2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Teknologi

Situs LPSE DPR RI Tak Bisa Diakses Pasca Diumumkannya Tander Gorden Rumah Dinas Miliyaran Rupiah 

Berita Teknologi, PIFA - Situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik DPR RI tidak bisa diakses, pada Jumat (13/05/2022) siang. Berdasarkan pantauan PIFA situs LPSE DPR RI tidak bisa menampilkan halaman dan informasi. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)  adalah layanan pengelolaan teknologi informasi untuk memfasilitasi pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Seperti diketahui DPR RI baru saja mengumumkan  tender gorden Rumah Dinas anggotanya yang  bernilai miliaran rupiah melalui situs LPSE DPR RI.  Sebelumnya, tender gorden rumah dinas DPR menjadi polemik usai DPR menetapkan PT Bertiga Mitra Solusi sebagai pemenang dengan nilai tawaran Rp43,5 miliar. Padahal, ada dua perusahaan lain yang mengajukan harga lebih murah. Penetapan pemenang dengan harga tertinggi, bukannya terendah ini pun dipertanyakan banyak pihak. Sampai saat ini, belum ada penjelasan dari DPR mengenai proses penentuan pemenang tender tersebut. Publik juga mengkritik karena anggaran yang dipakai sangat besar hanya untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR di Kalibata. Sekjen DPR Indra Iskandar mengungkapkan banyak anggota dewan yang sebenarnya telah mengajukan penggantian gorden, vitrase, dan blind sejak 2020. Belum ada keterangan resmi dari DPR RI terkait erornya situs LPSE mereka. (ja)

Jakarta
| Jumat, 13 Mei 2022
Foto: Situs LPSE DPR RI Tak Bisa Diakses Pasca Diumumkannya Tander Gorden Rumah Dinas Miliyaran Rupiah  | Pifa Net
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5

Berita Terbaru

Teknologi

Foto: Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk | Pifa Net

Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk

PIFA, Teknologi - Sejumlah perusahaan teknologi global mulai memosisikan kacamata pintar sebagai perangkat komputasi generasi berikutnya yang berpotensi menggantikan sebagian peran smartphone. Perkembangan ini sejalan dengan prediksi para pemimpin industri teknologi yang menilai ponsel pintar tidak akan selamanya menjadi perangkat utama manusia. CEO Meta Mark Zuckerberg menjadi salah satu tokoh yang sejak beberapa tahun terakhir menyampaikan keyakinannya bahwa smartphone suatu saat akan ditinggalkan. Dalam ajang Meta Connect 2024, Zuckerberg memprediksi miliaran orang yang saat ini menggunakan kacamata konvensional akan beralih ke kacamata pintar dalam satu dekade ke depan. “Sama seperti semua orang yang beralih ke telepon pintar, saya pikir semua orang yang berkacamata akan segera beralih ke kacamata pintar dalam dekade berikutnya,” ujar Zuckerberg, dikutip dari Forbes. Tahun 2026 dipandang sebagai titik penting kebangkitan kacamata pintar. Perangkat wearable ini dinilai mampu menghadirkan interaksi yang lebih alami dengan kecerdasan buatan (AI), sekaligus memberikan akses informasi secara instan tanpa harus terus menatap atau menggenggam layar ponsel. Namun, adopsi massal kacamata pintar masih menghadapi sejumlah tantangan. CEO Rokid, Misa Zhu, menyebut industri harus memecahkan persoalan mendasar yang ia sebut sebagai “segitiga mustahil”, yakni keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian. “Tantangan tersebut mencakup keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian,” kata Zhu dalam wawancara yang dikutip dari Android Police, Selasa (20/1). Menurut Zhu, terobosan signifikan di tiga aspek tersebut kemungkinan baru tercapai dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Jika berhasil, kacamata pintar tidak hanya berfungsi sebagai layar saat dibutuhkan, tetapi juga sebagai asisten AI yang selalu aktif tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Meski sering disebut sebagai calon pengganti smartphone, Zhu menilai kacamata pintar belum akan sepenuhnya menggantikan ponsel dalam waktu dekat. Dalam beberapa tahun ke depan, perangkat ini masih berperan sebagai pelengkap. “Mereka mungkin masih menjadi aksesori dalam tiga tahun ke depan, tetapi akan ada perubahan setelah tiga hingga lima tahun, dan sangat mungkin mereka tidak akan lagi menjadi aksesori setelah lima tahun,” ujarnya. Tanda-tanda pergeseran ke era pasca-smartphone mulai terlihat dari produk komersial yang telah dipasarkan. Rokid, perusahaan teknologi asal China, resmi membawa AI Glasses Style ke pasar Amerika Serikat dan Jerman melalui Amazon pada Januari lalu. Perangkat ini dibekali baterai 210mAh, bobot 38,5 gram, kamera 12 megapiksel dengan perekaman video 3K, serta speaker dan mikrofon terintegrasi. AI Glasses Style mendukung panggilan telepon hingga lima jam dan pemutaran musik hingga enam jam. Kacamata pintar ini juga dilengkapi ChatGPT 5.2 untuk perintah audio dan visual, serta Microsoft Translator dengan dukungan terjemahan offline lebih dari 100 bahasa. Produk tersebut dipasarkan dengan harga US$299 atau sekitar Rp5 juta. Di sisi lain, raksasa teknologi China Alibaba juga bersiap meramaikan pasar kacamata pintar. Alibaba mengumumkan Quark AI Glasses yang akan diluncurkan di China pada akhir 2025. Perangkat ini ditenagai model bahasa besar Qwen dan asisten AI bernama Quark. Melalui Quark AI Glasses, pengguna dapat melakukan panggilan tanpa tangan, streaming musik, terjemahan bahasa secara real-time, hingga transkripsi rapat. Kacamata ini juga dilengkapi kamera serta terintegrasi dengan ekosistem Alibaba, seperti navigasi, pembayaran Alipay, dan layanan belanja Taobao. Masuknya Alibaba memperketat persaingan di pasar kacamata pintar yang sebelumnya telah diisi Meta melalui kolaborasi dengan Ray-Ban, serta produsen China lainnya seperti Xiaomi. Dalam waktu dekat, Google dan Samsung juga disebut-sebut akan meluncurkan produk serupa. Dengan semakin banyaknya pemain besar yang terjun ke kategori ini, sinyal pergeseran dari era smartphone menuju perangkat wearable kian menguat. Meski ponsel pintar belum akan sepenuhnya ditinggalkan, kacamata pintar dinilai menjadi wujud awal teknologi pengganti yang perlahan mulai mengambil bentuk.

Teknologi
| Selasa, 3 Februari 2026

Teknologi

Foto: Kuota Internet Telkomsel Tak Lagi Otomatis Hangus, Ini Syarat Akumulasi Kuota | Pifa Net

Kuota Internet Telkomsel Tak Lagi Otomatis Hangus, Ini Syarat Akumulasi Kuota

PIFA, Tekno - Kuota internet Telkomsel yang tersisa kini tidak lagi otomatis hangus di akhir masa aktif. Melalui fitur terbaru bernama Akumulasi Kuota, pelanggan masih dapat menggunakan sisa kuota utama pada bulan berikutnya, dengan syarat tertentu. VP Simpati Product Marketing Telkomsel Adhi Putranto menjelaskan, fitur ini memungkinkan sisa kuota utama dari paket sebelumnya tetap tersedia selama pelanggan memperpanjang atau membeli kembali paket yang mendukung akumulasi sebelum masa aktif berakhir. “Kami mendengar apa yang pelanggan harapkan. Fitur Akumulasi Kuota ini kami hadirkan agar pelanggan benar-benar dapat merasakan nilai lebih dari paket yang mereka pilih,” ujar Adhi dalam keterangan resminya, Jumat (30/1). Dengan skema ini, pelanggan dapat memilih paket sesuai kebutuhan. Bagi pelanggan yang ingin memastikan kuotanya tidak terbuang, tersedia paket dengan sistem akumulasi. Sementara itu, pelanggan yang mengutamakan harga lebih hemat tetap dapat memilih paket non-akumulasi. Telkomsel menyebut, seluruh pelanggan berkesempatan menikmati fitur ini, dengan syarat utama melakukan perpanjangan atau pembelian ulang paket bulanan SIMPATI yang mendukung akumulasi kuota sebelum masa aktif paket sebelumnya habis. Apabila masa aktif terlewat, maka sisa kuota tidak akan terakumulasi. Paket SIMPATI yang mendukung akumulasi kuota antara lain paket bulanan dengan pilihan kuota 3 GB, 8 GB, hingga 13 GB dengan masa aktif 30 hari. Paket tersebut juga dilengkapi beragam manfaat digital, mulai dari layanan hiburan, musik, gim, edukasi, hingga belanja. Sebaliknya, sejumlah paket lain seperti Super Seru, Internet Sakti, Combo Sakti, serta paket harian SIMPATI Serbu tidak menyertakan fitur akumulasi kuota. Paket-paket tersebut tetap tersedia sebagai opsi bagi pelanggan yang mencari harga lebih terjangkau. Paket SIMPATI #TerbaikUntukmu dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, maupun outlet mitra Telkomsel terdekat. Telkomsel juga menegaskan mekanisme akumulasi kuota dibuat sederhana dan transparan, tanpa batas maksimal akumulasi maupun masa simpan, selama pelanggan terus memperpanjang paket yang mendukung fitur tersebut tepat waktu. Melalui kebijakan ini, Telkomsel berharap pelanggan memperoleh pengalaman internet yang lebih fleksibel, bernilai, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaan data masing-masing.

Teknologi
| Senin, 2 Februari 2026

Teknologi

Foto: Galaxy S26 Dirumorkan Punya Fitur Pesan via Satelit, Siap Dipakai di Area Tanpa Sinyal | Pifa Net

Galaxy S26 Dirumorkan Punya Fitur Pesan via Satelit, Siap Dipakai di Area Tanpa Sinyal

PIFA, Tekno - Samsung dikabarkan bakal membawa lompatan baru pada lini ponsel premiumnya melalui seri Galaxy S26. Jajaran ponsel pintar yang diperkirakan meluncur bulan depan itu disebut-sebut akan dibekali dukungan komunikasi satelit, sehingga memungkinkan pengguna tetap berkirim pesan meski berada di wilayah tanpa jangkauan jaringan seluler. Menurut siaran GSM Arena pada Rabu (28/1), keberadaan fitur tersebut terungkap setelah tiga model Galaxy S26 muncul dalam basis data Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC). Model yang tercantum meliputi Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra untuk pasar Amerika Serikat. Dokumen FCC menunjukkan bahwa ketiga perangkat tersebut mendukung teknologi Supplemental Coverage from Space (SCS) dan Non-Terrestrial Network (NTN). Dukungan ini mengindikasikan kemampuan ponsel untuk terhubung langsung ke jaringan komunikasi satelit. Dengan teknologi tersebut, pengguna Galaxy S26 nantinya dapat mengirim dan menerima pesan teks di area terpencil atau lokasi darurat yang tidak terjangkau sinyal seluler. Meski demikian, fitur komunikasi satelit ini disebut kemungkinan hanya tersedia di wilayah tertentu, bergantung pada dukungan operator dan regulasi setempat. Selain kemampuan satelit, dokumen FCC juga mengungkap spesifikasi konektivitas lain yang dibenamkan Samsung pada seri Galaxy S26. Ponsel ini dilaporkan mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth Low Energy (LE), Near Field Communication (NFC), serta Ultra Wideband (UWB), yang menegaskan posisinya sebagai perangkat flagship dengan teknologi terkini. Sebelumnya, beredar pula laporan bahwa Samsung berpotensi menggandeng Skylo untuk menghadirkan layanan panggilan dan pesan berbasis satelit. Kerja sama tersebut dikaitkan dengan penggunaan Exynos Modem 5410 yang disebut mendukung konektivitas satelit. Jika kabar ini terbukti, Galaxy S26 berpeluang menjadi salah satu ponsel Samsung pertama yang menghadirkan komunikasi satelit secara luas, mengikuti tren industri ponsel global yang mulai mengintegrasikan fitur tersebut sebagai solusi komunikasi darurat dan penggunaan di wilayah minim infrastruktur.

Teknologi
| Kamis, 29 Januari 2026

Berita Populer

Teknologi

Foto: Situs LPSE DPR RI Tak Bisa Diakses Pasca Diumumkannya Tander Gorden Rumah Dinas Miliyaran Rupiah  | Pifa Net

Situs LPSE DPR RI Tak Bisa Diakses Pasca Diumumkannya Tander Gorden Rumah Dinas Miliyaran Rupiah 

Berita Teknologi, PIFA - Situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik DPR RI tidak bisa diakses, pada Jumat (13/05/2022) siang. Berdasarkan pantauan PIFA situs LPSE DPR RI tidak bisa menampilkan halaman dan informasi. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)  adalah layanan pengelolaan teknologi informasi untuk memfasilitasi pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Seperti diketahui DPR RI baru saja mengumumkan  tender gorden Rumah Dinas anggotanya yang  bernilai miliaran rupiah melalui situs LPSE DPR RI.  Sebelumnya, tender gorden rumah dinas DPR menjadi polemik usai DPR menetapkan PT Bertiga Mitra Solusi sebagai pemenang dengan nilai tawaran Rp43,5 miliar. Padahal, ada dua perusahaan lain yang mengajukan harga lebih murah. Penetapan pemenang dengan harga tertinggi, bukannya terendah ini pun dipertanyakan banyak pihak. Sampai saat ini, belum ada penjelasan dari DPR mengenai proses penentuan pemenang tender tersebut. Publik juga mengkritik karena anggaran yang dipakai sangat besar hanya untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR di Kalibata. Sekjen DPR Indra Iskandar mengungkapkan banyak anggota dewan yang sebenarnya telah mengajukan penggantian gorden, vitrase, dan blind sejak 2020. Belum ada keterangan resmi dari DPR RI terkait erornya situs LPSE mereka. (ja)

Jakarta
| Jumat, 13 Mei 2022

Teknologi

Foto: Instagram Uji Coba Pembaharuan! Jadi Kabar Buruk Bagi Selebgram dan Pelaku Bisnis, Kenapa? | Pifa Net

Instagram Uji Coba Pembaharuan! Jadi Kabar Buruk Bagi Selebgram dan Pelaku Bisnis, Kenapa?

Berita Teknologi, PIFA - Instagram dikabarkan tengah menguji tata letak baru untuk unggahan postingan video ataupun foto di Stories. Nantinya Instagram akan membatasi jumlah tampilan Stories yang diunggah dalam satu hari. Seperti diketahui, saat ini pengguna dapat mengunggah hingga 100 postingan Stories sekaligus. Video ataupun foto yang diunggah akan menghilang dalam waktu 24 jam. Melansir dari 9to5mac, pengujian fitur ini dilaporkan pengguna Instagram asal Brasil Phil Ricelle, melalui akun Twitter-nya ia membagikan tampilan Stories di mana Instagram hanya akan menampilkan tiga Stories dari sekian banyak postingan yang dibagikan oleh akun tersebut. Fitur ini pun tampaknya akan menjadi kabar buruk bagi selebgram ataupun kreator yang kerap dalam satu hari bisa memposting jumlah banyak di akun mereka mulai dari aktivitas hingga endorse yang tentu akan berdampak pada jumlah viewers mereka. Di sisi lain dengan membatasi jumlah Stories yang ditampilkan di aplikasi akan memungkinkan pengguna untuk melihat postingan lebih banyak pada akun-akun lain dengan lebih cepat jika mereka tidak tertarik dengan konten tersebut. Fitur ini pun tampaknya akan menjadi kabar buruk bagi selebgram ataupun kreator yang kerap dalam satu hari bisa memposting jumlah banyak di akun mereka mulai dari aktivitas hingga endorse yang tentu akan berdampak pada jumlah viewers mereka. Di sisi lain dengan membatasi jumlah Stories yang ditampilkan di aplikasi akan memungkinkan pengguna untuk melihat postingan lebih banyak pada akun-akun lain dengan lebih cepat jika mereka tidak tertarik dengan konten tersebut. (ja)

Dunia
| Jumat, 20 Mei 2022

Teknologi

Foto: Kreator TikTok Bersiap Dapat Pendapatan Jumbo dengan Program Pulse, Bisa Monetisasi Video! | Pifa Net

Kreator TikTok Bersiap Dapat Pendapatan Jumbo dengan Program Pulse, Bisa Monetisasi Video!

Berita Technology, PIFA - TikTok mulai membuat gebrakan baru demi saingi kompetitornya. Media sosial asal China tersebut berencana membuka cara baru bagi para kreator konten untuk menghasilkan pendapatan dengan berbagi pendapatan iklan dengan para kreator lainnya. Dilansir dari Antara, skema tersebut nantinya akan diterapkan seperti skema berbagi pendapatan yang dilakukan oleh YouTube yang membuat kreatornya bisa memonetasi videonya setelah ditonton oleh sejumlah pengguna lainnya. Sedangkan TikTok nantinya akan menerapkan skema embagian pendapatan tersebut kepada kreator konten dengan prestasi video yang menempati posisi tertinggi ketika video kreator itu telah mempromosikan iklan tertentu. Dilansir dari The Verge, program yang nantinya disebut sebagai TikTok Pulse tersebut rencananya akan menyasar pada hanya sekitar empat persen kreator dengan video teratas dari semua video di TikTok yang nantinya juga diharuskan mempromosikan iklan tertentu. Persyaratan lainnya adalah kreator diwajibkan setidaknya memiliki 100 ribu pengikut agar bisa mendapatkan bagian dari pendapatan iklan tersebut. Jika kreator menyetujui skema ini, TikTok akan berbagi 50 persen pendapatan iklan dari program Pulse.  General Manager solusi bisnis global TikTok di Amerika Utara, Sandie Hawkins, menyatakan bahwa skema tersebut mirip dengan skema yang ditawarkan YouTube. Hawkins menambahkan bahwa TikTok Pulse rencananya akan diluncurkan pada bulan Juni 2022 di AS, dengan peluncuran sejumlah negara lain pada sekitar musim gugur 2022. Hingga saat ini, cara utama TikTok untuk memberi pendapatan kepada pembuat konten adalah melalui “Creator Fund”, yang membayar pengguna tertentu berdasarkan popularitas video mereka. Tetapi banyak kreator konten mengatakan bahwa pembayaran dari program ini kecil dan tidak konsisten, yang dianggap tidak berkelanjutan seperti yang dimiliki program iklan YouTube untuk kreator videonya. Sedangkan apakah Program Pulse ini akan diluncurkan di Indonesia atau tidak hingga kini belum diketahui.

Dunia
| Minggu, 8 Mei 2022

Feeds

Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk

PIFA, Teknologi - Sejumlah perusahaan teknologi global mulai memosisikan kacamata pintar sebagai perangkat komputasi generasi berikutnya yang berpotensi menggantikan sebagian peran smartphone. Perkembangan ini sejalan dengan prediksi para pemimpin industri teknologi yang menilai ponsel pintar tidak akan selamanya menjadi perangkat utama manusia. CEO Meta Mark Zuckerberg menjadi salah satu tokoh yang sejak beberapa tahun terakhir menyampaikan keyakinannya bahwa smartphone suatu saat akan ditinggalkan. Dalam ajang Meta Connect 2024, Zuckerberg memprediksi miliaran orang yang saat ini menggunakan kacamata konvensional akan beralih ke kacamata pintar dalam satu dekade ke depan. “Sama seperti semua orang yang beralih ke telepon pintar, saya pikir semua orang yang berkacamata akan segera beralih ke kacamata pintar dalam dekade berikutnya,” ujar Zuckerberg, dikutip dari Forbes. Tahun 2026 dipandang sebagai titik penting kebangkitan kacamata pintar. Perangkat wearable ini dinilai mampu menghadirkan interaksi yang lebih alami dengan kecerdasan buatan (AI), sekaligus memberikan akses informasi secara instan tanpa harus terus menatap atau menggenggam layar ponsel. Namun, adopsi massal kacamata pintar masih menghadapi sejumlah tantangan. CEO Rokid, Misa Zhu, menyebut industri harus memecahkan persoalan mendasar yang ia sebut sebagai “segitiga mustahil”, yakni keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian. “Tantangan tersebut mencakup keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian,” kata Zhu dalam wawancara yang dikutip dari Android Police, Selasa (20/1). Menurut Zhu, terobosan signifikan di tiga aspek tersebut kemungkinan baru tercapai dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Jika berhasil, kacamata pintar tidak hanya berfungsi sebagai layar saat dibutuhkan, tetapi juga sebagai asisten AI yang selalu aktif tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Meski sering disebut sebagai calon pengganti smartphone, Zhu menilai kacamata pintar belum akan sepenuhnya menggantikan ponsel dalam waktu dekat. Dalam beberapa tahun ke depan, perangkat ini masih berperan sebagai pelengkap. “Mereka mungkin masih menjadi aksesori dalam tiga tahun ke depan, tetapi akan ada perubahan setelah tiga hingga lima tahun, dan sangat mungkin mereka tidak akan lagi menjadi aksesori setelah lima tahun,” ujarnya. Tanda-tanda pergeseran ke era pasca-smartphone mulai terlihat dari produk komersial yang telah dipasarkan. Rokid, perusahaan teknologi asal China, resmi membawa AI Glasses Style ke pasar Amerika Serikat dan Jerman melalui Amazon pada Januari lalu. Perangkat ini dibekali baterai 210mAh, bobot 38,5 gram, kamera 12 megapiksel dengan perekaman video 3K, serta speaker dan mikrofon terintegrasi. AI Glasses Style mendukung panggilan telepon hingga lima jam dan pemutaran musik hingga enam jam. Kacamata pintar ini juga dilengkapi ChatGPT 5.2 untuk perintah audio dan visual, serta Microsoft Translator dengan dukungan terjemahan offline lebih dari 100 bahasa. Produk tersebut dipasarkan dengan harga US$299 atau sekitar Rp5 juta. Di sisi lain, raksasa teknologi China Alibaba juga bersiap meramaikan pasar kacamata pintar. Alibaba mengumumkan Quark AI Glasses yang akan diluncurkan di China pada akhir 2025. Perangkat ini ditenagai model bahasa besar Qwen dan asisten AI bernama Quark. Melalui Quark AI Glasses, pengguna dapat melakukan panggilan tanpa tangan, streaming musik, terjemahan bahasa secara real-time, hingga transkripsi rapat. Kacamata ini juga dilengkapi kamera serta terintegrasi dengan ekosistem Alibaba, seperti navigasi, pembayaran Alipay, dan layanan belanja Taobao. Masuknya Alibaba memperketat persaingan di pasar kacamata pintar yang sebelumnya telah diisi Meta melalui kolaborasi dengan Ray-Ban, serta produsen China lainnya seperti Xiaomi. Dalam waktu dekat, Google dan Samsung juga disebut-sebut akan meluncurkan produk serupa. Dengan semakin banyaknya pemain besar yang terjun ke kategori ini, sinyal pergeseran dari era smartphone menuju perangkat wearable kian menguat. Meski ponsel pintar belum akan sepenuhnya ditinggalkan, kacamata pintar dinilai menjadi wujud awal teknologi pengganti yang perlahan mulai mengambil bentuk.

Teknologi
| Selasa, 3 Februari 2026
Foto: Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk | Pifa Net

Kuota Internet Telkomsel Tak Lagi Otomatis Hangus, Ini Syarat Akumulasi Kuota

PIFA, Tekno - Kuota internet Telkomsel yang tersisa kini tidak lagi otomatis hangus di akhir masa aktif. Melalui fitur terbaru bernama Akumulasi Kuota, pelanggan masih dapat menggunakan sisa kuota utama pada bulan berikutnya, dengan syarat tertentu. VP Simpati Product Marketing Telkomsel Adhi Putranto menjelaskan, fitur ini memungkinkan sisa kuota utama dari paket sebelumnya tetap tersedia selama pelanggan memperpanjang atau membeli kembali paket yang mendukung akumulasi sebelum masa aktif berakhir. “Kami mendengar apa yang pelanggan harapkan. Fitur Akumulasi Kuota ini kami hadirkan agar pelanggan benar-benar dapat merasakan nilai lebih dari paket yang mereka pilih,” ujar Adhi dalam keterangan resminya, Jumat (30/1). Dengan skema ini, pelanggan dapat memilih paket sesuai kebutuhan. Bagi pelanggan yang ingin memastikan kuotanya tidak terbuang, tersedia paket dengan sistem akumulasi. Sementara itu, pelanggan yang mengutamakan harga lebih hemat tetap dapat memilih paket non-akumulasi. Telkomsel menyebut, seluruh pelanggan berkesempatan menikmati fitur ini, dengan syarat utama melakukan perpanjangan atau pembelian ulang paket bulanan SIMPATI yang mendukung akumulasi kuota sebelum masa aktif paket sebelumnya habis. Apabila masa aktif terlewat, maka sisa kuota tidak akan terakumulasi. Paket SIMPATI yang mendukung akumulasi kuota antara lain paket bulanan dengan pilihan kuota 3 GB, 8 GB, hingga 13 GB dengan masa aktif 30 hari. Paket tersebut juga dilengkapi beragam manfaat digital, mulai dari layanan hiburan, musik, gim, edukasi, hingga belanja. Sebaliknya, sejumlah paket lain seperti Super Seru, Internet Sakti, Combo Sakti, serta paket harian SIMPATI Serbu tidak menyertakan fitur akumulasi kuota. Paket-paket tersebut tetap tersedia sebagai opsi bagi pelanggan yang mencari harga lebih terjangkau. Paket SIMPATI #TerbaikUntukmu dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, maupun outlet mitra Telkomsel terdekat. Telkomsel juga menegaskan mekanisme akumulasi kuota dibuat sederhana dan transparan, tanpa batas maksimal akumulasi maupun masa simpan, selama pelanggan terus memperpanjang paket yang mendukung fitur tersebut tepat waktu. Melalui kebijakan ini, Telkomsel berharap pelanggan memperoleh pengalaman internet yang lebih fleksibel, bernilai, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaan data masing-masing.

Teknologi
| Senin, 2 Februari 2026
Foto: Kuota Internet Telkomsel Tak Lagi Otomatis Hangus, Ini Syarat Akumulasi Kuota | Pifa Net

Galaxy S26 Dirumorkan Punya Fitur Pesan via Satelit, Siap Dipakai di Area Tanpa Sinyal

PIFA, Tekno - Samsung dikabarkan bakal membawa lompatan baru pada lini ponsel premiumnya melalui seri Galaxy S26. Jajaran ponsel pintar yang diperkirakan meluncur bulan depan itu disebut-sebut akan dibekali dukungan komunikasi satelit, sehingga memungkinkan pengguna tetap berkirim pesan meski berada di wilayah tanpa jangkauan jaringan seluler. Menurut siaran GSM Arena pada Rabu (28/1), keberadaan fitur tersebut terungkap setelah tiga model Galaxy S26 muncul dalam basis data Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC). Model yang tercantum meliputi Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra untuk pasar Amerika Serikat. Dokumen FCC menunjukkan bahwa ketiga perangkat tersebut mendukung teknologi Supplemental Coverage from Space (SCS) dan Non-Terrestrial Network (NTN). Dukungan ini mengindikasikan kemampuan ponsel untuk terhubung langsung ke jaringan komunikasi satelit. Dengan teknologi tersebut, pengguna Galaxy S26 nantinya dapat mengirim dan menerima pesan teks di area terpencil atau lokasi darurat yang tidak terjangkau sinyal seluler. Meski demikian, fitur komunikasi satelit ini disebut kemungkinan hanya tersedia di wilayah tertentu, bergantung pada dukungan operator dan regulasi setempat. Selain kemampuan satelit, dokumen FCC juga mengungkap spesifikasi konektivitas lain yang dibenamkan Samsung pada seri Galaxy S26. Ponsel ini dilaporkan mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth Low Energy (LE), Near Field Communication (NFC), serta Ultra Wideband (UWB), yang menegaskan posisinya sebagai perangkat flagship dengan teknologi terkini. Sebelumnya, beredar pula laporan bahwa Samsung berpotensi menggandeng Skylo untuk menghadirkan layanan panggilan dan pesan berbasis satelit. Kerja sama tersebut dikaitkan dengan penggunaan Exynos Modem 5410 yang disebut mendukung konektivitas satelit. Jika kabar ini terbukti, Galaxy S26 berpeluang menjadi salah satu ponsel Samsung pertama yang menghadirkan komunikasi satelit secara luas, mengikuti tren industri ponsel global yang mulai mengintegrasikan fitur tersebut sebagai solusi komunikasi darurat dan penggunaan di wilayah minim infrastruktur.

Teknologi
| Kamis, 29 Januari 2026
Foto: Galaxy S26 Dirumorkan Punya Fitur Pesan via Satelit, Siap Dipakai di Area Tanpa Sinyal | Pifa Net

TikTok Capai Kesepakatan Gugatan Kecanduan Media Sosial, Terhindar dari Persidangan

PIFA, Tekno - TikTok dilaporkan telah mencapai kesepakatan dalam gugatan terkait dugaan kecanduan media sosial, sehingga terhindar dari persidangan yang semula dijadwalkan memasuki tahap pemilihan juri pada Selasa (27/1). Dilansir dari Engadget, Rabu, ketentuan dalam kesepakatan tersebut tidak diungkapkan ke publik. Kesepakatan ini dicapai sekitar sepekan setelah Snap juga menyelesaikan perkara serupa. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, persidangan diperkirakan tetap berlanjut di Los Angeles dengan Meta dan YouTube sebagai tergugat yang masih tersisa. Melalui penyelesaian di luar pengadilan, TikTok dan Snap tidak secara otomatis mengakui tuduhan dalam gugatan, melainkan memilih berdamai dengan penggugat tanpa melalui proses persidangan. Gugatan ini diajukan oleh seorang penggugat berusia 19 tahun berinisial K.G.M terhadap Meta, Snap, TikTok, dan YouTube. Ia menuding platform-platform tersebut secara sengaja merancang produk yang bersifat adiktif dan berdampak buruk bagi penggunanya, termasuk terhadap dirinya saat masih berusia anak-anak. Pengacara penggugat, Mark Lanier, menyatakan pihaknya menyambut baik kesepakatan yang dicapai dan menilai hal tersebut sebagai penyelesaian yang positif. Sebelumnya, hakim dalam perkara ini telah memerintahkan sejumlah eksekutif perusahaan untuk memberikan kesaksian. CEO Meta Mark Zuckerberg dan pimpinan YouTube Neal Mohan dijadwalkan memberikan keterangan, yang dinilai berpotensi menjadi preseden penting bagi puluhan gugatan serupa terhadap perusahaan media sosial. Gugatan ini menjadi perkara pertama dari rangkaian kasus besar terhadap platform media sosial yang diperkirakan akan memasuki tahap persidangan sepanjang tahun ini. Selain perkara tersebut, Meta juga dijadwalkan menghadapi persidangan lain di New Mexico pada awal Februari terkait dugaan dampak negatif platform terhadap anak-anak. Sementara itu, TikTok dan Snap dilaporkan masih menghadapi lebih dari selusin gugatan lain di pengadilan California sepanjang tahun ini.

Teknologi
| Rabu, 28 Januari 2026
Foto: TikTok Capai Kesepakatan Gugatan Kecanduan Media Sosial, Terhindar dari Persidangan | Pifa Net

Apple Siap Rilis Siri Lebih Personal Berbasis AI Gemini pada Februari 2026

PIFA, Tekno - Apple dikabarkan tengah bersiap meluncurkan versi terbaru asisten virtual Siri yang lebih personal dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan Gemini milik Google. Peluncuran ini diperkirakan berlangsung pada paruh kedua Februari 2026. Menurut laporan MacRumors yang mengutip jurnalis teknologi Bloomberg, Mark Gurman, Apple berencana mengumumkan pembaruan Siri tersebut sekaligus mendemonstrasikan kemampuan barunya secara langsung. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah pengumuman itu akan dilakukan melalui acara khusus atau hanya dalam sesi terbatas bersama media. Siri versi anyar ini akan menjadi bagian dari pembaruan sistem operasi iOS 26.4. Apple dijadwalkan merilis versi beta iOS 26.4 pada Februari, sementara versi publiknya diperkirakan tersedia pada Maret atau awal April 2026. Berdasarkan jadwal tersebut, fitur Siri terbaru kemungkinan baru dapat digunakan oleh pengguna iPhone 15 Pro atau model yang lebih baru dalam beberapa bulan ke depan. Apple sebelumnya menyatakan Siri generasi baru akan mampu memanfaatkan data pribadi pengguna serta informasi yang muncul di layar perangkat untuk membantu menyelesaikan berbagai tugas. Sebagai contoh, Siri dapat diminta untuk mencari detail penerbangan atau menyusun rencana makan siang berdasarkan informasi yang tersimpan di aplikasi Mail dan Messages. Siri yang lebih personal ini pertama kali diperkenalkan pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2024. Namun, peluncurannya sempat tertunda akibat sejumlah kendala internal. Situasi tersebut disebut menjadi salah satu alasan Apple menggandeng teknologi Gemini milik Google, meski Siri tetap berjalan di atas platform Apple Intelligence yang telah terintegrasi dengan Gemini. Ke depan, Apple juga dikabarkan menyiapkan peningkatan yang lebih ambisius untuk Siri melalui iOS 27. Dalam pembaruan tersebut, Siri dirancang berevolusi menjadi chatbot penuh yang mendukung percakapan dua arah secara berkelanjutan, mirip dengan ChatGPT atau Gemini, tanpa perlu aplikasi tambahan. Gurman menyebut Siri versi chatbot ini akan menjadi tandingan Gemini 3 dan jauh lebih canggih dibandingkan Siri personal yang hadir di iOS 26.4. Bahkan, Siri generasi selanjutnya berpotensi dijalankan langsung melalui server Google, menandai babak baru kolaborasi Apple dan Google di ranah kecerdasan buatan.

Teknologi
| Selasa, 27 Januari 2026
Foto:  Apple Siap Rilis Siri Lebih Personal Berbasis AI Gemini pada Februari 2026 | Pifa Net

Yamaha WR155 R 2026 Tampil Lebih Agresif dengan Desain Body dan Grafis Baru

PIFA, Otomotif – Membuka lembar semangat di tahun 2026, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menghadirkan kejutan bagi konsumen Tanah Air. Tak hanya meluncurkan warna baru pada jajaran skutik XMAX Connected, Yamaha juga melakukan penyegaran signifikan pada segmen motor sport adventure melalui peluncuran desain body dan grafis anyar Yamaha WR155 R. Pembaruan desain body Yamaha WR155 R 2026 terlihat jelas mulai dari bagian cover depan hingga belakang. Tampilan body kini dibuat lebih rapat dan padat, memberikan kesan kokoh sekaligus agresif. Sentuhan warna hitam di area bawah jok semakin mempertegas citra motor off-road yang tangguh. Garis-garis horizontal tegas yang membentang dari penutup samping, penutup radiator, hingga fender depan menciptakan tampilan modern dan dinamis, seolah motor sedang melaju ke depan. Mengusung karakter The Real Adventure Partner, Yamaha WR155 R juga mendapatkan sentuhan grafis baru yang semakin memperkuat identitasnya sebagai motor petualang masa kini. Pada varian WR155 R Blue, Yamaha menghadirkan aksen garis tebal berwarna putih yang menonjolkan tulisan “WR”, dipadukan garis biru muda tipis di bawahnya. Elemen grafis berbentuk hook, speed block, tulisan “155”, serta logo GYTR (Genuine Yamaha Technology Racing) semakin menegaskan karakter off-road yang siap menembus berbagai medan. Sementara itu, varian WR155 R Black tampil lebih berani dengan paduan warna yang lebih kaya. Warna cyan terlihat dominan mulai dari body samping, body belakang, hingga area rangka. Nuansa edgy diperkuat dengan kombinasi warna merah dan ungu di bagian body depan dan belakang. Tak ketinggalan, tulisan “WR” berwarna kuning menyala serta angka “155” berukuran besar dengan aksen ungu dan merah membuat tampilannya semakin mencolok. “Membuka semangat baru di tahun 2026, kami merilis varian grafis baru untuk line-up motor sport adventure Yamaha WR155 R. Segmen motor off-road masih memiliki banyak peminat, didukung performa mesin yang tangguh, handling optimal, serta ergonomi yang pas untuk berbagai medan. Desain body dan grafis terbaru ini kami hadirkan tidak hanya untuk memperkaya line-up, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan konsumen yang mempercayakan Yamaha WR155 R sebagai partner petualangan mereka,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Dari sisi performa, Yamaha WR155 R tetap mengandalkan mesin 155cc, liquid cooled, 4 langkah yang telah dibekali teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 12,3 kW pada 10.000 rpm dan torsi 14,3 Nm pada 6.500 rpm, menjadikannya andal untuk penggunaan on-road maupun off-road. Untuk mendukung ketangguhan dan kenyamanan, Yamaha WR155 R menggunakan suspensi depan telescopic berdiameter 41 mm dengan travel panjang yang optimal untuk medan berat. Suspensi belakang monocross dapat disetel sesuai kebutuhan berkendara. Motor ini juga telah mengadopsi rangka semi double cradle yang kokoh, dipadukan ban dual purpose dan velg aluminium guna meningkatkan pengendalian di berbagai kondisi jalan. Dari sisi fitur, Yamaha WR155 R dilengkapi speedometer LCD multifungsi, hazard lamp untuk kondisi darurat, serta rem cakram ganda bergelombang (wave double disc brake) yang memberikan performa pengereman optimal. Tangki bahan bakar berkapasitas 8,1 liter mendukung daya jelajah lebih jauh, sementara jok rata bergaya YZ Series memudahkan pengendara mengatur posisi duduk saat bermanuver. Saat ini, Yamaha WR155 R dipasarkan dengan harga Rp 40.275.000 rekomendasi On The Road (OTR) Jakarta. Dengan desain dan grafis baru, Yamaha optimistis WR155 R 2026 semakin memperkuat posisinya sebagai motor sport adventure andalan bagi para pecinta petualangan.

Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026
Foto: Yamaha WR155 R 2026 Tampil Lebih Agresif dengan Desain Body dan Grafis Baru | Pifa Net

Langsung Jadi Idola, Toprak Razgatlıoğlu Bikin Kagum Pelajar SMK Negeri 39 Jakarta

PIFA, Otomotif – Awal tahun 2026 dimanfaatkan Yamaha untuk semakin mendekatkan dunia balap internasional dengan generasi muda Indonesia. Salah satunya dengan menghadirkan pembalap dunia ke Tanah Air. Rider anyar Prima Pramac Yamaha MotoGP, Toprak Razgatlıoğlu, langsung mencuri perhatian saat melakukan kunjungan perdananya ke Jakarta dengan menyambangi lingkungan sekolah. Pembalap asal Turki tersebut melakukan kunjungan ke SMK Negeri 39 Jakarta yang berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 20 Januari 2026. Ratusan siswa dan siswi menyambut antusias kehadiran juara dunia World Superbike tiga kali itu dalam acara Meet & Greet yang berlangsung meriah. Momen ini terasa spesial karena menjadi kali pertama sekolah tersebut dikunjungi langsung oleh pembalap juara dunia. Acara tersebut turut dihadiri oleh para rider binaan Yamaha Racing Indonesia (YRI), yakni Arai Agaska, Wahyu Nugroho, M Faerozi, dan Candra Hermawan. Selain itu, hadir pula Robet B Simanullang dari diler Yamaha Alfa Scorpii Tanjung Morawa–Medan, yang merupakan juara dunia ke-3 World Technician Grand Prix (WTGP) 2025 sekaligus juara 1 Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) 2025. Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan para talenta berprestasi dari ajang ITGP dan SMK Contest 2025, di antaranya Awan Kurniawan (juara 2 ITGP 2025 – Yamaha Flagship Shop Bandung), Hendaru Bara Narendra (juara 3 ITGP 2025 – Yamaha SIP Gajah Mada Jember), Mega Utara (juara 1 SMK Contest 2025 – SMK Muhammadiyah Lemahabang Cirebon), Hilmi Ashil Cananta (juara 2 SMK Contest 2025 – SMKN 2 Pasuruan Malang), dan Fauzan Jaelani (juara 3 SMK Contest 2025 – SMK ICB Cinta Teknika Bandung). “Begitu meriah acara Meet & Greet dengan siswa siswi di sekolah ini. Saya sangat senang bisa melakukan aktivitas ini, mereka terlihat bersemangat menerima kehadiran saya di sini. Saya terkesan dan semoga dapat memberikan memori manis yang menyenangkan. Ini juga jadi spirit bagi saya karena support siswa siswi dari sekolah ini,” ujar Toprak Razgatlıoğlu. Pembalap berusia 29 tahun tersebut mengaku cukup terkejut dengan sambutan hangat dari para pelajar. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan untuk menghadapi musim MotoGP 2026, yang akan menjadi debutnya di kelas premier dan dipastikan menyedot perhatian penggemar balap dunia, termasuk para pelajar SMK Negeri 39 Jakarta. “Toprak Razgatlıoğlu menjadi salah satu world champion rider yang dikagumi, dan kehadirannya di Jakarta sudah dinantikan. Kali ini kami memberikan suasana berbeda dengan menghadirkannya langsung ke SMK Negeri 39 Jakarta yang merupakan SMK binaan Yamaha. Diharapkan kehadiran Toprak dapat menjadi inspirasi bagi siswa siswi untuk meraih cita-cita dan terus berprestasi,” kata Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Kegiatan kunjungan pembalap Yamaha MotoGP ke sekolah ini menjadi bagian dari upaya Yamaha untuk mendekatkan para rider dunia dengan generasi muda Indonesia. Sebelumnya, pada Oktober 2025, duo Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo dan Alex Rins, juga melakukan kunjungan ke SMA Negeri 2 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pengalaman bertemu langsung dengan pembalap kelas dunia tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi para pelajar untuk terus mengukir prestasi bernilai di masa depan.

Yamaha
| Sabtu, 24 Januari 2026
Foto: Langsung Jadi Idola, Toprak Razgatlıoğlu Bikin Kagum Pelajar SMK Negeri 39 Jakarta | Pifa Net

Yamaha Rayakan 70 Tahun dengan Livery Ikonik Edisi Spesial, Resmi Mengaspal di Indonesia

PIFA, Otomotif – Yamaha Motor Company terus menggelorakan semangat perayaan ulang tahun ke-70 dengan menghadirkan livery ikonik edisi spesial pada sejumlah model unggulannya di Indonesia. Momentum tujuh dekade perjalanan Yamaha yang sarat sejarah dan pencapaian tersebut diabadikan melalui 70th Anniversary special livery yang kini resmi dipasarkan untuk konsumen Tanah Air. Livery edisi historis ini diaplikasikan pada empat model populer Yamaha, yakni MX King 150, Aerox Alpha Turbo, R15M Connected/ABS, dan XSR 155. Keempatnya tampil dengan balutan warna legendaris merah-putih yang terinspirasi dari YZF-R7 tahun 1999, sekaligus menjadi tribut bagi warisan balap dan legacy supersport Yamaha. Sentuhan grafis klasik seperti speed blocks serta logo garpu tala berwarna emas semakin menegaskan identitas kuat Yamaha yang melegenda. “Perayaan ulang tahun ke-70 Yamaha masih berlangsung, dan yang terbaru ditandai dengan peluncuran livery spesial untuk MX King 150, Aerox Alpha Turbo, R15M Connected/ABS, dan XSR 155 di Indonesia. Empat motor ini memiliki karakter sporty yang kuat dan layak menandai momen spesial berdirinya Yamaha Motor Company pada 1 Juli 1955,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Menurutnya, livery dengan desain, warna, dan emblem prestisius tersebut juga didedikasikan bagi konsumen agar dapat menjadi bagian dari kegembiraan perayaan 70 tahun Yamaha yang bernilai historis. “Ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bisa berada dalam atmosfer mengesankan tersebut dengan menggunakan motor Yamaha berlivery melegenda,” tambahnya. Gebyar selebrasi 70 tahun Yamaha dengan livery spesial sejatinya telah lebih dulu tampil di panggung global. Livery serupa digunakan pada motor M1 tim pabrikan dan satelit Yamaha di MotoGP Belanda 2025, motor R1 tim Yamaha di World Superbike seri penutup Jerez 2025, serta jajaran R Series yang dipamerkan di EICMA 2025. Di Indonesia, konsumen kini dapat memiliki versi khusus 70th Anniversary livery dengan harga rekomendasi On The Road (OTR) Jakarta sebagai berikut: MX King 150: Rp 28.325.000 R15M Connected/ABS: Rp 46.600.000 Aerox Alpha Turbo: Rp 39.950.000 XSR 155: Rp 39.665.000 Dari sisi karakter, MX King 150 tetap membawa identitas “The King of Street” dengan desain sporty, performa mesin 150cc 4-valve berpendingin cairan, serta handling lincah. R15M Connected/ABS tampil kental dengan Racing DNA R Series, dilengkapi fitur modern seperti TCS, Quick Shifter, Dual Channel ABS, dan konektivitas Y-Connect. Sementara itu, Aerox Alpha Turbo mengusung teknologi Yamaha Electric CVT (YECVT) yang menghadirkan sensasi “Turbo” melalui Riding Mode dan Y-Shift, ditunjang fitur ABS, TCS, serta tampilan TFT Infotainment Display. Adapun XSR 155 memadukan gaya sport heritage dengan teknologi modern, mesin 155cc VVA, suspensi USD, serta Assist & Slipper Clutch. Dengan hadirnya livery ikonik edisi spesial ini, Yamaha menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk berkelas sekaligus mengajak konsumen di Indonesia menjadi bagian dari perjalanan bersejarah 70 tahun Yamaha.

Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026
Foto: Yamaha Rayakan 70 Tahun dengan Livery Ikonik Edisi Spesial, Resmi Mengaspal di Indonesia | Pifa Net

Yamaha Grand Filano Hybrid Hadirkan Warna Terbaru, Siap Jadi Skutik Andalan Anak Muda Kalcer

PIFA, Otomotif – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membuka awal tahun 2026 dengan menghadirkan penyegaran warna terbaru untuk skutik Grand Filano Hybrid. Pembaruan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan anak muda yang menjadikan sepeda motor bukan sekadar alat mobilitas, tetapi juga bagian dari ekspresi karakter, kreativitas, dan gaya hidup yang mengikuti tren kekinian. Mengusung semangat “It’s Time To Ride The Kalcer”, Yamaha menegaskan posisi Grand Filano Hybrid sebagai skutik yang lekat dengan gaya anak muda masa kini. Desain ikonik dengan ciri khas Diamond Shape, lampu Full LED, serta tampilan modern dan premium menjadi daya tarik utama yang semakin diperkuat melalui pilihan warna baru yang lebih eye catchy. “Melalui penyegaran warna Grand Filano Hybrid, kami ingin menghadirkan pilihan yang semakin relevan dengan karakter anak muda saat ini yang kreatif, kalcer, dan selalu ingin tampil berbeda. Grand Filano Hybrid bukan hanya menawarkan desain stylish, tetapi juga fitur praktis yang mendukung aktivitas dan gaya berkendara sehari-hari,” ujar Rifki Maulana, Manager PR, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Dalam penyegaran kali ini, Yamaha menghadirkan warna baru sekaligus pembaruan pada warna yang sudah ada. Untuk varian Hybrid Lux, hadir warna Royal Iron yang menonjolkan aura elegan dan premium dengan nuansa silver kebiruan serta finishing matte. Warna ini menjadi spesial karena menjadikan Grand Filano Hybrid sebagai skutik Yamaha pertama yang menggunakan warna Royal Iron. Sementara itu, varian Hybrid Neo mendapatkan beberapa pilihan warna baru. Prime Gray tampil dengan nuansa abu-abu lembut berfinishing satin yang memberikan kesan minimalis dan clean look. Warna ini juga menjadi debut perdana Yamaha Indonesia untuk lini Grand Filano Hybrid. Selain itu, terdapat warna Greenish Gray dengan sentuhan hijau ikonik berfinishing matte yang menghadirkan kesan fresh dan kekinian, cocok bagi anak muda yang berani tampil beda. Dua warna lain, Pink Mauve dan Essential White, turut mendapat sentuhan penyegaran agar terlihat lebih selaras dan premium. Pembaruan tersebut berupa aksen list abu-abu pada bagian dasi di fascia depan serta cover headlamp, sehingga memberikan kesan timeless yang cocok untuk berbagai karakter pengendara. Seluruh pilihan warna ini dipadukan dengan fitur unggulan Grand Filano Hybrid, seperti mesin Blue Core Hybrid 125cc yang irit dan responsif, digital speedometer dengan TFT Sub Display, serta bagasi berkapasitas 27 liter yang dilengkapi lampu LED. Kepraktisan juga ditunjang dengan pengisian bahan bakar di bagian depan dan tapak kaki yang lebar, mendukung gaya hidup anak muda yang aktif dan kreatif. Untuk harga, Yamaha memasarkan Grand Filano Hybrid Hybrid Lux warna Royal Iron dengan banderol Rp 28.795.000, sedangkan varian Hybrid Neo dengan pilihan warna Prime Gray, Greenish Gray, Pink Mauve, dan Essential White dibanderol Rp 28.315.000. Harga tersebut berstatus on the road dan dapat berbeda di tiap wilayah. Dengan pembaruan ini, Yamaha optimistis Grand Filano Hybrid akan terus menjadi skutik idaman anak muda yang ingin tampil kalcer, stylish, dan relevan dengan tren masa kini.

Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026
Foto: Yamaha Grand Filano Hybrid Hadirkan Warna Terbaru, Siap Jadi Skutik Andalan Anak Muda Kalcer | Pifa Net

Xiaomi Luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia, Bidik Segmen Menengah

PIFA, Tekno - Xiaomi Indonesia resmi meluncurkan Redmi Note 15 Series ke pasar Tanah Air sebagai langkah memperkuat posisinya di segmen menengah yang semakin kompetitif. Peluncuran ini menghadirkan empat model sekaligus, yakni Redmi Note 15 Pro+ 5G, Redmi Note 15 Pro 5G, Redmi Note 15 5G, dan Redmi Note 15. Keempat perangkat tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan gaya hidup aktif generasi muda yang kian dinamis, seiring perubahan tren penggunaan smartphone yang semakin berorientasi pada aktivitas luar ruang. Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, mengatakan peluncuran Redmi Note 15 Series dilatarbelakangi perubahan pola hidup masyarakat yang semakin outdoor-centric. “Sejalan dengan tren gaya hidup 2026 yang makin outdoor-centric, Xiaomi berkomitmen untuk selalu menghadirkan teknologi yang relevan dan adaptif bagi anak muda,” ujar Andi dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan, Redmi Note 15 Series mengusung standar baru yang disebut REDMI Titan Durability. Standar ini menghadirkan peningkatan menyeluruh pada aspek ketahanan perangkat, mulai dari perlindungan terhadap benturan, ketahanan debu dan air, hingga daya tahan baterai yang lebih panjang, tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan penggunaan. Menurut Xiaomi, keandalan fisik perangkat menjadi faktor penting agar smartphone dapat digunakan secara optimal dalam berbagai kondisi, baik untuk aktivitas harian maupun kebutuhan petualangan. Karena itu, seluruh lini Redmi Note 15 Series dirancang untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan diri bagi penggunanya. Selain memperkenalkan lini smartphone terbaru, Xiaomi juga meluncurkan produk ekosistem pendukung, yakni Mijia Smart Audio Glasses dan Redmi Buds 8 Lite. Kehadiran perangkat ini menegaskan komitmen Xiaomi dalam membangun ekosistem teknologi yang saling terhubung guna menunjang produktivitas dan hiburan pengguna. “Peluncuran ini diharapkan dapat memperkuat portofolio Xiaomi di segmen menengah, sekaligus menawarkan pilihan perangkat yang mengedepankan ketangguhan, performa, dan fitur kamera yang semakin canggih,” kata Andi.

Tekno
| Jumat, 23 Januari 2026
Foto: Xiaomi Luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia, Bidik Segmen Menengah | Pifa Net
Explore Berbagai Konten Hiburan

Berita Rekomendasi

Teknologi

Foto: Situs LPSE DPR RI Tak Bisa Diakses Pasca Diumumkannya Tander Gorden Rumah Dinas Miliyaran Rupiah  | Pifa Net

Situs LPSE DPR RI Tak Bisa Diakses Pasca Diumumkannya Tander Gorden Rumah Dinas Miliyaran Rupiah 

Berita Teknologi, PIFA - Situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik DPR RI tidak bisa diakses, pada Jumat (13/05/2022) siang. Berdasarkan pantauan PIFA situs LPSE DPR RI tidak bisa menampilkan halaman dan informasi. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)  adalah layanan pengelolaan teknologi informasi untuk memfasilitasi pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Seperti diketahui DPR RI baru saja mengumumkan  tender gorden Rumah Dinas anggotanya yang  bernilai miliaran rupiah melalui situs LPSE DPR RI.  Sebelumnya, tender gorden rumah dinas DPR menjadi polemik usai DPR menetapkan PT Bertiga Mitra Solusi sebagai pemenang dengan nilai tawaran Rp43,5 miliar. Padahal, ada dua perusahaan lain yang mengajukan harga lebih murah. Penetapan pemenang dengan harga tertinggi, bukannya terendah ini pun dipertanyakan banyak pihak. Sampai saat ini, belum ada penjelasan dari DPR mengenai proses penentuan pemenang tender tersebut. Publik juga mengkritik karena anggaran yang dipakai sangat besar hanya untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR di Kalibata. Sekjen DPR Indra Iskandar mengungkapkan banyak anggota dewan yang sebenarnya telah mengajukan penggantian gorden, vitrase, dan blind sejak 2020. Belum ada keterangan resmi dari DPR RI terkait erornya situs LPSE mereka. (ja)

Jakarta
| Jumat, 13 Mei 2022

Teknologi

Foto: Instagram Uji Coba Pembaharuan! Jadi Kabar Buruk Bagi Selebgram dan Pelaku Bisnis, Kenapa? | Pifa Net

Instagram Uji Coba Pembaharuan! Jadi Kabar Buruk Bagi Selebgram dan Pelaku Bisnis, Kenapa?

Berita Teknologi, PIFA - Instagram dikabarkan tengah menguji tata letak baru untuk unggahan postingan video ataupun foto di Stories. Nantinya Instagram akan membatasi jumlah tampilan Stories yang diunggah dalam satu hari. Seperti diketahui, saat ini pengguna dapat mengunggah hingga 100 postingan Stories sekaligus. Video ataupun foto yang diunggah akan menghilang dalam waktu 24 jam. Melansir dari 9to5mac, pengujian fitur ini dilaporkan pengguna Instagram asal Brasil Phil Ricelle, melalui akun Twitter-nya ia membagikan tampilan Stories di mana Instagram hanya akan menampilkan tiga Stories dari sekian banyak postingan yang dibagikan oleh akun tersebut. Fitur ini pun tampaknya akan menjadi kabar buruk bagi selebgram ataupun kreator yang kerap dalam satu hari bisa memposting jumlah banyak di akun mereka mulai dari aktivitas hingga endorse yang tentu akan berdampak pada jumlah viewers mereka. Di sisi lain dengan membatasi jumlah Stories yang ditampilkan di aplikasi akan memungkinkan pengguna untuk melihat postingan lebih banyak pada akun-akun lain dengan lebih cepat jika mereka tidak tertarik dengan konten tersebut. Fitur ini pun tampaknya akan menjadi kabar buruk bagi selebgram ataupun kreator yang kerap dalam satu hari bisa memposting jumlah banyak di akun mereka mulai dari aktivitas hingga endorse yang tentu akan berdampak pada jumlah viewers mereka. Di sisi lain dengan membatasi jumlah Stories yang ditampilkan di aplikasi akan memungkinkan pengguna untuk melihat postingan lebih banyak pada akun-akun lain dengan lebih cepat jika mereka tidak tertarik dengan konten tersebut. (ja)

Dunia
| Jumat, 20 Mei 2022

Teknologi

Foto: Kreator TikTok Bersiap Dapat Pendapatan Jumbo dengan Program Pulse, Bisa Monetisasi Video! | Pifa Net

Kreator TikTok Bersiap Dapat Pendapatan Jumbo dengan Program Pulse, Bisa Monetisasi Video!

Berita Technology, PIFA - TikTok mulai membuat gebrakan baru demi saingi kompetitornya. Media sosial asal China tersebut berencana membuka cara baru bagi para kreator konten untuk menghasilkan pendapatan dengan berbagi pendapatan iklan dengan para kreator lainnya. Dilansir dari Antara, skema tersebut nantinya akan diterapkan seperti skema berbagi pendapatan yang dilakukan oleh YouTube yang membuat kreatornya bisa memonetasi videonya setelah ditonton oleh sejumlah pengguna lainnya. Sedangkan TikTok nantinya akan menerapkan skema embagian pendapatan tersebut kepada kreator konten dengan prestasi video yang menempati posisi tertinggi ketika video kreator itu telah mempromosikan iklan tertentu. Dilansir dari The Verge, program yang nantinya disebut sebagai TikTok Pulse tersebut rencananya akan menyasar pada hanya sekitar empat persen kreator dengan video teratas dari semua video di TikTok yang nantinya juga diharuskan mempromosikan iklan tertentu. Persyaratan lainnya adalah kreator diwajibkan setidaknya memiliki 100 ribu pengikut agar bisa mendapatkan bagian dari pendapatan iklan tersebut. Jika kreator menyetujui skema ini, TikTok akan berbagi 50 persen pendapatan iklan dari program Pulse.  General Manager solusi bisnis global TikTok di Amerika Utara, Sandie Hawkins, menyatakan bahwa skema tersebut mirip dengan skema yang ditawarkan YouTube. Hawkins menambahkan bahwa TikTok Pulse rencananya akan diluncurkan pada bulan Juni 2022 di AS, dengan peluncuran sejumlah negara lain pada sekitar musim gugur 2022. Hingga saat ini, cara utama TikTok untuk memberi pendapatan kepada pembuat konten adalah melalui “Creator Fund”, yang membayar pengguna tertentu berdasarkan popularitas video mereka. Tetapi banyak kreator konten mengatakan bahwa pembayaran dari program ini kecil dan tidak konsisten, yang dianggap tidak berkelanjutan seperti yang dimiliki program iklan YouTube untuk kreator videonya. Sedangkan apakah Program Pulse ini akan diluncurkan di Indonesia atau tidak hingga kini belum diketahui.

Dunia
| Minggu, 8 Mei 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5