mengaku nekat membakar ayah kandungnya karena mengalami stres setelah ditinggal istrinya. Meski demikian, polisi masih mendalami pengakuan tersebut untuk memastikan motif sebenarnya. "Informasi yang kami dapat, pelaku ini mengaku stres karena ditinggal istrinya. Tetapi itu masih kami dalami," kata Herman. Saat ini, EP telah diamankan di Polsek Medan Sunggal untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang dialaminya. Polisi juga terus memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik aksi pembakaran tersebut. "Kita juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif dari pelaku," tutur Herman.

Lokal
| Jumat, 17 Juli 2026
Foto: Pria di Medan Diduga Bakar Ayah Kandung Usai Cekcok, Korban Alami Luka Bakar | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Lokal

Foto: Edi Kamtono Apresiasi Perpustakaan Bahagia Mendawai Raih Juara 1 Lomba Nasional | Pifa Net

Edi Kamtono Apresiasi Perpustakaan Bahagia Mendawai Raih Juara 1 Lomba Nasional

Berita Pontianak, Kalbar - Pifa, Perpustakaan Bahagia Mendawai yang terletak di Gang Mendawai Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara berhasil meraih Juara Pertama Klaster C Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional 2021. Hasil tersebut diumumkan oleh Perpustakaan Nasional RI secara daring, Senin (13/9/2021).   Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi yang tinggi kepada Perpustakaan Bahagia Mendawai yang telah mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.    “Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan perpustakaan Bahagia Mendawai sudah memenuhi kriteria penilaian di tingkat nasional,” ujarnya.    Ia berharap prestasi yang diraih Perpustakaan Bahagia Mendawai memotivasi perpustakaan lainnya, terutama di tingkat kelurahan untuk menjadi lebih baik lagi. Edi menilai keberadaan perpustakaan di lingkungan masyarakat memiliki peran penting sebagai sarana atau pusat informasi dan pembelajaran masyarakat.    “Dengan demikian taraf hidup masyarakat juga akan meningkat,” ungkapnya.   Dirinya juga mendorong para pengelola perpustakaan untuk memacu kreativitas dan inovasinya dalam meningkatkan mutu dan intensitas layanan perpustakaan bagi masyarakat.   “Untuk mewujudkan kesejajaran dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi,” katanya.   Kebutuhan dalam memperoleh informasi dan meningkatkan ilmu pengetahuan sudah menjadi hal yang mutlak. Kehadiran perpustakaan ini sangat membantu dalam memotivasi generasi muda terutama pelajar dan remaja untuk mengembangkan ilmu pengetahuannya.   “Dengan pengetahuan yang dimiliki, masyarakat bisa terus melakukan inovasi, kreativitas yang berguna sehingga bisa menumbuhkembangkan perekonomian dan bidang ilmu lainnya,” pungkasnya.

Pontianak
| Selasa, 14 September 2021

Lokal

Foto: Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Serukan Solidaritas dalam Halalbihalal | Pifa Net

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Serukan Solidaritas dalam Halalbihalal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menghadiri acara Halalbihalal Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama masyarakat Kecamatan Rasau Jaya di Masjid Arief Jannah Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Selasa (9/5) malam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muda menegaskan bahwa agenda Halalbihalal adalah salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat. Bupati Muda mengungkapkan bahwa pemerintah harus menyatu dengan masyarakat dan aktif mendatangi mereka. Selain itu, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warganya, terutama dalam hal pelayanan dasar seperti kesehatan, infrastruktur, administrasi kependudukan, perizinan, dan bantuan sosial. Muda juga mengajak masyarakat yang belum terdata untuk berkomunikasi dengan baik agar mereka dapat menerima pelayanan yang seharusnya. “Ini memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah, yaitu harus menyatu dengan masyarakat dan mendatangi masyarakat,” ujarnya.  Bupati Muda optimis tentang perkembangan Kubu Raya, terutama dalam pertumbuhan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa Kubu Raya saat ini memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Barat, serta tingkat kemiskinan dan pengangguran yang rendah, yang merupakan yang terendah di Kalimantan Barat. Ia mengakui bahwa ini adalah hasil kerja keras dari masyarakat Kubu Raya, terutama para petani, nelayan, pelaku UMKM, pedagang, dan sektor jasa. Dalam kesempatan ini, Bupati Muda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kubu Raya di desa atas semangat mereka dalam membangun daerah ini. Hadir dalam acara safari Halalbihalal di Kecamatan Rasau Jaya juga Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Ketua TP PKK Rosalina Muda, Anggota DPRD Kubu Raya, serta kepala desa dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Rasau Jaya. (hs)

Kubu Raya
| Rabu, 20 September 2023

Lokal

Foto: Martin Rantan Lantik dan Merotasi Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Ketapang | Pifa Net

Martin Rantan Lantik dan Merotasi Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Ketapang

Berita Ketapang, PIFA - Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos Melantik dan Merotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Selasa (11/01/2022) bertempat di Pendopo Bupati Ketapang. Bupati Ketapang mengatakan bahwa pelantikan dan sumpah janji serta rotasi sudah dilakukan melalui sebuah proses dan sesuai aturan yang berlaku bahkan sudah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Dengan cara menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat, sebagai bentuk akselerasi dalam mewujudkan visi misi yang ada." ucap Martin Rantan saat rilis yang diterima PIFA (11/01/2022).  Lebih lanjut Beliau berharap agar seluruh kepala dinas yang dilantik dapat menjaga kepercayaan yang diberikan dengan bersikap jujur, berprestasi dalam bekerja dengan memiliki keseriusan dan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. "Saya harap Bapak/Ibu bisa bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh, karena pelantikan ini sudah melalui proses baik melalui uji kompetensi terbuka oleh panitia, harus tanggap dan bertindak cepat terhadap isu yang berkembang di masyarakat, bisa membangun komunikasi terhadap seluruh elemen dan terus melakukan perbaikan," tegas Beliau. Selain itu Beliau juga mengingatkan, kalau seluruh pejabat yang telah dilantik agar memegang fakta integritas yang telah ditandatangani yang mana dalam fakta integritas tersebut para pejabat yang tidak mampu mencapai kinerja dan perbaikan kinerja maka bisa diminta untuk ikut seleksi ulang. "Atau dapat dipindahkan ke tempat lain atau pada jabatan yang lebih rendah. Ini fakta integritas yang semua tanda tangan," tegasnya. Selanjutnya Beliau juga menambahkan, kalau dirinya meminta agar Kepala Dinas yang memiliki dana alokasi khusus (DAK) di tahun 2022 agar sesegera melakukan persoalan dan melaksanakan langkah-langkah untuk percepatan realisasi. "Saya tidak mau dengar dana alokasi khusus tidak bisa tersalurkan karena kelalaian dinas," terang Beliau. Lebih lanjut Beliau juga meminta para Kepala Dinas untuk melakukan evaluasi terhadap tenaga kontrak serta pendataan terhadap tenaga kontrak yang lulus sebagai PNS atau P3K. "Setelah pelantikan ini, maka nanti kita akan melakukan penataan terhadap pegawai negeri sipil baik eselon 3 dan 4 yang ada termasuk kepada pejabat pengadaan." pungkasnya.  Adapun pejabat yang dilantik yakni : 1. Dersi, SH sebagai Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Ketapang, 2. Ir. Sukirno, MT sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ketapang, 3. H.Daneri, ST.,MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Ketapang, 4. H. Agus Hendri SE MM sebagai Sekretaris DPRD Ketapang, 5. Drs Maryadi Asmu’i sebagai Staf Ahli Bupati Ketapang, 6. H. Husnan, MT sebagai Kepala Dinas Perkim Lingkungan Hidup Ketapang, 7. H. Jahilin, M.Si sebagai kepala Badan Litbangda Ketapang, 8. Yulianus, M.Sos sebagai Kepala Dinas Arsip dan Daerah Ketapang, 9. DR. Ucup Supriatna sebagai Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, 10. Absalon, SE sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang, 11. Repalianto, S.Sos.,M.Si sebagai Inspektur Ketapang, 12. Drs. H.Marwannor, MM sebagai Kepala Dinas PMPTSP Ketapang, 13. Donatus Franseda, AP.,MM sebagai Kepala BPKAD Ketapang, 13. Drs. Nugroho Widyo Sistanto, M.Si sebagai Kepala Dinas Kominfo Ketapang, 14. Devi Frantito, M.Si sebagai Kepala Bapenda Ketapang, 15. Akia, M.Sos sebagai Kepala Dinas Perhubungan Ketapang, 16. Muslimin, S.IP sebagai Kepala Satpol PP, 17. Harto, SE.,MSi sebagai Kepala Bappeda Ketapang, 18. Mansen, SH sebagai Kepala PDPMD Ketapang, 19. Rustami, SKM.,M.Kes sebagai Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, 20. Drs. Heryandi, M.Si sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Ketapang, 21. Ir. L. Sikat Gudag, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Ketapang, 22. Drs. Sugiarto Sebagai Kepala BKPSDM Ketapang, 23. Drs.H.Satuki Huddin, M.Si sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ketapang, 24. Albertin Tri Kurniasih, S.SI.,Apt sebagai Kepala Dinas Sosial, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Ketapang, 25. Ir. Adi Mulia, M.Hut sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Ketapang. (rs)

Ketapang
| Selasa, 11 Januari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5