Lifestyle
Lengkap, Begini Cara Efektif Sembuhkan Ambeien
Berita Lifestyle, PIFA - Ambeien (hemorrhoid) atau wasir merupakan peradangan di bagian rektum dan anus yang berbentuk benjolan lunak sehingga menimbulkan perdarahan. Ambeien dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti mengejan terlalu keras saat buang air besar, duduk terlalu lama di toilet, sembelit kronis, kegemukan, hamil, melakukan seks anal, kurang konsumsi makanan berserat, dan/atau anemia. Cara menghilangkan benjolan ambeien dapat dilakukan dengan berbagai macam metode pengobatan, misalnya dengan obat-obatan steroid, bius lokal, atau pengobatan alami melalui perubahan gaya hidup. Tapi sebelum memilih cara pengobatan, sebaiknya Anda memerikskan kondisi ambeien terlebih dulu ke dokter untuk mengetahui tingkat keparahnnya. Jika sudah mengetahui tingkatan kondisi ambeien, Anda bisa mencoba cara yang dikutip dari cnnindonesia.com berikut: Pengobatan ambeien dari rumah Jika kondisi ambeien Anda termasuk dalamn kategori ringan, Anda bisa melakukan pengobatan rumahan sederhana seperti berikut sesuai saran dokter: Konsumsi makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah dapat melunakkan tinja sehingga menghindari ketegangan mengejan berlebih saat buang air besar. Konsumsi obat-obatan topikal yang dijual bebas berdasarkan resep dokter dengan kandungan hidrokortison, yang umumnya efektif memperkecil benjolan ambeien. Berendam di dalam kolam air hangat dengan posisi merendam bagian anus selama 15 menit secara rutin untuk meredakan nyeri ambeien. Minum obat pereda nyeri oral sesuai saran dokter seperti acetaminophen (Tylenol, lainnya), aspirin atau ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), dapat membantu meringankan rasa tidak nyaman pada anus. Pengobatan medis ambeien Sementara jika diagnosis dokter menunjukkan kondisi ambeien serius, maka tindakan pengobatan yang disarankan terdiri atas: Injeksi (skleroterapi), yaitu menyuntikkan larutan kimia khusus ke dalam jaringan wasir untuk mengecilkan benjolan. Koagulasi (inframerah, laser, atau bipolar), merupakan teknik koagulasi menggunakan sinar laser inframerah atau panas untuk memperkecil ukuran wasir. Selain itu, operasi bedah minor atau pengangkatan benjolan ambeien juga bisa saja diperlukan. Terlebih jika jaringan wasir yang tumbuh sudah sangat mengganggu. Hemoroidektomi, yakni operasi wasir yang diklaim paling efektif dan lengkap karena berfungsi mengangkat semua jaringan penyebab perdarahan pada anus.
Dunia
| Kamis, 12 Mei 2022

Trending
Fazzio Hybrid Ajak Gen Z untuk Tampil Semakin Skena dan Auto Worth It di Yamaha Fazzio Day
Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025

Sah! Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Menikah, Digelar Tertutup Diduga Dadakan
Indonesia
| Kamis, 9 Juni 2022

Rahasia Psikologis dan Kesehatan di Balik Kebiasaan Menggoyangkan Kaki saat Duduk
Indonesia
| Senin, 4 Desember 2023

Psikolog Tekankan Pendidikan Seks Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak
Lifestyle
| Selasa, 3 Februari 2026

Miris! Guru Ini Bagikan Momen Siswa Tidak Bisa Membaca Jam Analog
Indonesia
| Jumat, 25 Oktober 2024

Psikolog UI Imbau Masyarakat Bijak Berkomentar kepada Pasangan Belum Memiliki Anak
Lifestyle
| Senin, 16 Juni 2025

GEAR ULTIMA Motor Kuat, Hebat, No Debat
Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025

Nanti Malam! Top 3 Road To Grand Final Indonesian Idol
Jakarta
| Senin, 8 Mei 2023

4 Kuliner Menggoda Khas Singkawang yang Wajib Dicoba
Singkawang
| Kamis, 6 Februari 2025

Selain Makanan, Ini 5 Faktor yang Bisa Picu Lonjakan Gula Darah
Lifestyle
| Selasa, 29 Juli 2025

Berita Terbaru
Lifestyle

Psikolog Tekankan Pendidikan Seks Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak
PIFA, Lifestyle - Psikolog menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak agar mampu menjaga diri dan terhindar dari pelecehan maupun kekerasan seksual. Pendidikan tersebut dinilai dapat dilakukan sejak dini dengan cara yang sederhana dan sesuai usia anak. Psikolog Devi Yanti, M.Psi., Psikolog, mengatakan pendidikan seks dapat diselipkan melalui aktivitas bermain atau kegiatan interaktif di rumah bersama keluarga, sehingga anak tidak merasa tertekan atau takut. “Permainan atau kegiatan interaktif di rumah ditujukan agar (pendidikan) jadi tidak kaku. Maka dari itu orang tua dapat menggunakan pendekatan bermain,” kata psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin. Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut mencontohkan, orang tua dapat mengajak anak bermain “Lampu Lalu Lintas Sentuhan” untuk mengenalkan batasan tubuh. Dalam permainan ini, warna hijau digunakan sebagai penanda sentuhan yang aman, sementara warna merah menandai hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Selain itu, orang tua juga dapat memanfaatkan boneka atau gambar tubuh untuk menunjukkan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Cara visual dinilai membantu anak lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Devi juga menyarankan permainan peran sederhana untuk melatih anak mengatakan tidak kepada orang yang tidak dikenal atau yang melanggar batasan. Melalui metode ini, anak juga diajarkan untuk berani meminta bantuan dan melapor jika merasa tidak nyaman atau dilecehkan. Tak hanya itu, membacakan buku cerita anak yang mengangkat tema menjaga tubuh juga dapat menjadi sarana edukasi yang efektif. Menurut Devi, pendekatan tersebut membuat anak belajar tanpa rasa takut. “Pendekatan ini membuat anak belajar tanpa rasa takut dan lebih mudah memahami,” ujarnya. Ia menambahkan, edukasi mengenai perlindungan diri juga perlu dipahami oleh anggota keluarga lain, termasuk kakek dan nenek, agar pesan yang diterima anak konsisten di lingkungan keluarga. “Intinya, pendidikan seks yang tepat usia justru memperkuat nilai moral, rasa hormat terhadap diri sendiri, dan mencegah anak menjadi korban,” kata Devi.
Lifestyle
| Selasa, 3 Februari 2026
Lifestyle

Ahli Gizi Sarankan Mi Instan Dikonsumsi Sebulan Sekali sebagai Makanan Rekreasi
PIFA, Lifestyle - Ahli gizi sekaligus anggota Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Diah Maunah menyatakan konsumsi mi instan masih diperbolehkan pada waktu tertentu, asalkan jumlahnya dibatasi. Ia menyarankan mi instan cukup dikonsumsi satu bulan sekali atau dijadikan sebagai makanan “rekreasi”. “Mi instan merupakan jenis makanan yang aman dikonsumsi jika kita paham bagaimana batasan porsi dan cara pengolahan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh kita. Mi instan pada umumnya cenderung tinggi natrium, dan lemak, serta energi. Misal dikonsumsi hanya pada saat tanggal lahir kita sehingga 1 bulan 1 kali saja,” kata Diah kepada ANTARA, Senin. Menurut Diah, mi instan banyak digemari masyarakat karena mudah didapat, harganya terjangkau, dan praktis. Pada musim hujan, konsumsi mi instan rebus juga cenderung meningkat karena memberikan sensasi hangat, memiliki rasa gurih, dan disukai berbagai kalangan. Meski demikian, ia mengingatkan mi instan memiliki kandungan natrium dan energi dari lemak yang cukup tinggi. Kandungan tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi individu dengan kondisi hipertensi, penyakit pembuluh darah, maupun obesitas. Diah menjelaskan, mi instan rebus umumnya mengandung natrium lebih tinggi dibandingkan mi instan goreng, yakni di atas 1.000 miligram per bungkus. Jumlah tersebut telah memenuhi hampir 75 persen kebutuhan natrium harian seseorang. “Jika kita ada hipertensi atau sensitif terhadap natrium maka tidaklah tepat mengonsumsi mi instan ini karena jatah natriumnya akan habis hanya dengan konsumsi satu bungkus mi kuah instan. Kebutuhan natrium seseorang dengan hipertensi maksimal adalah 1.200 miligram, di mi kuah instan antara 1.000–1.100 miligram per saji,” jelasnya. Ia menegaskan, konsumsi mi instan secara berlebihan, terutama saat musim hujan tanpa diimbangi asupan makanan sehat lainnya, dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Dampak yang berpotensi muncul antara lain penyakit degeneratif seperti kerusakan pembuluh darah, hipertensi yang dapat berujung pada gangguan fungsi ginjal, serta gangguan saluran cerna seperti iritasi lambung dan usus. Pada remaja, konsumsi mi instan berlebihan juga dikaitkan dengan risiko hemoroid atau ambeien, hingga kanker usus akibat kebiasaan mengonsumsi mi instan setiap minggu. Selain itu, masalah obesitas juga dapat terjadi jika mi instan dikonsumsi secara tidak terkendali.
Lifestyle
| Senin, 2 Februari 2026
Lifestyle

Pakar Kesehatan Dorong Indonesia Contoh Negara Tetangga Cegah Penularan Virus Nipah
PIFA, Lifestyle - Meningkatnya kasus penularan virus Nipah di India menjadi perhatian serius bagi kawasan Asia. Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof. Tjandra Yoga Aditama menilai Indonesia perlu mengambil langkah antisipatif dengan mencontoh kebijakan negara-negara tetangga dalam mencegah masuk dan menyebarnya virus berbahaya tersebut. Dalam keterangan tertulis pada Kamis, Prof. Tjandra menekankan pentingnya kewaspadaan dini, mengingat virus Nipah kini dilaporkan telah menular antar-manusia di India. Virus ini diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga radang otak dengan tingkat fatalitas yang tinggi. Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, menurut Prof. Tjandra, telah lebih dulu mengambil langkah pencegahan. Thailand, misalnya, melakukan skrining ketat di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang terhadap penumpang yang datang dari negara bagian West Bengal, India. Nepal juga menerapkan kebijakan serupa di Tribhuvan International Airport. Langkah antisipasi juga dilakukan Singapura. Pada 28 Januari 2026, pemerintah setempat mengumumkan pengetatan pengawasan kesehatan di Bandara Changi, termasuk pemeriksaan suhu tubuh bagi para pendatang. Selain itu, otoritas kesehatan Singapura meminta dokter, laboratorium, dan rumah sakit meningkatkan kewaspadaan terhadap pasien dengan gejala infeksi virus Nipah, terutama mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke West Bengal. Tak hanya itu, Singapura juga menggencarkan penyuluhan kesehatan di pintu masuk negara, meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran dari Asia Selatan, serta memperkuat koordinasi dengan otoritas pengendalian penyakit menular di kawasan tersebut. Prof. Tjandra menilai, Indonesia berada pada posisi yang tidak kalah berisiko karena intensitas kunjungan warga India, baik sebagai wisatawan maupun pekerja. "Cukup banyaknya kunjungan warga India ke negara kita, maka nampaknya perlu pengamatan khusus, setidaknya untuk mereka yang datang dari daerah Kalkuta dan West Bengal," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu. Ia menambahkan, selain menerapkan langkah pencegahan di pintu masuk negara, Indonesia juga perlu meningkatkan koordinasi regional dan internasional, khususnya dengan WHO Asia Tenggara dan Pasifik Barat, untuk memantau perkembangan dan potensi penyebaran virus Nipah. Virus Nipah merupakan patogen zoonotik yang awalnya menular dari hewan, seperti kelelawar dan babi, ke manusia. Namun, seiring waktu, virus ini juga diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, termasuk melalui makanan yang terkontaminasi. Secara global, tercatat sekitar 750 kasus infeksi virus Nipah sejak pertama kali dilaporkan pada 1998–1999. Kasus awal ditemukan di Malaysia, kemudian menyebar dan dilaporkan pula di Bangladesh, India, Filipina, serta Singapura. Prof. Tjandra menjelaskan, masa inkubasi virus Nipah berkisar antara empat hingga 21 hari atau bahkan lebih. Gejala awal sering menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Pada tahap lanjutan, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan paru-paru, termasuk batuk, sesak napas, pneumonia, hingga peradangan otak. Hingga saat ini, menurut Prof. Tjandra, belum tersedia vaksin maupun pengobatan spesifik untuk infeksi virus Nipah. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penyakit tersebut.
Lifestyle
| Kamis, 29 Januari 2026
Berita Populer
Lifestyle

Lengkap, Begini Cara Efektif Sembuhkan Ambeien
Berita Lifestyle, PIFA - Ambeien (hemorrhoid) atau wasir merupakan peradangan di bagian rektum dan anus yang berbentuk benjolan lunak sehingga menimbulkan perdarahan. Ambeien dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti mengejan terlalu keras saat buang air besar, duduk terlalu lama di toilet, sembelit kronis, kegemukan, hamil, melakukan seks anal, kurang konsumsi makanan berserat, dan/atau anemia. Cara menghilangkan benjolan ambeien dapat dilakukan dengan berbagai macam metode pengobatan, misalnya dengan obat-obatan steroid, bius lokal, atau pengobatan alami melalui perubahan gaya hidup. Tapi sebelum memilih cara pengobatan, sebaiknya Anda memerikskan kondisi ambeien terlebih dulu ke dokter untuk mengetahui tingkat keparahnnya. Jika sudah mengetahui tingkatan kondisi ambeien, Anda bisa mencoba cara yang dikutip dari cnnindonesia.com berikut: Pengobatan ambeien dari rumah Jika kondisi ambeien Anda termasuk dalamn kategori ringan, Anda bisa melakukan pengobatan rumahan sederhana seperti berikut sesuai saran dokter: Konsumsi makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah dapat melunakkan tinja sehingga menghindari ketegangan mengejan berlebih saat buang air besar. Konsumsi obat-obatan topikal yang dijual bebas berdasarkan resep dokter dengan kandungan hidrokortison, yang umumnya efektif memperkecil benjolan ambeien. Berendam di dalam kolam air hangat dengan posisi merendam bagian anus selama 15 menit secara rutin untuk meredakan nyeri ambeien. Minum obat pereda nyeri oral sesuai saran dokter seperti acetaminophen (Tylenol, lainnya), aspirin atau ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), dapat membantu meringankan rasa tidak nyaman pada anus. Pengobatan medis ambeien Sementara jika diagnosis dokter menunjukkan kondisi ambeien serius, maka tindakan pengobatan yang disarankan terdiri atas: Injeksi (skleroterapi), yaitu menyuntikkan larutan kimia khusus ke dalam jaringan wasir untuk mengecilkan benjolan. Koagulasi (inframerah, laser, atau bipolar), merupakan teknik koagulasi menggunakan sinar laser inframerah atau panas untuk memperkecil ukuran wasir. Selain itu, operasi bedah minor atau pengangkatan benjolan ambeien juga bisa saja diperlukan. Terlebih jika jaringan wasir yang tumbuh sudah sangat mengganggu. Hemoroidektomi, yakni operasi wasir yang diklaim paling efektif dan lengkap karena berfungsi mengangkat semua jaringan penyebab perdarahan pada anus.
Dunia
| Kamis, 12 Mei 2022
Lifestyle

Fazzio Hybrid Ajak Gen Z untuk Tampil Semakin Skena dan Auto Worth It di Yamaha Fazzio Day
PIFA.CO.ID, LIFESTYLE – Sejak kemunculannya pada tahun 2022, Yamaha Fazzio telah berhasil menarik hati banyak Gen Z melalui desain stylish dengan pilihan warna yang ikonik lengkap dengan teknologi high-class Blue Core Hybrid 125cc yang selaras dengan kebutuhan gaya hidup masa kini untuk tampil berbeda, lebih fashionable, dan semakin percaya diri sesuai dengan karakternya. Selain menghadirkan skutik dengan desain fresh, Fazzio juga secara konsisten terus menginisiasi berbagai aktivitas dan event yang menarik bagi Gen Z. Salah satunya adalah Fazzio Day, sebuah event yang hadir untuk memberikan lifestyle experience melalui berbagai aktivitas yang menarik seperti dance competition, thrifting, fun city touring, K-Pop karaoke, dan lainnya. Event Fazzio Day sendiri dilaksanakan pada Jumat, 11 Oktober 2024 dan berlokasi di salah satu tempat hype anak muda di wilayah Selatan Jakarta, yakni M Bloc Space. Selain memberikan lifestyle experience, melalui Fazzio Day Yamaha juga memperkenalkan varian terbarunya, yakni Fazzio Hybrid sebagai pilihan terbaru yang auto worth it serta berbagai sentuhan warna baru, update fitur, dan aksesoris resmi Fazzio. ”Tahun ini Yamaha menggelar Fazzio Day sebagai gaya baru untuk semakin dekat dengan lebih banyak Gen Z yang memiliki lifestyle “skena”. Maka dari itu, selain menawarkan berbagai aktivitas lifestyle experience yang meriah, kami juga dengan bangga memberikan berbagai sentuhan warna baru, update fitur, dan aksesoris resmi sekaligus memperkenalkan varian baru Fazzio Hybrid sebagai pilihan yang lebih variatif dan Auto Worth It untuk Gen Z. Melalui event Fazzio Day dan peluncuran Fazzio Hybrid, kami berharap dapat terus meningkatkan gaya hidup Gen Z agar dapat semakin keren dan kekinian,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Event Fazzio Day pada tahun ini mengangkat tema FOMO (Fazzio Hybrid Movement). Kata FOMO sendiri dipilih untuk meluapkan spirit Gen Z dalam menunjukkan eksistensi diri mereka agar mampu tampil sebagai seorang trendsetter bersama Yamaha Fazzio. Kemeriahan event dibuka dengan sesi talkshow bersama idola anak Gen Z masa kini, yaitu Azizi Asadel (Zee) dan Adzana Ashel yang membagikan tips fashion ”Gaya Gue” ala Zee dan Ashel, serta lifestyle andalan mereka agar semakin tampil trendy dalam berkendara. Acara talkshow pun semakin spesial dengan ditampilkannya Fazzio Hybrid helmet limited edition yang didesain langsung oleh Zee. Setelah talkshow, Zee dan Ashel pun kemudian mengajak pengguna setia komunitas Fazzio untuk ikut serta dalam aktivitas fun rolling city dengan menggunakan varian terbaru Yamaha Fazzio menikmati aneka hype di daerah Blok M dan sekitarnya. Setelah puas berkeliling Blok M dengan varian baru Fazzio Hybrid, Zee & Ashel bersama para peserta rolling city lainnya kembali ke M Bloc Space untuk mengikuti berbagai rangkaian acara menarik berikutnya, mulai dari high school dance competitions, thrifting market, workshop macrame, engagement activity, dan berbagai agenda menarik lainnya. Menjelang malam, event Fazzio Day pun semakin meriah dengan hadirnya special performance yang energik dan berwarna dari Friday Noraebang. Para peserta pun kemudian ikut berkaraoke menyanyikan berbagai lagu top hits K-POP yang sangat digemari dan sesuai dengan persona anak-anak Gen Z yang selalu ingin menjadi bagian dari trend kekinian yang sedang hype. ”Eventnya seru banget menurut saya dan ambiencenya cocok banget sama lifestyle Gen Z zaman sekarang yang gak ingin ketinggalan trend. Crowdnya pun rame banget, karena eventnya sendiri berlokasi di M Bloc Space yang memang terkenal sebagai tempat hype anak-anak skena Jakarta. Lalu, kita juga bisa lihat varian terbaru Fazzio Hybrid dan update-update lainnya yang pas banget buat anak-anak Gen Z yang ingin tampil lebih skena dan makin trendy dalam bergaya. Saya harap ke depannya, semoga event Fazzio Day bisa menjadi wadah bagi para Gen Z untuk dapat menunjukkan jati diri sekaligus aspirasinya dalam bergaya,” kata Sarah, salah satu peserta event Fazzio Day. Untuk bro sis yang ingin tahu informasi produk ter-up to date tentang Fazzio Hybrid dan semua aktivitasnya, cek selengkapnya dengan kunjungi langsung website resmi Yamaha Indonesia di www.yamaha-motor.co.id, atau bisa juga berkunjung ke dealer resmi Yamaha Indonesia terdekat di kotamu !
Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025
Lifestyle

Sah! Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Menikah, Digelar Tertutup Diduga Dadakan
Pifabiz - Pernikahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa banyak mengejutkan publik. Pasalnya, pernikahan yang digelar pada hari Senin (6/6) tersebut digelar secara privat tanpa adanya awak media. Pernikahan yang digelar begitu intim tersebut diawal dengan akad nikah yang dilangsungkan di Hotel Fairmont, Jakarta, pada hari Senin(6/6) pagi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan resepsi di sore harinya di hari yang sama. Sebagai seorang selebriti papan atas Tanah Air Deddy Corbuzier menggelar pernikahan tersebut dengan begitu sederhana namun tetap sakral. Bahkan, pernikahan tersebut hanya mengundang 50 tamu undangan yang terdiri dari pihak keluarga dan sahabat terdekat saja. Gus Miftah selaku salah satu orang terdekat Deddy mengungkapkan alasan pernikahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa terkeaan tertutup untuk awak media. Deddy ingin lebih khusyuk dalam acara. "Sebenarnya bukan tertutup, tapi di awal mas Deddy bilang, nanti kalau ketemu media Gus bantu aja. Karena memang dia ingin khusyuk," ungkap Gus Miftah. Hal itu juga alasan Deddy Corbuzier yang beberapa waktu lalu mengumumkan berpamitan di mesia sosial. "Medsos dia kan dinonaktifkan. Karena mau fokus di acara kemarin," tutur Gus Miftah. Gus Miftah juga menceritakan suasana pada saat akad nikah Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa digelar kemarin. "Kita masuk, duduk di situ kedua mempelai, kanan kiri pak jaksa agung dan Hendropriyono, saya di tengah, samping ada pak penghulu. Kita khotbah nikah, diucapkan sekali dan selesai," kata Gus Miftah. Acara pernikahan tersebut pun dilakukan dengan efektif dan singkat. Meski begitu, kedekatan antara para tamu pun begitu terasa. "Paginya saya itu briefing mas Deddy di kamar, untuk prosesi termasuk ijab kabul. Kemudian setelah itu, foto-foto dan saya nasihat pernikahan. Setelah 15 menit sudah selesai. Sore baru resepsi," jelas Gus Miftah lagi. Sebelum akad nikah digelar, ternyata banyak stasiun televisi yang ingin bekerja sama untuk menayangkan pernikahan Deddy dan Sabrina secara langsung alias live. Namun ditolak oleh Deddy. "Jadi beneran cuma 50 orang, padahal saya tahu begitu banyak vendor dan TV yang menawarkan untuk live, beliaunya enggak mau. Pengin ini sakral. Enggak mau diributin dengan non teknis," jelas Gus Miftah. Bahkan ada pula pihak televisi yang bernegosiasi kepada Gus Miftah agar akad nikah bisa ditayangkan di TV. Namun keputusan Deddy Corbuzier sudah bulat. Dia hanya ingin pernikahan yang sederhana dan privasi. "Ada pihak manajemen TV juga yang kontak saya, bisa enggak kalau Mas Deddy nikah di-live," tuturnya. Sejumlah warganet pun ada yang berpendapat bahwa pernikahan ini terkesan digelar secara mendadak. Pernyataan ini pun langsung direspons oleh Gus Miftah. Ia mengungkapkan sebenarnya pernikahan ini tidak digelar secara dadakan, Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa sudah lama merencanakan. Bahkan sejak podcast Deddy Corbuzier ramai dibicarakan terkait LGBT. "Kalau bilang ini dadakan, enggak sudah kami rencanakan sebelum lebaran. Tepatnya sebelum puasa. Jadi pas podcast tentang takedown LGBT, sudah kami bicarakan," jelas Gus Miftah. Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa akhirnya melangsung pernikahan setelah menjalin hubungan asmara selama kurang lebih 9 tahun. Dalam proses sakral tersebut, mas kawin yang dipilih oleh kedua mempelai dalam pernikahan tersebut adalah seperangkat alat sholat dan emas seberat 66 gram. Selain itu, ada juga uang tunai sebesar 2.022 dolar Singapura.
Indonesia
| Kamis, 9 Juni 2022
Feeds
Psikolog Tekankan Pendidikan Seks Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak
PIFA, Lifestyle - Psikolog menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak agar mampu menjaga diri dan terhindar dari pelecehan maupun kekerasan seksual. Pendidikan tersebut dinilai dapat dilakukan sejak dini dengan cara yang sederhana dan sesuai usia anak. Psikolog Devi Yanti, M.Psi., Psikolog, mengatakan pendidikan seks dapat diselipkan melalui aktivitas bermain atau kegiatan interaktif di rumah bersama keluarga, sehingga anak tidak merasa tertekan atau takut. “Permainan atau kegiatan interaktif di rumah ditujukan agar (pendidikan) jadi tidak kaku. Maka dari itu orang tua dapat menggunakan pendekatan bermain,” kata psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin. Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut mencontohkan, orang tua dapat mengajak anak bermain “Lampu Lalu Lintas Sentuhan” untuk mengenalkan batasan tubuh. Dalam permainan ini, warna hijau digunakan sebagai penanda sentuhan yang aman, sementara warna merah menandai hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Selain itu, orang tua juga dapat memanfaatkan boneka atau gambar tubuh untuk menunjukkan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Cara visual dinilai membantu anak lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Devi juga menyarankan permainan peran sederhana untuk melatih anak mengatakan tidak kepada orang yang tidak dikenal atau yang melanggar batasan. Melalui metode ini, anak juga diajarkan untuk berani meminta bantuan dan melapor jika merasa tidak nyaman atau dilecehkan. Tak hanya itu, membacakan buku cerita anak yang mengangkat tema menjaga tubuh juga dapat menjadi sarana edukasi yang efektif. Menurut Devi, pendekatan tersebut membuat anak belajar tanpa rasa takut. “Pendekatan ini membuat anak belajar tanpa rasa takut dan lebih mudah memahami,” ujarnya. Ia menambahkan, edukasi mengenai perlindungan diri juga perlu dipahami oleh anggota keluarga lain, termasuk kakek dan nenek, agar pesan yang diterima anak konsisten di lingkungan keluarga. “Intinya, pendidikan seks yang tepat usia justru memperkuat nilai moral, rasa hormat terhadap diri sendiri, dan mencegah anak menjadi korban,” kata Devi.
Lifestyle
| Selasa, 3 Februari 2026

Ahli Gizi Sarankan Mi Instan Dikonsumsi Sebulan Sekali sebagai Makanan Rekreasi
PIFA, Lifestyle - Ahli gizi sekaligus anggota Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Diah Maunah menyatakan konsumsi mi instan masih diperbolehkan pada waktu tertentu, asalkan jumlahnya dibatasi. Ia menyarankan mi instan cukup dikonsumsi satu bulan sekali atau dijadikan sebagai makanan “rekreasi”. “Mi instan merupakan jenis makanan yang aman dikonsumsi jika kita paham bagaimana batasan porsi dan cara pengolahan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh kita. Mi instan pada umumnya cenderung tinggi natrium, dan lemak, serta energi. Misal dikonsumsi hanya pada saat tanggal lahir kita sehingga 1 bulan 1 kali saja,” kata Diah kepada ANTARA, Senin. Menurut Diah, mi instan banyak digemari masyarakat karena mudah didapat, harganya terjangkau, dan praktis. Pada musim hujan, konsumsi mi instan rebus juga cenderung meningkat karena memberikan sensasi hangat, memiliki rasa gurih, dan disukai berbagai kalangan. Meski demikian, ia mengingatkan mi instan memiliki kandungan natrium dan energi dari lemak yang cukup tinggi. Kandungan tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi individu dengan kondisi hipertensi, penyakit pembuluh darah, maupun obesitas. Diah menjelaskan, mi instan rebus umumnya mengandung natrium lebih tinggi dibandingkan mi instan goreng, yakni di atas 1.000 miligram per bungkus. Jumlah tersebut telah memenuhi hampir 75 persen kebutuhan natrium harian seseorang. “Jika kita ada hipertensi atau sensitif terhadap natrium maka tidaklah tepat mengonsumsi mi instan ini karena jatah natriumnya akan habis hanya dengan konsumsi satu bungkus mi kuah instan. Kebutuhan natrium seseorang dengan hipertensi maksimal adalah 1.200 miligram, di mi kuah instan antara 1.000–1.100 miligram per saji,” jelasnya. Ia menegaskan, konsumsi mi instan secara berlebihan, terutama saat musim hujan tanpa diimbangi asupan makanan sehat lainnya, dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Dampak yang berpotensi muncul antara lain penyakit degeneratif seperti kerusakan pembuluh darah, hipertensi yang dapat berujung pada gangguan fungsi ginjal, serta gangguan saluran cerna seperti iritasi lambung dan usus. Pada remaja, konsumsi mi instan berlebihan juga dikaitkan dengan risiko hemoroid atau ambeien, hingga kanker usus akibat kebiasaan mengonsumsi mi instan setiap minggu. Selain itu, masalah obesitas juga dapat terjadi jika mi instan dikonsumsi secara tidak terkendali.
Lifestyle
| Senin, 2 Februari 2026

Pakar Kesehatan Dorong Indonesia Contoh Negara Tetangga Cegah Penularan Virus Nipah
PIFA, Lifestyle - Meningkatnya kasus penularan virus Nipah di India menjadi perhatian serius bagi kawasan Asia. Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof. Tjandra Yoga Aditama menilai Indonesia perlu mengambil langkah antisipatif dengan mencontoh kebijakan negara-negara tetangga dalam mencegah masuk dan menyebarnya virus berbahaya tersebut. Dalam keterangan tertulis pada Kamis, Prof. Tjandra menekankan pentingnya kewaspadaan dini, mengingat virus Nipah kini dilaporkan telah menular antar-manusia di India. Virus ini diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga radang otak dengan tingkat fatalitas yang tinggi. Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, menurut Prof. Tjandra, telah lebih dulu mengambil langkah pencegahan. Thailand, misalnya, melakukan skrining ketat di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang terhadap penumpang yang datang dari negara bagian West Bengal, India. Nepal juga menerapkan kebijakan serupa di Tribhuvan International Airport. Langkah antisipasi juga dilakukan Singapura. Pada 28 Januari 2026, pemerintah setempat mengumumkan pengetatan pengawasan kesehatan di Bandara Changi, termasuk pemeriksaan suhu tubuh bagi para pendatang. Selain itu, otoritas kesehatan Singapura meminta dokter, laboratorium, dan rumah sakit meningkatkan kewaspadaan terhadap pasien dengan gejala infeksi virus Nipah, terutama mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke West Bengal. Tak hanya itu, Singapura juga menggencarkan penyuluhan kesehatan di pintu masuk negara, meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran dari Asia Selatan, serta memperkuat koordinasi dengan otoritas pengendalian penyakit menular di kawasan tersebut. Prof. Tjandra menilai, Indonesia berada pada posisi yang tidak kalah berisiko karena intensitas kunjungan warga India, baik sebagai wisatawan maupun pekerja. "Cukup banyaknya kunjungan warga India ke negara kita, maka nampaknya perlu pengamatan khusus, setidaknya untuk mereka yang datang dari daerah Kalkuta dan West Bengal," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu. Ia menambahkan, selain menerapkan langkah pencegahan di pintu masuk negara, Indonesia juga perlu meningkatkan koordinasi regional dan internasional, khususnya dengan WHO Asia Tenggara dan Pasifik Barat, untuk memantau perkembangan dan potensi penyebaran virus Nipah. Virus Nipah merupakan patogen zoonotik yang awalnya menular dari hewan, seperti kelelawar dan babi, ke manusia. Namun, seiring waktu, virus ini juga diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, termasuk melalui makanan yang terkontaminasi. Secara global, tercatat sekitar 750 kasus infeksi virus Nipah sejak pertama kali dilaporkan pada 1998–1999. Kasus awal ditemukan di Malaysia, kemudian menyebar dan dilaporkan pula di Bangladesh, India, Filipina, serta Singapura. Prof. Tjandra menjelaskan, masa inkubasi virus Nipah berkisar antara empat hingga 21 hari atau bahkan lebih. Gejala awal sering menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Pada tahap lanjutan, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan paru-paru, termasuk batuk, sesak napas, pneumonia, hingga peradangan otak. Hingga saat ini, menurut Prof. Tjandra, belum tersedia vaksin maupun pengobatan spesifik untuk infeksi virus Nipah. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penyakit tersebut.
Lifestyle
| Kamis, 29 Januari 2026

Studi Ungkap Olahraga Rutin Bisa Bikin Usia Otak Lebih Muda Secara Biologis
PIFA, Lifestyle - Sebuah studi terbaru yang dilakukan tim peneliti dari AdventHealth Research Institute dan University of Pittsburgh menemukan bahwa olahraga rutin dapat membuat usia otak tampak lebih muda secara biologis. Para peneliti ingin mengetahui apakah olahraga mampu mengubah struktur fisik otak serta apakah perubahan tersebut dapat terlihat melalui hasil pemindaian otak. Hasil penelitian ini dilaporkan oleh Eating Well pada Selasa (27/1) waktu setempat. Dalam studi tersebut, peneliti merekrut 130 orang dewasa sehat berusia 26 hingga 58 tahun untuk mengikuti uji klinis acak tersamar tunggal selama 12 bulan. Para peserta dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, yakni kelompok latihan aerobik intensitas sedang hingga berat dan kelompok kontrol yang diminta untuk tidak mengubah tingkat aktivitas fisik mereka. Kelompok latihan menjalani dua sesi olahraga berdurasi 60 menit per minggu yang diawasi di laboratorium, serta menambahkan latihan mandiri di rumah hingga mencapai sekitar 150 menit aktivitas aerobik per minggu. Jenis latihan yang dilakukan beragam, mulai dari berjalan, jogging, atau berlari di treadmill, hingga menggunakan sepeda statis, mesin elips, dan alat dayung. Intensitas latihan dipantau menggunakan alat pengukur detak jantung. Pada awal dan akhir penelitian, struktur otak peserta diukur menggunakan pemindaian MRI, sementara kebugaran kardiorespirasi dinilai melalui tes pengambilan oksigen puncak atau VO2peak. Dengan bantuan alat pembelajaran mesin bernama brainageR, peneliti menghitung selisih antara usia otak yang diprediksi dan usia kronologis peserta, yang disebut brain-PAD. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sport and Health Science menunjukkan perbedaan mencolok antara kedua kelompok setelah 12 bulan. Peserta dalam kelompok olahraga mengalami penurunan usia otak yang terukur, dengan otak mereka tampak sekitar 0,6 tahun lebih muda dibandingkan saat awal studi. Sebaliknya, kelompok kontrol justru menunjukkan sedikit peningkatan usia otak, sekitar 0,35 tahun lebih tua, meski perubahan tersebut tidak signifikan secara statistik. Ketika dibandingkan langsung, selisih usia otak antara kedua kelompok hampir mencapai satu tahun dan menguntungkan kelompok yang rutin berolahraga. Selain itu, kelompok olahraga juga mengalami peningkatan kebugaran yang signifikan. Menariknya, peneliti menemukan bahwa tingkat kebugaran yang lebih tinggi sejak awal penelitian berkaitan dengan tampilan otak yang lebih muda. Meski demikian, studi ini memiliki sejumlah keterbatasan. Peserta penelitian merupakan sukarelawan yang relatif sehat dan berpendidikan, dengan jumlah sampel yang tergolong terbatas. Pandemi COVID-19 juga memengaruhi jalannya penelitian karena sebagian peserta harus melanjutkan latihan dari rumah selama masa pembatasan. Peneliti juga mengeksplorasi berbagai faktor yang mungkin menjelaskan efek olahraga terhadap usia otak, seperti kebugaran, komposisi tubuh, tekanan darah, hingga protein otak brain-derived neurotrophic factor (BDNF). Namun, tidak satu pun faktor tersebut sepenuhnya menjelaskan mekanisme di balik temuan ini. Penulis senior sekaligus ahli saraf, Kirk I. Erickson, Ph.D., menyebutkan bahwa melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang hingga berat selama sekitar 150 menit per minggu dapat membantu menjaga otak tetap lebih muda secara biologis, bahkan seiring bertambahnya usia. Ia menambahkan, memulai kebiasaan olahraga sejak usia 30-an, 40-an, hingga 50-an dapat memberikan manfaat jangka panjang dengan membantu otak melawan proses penuaan. Bagi mereka yang belum memenuhi rekomendasi tersebut, Erickson menyarankan untuk memulai dari langkah kecil, seperti berjalan kaki singkat, menggunakan tangga, atau menjadwalkan beberapa sesi olahraga ringan setiap pekan. Aktivitas seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, dan menari dinilai efektif jika dilakukan secara konsisten.
Lifestyle
| Rabu, 28 Januari 2026

Psikolog Ungkap Pertanyaan yang Sebaiknya Dihindari saat Berhadapan dengan Orang Berduka
PIFA, Lifestyle - Psikolog Klinis lulusan Universitas Indonesia, Ratriana Naila Syafira, M.Psi., Psikolog, mengungkapkan sejumlah jenis pertanyaan yang sebaiknya tidak diajukan kepada orang-orang yang tengah mengalami duka kehilangan. Saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin, Ratriana menekankan pentingnya menjaga sensitivitas dalam berkomunikasi dengan individu yang sedang berduka. Ia mengingatkan agar tidak langsung menanyakan detail terkait kematian orang terdekat yang mereka kehilangan. “Jangan langsung menanyakan detail kematian seperti kapan meninggal, sakit apa, kok bisa dan terakhir ketemu kapan,” kata Ratriana. Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan tersebut sebaiknya hanya disampaikan jika pihak yang berduka terlebih dahulu membuka cerita. Jika tidak, pertanyaan semacam itu justru berisiko memaksa mereka mengulang kembali pengalaman traumatis, sementara kondisi emosional mereka mungkin belum siap untuk membahasnya. Selain itu, Ratriana juga menyarankan untuk menghindari pertanyaan yang bernada menyalahkan, seperti mempertanyakan alasan tidak membawa almarhum ke rumah sakit lebih awal atau mengapa penanganan medis tidak dilakukan lebih cepat. “Pertanyaan seperti ini meskipun tidak bermaksud menyalahkan, sering membuat orang yang berduka merasa bersalah dan jadi mempertanyakan dirinya sendiri apa yang sudah dia lakukan selama ini buat orang yang sudah pergi,” ujarnya. Psikolog yang kini berpraktik di Biro Psikologi Rali Ra, Bekasi, tersebut juga menyoroti sejumlah pernyataan yang sebaiknya tidak diucapkan. Salah satunya adalah kalimat yang menuntut orang yang berduka untuk selalu kuat dan tabah. “Ini bisa membuat yang berduka merasa tidak punya ruang untuk rapuh, dan merasakan berbagai emosinya. Jika emosi tidak diproses dengan baik, dalam jangka panjang justru malah semakin banyak dampak negatifnya,” jelas Ratriana. Lebih lanjut, ia mengingatkan agar tidak membandingkan pengalaman duka satu orang dengan yang lain atau mengadu nasib. Pasalnya, setiap individu memiliki cara dan waktu masing-masing dalam memproses kehilangan. Menurut Ratriana, sikap membandingkan justru dapat membuat orang yang berduka merasa tidak dipahami, bahkan merasa perasaan dan pengalamannya diabaikan. Oleh karena itu, bentuk dukungan terbaik adalah dengan hadir secara empatik, tidak menghakimi, serta memberikan ruang dan waktu agar proses penyembuhan emosional dapat berjalan secara perlahan.
Lifestyle
| Selasa, 27 Januari 2026

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Memanaskan Ulang Sejumlah Jenis Makanan
PIFA, Lifestyle - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengingatkan masyarakat agar tidak memanaskan ulang sejumlah jenis makanan karena berisiko merusak kandungan zat gizi dan memicu terbentuknya senyawa berbahaya bagi kesehatan. “Kalau makanan itu sebelumnya telah diolah dengan suhu yang tinggi, itu sudah tidak bisa dipanaskan ulang karena akan makin terjadi pengurangan zat gizi, kerusakan zat gizi, dan juga pembentukan zat-zat baru, misalnya zat yang bersifat karsinogenik atau tingkat lemaknya menjadi sangat jenuh,” kata Rita kepada ANTARA di Jakarta, Kamis. Rita menjelaskan, menghangatkan makanan sebenarnya tidak merusak zat gizi. Kerusakan gizi justru terjadi ketika makanan dipanaskan kembali hingga mencapai titik didih dalam waktu yang lama atau melalui proses pengolahan suhu tinggi seperti menggoreng ulang. Menurutnya, proses menggoreng ulang dapat menyebabkan penurunan kualitas zat gizi serta pembentukan senyawa lain yang berisiko bagi kesehatan. Pengolahan dengan suhu tinggi yang perlu diwaspadai terutama pada makanan yang digoreng menggunakan minyak dalam jumlah banyak atau metode deep frying, terlebih jika minyak dipakai berulang kali. “Kalau hanya dihangatkan sampai suhu 60 derajat, itu sama sekali tidak merusak atau kalaupun dipanaskan sampai titik didih itu tidak dalam waktu yang lama. Kalau makanan digoreng kedua kali, itu sudah berisiko untuk kehilangan zat gizi,” tutur Ketua Pengurus Pusat Indonesian Sport Nutritionist Association (PP ISNA) periode 2019–2024 itu. Ia juga menambahkan, makanan yang dibakar sebaiknya tidak dipanaskan ulang karena sejak awal sudah terpapar panas tinggi. Hal yang sama berlaku pada panganan olahan yang telah digoreng. “Pangan olahan karena pangan olahan itu kan prosesnya panjang seperti misalnya sosis, kornet, atau daging olahan, itu juga tidak disarankan untuk dipanaskan ulang,” ujarnya. Selain itu, Rita mengingatkan agar seluruh makanan yang mengandung nitrat tidak dipanaskan berulang. Nitrat yang dipanaskan dapat berubah menjadi nitrit yang berbahaya bagi kesehatan. “Nitrat jika dipanaskan bisa berubah menjadi nitrit itu bersifat sangat jelek untuk pembuluh darah dan bersifat karsinogenik. Contohnya bayam, kale, atau sayuran hijau pada umumnya. Pada kentang juga tinggi nitratnya,” imbuhnya. Lebih lanjut, Rita menjelaskan bahwa makanan berprotein tinggi masih relatif aman dipanaskan ulang selama sebelumnya diolah dengan suhu rendah, seperti direbus, ditumis, atau dioseng. Sebaliknya, makanan berprotein hewani yang sudah digoreng, seperti telur ceplok, sebaiknya tidak dipanaskan kembali. “Tapi kalau misalnya telurnya cuma orak-arik dengan suhu kecil, nah kalau dipanaskan sebentar orak-arik itu tidak ada masalah. Atau telur rebus dihangatkan sebentar telurnya juga itu tidak masalah,” ujar Dosen Pascasarjana Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan tersebut.
Lifestyle
| Jumat, 23 Januari 2026

Dokter UI: Vitamin C dan Zinc Cukup Jaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa Ramadhan
PIFA, Lifestyle - Dokter umum lulusan Universitas Indonesia, dr. Irwan Heriyanto, mengatakan suplemen yang mengandung vitamin C dan zinc baik dikonsumsi selama bulan puasa Ramadhan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. “Untuk pertahanan tubuh, mencegah infeksi dan sebagainya, biasanya vitamin C dan yang banyak mengandung zinc juga itu sebetulnya sudah cukup,” kata Irwan dalam diskusi kesehatan bersama Halodoc di Jakarta, Rabu. Irwan menjelaskan, bulan puasa Ramadhan yang akan datang diperkirakan masih berada dalam periode musim hujan. Kondisi tersebut dinilai cukup menguntungkan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, karena suhu udara yang lebih sejuk dapat mengurangi risiko dehidrasi. Menurutnya, cuaca hujan dan suhu yang lebih dingin juga berpotensi menurunkan risiko gangguan kesehatan seperti vertigo atau pusing berputar secara tiba-tiba, yang kerap dialami sebagian orang selama menjalankan puasa. “Kalau di bulan puasanya itu musim hujan, itu memang lebih enak katanya, lebih tidak panas, tidak terlalu dehidrasi, tidak keluar keringat terlalu banyak. Sehingga tadi yang hidrasi terkait dengan vertigo dan lain sebagainya itu mungkin bisa reduksi,” ujar Board of Medical Excellence Halodoc tersebut. Selain menjaga daya tahan tubuh, Irwan menyebut bulan puasa juga menjadi waktu bagi sel-sel tubuh untuk melakukan proses “self cleaning” atau pembersihan dari racun yang mungkin menumpuk selama sekitar 12 bulan terakhir. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan saat Ramadhan, khususnya dengan membatasi konsumsi makanan manis saat berbuka puasa. Asupan gula berlebihan, kata dia, dapat memicu peradangan, meningkatkan risiko lonjakan gula darah, hingga menimbulkan berbagai penyakit kronis dan masalah kesehatan kulit seperti jerawat. Irwan menekankan bahwa gula tidak hanya berasal dari makanan atau minuman manis, tetapi juga dari makanan pokok seperti nasi yang dikonsumsi sehari-hari. Karena itu, masyarakat diimbau lebih bijak dalam memilih makanan dan mengatur pola pikir terkait konsumsi rasa manis. “Itu sebenarnya rasanya cuma yang di mulut aja. Lewat dari leher sini udah nggak ada rasanya. Rasanya enaknya cuma di sini (di mulut). Jadi itu yang mungkin dicamkan di kita bahwa sebetulnya apa yang kita makan itu hanya untuk cukup saja, jangan terlalu berlebihan,” tutup Irwan.
Lifestyle
| Kamis, 22 Januari 2026

Dokter UI Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental Jelang Ramadhan
PIFA, Lifestyle – Dokter umum dari Universitas Indonesia, dr. Irwan Heriyanto, menekankan bahwa kesiapan mental menjadi hal pertama yang perlu dipersiapkan menjelang bulan Ramadhan agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lancar dan optimal. “Karena sebetulnya yang pertama kali yang harus kita siapkan itu mentalnya dulu. Kadang-kadang kita enggak siap mental puasa. Mulai banyak tuh sebetulnya harus siapin ini-itu, mentalnya siap enggak. Kalau misalnya mentalnya enggak siap nanti akan timbul kepanikan, yang ada bukannya ibadah malah stres,” kata Irwan dalam diskusi kesehatan bersama Halodoc di Jakarta, Rabu. Anggota Board of Medical Excellence Halodoc tersebut menjelaskan, kesiapan mental sangat penting karena akan memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengikuti fase-fase ibadah puasa, terutama yang berkaitan dengan kondisi kesehatan selama Ramadhan. Selain mental, Irwan menyebut terdapat empat fase selama bulan Ramadhan yang juga perlu dipersiapkan dengan baik. Persiapan itu meliputi pemenuhan kebutuhan vitamin untuk menunjang kesehatan, serta memperhatikan riwayat penyakit yang biasa muncul atau diderita. Menurut Irwan, pada minggu pertama Ramadhan tubuh akan beradaptasi dengan pola puasa. Pada fase ini, penting untuk memperhatikan gejala penyakit yang mungkin timbul dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika diperlukan. Gangguan kesehatan umumnya dipicu oleh pola makan yang tidak terjaga atau kurangnya waktu istirahat. “Karena kita ngobrolinnya itu mengenai Ramadhan pasti akan berkaitan juga dengan masa-masa nanti di Idul Fitri-nya. Kita tahu menu makanan di Idul Fitri santan, sambal-sambal, itu juga bisa berpengaruh pada kesehatan, itu juga harus dipersiapkan,” ujar Irwan. Ia menambahkan, kesiapan mental pada masa pasca-Idul Fitri juga penting, terutama terkait potensi kenaikan berat badan dan meningkatnya kadar kolesterol akibat perubahan pola makan saat Hari Raya. Jika hal tersebut diabaikan, ibadah puasa dikhawatirkan akan terasa berat dan kehilangan nilai ibadahnya. Irwan pun mengingatkan agar masyarakat bijak dalam mengatur kesiapan mental dan kesehatan selama Ramadhan, termasuk dengan menjaga pola tidur dan memilih makanan yang sehat dan seimbang, sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan aman dan khusyuk.
Lifestyle
| Rabu, 21 Januari 2026

Tips Introvert Berwisata Bareng Orang Asing, Ini Cara Mudah Memulai Percakapan
PIFA, Lifestyle - Bagi seorang introvert, berkenalan dengan orang baru saat liburan kerap menjadi tantangan tersendiri, terlebih jika harus bepergian dalam tur berkelompok bersama orang asing. Situasi tersebut bisa terasa canggung dan menegangkan, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa memulai percakapan. Dikutip dari Hindustan Times, Senin, pakar perjalanan sekaligus CEO Zo World and Zostel, Aviral Gupta, membagikan sejumlah trik sederhana agar para introvert tetap bisa menikmati perjalanan wisata berkelompok dan membangun koneksi sosial secara alami. Gupta menyarankan agar introvert memilih tempat menginap yang memungkinkan interaksi antartamu. Menurutnya, koneksi membutuhkan ruang bersama untuk tumbuh. “Hostel dengan ruang santai bersama, meja sarapan panjang, dapur komunal, atau area nongkrong di atap memudahkan orang asing untuk menjadi akrab. Momen-momen kecil seperti menunggu roti panggang matang, meminta garam untuk mi, atau mengisi daya ponsel di stop kontak yang sama bisa menghilangkan rasa canggung,” ujar Gupta. Selain itu, makanan disebut sebagai media pemersatu yang efektif. Membawa camilan atau berbagi makanan saat perjalanan dinilai dapat membantu mencairkan suasana. Gupta menilai makanan sering kali lebih ampuh meredakan ketegangan dibandingkan percakapan ringan. Dalam perjalanan kelompok, Gupta juga mengingatkan pentingnya memahami batasan pribadi. Mengetahui kapan harus mundur sejenak dan memberi ruang tetap menjadi bagian dari interaksi yang sehat. “Beberapa orang membutuhkan keheningan atau waktu sebelum mereka terbuka. Memberi ruang tanpa benar-benar menghilang adalah titik ideal,” katanya. Terakhir, Gupta menyarankan para pelancong introvert untuk merayakan kemenangan kecil selama perjalanan, seperti berhasil memulai obrolan singkat atau menikmati aktivitas bersama. Hal-hal sederhana tersebut dapat membuat perjalanan terasa lebih bermakna dan membantu membangun ikatan kebersamaan secara perlahan.
Lifestyle
| Selasa, 20 Januari 2026

Apakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya
PIFA, Lifestyle - Gagal ginjal merupakan kondisi ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring zat sisa metabolisme dan kelebihan cairan dari darah secara optimal. Kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah gagal ginjal bisa sembuh dengan menjalani cuci darah atau dialisis?Secara umum, gagal ginjal terbagi menjadi dua jenis, yakni gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Mengacu pada buku Keseimbangan Cairan, Elektrolit & Asam Basa, gagal ginjal akut adalah penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara tiba-tiba, dengan atau tanpa penurunan produksi urine (oliguria). Kondisi ini biasanya berlangsung kurang dari tiga bulan.Sementara itu, gagal ginjal kronis merupakan penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara perlahan dan menetap. Penyebab paling umum antara lain diabetes melitus, hipertensi yang tidak terkontrol, serta penyakit kronis lainnya yang berlangsung dalam jangka panjang.Menurut Cleveland Clinic, dialisis atau cuci darah menjadi salah satu terapi utama pada pasien gagal ginjal. Prosedur ini bertujuan menggantikan fungsi ginjal dengan menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Saat ini, lebih dari dua juta orang di seluruh dunia bergantung pada dialisis atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.Namun, apakah cuci darah bisa menyembuhkan gagal ginjal?Dokter spesialis penyakit dalam, Leida Ariani Saltian, menjelaskan bahwa keberhasilan pemulihan fungsi ginjal dengan cuci darah sangat bergantung pada jenis gagal ginjal yang dialami pasien. Pada gagal ginjal akut, dialisis bersifat sementara dan dapat dihentikan apabila penyebab utamanya berhasil ditangani, seperti infeksi, dehidrasi berat, atau sumbatan batu ginjal.Dalam kondisi tersebut, fungsi ginjal masih berpeluang pulih sehingga pasien tidak harus menjalani cuci darah seumur hidup. Sebaliknya, pada gagal ginjal kronis, kerusakan ginjal bersifat permanen karena telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Dialisis pada kondisi ini bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mempertahankan fungsi tubuh dan kualitas hidup pasien.Dengan demikian, penderita gagal ginjal kronis umumnya harus menjalani cuci darah secara rutin atau menjalani transplantasi ginjal sebagai terapi jangka panjang.Untuk menekan risiko terjadinya gagal ginjal kronis, sejumlah langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti menjaga berat badan ideal, menerapkan pola makan sehat, menghindari rokok, menggunakan obat sesuai anjuran, serta mengontrol penyakit penyerta seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi kunci deteksi dini gangguan ginjal.Kesimpulannya, cuci darah tidak selalu berarti kesembuhan. Pada gagal ginjal akut, peluang pemulihan masih cukup besar jika penyebabnya ditangani dengan cepat. Namun pada gagal ginjal kronis, dialisis berfungsi sebagai terapi penunjang jangka panjang, bukan sebagai metode penyembuhan total.
Lifestyle
| Senin, 19 Januari 2026


Berita Rekomendasi
Lifestyle

Lengkap, Begini Cara Efektif Sembuhkan Ambeien
Berita Lifestyle, PIFA - Ambeien (hemorrhoid) atau wasir merupakan peradangan di bagian rektum dan anus yang berbentuk benjolan lunak sehingga menimbulkan perdarahan. Ambeien dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti mengejan terlalu keras saat buang air besar, duduk terlalu lama di toilet, sembelit kronis, kegemukan, hamil, melakukan seks anal, kurang konsumsi makanan berserat, dan/atau anemia. Cara menghilangkan benjolan ambeien dapat dilakukan dengan berbagai macam metode pengobatan, misalnya dengan obat-obatan steroid, bius lokal, atau pengobatan alami melalui perubahan gaya hidup. Tapi sebelum memilih cara pengobatan, sebaiknya Anda memerikskan kondisi ambeien terlebih dulu ke dokter untuk mengetahui tingkat keparahnnya. Jika sudah mengetahui tingkatan kondisi ambeien, Anda bisa mencoba cara yang dikutip dari cnnindonesia.com berikut: Pengobatan ambeien dari rumah Jika kondisi ambeien Anda termasuk dalamn kategori ringan, Anda bisa melakukan pengobatan rumahan sederhana seperti berikut sesuai saran dokter: Konsumsi makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah dapat melunakkan tinja sehingga menghindari ketegangan mengejan berlebih saat buang air besar. Konsumsi obat-obatan topikal yang dijual bebas berdasarkan resep dokter dengan kandungan hidrokortison, yang umumnya efektif memperkecil benjolan ambeien. Berendam di dalam kolam air hangat dengan posisi merendam bagian anus selama 15 menit secara rutin untuk meredakan nyeri ambeien. Minum obat pereda nyeri oral sesuai saran dokter seperti acetaminophen (Tylenol, lainnya), aspirin atau ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), dapat membantu meringankan rasa tidak nyaman pada anus. Pengobatan medis ambeien Sementara jika diagnosis dokter menunjukkan kondisi ambeien serius, maka tindakan pengobatan yang disarankan terdiri atas: Injeksi (skleroterapi), yaitu menyuntikkan larutan kimia khusus ke dalam jaringan wasir untuk mengecilkan benjolan. Koagulasi (inframerah, laser, atau bipolar), merupakan teknik koagulasi menggunakan sinar laser inframerah atau panas untuk memperkecil ukuran wasir. Selain itu, operasi bedah minor atau pengangkatan benjolan ambeien juga bisa saja diperlukan. Terlebih jika jaringan wasir yang tumbuh sudah sangat mengganggu. Hemoroidektomi, yakni operasi wasir yang diklaim paling efektif dan lengkap karena berfungsi mengangkat semua jaringan penyebab perdarahan pada anus.
Dunia
| Kamis, 12 Mei 2022
Lifestyle

Fazzio Hybrid Ajak Gen Z untuk Tampil Semakin Skena dan Auto Worth It di Yamaha Fazzio Day
PIFA.CO.ID, LIFESTYLE – Sejak kemunculannya pada tahun 2022, Yamaha Fazzio telah berhasil menarik hati banyak Gen Z melalui desain stylish dengan pilihan warna yang ikonik lengkap dengan teknologi high-class Blue Core Hybrid 125cc yang selaras dengan kebutuhan gaya hidup masa kini untuk tampil berbeda, lebih fashionable, dan semakin percaya diri sesuai dengan karakternya. Selain menghadirkan skutik dengan desain fresh, Fazzio juga secara konsisten terus menginisiasi berbagai aktivitas dan event yang menarik bagi Gen Z. Salah satunya adalah Fazzio Day, sebuah event yang hadir untuk memberikan lifestyle experience melalui berbagai aktivitas yang menarik seperti dance competition, thrifting, fun city touring, K-Pop karaoke, dan lainnya. Event Fazzio Day sendiri dilaksanakan pada Jumat, 11 Oktober 2024 dan berlokasi di salah satu tempat hype anak muda di wilayah Selatan Jakarta, yakni M Bloc Space. Selain memberikan lifestyle experience, melalui Fazzio Day Yamaha juga memperkenalkan varian terbarunya, yakni Fazzio Hybrid sebagai pilihan terbaru yang auto worth it serta berbagai sentuhan warna baru, update fitur, dan aksesoris resmi Fazzio. ”Tahun ini Yamaha menggelar Fazzio Day sebagai gaya baru untuk semakin dekat dengan lebih banyak Gen Z yang memiliki lifestyle “skena”. Maka dari itu, selain menawarkan berbagai aktivitas lifestyle experience yang meriah, kami juga dengan bangga memberikan berbagai sentuhan warna baru, update fitur, dan aksesoris resmi sekaligus memperkenalkan varian baru Fazzio Hybrid sebagai pilihan yang lebih variatif dan Auto Worth It untuk Gen Z. Melalui event Fazzio Day dan peluncuran Fazzio Hybrid, kami berharap dapat terus meningkatkan gaya hidup Gen Z agar dapat semakin keren dan kekinian,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Event Fazzio Day pada tahun ini mengangkat tema FOMO (Fazzio Hybrid Movement). Kata FOMO sendiri dipilih untuk meluapkan spirit Gen Z dalam menunjukkan eksistensi diri mereka agar mampu tampil sebagai seorang trendsetter bersama Yamaha Fazzio. Kemeriahan event dibuka dengan sesi talkshow bersama idola anak Gen Z masa kini, yaitu Azizi Asadel (Zee) dan Adzana Ashel yang membagikan tips fashion ”Gaya Gue” ala Zee dan Ashel, serta lifestyle andalan mereka agar semakin tampil trendy dalam berkendara. Acara talkshow pun semakin spesial dengan ditampilkannya Fazzio Hybrid helmet limited edition yang didesain langsung oleh Zee. Setelah talkshow, Zee dan Ashel pun kemudian mengajak pengguna setia komunitas Fazzio untuk ikut serta dalam aktivitas fun rolling city dengan menggunakan varian terbaru Yamaha Fazzio menikmati aneka hype di daerah Blok M dan sekitarnya. Setelah puas berkeliling Blok M dengan varian baru Fazzio Hybrid, Zee & Ashel bersama para peserta rolling city lainnya kembali ke M Bloc Space untuk mengikuti berbagai rangkaian acara menarik berikutnya, mulai dari high school dance competitions, thrifting market, workshop macrame, engagement activity, dan berbagai agenda menarik lainnya. Menjelang malam, event Fazzio Day pun semakin meriah dengan hadirnya special performance yang energik dan berwarna dari Friday Noraebang. Para peserta pun kemudian ikut berkaraoke menyanyikan berbagai lagu top hits K-POP yang sangat digemari dan sesuai dengan persona anak-anak Gen Z yang selalu ingin menjadi bagian dari trend kekinian yang sedang hype. ”Eventnya seru banget menurut saya dan ambiencenya cocok banget sama lifestyle Gen Z zaman sekarang yang gak ingin ketinggalan trend. Crowdnya pun rame banget, karena eventnya sendiri berlokasi di M Bloc Space yang memang terkenal sebagai tempat hype anak-anak skena Jakarta. Lalu, kita juga bisa lihat varian terbaru Fazzio Hybrid dan update-update lainnya yang pas banget buat anak-anak Gen Z yang ingin tampil lebih skena dan makin trendy dalam bergaya. Saya harap ke depannya, semoga event Fazzio Day bisa menjadi wadah bagi para Gen Z untuk dapat menunjukkan jati diri sekaligus aspirasinya dalam bergaya,” kata Sarah, salah satu peserta event Fazzio Day. Untuk bro sis yang ingin tahu informasi produk ter-up to date tentang Fazzio Hybrid dan semua aktivitasnya, cek selengkapnya dengan kunjungi langsung website resmi Yamaha Indonesia di www.yamaha-motor.co.id, atau bisa juga berkunjung ke dealer resmi Yamaha Indonesia terdekat di kotamu !
Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025
Lifestyle

Sah! Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Menikah, Digelar Tertutup Diduga Dadakan
Pifabiz - Pernikahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa banyak mengejutkan publik. Pasalnya, pernikahan yang digelar pada hari Senin (6/6) tersebut digelar secara privat tanpa adanya awak media. Pernikahan yang digelar begitu intim tersebut diawal dengan akad nikah yang dilangsungkan di Hotel Fairmont, Jakarta, pada hari Senin(6/6) pagi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan resepsi di sore harinya di hari yang sama. Sebagai seorang selebriti papan atas Tanah Air Deddy Corbuzier menggelar pernikahan tersebut dengan begitu sederhana namun tetap sakral. Bahkan, pernikahan tersebut hanya mengundang 50 tamu undangan yang terdiri dari pihak keluarga dan sahabat terdekat saja. Gus Miftah selaku salah satu orang terdekat Deddy mengungkapkan alasan pernikahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa terkeaan tertutup untuk awak media. Deddy ingin lebih khusyuk dalam acara. "Sebenarnya bukan tertutup, tapi di awal mas Deddy bilang, nanti kalau ketemu media Gus bantu aja. Karena memang dia ingin khusyuk," ungkap Gus Miftah. Hal itu juga alasan Deddy Corbuzier yang beberapa waktu lalu mengumumkan berpamitan di mesia sosial. "Medsos dia kan dinonaktifkan. Karena mau fokus di acara kemarin," tutur Gus Miftah. Gus Miftah juga menceritakan suasana pada saat akad nikah Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa digelar kemarin. "Kita masuk, duduk di situ kedua mempelai, kanan kiri pak jaksa agung dan Hendropriyono, saya di tengah, samping ada pak penghulu. Kita khotbah nikah, diucapkan sekali dan selesai," kata Gus Miftah. Acara pernikahan tersebut pun dilakukan dengan efektif dan singkat. Meski begitu, kedekatan antara para tamu pun begitu terasa. "Paginya saya itu briefing mas Deddy di kamar, untuk prosesi termasuk ijab kabul. Kemudian setelah itu, foto-foto dan saya nasihat pernikahan. Setelah 15 menit sudah selesai. Sore baru resepsi," jelas Gus Miftah lagi. Sebelum akad nikah digelar, ternyata banyak stasiun televisi yang ingin bekerja sama untuk menayangkan pernikahan Deddy dan Sabrina secara langsung alias live. Namun ditolak oleh Deddy. "Jadi beneran cuma 50 orang, padahal saya tahu begitu banyak vendor dan TV yang menawarkan untuk live, beliaunya enggak mau. Pengin ini sakral. Enggak mau diributin dengan non teknis," jelas Gus Miftah. Bahkan ada pula pihak televisi yang bernegosiasi kepada Gus Miftah agar akad nikah bisa ditayangkan di TV. Namun keputusan Deddy Corbuzier sudah bulat. Dia hanya ingin pernikahan yang sederhana dan privasi. "Ada pihak manajemen TV juga yang kontak saya, bisa enggak kalau Mas Deddy nikah di-live," tuturnya. Sejumlah warganet pun ada yang berpendapat bahwa pernikahan ini terkesan digelar secara mendadak. Pernyataan ini pun langsung direspons oleh Gus Miftah. Ia mengungkapkan sebenarnya pernikahan ini tidak digelar secara dadakan, Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa sudah lama merencanakan. Bahkan sejak podcast Deddy Corbuzier ramai dibicarakan terkait LGBT. "Kalau bilang ini dadakan, enggak sudah kami rencanakan sebelum lebaran. Tepatnya sebelum puasa. Jadi pas podcast tentang takedown LGBT, sudah kami bicarakan," jelas Gus Miftah. Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa akhirnya melangsung pernikahan setelah menjalin hubungan asmara selama kurang lebih 9 tahun. Dalam proses sakral tersebut, mas kawin yang dipilih oleh kedua mempelai dalam pernikahan tersebut adalah seperangkat alat sholat dan emas seberat 66 gram. Selain itu, ada juga uang tunai sebesar 2.022 dolar Singapura.






