2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Lokal

Mahasiswi Meninggal Saat KKM, FISIP UNTAN Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban

Berita Sambas, PIFA - Pimpinan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universiatas Tanjungpura Pontianak (FISIP UNTAN) menghadiri prosesi pemakaman Mahasiswi peserta KKM yang meninggal dunia atas nama Aulia Rahma, yang terseret arus sungai di singkawang. Prosesi pemakaman ini dilakukan di Rumah Duka di Kabupaten Sambas, pada Rabu (02/02/2022).   Adapun yang  menghadiri prosesi pemakaman  tersebut Sabran Achyar selaku Wakil Dekan III FISIP UNTAN,  Wakil Rektor III UNTAN Achmadi, dan dosen pembimbing KKM.    Sabran Achyar selaku pimpinan FISIP Untan menyampaikan duka yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa mahasiswi Kelompok 5 KKM FISIP UNTAN yang meninggal terseret arus sungai di Kelurahan Bagak, Singkawang.   “Pertama-tama saya beserta pimpinan Fakultas dan Civitas Akademika FISIP UNTAN banyak  menyampaikan  belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap mahasiswi kita atas nama Aulia Rahma Prodi Adminstrasi publik FISIP UNTAN yang meninggal dunia,” Sampainya saat diwawancarai PIFA.    Sabran selaku Wakil Dekan III mengatakan Mahasiswa FISIP UNTAN sedang menjalani Tri Darma perguruan Tinggi atau KKM selama satu bulan, dan kejadian tragis tersebut terjadi saat beberapa mahasiswa sedang melaksanakan rekreasi di salah satu objek wisata di tempat mereka mengabdi.   “Lokasi kejadian meninggalnya mahasiswa tersebut itu terjadi di  kelurahan Sagak, tempat kelompok 5 ditempatkan untuk menjalani KKM  dan rencannya pada tanggal 5 atau 6 Februari 2022 seluruh mahasiswa FISIP yang KKM di singkawang akan ditarik karna sudah selsai,” ujarnya.   “Namun karna musibah kita tidak ada yang tau hingga terjadilah kejadian mahasiswa yang terseret arus sungai dan  kalau diliat dari kronologisnya memang mereka sedang mengadakan rekreasi di lokasi tersebut,” sambungnya.   Sabran menyampaikan, menyikapi kejadian tersebut dari pihak UNTAN  dan Fakultas merespon cepat melakukan koordinasi dengan cepat mendatangi ke rumah duka.   “Jadi kami sudah kerumah duka di Sambas dan kami mengantar prosesi pemakamannya serta kami dari fakultas juga memberikan  uang santunan duka kepada orang tua korban,” terangnya.   “ Selain itu peserta Mahasiswa KKM di wilayah Singkawang  juga sudah diasuransikan  dengan pihak lembaga yang bersangkutan,” tambahnya. (ja) 

Pontianak
| Rabu, 2 Februari 2022
Foto: Mahasiswi Meninggal Saat KKM, FISIP UNTAN Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Lokal

Foto: 2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut | Pifa Net

2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut

Dua karyawan toko aksesori ponsel ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah toko (ruko) di Kabupaten Batubara, Sabtu (23/5), diduga akibat keracunan asap genset saat terjadi pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera Utara. Peristiwa tersebut terjadi di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban datang untuk membuka toko, namun tidak mendapat respons dari dalam bangunan. Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengatakan saat pintu ruko dibuka paksa, ditemukan empat orang di dalam kamar. Dua di antaranya sudah dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya tidak sadarkan diri. “Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan di dalam kamar. Dua korban sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya pingsan,” ujar Rahmat, Minggu (24/5). Dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24) warga Tebing Tinggi dan AA (22) warga Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi menduga kuat penyebab kejadian adalah keracunan asap dari genset yang digunakan saat listrik padam. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. Sebelumnya, pemadaman listrik massal melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara sejak Jumat (22/5) sore akibat gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipicu cuaca buruk, dan berdampak pada sistem kelistrikan di Pulau Sumatra.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026

Lokal

Foto: Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks | Pifa Net

Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks

Kepolisian Sektor Polsek Cimanggis memastikan kabar viral di media sosial yang memperlihatkan sosok pocong sedang duduk di teras rumah warga di Tapos, Depok, adalah tidak benar atau hoaks. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian setelah foto tersebut beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga. “Menurut keterangan, kejadian foto yang beredar bahwa pocong sudah tertangkap itu tidak benar atau hoaks,” ujar Jupriono, Minggu (24/5). Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menyimpulkan bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau editan. Foto asli yang dijadikan dasar unggahan itu disebut memperlihatkan warga yang sedang duduk di teras musala sambil menunggu waktu salat berikutnya. “Itu adalah editan. Foto aslinya warga sedang duduk menunggu salat isya,” jelasnya. Polisi menambahkan, penyebaran informasi palsu tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab hingga memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Sebelumnya, isu serupa juga sempat terjadi di sejumlah wilayah lain di Depok dan Tangerang, yang kemudian juga dipastikan sebagai hoaks setelah dilakukan pengecekan oleh aparat kepolisian.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026

Lokal

Foto:  Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026 | Pifa Net

Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026

Jemaah An-Nadzir Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Pimpinan An-Nadzir, Al Ustadz M. Samiruddin Pademmui, mengatakan penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hilal oleh tim khusus dari berbagai daerah di Indonesia serta penggabungan metode dalil naqli dan pendekatan ilmiah. “Iya, kami menetapkan Iduladha jatuh pada Selasa (26/5),” ujar Samiruddin kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (23/5). Ia menjelaskan, metode yang digunakan An-Nadzir mencakup pengamatan fase bulan, termasuk pemantauan purnama pada hari ke-14 hingga ke-16 bulan sebelumnya, serta observasi bulan sabit tua di ufuk timur dengan metode visual tertentu. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan fenomena alam seperti hujan, petir, angin kencang, dan pasang air laut sebagai indikator pergantian bulan. Menurut Samiruddin, berdasarkan hasil pemantauan, pergantian bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 04.03 WITA. Pada saat itu, posisi matahari disebut lebih dahulu terbit dibandingkan bulan, yang oleh metode An-Nadzir dianggap sebagai tanda masuknya bulan baru. “Karena itu, 1 Dzulhijjah 1447 H terhitung mulai Ahad 17 Mei 2026,” jelasnya. Dengan penetapan tersebut, pelaksanaan Salat Iduladha oleh jemaah An-Nadzir akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 07.00 WITA. Pihak An-Nadzir juga menegaskan bahwa perbedaan penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah merupakan hal yang wajar dalam khazanah fikih Islam. Mereka mengajak umat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap saling menghormati dan bijaksana.

Gowa
| Minggu, 24 Mei 2026

Berita Populer

Lokal

Foto: Mahasiswi Meninggal Saat KKM, FISIP UNTAN Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban | Pifa Net

Mahasiswi Meninggal Saat KKM, FISIP UNTAN Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban

Berita Sambas, PIFA - Pimpinan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universiatas Tanjungpura Pontianak (FISIP UNTAN) menghadiri prosesi pemakaman Mahasiswi peserta KKM yang meninggal dunia atas nama Aulia Rahma, yang terseret arus sungai di singkawang. Prosesi pemakaman ini dilakukan di Rumah Duka di Kabupaten Sambas, pada Rabu (02/02/2022).   Adapun yang  menghadiri prosesi pemakaman  tersebut Sabran Achyar selaku Wakil Dekan III FISIP UNTAN,  Wakil Rektor III UNTAN Achmadi, dan dosen pembimbing KKM.    Sabran Achyar selaku pimpinan FISIP Untan menyampaikan duka yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa mahasiswi Kelompok 5 KKM FISIP UNTAN yang meninggal terseret arus sungai di Kelurahan Bagak, Singkawang.   “Pertama-tama saya beserta pimpinan Fakultas dan Civitas Akademika FISIP UNTAN banyak  menyampaikan  belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap mahasiswi kita atas nama Aulia Rahma Prodi Adminstrasi publik FISIP UNTAN yang meninggal dunia,” Sampainya saat diwawancarai PIFA.    Sabran selaku Wakil Dekan III mengatakan Mahasiswa FISIP UNTAN sedang menjalani Tri Darma perguruan Tinggi atau KKM selama satu bulan, dan kejadian tragis tersebut terjadi saat beberapa mahasiswa sedang melaksanakan rekreasi di salah satu objek wisata di tempat mereka mengabdi.   “Lokasi kejadian meninggalnya mahasiswa tersebut itu terjadi di  kelurahan Sagak, tempat kelompok 5 ditempatkan untuk menjalani KKM  dan rencannya pada tanggal 5 atau 6 Februari 2022 seluruh mahasiswa FISIP yang KKM di singkawang akan ditarik karna sudah selsai,” ujarnya.   “Namun karna musibah kita tidak ada yang tau hingga terjadilah kejadian mahasiswa yang terseret arus sungai dan  kalau diliat dari kronologisnya memang mereka sedang mengadakan rekreasi di lokasi tersebut,” sambungnya.   Sabran menyampaikan, menyikapi kejadian tersebut dari pihak UNTAN  dan Fakultas merespon cepat melakukan koordinasi dengan cepat mendatangi ke rumah duka.   “Jadi kami sudah kerumah duka di Sambas dan kami mengantar prosesi pemakamannya serta kami dari fakultas juga memberikan  uang santunan duka kepada orang tua korban,” terangnya.   “ Selain itu peserta Mahasiswa KKM di wilayah Singkawang  juga sudah diasuransikan  dengan pihak lembaga yang bersangkutan,” tambahnya. (ja) 

Pontianak
| Rabu, 2 Februari 2022

Lokal

Foto: Sutarmidji Blusukan ke Pasar Tradisional, Pedagang Ketapang Dukung Kembali Jadi Gubernur | Pifa Net

Sutarmidji Blusukan ke Pasar Tradisional, Pedagang Ketapang Dukung Kembali Jadi Gubernur

PIFA, LOKAL - Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, melakukan blusukan ke Pasar Ratu Melati di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Sabtu (19/10) pagi. Kehadiran mantan Gubernur Kalbar periode 2018-2023 tersebut langsung menarik perhatian warga dan pedagang di pasar tradisional tersebut. Kehangatan sambutan terlihat dari sejumlah warga yang mengenali wajah Sutarmidji. Beberapa pedagang pun tampak ramah menyapa, sementara sebagian lainnya sibuk mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan momen berfoto bersama dengan sang calon gubernur. Sutarmidji, yang akrab disapa Midji, sempat berkeliling pasar yang memiliki 230 lapak dan 78 kios, berinteraksi dengan para pedagang serta turut berbelanja. Kedekatan antara para pedagang di Pasar Ratu Melati dan Sutarmidji telah terjalin lama. Mereka selalu mengingat jasa Sutarmidji saat ia masih menjabat sebagai gubernur. Sutarmidji dikenal karena mengizinkan para pedagang untuk berjualan di lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, yang menjadi lokasi pasar saat ini. Midji dianggap sebagai sosok pemimpin yang peduli terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di daerah-daerah seperti Ketapang. Ketua Pasar Ratu Melati, Maniri, mengungkapkan bahwa sebelum menempati lokasi saat ini, para pedagang sempat berjualan di Pasar Rangga Sentap. Namun, karena kondisi yang kurang memadai dan persaingan dengan tren belanja online, pasar tersebut mulai sepi pengunjung. Hal ini memicu para pedagang mencari solusi, hingga akhirnya mereka kembali berjualan di Pasar Ratu Melati setelah mendapatkan izin dari Sutarmidji. "Kami diberikan izin oleh Pak Sutarmidji, karena separuh tanah pasar ini merupakan aset Pemprov Kalbar. Jadi waktu itu kami berkirim surat, memohon izin agar bisa beraktivitas di sini, dan alhamdulillah kami diberikan izin oleh Pak Sutarmidji. Kami sudah hampir setahun mendapatkan legalitas,” ungkap Maniri. Maniri juga bersyukur bahwa keberadaan Pasar Ratu Melati di lokasi yang baru ini menarik banyak pembeli, baik di pagi maupun sore hari. "Semua pedagang sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalbar, khususnya Pak Sutarmidji, yang waktu itu menjabat sebagai gubernur. Kehadirannya sangat bermanfaat bagi para pedagang," tambahnya. Tak hanya itu, Maniri juga mendoakan agar Sutarmidji dapat kembali terpilih sebagai Gubernur Kalimantan Barat pada Pilkada 2024. Pedagang berharap, jika terpilih kembali, Midji dapat mewujudkan pembangunan pasar dengan fasilitas modern di lokasi tersebut. "Ketapang sangat membutuhkan ikon pasar berbasis UMKM dengan infrastruktur yang setara dengan pasar modern di era persaingan global ini," pungkasnya. Blusukan Sutarmidji ke Pasar Ratu Melati ini semakin mempererat hubungan antara calon gubernur dan masyarakat setempat, khususnya para pedagang kecil yang mengandalkan pasar tersebut untuk menjalankan usahanya.

Ketapang
| Sabtu, 19 Oktober 2024

Lokal

Foto: Polisi Gerebek Lapak Narkoba di Kampung Beting, Amankan 101,86 gram Sabu dan 27 Ekstasi | Pifa Net

Polisi Gerebek Lapak Narkoba di Kampung Beting, Amankan 101,86 gram Sabu dan 27 Ekstasi

PIFA, Lokal - Sejak 1 November 2024, Satresnarkoba Polresta Pontianak, Kalimantan Barat melakukan razia di wilayah Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur. Dari razia tersebut, polisi berhasil mengerebek beberapa lapak narkoba dan mengamankan 101,86 gram sabu dan 27 tablet ekstensi.“ada 2 lapak yang kita lakukan penangkapan dan berhasil mengamankan pelaku. Secara keseluruhan kita mengamankan barang bukti sebanyak 101,86 gram kemudian 27 butir tablet ekstasi,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Pontianak AKP Batman Pandia saat pressrilis, Selasa (19/11/2024).Tidak hanya mengamankan barang bukti, Polisi juga berhasil menangkap 15 orang tersangka dari razia tersebut. Di antarnya pemilik lapak, pengedar dan pembeli.“Dari 15 tersangka yang kita amankan, tidak hanya dari pembelian lokal (Pontianak), ada juga beberapa tersangka yang pembelian yang akan dibawa ke luar kota Kabupaten Sanggau,” ujarnya.Dia menjelaskan penggerebekan ini merupakan bagian dari program 100 hari Presiden Prabowo Subianto, yakni berkaitan denga Asta Cita yang dicanangkan. Salah satu yang menjadi atensi adalah pemberantasan narkoba.“Selama 100 hari kedepan kita akan melakukan secara rutin untuk razia ke wilayah beting. Setelah itu kita evaluasi. Tentunya razia ini tidak hanya saat ada program, tetapi akan kita terus laksanakan untuk mengantisipasi peredaran dan penggunaan narkoba,” tegas Pandia. (ly)

Pontianak
| Selasa, 19 November 2024

Feeds

2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut

Dua karyawan toko aksesori ponsel ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah toko (ruko) di Kabupaten Batubara, Sabtu (23/5), diduga akibat keracunan asap genset saat terjadi pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatera Utara. Peristiwa tersebut terjadi di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban datang untuk membuka toko, namun tidak mendapat respons dari dalam bangunan. Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengatakan saat pintu ruko dibuka paksa, ditemukan empat orang di dalam kamar. Dua di antaranya sudah dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya tidak sadarkan diri. “Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan di dalam kamar. Dua korban sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya pingsan,” ujar Rahmat, Minggu (24/5). Dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24) warga Tebing Tinggi dan AA (22) warga Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi menduga kuat penyebab kejadian adalah keracunan asap dari genset yang digunakan saat listrik padam. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. Sebelumnya, pemadaman listrik massal melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara sejak Jumat (22/5) sore akibat gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang dipicu cuaca buruk, dan berdampak pada sistem kelistrikan di Pulau Sumatra.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026
Foto: 2 Karyawan Toko di Batubara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Blackout Sumut | Pifa Net

Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks

Kepolisian Sektor Polsek Cimanggis memastikan kabar viral di media sosial yang memperlihatkan sosok pocong sedang duduk di teras rumah warga di Tapos, Depok, adalah tidak benar atau hoaks. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian setelah foto tersebut beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga. “Menurut keterangan, kejadian foto yang beredar bahwa pocong sudah tertangkap itu tidak benar atau hoaks,” ujar Jupriono, Minggu (24/5). Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menyimpulkan bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau editan. Foto asli yang dijadikan dasar unggahan itu disebut memperlihatkan warga yang sedang duduk di teras musala sambil menunggu waktu salat berikutnya. “Itu adalah editan. Foto aslinya warga sedang duduk menunggu salat isya,” jelasnya. Polisi menambahkan, penyebaran informasi palsu tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab hingga memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Sebelumnya, isu serupa juga sempat terjadi di sejumlah wilayah lain di Depok dan Tangerang, yang kemudian juga dipastikan sebagai hoaks setelah dilakukan pengecekan oleh aparat kepolisian.

Lokal
| Minggu, 24 Mei 2026
Foto: Polisi Pastikan Video Viral “Pocong di Teras Rumah Warga Depok” Hoaks | Pifa Net

Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026

Jemaah An-Nadzir Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Pimpinan An-Nadzir, Al Ustadz M. Samiruddin Pademmui, mengatakan penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hilal oleh tim khusus dari berbagai daerah di Indonesia serta penggabungan metode dalil naqli dan pendekatan ilmiah. “Iya, kami menetapkan Iduladha jatuh pada Selasa (26/5),” ujar Samiruddin kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (23/5). Ia menjelaskan, metode yang digunakan An-Nadzir mencakup pengamatan fase bulan, termasuk pemantauan purnama pada hari ke-14 hingga ke-16 bulan sebelumnya, serta observasi bulan sabit tua di ufuk timur dengan metode visual tertentu. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan fenomena alam seperti hujan, petir, angin kencang, dan pasang air laut sebagai indikator pergantian bulan. Menurut Samiruddin, berdasarkan hasil pemantauan, pergantian bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 04.03 WITA. Pada saat itu, posisi matahari disebut lebih dahulu terbit dibandingkan bulan, yang oleh metode An-Nadzir dianggap sebagai tanda masuknya bulan baru. “Karena itu, 1 Dzulhijjah 1447 H terhitung mulai Ahad 17 Mei 2026,” jelasnya. Dengan penetapan tersebut, pelaksanaan Salat Iduladha oleh jemaah An-Nadzir akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 07.00 WITA. Pihak An-Nadzir juga menegaskan bahwa perbedaan penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah merupakan hal yang wajar dalam khazanah fikih Islam. Mereka mengajak umat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap saling menghormati dan bijaksana.

Gowa
| Minggu, 24 Mei 2026
Foto:  Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 26 Mei 2026 | Pifa Net

Polsek Pesanggrahan Amankan Pelaku Penganiayaan Penumpang JakLingko, Diduga Miliki Riwayat Gangguan Jiwa

Kepolisian Sektor (Polsek) Polsek Pesanggrahan mengamankan seorang perempuan berinisial NS (30) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap penumpang perempuan berinisial B (27) di angkutan JakLingko rute 49 Lebak Bulus–Cipulir. Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan melintas di kawasan Ulujami Raya, Kecamatan Pesanggrahan, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 10.20 WIB. Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke pihak kepolisian hingga pelaku berhasil ditangkap di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5). Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga memiliki riwayat gangguan jiwa dan baru saja keluar dari rumah sakit jiwa kurang dari satu tahun terakhir. “Yang bersangkutan memang baru saja keluar dari RSJ karena ada riwayat gangguan mental atau kejiwaan,” ujar Seala dalam konferensi pers, Sabtu (23/5). Ia menjelaskan, pihak kepolisian masih menunggu hasil uji klinis dari rumah sakit jiwa untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Selama proses tersebut, Dinas Sosial turut dilibatkan untuk pendampingan dan penanganan medis. Pihak Dinas Sosial DKI Jakarta juga membenarkan bahwa penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dilakukan secara gratis melalui layanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, serta didampingi petugas dari lokasi hingga ke rumah sakit rujukan. Adapun dua rumah sakit rujukan yang kerap digunakan dalam penanganan ODGJ adalah RSJ Dr. Soeharto Heerdjan dan RSKD Duren Sawit, dengan penentuan disesuaikan dengan riwayat rekam medis pasien. Menurut keterangan kepolisian, peristiwa bermula ketika pelaku meminta bantuan penumpang lain untuk melakukan tap kartu pembayaran elektronik. Setelah terjadi kesalahpahaman terkait kartu tersebut, pelaku kemudian melakukan penarikan kasar hingga berujung pemukulan terhadap korban. Korban mengaku tidak menyangka pelaku memiliki gangguan kejiwaan, sementara keluarga pelaku menyampaikan permintaan maaf dan menyebut kondisi tersebut muncul setelah yang bersangkutan menikah. Polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur sambil menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku sebelum menentukan status hukumnya.

Jakarta
| Sabtu, 23 Mei 2026
Foto: Polsek Pesanggrahan Amankan Pelaku Penganiayaan Penumpang JakLingko, Diduga Miliki Riwayat Gangguan Jiwa | Pifa Net

Kereta Api Petikemas Tabrak Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Sumut, Jalur Sempat Terganggu

Kereta Api Petikemas relasi Belawan–Kuala Tanjung terlibat kecelakaan dengan sebuah minibus di perlintasan sebidang tanpa palang pintu pada kilometer 76+7/8 petak jalan Stasiun Bamban–Stasiun Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Sabtu (23/5) sekitar pukul 08.31 WIB. Manager Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan petugas segera melakukan proses evakuasi agar jalur kereta kembali aman dilalui. Ia juga menyebut penanganan di lokasi perlintasan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. “Masinis dalam kondisi selamat, namun lokomotif mengalami sejumlah kerusakan materiil. Setelah penanganan darurat selesai, KA Petikemas dapat kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 08.45 WIB,” ujar Anwar. Dalam kejadian tersebut, pengemudi minibus telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Pihak KAI juga menyampaikan keprihatinan dan empati kepada korban serta keluarga atas insiden tersebut. Peristiwa ini turut berdampak pada operasional perjalanan kereta api lain. KA Petikemas sempat berhenti luar biasa selama 14 menit untuk pengecekan, sementara KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai tertahan sekitar 5 menit di Stasiun Bamban demi memastikan jalur aman dilalui kembali. KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu. Pengguna jalan diingatkan untuk selalu berhenti, melihat kanan-kiri, dan memastikan jalur aman sebelum melintas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Keselamatan adalah prioritas utama kita bersama,” ujar pihak KAI Divre I Sumut.

Sumut
| Sabtu, 23 Mei 2026
Foto: Kereta Api Petikemas Tabrak Minibus di Perlintasan Tanpa Palang di Sumut, Jalur Sempat Terganggu | Pifa Net

Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Anak Penulis Ahmad Bahar soal Dugaan Penyekapan dan Pengancaman oleh Hercules

Polda Metro Jaya menyatakan akan melakukan penyelidikan atas laporan Ilma Sani Fitriana, anak penulis Ahmad Bahar, terhadap Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Rosario de Marshall (Hercules). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyekapan, pengancaman, hingga peretasan akun komunikasi. Ilma melaporkan Hercules ke Polda Metro Jaya pada Jumat (22/5) dengan didampingi kuasa hukumnya, Gufroni. Dalam laporan itu, selain Hercules, beberapa anggota GRIB Jaya juga turut dilaporkan karena diduga terlibat dalam penjemputan paksa terhadap Ilma di kawasan Cimanggis, Kota Depok. Kuasa hukum pelapor, Gufroni, menyebut peristiwa yang dialami kliennya mencakup dugaan penyanderaan, penculikan, ancaman verbal, hingga dugaan penggunaan senjata api. Ia juga mengklaim kliennya sempat dibawa ke kantor pusat GRIB Jaya dan mendapat tekanan serta intimidasi. “Di situ ada ancaman-ancaman bahwa dia akan dipenjara, kemudian ditunjukkan pistol untuk menakut-nakuti,” ujar Gufroni kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Selain dugaan penyekapan, pihak pelapor juga melaporkan adanya dugaan peretasan WhatsApp milik Ilma yang disebut menjadi pemicu konflik. Laporan tersebut telah teregister di Polda Metro Jaya pada 22 Mei 2026. Menanggapi laporan tersebut, pihak GRIB Jaya melalui Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP, Marcel Gual, menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan. Ia menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan pihak pelapor merupakan opini yang perlu dibuktikan di ranah hukum. “Silakan, ini negara hukum. Tinggal nanti dibuktikan siapa pelaku sebenarnya,” ujarnya. Sementara itu, Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan penyelidik akan mengklarifikasi pelapor, mengumpulkan bukti, serta melakukan pendalaman kasus. Ia menambahkan, apabila ditemukan unsur pidana, kasus akan ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Saat ini, laporan tersebut masih dalam proses awal pendistribusian ke satuan kerja terkait di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Budi juga menjelaskan bahwa dugaan peristiwa terjadi pada 17 Mei 2026, ketika korban disebut didatangi sejumlah orang, kemudian dibawa untuk diinterogasi sebelum akhirnya dipulangkan beberapa jam kemudian.

Jakarta
| Sabtu, 23 Mei 2026
Foto: Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Anak Penulis Ahmad Bahar soal Dugaan Penyekapan dan Pengancaman oleh Hercules | Pifa Net

Sopir Taksi Green SM Baru 3 Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polda Metro Jaya mengungkap sopir taksi listrik Green SM berinisial RRP yang mengalami kecelakaan tertemper KRL di Bekasi Timur ternyata baru bekerja selama tiga hari sebelum insiden terjadi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan fakta tersebut diketahui setelah penyidik memeriksa RRP sebanyak dua kali pada Selasa (28/4) dan Rabu (29/4). “Dari hasil keterangan sopir taksi yang sudah dimintai keterangan bahwa yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (30/4). Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) saat taksi listrik yang dikemudikan RRP tertemper KRL jurusan Cikarang-Jakarta di kawasan Bekasi Timur. Dengan demikian, RRP baru tiga hari menjalani pekerjaannya sebagai pengemudi taksi listrik. Selain itu, polisi juga mengungkap RRP hanya menjalani pelatihan singkat selama satu hari sebelum mulai bekerja. Pelatihan tersebut sebatas pengenalan dasar kendaraan listrik. “Bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari. Bagaimana menyalakan, mematikan mobil serta cara lampu sign, parkir dan lain-lain,” kata Budi. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan dan penanganannya diambil alih Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi menyatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah ditemukan unsur dugaan tindak pidana. Penyidik juga menggandeng Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya gangguan sistem kelistrikan atau komunikasi. “Ini masih kita dalami karena memang kita melihat kejadian baru beberapa hari lalu,” ujar Budi.

Lokal
| Sabtu, 2 Mei 2026
Foto:  Sopir Taksi Green SM Baru 3 Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi | Pifa Net

Anggota TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral

Publik Surabaya dihebohkan dengan aksi arogan seorang anggota TNI Angkatan Laut yang melawan arus lalu lintas dan menggebrak mobil ambulans di Jalan Bengawan, Wonokromo. Peristiwa yang terjadi pada Senin (27/4) itu terekam video amatir dan viral di media sosial. Anggota TNI AL tersebut diketahui bernama Sujarwo dengan pangkat Kopral Kepala (Kopka). Saat kejadian, ia membonceng seorang perempuan dan berpapasan dengan ambulans milik Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) yang sedang menjalankan misi darurat. Koordinator Ambulans YDSF, Sodik menjelaskan ambulans saat itu tengah menuju Rumah Sakit William Booth untuk menjemput pasien kritis yang akan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. “Kita mau menjemput pasien di Rumah Sakit William Booth. Saat itu posisi pasien ini sedang mau dirujuk ke RSUD Soetomo,” kata Sodik, Kamis (30/4). Namun perjalanan ambulans terhambat oleh sejumlah pengendara motor yang melawan arus, termasuk Kopka Sujarwo. Dalam video yang beredar, Sujarwo tampak marah hingga menggebrak badan ambulans dan terlibat adu mulut dengan sopir ambulans. Sodik mengatakan insiden itu menyebabkan keterlambatan penjemputan pasien sekitar 10 menit. “Setelah itu orangnya juga masih marah, juga sempat berkata kotor, terakhir bilang intinya enggak apa diviralkan. Setelah itu kita sampai telat kurang lebih 10 menitan,” ujarnya. Usai video viral, Kopka Sujarwo bersama atasannya mendatangi kantor YDSF pada Rabu (29/4) untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. “Saya atas nama Kopka Sujarwo dengan ini menyampaikan permohonan maaf kepada pihak YDSF driver ambulans atas nama Varhan. Dengan viralnya video di media sosial yang mana kami melanggar lalu lintas. Saya tidak akan mengulangi pelanggaran tersebut,” kata Sujarwo. Pihak YDSF menyatakan telah menerima permintaan maaf tersebut dan menganggap persoalan selesai secara kekeluargaan. “Untuk permasalahan sudah clear, sudah selesai,” ujar Sodik.

Lokal
| Sabtu, 2 Mei 2026
Foto: Anggota TNI AL Gebrak Ambulans di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral | Pifa Net

Sultan HB X Soroti Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamengku Buwono X buka suara terkait kasus kekerasan terhadap anak-anak di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta. Sri Sultan mengaku heran karena dugaan kekerasan terhadap balita di tempat penitipan anak itu justru dilakukan oleh perempuan yang dinilainya memiliki naluri pengasuhan sebagai seorang ibu. “Saya heran itu justru dilakukan oleh ibu-ibu. Memangnya dia enggak punya anak? Memperlakukan anak-anak di bawah umur seperti itu,” kata Sri Sultan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (29/4). Kasus kekerasan di Daycare Little Aresha mencuat setelah tempat penitipan anak tersebut digerebek aparat kepolisian pada Jumat (24/4) lalu terkait dugaan kekerasan dan penelantaran anak. Dalam kasus ini, Polresta Yogyakarta telah menetapkan 13 tersangka yang terdiri dari pemilik yayasan, kepala daycare, hingga pengasuh. “Saya enggak ngerti mereka itu siapa. Ya kalau laki-laki mungkin, tapi yang melakukan ibu-ibu sendiri kekerasan-kekerasan seperti itu,” ujar Sultan. Menurut Sultan, lembaga penitipan anak yang beroperasi tanpa izin resmi berpotensi menimbulkan persoalan serius. Karena itu, ia meminta seluruh daycare ilegal di wilayah DIY segera menghentikan operasional sementara hingga mengurus legalitas. “Kalau saya ya begitu ilegal tutup sementara supaya diproses legal. Selama tidak mau legal, jangan boleh dibuka sehingga tidak terulang,” katanya. Sultan juga menginstruksikan jajarannya segera menyusun surat edaran untuk pemerintah kabupaten dan kota agar melakukan operasi lapangan terhadap daycare yang tidak layak, baik dari sisi izin maupun kualitas pelayanan. “Harapan saya kabupaten/kota melakukan operasi. Lihat ada yang ilegal, yang tidak memberikan pelayanan yang tidak baik seperti apa,” ujarnya. Selain itu, Sultan turut mengkritik praktik komersialisasi daycare ilegal yang menawarkan penitipan anak hingga malam hari namun mengabaikan standar perlindungan anak. Menurutnya, legalitas merupakan syarat penting meskipun pengawasan kualitas pelayanan tetap harus diperketat. “Yang penting kan pelayanannya karena yang legal pun belum tentu pelayanan itu baik, apalagi ilegal,” kata Sultan.

Yogyakarta
| Jumat, 1 Mei 2026
Foto: Sultan HB X Soroti Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha | Pifa Net

Ditjenpas Turun Tangan Usut Dugaan Pungli Sel Khusus Rp100 Juta di Lapas Blitar

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) turun tangan mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) jual beli sel khusus di Lapas Kelas II B Blitar. Kasus tersebut mencuat setelah muncul dugaan adanya tawaran kamar khusus kepada narapidana korupsi dengan tarif mencapai Rp100 juta. Inspektur Jenderal Kemenimipas, Yan Sultra Indrajaya mengatakan penanganan kasus kini dilakukan oleh Direktorat Kepatuhan Internal (Ditpatnal) Ditjenpas. “Untuk kejadian di Blitar, proses penanganan itu ada Patnal. Di sini ada Patnal Imigrasi dan Patnal Pemasyarakatan,” kata Yan di Gedung Kemenimipas, Jakarta, Rabu (29/4). Sementara itu, Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas Kemenimipas, Lilik Sujandi menyebut pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pungli tersebut. “Terkait proses yang di Lapas Blitar, saat ini masih dalam pemeriksaan, dalam arti mengumpulkan bukti-bukti,” ujarnya. Lilik mengungkapkan dua petugas Lapas Blitar telah ditarik ke kantor wilayah untuk menjalani pemeriksaan intensif. “Memang sudah ada dua petugas kami, salah satu staf dan pejabat yang kami tarik ke kantor wilayah dalam rangka mengintensifkan, memudahkan pemeriksaan,” katanya. Kasus dugaan pungli ini disebut terungkap setelah tiga narapidana korupsi melapor kepada Kepala Lapas yang baru saat sesi dialog pada pertengahan April 2026. Para napi mengaku ditawari kamar khusus oleh oknum petugas dengan harga awal Rp100 juta. Setelah negosiasi, tarif disebut turun menjadi Rp60 juta. Kepala Lapas Kelas II B Blitar, Iswandi membenarkan adanya dugaan praktik tersebut. Ia menyebut tiga pegawai diduga terlibat menawarkan kamar khusus kepada narapidana. “Kronologinya berdasarkan laporan warga binaan atau tahanan baru ditawarkan kamar khusus,” ujar Iswandi. Menurutnya, fasilitas kamar khusus itu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kamar biasa. Perbedaannya hanya terletak pada waktu penutupan kamar. Jika napi di kamar biasa diwajibkan masuk sel pada sore hari, penghuni kamar khusus disebut baru ditutup pada malam hari setelah waktu Isya. Iswandi memastikan ketiga pegawai yang diduga terlibat sudah diperiksa dan penanganan kasus kini diambil alih oleh Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Timur. “Masih dalam pemeriksaan lebih mendalam di Kanwil Jatim. Saat ini masih proses,” katanya.

Lokal
| Rabu, 29 April 2026
Foto:  Ditjenpas Turun Tangan Usut Dugaan Pungli Sel Khusus Rp100 Juta di Lapas Blitar | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Lokal

Foto: Mahasiswi Meninggal Saat KKM, FISIP UNTAN Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban | Pifa Net

Mahasiswi Meninggal Saat KKM, FISIP UNTAN Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban

Berita Sambas, PIFA - Pimpinan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universiatas Tanjungpura Pontianak (FISIP UNTAN) menghadiri prosesi pemakaman Mahasiswi peserta KKM yang meninggal dunia atas nama Aulia Rahma, yang terseret arus sungai di singkawang. Prosesi pemakaman ini dilakukan di Rumah Duka di Kabupaten Sambas, pada Rabu (02/02/2022).   Adapun yang  menghadiri prosesi pemakaman  tersebut Sabran Achyar selaku Wakil Dekan III FISIP UNTAN,  Wakil Rektor III UNTAN Achmadi, dan dosen pembimbing KKM.    Sabran Achyar selaku pimpinan FISIP Untan menyampaikan duka yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa mahasiswi Kelompok 5 KKM FISIP UNTAN yang meninggal terseret arus sungai di Kelurahan Bagak, Singkawang.   “Pertama-tama saya beserta pimpinan Fakultas dan Civitas Akademika FISIP UNTAN banyak  menyampaikan  belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap mahasiswi kita atas nama Aulia Rahma Prodi Adminstrasi publik FISIP UNTAN yang meninggal dunia,” Sampainya saat diwawancarai PIFA.    Sabran selaku Wakil Dekan III mengatakan Mahasiswa FISIP UNTAN sedang menjalani Tri Darma perguruan Tinggi atau KKM selama satu bulan, dan kejadian tragis tersebut terjadi saat beberapa mahasiswa sedang melaksanakan rekreasi di salah satu objek wisata di tempat mereka mengabdi.   “Lokasi kejadian meninggalnya mahasiswa tersebut itu terjadi di  kelurahan Sagak, tempat kelompok 5 ditempatkan untuk menjalani KKM  dan rencannya pada tanggal 5 atau 6 Februari 2022 seluruh mahasiswa FISIP yang KKM di singkawang akan ditarik karna sudah selsai,” ujarnya.   “Namun karna musibah kita tidak ada yang tau hingga terjadilah kejadian mahasiswa yang terseret arus sungai dan  kalau diliat dari kronologisnya memang mereka sedang mengadakan rekreasi di lokasi tersebut,” sambungnya.   Sabran menyampaikan, menyikapi kejadian tersebut dari pihak UNTAN  dan Fakultas merespon cepat melakukan koordinasi dengan cepat mendatangi ke rumah duka.   “Jadi kami sudah kerumah duka di Sambas dan kami mengantar prosesi pemakamannya serta kami dari fakultas juga memberikan  uang santunan duka kepada orang tua korban,” terangnya.   “ Selain itu peserta Mahasiswa KKM di wilayah Singkawang  juga sudah diasuransikan  dengan pihak lembaga yang bersangkutan,” tambahnya. (ja) 

Pontianak
| Rabu, 2 Februari 2022

Lokal

Foto: Sutarmidji Blusukan ke Pasar Tradisional, Pedagang Ketapang Dukung Kembali Jadi Gubernur | Pifa Net

Sutarmidji Blusukan ke Pasar Tradisional, Pedagang Ketapang Dukung Kembali Jadi Gubernur

PIFA, LOKAL - Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, melakukan blusukan ke Pasar Ratu Melati di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Sabtu (19/10) pagi. Kehadiran mantan Gubernur Kalbar periode 2018-2023 tersebut langsung menarik perhatian warga dan pedagang di pasar tradisional tersebut. Kehangatan sambutan terlihat dari sejumlah warga yang mengenali wajah Sutarmidji. Beberapa pedagang pun tampak ramah menyapa, sementara sebagian lainnya sibuk mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan momen berfoto bersama dengan sang calon gubernur. Sutarmidji, yang akrab disapa Midji, sempat berkeliling pasar yang memiliki 230 lapak dan 78 kios, berinteraksi dengan para pedagang serta turut berbelanja. Kedekatan antara para pedagang di Pasar Ratu Melati dan Sutarmidji telah terjalin lama. Mereka selalu mengingat jasa Sutarmidji saat ia masih menjabat sebagai gubernur. Sutarmidji dikenal karena mengizinkan para pedagang untuk berjualan di lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, yang menjadi lokasi pasar saat ini. Midji dianggap sebagai sosok pemimpin yang peduli terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di daerah-daerah seperti Ketapang. Ketua Pasar Ratu Melati, Maniri, mengungkapkan bahwa sebelum menempati lokasi saat ini, para pedagang sempat berjualan di Pasar Rangga Sentap. Namun, karena kondisi yang kurang memadai dan persaingan dengan tren belanja online, pasar tersebut mulai sepi pengunjung. Hal ini memicu para pedagang mencari solusi, hingga akhirnya mereka kembali berjualan di Pasar Ratu Melati setelah mendapatkan izin dari Sutarmidji. "Kami diberikan izin oleh Pak Sutarmidji, karena separuh tanah pasar ini merupakan aset Pemprov Kalbar. Jadi waktu itu kami berkirim surat, memohon izin agar bisa beraktivitas di sini, dan alhamdulillah kami diberikan izin oleh Pak Sutarmidji. Kami sudah hampir setahun mendapatkan legalitas,” ungkap Maniri. Maniri juga bersyukur bahwa keberadaan Pasar Ratu Melati di lokasi yang baru ini menarik banyak pembeli, baik di pagi maupun sore hari. "Semua pedagang sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalbar, khususnya Pak Sutarmidji, yang waktu itu menjabat sebagai gubernur. Kehadirannya sangat bermanfaat bagi para pedagang," tambahnya. Tak hanya itu, Maniri juga mendoakan agar Sutarmidji dapat kembali terpilih sebagai Gubernur Kalimantan Barat pada Pilkada 2024. Pedagang berharap, jika terpilih kembali, Midji dapat mewujudkan pembangunan pasar dengan fasilitas modern di lokasi tersebut. "Ketapang sangat membutuhkan ikon pasar berbasis UMKM dengan infrastruktur yang setara dengan pasar modern di era persaingan global ini," pungkasnya. Blusukan Sutarmidji ke Pasar Ratu Melati ini semakin mempererat hubungan antara calon gubernur dan masyarakat setempat, khususnya para pedagang kecil yang mengandalkan pasar tersebut untuk menjalankan usahanya.

Ketapang
| Sabtu, 19 Oktober 2024

Lokal

Foto: Polisi Gerebek Lapak Narkoba di Kampung Beting, Amankan 101,86 gram Sabu dan 27 Ekstasi | Pifa Net

Polisi Gerebek Lapak Narkoba di Kampung Beting, Amankan 101,86 gram Sabu dan 27 Ekstasi

PIFA, Lokal - Sejak 1 November 2024, Satresnarkoba Polresta Pontianak, Kalimantan Barat melakukan razia di wilayah Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur. Dari razia tersebut, polisi berhasil mengerebek beberapa lapak narkoba dan mengamankan 101,86 gram sabu dan 27 tablet ekstensi.“ada 2 lapak yang kita lakukan penangkapan dan berhasil mengamankan pelaku. Secara keseluruhan kita mengamankan barang bukti sebanyak 101,86 gram kemudian 27 butir tablet ekstasi,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Pontianak AKP Batman Pandia saat pressrilis, Selasa (19/11/2024).Tidak hanya mengamankan barang bukti, Polisi juga berhasil menangkap 15 orang tersangka dari razia tersebut. Di antarnya pemilik lapak, pengedar dan pembeli.“Dari 15 tersangka yang kita amankan, tidak hanya dari pembelian lokal (Pontianak), ada juga beberapa tersangka yang pembelian yang akan dibawa ke luar kota Kabupaten Sanggau,” ujarnya.Dia menjelaskan penggerebekan ini merupakan bagian dari program 100 hari Presiden Prabowo Subianto, yakni berkaitan denga Asta Cita yang dicanangkan. Salah satu yang menjadi atensi adalah pemberantasan narkoba.“Selama 100 hari kedepan kita akan melakukan secara rutin untuk razia ke wilayah beting. Setelah itu kita evaluasi. Tentunya razia ini tidak hanya saat ada program, tetapi akan kita terus laksanakan untuk mengantisipasi peredaran dan penggunaan narkoba,” tegas Pandia. (ly)

Pontianak
| Selasa, 19 November 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5