Lokal
Keberhasilan Program Sekolah Gratis dan Janji Beasiswa Kuliah dari Sutarmidji
PIFA, LOKAL - Keberhasilan program pendidikan gratis yang dilaksanakan selama masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji pada periode 2018-2023 mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Salah satunya datang dari Bambang, seorang warga Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi. Bambang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program sekolah gratis yang telah membawa dampak besar bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. "Untuk SMA dan SMK sederajat, sekarang sangat luar biasa, tidak ada seribu lagi pun kami membayar," ujar Bambang yang menyebutkan bahwa anaknya yang bersekolah di tingkat SMA dan SMK tidak dikenakan biaya sepeser pun. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran pendidikan oleh pihak sekolah sudah sangat baik. Bambang juga berharap program beasiswa kuliah yang ditawarkan oleh Sutarmidji dan calon wakil gubernur Didi Haryono (Midji-Didi) untuk lima tahun ke depan dapat berjalan dengan transparan dan tepat sasaran. "Kami sangat berharap agar beasiswa ini diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan, khususnya bagi keluarga tidak mampu," tambah Bambang. Dalam tanggapannya, Sutarmidji menegaskan bahwa program beasiswa kuliah gratis yang akan dijalankan pada periode kedua kepemimpinannya akan memiliki sistem verifikasi yang ketat. "Kami akan membuka aplikasi untuk pendaftaran, dan verifikasi akan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sehingga tidak ada penyalahgunaan," ujarnya. Sutarmidji menjamin bahwa program beasiswa tersebut akan memprioritaskan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan memastikan agar tidak ada yang mampu, tetapi mendapat beasiswa.Ia juga menambahkan bahwa jumlah beasiswa yang disiapkan setiap tahunnya bisa mencapai antara 5.000 hingga 10.000 kuota untuk jenjang S1. Sistem ini, lanjutnya, akan menghindari kesalahan analisis yang bisa terjadi jika dilakukan oleh pihak desa. "Jika ada penyimpangan, saya akan membuat sistem yang ketat seperti pada program SMA/SMK gratis, di mana kepala sekolah yang terbukti melanggar langsung saya copot," tegas Sutarmidji.Sutarmidji juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi beasiswa agar program ini bisa memberikan manfaat maksimal bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, serta membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kalbar.
Kalbar
| Kamis, 14 November 2024

Trending
GMNI FISIP Untan Pontianak Desak Pemerintah Agar Lebih Serius Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Pontianak
| Sabtu, 19 Maret 2022

Mohamad Qadhafy Dipastikan Jadi Calon Tunggal Ketum BPD HIPMI Kalbar Masa Bakti 2021-2024
Tim Redaksi
| Kamis, 9 September 2021

Operasi Lilin Kapuas 2021, Polres Bengkayang Turunkan 143 Personel Jelang Nataru
Bengkayang
| Jumat, 24 Desember 2021

Alumni Untan, Muda Mahendrawan Bupati Independen Pertama di Indonesia
Kubu Raya
| Jumat, 1 September 2023

Dewan Soroti Pentingnya Anggaran Infrastruktur untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kalbar
Kalbar
| Senin, 29 Mei 2023

Bupati Jarot Minta PKK Ajak Warga Lansia untuk Divaksin
Sintang
| Jumat, 25 Maret 2022

Bupati Landak Minta Pihak Terkait Benahi Data Vaksinasi yang Bermasalah
Landak
| Rabu, 22 Desember 2021

Kesadaran Divaksin Kian Meningkat, Pemkot Pontianak Termotivasi Perluas Vaksinasi
Pontianak
| Kamis, 14 Oktober 2021

Bupati Muda Menghargai Langkah Digitalisasi BPN Kalbar
Kubu Raya
| Minggu, 18 Februari 2024

Berita Terbaru
Lokal

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA
PIFA, Belu - Penyanyi yang pernah masuk Top 6 Indonesian Idol 2025, Petrus Yohanes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota, resmi ditahan oleh penyidik Polres Belu pada Rabu (11/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa mengatakan penahanan dilakukan setelah tersangka dinyatakan sehat oleh tim medis di RSUD Gabriel Manek Atambua. Sebelumnya penahanan terhadap Piche sempat dibantarkan karena ia mengalami sakit dan harus menjalani perawatan setelah ditangkap pada Sabtu (28/2).“Penyidik Satreskrim Polres Belu telah melaksanakan penahanan terhadap tersangka berinisial PK setelah dilakukan penarikan pembantaran dan penahanan lanjutan. Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rutan Polres Belu,” kata Astawa dalam keterangan tertulis.Piche ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan dari seorang siswi SMA berinisial ACT (16) terkait dugaan pemerkosaan. Dalam kasus ini, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dahulu ditahan.Ketiganya dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pemerkosaan atau persetubuhan terhadap anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga diperkosa saat berada dalam kondisi tidak sadar setelah pesta minuman keras bersama para tersangka.
Belu
| Rabu, 11 Maret 2026
Lokal

KPK Amankan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu
PIFA, Rejang Lebong - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Bengkulu pada Senin (9/3) malam.Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan Hendri menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu.“Ya, salah satu juga diamankan,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (10/3).Budi menjelaskan total ada 13 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.Dari jumlah tersebut, sembilan orang kemudian diterbangkan ke Jakarta dan telah tiba di Gedung KPK pada Selasa pagi. Mereka terdiri dari seorang bupati, wakil bupati, tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta empat orang dari pihak swasta.Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita beberapa barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai, meski jumlahnya belum diungkapkan.OTT dilakukan sejak Senin malam dan sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah disegel oleh penyidik KPK.Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Rejang Lebong
| Rabu, 11 Maret 2026
Lokal

Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya
PIFA, Depok - Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh mengatakan penemuan itu bermula saat dua saksi berinisial L dan R datang ke rumah korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membersihkan rumah tersebut.Keduanya sebelumnya sempat datang pada Februari 2026 setelah mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu rumah terlihat kosong dan pagar dalam keadaan terkunci dari luar.Karena tidak memiliki kunci, saksi membuka paksa gembok pagar. Ketika masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan. L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan. Mereka kemudian hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum pulang.Pada Jumat malam, L dan R kembali ke rumah untuk melanjutkan rencana bersih-bersih dan sempat bermalam di ruang tengah. Keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya mulai membersihkan rumah dengan berbagi tugas.Saat membersihkan kamar, R berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika menyingkap karpet di bawah tumpukan pakaian tersebut, ia menemukan tulang kaki manusia.“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah terlihat tulangnya dan kulitnya mengering,” kata Chaerul.Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Cinere.Polisi menyebut korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun hingga kini keberadaan pria tersebut belum diketahui. Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor beserta STNK dan satu unit ponsel.Menurut keterangan warga, korban dan suami sirinya juga sempat diketahui memiliki riwayat pertengkaran rumah tangga.Selain itu, polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jenazah korban. Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban
Depok
| Senin, 9 Maret 2026
Berita Populer
Lokal

Keberhasilan Program Sekolah Gratis dan Janji Beasiswa Kuliah dari Sutarmidji
PIFA, LOKAL - Keberhasilan program pendidikan gratis yang dilaksanakan selama masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji pada periode 2018-2023 mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Salah satunya datang dari Bambang, seorang warga Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi. Bambang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program sekolah gratis yang telah membawa dampak besar bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. "Untuk SMA dan SMK sederajat, sekarang sangat luar biasa, tidak ada seribu lagi pun kami membayar," ujar Bambang yang menyebutkan bahwa anaknya yang bersekolah di tingkat SMA dan SMK tidak dikenakan biaya sepeser pun. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran pendidikan oleh pihak sekolah sudah sangat baik. Bambang juga berharap program beasiswa kuliah yang ditawarkan oleh Sutarmidji dan calon wakil gubernur Didi Haryono (Midji-Didi) untuk lima tahun ke depan dapat berjalan dengan transparan dan tepat sasaran. "Kami sangat berharap agar beasiswa ini diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan, khususnya bagi keluarga tidak mampu," tambah Bambang. Dalam tanggapannya, Sutarmidji menegaskan bahwa program beasiswa kuliah gratis yang akan dijalankan pada periode kedua kepemimpinannya akan memiliki sistem verifikasi yang ketat. "Kami akan membuka aplikasi untuk pendaftaran, dan verifikasi akan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sehingga tidak ada penyalahgunaan," ujarnya. Sutarmidji menjamin bahwa program beasiswa tersebut akan memprioritaskan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan memastikan agar tidak ada yang mampu, tetapi mendapat beasiswa.Ia juga menambahkan bahwa jumlah beasiswa yang disiapkan setiap tahunnya bisa mencapai antara 5.000 hingga 10.000 kuota untuk jenjang S1. Sistem ini, lanjutnya, akan menghindari kesalahan analisis yang bisa terjadi jika dilakukan oleh pihak desa. "Jika ada penyimpangan, saya akan membuat sistem yang ketat seperti pada program SMA/SMK gratis, di mana kepala sekolah yang terbukti melanggar langsung saya copot," tegas Sutarmidji.Sutarmidji juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi beasiswa agar program ini bisa memberikan manfaat maksimal bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, serta membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kalbar.
Kalbar
| Kamis, 14 November 2024
Lokal

GMNI FISIP Untan Pontianak Desak Pemerintah Agar Lebih Serius Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Berita Pontianak, PIFA - Yogi salah satu aktivis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) DPK FISIP UNTAN Pontianak, mendesak agar Pemerintah lebih serius dan tegas untuk mengatasi krisis minyak goreng yang tengah dihadapi oleh masyarakat saat ini. Yogi yang merupakan Kabid Politik Hukum & HAM GMNI DPK FISIP UNTAN Pontianak menyampaikan, hal ini dikarenakan kelangkaan minyak goreng ditingkat pedagang masih terjadi di berbagai daerah, sehingga mengakibatkan harganya sangat tinggi. Hal ini tentu membebani rumah tangga hingga pelaku usaha, terutama di sektor mikro. Terlebih, kenaikan ini tidak sebanding dengan penghasilan pelaku usaha. Apalagi para pelaku usaha yang baru bangkit dari hantaman Pandemi Covid-19. “Ya, tentu melihat kondisi pada saat ini yang dimana terjadi kelangkaan minyak goreng di berbagai daerah tentu pemerintah harus lebih serius dan tegas dalam mengambil tindakan. Ironis jika negara penghasil CPO dan minyak goreng berbahan baku sawit terbesar di dunia namun rakyat kesulitan mendapatkannya,” kata Yogi, Sabtu (19/3/2022). Seperti yang diketahui baru baru ini pemerintah mengeluarkan aturan terkait harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit yang berlaku mulai 1 Februari 2022 lalu. Namun aturan itu tidak sesuai dengan aplikatifnya. “Tentu. Seharusnya pemerintah harus lebih serius menangani persoalan tersebut, jangan hanya mengeluarkan aturan saja tetapi tidak disertai dengan tindakan yang kongkret,” tegasnya. Tidak hanya itu, Yogi juga meminta kepada pemerintah dan sektor perusahaan kelapa sawit di setiap daerah agar segera menyelenggarakan operasi pasar murah khususnya minyak goreng. “Hal tersebut pun tentu akan meringankan beban masyarakat yang mana di tengah erai-berai kelangkaan minyak goreng yang tengah dihadapkan pada saat ini,” terangnya. Yogi juga menegaskan agar pemerintah tidak setengah-setengah menangani dan memberikan solusi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ia juga meminta agar satuan tugas (Satgas) Pangan bergerak ke akar rumput untuk memberantas jika ada oknum-oknum kartel nakal. “Pemerintah harus serius dan tegas dalam memaksimalkan hal tersebut. Semoga apa yang lakukan bisa memberikan solusi yang tepap untuk mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng,” tutupnya. (ja)
Pontianak
| Sabtu, 19 Maret 2022
Lokal

Mohamad Qadhafy Dipastikan Jadi Calon Tunggal Ketum BPD HIPMI Kalbar Masa Bakti 2021-2024
Kalbar - Kepastian Mohamad Qadhafy menjadi calon tunggal Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (BPD HIPMI Kalbar) diketahui setelah hanya Qadhafy yang mengembalikan berkas pendaftaran hingga batas akhir waktu yang ditentukan pukul 24.01 WIB hari Rabu (8/9) tadi malam. “Ya hanya satu Bakal Calon Ketua Umum saja yaitu Mohamad Qadhafy yang mengembalikan berkas hingga batas waktu terakhir pukul 24.01 WIB tadi malam,” kata Ketua Steering Committee (SC) Musda XV BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Barat, Syahri, Kamis (9/9) pagi. Sementara Gulam Mohamad Sharon disebutkan Syahri tidak ada mengembalikan berkas ke Steering Committee (SC). Tahapan berikutnya tambah Syahri, pihaknya akan melakukan verifikasi berkas-berkas pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Mohamad Qadhafy untuk kemudian ditetapkan menjadi Calon Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Barat. Mohamad Qadhafy mendapatkan rekomendasi enam Badan Pengurus Cabang HIPMI Kabupaten/Kota. Rekomendasi dari Badan Pengurus Cabang (BPC) kabupaten/ kota merupakan salah satu syarat penting bagi setiap Bakal Calon Ketua Umum untuk maju bertarung di pemilihan Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Barat. Rekomendasi itu wajib diserahkan saat tahapan pengembalian berkas yang selambat-lambatnya hingga Rabu (8/9) tadi malam pukul 24.00 wib. Pemilihan Calon Ketua Umum bagian dari agenda yang diselenggarakan dalam ajang Musda XV HIPMI Provinsi Kalimantan Barat selain laporan pertanggung jawaban dari kepengurusan sebelumnya dibawah kepemimpinan Ketua Umum BPD HIPMI Denia Yuniarti Abdussamad. Di organisasi HIPMI, nama Mohamad Qadhafy telah banyak dikenal para kader baik di tingkat BPC, BPD hingga BPP. Kiprahnya dari BPC HIPMI Kubu Raya. Di tahun 2012, Mohamad Qadhafy mendapatkan mandat untuk membentuk HIPMI Kubu Raya. Persiapan ia lakukan untuk merekrut kader-kader hingga akhirnya ia terpilih menjadi Ketua Umum BPC HIPMI Kubu Raya masa bakti 2013-2016. Sudirman Bakri dirangkulnya sebagai Sekretaris Umum dan Heni Maryati sebagai Bendahara Umum kala itu. Kemudian hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), ia menjadi Sekretaris Umum BPD HIPMI Kalbar berpasangan dengan Nedy Achmad sebagai Ketua Umum masa bakti 2015-2017. Komunikasi dengan pengurus BPP kerap ia lakukan. Hal itu ia dekat dengan pengurus BPP HIPMI termasuk sejumlah ketua umum antara lain Raja Sapta Oktohari (RSO) Ketua Umum BPP HIPMI 2011-2014.(tmB)
Tim Redaksi
| Kamis, 9 September 2021
Feeds
Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA
PIFA, Belu - Penyanyi yang pernah masuk Top 6 Indonesian Idol 2025, Petrus Yohanes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota, resmi ditahan oleh penyidik Polres Belu pada Rabu (11/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa mengatakan penahanan dilakukan setelah tersangka dinyatakan sehat oleh tim medis di RSUD Gabriel Manek Atambua. Sebelumnya penahanan terhadap Piche sempat dibantarkan karena ia mengalami sakit dan harus menjalani perawatan setelah ditangkap pada Sabtu (28/2).“Penyidik Satreskrim Polres Belu telah melaksanakan penahanan terhadap tersangka berinisial PK setelah dilakukan penarikan pembantaran dan penahanan lanjutan. Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rutan Polres Belu,” kata Astawa dalam keterangan tertulis.Piche ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan dari seorang siswi SMA berinisial ACT (16) terkait dugaan pemerkosaan. Dalam kasus ini, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dahulu ditahan.Ketiganya dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pemerkosaan atau persetubuhan terhadap anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga diperkosa saat berada dalam kondisi tidak sadar setelah pesta minuman keras bersama para tersangka.
Belu
| Rabu, 11 Maret 2026

KPK Amankan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu
PIFA, Rejang Lebong - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Bengkulu pada Senin (9/3) malam.Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan Hendri menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu.“Ya, salah satu juga diamankan,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (10/3).Budi menjelaskan total ada 13 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.Dari jumlah tersebut, sembilan orang kemudian diterbangkan ke Jakarta dan telah tiba di Gedung KPK pada Selasa pagi. Mereka terdiri dari seorang bupati, wakil bupati, tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta empat orang dari pihak swasta.Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita beberapa barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai, meski jumlahnya belum diungkapkan.OTT dilakukan sejak Senin malam dan sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah disegel oleh penyidik KPK.Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Rejang Lebong
| Rabu, 11 Maret 2026

Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Rumahnya
PIFA, Depok - Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang di dalam rumahnya di kawasan Meruyung, Limo, Depok, Sabtu (7/3).Kapolsek Cinere Kompol Chaerul Saleh mengatakan penemuan itu bermula saat dua saksi berinisial L dan R datang ke rumah korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB untuk membersihkan rumah tersebut.Keduanya sebelumnya sempat datang pada Februari 2026 setelah mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu rumah terlihat kosong dan pagar dalam keadaan terkunci dari luar.Karena tidak memiliki kunci, saksi membuka paksa gembok pagar. Ketika masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan. L sempat melihat tumpukan pakaian di lantai, namun tidak menaruh curiga karena tidak mencium bau mencurigakan. Mereka kemudian hanya membersihkan bagian pekarangan sebelum pulang.Pada Jumat malam, L dan R kembali ke rumah untuk melanjutkan rencana bersih-bersih dan sempat bermalam di ruang tengah. Keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya mulai membersihkan rumah dengan berbagi tugas.Saat membersihkan kamar, R berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik. Namun ketika menyingkap karpet di bawah tumpukan pakaian tersebut, ia menemukan tulang kaki manusia.“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah terlihat tulangnya dan kulitnya mengering,” kata Chaerul.Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan diteruskan ke Polsek Cinere.Polisi menyebut korban diketahui tinggal di rumah tersebut bersama suami sirinya. Namun hingga kini keberadaan pria tersebut belum diketahui. Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor beserta STNK dan satu unit ponsel.Menurut keterangan warga, korban dan suami sirinya juga sempat diketahui memiliki riwayat pertengkaran rumah tangga.Selain itu, polisi menemukan taburan bubuk kopi di sekitar jenazah korban. Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban
Depok
| Senin, 9 Maret 2026

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Milik WN Ukraina Korban Penculikan, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Mafia Luar Negeri
PIFA, Bali - Polda Bali memastikan potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, identik dengan warga negara Ukraina korban penculikan, Ihor Komarav (28).Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan hasil perbandingan DNA dari potongan tubuh, bercak darah di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP), serta DNA ibu korban menunjukkan kecocokan sebesar 99,99 persen."Perbandingan dari hasil profil DNA tersebut dapat disimpulkan bahwa alel maternal dari profil DNA ibu korban adalah cocok dengan alel material dari profil darah pada mobil Avanza hitam mobil darah pada Villa Summer di Tabanan dan hasil profil DNA pada ke enam sampel tulang yang sudah kita periksa tadi berdasarkan perhitungan indeks maternitas bahwa probabilitas profil DNA adalah 99,99 persen," kata Ariasandy, Jumat (6/3).Sampel yang diperiksa berasal dari enam potongan tulang, termasuk gigi geraham, tulang selangka, paha, iga, jari kaki, dan tulang kering. Hasil analisis menunjukkan DNA berasal dari satu individu laki-laki yang identik dengan darah yang ditemukan di mobil Toyota Avanza dan sebuah vila di Tabanan.Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu tersangka WNA berinisial CH. Sementara enam orang lainnya, yakni RM, BK, AS, VN, SM, dan DH, masuk daftar pencarian orang (DPO) dan telah diajukan red notice ke Interpol."Kami kejar enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami sudah terbitkan DPO dan Red Notice. Kami tetap berkoordinasi dengan Imigrasi, Divhubinter, kemudian Interpol untuk mengejar keberadaan pelaku yang kami duga sudah ke luar negeri ya. Seluruhnya merupakan WNA dengan kepemilikan paspor lebih dari dua," kata Ariasandy.Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan kasus penculikan dan mutilasi tersebut dengan jaringan mafia luar negeri.
Bali
| Jumat, 6 Maret 2026

Ledakan Keras Gegerkan Warga Sumenep, Dua Rumah Rusak dan Tiga Orang Luka
PIFA, Sumenep - Ledakan keras menggegerkan warga Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (5/3) pagi. Peristiwa di wilayah ujung timur Pulau Madura itu menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan.Salah seorang warga, Zuhdi, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung membuat warga panik. Banyak warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman keras tersebut.“Suara ledakannya sangat keras, sehingga membuat warga keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Zuhdi.Dentuman bahkan dilaporkan terdengar hingga radius sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.Akibat insiden itu, dua rumah dilaporkan rusak. Selain itu, tiga warga mengalami luka-luka dan telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti, mengatakan pihak kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan terkait penyebab ledakan.“Kapolres juga sudah meluncur ke lokasi kejadian di Batuputih,” kata Widiarti.
Sumenep
| Kamis, 5 Maret 2026

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah OTT KPK, Klaim Tak Ada Barang Disita
PIFA, Pekalongan - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq membantah adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya. Ia menegaskan tidak ada barang maupun uang yang disita saat petugas mendatangi rumahnya.“Intinya saya tidak OTT, tidak ada barang apa pun yang diambil. Saat mereka datang ke rumah, saya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah,” kata Fadia kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).Fadia menyebut saat itu dirinya tengah bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk menyampaikan izin tidak bisa menghadiri agenda program Makan Bergizi Gratis (MBG).Ia mengaku bingung dengan tindakan yang disebut sebagai OTT tersebut dan kembali menegaskan tidak ada barang serupiah pun yang disita dari dirinya.Sementara itu, KPK menyatakan telah mengamankan tiga orang dalam operasi yang digelar Selasa (3/3) dini hari di Semarang, termasuk Fadia beserta ajudan dan orang kepercayaannya.Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan dan para pihak yang diamankan sudah ditetapkan status hukumnya sebagai tersangka.Tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan, termasuk kantor Bupati Pekalongan, kantor Sekretaris Daerah, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru).
Pekalongan
| Selasa, 3 Maret 2026

Penahanan Piche Kota dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak Dibantarkan karena Sakit
PIFA, Belu - Penyanyi PYDAJK alias Piche Kota resmi ditahan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Belu dalam kasus dugaan pemerkosaan dan persetubuhan anak terhadap siswi SMA berinisial ACT (16).Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rachmat Hidayat, mengatakan penahanan dilakukan sejak Minggu (1/3) untuk 20 hari ke depan, setelah Piche ditangkap pada Sabtu (28/2) pukul 13.00 Wita di kediamannya. Namun, penahanan saat ini dibantarkan karena tersangka dikabarkan sakit.“Statusnya sudah tahanan sejak Minggu (1/3),” ujar Rachmat, Senin (2/3).Saat ini Piche menjalani perawatan dan observasi medis di RSUD Gabriel Manek Atambua dengan pengawalan penyidik serta didampingi keluarga. Jika dinyatakan sehat, ia akan langsung dipindahkan ke rumah tahanan Polres Belu.Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka. Selain Piche Kota, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dulu ditahan masing-masing sejak 25 dan 27 Februari 2026 di Rutan Polres Belu.Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa sebelumnya menyatakan penyidik menerapkan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, mengacu pada ketentuan KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak.Kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 13 Januari 2026. Dugaan tindak pidana terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Atambua, Kabupaten Belu, NTT. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami kekerasan seksual saat dalam kondisi tidak sadar usai pesta minuman keras bersama para tersangka.
Lokal
| Senin, 2 Maret 2026

BNPB: 5 Desa di Sayung Demak Masih Terendam, Perbaikan Dua Tanggul Terkendala Debit Air Tinggi
PIFA, Demak — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan masih terdapat lima desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang hingga kini dikepung banjir dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter. Banjir tersebut telah berlangsung sejak Senin (16/2) dini hari. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, kondisi banjir dipengaruhi karakter wilayah yang berbentuk cekungan serta tingginya air rob. Akibatnya, aliran air menuju Sungai Dombo belum berjalan optimal sehingga genangan masih bertahan di permukiman warga dan akses jalan. “Kondisi tersebut dipengaruhi karakter wilayah yang berupa cekungan serta tingginya air rob sehingga aliran air menuju Sungai Dombo belum optimal dan masih menggenangi permukiman warga serta akses jalan,” ujar Abdul Muhari, dikutip dari Antara, Minggu (1/3). BNPB juga mengakui bahwa debit air yang masih tinggi akibat hujan deras dan rob menjadi tantangan utama dalam percepatan perbaikan tanggul jebol di Demak. Saat ini terdapat dua tanggul yang mengalami kerusakan, yakni tanggul Sungai Cabean dan Sungai Tuntang. Untuk tanggul Sungai Cabean, proses penutupan telah mencapai sekitar 70 persen di sisi kiri dan 80 persen di sisi kanan, dengan penguatan yang masih terus dilakukan. Sementara itu, penanganan tanggul Sungai Tuntang di sejumlah titik masih tertunda karena debit air yang belum surut, meskipun beberapa bagian telah berhasil ditutup dan diperkuat. Abdul menambahkan, upaya lanjutan yang dilakukan meliputi penguatan tanggul, normalisasi saluran sekunder, pemasangan jaring penahan sampah di Sipon Gajah, serta pembersihan saluran menggunakan alat berat. Seluruh langkah tersebut dikoordinasikan melalui Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Banjir untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Ia menegaskan, perbaikan tanggul yang belum menyeluruh ditambah kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan dengan durasi panjang menyebabkan sejumlah wilayah di Demak masih tergenang hingga saat ini. BNPB pun mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta segera melaporkan kejadian bencana melalui saluran resmi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Lokal
| Minggu, 1 Maret 2026


Berita Rekomendasi
Lokal

Keberhasilan Program Sekolah Gratis dan Janji Beasiswa Kuliah dari Sutarmidji
PIFA, LOKAL - Keberhasilan program pendidikan gratis yang dilaksanakan selama masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji pada periode 2018-2023 mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Salah satunya datang dari Bambang, seorang warga Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi. Bambang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program sekolah gratis yang telah membawa dampak besar bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. "Untuk SMA dan SMK sederajat, sekarang sangat luar biasa, tidak ada seribu lagi pun kami membayar," ujar Bambang yang menyebutkan bahwa anaknya yang bersekolah di tingkat SMA dan SMK tidak dikenakan biaya sepeser pun. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran pendidikan oleh pihak sekolah sudah sangat baik. Bambang juga berharap program beasiswa kuliah yang ditawarkan oleh Sutarmidji dan calon wakil gubernur Didi Haryono (Midji-Didi) untuk lima tahun ke depan dapat berjalan dengan transparan dan tepat sasaran. "Kami sangat berharap agar beasiswa ini diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan, khususnya bagi keluarga tidak mampu," tambah Bambang. Dalam tanggapannya, Sutarmidji menegaskan bahwa program beasiswa kuliah gratis yang akan dijalankan pada periode kedua kepemimpinannya akan memiliki sistem verifikasi yang ketat. "Kami akan membuka aplikasi untuk pendaftaran, dan verifikasi akan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sehingga tidak ada penyalahgunaan," ujarnya. Sutarmidji menjamin bahwa program beasiswa tersebut akan memprioritaskan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan memastikan agar tidak ada yang mampu, tetapi mendapat beasiswa.Ia juga menambahkan bahwa jumlah beasiswa yang disiapkan setiap tahunnya bisa mencapai antara 5.000 hingga 10.000 kuota untuk jenjang S1. Sistem ini, lanjutnya, akan menghindari kesalahan analisis yang bisa terjadi jika dilakukan oleh pihak desa. "Jika ada penyimpangan, saya akan membuat sistem yang ketat seperti pada program SMA/SMK gratis, di mana kepala sekolah yang terbukti melanggar langsung saya copot," tegas Sutarmidji.Sutarmidji juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi beasiswa agar program ini bisa memberikan manfaat maksimal bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, serta membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kalbar.
Kalbar
| Kamis, 14 November 2024
Lokal

GMNI FISIP Untan Pontianak Desak Pemerintah Agar Lebih Serius Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Berita Pontianak, PIFA - Yogi salah satu aktivis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) DPK FISIP UNTAN Pontianak, mendesak agar Pemerintah lebih serius dan tegas untuk mengatasi krisis minyak goreng yang tengah dihadapi oleh masyarakat saat ini. Yogi yang merupakan Kabid Politik Hukum & HAM GMNI DPK FISIP UNTAN Pontianak menyampaikan, hal ini dikarenakan kelangkaan minyak goreng ditingkat pedagang masih terjadi di berbagai daerah, sehingga mengakibatkan harganya sangat tinggi. Hal ini tentu membebani rumah tangga hingga pelaku usaha, terutama di sektor mikro. Terlebih, kenaikan ini tidak sebanding dengan penghasilan pelaku usaha. Apalagi para pelaku usaha yang baru bangkit dari hantaman Pandemi Covid-19. “Ya, tentu melihat kondisi pada saat ini yang dimana terjadi kelangkaan minyak goreng di berbagai daerah tentu pemerintah harus lebih serius dan tegas dalam mengambil tindakan. Ironis jika negara penghasil CPO dan minyak goreng berbahan baku sawit terbesar di dunia namun rakyat kesulitan mendapatkannya,” kata Yogi, Sabtu (19/3/2022). Seperti yang diketahui baru baru ini pemerintah mengeluarkan aturan terkait harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit yang berlaku mulai 1 Februari 2022 lalu. Namun aturan itu tidak sesuai dengan aplikatifnya. “Tentu. Seharusnya pemerintah harus lebih serius menangani persoalan tersebut, jangan hanya mengeluarkan aturan saja tetapi tidak disertai dengan tindakan yang kongkret,” tegasnya. Tidak hanya itu, Yogi juga meminta kepada pemerintah dan sektor perusahaan kelapa sawit di setiap daerah agar segera menyelenggarakan operasi pasar murah khususnya minyak goreng. “Hal tersebut pun tentu akan meringankan beban masyarakat yang mana di tengah erai-berai kelangkaan minyak goreng yang tengah dihadapkan pada saat ini,” terangnya. Yogi juga menegaskan agar pemerintah tidak setengah-setengah menangani dan memberikan solusi yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ia juga meminta agar satuan tugas (Satgas) Pangan bergerak ke akar rumput untuk memberantas jika ada oknum-oknum kartel nakal. “Pemerintah harus serius dan tegas dalam memaksimalkan hal tersebut. Semoga apa yang lakukan bisa memberikan solusi yang tepap untuk mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng,” tutupnya. (ja)
Pontianak
| Sabtu, 19 Maret 2022
Lokal

Mohamad Qadhafy Dipastikan Jadi Calon Tunggal Ketum BPD HIPMI Kalbar Masa Bakti 2021-2024
Kalbar - Kepastian Mohamad Qadhafy menjadi calon tunggal Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (BPD HIPMI Kalbar) diketahui setelah hanya Qadhafy yang mengembalikan berkas pendaftaran hingga batas akhir waktu yang ditentukan pukul 24.01 WIB hari Rabu (8/9) tadi malam. “Ya hanya satu Bakal Calon Ketua Umum saja yaitu Mohamad Qadhafy yang mengembalikan berkas hingga batas waktu terakhir pukul 24.01 WIB tadi malam,” kata Ketua Steering Committee (SC) Musda XV BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Barat, Syahri, Kamis (9/9) pagi. Sementara Gulam Mohamad Sharon disebutkan Syahri tidak ada mengembalikan berkas ke Steering Committee (SC). Tahapan berikutnya tambah Syahri, pihaknya akan melakukan verifikasi berkas-berkas pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Mohamad Qadhafy untuk kemudian ditetapkan menjadi Calon Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Barat. Mohamad Qadhafy mendapatkan rekomendasi enam Badan Pengurus Cabang HIPMI Kabupaten/Kota. Rekomendasi dari Badan Pengurus Cabang (BPC) kabupaten/ kota merupakan salah satu syarat penting bagi setiap Bakal Calon Ketua Umum untuk maju bertarung di pemilihan Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kalimantan Barat. Rekomendasi itu wajib diserahkan saat tahapan pengembalian berkas yang selambat-lambatnya hingga Rabu (8/9) tadi malam pukul 24.00 wib. Pemilihan Calon Ketua Umum bagian dari agenda yang diselenggarakan dalam ajang Musda XV HIPMI Provinsi Kalimantan Barat selain laporan pertanggung jawaban dari kepengurusan sebelumnya dibawah kepemimpinan Ketua Umum BPD HIPMI Denia Yuniarti Abdussamad. Di organisasi HIPMI, nama Mohamad Qadhafy telah banyak dikenal para kader baik di tingkat BPC, BPD hingga BPP. Kiprahnya dari BPC HIPMI Kubu Raya. Di tahun 2012, Mohamad Qadhafy mendapatkan mandat untuk membentuk HIPMI Kubu Raya. Persiapan ia lakukan untuk merekrut kader-kader hingga akhirnya ia terpilih menjadi Ketua Umum BPC HIPMI Kubu Raya masa bakti 2013-2016. Sudirman Bakri dirangkulnya sebagai Sekretaris Umum dan Heni Maryati sebagai Bendahara Umum kala itu. Kemudian hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), ia menjadi Sekretaris Umum BPD HIPMI Kalbar berpasangan dengan Nedy Achmad sebagai Ketua Umum masa bakti 2015-2017. Komunikasi dengan pengurus BPP kerap ia lakukan. Hal itu ia dekat dengan pengurus BPP HIPMI termasuk sejumlah ketua umum antara lain Raja Sapta Oktohari (RSO) Ketua Umum BPP HIPMI 2011-2014.(tmB)








