Sports
Manchester United Capai Kesepakatan Boyong Matheus Cunha dari Wolves Senilai Rp1,6 Triliun
PIFA.CO.ID, Sports – Manchester United dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Wolverhampton Wanderers untuk
Sports
| Rabu, 28 Mei 2025

Trending
Timnas U-17 Indonesia Takluk 1-3 dari Zambia di Laga Perdana Piala Dunia U-17 2025
Timnas Indonesia
| Rabu, 5 November 2025

PSSI Resmikan FIFA Arena, Bangga Jadi Bagian Program Global Football for Schools
Indonesia
| Rabu, 7 Mei 2025

Atep Nilai Bojan Hodak Cocok Latih Timnas Indonesia
Sports
| Kamis, 30 Oktober 2025

Prank Inter Milan hingga Menit Akhir, AC Milan Sabet Trofi Supercoppa Italiana
Italia
| Selasa, 7 Januari 2025

Prediksi Line-up Timnas U-20 vs Iran Piala Asia U-20 2025
Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025

Agustiani Tio Mengaku Ditawari Rp2 Miliar Sebelum Diperiksa KPK Terkait Kasus Hasto
Indonesia
| Minggu, 9 Februari 2025

Manchester City Siapkan Patung untuk Kevin De Bruyne di Etihad sebagai Penghargaan Perpisahan
Inggris
| Rabu, 21 Mei 2025

Banjir Putus Jalan Lintas Negara Malaysia-Indonesia, Ratusan Pelancong Terjebak di PLBN Entikong
Entikong
| Kamis, 30 Januari 2025

Banding Real Madrid Ditolak, Bellingham Tetap Kena Sanksi
Spanyol
| Sabtu, 22 Februari 2025

Lisa Rachmat Divonis 11 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta karena Suap Hakim
Nasional
| Rabu, 18 Juni 2025

Berita Terbaru
Lokal

Cireng, Kudapan Khas Bandung yang Gurih dan Kenyal, Ini Cara Membuatnya di Rumah
PIFA, Bandung - Cireng merupakan salah satu kudapan khas Bandung yang hingga kini masih digemari berbagai kalangan. Nama cireng sendiri berasal dari singkatan aci digoreng, yang merujuk pada bahan utamanya, yaitu tepung tapioka atau aci. Teksturnya yang kenyal di bagian dalam dan renyah di luar membuat cireng cocok dinikmati sebagai camilan sore atau teman minum teh. Membuat cireng ternyata tidak sulit dan bisa dilakukan di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Kunci utama cireng yang enak terletak pada teknik pembuatan biang adonan agar hasilnya empuk dan tidak keras. Bahan-bahan Untuk membuat cireng khas Bandung, bahan yang dibutuhkan antara lain tepung tapioka, bawang putih, daun bawang, garam, merica, air, dan minyak goreng. Kaldu bubuk bisa ditambahkan sesuai selera untuk memperkuat rasa gurih. Langkah Pembuatan Langkah pertama adalah merebus air bersama bawang putih halus, garam, merica, dan kaldu bubuk hingga mendidih dan aroma bumbu keluar. Setelah itu, ambil beberapa sendok tepung tapioka dan masukkan ke dalam air rebusan tersebut. Aduk hingga mengental dan berubah menjadi adonan bening. Proses ini dikenal sebagai pembuatan biang cireng. Biang yang masih hangat kemudian dicampurkan dengan sisa tepung tapioka dan irisan daun bawang. Aduk perlahan hingga tercampur rata. Adonan cireng sebaiknya tidak diuleni terlalu kuat agar teksturnya tetap empuk setelah digoreng. Setelah adonan tercampur, bentuk cireng sesuai selera dengan cara memipihkan adonan. Cireng kemudian digoreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga bagian luar kering dan berwarna putih kekuningan. Tips Agar Cireng Tidak Keras Agar cireng tetap empuk dan tidak alot, gunakan api sedang saat menggoreng dan pastikan minyak tidak terlalu panas. Selain itu, adonan cukup diaduk sampai tercampur, tidak perlu diuleni berlebihan. Penggunaan biang adonan juga menjadi kunci utama keberhasilan cireng yang kenyal. Cireng paling nikmat disantap selagi hangat, biasanya disajikan bersama sambal rujak, saus kacang, atau sambal kecap pedas. Dengan resep sederhana ini, cireng khas Bandung bisa menjadi camilan rumahan yang praktis dan lezat.
Bandung
| Kamis, 29 Januari 2026
Lifestyle

Pakar Kesehatan Dorong Indonesia Contoh Negara Tetangga Cegah Penularan Virus Nipah
PIFA, Lifestyle - Meningkatnya kasus penularan virus Nipah di India menjadi perhatian serius bagi kawasan Asia. Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof. Tjandra Yoga Aditama menilai Indonesia perlu mengambil langkah antisipatif dengan mencontoh kebijakan negara-negara tetangga dalam mencegah masuk dan menyebarnya virus berbahaya tersebut. Dalam keterangan tertulis pada Kamis, Prof. Tjandra menekankan pentingnya kewaspadaan dini, mengingat virus Nipah kini dilaporkan telah menular antar-manusia di India. Virus ini diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga radang otak dengan tingkat fatalitas yang tinggi. Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, menurut Prof. Tjandra, telah lebih dulu mengambil langkah pencegahan. Thailand, misalnya, melakukan skrining ketat di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang terhadap penumpang yang datang dari negara bagian West Bengal, India. Nepal juga menerapkan kebijakan serupa di Tribhuvan International Airport. Langkah antisipasi juga dilakukan Singapura. Pada 28 Januari 2026, pemerintah setempat mengumumkan pengetatan pengawasan kesehatan di Bandara Changi, termasuk pemeriksaan suhu tubuh bagi para pendatang. Selain itu, otoritas kesehatan Singapura meminta dokter, laboratorium, dan rumah sakit meningkatkan kewaspadaan terhadap pasien dengan gejala infeksi virus Nipah, terutama mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke West Bengal. Tak hanya itu, Singapura juga menggencarkan penyuluhan kesehatan di pintu masuk negara, meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran dari Asia Selatan, serta memperkuat koordinasi dengan otoritas pengendalian penyakit menular di kawasan tersebut. Prof. Tjandra menilai, Indonesia berada pada posisi yang tidak kalah berisiko karena intensitas kunjungan warga India, baik sebagai wisatawan maupun pekerja. "Cukup banyaknya kunjungan warga India ke negara kita, maka nampaknya perlu pengamatan khusus, setidaknya untuk mereka yang datang dari daerah Kalkuta dan West Bengal," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu. Ia menambahkan, selain menerapkan langkah pencegahan di pintu masuk negara, Indonesia juga perlu meningkatkan koordinasi regional dan internasional, khususnya dengan WHO Asia Tenggara dan Pasifik Barat, untuk memantau perkembangan dan potensi penyebaran virus Nipah. Virus Nipah merupakan patogen zoonotik yang awalnya menular dari hewan, seperti kelelawar dan babi, ke manusia. Namun, seiring waktu, virus ini juga diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, termasuk melalui makanan yang terkontaminasi. Secara global, tercatat sekitar 750 kasus infeksi virus Nipah sejak pertama kali dilaporkan pada 1998–1999. Kasus awal ditemukan di Malaysia, kemudian menyebar dan dilaporkan pula di Bangladesh, India, Filipina, serta Singapura. Prof. Tjandra menjelaskan, masa inkubasi virus Nipah berkisar antara empat hingga 21 hari atau bahkan lebih. Gejala awal sering menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Pada tahap lanjutan, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan paru-paru, termasuk batuk, sesak napas, pneumonia, hingga peradangan otak. Hingga saat ini, menurut Prof. Tjandra, belum tersedia vaksin maupun pengobatan spesifik untuk infeksi virus Nipah. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penyakit tersebut.
Lifestyle
| Kamis, 29 Januari 2026
Pifabiz

Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Internasional yang Dibintangi Lisa BLACKPINK
PIFAbiz - Kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat, menjadi sorotan publik setelah dikabarkan dipilih sebagai lokasi syuting film internasional berjudul Extraction: Tygo. Kabar tersebut semakin menyita perhatian karena film itu disebut-sebut melibatkan bintang global sekaligus anggota grup K-pop BLACKPINK, Lisa. Seiring kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan penutupan sementara kawasan Kota Tua serta melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Berdasarkan informasi resmi, penutupan dimulai pada Rabu (28/1/2026) pukul 15.00 WIB hingga Kamis (29/1/2026) pukul 06.00 WIB. Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua, Denny Aputra, membenarkan adanya aktivitas syuting film di kawasan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan sektor industri kreatif. "Izinnya acara Filming in Jakarta, untuk menuju Jakarta Kota Sinema," ujar Denny, Kamis (29/1/2026). Menurut Denny, produksi yang dilakukan merupakan film berskala internasional dengan keterlibatan banyak pemain dari luar negeri. Namun, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait kabar keterlibatan Lisa BLACKPINK dalam proses syuting di Kota Tua. "Informasinya film internasional, dan banyak pemain dari luar," tuturnya singkat. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga enggan mengonfirmasi secara detail terkait isu keterlibatan Lisa BLACKPINK dalam proyek film tersebut. Ia memilih tidak berspekulasi dan menyerahkan informasi teknis kepada pihak penyelenggara. "Terus terang, saya nggak mau jawab secara spesifik," kata eks Sekretaris Kabinet itu di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Meski demikian, Pramono menyampaikan sikap terbuka Pemprov DKI terhadap penggunaan ruang dan fasilitas kota oleh pelaku industri kreatif internasional. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan posisi Jakarta sebagai kota global. "Jakarta sebagai kota global tentunya mempersilakan siapa saja untuk menggunakan Jakarta sebagai aktivitasnya. Termasuk kalau kemudian mendokumentasikan, membuat apa pun itu," ucapnya. Pramono menambahkan, Pemprov DKI merasa terhormat apabila ikon-ikon Jakarta dipilih sebagai latar karya seniman dunia. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat berdampak positif terhadap citra Jakarta di mata internasional sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata. "Intinya, Jakarta terbuka bagi siapa pun sebagai kota global. Kami berterima kasih kalau kemudian ada penyanyi atau artis dunia yang menggunakan Jakarta sebagai tempat untuk itu," tutup Pramono.
Pifabiz
| Kamis, 29 Januari 2026
Berita Kabar Daerah
Berita Populer
Lifestyle

7 Tips Agar Jadi Orang yang Konsisten!
Pifa, Lifestyle - Konsisten adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu secara teratur, tetap pada jadwal, dan mempertahankan tingkat kualitas atau prestasi yang sama dari waktu ke waktu. Dalam konteks ini, konsistensi juga mengacu pada kemampuan untuk mempertahankan sikap, keyakinan, atau tindakan yang konsisten terhadap nilai-nilai atau prinsip-prinsip tertentu. Konsistensi nilai kualitas yang sangat penting dalam mencapai tujuan, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan keberhasilan jangka panjang dalam hidup kita. Ketika seseorang konsisten dalam tindakannya, ia mampu menunjukkan kemampuan untuk bertanggung jawab, terorganisir, dan dapat diandalkan, yang semuanya merupakan karakteristik penting dalam mencapai keberhasilan pribadi dan profesional. Baca artikel lainnya: 21 Aplikasi Android Penghasil Uang yang Mudah dan Cepat! Berikut adalah 7 tips yang dapat membantu Anda menjadi orang yang lebih konsisten: 1. Tentukan tujuan yang jelas dan spesifik Menentukan tujuan yang jelas dan spesifik merupakan langkah penting untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai hal, mulai dari karir, keuangan, hingga kehidupan pribadi. Penting untuk menentukan tujuan yang jelas dan spesifik agar Anda tahu apa yang ingin Anda capai. 2. Buat jadwal yang teratur Buat jadwal yang teratur untuk kegiatan Anda, seperti olahraga, membaca, atau bekerja. Jadwal yang teratur dapat membantu Anda tetap fokus dan konsisten. 3. Lakukan satu hal pada satu waktu Cobalah untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu, daripada mencoba melakukan beberapa tugas sekaligus. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan menghindari kelelahan. 4. Tetapkan batas waktu Tentukan batas waktu untuk setiap tugas yang Anda lakukan. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan menghindari menunda-nunda pekerjaan. 5. Buat catatan atau jurnal Buat catatan tentang kemajuan yang telah Anda buat dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki. Ini akan membantu Anda melihat seberapa konsisten Anda telah menjadi. 6. Temukan motivasi yang tepat Temukan alasan yang kuat untuk melakukan tugas atau mencapai tujuan Anda. Motivasi yang tepat dapat membantu Anda tetap termotivasi dan konsisten. 7. Bersikap disiplin Ingatlah bahwa konsistensi memerlukan disiplin. Cobalah untuk melatih diri Anda untuk tetap melakukan tugas pada waktunya, meskipun Anda tidak merasa termotivasi atau terdorong. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menjadi orang yang lebih konsisten dalam hidup Anda. Namun, perlu diingat bahwa konsistensi memerlukan waktu dan kesabaran. Jadi, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika Anda mengalami kesulitan di awal. Teruslah berlatih dan bertahanlah, dan hasilnya akan sepadan dengan usaha Anda.
Indonesia
| Senin, 30 Oktober 2023
Lokal

Bandar Narkoba Melawi Dibekuk di Pontianak, Polisi Temukan Senjata Api Bomen
PIFA, Lokal - Bandar narkoba Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat berinisial DIN dibekuk di Kota Pontianak, Jumat (10/2/2023) sore. Penangkapan bandar yang terkenal cukup "licin" tersebut, dilakukan oleh jajaran Satnarkoba Polres Pontianak Kota, di bilangan Jalan M Sohor. Kasat Narkoba Polresta Pontianak Kota, Kompol Joko Sutriyatno menerangkan, saat digerebek dan digeledah, polisi menemukan barang bukti 5 bungkus plastik kemasan yang diduga sabu-sabu. Tak hanya barang haram narkoba, aparat juga menemukan senjata api jenis bomen di dalam mobil yang digunakan oleh tersangka tersebut. "Mendapat informasi dari masyarakat bahwa seorang laki-laki yang sedang menggunakan mobil minibus sedang membawa sabu dan ekstasi," katanya, Sabtu (11/2/2023). Setelah terlihat melintas di Jalan M Sohor, Kelurahan Akcaya, Pontianak Selatan, anggota langsung menyergap lalu menggeledah mobil tersangka. Aksi penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan tak jauh dari kantor ekspedisi tersebut, kemudian menyita perhatian warga sekitar. Mereka berkerumun menyaksikan proses penangkapan serta interogasi yang dilakukan oleh aparat Satresnarkoba Polresta Pontianak Kota itu. "Ditemukan lima bungkus plastik besar transparan yang berisikan diduga narkotika jenis sabu berat bruto 46,54 gram dan sepuluh butir ekstasi di dalam tas," kata Joko. Selanjutnya, kata Joko, polisi langsung menggiring tersangka beserta barang bukti ke Mapolresta Pontianak kota untuk diperiksa lebih intensif. "Pada saat ditanyakan tentang kepemilikan barang bukti tersebut, terlapor mengakui miliknya untuk dijual ke Melawi," ujarnya. Sementara itu, Joko menambahkan pelaku disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (ap)
Melawi
| Sabtu, 11 Februari 2023
Lokal

Kecelakaan Beruntun di Jongkat, Tujuh Orang Luka-luka
PIFA, Lokal - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Jongkat KM 20, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Jumat (10/2/2023) pagi. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jungkat, Ipda Fadhila Nugra Sakti menerangkan, kecelakaan tersebut melibatkan dua minibus, satu truk dan tiga sepeda motor. Fadhil merunut kronologis kejadian, bermula saat truk dari arah Mempawah, menuju Pontianak berada di lajur kiri yang tiba-tiba beralih ke lajur kanan. "Berbelok ke kanan jalan, kemudian ada mobil Innova kemudian tiga motor itu. Maka timbullah kecelakaan akibat truk yang berbelok masuk ke kanan jalan," katanya. Dia menerangkan, tak ada korban jiwa dalam musibah nahas itu. Korban hanya luka-luka ringan dan berat berjumlah tujuh orang. Saat ini korban telah menjalani perawatan intensif. Sementara itu, dari video amatir yang beredar, warga berupaya mengevakuasi salah seorang pengendara motor yang nyungsep ke dalam lumpur. Pengendara berlumur lumpur tersebut, diangkat beramai-ramai untuk diberikan pertolongan pertama. Terlihat pengendara itu sempat terpendam di dalam tanah di bawah bagian depan truk. Di sisi lain Fadhila menambahkan, tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Jungkat cukup tinggi. "Titiknya di Wajok itu cukup tinggi, juga di Air Hitam tingkat kecelakaan tinggi," ujarnya. Dia pun mengimbau warga untuk waspada saat berkendara. Menaati aturan berlalu lintas, baik roda dua maupun empat, agar bisa selamat di perjalanan. (ap)
Mempawah
| Jumat, 10 Februari 2023
Berita
Terbaru di
Trending di
Berita Internasional
Internasional
Sekutu AS di Timur Tengah Desak Trump Tahan Diri dari Opsi Serangan ke Iran
PIFA, Internasional - Sejumlah sekutu Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah dilaporkan berupaya menahan langkah Presiden AS Donald Trump terkait rencana serangan terhadap Iran. Upaya diplomatik tersebut dilakukan dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya ketegangan regional. The New York Times melaporkan, negara-negara sekutu AS khawatir serangan militer terhadap Iran berpotensi memicu konflik berskala besar yang dapat mengguncang stabilitas Timur Tengah secara menyeluruh. Kekhawatiran itu mendorong intensifikasi komunikasi dengan Washington agar opsi militer tidak menjadi pilihan utama. Sebagaimana dilaporkan Sputnik pada Kamis, para sekutu AS menilai eskalasi konflik dengan Iran akan membawa dampak luas, tidak hanya bagi kawasan Teluk, tetapi juga bagi kepentingan global. Sejumlah negara Teluk disebut aktif melakukan pendekatan langsung kepada Presiden Trump. Qatar, Arab Saudi, dan Oman dilaporkan telah menyampaikan pesan agar AS menghindari langkah militer terhadap Teheran. Menurut laporan News Nation awal bulan ini, negara-negara tersebut meminta Trump untuk “memberi Iran kesempatan.” Permintaan itu disampaikan melalui jalur diplomatik dengan harapan ketegangan dapat diredam tanpa penggunaan kekuatan bersenjata. Di sisi lain, situasi di dalam negeri Iran sendiri tengah memanas. Sejak akhir Desember 2025, gelombang protes meluas di berbagai wilayah menyusul kekhawatiran publik terhadap meningkatnya inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial. Aksi unjuk rasa dilaporkan semakin intens sejak 8 Januari, setelah seruan yang disampaikan Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979. Pada hari yang sama, pemerintah Iran memblokir akses internet di seluruh negeri. Di sejumlah kota, protes tersebut berubah menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah, sementara laporan menyebutkan adanya korban di pihak demonstran maupun aparat. Sebelumnya, pada akhir Desember, Presiden Trump menyatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran apabila Teheran berupaya melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya. Pernyataan itu kembali mempertegas sikap keras Washington terhadap Iran. Ketegangan semakin meningkat ketika Trump, di tengah gelombang protes di Iran, mengancam akan melancarkan serangan besar terhadap negara tersebut jika ada demonstran yang terbunuh. Ancaman itu menambah kekhawatiran berbagai pihak akan potensi eskalasi konflik di kawasan.
Internasional
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Internasional
Iran Klaim Lebih Siap Hadapi Serangan, Ketegangan dengan AS Kian Memuncak
Internasional
| Selasa, 27 Januari 2026

Eropa Siapkan Kesepakatan Empat Poin dengan AS soal Greenland
Internasional
| Jumat, 23 Januari 2026

Trump Klaim Kerangka Kesepakatan Greenland dan Arktik Telah Dibentuk
Internasional
| Kamis, 22 Januari 2026

Trump Buka Peluang Dewan Perdamaian Gaza Jadi Pengganti PBB
Internasional
| Rabu, 21 Januari 2026

Trump Bentuk Dewan Perdamaian untuk Awasi Rekonstruksi Gaza Pasca Konflik
Internasional
| Selasa, 20 Januari 2026

Trending di Internasional

AS Disebut Diam-diam Kumpulkan Data Militer Greenland
Internasional
| Senin, 19 Januari 2026

Sekutu AS di Timur Tengah Desak Trump Tahan Diri dari Opsi Serangan ke Iran
Internasional
| Kamis, 29 Januari 2026

Eropa Siapkan Kesepakatan Empat Poin dengan AS soal Greenland
Internasional
| Jumat, 23 Januari 2026

Trump Klaim Kerangka Kesepakatan Greenland dan Arktik Telah Dibentuk
Internasional
| Kamis, 22 Januari 2026

83 Orang Tewas dan 112 Terluka dalam Operasi Militer AS
Internasional
| Sabtu, 17 Januari 2026
Berita Nasional
Nasional
Golkar Lepas Adies Kadir Usai Disetujui DPR Jadi Hakim MK
PIFA, Politik - Partai Golkar resmi melepas Adies Kadir dari struktur kepengurusan sekaligus keanggotaan partai menyusul penetapannya sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Keputusan itu disampaikan langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia setelah DPR RI menyetujui pencalonan Adies. Bahlil menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Golkar dalam menjaga independensi lembaga peradilan, khususnya Mahkamah Konstitusi. “Kami hari ini mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang dulunya adalah pimpinan DPR. (Kami, red.) mewakafkan ke negara untuk menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi,” kata Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore. Menurut Bahlil, proses pengunduran diri Adies Kadir dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Golkar telah dilakukan sebelum DPR RI secara resmi menetapkan Adies sebagai Hakim MK. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam jabatan barunya. “Sebelum diputuskan (sebagai Hakim MK, red.) itu sudah dilakukan pengunduran diri, baik dari kepengurusan maupun keanggotaan, karena hakim itu harus independen,” ujar Bahlil. Terkait waktu pasti berakhirnya status Adies sebagai kader Golkar, Bahlil menyebut proses tersebut telah rampung beberapa hari sebelum penetapan di DPR. “Beberapa hari lalu yang jelas. Ketika beliau (Adies, red.) dipilih itu langsung sudah posisinya tidak lagi kader partai,” kata Ketua Umum Golkar itu. DPR RI sebelumnya menyetujui penetapan Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi dalam Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1). Adies menggantikan calon sebelumnya setelah DPR mencabut Keputusan DPR RI Nomor 11/DPR/1/2025-2026 yang sempat mengusulkan Inosentius Samsul. Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menjelaskan, persetujuan terhadap Adies Kadir didasarkan pada latar belakang akademik dan pengalamannya di bidang hukum. Selain memiliki gelar profesor dan doktor hukum, Adies juga dikenal lama berkiprah di Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum. Dengan rekam jejak tersebut, DPR menilai Adies memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk mengemban amanah sebagai Hakim Konstitusi.
Nasional
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Nasional
Tiga Pekerja Tertimbun Longsor Tambang Nikel PT Halmahera Transportasi Energi, Keluarga Korban Keluhkan Sikap Bungkam Perusahaan
Nasional
| Kamis, 29 Januari 2026

Kapolres Sleman Dicar DPR soal Kasus Suami Bela Istri Dijambret: “Kalau Saya Kapolda, Anda Dicopot!”
Naional
| Kamis, 29 Januari 2026

Keracunan Massal MBG di Simpenan Meluas, Enam Korban Dirujuk ke RSUD Palabuhanratu
Jawa Barat
| Kamis, 29 Januari 2026

Mimpi Buruk dan Dendam Lama Picu Remaja Tusuk Ayah Kandung di Karawang
Jawa Barat
| Kamis, 29 Januari 2026

Hujan Deras Sejak Rabu, BPBD DKI Sebut Banjir di Jaktim dan Jakbar Capai 1,5 Meter
Jakarta
| Kamis, 29 Januari 2026

Trending di Nasional

Pria di Surabaya Nekat Curi 15 Celana Dalam Milik Bapak Kos, Motifnya Asmara
Surabaya
| Rabu, 3 Juli 2024

Usut Mafia Minyak Goreng, Kemendag Serahkan 30 Ribu Data ke Polri
Jakarta
| Kamis, 14 April 2022

Pemerintah Bentuk TGIPF untuk Usut Tragedi Kanjuruhan
Jakarta
| Selasa, 4 Oktober 2022

Pemerintah Rekrut 572.496 ASN 2023, Menteri PANRB: Prioritas Tenaga Honorer
Indonesia
| Jumat, 4 Agustus 2023

Pembangunan Jalan Tol IKN di Kalimantan Timur Terus Berlanjut: Tahap 1 Ditargetkan Selesai Juli 2024
Ikn Nusantara
| Sabtu, 20 Januari 2024
Berita Teknologi
Teknologi
Galaxy S26 Dirumorkan Punya Fitur Pesan via Satelit, Siap Dipakai di Area Tanpa Sinyal
PIFA, Tekno - Samsung dikabarkan bakal membawa lompatan baru pada lini ponsel premiumnya melalui seri Galaxy S26. Jajaran ponsel pintar yang diperkirakan meluncur bulan depan itu disebut-sebut akan dibekali dukungan komunikasi satelit, sehingga memungkinkan pengguna tetap berkirim pesan meski berada di wilayah tanpa jangkauan jaringan seluler. Menurut siaran GSM Arena pada Rabu (28/1), keberadaan fitur tersebut terungkap setelah tiga model Galaxy S26 muncul dalam basis data Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC). Model yang tercantum meliputi Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra untuk pasar Amerika Serikat. Dokumen FCC menunjukkan bahwa ketiga perangkat tersebut mendukung teknologi Supplemental Coverage from Space (SCS) dan Non-Terrestrial Network (NTN). Dukungan ini mengindikasikan kemampuan ponsel untuk terhubung langsung ke jaringan komunikasi satelit. Dengan teknologi tersebut, pengguna Galaxy S26 nantinya dapat mengirim dan menerima pesan teks di area terpencil atau lokasi darurat yang tidak terjangkau sinyal seluler. Meski demikian, fitur komunikasi satelit ini disebut kemungkinan hanya tersedia di wilayah tertentu, bergantung pada dukungan operator dan regulasi setempat. Selain kemampuan satelit, dokumen FCC juga mengungkap spesifikasi konektivitas lain yang dibenamkan Samsung pada seri Galaxy S26. Ponsel ini dilaporkan mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth Low Energy (LE), Near Field Communication (NFC), serta Ultra Wideband (UWB), yang menegaskan posisinya sebagai perangkat flagship dengan teknologi terkini. Sebelumnya, beredar pula laporan bahwa Samsung berpotensi menggandeng Skylo untuk menghadirkan layanan panggilan dan pesan berbasis satelit. Kerja sama tersebut dikaitkan dengan penggunaan Exynos Modem 5410 yang disebut mendukung konektivitas satelit. Jika kabar ini terbukti, Galaxy S26 berpeluang menjadi salah satu ponsel Samsung pertama yang menghadirkan komunikasi satelit secara luas, mengikuti tren industri ponsel global yang mulai mengintegrasikan fitur tersebut sebagai solusi komunikasi darurat dan penggunaan di wilayah minim infrastruktur.
Teknologi
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Teknologi
TikTok Capai Kesepakatan Gugatan Kecanduan Media Sosial, Terhindar dari Persidangan
Teknologi
| Rabu, 28 Januari 2026

Apple Siap Rilis Siri Lebih Personal Berbasis AI Gemini pada Februari 2026
Teknologi
| Selasa, 27 Januari 2026

Yamaha WR155 R 2026 Tampil Lebih Agresif dengan Desain Body dan Grafis Baru
Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026

Langsung Jadi Idola, Toprak Razgatlıoğlu Bikin Kagum Pelajar SMK Negeri 39 Jakarta
Yamaha
| Sabtu, 24 Januari 2026

Yamaha Rayakan 70 Tahun dengan Livery Ikonik Edisi Spesial, Resmi Mengaspal di Indonesia
Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026

Trending di Teknologi

Cara Blokir Otomatis Telepon Spam dari Kontak Tak Dikenal
Indonesia
| Rabu, 14 Agustus 2024

Lowongan Buat Manusia Bakal Punah, Robot Makin Dilirik Pebisnis
Dunia
| Kamis, 12 Mei 2022

Fitur AI di LinkedIn Kurang Diminati, CEO Soroti Risiko Profesional
Teknologi
| Kamis, 26 Juni 2025

Apple Kembangkan 2 Model Baru Vision Pro, Termasuk Versi Lebih Ringan dan Terhubung ke Mac
Dunia
| Selasa, 15 April 2025

OPPO Reno 14 Series Segera Debut Global, Hadirkan Fitur AI dan Desain Mewah
Tekno
| Senin, 16 Juni 2025
Berita Sports
Sports
Persib Tantang Persis di Solo, Bobotoh Diminta Taat Aturan Larangan Suporter Tamu
PIFA, Sports - Persib Bandung bersiap melanjutkan perjuangannya di Super League musim 2025/2026 dengan melakoni laga tandang ke Solo. Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu, 31 Januari 2026, dalam pertandingan yang dinilai krusial untuk menjaga konsistensi performa tim. Skuad asuhan Persib datang ke Solo dengan modal positif setelah membukukan dua kemenangan beruntun di kandang. Kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta pada 11 Januari lalu, yang ditentukan oleh gol Beckham Putra Nugraha, menjadi titik kebangkitan. Tren positif itu berlanjut saat Persib kembali menang dengan skor identik 1-0 atas PSBS Biak pada 25 Januari lewat gol Rosembergne “Berguinho” Da Silva. Rangkaian hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Persib jelang menghadapi Persis yang dikenal tangguh saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Meski demikian, laga ini juga dibayangi aturan ketat terkait kehadiran suporter tim tamu. Sesuai regulasi yang berlaku, suporter Persib tidak diperkenankan hadir langsung di Stadion Manahan. Ketentuan tersebut tercantum dalam Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 ayat 7 tentang Keamanan dan Kenyamanan, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi tersebut demi kebaikan bersama. "Di putaran kedua Super League musim ini, Bobotoh sebagai suporter tim tamu tetap dilarang hadir di Stadion Manahan. Mari kita patuhi aturan yang ada," ujarnya. Adhi menekankan bahwa larangan tersebut bersifat menyeluruh dan tidak memberikan pengecualian bagi pihak mana pun. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi merugikan klub. "Dalam proses transformasi sepakbola Indonesia, aturan ini masih diberlakukan dan sanksi tetap menanti bagi pelanggarnya. Dukungan terbaik saat ini adalah menonton dari rumah dan menjaga nama baik PERSIB," tambahnya. Ia pun mengajak Bobotoh untuk tetap menunjukkan dukungan dengan cara yang positif. Menurutnya, mendukung Persib tidak semata soal hadir di stadion, melainkan juga tentang menjaga ketertiban, menghormati regulasi, dan ikut memastikan perjalanan Maung Bandung di kompetisi berjalan lancar, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Bandung
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Sports
Persib Tantang Persis di Solo, Bobotoh Diminta Taat Aturan Larangan Suporter Tamu
Bandung
| Kamis, 29 Januari 2026

Bojan Hodak: Kurzawa dan Dion Markx Tambah Kekuatan Persib di Putaran Kedua
Bandung
| Rabu, 28 Januari 2026

Manchester United Tembus Empat Besar, Persaingan Juara Liga Inggris Kian Memanas
Sports
| Selasa, 27 Januari 2026

Manchester United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates, Cunha Jadi Penentu Kemenangan
Sports
| Senin, 26 Januari 2026

Casemiro Umumkan Akan Tinggalkan Manchester United Akhir Musim
Sports
| Jumat, 23 Januari 2026

Trending di Sports

Valencia Permalukan Sevilla 2-1 di Laga Perdana Liga Spanyol 2023/2024
Spanyol
| Sabtu, 12 Agustus 2023

Seru dan Meriah, Meet & Greet Tim Yamaha Racing Indonesia di IIMS
Jakarta
| Senin, 26 Februari 2024

Carabao Cup 2023/2024: Newcastle vs Manchester City, Highlight Putaran Ketiga
Inggris
| Selasa, 26 September 2023

Krisis Internal Guncang PSG: Luis Enrique Terancam Hengkang Usai Hanya Sebulan Menjabat
Prancis
| Jumat, 4 Agustus 2023
Berita Lokal
Lokal
Cireng, Kudapan Khas Bandung yang Gurih dan Kenyal, Ini Cara Membuatnya di Rumah
PIFA, Bandung - Cireng merupakan salah satu kudapan khas Bandung yang hingga kini masih digemari berbagai kalangan. Nama cireng sendiri berasal dari singkatan aci digoreng, yang merujuk pada bahan utamanya, yaitu tepung tapioka atau aci. Teksturnya yang kenyal di bagian dalam dan renyah di luar membuat cireng cocok dinikmati sebagai camilan sore atau teman minum teh. Membuat cireng ternyata tidak sulit dan bisa dilakukan di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Kunci utama cireng yang enak terletak pada teknik pembuatan biang adonan agar hasilnya empuk dan tidak keras. Bahan-bahan Untuk membuat cireng khas Bandung, bahan yang dibutuhkan antara lain tepung tapioka, bawang putih, daun bawang, garam, merica, air, dan minyak goreng. Kaldu bubuk bisa ditambahkan sesuai selera untuk memperkuat rasa gurih. Langkah Pembuatan Langkah pertama adalah merebus air bersama bawang putih halus, garam, merica, dan kaldu bubuk hingga mendidih dan aroma bumbu keluar. Setelah itu, ambil beberapa sendok tepung tapioka dan masukkan ke dalam air rebusan tersebut. Aduk hingga mengental dan berubah menjadi adonan bening. Proses ini dikenal sebagai pembuatan biang cireng. Biang yang masih hangat kemudian dicampurkan dengan sisa tepung tapioka dan irisan daun bawang. Aduk perlahan hingga tercampur rata. Adonan cireng sebaiknya tidak diuleni terlalu kuat agar teksturnya tetap empuk setelah digoreng. Setelah adonan tercampur, bentuk cireng sesuai selera dengan cara memipihkan adonan. Cireng kemudian digoreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga bagian luar kering dan berwarna putih kekuningan. Tips Agar Cireng Tidak Keras Agar cireng tetap empuk dan tidak alot, gunakan api sedang saat menggoreng dan pastikan minyak tidak terlalu panas. Selain itu, adonan cukup diaduk sampai tercampur, tidak perlu diuleni berlebihan. Penggunaan biang adonan juga menjadi kunci utama keberhasilan cireng yang kenyal. Cireng paling nikmat disantap selagi hangat, biasanya disajikan bersama sambal rujak, saus kacang, atau sambal kecap pedas. Dengan resep sederhana ini, cireng khas Bandung bisa menjadi camilan rumahan yang praktis dan lezat.
Bandung
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Lokal
Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi Warnai Kamis Pagi
Jawa Timur
| Kamis, 29 Januari 2026

Pencarian Korban Longsor Pasirlangu Masuki Hari Keenam, Cuaca Jadi Tantangan Utama
Bandung
| Kamis, 29 Januari 2026

10 Destinasi Wisata Bandung yang Wajib Dikunjungi, Tak Pernah Kehabisan Pesona
Bandung
| Rabu, 28 Januari 2026

Hari Keempat Pencarian Longsor Cisarua, Tim SAR Evakuasi Total 48 Kantong Jenazah
Bandung
| Rabu, 28 Januari 2026

10 Makanan Khas Bandung yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Kota Kembang
Bandung
| Selasa, 27 Januari 2026

Trending di Lokal

Terima Bonus Rp 6 Miliar dari Presiden Jokowi, Ini Rencana Veddriq Leonardo
Pontianak
| Rabu, 14 Agustus 2024

Tingkatkan Sinergitas Kodim 1206/PSB Gelar Latnis Intel TA. 2022
Kapuas Hulu
| Rabu, 9 Maret 2022

Resmikan Peluncuran Event Wisata Kalbar 2022, Sandiaga Uno Apresiasi Penanaman Mangrove Digital
Kalbar
| Kamis, 10 Maret 2022

Pemprov Kalbar Harap Kemenhub RI Segera Tetapkan Jalur Ponton
Kalbar
| Rabu, 9 Maret 2022

Bupati Muda Apresiasi Bawaslu Kubu Raya yang Gelar Apel Siaga
Kubu Raya
| Sabtu, 27 Januari 2024
Berita Lifestyle
Lifestyle
Pakar Kesehatan Dorong Indonesia Contoh Negara Tetangga Cegah Penularan Virus Nipah
PIFA, Lifestyle - Meningkatnya kasus penularan virus Nipah di India menjadi perhatian serius bagi kawasan Asia. Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof. Tjandra Yoga Aditama menilai Indonesia perlu mengambil langkah antisipatif dengan mencontoh kebijakan negara-negara tetangga dalam mencegah masuk dan menyebarnya virus berbahaya tersebut. Dalam keterangan tertulis pada Kamis, Prof. Tjandra menekankan pentingnya kewaspadaan dini, mengingat virus Nipah kini dilaporkan telah menular antar-manusia di India. Virus ini diketahui dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga radang otak dengan tingkat fatalitas yang tinggi. Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, menurut Prof. Tjandra, telah lebih dulu mengambil langkah pencegahan. Thailand, misalnya, melakukan skrining ketat di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang terhadap penumpang yang datang dari negara bagian West Bengal, India. Nepal juga menerapkan kebijakan serupa di Tribhuvan International Airport. Langkah antisipasi juga dilakukan Singapura. Pada 28 Januari 2026, pemerintah setempat mengumumkan pengetatan pengawasan kesehatan di Bandara Changi, termasuk pemeriksaan suhu tubuh bagi para pendatang. Selain itu, otoritas kesehatan Singapura meminta dokter, laboratorium, dan rumah sakit meningkatkan kewaspadaan terhadap pasien dengan gejala infeksi virus Nipah, terutama mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke West Bengal. Tak hanya itu, Singapura juga menggencarkan penyuluhan kesehatan di pintu masuk negara, meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran dari Asia Selatan, serta memperkuat koordinasi dengan otoritas pengendalian penyakit menular di kawasan tersebut. Prof. Tjandra menilai, Indonesia berada pada posisi yang tidak kalah berisiko karena intensitas kunjungan warga India, baik sebagai wisatawan maupun pekerja. "Cukup banyaknya kunjungan warga India ke negara kita, maka nampaknya perlu pengamatan khusus, setidaknya untuk mereka yang datang dari daerah Kalkuta dan West Bengal," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu. Ia menambahkan, selain menerapkan langkah pencegahan di pintu masuk negara, Indonesia juga perlu meningkatkan koordinasi regional dan internasional, khususnya dengan WHO Asia Tenggara dan Pasifik Barat, untuk memantau perkembangan dan potensi penyebaran virus Nipah. Virus Nipah merupakan patogen zoonotik yang awalnya menular dari hewan, seperti kelelawar dan babi, ke manusia. Namun, seiring waktu, virus ini juga diketahui dapat menular dari manusia ke manusia, termasuk melalui makanan yang terkontaminasi. Secara global, tercatat sekitar 750 kasus infeksi virus Nipah sejak pertama kali dilaporkan pada 1998–1999. Kasus awal ditemukan di Malaysia, kemudian menyebar dan dilaporkan pula di Bangladesh, India, Filipina, serta Singapura. Prof. Tjandra menjelaskan, masa inkubasi virus Nipah berkisar antara empat hingga 21 hari atau bahkan lebih. Gejala awal sering menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Pada tahap lanjutan, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan paru-paru, termasuk batuk, sesak napas, pneumonia, hingga peradangan otak. Hingga saat ini, menurut Prof. Tjandra, belum tersedia vaksin maupun pengobatan spesifik untuk infeksi virus Nipah. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penyakit tersebut.
Lifestyle
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Lifestyle
Studi Ungkap Olahraga Rutin Bisa Bikin Usia Otak Lebih Muda Secara Biologis
Lifestyle
| Rabu, 28 Januari 2026

Psikolog Ungkap Pertanyaan yang Sebaiknya Dihindari saat Berhadapan dengan Orang Berduka
Lifestyle
| Selasa, 27 Januari 2026

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Memanaskan Ulang Sejumlah Jenis Makanan
Lifestyle
| Jumat, 23 Januari 2026

Dokter UI: Vitamin C dan Zinc Cukup Jaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa Ramadhan
Lifestyle
| Kamis, 22 Januari 2026

Dokter UI Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental Jelang Ramadhan
Lifestyle
| Rabu, 21 Januari 2026

Trending di Lifestyle

Dibintangi Laura Basuki, Ini Sinopsis Heartbreak Motel Film Adaptasi Novel Ika Natassa yang Tayang di Bioskop
Indonesia
| Selasa, 23 Juli 2024

Kiat Kelola THR Agar Tak Cepat Habis, Simak Saran Ahli
Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025

Rekomendasi Hampers Lebaran untuk Calon Mertua, Auto Jadi Menantu Idaman
Indonesia
| Rabu, 3 April 2024

Ahli Gizi Sebut Makan Mi Instan dengan Nasi Tidak Dianjurkan, Ini Alasannya
Lifestyle
| Kamis, 23 Oktober 2025

Akibat Konsumsi Daging Babi, Ratusan Telur Cacing Pita Hidup di Tubuh Pasien Ini
Lifestyle
| Sabtu, 25 Januari 2025
Berita Pifabiz
Pifabiz
Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Internasional yang Dibintangi Lisa BLACKPINK
PIFAbiz - Kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat, menjadi sorotan publik setelah dikabarkan dipilih sebagai lokasi syuting film internasional berjudul Extraction: Tygo. Kabar tersebut semakin menyita perhatian karena film itu disebut-sebut melibatkan bintang global sekaligus anggota grup K-pop BLACKPINK, Lisa. Seiring kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan penutupan sementara kawasan Kota Tua serta melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Berdasarkan informasi resmi, penutupan dimulai pada Rabu (28/1/2026) pukul 15.00 WIB hingga Kamis (29/1/2026) pukul 06.00 WIB. Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua, Denny Aputra, membenarkan adanya aktivitas syuting film di kawasan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan sektor industri kreatif. "Izinnya acara Filming in Jakarta, untuk menuju Jakarta Kota Sinema," ujar Denny, Kamis (29/1/2026). Menurut Denny, produksi yang dilakukan merupakan film berskala internasional dengan keterlibatan banyak pemain dari luar negeri. Namun, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait kabar keterlibatan Lisa BLACKPINK dalam proses syuting di Kota Tua. "Informasinya film internasional, dan banyak pemain dari luar," tuturnya singkat. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga enggan mengonfirmasi secara detail terkait isu keterlibatan Lisa BLACKPINK dalam proyek film tersebut. Ia memilih tidak berspekulasi dan menyerahkan informasi teknis kepada pihak penyelenggara. "Terus terang, saya nggak mau jawab secara spesifik," kata eks Sekretaris Kabinet itu di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Meski demikian, Pramono menyampaikan sikap terbuka Pemprov DKI terhadap penggunaan ruang dan fasilitas kota oleh pelaku industri kreatif internasional. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan posisi Jakarta sebagai kota global. "Jakarta sebagai kota global tentunya mempersilakan siapa saja untuk menggunakan Jakarta sebagai aktivitasnya. Termasuk kalau kemudian mendokumentasikan, membuat apa pun itu," ucapnya. Pramono menambahkan, Pemprov DKI merasa terhormat apabila ikon-ikon Jakarta dipilih sebagai latar karya seniman dunia. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat berdampak positif terhadap citra Jakarta di mata internasional sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata. "Intinya, Jakarta terbuka bagi siapa pun sebagai kota global. Kami berterima kasih kalau kemudian ada penyanyi atau artis dunia yang menggunakan Jakarta sebagai tempat untuk itu," tutup Pramono.
Pifabiz
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Pifabiz
EXO Umumkan Tur Dunia EXO PLANET #6 “EXhOrizon”, Jakarta Masuk Daftar Kota
Pifabiz
| Rabu, 28 Januari 2026

Cha Eun Woo Buka Suara soal Dugaan Penggelapan Pajak, Sampaikan Permintaan Maaf
Pifabiz
| Selasa, 27 Januari 2026

Daftar Nominasi Oscar 2026 Diumumkan, “Sinners” Pimpin dengan 16 Nominasi
Pifabiz
| Jumat, 23 Januari 2026

Gong Yoo dan Song Hye Kyo Dipertemukan dalam Serial Netflix “Tantara”
Pifabiz
| Kamis, 22 Januari 2026

Film Drama Religi “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?” Tayang di Bioskop Mulai 29 Januari 2026
Pifabiz
| Rabu, 21 Januari 2026

Trending di Pifabiz

Turun Panggung di Tengah Konser, YG Entertainment Ungkap Kondisi Jennie BLACKPINK
Australia
| Senin, 12 Juni 2023

Baru Bebas dari Penjara, Chandrika Chika Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan
Indonesia
| Sabtu, 21 Desember 2024

Film Konser BLACKPINK 'Born Pink' Akan Tayang Terbatas di Bioskop Indonesia pada 31 Juli 2024
Indonesia
| Selasa, 25 Juni 2024

Bangga Lagu Ojo Dibandingke Ciptaannya Dinyanyikan di Istana, Abah Lala Sampai Menangis
Jakarta
| Kamis, 18 Agustus 2022

Bobon Santoso Kritik Persiapan Konten Rendang 200 Kg Willie Salim
Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Berita Politik
Politik
Bahlil Lahadalia Resmi Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional
PIFA, Politik - Pemerintah resmi memperkuat struktur Dewan Energi Nasional (DEN) dengan melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian DEN. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu, bersamaan dengan pengangkatan tujuh menteri lain sebagai anggota dari unsur pemerintah. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Energi Nasional dari Pemangku Kepentingan. "Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia memutuskan menetapkan dan seterusnya, mengangkat keanggotaan Dewan Energi Nasional dari pemerintah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional," ujar Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti. Selain Bahlil, tujuh menteri yang masuk dalam keanggotaan DEN dari unsur pemerintah adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Dalam struktur organisasi DEN, Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Ketua Dewan Energi Nasional. Sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengemban tugas sebagai Wakil Ketua DEN. Bahlil Lahadalia bertindak sebagai Ketua Harian, didampingi tujuh menteri sebagai anggota dari unsur pemerintah, serta delapan anggota lainnya dari unsur pemangku kepentingan. Adapun delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan terdiri atas Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan dari unsur akademisi; Satya Widya Yudha serta Sripeni Inten Cahya dari unsur industri; Unggul Priyanto dan Saleh Abdurrahman dari unsur lingkungan hidup; serta Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono dari unsur konsumen. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan anggota Dewan Energi Nasional. Seluruh anggota DEN selanjutnya mengucapkan sumpah jabatan. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengucapan sumpah tersebut dengan berdiri di hadapan para anggota, yang kemudian diikuti secara serentak sebagai tanda resmi dimulainya tugas dan tanggung jawab mereka dalam merumuskan kebijakan strategis sektor energi nasional.
Politik
| Kamis, 29 Januari 2026

Terbaru di Politik
Istana Respons Isu Budisatrio Djiwandono Masuk Eksekutif
Politik
| Rabu, 28 Januari 2026

Golkar Soal Isu Reshuffle Kabinet: Belum Ada Informasi Valid
Politik
| Rabu, 28 Januari 2026

Sugiono soal Isu Reshuffle Kabinet: Itu Hak Presiden
Politik
| Rabu, 28 Januari 2026

Noel Ebenezer Lontarkan Sejumlah Klaim Kontroversial di Sidang Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Politik
| Selasa, 27 Januari 2026

Kapolri Tegaskan Tolak Polri di Bawah Kementerian: Posisi di Bawah Presiden Sudah Ideal
Politik
| Selasa, 27 Januari 2026

Trending di Politik

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Hasto Kristiyanto Terbukti Terlibat Suap dalam Kasus Harun Masiku
Politik
| Senin, 28 Juli 2025

Pulang dari Inggris, Prabowo Bawa Kesepakatan Investasi Rp91,67 Triliun di Sektor Maritim
Politik
| Senin, 26 Januari 2026

Sidang Praperadilan Hasto Memanas, Hakim Tegur Kuasa Hukum PDIP dan KPK
Indonesia
| Selasa, 11 Februari 2025

Menag Imbau Masyarakat Jangan Pilih Pemimpin yang Gunakan Agama sebagai Alat Politik
Indonesia
| Senin, 4 September 2023








