2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Lokal

Selenggarakan Sarasehan Daerah, FKBK Deklarasikan Poin-poin Persoalan yang Ada di Kalbar

Berita Kalbar, PIFA - Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK) mendeklarasikan poin-poin narasi yang telah di lakukan diskusi pada kegiatan Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK), di Kota Singkawang pada Sabtu (05/05/2022). Lewat Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat menghasilkan poin-poin tuntutan yang kemudian dijadikan sebuah deklarasi oleh Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK).  Koordinator pusat Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat, Abdur Rahman menyampaikan bahwa melalui diskusi yang dilakukan oleh BEM Se-Kalimantan Barat disini kita mendapatkan poin-poin tuntutan dan masukan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat. "Yang kemudian poin-poin tersebut akan menjadi perhatian dan prioritas bagi FKBK untuk mengawal kedepannya. Sehingga gerakan-gerakan BEM Se-Kalimantan Barat dapat seragam," ujar Koordinator Pusat FKBK. Adapun poin poin deklarasi tersebut adalah. 1. Mendukung pemerintah untuk melakukan pelaksanaan sosialisasi dalam percepatan pemerataan vaksinasi. 2. Mendukung program pemerintah Kalimantan Barat dalam pembinaan perekonomian masyarakat 3. Mendesak lembaga terkait dalam menangani lonjakan kasus narkoba di Kalimantan Barat  4. Memaksimalkan program penurunan stunting yang dilaksanakan oleh pemerintah Kalimantan Barat 5. Meminta ketegasan pemerintah dan penegak hukum dalam menangani kekerasan seksual di Kalimantan Barat 6. Mendesak pemerintah untuk memperhatikan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat 7. Meminta Pemerintah Kalimantan Barat secara tegas mengusut penimbunan minyak goreng di daerah Kalimantan Barat 8. Tarik kebijakan BPJS sebagai syarat administrasi layanan publik 9. Menuntut pemerintah untuk melakukan pemerataan pembangunan dan perawatan infrastruktur di Kalimantan Barat 10. Mendorong pemerintah untuk memberi perhatian lebih terhadap kegiatan pertambangan Kalimantan Barat. 11. Mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian terhadap tata kelola sampah di Kalimantan Barat 12. Meminta solusi kepada Pemerintah Kalimantan Barat terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan dengan adanya proyek dan kebijakan pemerintah 13. Mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah agraria di Kalimantan Barat Poin-poin deklarasi tersebut disahkan dan di sepakati dalam forum Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat. (ja) 

Kalbar
| Minggu, 6 Maret 2022
Foto: Selenggarakan Sarasehan Daerah, FKBK Deklarasikan Poin-poin Persoalan yang Ada di Kalbar | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Lokal

Foto: Ledakan Petasan di Pekalongan Lukai 9 Orang, Polisi Selidiki Penyebab | Pifa Net

Ledakan Petasan di Pekalongan Lukai 9 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

PIFA, Pekalongan - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, tengah menyelidiki kasus ledakan petasan yang terjadi di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota, Setiyanto, mengatakan ledakan terjadi saat sejumlah remaja merakit petasan di dalam rumah menggunakan alat sederhana seperti palu dan obeng."Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," katanya.Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa selongsong petasan, baik yang masih berisi serbuk maupun yang sudah kosong.Berdasarkan keterangan saksi, suara ledakan berasal dari sebuah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari permukiman warga. Dampak ledakan tersebut cukup besar, hingga menyebabkan kaca rumah warga pecah serta merusak bagian atap dan genteng.Para korban mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh. Mereka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan tersebut. Dari hasil sementara, bahan peledak yang digunakan diketahui dibeli secara daring."Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring," katanya.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama yang memiliki daya ledak tinggi karena berisiko besar terhadap keselamatan."Kami mengajak masyarakat tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan," katanya.

Pekalongan
| Senin, 23 Maret 2026

Lokal

Foto: Polisi Bongkar Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi, 1 Pelaku Ditangkap | Pifa Net

Polisi Bongkar Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi, 1 Pelaku Ditangkap

PIFA, Pamekasan - Aparat Kepolisian Resor Pamekasan mengungkap praktik produksi petasan berdaya ledak tinggi yang dilakukan sejumlah warga di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.Kapolres Pamekasan, Hendra Eko Triyulianto, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil operasi yang dilakukan jajaran Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah."Pengungkapan produksi petasan ini berkat operasi yang dilakukan Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin," kata Hendra saat merilis kasus tersebut, Sabtu.Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap satu pelaku berinisial D (18), warga Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan. Sementara 11 orang lainnya yang diduga terlibat berhasil melarikan diri dan kini dalam pengejaran.Kapolres menuturkan, pengungkapan kasus ini bermula saat petugas melakukan patroli dan mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah warga."Tim yang mendengar adanya ledakan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara dan di sana terungkap bahwa ledakan tersebut terjadi di lokasi produksi petasan yang dilakukan oleh warga berinisial D ini," katanya.Dari lokasi, polisi menyita ratusan petasan siap pakai berbagai ukuran, mulai dari 3 hingga 12 cm, serta petasan renteng sepanjang 3 meter. Selain itu, ditemukan pula bahan peledak seperti 5 kilogram bubuk mesiu, belerang, serbuk arang, tepung kanji, dan 2 kilogram booster kelingking."Timbangan elektrik yang digunakan tersangka dan kawan-kawan membuat bom juga kami sita, berikut alat pembuat petasan dari kayu dan pipa besi, alat perekat, serta selongsong petasan," katanya.Barang bukti lain yang diamankan antara lain tiga unit telepon seluler, empat sepeda motor, serta plastik bahan balon udara. Saat ini, polisi juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan penanganan bahan peledak berjalan aman."Saat ini, kami berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jatim untuk penanganan material bahan peledak agar tetap aman," katanya.Terkait 11 pelaku lain yang melarikan diri, pihak kepolisian telah mengantongi identitas mereka dan meminta agar segera menyerahkan diri.Dalam catatan Polres Pamekasan, selama enam hari terakhir terdapat tujuh korban luka akibat petasan, yang mayoritas merupakan perakit. Salah satu kasus terjadi pada 15 Maret 2025 di Kecamatan Tlanakan, yang menyebabkan seorang warga mengalami patah kaki hingga harus diamputasi.Insiden lain terjadi pada 16 Maret 2026 di Kecamatan Pegantenan yang mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar, serta pada 20 Maret 2026 seorang remaja mengalami luka berat akibat ledakan bahan petasan.Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun menggunakan petasan berdaya ledak tinggi karena berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa.

Pamekasan
| Senin, 23 Maret 2026

Lokal

Foto: Mobil Pemudik Terjun ke Parit dan Terbakar di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat | Pifa Net

Mobil Pemudik Terjun ke Parit dan Terbakar di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat

PIFA, OKU - Sebuah mobil pemudik mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke parit dan terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, mengatakan kecelakaan bermula saat sebuah minibus Honda HR-V berwarna abu-abu melaju dari arah Palembang menuju Cempaka.Diduga pengemudi mengantuk, kendaraan kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan. Benturan keras terjadi saat mobil menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi, yang kemudian memicu kebakaran akibat kebocoran bahan bakar."Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," katanya.Petugas dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan kejadian.Aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan. Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga hingga api berhasil dipadamkan."Identitas korban saat ini masih dalam pendataan. Namun, kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.Menurut Adik, kejadian ini menjadi peringatan bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik Lebaran."Kami terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," ujarnya.

Jakarta
| Senin, 23 Maret 2026

Berita Populer

Lokal

Foto: Selenggarakan Sarasehan Daerah, FKBK Deklarasikan Poin-poin Persoalan yang Ada di Kalbar | Pifa Net

Selenggarakan Sarasehan Daerah, FKBK Deklarasikan Poin-poin Persoalan yang Ada di Kalbar

Berita Kalbar, PIFA - Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK) mendeklarasikan poin-poin narasi yang telah di lakukan diskusi pada kegiatan Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK), di Kota Singkawang pada Sabtu (05/05/2022). Lewat Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat menghasilkan poin-poin tuntutan yang kemudian dijadikan sebuah deklarasi oleh Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK).  Koordinator pusat Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat, Abdur Rahman menyampaikan bahwa melalui diskusi yang dilakukan oleh BEM Se-Kalimantan Barat disini kita mendapatkan poin-poin tuntutan dan masukan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat. "Yang kemudian poin-poin tersebut akan menjadi perhatian dan prioritas bagi FKBK untuk mengawal kedepannya. Sehingga gerakan-gerakan BEM Se-Kalimantan Barat dapat seragam," ujar Koordinator Pusat FKBK. Adapun poin poin deklarasi tersebut adalah. 1. Mendukung pemerintah untuk melakukan pelaksanaan sosialisasi dalam percepatan pemerataan vaksinasi. 2. Mendukung program pemerintah Kalimantan Barat dalam pembinaan perekonomian masyarakat 3. Mendesak lembaga terkait dalam menangani lonjakan kasus narkoba di Kalimantan Barat  4. Memaksimalkan program penurunan stunting yang dilaksanakan oleh pemerintah Kalimantan Barat 5. Meminta ketegasan pemerintah dan penegak hukum dalam menangani kekerasan seksual di Kalimantan Barat 6. Mendesak pemerintah untuk memperhatikan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat 7. Meminta Pemerintah Kalimantan Barat secara tegas mengusut penimbunan minyak goreng di daerah Kalimantan Barat 8. Tarik kebijakan BPJS sebagai syarat administrasi layanan publik 9. Menuntut pemerintah untuk melakukan pemerataan pembangunan dan perawatan infrastruktur di Kalimantan Barat 10. Mendorong pemerintah untuk memberi perhatian lebih terhadap kegiatan pertambangan Kalimantan Barat. 11. Mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian terhadap tata kelola sampah di Kalimantan Barat 12. Meminta solusi kepada Pemerintah Kalimantan Barat terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan dengan adanya proyek dan kebijakan pemerintah 13. Mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah agraria di Kalimantan Barat Poin-poin deklarasi tersebut disahkan dan di sepakati dalam forum Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat. (ja) 

Kalbar
| Minggu, 6 Maret 2022

Lokal

Foto: Suriansyah Ingatkan Vaksinasi Covid-19 Mesti Terus Gencar | Pifa Net

Suriansyah Ingatkan Vaksinasi Covid-19 Mesti Terus Gencar

Berita Lokal, PIFA - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat, Suriansyah mengingatkan vaksinasi Covid-19 mesti terus gencar dilakukan mengingat kasus virus Covid-19 belum sepenuhnya tuntas. "Sebab di sejumlah provinsi, masih ada penyebaran virus ini. Kita lebih baik antisipasi dengan terus gencar menggelar vaksinasi oleh pemerintah yang didukung TNI, Polri," katanya, kemarin. Legislator Gerindra itu menerangkan, pelaksanaan vaksinasi itu tetap dilakukan dengan skema yang sama dengan vaksinasi yang telah dilakukan. Misalnya dipusatkan di beberapa fasilitas umum dan pembelanjaan. Suriansyah menyebutkan, DPRD Kalbar juga terus berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait pengawasan melalui rapat-rapat kerja yang digelar oleh pihaknya bersama instansi-instansi. "Kami koordinasi. Rapat dengar pendapat dan rapat kerja dengan instansi terkait. Misalnya dengan Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit dan lainnya," katanya. Hal ini, kata Suriansyah dimaksudkan untuk mengetahui rencana kerja dan mengawasi pelaksanaan setiap kebijakan dan aturan di lapangan. Pihaknya juga melakukan pengawasan lapangan jika memang dibutuhkan. Namun hal ini tergantung dinamika yang terjadi. Di sisi lain, guna meningkatkan persentase vaksinasi, menurutnya pemerintah bersama TNI dan Polri selain melakukan vaksinasi massal di fasilitas umum dan pusat pembelanjaan harus tetap menggalakkan sosialisasi, penyuluhan dan edukasi. Sehingga masyarakat mengerti dan sadar mereka memerlukan vaksinasi tersebut. "Edukasi sangat penting. Sebab memang Covid belum dinyatakan berakhir," jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kalbar, Hary Agung mengatakan cakupan vaksinasi Covid-19 hingga per tanggal 8 Oktober 2022.  Dia menjelaskan, untuk masyarakat yang sudah terdata melakukan vaksin pertama mencapai angka 79,45 persen, vaksin kedua 64,87 persen.  Kemudian vaksin booster pertama (dosis 3) 21,99 persen dan vaksin booster kedua (dosis 4) 55,07 persen.  "Sementara khusus untuk vaksinasi keempat itu adalah booster kedua untuk tenaga kesehetan," katanya. Vaksin booster itu mencapai sasaran sekitar 25 ribu tenaga kesehatan di Kalbar. Hingga saat ini, baru menyentuh angka 55,07 persen. (ap)

Kalbar
| Jumat, 14 Oktober 2022

Lokal

Foto: Seorang Warga Kubu Raya Dapat Hadiah Umrah dari Program Vaksinasi Berhadiah | Pifa Net

Seorang Warga Kubu Raya Dapat Hadiah Umrah dari Program Vaksinasi Berhadiah

Berita Kubu Raya, PIFA - Seorang warga Desa Seruat Dua, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mendapatkan hadiah umrah gratis setelah namanya keluar dalam undian program vaksinasi berhadiah tahap dua, yang dilaksanakan Pemkab Kubu Raya. Musliadi, seorang petani dan tukang di Desa Seruat Dua, Kecamatan Kubu, dan saat dihubungi oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan usai pengundian, tidak menyangka mendapat hadiah umrah. "Alhamdulillah, saya sama sekali tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah umrah ini. Rencana dalam waktu dekat memang tidak ada, karena tidak ada biaya, tapi niat sudah ada dan tidak menyangka niat itu berwujud hadiah umrah ini," kata Musliadi saat dihubungi melalui telepon, Kamis (7/4/2022). Dia mengaku saat mengikuti program vaksinasi di kediaman kepala dusun, dirinya tidak berharap sama sekali mendapatkan hadiah, karena dirinya mengikuti vaksinasi memang untuk ikut menyukseskan program pemerintah dalam percepatan capaian vaksinasi. "Selain untuk melindungi diri dan keluarga, tentu saya juga berharap tidak tertular COVID-19. Terimakasih kepada Pemkab Kubu Raya yang sudah melaksanakan program ini, dan Alhamdulillah, akhirnya niat saya untuk umrah bisa tercapai," katanya. Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan untuk kedua kalinya membagikan hadiah umrah pada program vaksinasi berhadiah. Menurutnya, program ini bukan hanya untuk mengejar capaian vaksinasi, namun lebih kepada menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat untuk melindungi dirinya dan keluarganya dari ancaman COVID-19. "Alhamdulillah, untuk proses pengundian program vaksinasi berhadiah utama umrah yang kita laksanakan hari ini berjalan baik. Selamat kepada Musliadi yang berhak menerima hadiah Umroh gratis ini, semoga niatnya terbayar dan bisa segera mengunjungi Ka'bah," kata Muda di Sungai Raya. Muda menjelaskan selain hadiah utama umrah gratis, pihaknya juga menyiapkan hadiah lainnya seperti mesin air, TV, mesin cuci dan juga kulkas. "Selamat kepada para pemenang, semoga ini bisa memotivasi masyarakat lainnya untuk segera mengikuti vaksinasi COVID-19," kata Muda. (ja)

Kubu Raya
| Jumat, 8 April 2022

Feeds

Ledakan Petasan di Pekalongan Lukai 9 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

PIFA, Pekalongan - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, tengah menyelidiki kasus ledakan petasan yang terjadi di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota, Setiyanto, mengatakan ledakan terjadi saat sejumlah remaja merakit petasan di dalam rumah menggunakan alat sederhana seperti palu dan obeng."Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," katanya.Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa selongsong petasan, baik yang masih berisi serbuk maupun yang sudah kosong.Berdasarkan keterangan saksi, suara ledakan berasal dari sebuah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari permukiman warga. Dampak ledakan tersebut cukup besar, hingga menyebabkan kaca rumah warga pecah serta merusak bagian atap dan genteng.Para korban mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh. Mereka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Bendan, Rumah Sakit Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan tersebut. Dari hasil sementara, bahan peledak yang digunakan diketahui dibeli secara daring."Berdasar keterangan saksi, bahan peledak untuk petasan tersebut dibeli secara daring," katanya.Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menyalakan petasan, terutama yang memiliki daya ledak tinggi karena berisiko besar terhadap keselamatan."Kami mengajak masyarakat tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan," katanya.

Pekalongan
| Senin, 23 Maret 2026
Foto: Ledakan Petasan di Pekalongan Lukai 9 Orang, Polisi Selidiki Penyebab | Pifa Net

Polisi Bongkar Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi, 1 Pelaku Ditangkap

PIFA, Pamekasan - Aparat Kepolisian Resor Pamekasan mengungkap praktik produksi petasan berdaya ledak tinggi yang dilakukan sejumlah warga di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.Kapolres Pamekasan, Hendra Eko Triyulianto, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil operasi yang dilakukan jajaran Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah."Pengungkapan produksi petasan ini berkat operasi yang dilakukan Polsek Larangan sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin," kata Hendra saat merilis kasus tersebut, Sabtu.Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap satu pelaku berinisial D (18), warga Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan. Sementara 11 orang lainnya yang diduga terlibat berhasil melarikan diri dan kini dalam pengejaran.Kapolres menuturkan, pengungkapan kasus ini bermula saat petugas melakukan patroli dan mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah warga."Tim yang mendengar adanya ledakan tersebut langsung menuju tempat kejadian perkara dan di sana terungkap bahwa ledakan tersebut terjadi di lokasi produksi petasan yang dilakukan oleh warga berinisial D ini," katanya.Dari lokasi, polisi menyita ratusan petasan siap pakai berbagai ukuran, mulai dari 3 hingga 12 cm, serta petasan renteng sepanjang 3 meter. Selain itu, ditemukan pula bahan peledak seperti 5 kilogram bubuk mesiu, belerang, serbuk arang, tepung kanji, dan 2 kilogram booster kelingking."Timbangan elektrik yang digunakan tersangka dan kawan-kawan membuat bom juga kami sita, berikut alat pembuat petasan dari kayu dan pipa besi, alat perekat, serta selongsong petasan," katanya.Barang bukti lain yang diamankan antara lain tiga unit telepon seluler, empat sepeda motor, serta plastik bahan balon udara. Saat ini, polisi juga berkoordinasi dengan Brimob Polda Jawa Timur untuk memastikan penanganan bahan peledak berjalan aman."Saat ini, kami berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom Brimob Polda Jatim untuk penanganan material bahan peledak agar tetap aman," katanya.Terkait 11 pelaku lain yang melarikan diri, pihak kepolisian telah mengantongi identitas mereka dan meminta agar segera menyerahkan diri.Dalam catatan Polres Pamekasan, selama enam hari terakhir terdapat tujuh korban luka akibat petasan, yang mayoritas merupakan perakit. Salah satu kasus terjadi pada 15 Maret 2025 di Kecamatan Tlanakan, yang menyebabkan seorang warga mengalami patah kaki hingga harus diamputasi.Insiden lain terjadi pada 16 Maret 2026 di Kecamatan Pegantenan yang mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar, serta pada 20 Maret 2026 seorang remaja mengalami luka berat akibat ledakan bahan petasan.Polisi mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun menggunakan petasan berdaya ledak tinggi karena berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa.

Pamekasan
| Senin, 23 Maret 2026
Foto: Polisi Bongkar Produksi Petasan Berdaya Ledak Tinggi, 1 Pelaku Ditangkap | Pifa Net

Mobil Pemudik Terjun ke Parit dan Terbakar di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat

PIFA, OKU - Sebuah mobil pemudik mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke parit dan terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.Kapolres OKU Timur, Adik Listiyono, mengatakan kecelakaan bermula saat sebuah minibus Honda HR-V berwarna abu-abu melaju dari arah Palembang menuju Cempaka.Diduga pengemudi mengantuk, kendaraan kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan. Benturan keras terjadi saat mobil menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi, yang kemudian memicu kebakaran akibat kebocoran bahan bakar."Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," katanya.Petugas dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan kejadian.Aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan. Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga hingga api berhasil dipadamkan."Identitas korban saat ini masih dalam pendataan. Namun, kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.Menurut Adik, kejadian ini menjadi peringatan bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik Lebaran."Kami terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," ujarnya.

Jakarta
| Senin, 23 Maret 2026
Foto: Mobil Pemudik Terjun ke Parit dan Terbakar di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat | Pifa Net

Pabrik Plastik di Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Petasan Remaja

PIFA, Cengkareng - Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di kawasan Cengkareng, tepatnya di Jalan Bojong Raya Nomor 26 RT 05/RW 04, Rawa Buaya, Jumat (20/3) dini hari WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh aksi sekelompok remaja yang bermain petasan di sekitar lokasi.Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan sebanyak 17 unit armada dengan 85 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 03.24 WIB dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 05.10 WIB.Menurut keterangan sekuriti di lokasi, kebakaran bermula saat sejumlah remaja bermain petasan di sekitar area pabrik. Aksi tersebut sempat mendapat teguran dari petugas keamanan, namun tidak diindahkan."Para remaja tidak terima ditegur dan justru semakin intens menyalakan petasan di sekitar lokasi," ujar Syaiful.Diduga, salah satu petasan yang dinyalakan masuk ke dalam area pabrik plastik dan memicu kebakaran yang dengan cepat membesar.Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada bagian pabrik yang terbakar. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini.

Jakarta
| Jumat, 20 Maret 2026
Foto: Pabrik Plastik di Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Petasan Remaja | Pifa Net

Sejumlah Umat Muslim di Indonesia Lebaran Lebih Awal, Ini Daftar Daerahnya

PIFA, Jakarta - Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada Kamis (19/3/2026). Mereka bahkan sudah melaksanakan salat Id sejak pagi hari, meski pemerintah baru akan menetapkan 1 Syawal melalui sidang isbat sore ini di Kementerian Agama Republik Indonesia.Perayaan lebih awal ini umumnya dilakukan oleh kelompok tarekat atau komunitas yang menggunakan metode hisab maupun perhitungan tradisi masing-masing.Di berbagai daerah, pelaksanaan salat Id berjalan lancar dan khidmat dengan pengamanan aparat. Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di sejumlah kota seperti Makassar, Padang, dan Bima telah lebih dulu merayakan Lebaran dengan jumlah jemaah sekitar ratusan orang.Hal serupa juga terjadi di Negeri Hila, Maluku Tengah, di mana ribuan jemaah melaksanakan salat Id di Masjid Hasan Soleman. Penentuan 1 Syawal di wilayah ini dilakukan berdasarkan perhitungan kalender hijriah yang telah dijalankan secara turun-temurun.Di Tulungagung, sekitar 100 jemaah di Masjid Nur Muhammad Al Muhdlor juga menggelar salat Id lebih awal dengan pengamanan dari kepolisian. Sementara di Nagan Raya, ribuan pengikut Tarekat Syattariyah merayakan Idulfitri berdasarkan metode hisab bilangan lima yang telah digunakan selama ratusan tahun.Selain itu, ratusan jemaah Majelis Sabilun Nahdhah di Depok juga melaksanakan salat Id dengan pengawalan aparat. Di Jember, ribuan warga sekitar Pondok Pesantren Mahfilud Dluror turut merayakan Lebaran lebih awal, mengikuti penentuan awal puasa berdasarkan kitab salaf yang telah digunakan sejak lama.Meski terdapat perbedaan waktu perayaan, pelaksanaan ibadah di berbagai daerah tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Jakarta
| Kamis, 19 Maret 2026
Foto: Sejumlah Umat Muslim di Indonesia Lebaran Lebih Awal, Ini Daftar Daerahnya | Pifa Net

Tiga WNA Ditangkap di Bali Usai Viral Bikin Video Porno Berkedok Ojol

PIFA, Bali - Polisi menangkap tiga warga negara asing (WNA) yang terlibat dalam produksi dan distribusi konten pornografi melalui platform OnlyFans. Ketiganya masing-masing berinisial MMZL, perempuan asal Prancis; ERB, pria asal Prancis; serta NBS, pria asal Italia.Dari hasil penyelidikan, MMZL dan NBS diketahui berperan sebagai pemeran dalam video tersebut. Dalam aksinya, NBS bahkan menyamar sebagai pengemudi ojek online (ojol) dengan mengenakan jaket ojol yang dibeli seharga Rp300 ribu.Kapolres AKBP Joseph Edward Purba menjelaskan bahwa penggunaan atribut ojol tersebut bertujuan untuk menarik perhatian publik dan membuat konten menjadi viral. Ia juga menegaskan bahwa sosok driver ojol yang sempat dikaitkan dengan video tersebut bukanlah pelaku.“Yang mengenakan jaket ojol itu warga Italia, bukan pengemudi lokal. Driver ojol hanya sebagai saksi karena jasanya digunakan pelaku perempuan untuk antar jemput selama di Bali,” ujar Joseph, Rabu (18/3).Polisi memastikan bahwa pengemudi ojol yang sempat viral tidak terlibat dalam produksi video tersebut dan hanya dimintai keterangan sebagai saksi.Berdasarkan hasil penyidikan, konten pornografi itu direkam di sebuah vila di wilayah Badung pada Minggu (8/3). Video kemudian didistribusikan oleh ERB ke platform OnlyFans dan media sosial X.ERB disebut memiliki peran penting dalam kasus ini, tidak hanya sebagai rekan, tetapi juga sebagai manajer MMZL. Ia bertanggung jawab mengatur proses produksi hingga distribusi konten.Penangkapan ketiga pelaku dilakukan setelah polisi berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melacak keberadaan mereka. MMZL dan NBS ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai saat hendak terbang ke Thailand pada Jumat (13/3).Sementara itu, ERB diamankan di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, pada Senin (16/3).Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Ngurah Rai, Gde Oki Rizky Aryadhika Heris, menyebut kedua pelaku yang ditangkap di bandara diduga hendak melarikan diri ke luar negeri.“Rencana berangkat ke Thailand, kami tangkap di bandara. Ada indikasi untuk melarikan diri,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu pelaku masuk ke Indonesia menggunakan visa on arrival (VoA) untuk tujuan wisata. Namun, setelah muncul laporan masyarakat terkait video viral, nama pelaku langsung masuk dalam daftar pemantauan imigrasi.Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam produksi maupun distribusi konten ilegal tersebut.

Bali
| Rabu, 18 Maret 2026
Foto: Tiga WNA Ditangkap di Bali Usai Viral Bikin Video Porno Berkedok Ojol | Pifa Net

Ledakan di Masjid Jember, Tim Jibom dan Labfor Polda Jatim Olah TKP dengan Pengamanan Ketat

PIFA, Jember - Tim penjinak bom (Jibom) bersama Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember.Proses olah TKP dilakukan sejak Selasa (17/3) dini hari dengan penjagaan ketat dari Brimob Polda Jatim. Hingga pukul 08.30 WIB, penyisiran di lokasi kejadian masih berlangsung.Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan, proses olah TKP masih berjalan dan hasil detailnya akan disampaikan oleh pihak Polda Jatim.“Olah TKP masih berlangsung dan untuk detailnya nanti pihak Polda Jatim yang menyampaikan,” ujarnya di lokasi kejadian.Berdasarkan pantauan di lapangan, tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh di area sekitar sumber ledakan, khususnya di dekat tempat wudhu laki-laki. Sejumlah sudut masjid diperiksa secara detail, termasuk barang-barang di sekitar lokasi serta kerusakan yang ditimbulkan.Kerusakan terlihat pada bagian plafon, rooster, hingga lemari yang sudah tidak terpakai. Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra bersama sejumlah pejabat Polda Jatim turut memantau langsung proses olah TKP di dalam masjid.Ketua Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, juga berada di lokasi untuk membantu apabila dibutuhkan oleh tim Jibom dan Labfor.Sebelumnya, ledakan misterius terjadi saat pelaksanaan salat tarawih pada Senin (16/3) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut sontak membuat panik jamaah dan warga sekitar perumahan.Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ledakan menyebabkan kerusakan pada bagian atap masjid. Satu orang jamaah dilaporkan sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD dr Soebandi akibat dugaan gangguan pendengaran karena kerasnya suara ledakan.Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Jember
| Selasa, 17 Maret 2026
Foto: Ledakan di Masjid Jember, Tim Jibom dan Labfor Polda Jatim Olah TKP dengan Pengamanan Ketat | Pifa Net

Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 300 Meter

PIFA, NTT - Gunung api Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 300 meter pada Senin (16/3) pukul 11.09 WITA.Laporan resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok menyebutkan kolom abu berwarna gelap terlihat membumbung ke udara dan cepat menyebar ke arah timur. Letusan tersebut sempat mengubah pemandangan langit di kawasan sekitar gunung.Petugas pengawas Pos Gunung Ili Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menjelaskan bahwa aktivitas erupsi juga terekam pada alat pemantau aktivitas gunung.Data seismograf menunjukkan getaran akibat erupsi memiliki amplitudo maksimum 6,3 mm dengan durasi sekitar 40 detik. Angka tersebut mengindikasikan aktivitas vulkanik yang cukup kuat.Pihak berwenang pun mengeluarkan larangan tegas bagi masyarakat untuk tidak memasuki area dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi. Larangan ini berlaku bagi warga setempat, wisatawan, maupun pendaki.“Kita harus lebih waspada karena terdapat potensi bahaya seperti aliran lava, longsoran, dan awan panas yang bisa muncul kapan saja,” ujar Stanislaus dalam pernyataan resmi yang diterima media.Selain itu, sektor selatan–tenggara, barat, dan timur laut gunung disebut sebagai wilayah yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi sehingga perlu mendapat perhatian khusus.Warga yang tinggal di sekitar Gunung Ili Lewotolok juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi untuk menghindari dampak abu vulkanik.Beberapa langkah yang disarankan antara lain menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, melindungi mata dan kulit dengan kacamata serta pakaian tertutup, serta menutup rapat tempat penampungan air bersih agar tidak tercemar abu.Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut. Jika mengalami gejala kesehatan, warga disarankan segera menghubungi tenaga medis terdekat.

Lokal
| Minggu, 15 Maret 2026
Foto: Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 300 Meter | Pifa Net

Detik-detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal di Jakarta Pusat

PIFA, Jakarta - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/3/2026) malam.Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah Andrie menyelesaikan kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, serangan terjadi saat Andrie melintas menggunakan sepeda motor di sebuah persimpangan jalan. Situasi jalan yang awalnya terlihat tenang berubah mencekam ketika sebuah sepeda motor yang diduga ditumpangi dua orang melaju dari arah berlawanan.Tanpa diduga, pelaku menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh Andrie sebelum langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.Tak lama setelah penyiraman terjadi, kepulan asap putih pekat terlihat muncul dari bagian tubuh dan pakaian korban. Asap tersebut diduga merupakan reaksi dari zat korosif yang mengenai tubuh Andrie.Merasa panas yang sangat menyengat, Andrie segera menghentikan motornya dan berusaha melepaskan pakaian yang ia kenakan.“Allahu Akbar!” teriak Andrie histeris dalam rekaman yang beredar.Ia kemudian berusaha meminta bantuan warga sekitar yang mulai menyadari adanya kegaduhan di lokasi kejadian.“Tolong, tolong!” rintihnya berulang kali sambil memegangi bagian tubuh yang terkena siraman cairan tersebut.Dalam kondisi darurat, Andrie juga sempat memperingatkan orang-orang di sekitarnya agar menjauh dari cairan yang diduga air keras itu.“Air keras, air keras!” pekiknya.Sejumlah warga yang berada di lokasi tampak panik dan berusaha memberikan pertolongan pertama kepada korban. Sementara sebagian warga lainnya mencoba mengejar pelaku yang melarikan diri setelah melakukan penyerangan.

Jakarta
| Sabtu, 14 Maret 2026
Foto: Detik-detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal di Jakarta Pusat | Pifa Net

Bareskrim Ungkap Aliran Rp1,6 Miliar dari Bandar Sabu ke Eks Kapolres Bima Kota

PIFA, Bima - Bareskrim Polri mengungkap proses penyerahan uang sebesar Rp1,6 miliar dari bandar narkoba Abdul Hamid alias Boy kepada mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Uang tersebut diserahkan secara bertahap sepanjang Mei hingga September 2025.Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, uang itu diberikan sebagai imbalan perlindungan terhadap peredaran sabu di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).Menurutnya, uang disalurkan melalui mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.“Menurut keterangan A Hamid alias Boy, yang bersangkutan sudah menyetorkan uang sebanyak Rp1,6 miliar dalam rentang waktu bulan Mei hingga September 2025,” kata Eko kepada wartawan, Jumat (13/3).Eko merinci setoran pertama sebesar Rp400 juta dibungkus kantong plastik hitam dan diletakkan di depan ruangan Satresnarkoba Polres Bima Kota. Setoran kedua dengan jumlah sama kembali dibungkus kresek hitam dan diserahkan langsung kepada AKP Malaungi di Lamboade Gym.Setoran ketiga juga sebesar Rp400 juta dibungkus plastik hitam dan diletakkan di depan kantor Satnarkoba Polres Bima Kota.Sementara itu, setoran keempat dan kelima masing-masing Rp200 juta. Uang tersebut juga dibungkus kantong plastik hitam, dengan lokasi penyerahan di belakang mess AKP Malaungi serta di depan Hotel Mutmainah.Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Abdul Hamid alias Boy yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait jaringan narkoba tersebut. Boy ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (12/3).“DPO Boy sudah tertangkap,” ujar Eko dalam keterangan tertulis.Kasatgas Narcotic Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Kevin Leleury menjelaskan, Boy merupakan bandar narkotika dalam jaringan Erwin Iskandar alias Koh Erwin yang beroperasi di wilayah NTB.Sebelumnya, polisi juga telah menangkap Koh Erwin yang diketahui memasok uang dan narkoba kepada AKBP Didik. Erwin ditangkap saat berupaya melarikan diri melalui jalur laut ilegal menuju Malaysia dari Tanjung Balai, Sumatera Utara.Jaringan Koh Erwin juga diketahui pernah menyetor uang Rp1 miliar kepada Didik melalui AKP Malaungi selama periode Juni hingga November 2025.Saat ini AKBP Didik Putra Kuncoro telah dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari institusi Polri. Ia juga telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Lokal
| Jumat, 13 Maret 2026
Foto: Bareskrim Ungkap Aliran Rp1,6 Miliar dari Bandar Sabu ke Eks Kapolres Bima Kota | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Lokal

Foto: Selenggarakan Sarasehan Daerah, FKBK Deklarasikan Poin-poin Persoalan yang Ada di Kalbar | Pifa Net

Selenggarakan Sarasehan Daerah, FKBK Deklarasikan Poin-poin Persoalan yang Ada di Kalbar

Berita Kalbar, PIFA - Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK) mendeklarasikan poin-poin narasi yang telah di lakukan diskusi pada kegiatan Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK), di Kota Singkawang pada Sabtu (05/05/2022). Lewat Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat menghasilkan poin-poin tuntutan yang kemudian dijadikan sebuah deklarasi oleh Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK).  Koordinator pusat Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat, Abdur Rahman menyampaikan bahwa melalui diskusi yang dilakukan oleh BEM Se-Kalimantan Barat disini kita mendapatkan poin-poin tuntutan dan masukan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat. "Yang kemudian poin-poin tersebut akan menjadi perhatian dan prioritas bagi FKBK untuk mengawal kedepannya. Sehingga gerakan-gerakan BEM Se-Kalimantan Barat dapat seragam," ujar Koordinator Pusat FKBK. Adapun poin poin deklarasi tersebut adalah. 1. Mendukung pemerintah untuk melakukan pelaksanaan sosialisasi dalam percepatan pemerataan vaksinasi. 2. Mendukung program pemerintah Kalimantan Barat dalam pembinaan perekonomian masyarakat 3. Mendesak lembaga terkait dalam menangani lonjakan kasus narkoba di Kalimantan Barat  4. Memaksimalkan program penurunan stunting yang dilaksanakan oleh pemerintah Kalimantan Barat 5. Meminta ketegasan pemerintah dan penegak hukum dalam menangani kekerasan seksual di Kalimantan Barat 6. Mendesak pemerintah untuk memperhatikan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat 7. Meminta Pemerintah Kalimantan Barat secara tegas mengusut penimbunan minyak goreng di daerah Kalimantan Barat 8. Tarik kebijakan BPJS sebagai syarat administrasi layanan publik 9. Menuntut pemerintah untuk melakukan pemerataan pembangunan dan perawatan infrastruktur di Kalimantan Barat 10. Mendorong pemerintah untuk memberi perhatian lebih terhadap kegiatan pertambangan Kalimantan Barat. 11. Mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian terhadap tata kelola sampah di Kalimantan Barat 12. Meminta solusi kepada Pemerintah Kalimantan Barat terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan dengan adanya proyek dan kebijakan pemerintah 13. Mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah agraria di Kalimantan Barat Poin-poin deklarasi tersebut disahkan dan di sepakati dalam forum Sarasehan Daerah Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat. (ja) 

Kalbar
| Minggu, 6 Maret 2022

Lokal

Foto: Suriansyah Ingatkan Vaksinasi Covid-19 Mesti Terus Gencar | Pifa Net

Suriansyah Ingatkan Vaksinasi Covid-19 Mesti Terus Gencar

Berita Lokal, PIFA - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat, Suriansyah mengingatkan vaksinasi Covid-19 mesti terus gencar dilakukan mengingat kasus virus Covid-19 belum sepenuhnya tuntas. "Sebab di sejumlah provinsi, masih ada penyebaran virus ini. Kita lebih baik antisipasi dengan terus gencar menggelar vaksinasi oleh pemerintah yang didukung TNI, Polri," katanya, kemarin. Legislator Gerindra itu menerangkan, pelaksanaan vaksinasi itu tetap dilakukan dengan skema yang sama dengan vaksinasi yang telah dilakukan. Misalnya dipusatkan di beberapa fasilitas umum dan pembelanjaan. Suriansyah menyebutkan, DPRD Kalbar juga terus berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait pengawasan melalui rapat-rapat kerja yang digelar oleh pihaknya bersama instansi-instansi. "Kami koordinasi. Rapat dengar pendapat dan rapat kerja dengan instansi terkait. Misalnya dengan Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit dan lainnya," katanya. Hal ini, kata Suriansyah dimaksudkan untuk mengetahui rencana kerja dan mengawasi pelaksanaan setiap kebijakan dan aturan di lapangan. Pihaknya juga melakukan pengawasan lapangan jika memang dibutuhkan. Namun hal ini tergantung dinamika yang terjadi. Di sisi lain, guna meningkatkan persentase vaksinasi, menurutnya pemerintah bersama TNI dan Polri selain melakukan vaksinasi massal di fasilitas umum dan pusat pembelanjaan harus tetap menggalakkan sosialisasi, penyuluhan dan edukasi. Sehingga masyarakat mengerti dan sadar mereka memerlukan vaksinasi tersebut. "Edukasi sangat penting. Sebab memang Covid belum dinyatakan berakhir," jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kalbar, Hary Agung mengatakan cakupan vaksinasi Covid-19 hingga per tanggal 8 Oktober 2022.  Dia menjelaskan, untuk masyarakat yang sudah terdata melakukan vaksin pertama mencapai angka 79,45 persen, vaksin kedua 64,87 persen.  Kemudian vaksin booster pertama (dosis 3) 21,99 persen dan vaksin booster kedua (dosis 4) 55,07 persen.  "Sementara khusus untuk vaksinasi keempat itu adalah booster kedua untuk tenaga kesehetan," katanya. Vaksin booster itu mencapai sasaran sekitar 25 ribu tenaga kesehatan di Kalbar. Hingga saat ini, baru menyentuh angka 55,07 persen. (ap)

Kalbar
| Jumat, 14 Oktober 2022

Lokal

Foto: Seorang Warga Kubu Raya Dapat Hadiah Umrah dari Program Vaksinasi Berhadiah | Pifa Net

Seorang Warga Kubu Raya Dapat Hadiah Umrah dari Program Vaksinasi Berhadiah

Berita Kubu Raya, PIFA - Seorang warga Desa Seruat Dua, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mendapatkan hadiah umrah gratis setelah namanya keluar dalam undian program vaksinasi berhadiah tahap dua, yang dilaksanakan Pemkab Kubu Raya. Musliadi, seorang petani dan tukang di Desa Seruat Dua, Kecamatan Kubu, dan saat dihubungi oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan usai pengundian, tidak menyangka mendapat hadiah umrah. "Alhamdulillah, saya sama sekali tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah umrah ini. Rencana dalam waktu dekat memang tidak ada, karena tidak ada biaya, tapi niat sudah ada dan tidak menyangka niat itu berwujud hadiah umrah ini," kata Musliadi saat dihubungi melalui telepon, Kamis (7/4/2022). Dia mengaku saat mengikuti program vaksinasi di kediaman kepala dusun, dirinya tidak berharap sama sekali mendapatkan hadiah, karena dirinya mengikuti vaksinasi memang untuk ikut menyukseskan program pemerintah dalam percepatan capaian vaksinasi. "Selain untuk melindungi diri dan keluarga, tentu saya juga berharap tidak tertular COVID-19. Terimakasih kepada Pemkab Kubu Raya yang sudah melaksanakan program ini, dan Alhamdulillah, akhirnya niat saya untuk umrah bisa tercapai," katanya. Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan untuk kedua kalinya membagikan hadiah umrah pada program vaksinasi berhadiah. Menurutnya, program ini bukan hanya untuk mengejar capaian vaksinasi, namun lebih kepada menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat untuk melindungi dirinya dan keluarganya dari ancaman COVID-19. "Alhamdulillah, untuk proses pengundian program vaksinasi berhadiah utama umrah yang kita laksanakan hari ini berjalan baik. Selamat kepada Musliadi yang berhak menerima hadiah Umroh gratis ini, semoga niatnya terbayar dan bisa segera mengunjungi Ka'bah," kata Muda di Sungai Raya. Muda menjelaskan selain hadiah utama umrah gratis, pihaknya juga menyiapkan hadiah lainnya seperti mesin air, TV, mesin cuci dan juga kulkas. "Selamat kepada para pemenang, semoga ini bisa memotivasi masyarakat lainnya untuk segera mengikuti vaksinasi COVID-19," kata Muda. (ja)

Kubu Raya
| Jumat, 8 April 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5