Lokal
Harkitnas ke-115, Bupati Kapuas Hulu Ajak Bangsa Bersatu Mewujudkan Indonesia Emas 2045
PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115 Tahun 2023 di Lapangan Gor Uncak Kapuas pada Senin (22/5/2023). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam mewujudkan kebangkitan Indonesia. "Hari Kebangkitan Nasional kita maknai dengan memperingati perjuangan bersama kita. Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Sektor Swasta, Akademisi, Pers, Komunitas, dan seluruh elemen bangsa saling bahu membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa kita dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun," ujar Bupati Fransiskus Diaan dalam pidatonya. Dia juga menjelaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya merayakan capaian bangsa Indonesia, tetapi juga mensyukuri setiap langkah kemajuan, perbaikan, dan pelajaran yang diperoleh dari perjuangan bersama. Keberhasilan Indonesia dalam memimpin Forum G20, yang terdiri dari 20 negara/entitas regional dengan kekuatan ekonomi terbesar, menjadi bukti kepiawaian Indonesia dalam dunia internasional. "Tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia menjadi momentum untuk menerapkan semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi era pasca pandemi COVID-19 serta perjalanan menuju Indonesia Emas 2045," lanjutnya. Bupati Fransiskus Diaan mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan semangat kebangkitan nasional dan memperkokoh barisan perjuangan dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115 tahun 2023 di Kapuas Hulu diharapkan menjadi momen yang memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat kebangkitan nasional yang kuat, Indonesia diharapkan dapat meraih kejayaan dan menjadi negara emas pada tahun 2045. (hs)
Kapuas Hulu
| Sabtu, 22 Mei 2023

Trending
Bupati Aron Hadiri Peresmian Gereja Stasi Landau Kumpai Paroki Nanga Mahap
Sekadau
| Selasa, 17 Mei 2022

Bupati Kapuas Hulu Tinjau Progres Pekerjaan Ruas Jalan Simpang Sayut Kec. Putussibau Selatan - Nanga Saray Kec.Kalis
Kapuas Hulu
| Minggu, 17 September 2023

Sekda Kubu Raya Resmikan Museum Keliling, di Kantor Desa Sungai Itik
Kubu Raya
| Rabu, 9 Maret 2022

Bupati Muda: Profesi Bidan Paling Disayang di Kampung
Kubu Raya
| Senin, 5 September 2022

DPRD Minta Aparat Ungkap Cukong Besar PETI yang Menewaskan Pekerja
Bengkayang
| Selasa, 20 September 2022

Modus Kasih Makan, Dua Pria di Pontianak Curi dan Seret Anjing Pakai Sepeda Motor
Pontianak
| Senin, 27 Mei 2024

Dua Pemotor Tewas Tabrakan di Hari Kedua Operasi Zebra
Kubu Raya
| Senin, 4 September 2023

Tampang Ibu Tiri yang Diduga Bunuh Anak Sambungnya
Pontianak
| Jumat, 23 Agustus 2024

Bandar Narkoba Melawi Dibekuk di Pontianak, Polisi Temukan Senjata Api Bomen
Melawi
| Sabtu, 11 Februari 2023

Ancam Sebar Video, Honorer BUMN di Pontianak Cabuli Anak Laki-laki Usia 14 Tahun
Pontianak
| Kamis, 20 Juni 2024

Berita Terbaru
Lokal

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA
PIFA, Belu - Penyanyi yang pernah masuk Top 6 Indonesian Idol 2025, Petrus Yohanes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota, resmi ditahan oleh penyidik Polres Belu pada Rabu (11/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa mengatakan penahanan dilakukan setelah tersangka dinyatakan sehat oleh tim medis di RSUD Gabriel Manek Atambua. Sebelumnya penahanan terhadap Piche sempat dibantarkan karena ia mengalami sakit dan harus menjalani perawatan setelah ditangkap pada Sabtu (28/2).“Penyidik Satreskrim Polres Belu telah melaksanakan penahanan terhadap tersangka berinisial PK setelah dilakukan penarikan pembantaran dan penahanan lanjutan. Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rutan Polres Belu,” kata Astawa dalam keterangan tertulis.Piche ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan dari seorang siswi SMA berinisial ACT (16) terkait dugaan pemerkosaan. Dalam kasus ini, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dahulu ditahan.Ketiganya dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pemerkosaan atau persetubuhan terhadap anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga diperkosa saat berada dalam kondisi tidak sadar setelah pesta minuman keras bersama para tersangka.
Belu
| Rabu, 11 Maret 2026
Lokal

KPK Amankan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu
PIFA, Rejang Lebong - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Bengkulu pada Senin (9/3) malam.Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan Hendri menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu.“Ya, salah satu juga diamankan,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (10/3).Budi menjelaskan total ada 13 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.Dari jumlah tersebut, sembilan orang kemudian diterbangkan ke Jakarta dan telah tiba di Gedung KPK pada Selasa pagi. Mereka terdiri dari seorang bupati, wakil bupati, tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta empat orang dari pihak swasta.Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita beberapa barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai, meski jumlahnya belum diungkapkan.OTT dilakukan sejak Senin malam dan sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah disegel oleh penyidik KPK.Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Rejang Lebong
| Rabu, 11 Maret 2026
Lokal

Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya
PIFA, Depok - Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh mengatakan penemuan itu bermula saat dua saksi berinisial L dan R datang ke rumah korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membersihkan rumah tersebut.Keduanya sebelumnya sempat datang pada Februari 2026 setelah mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu rumah terlihat kosong dan pagar dalam keadaan terkunci dari luar.Karena tidak memiliki kunci, saksi membuka paksa gembok pagar. Ketika masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan. L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan. Mereka kemudian hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum pulang.Pada Jumat malam, L dan R kembali ke rumah untuk melanjutkan rencana bersih-bersih dan sempat bermalam di ruang tengah. Keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya mulai membersihkan rumah dengan berbagi tugas.Saat membersihkan kamar, R berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika menyingkap karpet di bawah tumpukan pakaian tersebut, ia menemukan tulang kaki manusia.“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah terlihat tulangnya dan kulitnya mengering,” kata Chaerul.Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Cinere.Polisi menyebut korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun hingga kini keberadaan pria tersebut belum diketahui. Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor beserta STNK dan satu unit ponsel.Menurut keterangan warga, korban dan suami sirinya juga sempat diketahui memiliki riwayat pertengkaran rumah tangga.Selain itu, polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jenazah korban. Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban
Depok
| Senin, 9 Maret 2026
Berita Populer
Lokal

Harkitnas ke-115, Bupati Kapuas Hulu Ajak Bangsa Bersatu Mewujudkan Indonesia Emas 2045
PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115 Tahun 2023 di Lapangan Gor Uncak Kapuas pada Senin (22/5/2023). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam mewujudkan kebangkitan Indonesia. "Hari Kebangkitan Nasional kita maknai dengan memperingati perjuangan bersama kita. Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Sektor Swasta, Akademisi, Pers, Komunitas, dan seluruh elemen bangsa saling bahu membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa kita dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun," ujar Bupati Fransiskus Diaan dalam pidatonya. Dia juga menjelaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya merayakan capaian bangsa Indonesia, tetapi juga mensyukuri setiap langkah kemajuan, perbaikan, dan pelajaran yang diperoleh dari perjuangan bersama. Keberhasilan Indonesia dalam memimpin Forum G20, yang terdiri dari 20 negara/entitas regional dengan kekuatan ekonomi terbesar, menjadi bukti kepiawaian Indonesia dalam dunia internasional. "Tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia menjadi momentum untuk menerapkan semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi era pasca pandemi COVID-19 serta perjalanan menuju Indonesia Emas 2045," lanjutnya. Bupati Fransiskus Diaan mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan semangat kebangkitan nasional dan memperkokoh barisan perjuangan dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115 tahun 2023 di Kapuas Hulu diharapkan menjadi momen yang memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat kebangkitan nasional yang kuat, Indonesia diharapkan dapat meraih kejayaan dan menjadi negara emas pada tahun 2045. (hs)
Kapuas Hulu
| Sabtu, 22 Mei 2023
Lokal

Bupati Aron Hadiri Peresmian Gereja Stasi Landau Kumpai Paroki Nanga Mahap
Berita Sekadau, PIFA - Bupati Sekadau Aron, berkenan menghadiri Peresmian dan Pemberkatan Gereja Santo Fransiskus, Stasi Landau Kumpai Paroki Nanga Mahap Keuskupan Sanggau, Kabupaten Sekadau, Minggu (15/5/2022). Peresmian dan pemberkatan Gereja tersebut dihadiri oleh kurang lebih 500 umat Stasi Landau Kumpai dan beberapa tamu undangan dari berbagai stasi. Acara diawali dengan ritual Pancung Buluh Muda oleh Bupati Sekadau dan dilanjutkan pembukaan plang nama gereja oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Radius Effendy, pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau Ny. Magdalena Susilawati Aron dan pembukaan pintu serta penyerahan kunci gereja kepada Pemimpin Umat Stasi Landau Kumpai oleh Pastor Kristianus, CP mewakili Uskup Yulius Mencuccini, CP. Bupati Sekadau Aron, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau konsisten dalam membina mental spiritual masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana ibadah. Ia berharap kebijakan Pemerintah ini hendaknya disambut dengan sikap reseptif oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas praktek hidup beragama. “Gereja sudah dibangun, lantas jangan dibiarkan seolah-olah hanya sebuah monumen agama, rawatlah dan pergunakanlah seoptimal mungkin sebagai tempat beribadah dalam rangka meningkatkan kualitas mental spiritual umat,” ungkap Aron. “Jadi, kalau jaman dulu gereja yang megah hanya dapat kita lihat di Pusat Keusukupan atau Pusat Paroki, tapi sekarang hampir semua kampung memiliki gereja yang megah, ini menandakan bahwa kesadaran umat untuk mengembangkan kualitas sarana ibadah semakin merata dan meningkat, ditambah lagi dengan semakin mudahnya mengakses bantuan baik dari Pemerintah Daerah maupun dari donatur,” lanjutnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan dan Peresmian Gereja Antonius Sukarman atas nama Umat Stasi Landau Kumpai menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak terutama Keusukupan Sanggau melalui Paroki Nanga Mahap, Pemkab Sekadau, Para Donatur, dan Umat Stasi Landau Kumpai yang telah terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan Gereja sampai dengan acara peresmian hari ini. “Gereja dengan ukuran 16 x 9 meter persegi ini dibangun dengan total biaya sebesar 425.620.000 Rupiah, yang bersumber dari Bantuan Pemerintah Kabupaten, Uskup Keuskupan Sanggau, Swadaya Umat, dan sumbangan dari para donator termasuk para anggota DPRD,” jelas Sukarman. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan sumbangan dari berbagai pihak tersebut, semoga menjadi amal baik yang mendapat berkat dari Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya. Selanjutnya, Uskup Keusukupan Sanggau yang diwakili oleh Pastor Ketua Dekanat Sekadau P. Kristianus, CP menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Umat Stasi Landau Kumpai yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan sehingga saat ini telah memiliki gereja yang baru. “Gereja merupakan simbol persaudaraan dan persatuan umat, oleh karenanya harus tetap terawat dan yang terpenting harus selalu digunakan seoptimal mungkin sebagai tempat beribadah, saya tidak mau melihat gereja ini kosong terutama pada hari Minggu dan Hari Raya, dan saya berharap seiring dengan peningkatan kualitas bangunan fisik gereja, demikian jugalah hendaknya meningkat pula kualitas iman dan praktek keagamaan umat di stasi ini,” tutur Pastor Kris. Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Sekadau yaitu Hasan, dan Moloi, Kasat Pol PP Paulus Yohanes, Kadis Kominfo Matius Jon, Kadis Porapar Bayu Dwi Harsono, Camat Nanga Mahap Martinus Ridi, Sekretaris Dinsos PP dan PA Acung Yulius. (ja)
Sekadau
| Selasa, 17 Mei 2022
Lokal

Bupati Kapuas Hulu Tinjau Progres Pekerjaan Ruas Jalan Simpang Sayut Kec. Putussibau Selatan - Nanga Saray Kec.Kalis
PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas Hulu, Marthen meninjau pembangunan ruas jalan Sayut - Nanga Saray, Sabtu (16/9/2023). Setelah meninjau pekerjaan di ruas jalan tersebut Bupati Sis dan rombongan mengunjungi masyarakat di Dusun Nanga Saray, Desa Tapang Daan. "Ini bukan kunjungan formal, kami meninjau jalan sekaligus ketemu masyarakat disini untuk bersilaturahmi," kata Bupati saat bertemu masyarakat Nanga Saray. Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas Hulu yang karib disapa Bang Sis menyampaikan bahwa dirinya ingin memberi tahu ke masyarakat terkait pembangunan yang sedang berjalan dan sedang diusulkan ke Pemerintah Pusat. Untuk pembangunan jalan Sayut - Nanga Saray itu ada pembangunan jembatan box, pengaspalan, penimbunan. Itu dari DAK Pemda Kapuas Hulu besarnya Rp 12 miliar. "Hanya saja dari dana itu baru bisa ditangani di depan jalan saja. Sebab pembangunan jalan yang standar sampai aspal itu Rp 6 miliar per kilometernya, lalu jarak dari Sayut ke Nanga Saray sepanjang 13 Km," tegasnya. Namun dari Menteri PUPR dan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus sempat singgah dan meninjau jalan Sayut-Nanga Saray. Dari program Inpres konektifitas jalan daerah ke jalan nasional sudah Pemda Kapuas Hulu sampaikan juga ke Menteri PUPR dan Ketua Komisi V DPR RI. Dari usulan itu kemungkinan ada penambahan peningkatan jalan dari Kementerian PUPR RI di ruas jalan Sayut - Nanga Manday, semoga bisa sampai aspal dan penggusuran ke arah Nanga Manday. "Ini anggaran selanjutnya Rp 32 miliar yang akan di kucurkan lewat impres. Ini wujud kepedulian kami untuk masyarakat di Desa Tapang Daan dan sekitarnya," ucap Bupati. Dari pembangunan jalan ini tentu bisa membuka pembangunan yang lain, misalkan PLN. Tapang Daan sudah masuk perencanaan pembangunan di PLN. Lalu tahun ini dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu juga ada pembangunan sekolah. "Disisi lain sudah ada tower BTS, semoga kedepan bisa aktif," ujarnya. Bupati Kapuas Hulu berpesan kepada masyarakat untuk membantu supaya program pembangunan bisa bejalan lancar. "Komunikasikan semua secara baik," tuntas Bupati.
Kapuas Hulu
| Minggu, 17 September 2023
Feeds
Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA
PIFA, Belu - Penyanyi yang pernah masuk Top 6 Indonesian Idol 2025, Petrus Yohanes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota, resmi ditahan oleh penyidik Polres Belu pada Rabu (11/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa mengatakan penahanan dilakukan setelah tersangka dinyatakan sehat oleh tim medis di RSUD Gabriel Manek Atambua. Sebelumnya penahanan terhadap Piche sempat dibantarkan karena ia mengalami sakit dan harus menjalani perawatan setelah ditangkap pada Sabtu (28/2).“Penyidik Satreskrim Polres Belu telah melaksanakan penahanan terhadap tersangka berinisial PK setelah dilakukan penarikan pembantaran dan penahanan lanjutan. Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rutan Polres Belu,” kata Astawa dalam keterangan tertulis.Piche ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan dari seorang siswi SMA berinisial ACT (16) terkait dugaan pemerkosaan. Dalam kasus ini, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dahulu ditahan.Ketiganya dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pemerkosaan atau persetubuhan terhadap anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga diperkosa saat berada dalam kondisi tidak sadar setelah pesta minuman keras bersama para tersangka.
Belu
| Rabu, 11 Maret 2026

KPK Amankan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu
PIFA, Rejang Lebong - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Bengkulu pada Senin (9/3) malam.Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan Hendri menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu.“Ya, salah satu juga diamankan,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (10/3).Budi menjelaskan total ada 13 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.Dari jumlah tersebut, sembilan orang kemudian diterbangkan ke Jakarta dan telah tiba di Gedung KPK pada Selasa pagi. Mereka terdiri dari seorang bupati, wakil bupati, tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta empat orang dari pihak swasta.Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita beberapa barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai, meski jumlahnya belum diungkapkan.OTT dilakukan sejak Senin malam dan sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah disegel oleh penyidik KPK.Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Rejang Lebong
| Rabu, 11 Maret 2026

Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya
PIFA, Depok - Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh mengatakan penemuan itu bermula saat dua saksi berinisial L dan R datang ke rumah korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membersihkan rumah tersebut.Keduanya sebelumnya sempat datang pada Februari 2026 setelah mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu rumah terlihat kosong dan pagar dalam keadaan terkunci dari luar.Karena tidak memiliki kunci, saksi membuka paksa gembok pagar. Ketika masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan. L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan. Mereka kemudian hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum pulang.Pada Jumat malam, L dan R kembali ke rumah untuk melanjutkan rencana bersih-bersih dan sempat bermalam di ruang tengah. Keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya mulai membersihkan rumah dengan berbagi tugas.Saat membersihkan kamar, R berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika menyingkap karpet di bawah tumpukan pakaian tersebut, ia menemukan tulang kaki manusia.“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah terlihat tulangnya dan kulitnya mengering,” kata Chaerul.Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Cinere.Polisi menyebut korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun hingga kini keberadaan pria tersebut belum diketahui. Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor beserta STNK dan satu unit ponsel.Menurut keterangan warga, korban dan suami sirinya juga sempat diketahui memiliki riwayat pertengkaran rumah tangga.Selain itu, polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jenazah korban. Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban
Depok
| Senin, 9 Maret 2026

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Milik WN Ukraina Korban Penculikan, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mafia Luar Negeri
PIFA, Bali - Polda Bali memastikan potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, identik dengan warga negara Ukraina korban penculikan, Ihor Komarav (28).Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan hasil perbandingan DNA dari potongan tubuh, bercak darah di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP), serta DNA ibu korban menunjukkan kecocokan sebesar 99,99 persen."Perbandingan dari hasil profil DNA tersebut dapat disimpulkan bahwa alel maternal dari profil DNA ibu korban adalah cocok dengan alel material dari profil darah pada mobil Avanza hitam mobil darah pada Villa Summer di Tabanan dan hasil profil DNA pada ke enam sampel tulang yang sudah kita periksa tadi berdasarkan perhitungan indeks maternitas bahwa probabilitas profil DNA adalah 99,99 persen," kata Ariasandy, Jumat (6/3).Sampel yang diperiksa berasal dari enam potongan tulang, termasuk gigi geraham, tulang selangka, paha, iga, jari kaki, dan tulang kering. Hasil analisis menunjukkan DNA berasal dari satu individu laki-laki yang identik dengan darah yang ditemukan di mobil Toyota Avanza dan sebuah vila di Tabanan.Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu tersangka WNA berinisial CH. Sementara enam orang lainnya, yakni RM, BK, AS, VN, SM, dan DH, masuk daftar pencarian orang (DPO) dan telah diajukan red notice ke Interpol."Kami kejar enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami sudah terbitkan DPO dan Red Notice. Kami tetap berkoordinasi dengan Imigrasi, Divhubinter, kemudian Interpol untuk mengejar keberadaan pelaku yang kami duga sudah ke luar negeri ya. Seluruhnya merupakan WNA dengan kepemilikan paspor lebih dari dua," kata Ariasandy.Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan kasus penculikan dan mutilasi tersebut dengan jaringan mafia luar negeri.
Bali
| Jumat, 6 Maret 2026

Ledakan Keras Gegerkan Warga Sumenep, Dua Rumah Rusak dan Tiga Orang Luka
PIFA, Sumenep - Ledakan keras menggegerkan warga Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (5/3) pagi. Peristiwa di wilayah ujung timur Pulau Madura itu menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan.Salah seorang warga, Zuhdi, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung membuat warga panik. Banyak warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman keras tersebut.“Suara ledakannya sangat keras, sehingga membuat warga keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Zuhdi.Dentuman bahkan dilaporkan terdengar hingga radius sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.Akibat insiden itu, dua rumah dilaporkan rusak. Selain itu, tiga warga mengalami luka-luka dan telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti, mengatakan pihak kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan terkait penyebab ledakan.“Kapolres juga sudah meluncur ke lokasi kejadian di Batuputih,” kata Widiarti.
Sumenep
| Kamis, 5 Maret 2026

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah OTT KPK, Klaim Tak Ada Barang Disita
PIFA, Pekalongan - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq membantah adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya. Ia menegaskan tidak ada barang maupun uang yang disita saat petugas mendatangi rumahnya.“Intinya saya tidak OTT, tidak ada barang apa pun yang diambil. Saat mereka datang ke rumah, saya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah,” kata Fadia kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).Fadia menyebut saat itu dirinya tengah bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk menyampaikan izin tidak bisa menghadiri agenda program Makan Bergizi Gratis (MBG).Ia mengaku bingung dengan tindakan yang disebut sebagai OTT tersebut dan kembali menegaskan tidak ada barang serupiah pun yang disita dari dirinya.Sementara itu, KPK menyatakan telah mengamankan tiga orang dalam operasi yang digelar Selasa (3/3) dini hari di Semarang, termasuk Fadia beserta ajudan dan orang kepercayaannya.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan dan para pihak yang diamankan sudah ditetapkan status hukumnya sebagai tersangka.Tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan, termasuk kantor Bupati Pekalongan, kantor Sekretaris Daerah, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru).
Pekalongan
| Selasa, 3 Maret 2026

Penahanan Piche Kota dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak Dibantarkan karena Sakit
PIFA, Belu - Penyanyi PYDAJK alias Piche Kota resmi ditahan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Belu dalam kasus dugaan pemerkosaan dan persetubuhan anak terhadap siswi SMA berinisial ACT (16).Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rachmat Hidayat, mengatakan penahanan dilakukan sejak Minggu (1/3) untuk 20 hari ke depan, setelah Piche ditangkap pada Sabtu (28/2) pukul 13.00 Wita di kediamannya. Namun, penahanan saat ini dibantarkan karena tersangka dikabarkan sakit.“Statusnya sudah tahanan sejak Minggu (1/3),” ujar Rachmat, Senin (2/3).Saat ini Piche menjalani perawatan dan observasi medis di RSUD Gabriel Manek Atambua dengan pengawalan penyidik serta didampingi keluarga. Jika dinyatakan sehat, ia akan langsung dipindahkan ke rumah tahanan Polres Belu.Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka. Selain Piche Kota, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dulu ditahan masing-masing sejak 25 dan 27 Februari 2026 di Rutan Polres Belu.Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa sebelumnya menyatakan penyidik menerapkan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, mengacu pada ketentuan KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak.Kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 13 Januari 2026. Dugaan tindak pidana terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Atambua, Kabupaten Belu, NTT. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami kekerasan seksual saat dalam kondisi tidak sadar usai pesta minuman keras bersama para tersangka.
Lokal
| Senin, 2 Maret 2026

BNPB: 5 Desa di Sayung Demak Masih Terendam, Perbaikan Dua Tanggul Terkendala Debit Air Tinggi
PIFA, Demak — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan masih terdapat lima desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang hingga kini dikepung banjir dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter. Banjir tersebut telah berlangsung sejak Senin (16/2) dini hari. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, kondisi banjir dipengaruhi karakter wilayah yang berbentuk cekungan serta tingginya air rob. Akibatnya, aliran air menuju Sungai Dombo belum berjalan optimal sehingga genangan masih bertahan di permukiman warga dan akses jalan. “Kondisi tersebut dipengaruhi karakter wilayah yang berupa cekungan serta tingginya air rob sehingga aliran air menuju Sungai Dombo belum optimal dan masih menggenangi permukiman warga serta akses jalan,” ujar Abdul Muhari, dikutip dari Antara, Minggu (1/3). BNPB juga mengakui bahwa debit air yang masih tinggi akibat hujan deras dan rob menjadi tantangan utama dalam percepatan perbaikan tanggul jebol di Demak. Saat ini terdapat dua tanggul yang mengalami kerusakan, yakni tanggul Sungai Cabean dan Sungai Tuntang. Untuk tanggul Sungai Cabean, proses penutupan telah mencapai sekitar 70 persen di sisi kiri dan 80 persen di sisi kanan, dengan penguatan yang masih terus dilakukan. Sementara itu, penanganan tanggul Sungai Tuntang di sejumlah titik masih tertunda karena debit air yang belum surut, meskipun beberapa bagian telah berhasil ditutup dan diperkuat. Abdul menambahkan, upaya lanjutan yang dilakukan meliputi penguatan tanggul, normalisasi saluran sekunder, pemasangan jaring penahan sampah di Sipon Gajah, serta pembersihan saluran menggunakan alat berat. Seluruh langkah tersebut dikoordinasikan melalui Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Banjir untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Ia menegaskan, perbaikan tanggul yang belum menyeluruh ditambah kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan dengan durasi panjang menyebabkan sejumlah wilayah di Demak masih tergenang hingga saat ini. BNPB pun mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta segera melaporkan kejadian bencana melalui saluran resmi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Lokal
| Minggu, 1 Maret 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Harkitnas ke-115, Bupati Kapuas Hulu Ajak Bangsa Bersatu Mewujudkan Indonesia Emas 2045
PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115 Tahun 2023 di Lapangan Gor Uncak Kapuas pada Senin (22/5/2023). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam mewujudkan kebangkitan Indonesia. "Hari Kebangkitan Nasional kita maknai dengan memperingati perjuangan bersama kita. Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Sektor Swasta, Akademisi, Pers, Komunitas, dan seluruh elemen bangsa saling bahu membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa kita dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun," ujar Bupati Fransiskus Diaan dalam pidatonya. Dia juga menjelaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya merayakan capaian bangsa Indonesia, tetapi juga mensyukuri setiap langkah kemajuan, perbaikan, dan pelajaran yang diperoleh dari perjuangan bersama. Keberhasilan Indonesia dalam memimpin Forum G20, yang terdiri dari 20 negara/entitas regional dengan kekuatan ekonomi terbesar, menjadi bukti kepiawaian Indonesia dalam dunia internasional. "Tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia menjadi momentum untuk menerapkan semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi era pasca pandemi COVID-19 serta perjalanan menuju Indonesia Emas 2045," lanjutnya. Bupati Fransiskus Diaan mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan semangat kebangkitan nasional dan memperkokoh barisan perjuangan dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115 tahun 2023 di Kapuas Hulu diharapkan menjadi momen yang memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat kebangkitan nasional yang kuat, Indonesia diharapkan dapat meraih kejayaan dan menjadi negara emas pada tahun 2045. (hs)
Kapuas Hulu
| Sabtu, 22 Mei 2023
Lokal

Bupati Aron Hadiri Peresmian Gereja Stasi Landau Kumpai Paroki Nanga Mahap
Berita Sekadau, PIFA - Bupati Sekadau Aron, berkenan menghadiri Peresmian dan Pemberkatan Gereja Santo Fransiskus, Stasi Landau Kumpai Paroki Nanga Mahap Keuskupan Sanggau, Kabupaten Sekadau, Minggu (15/5/2022). Peresmian dan pemberkatan Gereja tersebut dihadiri oleh kurang lebih 500 umat Stasi Landau Kumpai dan beberapa tamu undangan dari berbagai stasi. Acara diawali dengan ritual Pancung Buluh Muda oleh Bupati Sekadau dan dilanjutkan pembukaan plang nama gereja oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Radius Effendy, pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau Ny. Magdalena Susilawati Aron dan pembukaan pintu serta penyerahan kunci gereja kepada Pemimpin Umat Stasi Landau Kumpai oleh Pastor Kristianus, CP mewakili Uskup Yulius Mencuccini, CP. Bupati Sekadau Aron, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau konsisten dalam membina mental spiritual masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana ibadah. Ia berharap kebijakan Pemerintah ini hendaknya disambut dengan sikap reseptif oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas praktek hidup beragama. “Gereja sudah dibangun, lantas jangan dibiarkan seolah-olah hanya sebuah monumen agama, rawatlah dan pergunakanlah seoptimal mungkin sebagai tempat beribadah dalam rangka meningkatkan kualitas mental spiritual umat,” ungkap Aron. “Jadi, kalau jaman dulu gereja yang megah hanya dapat kita lihat di Pusat Keusukupan atau Pusat Paroki, tapi sekarang hampir semua kampung memiliki gereja yang megah, ini menandakan bahwa kesadaran umat untuk mengembangkan kualitas sarana ibadah semakin merata dan meningkat, ditambah lagi dengan semakin mudahnya mengakses bantuan baik dari Pemerintah Daerah maupun dari donatur,” lanjutnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan dan Peresmian Gereja Antonius Sukarman atas nama Umat Stasi Landau Kumpai menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak terutama Keusukupan Sanggau melalui Paroki Nanga Mahap, Pemkab Sekadau, Para Donatur, dan Umat Stasi Landau Kumpai yang telah terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan Gereja sampai dengan acara peresmian hari ini. “Gereja dengan ukuran 16 x 9 meter persegi ini dibangun dengan total biaya sebesar 425.620.000 Rupiah, yang bersumber dari Bantuan Pemerintah Kabupaten, Uskup Keuskupan Sanggau, Swadaya Umat, dan sumbangan dari para donator termasuk para anggota DPRD,” jelas Sukarman. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan sumbangan dari berbagai pihak tersebut, semoga menjadi amal baik yang mendapat berkat dari Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya. Selanjutnya, Uskup Keusukupan Sanggau yang diwakili oleh Pastor Ketua Dekanat Sekadau P. Kristianus, CP menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Umat Stasi Landau Kumpai yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan sehingga saat ini telah memiliki gereja yang baru. “Gereja merupakan simbol persaudaraan dan persatuan umat, oleh karenanya harus tetap terawat dan yang terpenting harus selalu digunakan seoptimal mungkin sebagai tempat beribadah, saya tidak mau melihat gereja ini kosong terutama pada hari Minggu dan Hari Raya, dan saya berharap seiring dengan peningkatan kualitas bangunan fisik gereja, demikian jugalah hendaknya meningkat pula kualitas iman dan praktek keagamaan umat di stasi ini,” tutur Pastor Kris. Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Sekadau yaitu Hasan, dan Moloi, Kasat Pol PP Paulus Yohanes, Kadis Kominfo Matius Jon, Kadis Porapar Bayu Dwi Harsono, Camat Nanga Mahap Martinus Ridi, Sekretaris Dinsos PP dan PA Acung Yulius. (ja)
Sekadau
| Selasa, 17 Mei 2022
Lokal

Bupati Kapuas Hulu Tinjau Progres Pekerjaan Ruas Jalan Simpang Sayut Kec. Putussibau Selatan - Nanga Saray Kec.Kalis
PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas Hulu, Marthen meninjau pembangunan ruas jalan Sayut - Nanga Saray, Sabtu (16/9/2023). Setelah meninjau pekerjaan di ruas jalan tersebut Bupati Sis dan rombongan mengunjungi masyarakat di Dusun Nanga Saray, Desa Tapang Daan. "Ini bukan kunjungan formal, kami meninjau jalan sekaligus ketemu masyarakat disini untuk bersilaturahmi," kata Bupati saat bertemu masyarakat Nanga Saray. Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas Hulu yang karib disapa Bang Sis menyampaikan bahwa dirinya ingin memberi tahu ke masyarakat terkait pembangunan yang sedang berjalan dan sedang diusulkan ke Pemerintah Pusat. Untuk pembangunan jalan Sayut - Nanga Saray itu ada pembangunan jembatan box, pengaspalan, penimbunan. Itu dari DAK Pemda Kapuas Hulu besarnya Rp 12 miliar. "Hanya saja dari dana itu baru bisa ditangani di depan jalan saja. Sebab pembangunan jalan yang standar sampai aspal itu Rp 6 miliar per kilometernya, lalu jarak dari Sayut ke Nanga Saray sepanjang 13 Km," tegasnya. Namun dari Menteri PUPR dan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus sempat singgah dan meninjau jalan Sayut-Nanga Saray. Dari program Inpres konektifitas jalan daerah ke jalan nasional sudah Pemda Kapuas Hulu sampaikan juga ke Menteri PUPR dan Ketua Komisi V DPR RI. Dari usulan itu kemungkinan ada penambahan peningkatan jalan dari Kementerian PUPR RI di ruas jalan Sayut - Nanga Manday, semoga bisa sampai aspal dan penggusuran ke arah Nanga Manday. "Ini anggaran selanjutnya Rp 32 miliar yang akan di kucurkan lewat impres. Ini wujud kepedulian kami untuk masyarakat di Desa Tapang Daan dan sekitarnya," ucap Bupati. Dari pembangunan jalan ini tentu bisa membuka pembangunan yang lain, misalkan PLN. Tapang Daan sudah masuk perencanaan pembangunan di PLN. Lalu tahun ini dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu juga ada pembangunan sekolah. "Disisi lain sudah ada tower BTS, semoga kedepan bisa aktif," ujarnya. Bupati Kapuas Hulu berpesan kepada masyarakat untuk membantu supaya program pembangunan bisa bejalan lancar. "Komunikasikan semua secara baik," tuntas Bupati.







