Sports
Benjamin Pavard Resmi Gabung dengan Inter Milan
PIFA, Sports - Dalam sebuah kisah karier sepak bola yang luar biasa, bek asal Prancis, Benjamin Jacques Marcel Pavard, telah resmi bergabung secara permanen dengan Inter Milan dari Bayern Munich. Kariernya yang terdiri dari perjuangan, pertandingan, dan momen tak terlupakan, kini membawanya ke level baru dalam sepak bola. Puncak kenangan akan nama Benjamin Pavard hampir selalu terkait dengan momen yang tak terlupakan: gol menakjubkan yang dicetaknya di menit ke-57 saat pertandingan antara Prancis dan Argentina pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Gol tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan Prancis, tetapi juga menjadi cerita rakyat sepak bola Prancis. Namun, kisah Pavard dimulai jauh sebelum itu, di Maubeuge, Prancis, tempat dia dilahirkan pada 28 Maret 1996. Dibesarkan di Jeumont, sebuah desa kecil dekat perbatasan Belgia, cinta Pavard pada sepak bola diwarisi dari ayahnya, Frédéric, seorang pemain sepak bola di tingkat ketiga Prancis. Dari sini dimulailah perjalanan Pavard. Setelah bergabung dengan US Jeumont, Pavard kemudian menandatangani kontrak dengan akademi LOSC Lille pada usia sembilan tahun, klub favoritnya. Orangtuanya dengan penuh pengorbanan mengantarnya ke tempat latihan yang berjarak 100 km dari rumah. Perjalanan Pavard meliputi debutnya di Ligue 1 melawan Nantes pada Januari 2015. Setelah dua musim bermain sepak bola profesional di Prancis, dia mengambil langkah baru dengan pindah ke Jerman, bergabung dengan VfB Stuttgart. Di sini, karirnya melejit, dengan 88 penampilan dan kontribusi penting untuk promosi klub ke Bundesliga. Namun, puncak kariernya datang saat dia dipanggil oleh Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2018. Pavard bermain penting dalam keberhasilan Prancis meraih gelar juara dunia, termasuk mencetak gol spektakuler melawan Argentina yang menjadi gol terbaik turnamen. Keberhasilannya membawanya ke Bayern Munich pada tahun 2019, di mana ia meraih banyak gelar dan penghargaan, termasuk mencetak gol kemenangan dalam Piala Dunia Antarklub. Kini, Pavard melanjutkan perjalanan kariernya dengan bergabung dengan Inter Milan, membawa semangat kerja keras, pengalaman, dan tekad untuk meraih sukses. Dalam perjalanan kariernya yang penuh tantangan, Pavard telah membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa seseorang dari tempat yang jauh menjadi bintang sepak bola internasional yang menginspirasi. (hs)
Italia
| Kamis, 31 Agustus 2023

Trending
Sempat Dilarikan ke RS, Head of Medical PSSI Pastikan Kondisi Cahya Supriadi Membaik
Surabaya
| Sabtu, 17 September 2022

Garuda Muda Menggila! Indonesia Libas Brunei 8-0 di Laga Pembuka ASEAN U-23 2025
Sports
| Rabu, 16 Juli 2025

Yamaha Cup Race Kembali Digelar, Balapan Legendaris Eksis Lebih Dari 3 Dekade
Makassar
| Senin, 4 November 2024

Jelang AFF U-19 Women's Championship 2023, Pelatih Timnas: Sudah Sangat Siap!
Indonesia
| Rabu, 5 Juli 2023

Asnawi Tampil Apik hingga Buat Bintang MU Tak Berkutik di FIFA Matchday Indonesia vs Argentina
Jakarta
| Selasa, 20 Juni 2023

Amorim Siap Lepas Andre Onana Jika Ada Tawaran
Indonesia
| Kamis, 27 Maret 2025

Indonesia Tembus Semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 Usai Tekuk Jepang 1-0
Timnas
| Senin, 17 November 2025

Havertz dan Rice Gabung dengan Mahar Rp 3,2 Triliun, Jadikan Arsenal Klub Sultan?
Inggris
| Kamis, 29 Juni 2023

Austria Perbesar Keunggulan dengan Kemenangan atas Jerman di Laga Kualifikasi Piala Eropa 2024
Eropa
| Kamis, 23 November 2023

Inter Milan Unbeaten, Kalahkan Cagliari 2-0 di Laga Kedua Liga Italia
Italia
| Selasa, 29 Agustus 2023

Berita Terbaru
Sports

Drama Adu Penalti Antar Arsenal ke Semifinal Piala Liga Inggris, Tantang Chelsea
PIFA, Sports - Arsenal memastikan langkah ke semifinal Piala Liga Inggris 2025/26 (Carabao Cup) usai menyingkirkan Crystal Palace lewat drama adu penalti dengan skor 8-7. Duel perempat final tersebut harus ditentukan lewat tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.Pertandingan yang digelar di Stadion Etihad, Rabu (24/12) dini hari WIB, berlangsung ketat sejak awal. Dua gol di waktu normal baru tercipta menjelang akhir babak kedua, menandai sengitnya persaingan kedua tim.Arsenal langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Peluang pertama diperoleh Noni Madueke pada menit ketiga, namun kiper Crystal Palace, Walter Benitez, masih sigap mengamankan gawangnya. Dominasi The Gunners terus berlanjut, tetapi sejumlah peluang dari Madueke, Riccardo Calafiori, hingga kesempatan emas jelang turun minum belum mampu memecah kebuntuan.Crystal Palace sempat memberi ancaman pada awal babak kedua melalui sepakan Jefferson Lerma pada menit ke-49 yang masih melebar. Arsenal kemudian kembali mengontrol permainan dan menekan pertahanan lawan. Peluang Eberichi Eze pada menit ke-58 digagalkan tekel krusial pemain Palace, sementara sepakan Adam Wharton juga belum menemui sasaran.Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-80. Berawal dari situasi sepak pojok, terjadi kemelut di kotak penalti Palace yang berujung gol bunuh diri Maxence Lacroix. Arsenal unggul 1-0 dan berupaya menjaga keunggulan hingga waktu normal usai.Namun, Crystal Palace mampu memaksakan perpanjangan waktu. Pada menit kelima injury time, Jefferson Lerma menyambut tendangan bebas Wharton dengan sundulan, sebelum Marc Guehi menyodok bola masuk ke gawang Arsenal. Skor pun kembali imbang 1-1.Di babak perpanjangan waktu, Arsenal hampir memastikan kemenangan melalui peluang jarak dekat Declan Rice. Sayangnya, Benitez kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial, sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.Dalam babak adu penalti, lima penendang pertama dari kedua tim sukses menjalankan tugasnya. Drama berlanjut hingga eksekutor kedelapan, saat Lacroix gagal menaklukkan Kepa Arrizabalaga. Kiper Arsenal tersebut tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan tendangan lawan dan memastikan kemenangan The Gunners dengan skor 8-7.Dengan hasil ini, Arsenal berhak melaju ke semifinal dan akan menghadapi Chelsea dalam duel dua leg yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Januari dan awal Februari 2026, sebagaimana dilansir laman resmi EFL.
Sports
| Rabu, 24 Desember 2025
Sports

AFC Nations League Segera Hadir: Gebrakan Baru Asia untuk Tingkatkan Level Kompetisi dan Finansial
PIFA, Sports - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersiap menghadirkan terobosan baru dengan meluncurkan AFC Nations League. Mengikuti jejak kesuksesan UEFA di Eropa, kompetisi ini dirancang untuk menciptakan kalender laga internasional yang lebih sistematis dan berkelanjutan bagi seluruh anggotanya di Asia.Berdasarkan keterangan resmi AFC, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk membuka peluang pengembangan yang lebih luas bagi negara-negara anggota. Tujuan utamanya adalah memastikan setiap tim nasional memiliki lawan yang sebanding dan kompetitif setiap kali jeda internasional atau FIFA Matchday berlangsung.Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John, menyebutkan bahwa hadirnya kompetisi ini adalah loncatan besar bagi ekosistem sepak bola di benua kuning. Ia menekankan komitmen organisasi dalam memajukan 47 asosiasi di bawah naungannya.“AFC Nations League merupakan langkah maju yang penting dalam komitmen berkelanjutan kami untuk mendukung pengembangan 47 Asosiasi anggota kami," ungkap Sekjen AFC, Windsor John.Selain meningkatkan kualitas teknis pertandingan, AFC Nations League hadir untuk menjawab kendala logistik dan biaya yang kerap menghantui tim nasional saat mengatur laga persahabatan. Dengan adanya platform yang terstruktur, diharapkan efisiensi biaya dan stabilitas jadwal dapat terjaga."Dengan memperkenalkan platform kompetisi terstruktur selama Jeda Internasional FIFA, dengan stabilitas kalender yang lebih besar dan insentif olahraga yang jelas, kami bertujuan memastikan akses yang konsisten ke pertandingan berkualitas tinggi sambil mengatasi tantangan logistik dan biaya yang dihadapi oleh tim nasional," jelasnya.Tidak hanya dari sudut pandang olahraga, turnamen ini juga diprediksi akan menjadi magnet ekonomi baru bagi para anggotanya. Tingginya minat dari sektor komersial menunjukkan bahwa format kompetisi seperti ini sangat laku dijual ke penyiar dan sponsor.“Selain manfaat olahraga, kami juga melihat minat yang kuat dan permintaan yang meningkat dari mitra komersial kami untuk kompetisi bergaya AFC Nations League, yang mencerminkan daya tariknya bagi penggemar, penyiar, dan pemangku kepentingan, serta kemampuannya untuk menghadirkan produk sepak bola internasional yang lebih menarik dan mudah dipasarkan," tandasnya.Saat ini, pihak AFC masih mematangkan format pertandingan agar memberikan hasil terbaik bagi seluruh pihak terlibat. Pengumuman mengenai tanggal resmi dimulainya kompetisi ini dijadwalkan akan dirilis dalam waktu dekat.
Sports
| Selasa, 23 Desember 2025
Sports

Persib Bandung Perkuat Posisi dengan Kemenangan 2-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC
PIFA, Sports - Persib Bandung berhasil mengamankan kemenangan penting atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu malam (21/12/2025). Kemenangan ini membawa Maung Bandung naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 14 pertandingan, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC tertahan di posisi kesembilan dengan 19 poin dari jumlah laga yang sama.Pertandingan berlangsung seru sejak awal, dengan Persib langsung tampil menekan. Peluang pertama muncul pada menit kesembilan melalui sundulan Rosembergne da Silva alias Berguinho, namun masih mampu diamankan oleh kiper Bhayangkara FC, Aqil Savik. Satu menit berselang, Persib berhasil membuka keunggulan melalui Ramon Tanque yang memanfaatkan umpan Patricio Matricardi untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.Memasuki babak kedua, Persib tetap menguasai permainan. Peluang emas tercipta pada menit ke-55 melalui sundulan Ramon Tanque hasil umpan Thom Haye, tetapi kembali dapat ditepis oleh Aqil Savik. Bhayangkara Presisi Lampung FC sempat mengancam pada menit ke-60 lewat sundulan Muhammad Ferarri, namun upaya tersebut berhasil digagalkan kiper Persib Teja Paku Alam.Persib akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-62. Ramon Tanque kembali mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Thom Haye dari sisi kiri, sehingga skor berubah menjadi 2-0. Tertinggal dua gol, Bhayangkara Presisi Lampung FC berupaya meningkatkan intensitas serangan, namun lini pertahanan Persib mampu meredam setiap peluang yang tercipta.Pelatih Persib, Paul Munster, mengaku puas dengan kinerja timnya. “Kami mampu mempertahankan konsentrasi dan fokus sepanjang pertandingan. Kemenangan ini sangat penting bagi kami untuk menjaga momentum di papan atas klasemen,” ujarnya dilansir dari ANTARA News. Sementara pelatih Bhayangkara mengakui keunggulan Persib dan menyatakan timnya perlu evaluasi menyeluruh.Dengan hasil ini, Persib Bandung membuktikan kualitas sebagai salah satu tim terkuat di BRI Super League musim ini. Ramon Tanque menjadi bintang lapangan setelah menyumbang dua gol kemenangan bagi timnya. Bhayangkara Presisi Lampung FC harus kembali merenungkan strategi agar bisa bersaing di papan atas klasemen.Pertandingan Persib Bandung vs Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi laga yang penuh emosional bagi suporter kedua tim. Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api sangat memanas, terutama saat Persib mencetak gol-gol kemenangan mereka. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persib menjelang laga-laga berikutnya di Super League.
Sports
| Senin, 22 Desember 2025
Berita Populer
Sports

Benjamin Pavard Resmi Gabung dengan Inter Milan
PIFA, Sports - Dalam sebuah kisah karier sepak bola yang luar biasa, bek asal Prancis, Benjamin Jacques Marcel Pavard, telah resmi bergabung secara permanen dengan Inter Milan dari Bayern Munich. Kariernya yang terdiri dari perjuangan, pertandingan, dan momen tak terlupakan, kini membawanya ke level baru dalam sepak bola. Puncak kenangan akan nama Benjamin Pavard hampir selalu terkait dengan momen yang tak terlupakan: gol menakjubkan yang dicetaknya di menit ke-57 saat pertandingan antara Prancis dan Argentina pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Gol tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan Prancis, tetapi juga menjadi cerita rakyat sepak bola Prancis. Namun, kisah Pavard dimulai jauh sebelum itu, di Maubeuge, Prancis, tempat dia dilahirkan pada 28 Maret 1996. Dibesarkan di Jeumont, sebuah desa kecil dekat perbatasan Belgia, cinta Pavard pada sepak bola diwarisi dari ayahnya, Frédéric, seorang pemain sepak bola di tingkat ketiga Prancis. Dari sini dimulailah perjalanan Pavard. Setelah bergabung dengan US Jeumont, Pavard kemudian menandatangani kontrak dengan akademi LOSC Lille pada usia sembilan tahun, klub favoritnya. Orangtuanya dengan penuh pengorbanan mengantarnya ke tempat latihan yang berjarak 100 km dari rumah. Perjalanan Pavard meliputi debutnya di Ligue 1 melawan Nantes pada Januari 2015. Setelah dua musim bermain sepak bola profesional di Prancis, dia mengambil langkah baru dengan pindah ke Jerman, bergabung dengan VfB Stuttgart. Di sini, karirnya melejit, dengan 88 penampilan dan kontribusi penting untuk promosi klub ke Bundesliga. Namun, puncak kariernya datang saat dia dipanggil oleh Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2018. Pavard bermain penting dalam keberhasilan Prancis meraih gelar juara dunia, termasuk mencetak gol spektakuler melawan Argentina yang menjadi gol terbaik turnamen. Keberhasilannya membawanya ke Bayern Munich pada tahun 2019, di mana ia meraih banyak gelar dan penghargaan, termasuk mencetak gol kemenangan dalam Piala Dunia Antarklub. Kini, Pavard melanjutkan perjalanan kariernya dengan bergabung dengan Inter Milan, membawa semangat kerja keras, pengalaman, dan tekad untuk meraih sukses. Dalam perjalanan kariernya yang penuh tantangan, Pavard telah membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa seseorang dari tempat yang jauh menjadi bintang sepak bola internasional yang menginspirasi. (hs)
Italia
| Kamis, 31 Agustus 2023
Sports

Sempat Dilarikan ke RS, Head of Medical PSSI Pastikan Kondisi Cahya Supriadi Membaik
Berita Sports, PIFA - Kondisi kiper Timnas U-20 Indonesia, Cahya Supriadi, dipastikan dalam keadaan baik; sekarang ia sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra, Surabaya. Sebelumnya, Cahya Supriadi mengalami insiden benturan pada laga melawan Hongkong di Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (16/9) malam. Pemain Persija Jakarta itu bertabrakan dengan rekannya, Rahmat Beri Santoso pada menit ke-59 saat situasi tendangan bebas untuk Hong Kong. Akibat insiden tersebut, Cahya pun langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Head of Medical PSSI, Syarif Alwi mengatakan, kondisi Cahya dalam keadaan sadar dan stabil setelah pemeriksaan CT Scan dan rontgen di kepala. "Setelah melalui observasi kemudian pemeriksaan CT Scan dan foto rontgen di kepala, serta dikonsultasikan dengan dokter bedah syaraf, hasilnya menunjukkan Cahya dalam keadaan baik. Saat ini kondisi Cahya dalam keadaan sadar dan stabil," katanya, dikutip dari laman PSSI (17/9). Syarif Alwi menambahkan, hingga Sabtu (17/9) siang ini, Cahya semakin membaik keadaannya. Dia menyebut cahya akan pindah ke ruang perawatan setelah hasil Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan observasi selesai. "Cahya sudah bisa makan pagi tadi, dan kami lakukan proses Magnetic Resonance Imaging (MRI). Setelah MRI balik lagi ke ruang observasi, setelah hasilnya keluar dan dibaca, siang ini bisa pindah ke kamar perawatan," tambah dia. Dengan kondisi seperti ini, Cahya Supriadi besar kemungkinannya akan absen pada laga terakhir kualifikasi melawan Vietnam pada Minggu (18/9) besok. Laga pamungkas Grup F ini menjadi laga penentu siapa tim yang akan menjadi juara grup sekaligus mendapatkan satu tiket ke putaran final Piala AFC U-20 2023 mendatang. (yd)
Surabaya
| Sabtu, 17 September 2022
Sports

Garuda Muda Menggila! Indonesia Libas Brunei 8-0 di Laga Pembuka ASEAN U-23 2025
PIFA, Timnas – Timnas U-23 Indonesia tampil gemilang pada laga pembuka Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 2025 dengan menghancurkan Brunei Darussalam delapan gol tanpa balas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/7). Kemenangan telak ini dipimpin oleh penyerang muda Jens Raven yang mencetak lima gol, disusul oleh Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan yang masing-masing menyumbang satu gol, serta satu gol lainnya berasal dari penalti. Hasil ini membawa Indonesia ke puncak klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, sementara Brunei terdampar di dasar klasemen tanpa poin. Dominasi Sejak Menit Awal Skuad asuhan pelatih Gerald Vanenburg langsung menunjukkan taji sejak menit pertama. Hanya butuh dua menit bagi Garuda Muda untuk membuka keunggulan lewat gol cepat Jens Raven yang memanfaatkan umpan Rayhan Hannan. Enam menit berselang, Raven kembali mencetak gol kedua usai menyambut umpan Robi Darwis, membawa Indonesia unggul 2-0. Tekanan demi tekanan tak henti dilancarkan tim Merah Putih hingga akhirnya Arkhan Fikri mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20. Raven terus menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol tambahan masing-masing pada menit ke-30 dan 32, termasuk satu gol yang berawal dari umpan jauh kapten tim Muhammad Ferarri. Raven pun mencetak hat-trick hanya dalam 30 menit pertama pertandingan. Tak puas dengan lima gol, Rayhan Hannan ikut menambah penderitaan Brunei lewat sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-34. Raven kemudian menyempurnakan penampilan luar biasanya dengan gol kelima lewat titik putih pada menit ke-41, menutup babak pertama dengan skor 7-0. Tambah Satu Gol di Babak Kedua Meski unggul jauh, Indonesia tetap menampilkan permainan menyerang pada babak kedua. Jens Raven hampir mencetak gol keenamnya, namun tendangannya mampu ditepis oleh kiper Brunei, Muhammad Khairul Hisyam. Peluang lain dari Althaf Indie juga masih berhasil diamankan. Gol terakhir Indonesia lahir pada menit ke-62 melalui skema umpan panjang dari Ferarri yang berhasil dikonversi Raven menjadi gol kedelapannya, sekaligus gol kelima secara pribadi dalam laga ini. Statistik Dominan Indonesia Secara statistik, Indonesia tampil superior dengan 84 persen penguasaan bola dan 28 tembakan, di mana 14 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Brunei nyaris tanpa perlawanan dan kesulitan keluar dari tekanan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melangkah ke laga selanjutnya dan membuka peluang besar untuk lolos ke fase gugur Kejuaraan ASEAN U-23 2025.
Sports
| Rabu, 16 Juli 2025
Feeds
Drama Adu Penalti Antar Arsenal ke Semifinal Piala Liga Inggris, Tantang Chelsea
PIFA, Sports - Arsenal memastikan langkah ke semifinal Piala Liga Inggris 2025/26 (Carabao Cup) usai menyingkirkan Crystal Palace lewat drama adu penalti dengan skor 8-7. Duel perempat final tersebut harus ditentukan lewat tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.Pertandingan yang digelar di Stadion Etihad, Rabu (24/12) dini hari WIB, berlangsung ketat sejak awal. Dua gol di waktu normal baru tercipta menjelang akhir babak kedua, menandai sengitnya persaingan kedua tim.Arsenal langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Peluang pertama diperoleh Noni Madueke pada menit ketiga, namun kiper Crystal Palace, Walter Benitez, masih sigap mengamankan gawangnya. Dominasi The Gunners terus berlanjut, tetapi sejumlah peluang dari Madueke, Riccardo Calafiori, hingga kesempatan emas jelang turun minum belum mampu memecah kebuntuan.Crystal Palace sempat memberi ancaman pada awal babak kedua melalui sepakan Jefferson Lerma pada menit ke-49 yang masih melebar. Arsenal kemudian kembali mengontrol permainan dan menekan pertahanan lawan. Peluang Eberichi Eze pada menit ke-58 digagalkan tekel krusial pemain Palace, sementara sepakan Adam Wharton juga belum menemui sasaran.Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-80. Berawal dari situasi sepak pojok, terjadi kemelut di kotak penalti Palace yang berujung gol bunuh diri Maxence Lacroix. Arsenal unggul 1-0 dan berupaya menjaga keunggulan hingga waktu normal usai.Namun, Crystal Palace mampu memaksakan perpanjangan waktu. Pada menit kelima injury time, Jefferson Lerma menyambut tendangan bebas Wharton dengan sundulan, sebelum Marc Guehi menyodok bola masuk ke gawang Arsenal. Skor pun kembali imbang 1-1.Di babak perpanjangan waktu, Arsenal hampir memastikan kemenangan melalui peluang jarak dekat Declan Rice. Sayangnya, Benitez kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial, sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.Dalam babak adu penalti, lima penendang pertama dari kedua tim sukses menjalankan tugasnya. Drama berlanjut hingga eksekutor kedelapan, saat Lacroix gagal menaklukkan Kepa Arrizabalaga. Kiper Arsenal tersebut tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan tendangan lawan dan memastikan kemenangan The Gunners dengan skor 8-7.Dengan hasil ini, Arsenal berhak melaju ke semifinal dan akan menghadapi Chelsea dalam duel dua leg yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Januari dan awal Februari 2026, sebagaimana dilansir laman resmi EFL.
Sports
| Rabu, 24 Desember 2025

AFC Nations League Segera Hadir: Gebrakan Baru Asia untuk Tingkatkan Level Kompetisi dan Finansial
PIFA, Sports - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersiap menghadirkan terobosan baru dengan meluncurkan AFC Nations League. Mengikuti jejak kesuksesan UEFA di Eropa, kompetisi ini dirancang untuk menciptakan kalender laga internasional yang lebih sistematis dan berkelanjutan bagi seluruh anggotanya di Asia.Berdasarkan keterangan resmi AFC, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk membuka peluang pengembangan yang lebih luas bagi negara-negara anggota. Tujuan utamanya adalah memastikan setiap tim nasional memiliki lawan yang sebanding dan kompetitif setiap kali jeda internasional atau FIFA Matchday berlangsung.Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John, menyebutkan bahwa hadirnya kompetisi ini adalah loncatan besar bagi ekosistem sepak bola di benua kuning. Ia menekankan komitmen organisasi dalam memajukan 47 asosiasi di bawah naungannya.“AFC Nations League merupakan langkah maju yang penting dalam komitmen berkelanjutan kami untuk mendukung pengembangan 47 Asosiasi anggota kami," ungkap Sekjen AFC, Windsor John.Selain meningkatkan kualitas teknis pertandingan, AFC Nations League hadir untuk menjawab kendala logistik dan biaya yang kerap menghantui tim nasional saat mengatur laga persahabatan. Dengan adanya platform yang terstruktur, diharapkan efisiensi biaya dan stabilitas jadwal dapat terjaga."Dengan memperkenalkan platform kompetisi terstruktur selama Jeda Internasional FIFA, dengan stabilitas kalender yang lebih besar dan insentif olahraga yang jelas, kami bertujuan memastikan akses yang konsisten ke pertandingan berkualitas tinggi sambil mengatasi tantangan logistik dan biaya yang dihadapi oleh tim nasional," jelasnya.Tidak hanya dari sudut pandang olahraga, turnamen ini juga diprediksi akan menjadi magnet ekonomi baru bagi para anggotanya. Tingginya minat dari sektor komersial menunjukkan bahwa format kompetisi seperti ini sangat laku dijual ke penyiar dan sponsor.“Selain manfaat olahraga, kami juga melihat minat yang kuat dan permintaan yang meningkat dari mitra komersial kami untuk kompetisi bergaya AFC Nations League, yang mencerminkan daya tariknya bagi penggemar, penyiar, dan pemangku kepentingan, serta kemampuannya untuk menghadirkan produk sepak bola internasional yang lebih menarik dan mudah dipasarkan," tandasnya.Saat ini, pihak AFC masih mematangkan format pertandingan agar memberikan hasil terbaik bagi seluruh pihak terlibat. Pengumuman mengenai tanggal resmi dimulainya kompetisi ini dijadwalkan akan dirilis dalam waktu dekat.
Sports
| Selasa, 23 Desember 2025

Persib Bandung Perkuat Posisi dengan Kemenangan 2-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC
PIFA, Sports - Persib Bandung berhasil mengamankan kemenangan penting atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu malam (21/12/2025). Kemenangan ini membawa Maung Bandung naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 14 pertandingan, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC tertahan di posisi kesembilan dengan 19 poin dari jumlah laga yang sama.Pertandingan berlangsung seru sejak awal, dengan Persib langsung tampil menekan. Peluang pertama muncul pada menit kesembilan melalui sundulan Rosembergne da Silva alias Berguinho, namun masih mampu diamankan oleh kiper Bhayangkara FC, Aqil Savik. Satu menit berselang, Persib berhasil membuka keunggulan melalui Ramon Tanque yang memanfaatkan umpan Patricio Matricardi untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.Memasuki babak kedua, Persib tetap menguasai permainan. Peluang emas tercipta pada menit ke-55 melalui sundulan Ramon Tanque hasil umpan Thom Haye, tetapi kembali dapat ditepis oleh Aqil Savik. Bhayangkara Presisi Lampung FC sempat mengancam pada menit ke-60 lewat sundulan Muhammad Ferarri, namun upaya tersebut berhasil digagalkan kiper Persib Teja Paku Alam.Persib akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-62. Ramon Tanque kembali mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Thom Haye dari sisi kiri, sehingga skor berubah menjadi 2-0. Tertinggal dua gol, Bhayangkara Presisi Lampung FC berupaya meningkatkan intensitas serangan, namun lini pertahanan Persib mampu meredam setiap peluang yang tercipta.Pelatih Persib, Paul Munster, mengaku puas dengan kinerja timnya. “Kami mampu mempertahankan konsentrasi dan fokus sepanjang pertandingan. Kemenangan ini sangat penting bagi kami untuk menjaga momentum di papan atas klasemen,” ujarnya dilansir dari ANTARA News. Sementara pelatih Bhayangkara mengakui keunggulan Persib dan menyatakan timnya perlu evaluasi menyeluruh.Dengan hasil ini, Persib Bandung membuktikan kualitas sebagai salah satu tim terkuat di BRI Super League musim ini. Ramon Tanque menjadi bintang lapangan setelah menyumbang dua gol kemenangan bagi timnya. Bhayangkara Presisi Lampung FC harus kembali merenungkan strategi agar bisa bersaing di papan atas klasemen.Pertandingan Persib Bandung vs Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi laga yang penuh emosional bagi suporter kedua tim. Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api sangat memanas, terutama saat Persib mencetak gol-gol kemenangan mereka. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persib menjelang laga-laga berikutnya di Super League.
Sports
| Senin, 22 Desember 2025

Greg Nwokolo Nilai Timnas Indonesia Maju Sepuluh Langkah Lalu Mundur Lagi Usai Gagal di SEA Games 2025
PIFA, Timnas - Eks pemain tim nasional Indonesia, Greg Nwokolo, menilai perjalanan skuad Garuda belakangan ini justru mengalami kemunduran setelah sejumlah kegagalan di level internasional. Ia menyebut kondisi timnas seperti “maju sepuluh langkah, lalu mundur lagi”, menyusul kegagalan timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.Pada ajang tersebut, timnas U22 Indonesia gagal melaju ke semifinal setelah hanya finis di peringkat kedua Grup C, di bawah Filipina. Hasil itu menambah daftar kekecewaan publik sepak bola nasional, setelah sebelumnya timnas Indonesia juga gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026 serta Piala Dunia 2026.“Pasti kita semua kecewa, kan. Karena kita semua harap timnas bisa lebih baik. Namun, ini sudah terjadi. Kita maju sepuluh langkah dan kemudian mundur lagi,” ujar Greg saat ditemui di sela acara penghargaan insan olahraga Indonesia, Santini JMTV Awards 2025, di Jakarta, Kamis (18/12) malam.Mantan penyerang timnas yang mencatatkan delapan penampilan bersama skuad Merah Putih itu juga menyoroti kekosongan kursi pelatih kepala timnas Indonesia, yang ditinggal Patrick Kluivert sejak Oktober lalu. Menurut Greg, pelatih baru nantinya harus siap menjawab ekspektasi besar masyarakat pecinta sepak bola Tanah Air.Ia menegaskan Indonesia sudah tidak lagi membutuhkan proses jangka panjang. Greg menilai timnas telah melalui fase tersebut di era Shin Tae-yong, meski akhirnya berakhir di tengah jalan. Karena itu, siapa pun pelatih yang direkrut PSSI ke depan harus mampu menghadirkan hasil nyata.“Siapa pun pelatihnya, dia harus tahu bahwa Indonesia kita sudah enggak butuh proses. Kita sudah coba proses sama Shin Tae-yong, tapi di tengah putus. Jadi jangan rekrut pelatih lalu dikasih proses lagi. Indonesia sudah punya pemain bagus. Yang kita butuhkan adalah hasil,” tegas Greg.Saat ini, sejumlah nama dikabarkan masuk dalam radar PSSI untuk mengisi posisi pelatih timnas Indonesia. Dua di antaranya adalah Giovanni van Bronckhorst, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Liverpool, serta John Herdman.John Herdman dikenal sebagai pelatih yang sukses mengantarkan timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Pelatih asal Inggris itu kini berstatus tanpa klub setelah terakhir kali menangani Toronto FC.
Sports
| Jumat, 19 Desember 2025

PSSI Dikabarkan Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
PIFA, Timnas - PSSI dikabarkan akan menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Media Honduras, Diario Diez, melaporkan bahwa federasi sepak bola Indonesia akan mengumumkan penunjukan tersebut dalam beberapa hari ke depan.“John Herdman menjauh dari CONCACAF. Ia akan diumumkan oleh tim nasional sederhana yang belum pernah tampil di Piala Dunia,” tulis Diario Diez dalam judul artikelnya, Kamis (18/12/2025).Nama John Herdman mencuat setelah pelatih asal Inggris itu sukses membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, pencapaian pertama Kanada setelah 32 tahun absen di ajang tersebut. Rekam jejak itu membuat Herdman diminati sejumlah negara di kawasan CONCACAF, termasuk Honduras dan Jamaika.Honduras disebut menjadikan Herdman sebagai kandidat kuat pengganti Reinaldo Rueda, meski tim tersebut telah dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara Jamaika, yang akan tampil di playoff antarkonfederasi pada Maret 2026, juga sempat mendekati Herdman untuk menggantikan Steve McClaren yang mengundurkan diri.Namun, Diario Diez menyebut Herdman menolak tawaran dari kedua negara tersebut karena memprioritaskan Timnas Indonesia. Negosiasi antara PSSI dan Herdman bahkan dikabarkan telah memasuki tahap akhir.“Di Honduras, John Herdman menjadi favorit untuk menggantikan posisi Reinaldo Rueda. Pengalaman John Herdman diharapkan publik Honduras dapat menghidupkan kembali proyek tampil di Piala Dunia 2030. Namun, perkembangan negosiasi dengan Indonesia menutup skenario ideal tersebut,” tulis Diario Diez.“Ia juga hampir kembali ke CONCACAF untuk diproyeksikan menjadi pelatih Timnas Jamaika, menggantikan Steve McClaren yang mengundurkan diri. Namun, John Herdman menolak tawaran Jamaika demi Indonesia,” tegas media tersebut.Dari dalam negeri, sinyal mengarah ke nama Herdman juga disampaikan jajaran PSSI. Anggota Exco PSSI, Endri Erawan, menyebut calon pelatih Timnas Indonesia tidak jauh dari nama-nama yang telah beredar luas di media, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst.Endri menegaskan, PSSI menetapkan kriteria ketat bagi pelatih Timnas Indonesia berikutnya. Salah satu syarat utama adalah memiliki pengalaman membawa tim nasional lolos ke Piala Dunia. Dari dua nama yang mengemuka, hanya John Herdman yang memiliki catatan tersebut lewat keberhasilannya bersama Kanada pada Piala Dunia 2022.“Target kami pelatih itu harus all-out, artinya mereka harus lebih banyak di Indonesia daripada di negaranya. Harus punya pengalaman bagus meloloskan ke Piala Dunia, kalau perlu tinggal bersama keluarganya di Indonesia. Harus berkontribusi ke pelatih lokal, kalau ada lisensi pelatih turut mengisi kursus, dekat juga dengan klub Liga 1 dan Liga 2,” kata Endri Erawan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/12/2025).Dengan berbagai sinyal tersebut, publik sepak bola nasional kini menanti pengumuman resmi PSSI terkait sosok pelatih baru Timnas Indonesia.
Sports
| Kamis, 18 Desember 2025

PSSI Akhiri Kerja Sama dengan Indra Sjafri Usai Timnas U22 Gagal Penuhi Target di SEA Games 2025
PIFA, Sports - PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri setelah pelatih asal Sumatera Barat itu gagal membawa timnas U22 Indonesia memenuhi target di SEA Games 2025 Thailand. Keputusan tersebut diambil usai evaluasi menyeluruh terhadap performa Garuda Muda yang tersingkir di babak grup.Indonesia datang ke SEA Games 2025 dengan status juara bertahan setelah meraih medali emas pada edisi 2023. Namun, langkah timnas U22 terhenti lebih awal dan gagal menembus semifinal. Hasil tersebut membuat Indonesia bukan hanya gagal mempertahankan emas, tetapi juga tidak mampu memenuhi target minimal medali perak yang ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan bahwa pengakhiran kerja sama dengan Indra Sjafri merupakan bagian dari hasil evaluasi federasi.“Dengan ini kami sepakat melakukan evaluasi yang pertama adalah pengakhiran hubungan kerja antara Coach Indra Sjafri dengan PSSI atau federasi,” ujar Sumardji dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.Sumardji menegaskan, seluruh proses pengakhiran kontrak dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang telah tertuang dalam perjanjian kerja sama.“Berkaitan dengan pengakhiran hubungan kerja, tentu hak dan kewajiban sesuai dengan kesepakatan, sesuai kontrak yang ada, wajib untuk sama-sama menjalankan hak yang harus diterima oleh Coach Indra Sjafri dan kewajiban yang harus dilakukan oleh federasi,” tambahnya.Terkait respons Indra Sjafri atas keputusan tersebut, Sumardji menyebut pelatih berusia 62 tahun itu menerimanya dengan sikap lapang dada.“Coach Indra Sjafri sudah kami ajak bicara setelah diskusi evaluasi SEA Games ini, dan Coach Indra menerima itu dengan lapang dada, dengan ikhlas,” jelas Sumardji.Pengakhiran kerja sama ini sekaligus menutup seluruh peran Indra Sjafri di lingkungan PSSI. Selain sebagai pelatih kepala timnas SEA Games, Indra sebelumnya juga tercatat sebagai bagian dari tim Direktur Teknik PSSI yang dipimpin oleh Alexander Zwiers.“Berkaitan dengan pengakhiran kerja sama dengan federasi, itu secara keseluruhan, baik sebagai head coach SEA Games maupun sebagai bagian daripada Direktur Teknik. Terhitung hari ini hubungan kerja Coach Indra dengan PSSI sudah berakhir semuanya,” ucap Sumardji.Untuk ke depannya, PSSI menyatakan tugas pelatih timnas U22 atau U23 akan dirangkap oleh pelatih timnas senior Indonesia. Nama pelatih tersebut direncanakan akan diumumkan dalam waktu dekat, paling lambat bulan depan.
Sports
| Sabtu, 3 Januari 2026

Drama Delapan Gol di Old Trafford, Manchester United Ditahan Bournemouth 4-4
PIFA, Sports - Manchester United harus puas berbagi poin usai bermain imbang 4-4 melawan Bournemouth dalam laga penutup pekan ke-16 Liga Inggris 2025/26 yang berlangsung di Old Trafford, Selasa dini hari WIB. Pertandingan berlangsung dramatis dengan terciptanya delapan gol.Hasil ini membuat Manchester United gagal menggeser Crystal Palace dari peringkat lima klasemen sementara. Skuad asuhan Ruben Amorim tetap berada di posisi enam dengan koleksi 26 poin. Sementara itu, Bournemouth naik ke urutan ke-13 dengan raihan 21 poin, sebagaimana dilansir dari laman resmi Liga Premier Inggris.Setan Merah membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-13 melalui Amad Diallo. Pemain asal Pantai Gading itu memanfaatkan kesalahan antisipasi kiper Bournemouth, Djordje Petkovic, untuk membawa MU unggul 1-0.Bournemouth mampu menyamakan kedudukan lewat gol Antoine Semenyo pada menit ke-40. Namun, Manchester United kembali memimpin jelang turun minum setelah Casemiro mencetak gol pada menit ke-45+4. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.Memasuki babak kedua, tim tamu tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan. Evanilson mencetak gol penyeimbang pada menit ke-46, sebelum Marcus Tavernier membawa Bournemouth unggul 3-2 lewat tendangan bebas pada menit ke-52.Manchester United kemudian meningkatkan intensitas serangan. Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan melalui gol tendangan bebas pada menit ke-77. Dua menit berselang, Matheus Cunha membawa tuan rumah kembali unggul 4-3 setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang Bournemouth.Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar pada menit ke-84. Eli Kroupi mencetak gol penyeimbang bagi Bournemouth, memastikan laga berakhir imbang 4-4 hingga peluit panjang dibunyikan.
Sports
| Selasa, 16 Desember 2025

Real Madrid Kembali Menang, Tundukkan Alaves 2-1 di Mendizorroza
PIFA, Sports - Real Madrid kembali ke jalur kemenangan setelah membungkam Deportivo Alaves dengan skor 2-1 pada pekan ke-16 Liga Spanyol di Stadion Mendizorroza, Vitoria-Gasteiz, Minggu waktu setempat.Pada laga tersebut, Los Blancos meraih tiga poin berkat gol Kylian Mbappe dan Rodrygo. Sementara itu, tuan rumah Alaves sempat menyamakan kedudukan melalui Carlos Vicente, berdasarkan catatan resmi La Liga.Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rentetan hasil negatif Real Madrid, yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun di berbagai ajang saat menghadapi Celta Vigo dan Manchester City.Tambahan tiga poin membuat Real Madrid tetap bertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan koleksi 39 poin dari 17 pertandingan, tertinggal empat poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.
Sports
| Senin, 15 Desember 2025

Menang 3-1 atas Myanmar, Timnas U-23 Indonesia Tetap Gagal ke Semifinal SEA Games 2025
PIFA, Sports - Timnas U-23 Indonesia harus mengubur harapan lolos ke semifinal cabang sepak bola putra SEA Games 2025 meski meraih kemenangan 3-1 atas Myanmar. Laga Grup C tersebut digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat.Dua dari tiga gol Garuda Muda dicetak oleh Jens Raven, sementara satu gol lainnya disumbangkan Toni Firmansyah. Myanmar sempat unggul lebih dulu lewat gol Min Maw Oo.Hasil ini membuat Indonesia naik ke peringkat kedua klasemen akhir Grup C dengan raihan tiga poin, mencetak tiga gol dan kebobolan dua gol. Namun, Indonesia gagal melaju ke semifinal sebagai runner-up terbaik karena kalah produktivitas gol dari Malaysia, yang finis sebagai peringkat kedua Grup B dengan catatan empat gol memasukkan dan tiga gol kemasukan.
Sports
| Sabtu, 13 Desember 2025


Berita Rekomendasi
Sports

Benjamin Pavard Resmi Gabung dengan Inter Milan
PIFA, Sports - Dalam sebuah kisah karier sepak bola yang luar biasa, bek asal Prancis, Benjamin Jacques Marcel Pavard, telah resmi bergabung secara permanen dengan Inter Milan dari Bayern Munich. Kariernya yang terdiri dari perjuangan, pertandingan, dan momen tak terlupakan, kini membawanya ke level baru dalam sepak bola. Puncak kenangan akan nama Benjamin Pavard hampir selalu terkait dengan momen yang tak terlupakan: gol menakjubkan yang dicetaknya di menit ke-57 saat pertandingan antara Prancis dan Argentina pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Gol tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan Prancis, tetapi juga menjadi cerita rakyat sepak bola Prancis. Namun, kisah Pavard dimulai jauh sebelum itu, di Maubeuge, Prancis, tempat dia dilahirkan pada 28 Maret 1996. Dibesarkan di Jeumont, sebuah desa kecil dekat perbatasan Belgia, cinta Pavard pada sepak bola diwarisi dari ayahnya, Frédéric, seorang pemain sepak bola di tingkat ketiga Prancis. Dari sini dimulailah perjalanan Pavard. Setelah bergabung dengan US Jeumont, Pavard kemudian menandatangani kontrak dengan akademi LOSC Lille pada usia sembilan tahun, klub favoritnya. Orangtuanya dengan penuh pengorbanan mengantarnya ke tempat latihan yang berjarak 100 km dari rumah. Perjalanan Pavard meliputi debutnya di Ligue 1 melawan Nantes pada Januari 2015. Setelah dua musim bermain sepak bola profesional di Prancis, dia mengambil langkah baru dengan pindah ke Jerman, bergabung dengan VfB Stuttgart. Di sini, karirnya melejit, dengan 88 penampilan dan kontribusi penting untuk promosi klub ke Bundesliga. Namun, puncak kariernya datang saat dia dipanggil oleh Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2018. Pavard bermain penting dalam keberhasilan Prancis meraih gelar juara dunia, termasuk mencetak gol spektakuler melawan Argentina yang menjadi gol terbaik turnamen. Keberhasilannya membawanya ke Bayern Munich pada tahun 2019, di mana ia meraih banyak gelar dan penghargaan, termasuk mencetak gol kemenangan dalam Piala Dunia Antarklub. Kini, Pavard melanjutkan perjalanan kariernya dengan bergabung dengan Inter Milan, membawa semangat kerja keras, pengalaman, dan tekad untuk meraih sukses. Dalam perjalanan kariernya yang penuh tantangan, Pavard telah membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa seseorang dari tempat yang jauh menjadi bintang sepak bola internasional yang menginspirasi. (hs)
Italia
| Kamis, 31 Agustus 2023
Sports

Sempat Dilarikan ke RS, Head of Medical PSSI Pastikan Kondisi Cahya Supriadi Membaik
Berita Sports, PIFA - Kondisi kiper Timnas U-20 Indonesia, Cahya Supriadi, dipastikan dalam keadaan baik; sekarang ia sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra, Surabaya. Sebelumnya, Cahya Supriadi mengalami insiden benturan pada laga melawan Hongkong di Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (16/9) malam. Pemain Persija Jakarta itu bertabrakan dengan rekannya, Rahmat Beri Santoso pada menit ke-59 saat situasi tendangan bebas untuk Hong Kong. Akibat insiden tersebut, Cahya pun langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Head of Medical PSSI, Syarif Alwi mengatakan, kondisi Cahya dalam keadaan sadar dan stabil setelah pemeriksaan CT Scan dan rontgen di kepala. "Setelah melalui observasi kemudian pemeriksaan CT Scan dan foto rontgen di kepala, serta dikonsultasikan dengan dokter bedah syaraf, hasilnya menunjukkan Cahya dalam keadaan baik. Saat ini kondisi Cahya dalam keadaan sadar dan stabil," katanya, dikutip dari laman PSSI (17/9). Syarif Alwi menambahkan, hingga Sabtu (17/9) siang ini, Cahya semakin membaik keadaannya. Dia menyebut cahya akan pindah ke ruang perawatan setelah hasil Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan observasi selesai. "Cahya sudah bisa makan pagi tadi, dan kami lakukan proses Magnetic Resonance Imaging (MRI). Setelah MRI balik lagi ke ruang observasi, setelah hasilnya keluar dan dibaca, siang ini bisa pindah ke kamar perawatan," tambah dia. Dengan kondisi seperti ini, Cahya Supriadi besar kemungkinannya akan absen pada laga terakhir kualifikasi melawan Vietnam pada Minggu (18/9) besok. Laga pamungkas Grup F ini menjadi laga penentu siapa tim yang akan menjadi juara grup sekaligus mendapatkan satu tiket ke putaran final Piala AFC U-20 2023 mendatang. (yd)
Surabaya
| Sabtu, 17 September 2022
Sports

Garuda Muda Menggila! Indonesia Libas Brunei 8-0 di Laga Pembuka ASEAN U-23 2025
PIFA, Timnas – Timnas U-23 Indonesia tampil gemilang pada laga pembuka Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 2025 dengan menghancurkan Brunei Darussalam delapan gol tanpa balas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/7). Kemenangan telak ini dipimpin oleh penyerang muda Jens Raven yang mencetak lima gol, disusul oleh Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan yang masing-masing menyumbang satu gol, serta satu gol lainnya berasal dari penalti. Hasil ini membawa Indonesia ke puncak klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, sementara Brunei terdampar di dasar klasemen tanpa poin. Dominasi Sejak Menit Awal Skuad asuhan pelatih Gerald Vanenburg langsung menunjukkan taji sejak menit pertama. Hanya butuh dua menit bagi Garuda Muda untuk membuka keunggulan lewat gol cepat Jens Raven yang memanfaatkan umpan Rayhan Hannan. Enam menit berselang, Raven kembali mencetak gol kedua usai menyambut umpan Robi Darwis, membawa Indonesia unggul 2-0. Tekanan demi tekanan tak henti dilancarkan tim Merah Putih hingga akhirnya Arkhan Fikri mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20. Raven terus menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol tambahan masing-masing pada menit ke-30 dan 32, termasuk satu gol yang berawal dari umpan jauh kapten tim Muhammad Ferarri. Raven pun mencetak hat-trick hanya dalam 30 menit pertama pertandingan. Tak puas dengan lima gol, Rayhan Hannan ikut menambah penderitaan Brunei lewat sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-34. Raven kemudian menyempurnakan penampilan luar biasanya dengan gol kelima lewat titik putih pada menit ke-41, menutup babak pertama dengan skor 7-0. Tambah Satu Gol di Babak Kedua Meski unggul jauh, Indonesia tetap menampilkan permainan menyerang pada babak kedua. Jens Raven hampir mencetak gol keenamnya, namun tendangannya mampu ditepis oleh kiper Brunei, Muhammad Khairul Hisyam. Peluang lain dari Althaf Indie juga masih berhasil diamankan. Gol terakhir Indonesia lahir pada menit ke-62 melalui skema umpan panjang dari Ferarri yang berhasil dikonversi Raven menjadi gol kedelapannya, sekaligus gol kelima secara pribadi dalam laga ini. Statistik Dominan Indonesia Secara statistik, Indonesia tampil superior dengan 84 persen penguasaan bola dan 28 tembakan, di mana 14 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Brunei nyaris tanpa perlawanan dan kesulitan keluar dari tekanan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melangkah ke laga selanjutnya dan membuka peluang besar untuk lolos ke fase gugur Kejuaraan ASEAN U-23 2025.







