Lokal
Geger Penemuan Mayat Membusuk di Pontianak Timur, Diperkirakan Sudah Seminggu
PIFA.CO.ID, LOKAL - Warga Jalan Tritura Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur digegerkan dengab penemuan mayat laki-laki, yang diketahui berinisial FB, Kamis (9/1/25) pagi. Seorang saksi mengatakan FB terakhir terlihat pada tanggal 2 Januari 2025.Tim Inafis Satreskrim Polresta Pontianak yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan mengevaluasi jasad tersebut.Menurut Aipda Agung Utomo selaku Baur Identifikasi Inafis Polresta Pontianak, jasad pria yang ditemukan tersebut diperkirakan telah meninggal lebih dari 1 minggu. Di mana, terlihat dari kondis tubuh yang sudah membengkak dan ada Belatung di jasad korban.Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian pria tersebut."Terkait penyebab kematian korban, masih melakukan penyelidikan, namun dari pemeriksaan awal belum ditemukan adanya kejanggalan lain," tutup Agung.
Pontianak
| Jumat, 10 Januari 2025

Trending
Dukung Jembatan Garuda, Heri Ingatkan Pemkot Kaji Mendalam
Pontianak
| Sabtu, 18 Februari 2023

Kuliah Perdana ITKK Sekadau, Dibuka Langsung Oleh Bupati Sekadau
Tim Redaksi
| Selasa, 7 September 2021

Polresta Pontianak Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Jelang Natal dan Tahun Baru 2022
Pontianak
| Selasa, 21 Desember 2021

Satu Personil Polsek Batu Ampar Dipecat Tidak Hormat, Ini Kata Kapolres Jerrold
Kubu Raya
| Selasa, 24 Mei 2022

BPS Ungkap Inflansi di Kalbar Sebesar 0,09 Persen Selama Bulan Juni 2022
Kalbar
| Jumat, 1 Juli 2022

Komisi V DPR Lasarus Sebut Dalam Waktu Dekat Status Bandara Supadio Kembali Internasional
Pontianak
| Jumat, 2 Mei 2025

Disinggung Bupati soal Status Mantan Narapidana saat Halalbihalal, Wabup Lebak Merasa Terhina
Banten
| Selasa, 31 Maret 2026

Optimalkan Vaksinasi di Kabupaten/Kota, BINDA Kalbar Target 5 Ribu Dosis Suntikan per Hari
Kalbar
| Kamis, 23 Juni 2022

Polres Melawi Libatkan 35 Personil dalam Operasi Patuh Kapuas 2022
Melawi
| Selasa, 14 Juni 2022

Muda Nilai Pemilihan Putra dan Putri Pariwisata Kubu Raya Dapat Kembangkan Wisata Lokal di Era Digitalisasi
Kubu Raya
| Sabtu, 12 Maret 2022

Berita Terbaru
Lokal

Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.
Blora
| Jumat, 10 April 2026
Lokal

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.
Riau
| Kamis, 9 April 2026
Berita Populer
Lokal

Geger Penemuan Mayat Membusuk di Pontianak Timur, Diperkirakan Sudah Seminggu
PIFA.CO.ID, LOKAL - Warga Jalan Tritura Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur digegerkan dengab penemuan mayat laki-laki, yang diketahui berinisial FB, Kamis (9/1/25) pagi. Seorang saksi mengatakan FB terakhir terlihat pada tanggal 2 Januari 2025.Tim Inafis Satreskrim Polresta Pontianak yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan mengevaluasi jasad tersebut.Menurut Aipda Agung Utomo selaku Baur Identifikasi Inafis Polresta Pontianak, jasad pria yang ditemukan tersebut diperkirakan telah meninggal lebih dari 1 minggu. Di mana, terlihat dari kondis tubuh yang sudah membengkak dan ada Belatung di jasad korban.Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian pria tersebut."Terkait penyebab kematian korban, masih melakukan penyelidikan, namun dari pemeriksaan awal belum ditemukan adanya kejanggalan lain," tutup Agung.
Pontianak
| Jumat, 10 Januari 2025
Lokal

Dukung Jembatan Garuda, Heri Ingatkan Pemkot Kaji Mendalam
PIFA, Lokal - Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Heri Mustamin mengingatkan Pemerintah Kota Pontianak mengkaji betul investasi pembangunan Jembatan Garuda. "Sehingga tak merugikan masyarakat. Jembatan itu penghubung Jalan Bardan hingga terminal Siantan," katanya, kemarin. Menurutnya, investasi yang masuk mesti berdasarkan kebutuhan, kepentingan bangsa, negara dan masyarakat Kalbar. Sehingga jangan sampai investasi yang tersebut cuma menguntungkan pihak tertentu. “Banyak contoh di daerah lain merugikan masyarakat. Di sini banyak investasi masuk tapi tidak punya manfaat bagi masyarakat. Maka harus dikaji betul,” ujarnya. Kendati demikian, anggota DPRD Kalbar Dapil Kota Pontianak itu, tetap menyambut baik rencana Pemkot bekerja sama dengan investor membangun jembatan itu. Rencananya, jembatan yang memiliki panjang 350 meter dan lebar 30 meter tersebut dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). “Saya pikir potensi yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, tidak ada masalah,” kata Heri Mustamin. Namun demikian, dia terus mengingatkan Pemkot Pontianak mesti mengkaji lebih dalam terhadap investasi tersebut. (ap)
Pontianak
| Sabtu, 18 Februari 2023
Lokal

Kuliah Perdana ITKK Sekadau, Dibuka Langsung Oleh Bupati Sekadau
Sekadau - Bupati Sekadau Aron membuka perkuliahan umum mahasiswa baru Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) Sekadau, tahun akademik 2021-2022. Harapkan ITKK dapat mendukung peningkatan IPM di Kabupaten Sekadau. Dengan dihadiri sebanyak 144 mahasiswa baru dan sejumlah dosen ITKK Sekadau. Pembukaan perkuliahan itu digelar di gedung ITKK Sekadau, pada Senin 6 September 2021. Dilansir dari Tribun Pontianak, Pada kesempatan itu Bupati Aron menyampaikan rasa bangganya sebagai masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sekadau, atas berdirinya Institut Teknologi Keling Kumang yang menjadi perguruan tinggi pertama di kabupaten Sekadau. "Saya berharap dengan adanya iptek dapat mendorong peningkatan IPM menjadi lebih baik," imbuhnya. Berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan perkuliahan di ITKK di masa pandemi Covid-19. Bupati Aron berharap para mahasiswa dan mahasiswi ITKK tahun akademik 2020/2021 tetap menjaga semangat dalam menuntut ilmu di bangku perkuliahan. "Kepada saudara mahasiswa dan mahasiswi saya berharap agar bisa menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan pada masyarakat baik di dalam kampus maupun pada saat sosialisasi di tengah masyarakat," harapnya. Senada, Rektor ITKK Sekadau Stefanus Masiun meyakini dengan dimulainya perkuliahan tahun ini maka kepercayaan publik kepada ITKK akan semakin meningkat, dan di tahun berikutnya jumlah mahasiswa akan semakin bertambah. Dikatakan Masiun, ITKK akan berkomitmen agar seluruh mahasiswa mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik. Hal itu didukung dengan tenaga pendidik (dosen) yang sudah memenuhi standar dan saat ini semuanya telah berdomisili di Kabupaten Sekadau. Untuk perkuliahan akan dimulai pada 13 September mendatang, dimana kelas pagi akan melaksanakan perkuliahan tatap muka dan kelas sore akan dilaksanakan secara online dan offline. "Mudah-mudahan pandemi segera berakhir dan perkuliahan dapat segera berjalan dengan mulus, dan mahasiswa betul-betul mendapatkan pelayanan yang maksimal dari perguruan tinggi ini," ungkapnya. Dia pun berharap nantinya dari 144 mahasiswa tersebut tidak ada yang drop out. "Kita juga memastikan agar para dosen dapat mendampingi mahasiswa dengan baik, agar mereka betul-betul dapat pelayanan dan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu," tandasnya.
Tim Redaksi
| Selasa, 7 September 2021
Feeds
Heboh Pemkab Blora Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Internet OPD, Langganan CapCut dan Canva
PIFA, Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini untuk kebutuhan akses internet di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut juga mencakup langganan aplikasi berbayar seperti CapCut dan Canva.Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Blora, jumlah anggaran ini mengalami penurunan sekitar Rp32 juta dibandingkan tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk menunjang fasilitas internet di 18 dinas, lima badan, dua kantor, serta 16 kecamatan di wilayah Blora.Dari seluruh OPD, Dinas Komunikasi dan Informatika Blora menerima alokasi terbesar, yakni Rp426 juta untuk kebutuhan Internet Sharing dan Internet Main Gateway. Disusul oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora sebesar Rp173,5 juta, kemudian BPPKAD Blora Rp156 juta, Sekretariat Daerah Rp136 juta, dan Sekretariat DPRD Rp111 juta.Sementara di tingkat kecamatan, alokasi terbesar untuk langganan internet tercatat di Kecamatan Cepu yang mencapai Rp47,5 juta.Selain kebutuhan internet, tiga OPD juga menganggarkan penggunaan aplikasi edit gambar dan video dalam satu paket anggaran. Ketiganya adalah BKPSDM Blora, Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, dan Dinas Kominfo.Anggaran yang dialokasikan pun bervariasi, di antaranya DP4 sebesar Rp85 juta, BKPSDM Rp33 juta, dan Kominfo Rp3,7 juta.Sekretaris DP4 Blora, Lilik Setyawan, menjelaskan bahwa langganan internet digunakan untuk operasional kantor, bidang, UPTD, hingga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 16 kecamatan.Ia merinci biaya langganan aplikasi, yakni CapCut sebesar Rp910.000 per tahun dan Canva Rp1.831.500 per tahun. Menurutnya, kedua aplikasi tersebut digunakan secara rutin untuk mendukung publikasi kegiatan.“Hampir setiap hari kami buat publikasi. Bahkan satu hari bisa lebih dari satu konten,” ujarnya.Pemanfaatan aplikasi digital ini dinilai penting untuk menunjang penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi OPD di Kabupaten Blora.
Blora
| Jumat, 10 April 2026

Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
PIFA, Riau - Seorang siswa kelas IX di SMP Islamic Center Siak, Provinsi Riau, berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains, Rabu (8/4).Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah memperagakan hasil karya ilmiahnya di hadapan guru dan teman-temannya. Senapan rakitan yang digunakan dalam praktik tersebut tiba-tiba meledak saat ditembakkan.Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya di Siak, Kamis (9/4).Dalam kegiatan ujian praktik tersebut, terdapat lima kelompok siswa yang masing-masing beranggotakan sembilan orang. Setiap kelompok diminta memperagakan hasil proyek sains yang telah mereka buat.Saat giliran kelompoknya tampil, MA meminta teman-temannya menjauh dari lokasi praktik. Ia kemudian mengambil posisi untuk memperagakan senapan rakitan berbasis 3D yang telah dibuatnya.Namun, saat pemicu ditekan, senapan tersebut justru meledak. Ledakan itu disertai asap dan suara keras, serta pecahan material yang berhamburan ke berbagai arah.“Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah,” jelas Raja.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.Polisi juga mengungkapkan bahwa proyek sains tersebut diduga menggunakan bahan berupa plastik, potongan besi, serta bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.“Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegasnya.Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan guna mengungkap kronologi dan faktor yang menyebabkan insiden tragis tersebut.
Riau
| Kamis, 9 April 2026

Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib
PIFA, Jakarta - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) bernama Bimo Margo Hutomo (29) menjadi korban aksi begal di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/4) dini hari itu sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, korban dipepet saat melintas dari arah Tomang menuju Harmoni.Plt Kanit Reskrim Polsek Gambir, Heri Moko, membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengalami sejumlah luka akibat aksi kekerasan para pelaku."Korban mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan. Saat kejadian, korban dipepet oleh pelaku ketika melintas di lokasi," ujar Heri kepada wartawan, Selasa (7/4).Heri menjelaskan, pelaku terlebih dahulu menganiaya korban menggunakan benda tumpul untuk melumpuhkan. Korban ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor, kemudian dipukul menggunakan batu di lokasi kejadian.Setelah itu, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik korban, yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy tahun 2020 dengan nomor polisi B 3036 PJE, serta dua unit ponsel, yaitu Samsung Galaxy S20 Plus dan Samsung Galaxy A55.Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum. Akibat luka di bagian kepala dan tubuh lainnya, korban harus menjalani perawatan intensif.Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti awal. Penanganan kasus ini juga telah dikoordinasikan dengan Polres Metro Jakarta Pusat, tempat korban membuat laporan resmi.Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terekam dalam aksi begal tersebut.
Jakarta
| Selasa, 7 April 2026

Misteri Benda Bercahaya di Langit Lampung Terungkap: Ternyata Sampah Antariksa Roket China
PIFA, Lokal – Teka-teki mengenai penampakan benda langit misterius yang melintasi wilayah Lampung dan Banten pada Sabtu (4/4) malam akhirnya terjawab. Profesor Astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa objek bercahaya tersebut adalah sampah antariksa.Kejadian yang sempat terekam dalam video viral di media sosial itu menunjukkan sebuah objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian, memicu spekulasi di kalangan warga."Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujar Thomas saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/4).Bekas Roket China CZ-3BBerdasarkan analisis terbaru dari Space-Track dan pemantauan orbit, Thomas menjelaskan bahwa benda tersebut merupakan bekas roket China jenis CZ-3B. Roket ini meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera.Thomas merinci bahwa pada pukul 19:56 WIB, ketinggian objek tersebut terus menurun hingga mencapai di bawah 120 kilometer dari permukaan bumi."Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tuturnya.Fenomena Visual yang MemukauTurunnya ketinggian sampah antariksa ke lapisan atmosfer yang lebih padat menyebabkan terjadinya gesekan hebat yang menghasilkan panas ekstrem. Hal inilah yang membuat objek terlihat berpijar terang dan pecah menjadi serpihan-serpihan kecil sebelum akhirnya jatuh ke laut.Fenomena ini sebelumnya menjadi perbincangan hangat netizen setelah video amatir warga memperlihatkan lintasan cahaya panjang yang perlahan hancur di langit malam. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Thomas menekankan bahwa fenomena jatuhnya sampah antariksa semacam ini merupakan bagian dari aktivitas teknologi antariksa global yang terus dipantau oleh para ahli astronomi.
Lampung
| Senin, 6 April 2026

Sempat Tidur 7 Bulan, Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter
PIFA, Lokal – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan terjadinya aktivitas erupsi pada Senin (6/4) pagi. Gunung api tersebut melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak.Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, mengonfirmasi bahwa letusan terjadi pada pukul 09.26 WIT. Kolom abu yang dihasilkan teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong tertiup angin ke arah barat."Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi kurang lebih 49,69 detik," ujar Bambang saat dihubungi dari Ternate, Senin.Kembali Aktif Setelah Hiatus 7 BulanBambang menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak 30 Maret 2026 hingga saat ini. Menariknya, peningkatan ini terjadi setelah gunung setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sempat berhenti meletus selama tujuh bulan terakhir."Selama tujuh bulan terakhir, aktivitas letusan Gunung Dukono sempat berhenti. Namun, sejak tanggal 30 Maret kemarin, sudah mulai terjadi letusan kembali sampai sekarang," jelasnya.Status Waspada dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Dukono berada pada Level II atau Status Waspada. Mengingat ancaman bahaya letusan yang masih mengintai, pihak berwenang mengeluarkan larangan keras bagi masyarakat maupun wisatawan untuk mendekati area kawah.Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun, termasuk pendakian, di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang."Kami meminta pengunjung dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi ini demi keselamatan bersama, mengingat fluktuasi aktivitas gunung yang kembali meningkat," pungkas Bambang.
Maluku Utara
| Senin, 6 April 2026

Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Senin Pagi, Letusan Tertinggi Capai 1.100 Meter
PIFA, Lokal – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Senin pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami tujuh kali erupsi beruntun dengan tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 hingga 1.100 meter di atas puncak.Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari. Erupsi pertama tercatat pada pukul 00.38 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu tebal yang mengarah ke barat daya.Letusan Tertinggi pada Pukul 06.51 WIBPetugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengungkapkan bahwa dari rangkaian erupsi pagi ini, letusan paling tinggi terjadi menjelang pukul tujuh pagi."Erupsi dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak," kata Liswanto dalam laporan tertulisnya, Senin.Kolom abu pada letusan tersebut condong ke arah selatan dengan intensitas sedang. Adapun erupsi ketujuh tercatat terjadi pada pukul 09.29 WIB, namun visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut, dan aktivitas erupsi dilaporkan masih terus berlangsung saat laporan disusun.Status Siaga (Level III) dan Rekomendasi KeamananSaat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). Mengingat aktivitas yang masih tinggi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat:Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.Sempadan Sungai: Di luar jarak 13 km tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.Radius Steril: Larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu pijar.Liswanto juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan banjir lahar dingin di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Malang
| Senin, 6 April 2026

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi
PIFA, Jawa Barat - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan terkait kasus dugaan suap ijon proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara. Kali ini, rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berada di Indramayu menjadi sasaran penyidik.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam perkara tersebut.“Hari ini penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Indramayu,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah rumah Ono di Bandung pada Rabu (1/4). Dari lokasi tersebut, penyidik menyita uang tunai ratusan juta rupiah, dokumen, serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus.KPK menduga Ono turut menerima aliran uang dari pengusaha bernama Sarjan, yang saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan beberapa tersangka, yakni Ade Kuswara, Kepala Desa Sukadami H.M. Kunang (yang juga ayah Ade), serta Sarjan sebagai pihak swasta pemberi suap.Sarjan didakwa memberikan suap sebesar Rp11,4 miliar kepada Ade Kuswara agar memperoleh paket proyek tahun anggaran 2025. Uang tersebut diduga disalurkan melalui sejumlah perantara, termasuk H.M. Kunang dan beberapa pihak lainnya dengan nilai miliaran rupiah.Selain kepada Ade, jaksa juga mengungkap adanya aliran dana ke sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk kepala dinas di berbagai sektor.KPK menyatakan masih membuka peluang untuk kembali memeriksa Ono Surono guna mendalami perannya dalam kasus ini. Pemeriksaan sebelumnya terhadap Ono diketahui telah dilakukan pada Januari 2026.Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah pejabat daerah dan dugaan praktik suap proyek yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
Jawa Barat
| Kamis, 2 April 2026

Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa
PIFA, Sumatra Utara - Majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap videografer Amsal Christy Sitepu dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (1/4).Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Mohammad Yusafrihardi Girsang menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas dakwaan yang diajukan jaksa.“Mengadili, menyatakan terdakwa Amsal tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan primair dan subsider penuntut umum,” ujar hakim dalam persidangan.Hakim juga memerintahkan agar Amsal dibebaskan dari seluruh dakwaan, serta memulihkan haknya dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat martabat.Tidak Terbukti Melawan HukumMajelis hakim menilai tidak terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam kasus yang menjerat Amsal. Dengan demikian, seluruh tuduhan terkait mark up proyek pembuatan video profil desa dinyatakan tidak terbukti.Tuntutan Jaksa SebelumnyaSebelumnya, jaksa penuntut umum Wira Arizona menuntut Amsal dengan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.Tak hanya itu, Amsal juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp202.161.980. Jika tidak dibayarkan, diganti dengan pidana penjara selama satu tahun.Duduk Perkara KasusDalam dakwaan, Amsal yang merupakan Direktur CV Promiseland disebut mengerjakan proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo pada Tahun Anggaran 2020–2022.Sebanyak 20 desa di empat kecamatan menjadi bagian proyek tersebut, yang didanai dari dana desa dengan nilai sekitar Rp30 juta per desa.Jaksa menilai proposal yang diajukan tidak disusun dengan benar dan cenderung dimark-up. Selain itu, pelaksanaan pekerjaan disebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Disebut Rugikan NegaraBerdasarkan audit Inspektorat Pemkab Karo, Amsal disebut memperkaya diri hingga Rp202.161.980 yang dianggap sebagai kerugian negara.Atas dasar itu, jaksa menjerat Amsal dengan dugaan tindak pidana korupsi melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.Sempat Jadi Sorotan DPRKasus ini sempat menjadi perhatian publik dan mendapat sorotan dari Komisi III DPR. Bahkan sebelumnya, penahanan Amsal sempat ditangguhkan oleh Pengadilan Negeri Medan.Dengan putusan bebas ini, Amsal resmi lepas dari seluruh tuntutan hukum dalam kasus tersebut.
Sumatra Utara
| Rabu, 1 April 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Geger Penemuan Mayat Membusuk di Pontianak Timur, Diperkirakan Sudah Seminggu
PIFA.CO.ID, LOKAL - Warga Jalan Tritura Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur digegerkan dengab penemuan mayat laki-laki, yang diketahui berinisial FB, Kamis (9/1/25) pagi. Seorang saksi mengatakan FB terakhir terlihat pada tanggal 2 Januari 2025.Tim Inafis Satreskrim Polresta Pontianak yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan mengevaluasi jasad tersebut.Menurut Aipda Agung Utomo selaku Baur Identifikasi Inafis Polresta Pontianak, jasad pria yang ditemukan tersebut diperkirakan telah meninggal lebih dari 1 minggu. Di mana, terlihat dari kondis tubuh yang sudah membengkak dan ada Belatung di jasad korban.Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian pria tersebut."Terkait penyebab kematian korban, masih melakukan penyelidikan, namun dari pemeriksaan awal belum ditemukan adanya kejanggalan lain," tutup Agung.
Pontianak
| Jumat, 10 Januari 2025
Lokal

Dukung Jembatan Garuda, Heri Ingatkan Pemkot Kaji Mendalam
PIFA, Lokal - Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Heri Mustamin mengingatkan Pemerintah Kota Pontianak mengkaji betul investasi pembangunan Jembatan Garuda. "Sehingga tak merugikan masyarakat. Jembatan itu penghubung Jalan Bardan hingga terminal Siantan," katanya, kemarin. Menurutnya, investasi yang masuk mesti berdasarkan kebutuhan, kepentingan bangsa, negara dan masyarakat Kalbar. Sehingga jangan sampai investasi yang tersebut cuma menguntungkan pihak tertentu. “Banyak contoh di daerah lain merugikan masyarakat. Di sini banyak investasi masuk tapi tidak punya manfaat bagi masyarakat. Maka harus dikaji betul,” ujarnya. Kendati demikian, anggota DPRD Kalbar Dapil Kota Pontianak itu, tetap menyambut baik rencana Pemkot bekerja sama dengan investor membangun jembatan itu. Rencananya, jembatan yang memiliki panjang 350 meter dan lebar 30 meter tersebut dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). “Saya pikir potensi yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, tidak ada masalah,” kata Heri Mustamin. Namun demikian, dia terus mengingatkan Pemkot Pontianak mesti mengkaji lebih dalam terhadap investasi tersebut. (ap)
Pontianak
| Sabtu, 18 Februari 2023
Lokal

Kuliah Perdana ITKK Sekadau, Dibuka Langsung Oleh Bupati Sekadau
Sekadau - Bupati Sekadau Aron membuka perkuliahan umum mahasiswa baru Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) Sekadau, tahun akademik 2021-2022. Harapkan ITKK dapat mendukung peningkatan IPM di Kabupaten Sekadau. Dengan dihadiri sebanyak 144 mahasiswa baru dan sejumlah dosen ITKK Sekadau. Pembukaan perkuliahan itu digelar di gedung ITKK Sekadau, pada Senin 6 September 2021. Dilansir dari Tribun Pontianak, Pada kesempatan itu Bupati Aron menyampaikan rasa bangganya sebagai masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sekadau, atas berdirinya Institut Teknologi Keling Kumang yang menjadi perguruan tinggi pertama di kabupaten Sekadau. "Saya berharap dengan adanya iptek dapat mendorong peningkatan IPM menjadi lebih baik," imbuhnya. Berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan perkuliahan di ITKK di masa pandemi Covid-19. Bupati Aron berharap para mahasiswa dan mahasiswi ITKK tahun akademik 2020/2021 tetap menjaga semangat dalam menuntut ilmu di bangku perkuliahan. "Kepada saudara mahasiswa dan mahasiswi saya berharap agar bisa menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan pada masyarakat baik di dalam kampus maupun pada saat sosialisasi di tengah masyarakat," harapnya. Senada, Rektor ITKK Sekadau Stefanus Masiun meyakini dengan dimulainya perkuliahan tahun ini maka kepercayaan publik kepada ITKK akan semakin meningkat, dan di tahun berikutnya jumlah mahasiswa akan semakin bertambah. Dikatakan Masiun, ITKK akan berkomitmen agar seluruh mahasiswa mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik. Hal itu didukung dengan tenaga pendidik (dosen) yang sudah memenuhi standar dan saat ini semuanya telah berdomisili di Kabupaten Sekadau. Untuk perkuliahan akan dimulai pada 13 September mendatang, dimana kelas pagi akan melaksanakan perkuliahan tatap muka dan kelas sore akan dilaksanakan secara online dan offline. "Mudah-mudahan pandemi segera berakhir dan perkuliahan dapat segera berjalan dengan mulus, dan mahasiswa betul-betul mendapatkan pelayanan yang maksimal dari perguruan tinggi ini," ungkapnya. Dia pun berharap nantinya dari 144 mahasiswa tersebut tidak ada yang drop out. "Kita juga memastikan agar para dosen dapat mendampingi mahasiswa dengan baik, agar mereka betul-betul dapat pelayanan dan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu," tandasnya.







