Sports
Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah
PIF
Inggris
| Rabu, 19 Februari 2025

Trending
Lansia di Kapuas Hulu Jadi Korban Perampokan, Rp 43 Juta Raib dan Korban Dilempar ke Sungai Jam 2 Subuh
Kapuas Hulu
| Selasa, 25 Maret 2025

Sinyal Retaknya Hubungan Jokowi dan Projo, Budi Arie Tegaskan Dukungan ke Prabowo
Politik
| Selasa, 4 November 2025

Resep Bikin Cheese Cake Enak Tanpa Ribet
Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025

Simon Tahamata Resmi Bergabung sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI, Siap Buru Talenta Garuda ke Seluruh Dunia
Indonesia
| Sabtu, 24 Mei 2025

DPR Minta Kasus Pemasangan Pagar Laut Diusut Tuntas
Indonesia
| Rabu, 29 Januari 2025

Larasati Nugroho Alami Kecelakaan, Hasil Tes Urine Negatif Alkohol dan Narkoba
Indonesia
| Sabtu, 1 Februari 2025

Syuting di Gunung Welirang, Amanda Manopo Dapat Banyak Pelajaran soal Keselamatan Mendaki
Pifabiz
| Jumat, 21 November 2025

Begini Mekanisme Transfer Tiket Laga Timnas Indonesia vs Tiongkok
Indonesia
| Jumat, 16 Mei 2025

Joao Felix Cetak Gol Debut saat Milan Hajar Roma 3-1 di Perempatfinal Coppa Italia
Italia
| Kamis, 6 Februari 2025

Atletico Madrid Raih Kemenangan Perdana, Tundukkan Villarreal 2-0
Sports
| Minggu, 14 September 2025

Berita Terbaru
Internasional

Israel Tarik Brigade Givati dari Lebanon Selatan Setelah Delapan Bulan Bertugas
Militer Israel menarik pasukan Brigade Givati dari wilayah Lebanon selatan setelah menjalankan operasi militer selama sekitar delapan bulan. Meski demikian, pasukan Israel lainnya masih tetap ditempatkan di sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan terus melakukan operasi. Militer Israel (IDF) dalam pernyataannya menyebut Brigade Givati telah mengakhiri misi tempurnya melalui sebuah upacara di Kamp Filon, Israel utara, yang dihadiri Kepala Komando Utara, Mayor Jenderal Rafi Milo. Menurut IDF, brigade tersebut sebelumnya menjalankan tugas pengamanan di wilayah perbatasan sebelum terlibat dalam operasi darat di Khiam, Bint Jbeil, serta sejumlah kawasan di utara Sungai Litani. Militer Israel mengklaim Brigade Givati telah menghancurkan ratusan fasilitas milik Hizbullah, menewaskan ratusan anggotanya, serta menyita lebih dari 1.000 senjata selama penugasannya. Namun, pihak militer tidak menjelaskan alasan di balik berakhirnya penempatan Brigade Givati di Lebanon selatan. Sementara itu, media Israel Haaretz melaporkan penarikan tersebut merupakan bagian dari penataan ulang pasukan dan pengurangan kehadiran militer di sejumlah desa, sejalan dengan pengaturan lapangan yang berkaitan dengan kesepakatan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat. Media Israel lainnya, Yedioth Ahronoth, menyebut langkah tersebut mencerminkan adanya tekanan politik dan operasional. Penarikan itu juga disebut bertujuan mengonsolidasikan zona penyangga, bukan mengakhiri kehadiran militer Israel di Lebanon selatan. Di sisi lain, otoritas Lebanon menyatakan serangan Israel sejak Oktober 2023 telah menyebabkan sedikitnya 4.298 orang tewas di negara tersebut. Konflik di perbatasan Israel-Lebanon hingga kini masih terus berlangsung meski terdapat berbagai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan.
Internasional
| Sabtu, 4 Juli 2026
Internasional

Paus Leo XIV Berdoa untuk Migran di Lampedusa Bertepatan Hari Kemerdekaan AS
Paus Leo XIV memanjatkan doa bagi para migran yang dimakamkan di Pulau Lampedusa, Sisilia, Italia, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli. Dalam kunjungannya, ia juga memimpin misa untuk para pendatang baru yang tiba di pulau tersebut. Melalui kunjungan itu, Paus memberikan penghormatan kepada puluhan ribu migran yang meninggal saat berusaha menyeberangi Laut Mediterania demi mencari kehidupan yang lebih aman dan sejahtera. Pesan yang disampaikan Paus dinilai sebagai seruan moral kepada negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat dan Eropa, agar tetap menjunjung tinggi martabat setiap manusia, terutama para migran dan kelompok rentan. Dalam suratnya kepada masyarakat Amerika Serikat pada peringatan Hari Kemerdekaan, Paus Leo XIV mengingatkan bahwa sejarah negara tersebut dibangun oleh para imigran. Ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap kehidupan manusia juga harus diwujudkan dengan menyambut, melindungi, dan membantu para migran. "Menerima mereka dengan belas kasih dan kemurahan hati bukan hanya tindakan amal, tetapi juga pengakuan atas martabat yang dimiliki setiap manusia," tulis Paus. Pulau Lampedusa selama bertahun-tahun menjadi pintu masuk utama bagi para migran yang menyeberang dari Libya dan Tunisia menuju Eropa. Kawasan ini juga menjadi simbol krisis migrasi yang terus dihadapi Uni Eropa. Menurut International Organization for Migration (IOM), lebih dari 35.000 migran dilaporkan hilang di Laut Mediterania sejak 2014. Jumlah sebenarnya diperkirakan lebih tinggi karena banyak kecelakaan kapal yang tidak pernah tercatat. Kunjungan Paus berlangsung di tengah kebijakan deportasi massal yang dijalankan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta penerapan aturan baru Uni Eropa mengenai penanganan migrasi ilegal dan pencari suaka. Regulasi baru tersebut mengharuskan pemeriksaan terhadap warga negara asing di perbatasan Uni Eropa selama maksimal tujuh hari sebelum diizinkan masuk. Aturan itu juga mempercepat proses pemulangan sukarela maupun deportasi bagi pencari suaka yang permohonannya ditolak. Kunjungan Paus Leo XIV ke Lampedusa juga mengingatkan pada langkah pendahulunya, Paus Fransiskus, yang menjadikan pulau tersebut sebagai tujuan perjalanan pertamanya di luar Roma pada Juli 2013. Saat itu, Paus Fransiskus melempar karangan bunga ke Laut Mediterania untuk mengenang para migran yang meninggal dan mengecam apa yang disebutnya sebagai "globalisasi ketidakpedulian" terhadap nasib para pengungsi dan migran.
Internasional
| Sabtu, 4 Juli 2026
Internasional

Diktator Portugal António Salazar Tak Menyukai Sepak Bola, Namun Memanfaatkannya untuk Propaganda
Portugal dikenal sebagai salah satu negara dengan tradisi sepak bola yang kuat. Negeri ini telah melahirkan banyak pemain kelas dunia, mulai dari Eusébio yang bersinar pada era 1960-an hingga Cristiano Ronaldo yang menjadi ikon sepak bola modern. Selain Eusébio, Portugal juga pernah diperkuat sejumlah bintang seperti Luís Figo, Rui Costa, Deco, Ricardo Carvalho, Pepe, Nani, dan João Moutinho. Bersama Ronaldo, tim nasional Portugal berhasil meraih gelar besar pertama mereka di Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019. Namun di balik besarnya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, Portugal pernah dipimpin seorang penguasa yang justru tidak menyukai olahraga tersebut. Sosok itu adalah António de Oliveira Salazar, perdana menteri sekaligus diktator yang memimpin Portugal dari 1932 hingga 1974. Salazar secara terbuka menyatakan dirinya lebih menyukai senam dibanding sepak bola. Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang tidak disiplin dan cenderung kacau. Meski demikian, pemerintahan Salazar tetap memanfaatkan popularitas sepak bola sebagai alat propaganda politik. Rezimnya membangun Estádio Nacional do Jamor, yang diresmikan pada 1944 di dekat Lisbon, sebagai lokasi berbagai kegiatan resmi negara, termasuk acara organisasi kepemudaan dan final Piala Portugal. Pada masa pemerintahannya, sejumlah klub besar seperti Benfica dan Sporting CP juga kerap dikaitkan dengan rezim karena memiliki basis pendukung yang besar serta prestasi di level internasional. Di luar sepak bola, pemerintahan Salazar dikenal sebagai rezim otoriter yang membatasi kebebasan politik. Pemerintahannya menerapkan polisi rahasia, membatasi aktivitas oposisi, serta membentuk organisasi kepemudaan untuk menanamkan ideologi negara kepada generasi muda. Seiring waktu, banyak mahasiswa, pemuda, hingga kalangan pesepak bola mulai menentang pemerintahan Salazar. Rezim tersebut akhirnya berakhir pada 25 April 1974 melalui kudeta tanpa pertumpahan darah yang dikenal sebagai Revolusi Anyelir. Kudeta dipimpin oleh Movimento das Forças Armadas (MFA) atau Gerakan Angkatan Bersenjata. Revolusi itu mendapat nama "Anyelir" setelah seorang pekerja restoran di Lisbon, Celeste Caeiro, membagikan bunga anyelir kepada para tentara. Warga kemudian mengikuti aksinya dengan menyelipkan bunga anyelir di moncong senapan dan seragam para prajurit sebagai simbol revolusi damai. Setelah jatuhnya rezim Salazar, Portugal memasuki era demokrasi, sementara sepak bola tidak lagi dipandang sebagai alat kepentingan politik pemerintah, melainkan kembali menjadi olahraga yang dinikmati masyarakat luas.
Internasional
| Sabtu, 4 Juli 2026
Berita Kabar Daerah
Berita Populer
Lifestyle

7 Tips Agar Jadi Orang yang Konsisten!
Pifa, Lifestyle - Konsisten adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu secara teratur, tetap pada jadwal, dan mempertahankan tingkat kualitas atau prestasi yang sama dari waktu ke waktu. Dalam konteks ini, konsistensi juga mengacu pada kemampuan untuk mempertahankan sikap, keyakinan, atau tindakan yang konsisten terhadap nilai-nilai atau prinsip-prinsip tertentu. Konsistensi nilai kualitas yang sangat penting dalam mencapai tujuan, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan keberhasilan jangka panjang dalam hidup kita. Ketika seseorang konsisten dalam tindakannya, ia mampu menunjukkan kemampuan untuk bertanggung jawab, terorganisir, dan dapat diandalkan, yang semuanya merupakan karakteristik penting dalam mencapai keberhasilan pribadi dan profesional. Baca artikel lainnya: 21 Aplikasi Android Penghasil Uang yang Mudah dan Cepat! Berikut adalah 7 tips yang dapat membantu Anda menjadi orang yang lebih konsisten: 1. Tentukan tujuan yang jelas dan spesifik Menentukan tujuan yang jelas dan spesifik merupakan langkah penting untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai hal, mulai dari karir, keuangan, hingga kehidupan pribadi. Penting untuk menentukan tujuan yang jelas dan spesifik agar Anda tahu apa yang ingin Anda capai. 2. Buat jadwal yang teratur Buat jadwal yang teratur untuk kegiatan Anda, seperti olahraga, membaca, atau bekerja. Jadwal yang teratur dapat membantu Anda tetap fokus dan konsisten. 3. Lakukan satu hal pada satu waktu Cobalah untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu, daripada mencoba melakukan beberapa tugas sekaligus. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan menghindari kelelahan. 4. Tetapkan batas waktu Tentukan batas waktu untuk setiap tugas yang Anda lakukan. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan menghindari menunda-nunda pekerjaan. 5. Buat catatan atau jurnal Buat catatan tentang kemajuan yang telah Anda buat dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki. Ini akan membantu Anda melihat seberapa konsisten Anda telah menjadi. 6. Temukan motivasi yang tepat Temukan alasan yang kuat untuk melakukan tugas atau mencapai tujuan Anda. Motivasi yang tepat dapat membantu Anda tetap termotivasi dan konsisten. 7. Bersikap disiplin Ingatlah bahwa konsistensi memerlukan disiplin. Cobalah untuk melatih diri Anda untuk tetap melakukan tugas pada waktunya, meskipun Anda tidak merasa termotivasi atau terdorong. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menjadi orang yang lebih konsisten dalam hidup Anda. Namun, perlu diingat bahwa konsistensi memerlukan waktu dan kesabaran. Jadi, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika Anda mengalami kesulitan di awal. Teruslah berlatih dan bertahanlah, dan hasilnya akan sepadan dengan usaha Anda.
Indonesia
| Senin, 30 Oktober 2023
Lokal

Bandar Narkoba Melawi Dibekuk di Pontianak, Polisi Temukan Senjata Api Bomen
PIFA, Lokal - Bandar narkoba Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat berinisial DIN dibekuk di Kota Pontianak, Jumat (10/2/2023) sore. Penangkapan bandar yang terkenal cukup "licin" tersebut, dilakukan oleh jajaran Satnarkoba Polres Pontianak Kota, di bilangan Jalan M Sohor. Kasat Narkoba Polresta Pontianak Kota, Kompol Joko Sutriyatno menerangkan, saat digerebek dan digeledah, polisi menemukan barang bukti 5 bungkus plastik kemasan yang diduga sabu-sabu. Tak hanya barang haram narkoba, aparat juga menemukan senjata api jenis bomen di dalam mobil yang digunakan oleh tersangka tersebut. "Mendapat informasi dari masyarakat bahwa seorang laki-laki yang sedang menggunakan mobil minibus sedang membawa sabu dan ekstasi," katanya, Sabtu (11/2/2023). Setelah terlihat melintas di Jalan M Sohor, Kelurahan Akcaya, Pontianak Selatan, anggota langsung menyergap lalu menggeledah mobil tersangka. Aksi penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan tak jauh dari kantor ekspedisi tersebut, kemudian menyita perhatian warga sekitar. Mereka berkerumun menyaksikan proses penangkapan serta interogasi yang dilakukan oleh aparat Satresnarkoba Polresta Pontianak Kota itu. "Ditemukan lima bungkus plastik besar transparan yang berisikan diduga narkotika jenis sabu berat bruto 46,54 gram dan sepuluh butir ekstasi di dalam tas," kata Joko. Selanjutnya, kata Joko, polisi langsung menggiring tersangka beserta barang bukti ke Mapolresta Pontianak kota untuk diperiksa lebih intensif. "Pada saat ditanyakan tentang kepemilikan barang bukti tersebut, terlapor mengakui miliknya untuk dijual ke Melawi," ujarnya. Sementara itu, Joko menambahkan pelaku disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (ap)
Melawi
| Sabtu, 11 Februari 2023
Lokal

Berkas Perkara Lengkap, Korupsi BP2TD Mempawah Segera Disidangkan
PIFA, Lokal - Berkas perkara kasus dugaan korupsi Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah yang menyeret Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalbar, Joni Isnaini alias JI dan salah satu anggota DPRD Kalbar, Erry Iriansyah atau EI dinyatakan lengkap. Penyerahan tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) dilakukan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar, Kota Pontianak, Selasa (21/2/2023) sore. Selain Joni dan Erry, dugaan korupsi ini juga menyeret empat tersangka lainnya. Diantaranya G, N, P dan RB. Korupsi tersebut diperkirakan menelan kerugian negara mencapai Rp32,4 miliar. Setibanya di Kejati Kalbar, keenam tersangka ini, masing-masing diperiksa kelengkapan berkas dan dokumen lainnya, oleh jaksa di Bidang Tindak Pidana Khusus, Lantai 3 Gedung Kejati Kalbar. “Sesuai dengan arahan pimpinan (Kajati Kalbar) semua tersangka kami lakukan penahanan,” kata Kasipenkum Kejati Kalbar, Pantja Edi Setiawan kepada wartawan. Pantja menjelaskan, keenam tersangka itu kini telah menjadi tahanan Kejati Kalbar. Penahanan oleh pihaknya itu berlangsung selama 20 hari ke depan, secara terpisah. “Ada yang di Rutan Pontianak, Polres Kubu Raya dan di Lapas Perempuan, mengingat ada satu tersangka perempuan dalam kasus ini,” jelasnya. Sementara itu, terkait ada atau tidaknya tersangka lain dalam perkara ini, menurut Pantja sepenuhnya kewenangan penyidik Polda Kalbar. “Kami sifatnya menunggu saja, ada atau tidak tersangka baru, tergantung hasil penyidikan dari kepolisian,” katanya. Dalam kasus korupsi ini, keenam tersangka punya peranannya masing-masing. Tersangka RB berasal dari PT Malabar Mandiri yang mengerjakan paket pekerjaan 1. Kemudian JI, Ketua KADIN Kalbar berasal dari PT Batu Alam Berkah yang mengerjakan proyek paket 3. Selanjutnya, NL berasal dari PT Tehnik Jaya Mandaya yang mengerjakan proyek paket 4. Lalu, EI anggota DPRD Provinsi Kalbar yang berasal dari PT Rajawali Sakti Kalbar mengerjakan paket Landskap. Sementara P merupakan Pejabat Pembuat Komitmen PPK dalam proyek tersebut. Dan terakhir tersangka G, merupakan pembantu penyediaan dokumen penawaran dan perusahaan pelaksanaan. Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dan Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 ayat 1 Undang–Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pencucian Uang. Sementara itu, kuasa hukum anggota DPRD Kalbar EI, Ridho Fadlan menyatakan pihaknya terlebih dahulu menunggu salinan berkas utuh dari JPU. “Untuk pembelaan, menunggu kasus ini dilimpahkan ke lengadilan,” katanya. (ap)
Mempawah
| Rabu, 22 Februari 2023
Berita
Terbaru di
Trending di
Berita Internasional
Internasional
Israel Tarik Brigade Givati dari Lebanon Selatan Setelah Delapan Bulan Bertugas
Militer Israel menarik pasukan Brigade Givati dari wilayah Lebanon selatan setelah menjalankan operasi militer selama sekitar delapan bulan. Meski demikian, pasukan Israel lainnya masih tetap ditempatkan di sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan terus melakukan operasi. Militer Israel (IDF) dalam pernyataannya menyebut Brigade Givati telah mengakhiri misi tempurnya melalui sebuah upacara di Kamp Filon, Israel utara, yang dihadiri Kepala Komando Utara, Mayor Jenderal Rafi Milo. Menurut IDF, brigade tersebut sebelumnya menjalankan tugas pengamanan di wilayah perbatasan sebelum terlibat dalam operasi darat di Khiam, Bint Jbeil, serta sejumlah kawasan di utara Sungai Litani. Militer Israel mengklaim Brigade Givati telah menghancurkan ratusan fasilitas milik Hizbullah, menewaskan ratusan anggotanya, serta menyita lebih dari 1.000 senjata selama penugasannya. Namun, pihak militer tidak menjelaskan alasan di balik berakhirnya penempatan Brigade Givati di Lebanon selatan. Sementara itu, media Israel Haaretz melaporkan penarikan tersebut merupakan bagian dari penataan ulang pasukan dan pengurangan kehadiran militer di sejumlah desa, sejalan dengan pengaturan lapangan yang berkaitan dengan kesepakatan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat. Media Israel lainnya, Yedioth Ahronoth, menyebut langkah tersebut mencerminkan adanya tekanan politik dan operasional. Penarikan itu juga disebut bertujuan mengonsolidasikan zona penyangga, bukan mengakhiri kehadiran militer Israel di Lebanon selatan. Di sisi lain, otoritas Lebanon menyatakan serangan Israel sejak Oktober 2023 telah menyebabkan sedikitnya 4.298 orang tewas di negara tersebut. Konflik di perbatasan Israel-Lebanon hingga kini masih terus berlangsung meski terdapat berbagai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan.
Internasional
| Sabtu, 4 Juli 2026

Terbaru di Internasional
Paus Leo XIV Berdoa untuk Migran di Lampedusa Bertepatan Hari Kemerdekaan AS
Internasional
| Sabtu, 4 Juli 2026

Diktator Portugal António Salazar Tak Menyukai Sepak Bola, Namun Memanfaatkannya untuk Propaganda
Internasional
| Sabtu, 4 Juli 2026

Save the Children: Lebih dari 21 Ribu Anak Tewas dalam 1.000 Hari Konflik Gaza
Internasional
| Jumat, 3 Juli 2026

PM Pakistan dan Menlu Afghanistan Hadiri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Teheran
Internasional
| Jumat, 3 Juli 2026

AS Teken Perjanjian Pembangunan Kedutaan Baru di Yerusalem, Kembali Picu Sorotan
Internasional
| Kamis, 2 Juli 2026

Trending di Internasional

Wali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia
Internasional
| Jumat, 22 Mei 2026

IRGC Klaim Buru 11 Ribu Tentara AS di Timur Tengah di Tengah Memanasnya Perang Iran vs AS-Israel
Internasional
| Jumat, 13 Maret 2026

Harapan Damai: Iran Kirim Tanggapan Atas Proposal AS Melalui Mediator Pakistan
Internasional
| Minggu, 10 Mei 2026

Indonesia–AS Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan ke Level Kemitraan Utama
Internasional
| Selasa, 14 April 2026

Kebakaran Besar di Resor Pantai Dominika, Satu Wisatawan Tewas dan 1.700 Orang Dievakuasi
Internasional
| Sabtu, 20 Juni 2026
Berita Nasional
Nasional
Polda NTB Jelaskan Alasan Dua Santri Korban Dugaan Pembakaran Gagal Berangkat ke Podcast Denny Sumargo
Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan penjelasan terkait batalnya keberangkatan dua santri korban dugaan pembakaran di Pondok Pesantren Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, yang hendak memenuhi undangan tampil di podcast milik Denny Sumargo di Jakarta. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah video rombongan korban yang dihentikan saat berada di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Lombok Tengah, pada Rabu (8/7/2026), viral di media sosial. Rombongan yang sedianya berangkat terdiri atas Ahmad Deven Ramdan (14), keluarga korban Sahid Al Hudri (14), serta beberapa pendamping. Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA-PPO) Polda NTB Kombes Ni Made Pujewati membantah anggapan bahwa polisi melakukan pencegatan. "Tidak ada dicegat," ujar Pujewati, Kamis (9/7/2026). Menurutnya, tim dari pihak podcast membawa korban dan keluarganya dari rumah sakit menuju bandara tanpa berkoordinasi dengan pendamping korban maupun kepolisian. Padahal, korban masih menjalani perawatan medis dan dijadwalkan mengikuti pemeriksaan tambahan dalam proses penyidikan. "Sudah diingatkan tetapi tetap memaksa. Memang tidak ada miskomunikasi dan tidak pernah ada permintaan izin, khususnya kepada pendamping," katanya. Pujewati menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk melindungi hak-hak korban sekaligus memastikan proses hukum tetap berjalan. "Karena berita acara kemarin itu sangat penting untuk kepentingan proses lebih lanjut dalam perkara ini," ujarnya. Ibu korban mengaku sempat diberi tahu sudah ada izin Ibu Ahmad Deven, Nuraini, menceritakan bahwa seorang kreator konten sempat datang ke rumah sakit dan mengajak mereka berangkat ke Jakarta. Menurut Nuraini, pihak tersebut menyampaikan bahwa keberangkatan telah mendapatkan izin sehingga dirinya bersedia ikut. Namun, setelah tiba di Bandara BIZAM, ia baru mengetahui bahwa izin dari Polda NTB ternyata belum ada. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram sekaligus kuasa hukum korban, Joko Jumadi, juga membenarkan keberangkatan itu dibatalkan. Ia menegaskan langkah tersebut bukan pelarangan, melainkan demi menjaga kondisi korban yang masih menjalani pemulihan. "Jadi gini, tidak dilarang [berangkat]. Ini kasusnya masih proses, korbannya juga masih dirawat lagi pemulihan. Bagaimana anak masih perawatan di rumah sakit tiba-tiba mau dibawa begitu saja ke Jakarta," kata Joko. Ia menambahkan seluruh kebutuhan korban, mulai dari pengobatan, pendidikan hingga pendampingan psikologis, saat ini terus dipenuhi. Denny Sumargo minta proses hukum terbuka Denny Sumargo sebelumnya juga menyampaikan tanggapannya setelah mengetahui para korban batal hadir dalam podcast yang telah dipersiapkan. Ia mengatakan tujuan mengundang korban adalah untuk mengawal proses hukum kasus yang telah menyita perhatian publik. "Kenapa mereka sampai tidak jadi berangkat? Apa yang sebenarnya terjadi? Jadi begini, masyarakat itu bukan ingin menyalahkan. Justru karena mereka melihat korban yang sudah hilang begitu banyak, tapi masih kesulitan untuk menyampaikan suaranya. Kalau memang tidak ada yang salah dalam prosesnya, maka keterbukaan itu adalah jawaban terbaik," kata Denny melalui akun Instagramnya. Denny juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal penanganan kasus tersebut. Kasus dugaan pembakaran tiga santri di Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy terjadi pada Desember 2025. Insiden itu mengakibatkan satu santri meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat hingga cacat permanen. Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja memastikan penyidikan terus berjalan dan menyatakan gelar perkara segera dilakukan untuk menentukan status hukum para terduga pelaku.
Nasional
| Jumat, 10 Juli 2026

Terbaru di Nasional
Jampidsus Febrie Bantah Punya Keterkaitan dengan Kafe de'Clan Cipete yang Digeledah Polisi
Nasional
| Jumat, 10 Juli 2026

Jawab Isu Mundur, Jampidsus Febrie: Saya Masih Diperintah Selesaikan Perkara Korupsi
Nasional
| Jumat, 10 Juli 2026

Respons Penyidikan Polri, Ini Poin-poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah
Nasional
| Jumat, 10 Juli 2026

Febrie Akui Rumah di Sentul yang Digeledah Polisi Milik Pribadinya, Singgung Temuan Uang Rp476 Miliar
Nasional
| Jumat, 10 Juli 2026

Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran di Ponpes Lombok yang Tewaskan 1 Santri, Berawal dari Bensin untuk Campuran Cat
Nasional
| Kamis, 9 Juli 2026

Trending di Nasional

Dampak Gempa M 6,7 di Sumur Banten, Ini Laporan BMKG
Banten
| Sabtu, 5 Februari 2022

Jaksa Ungkap Aliran Dana Rp2,01 Miliar dari Rekening SYL ke Rekening Penitipan KPK
Indonesia
| Selasa, 25 Juni 2024

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming Jadi Pembina AMSINDO Pusat
Jakarta
| Kamis, 17 Februari 2022

Istana Jawab Lagi soal Status Darurat Nasional Banjir dan Longsor Sumatra
Nasional
| Jumat, 19 Desember 2025

KPK Sebut Yasin Limpo Pungut Uang dari ASN Kementan untuk Bayar Cicilan Kartu Kredit
Indonesia
| Kamis, 12 Oktober 2023
Berita Teknologi
Teknologi
Ekspedisi Bumi Celebes Berlanjut, GEAR ULTIMA Singkap Pesona Alam, Budaya dan Jalur Touring Seru dari Palu hingga Gorontalo
Keseruan GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION kembali berlanjut. Setelah berhasil menuntaskan petualangan serta menyingkap aneka keindahan alam dan budaya dari Makassar hingga Palu sejauh lebih dari 1.100 kilometer pada pekan lalu, kini petualangan Yamaha GEAR ULTIMA di tanah Celebes bersiap mengeksplorasi keindahan Palu, Sulawesi Tengah hingga provinsi Gorontalo. Sebagai kelanjutan cerita penjelajahan dari Selatan hingga Utara Pulau Sulawesi, pada etape Palu - Gorontalo (11-15/6) Yamaha kembali mengajak para peserta yang terdiri dari blogger/vlogger dan komunitas untuk merasakan langsung performa dan ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA sejauh lebih dari 1.000 kilometer, dengan melewati 5 kabupaten/kota, mulai dari Palu, Donggala, Tolitoli, Buol, hingga Gorontalo.“Etape perjalanan kedua GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION yang menyusuri Palu hingga Gorontalo, menjadi ladang pembuktian kami berikutnya dalam menegaskan ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA. Berangkat dalam satu spirit yang sama seperti pada etape sebelumnya, kami pun ingin kembali menegaskan keunggulan yang terdapat motor ini, khususnya sebagai teman andalan berkendara yang fleksibel dan multiguna dalam menjawab berbagai kebutuhan konsumen yang terus bergerak dinamis. Atas itu, kami pun berusaha mengekspos seluruh keunggulannya dalam etape perjalanan ini, yang harapannya dapat menjadikan GEAR ULTIMA sebagai partner berkendara yang andal dalam berbagai momen,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.Puncak Salena yang Bikin TerlenaGEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION mengambil titik petualangan dari kota Palu. Pada hari pertama (11/6), para peserta diajak terlebih dahulu untuk rolling city dan menikmati suasana sore kota Palu dari atas ketinggian puncak Bukit Salena, yang terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan kota Palu yang menawarkan pemandangan alam “5 dimensi”, mulai dari pegunungan, lembah, sungai, teluk, dan lautan yang bikin terlena. Para peserta pun kemudian diajak untuk menghadiri intimate gathering bersama dengan rekan-rekan media dan influencer lokal di Sentral Yamaha Palu.Dari Palu hingga Nikmatnya Durian AlindauPada hari kedua (12/6), para peserta bergegas bersama menuju titik singgah pertama yang berlokasi di desa Alindau, yang terkenal dengan duriannya untuk menguji durabilitas GEAR ULTIMA saat mengangkut hasil panen dengan handle belakang multiguna. Rute menuju kebun durian yang didominasi jalur off-road menjadi playground sempurna untuk menguji ketangguhan rangka, handling, serta performa mesin Blue Core Hybrid 125cc, yang dapat melanggeng mulus dan sempurna tanpa kendala berarti.Para peserta kemudian kembali bergegas melanjutkan perjalanan menuju desa Ogoamas, Donggala sebagai titik akhir perjalanan di hari kedua. Menempuh perjalanan sejauh lebih dari 280 kilometer, para peserta disuguhkan dengan panorama jalur Pantai Barat dengan medan tanjakan, turunan, dan kelokannya yang sangat ideal untuk menikmati performa maksimal dari Yamaha GEAR ULTIMA.Kendali Mantap No Debat Sampai TolitoliPara peserta kembali bergegas melanjutkan perjalanan menuju kota Tolitoli di hari ketiga (13/6). Perjalanan menuju Tolitoli pun tidak sepenuhnya berjalan mulus. Para peserta kembali ditantang untuk menyusuri berbagai medan menantanga, mulai dari rangkaian 3 jalur pegunungan Ogomolale, Tinombala, Pangi dengan tanjakan dan turunan yang ekstrem, serta medan off-road Bambuan Race. Yamaha GEAR UTLIMA pun kembali menunjukkan ketangguhannya.Melalui fitur ban bertapak lebar dan posisi berkendara yang proposional Yamaha GEAR ULTIMA mampu memberikan kendali (handling) Mantap No Debat yang memampukan para peserta melibas aneka medan perjalanan dengan lebih mudah dan menyenangkan. Para peserta pun akhirnya berhasil tiba di di dealer Bima Yamaha Motor Tolitoli dan disambut oleh Tari Moduai yang memiliki makna penerimaan.Eksplorasi Keindahan TolitoliMemasuki hari terakhir (14/6), rangkaian perjalanan GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION mengeksplorasi keindahan kota Tolitoli dengan berkunjung ke beberapa destinasi yang ada, salah satunya ada Pulau Sabang Tende, salah satu spot wisata andalan Tolitoli yang terkenal dengan pantai pasir putih dan formasi batuan granit yang masih asri, serta jembatan penyeberangannya yang ikonik. Dari situ, para peserta pun juga menyempatkan diri untuk foto bersama di Bundaran Tugu Cengkeh. “Touring dari Palu sampai Tolitoli bareng Yamaha GEAR ULTIMA jadi salah satu pengalaman baru yang seru dan berkesan banget buat saya. Jujur bicara jalurnya unik banget, karena sepanjang lebih dari 300 kilometer kita diajak buat susur daerah pesisir yang medan perjalanannya punya banyak hal menarik. Selama perjalanan, banyak sih rintangannya, mulai dari jalur pegunungan sampai jalur off-road. Tapi motor ini rupanya bisa kasih performa yang maksimal dan bikin riding kita jadi semakin pede. Menurut saya, GEAR ULTIMA ini gak hanya layak untuk jadi motor harian saja, tapi juga bisa jadi teman berkendara segala medan yang bisa diandalkan dalam berbagai momen,” ungkap Putut, peserta GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION Etape Palu - Gorontalo.Perjalanan dari Tolitoli menuju Gorontalo dilanjutkan oleh teman-teman komunitas dan YRA lokal Tolitoli. Etape kedua GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION pun resmi berakhir. Perjalanan ini akan terus berlanjut sampai Sulawesi Utara, kota Manado, untuk semakin membuktikan ketangguhan dan kualitas GEAR ULTIMA sebagai skutik multiguna andalan keluarga muda Indonesia.
Yamaha
| Jumat, 19 Juni 2026
Terbaru di Teknologi
Aldi Satya Mahendra Bidik Top 5 di Sirkuit Favorit Autodrom Most World Supersport Ceko
Yamaha
| Jumat, 15 Mei 2026

Genjot Performa di World Sportbike, Arai Agaska Optimis Raih Perubahan Positif
Yamaha
| Jumat, 15 Mei 2026

Masuki Etape Ketiga, MAXI Tour Boemi Nusantara Jelajahi Surga Wisata di Pintu Gerbang Sumatera
Yamaha
| Rabu, 13 Mei 2026

Raih Podium di Buriram, Rider Yamaha Racing Indonesia Makin Kompetitif di Klasemen ARRC
Yamaha
| Selasa, 12 Mei 2026
Yamaha Racing Indonesia Gaspol Fokus Raih Prestasi di ARRC Buriram
Yamaha
| Jumat, 8 Mei 2026
Trending di Teknologi

Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Kini Fokus pada Produk Virtual
Indonesia
| Rabu, 8 Januari 2025

7 Tips Menjaga Laptop Agar Tetap Awet
Indonesia
| Selasa, 20 Juni 2023

Tiktok Rilis Fitur Baru, Pengguna Bisa Dukung Timnas di SEA Games 2022
Dunia
| Sabtu, 14 Mei 2022

Ini Rahasia Orang India Bisa Isi Posisi CEO Berbagai Raksasa Teknologi Mulai Microsoft hingga Adobe
India
| Jumat, 4 Agustus 2023

3 Kebiasaan Buruk yang Bikin Baterai HP Jadi Cepat Rusak
Dunia
| Senin, 20 Februari 2023
Berita Sports
Sports
Inggris dan Norwegia Dihantui Wabah Penyakit Jelang Duel Perempat Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris dan Norwegia sama-sama dibayangi masalah kesehatan jelang bentrok pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain dilaporkan mengalami sakit sehingga memunculkan kekhawatiran akan penyebaran wabah di dalam skuad masing-masing.Di kubu Inggris, gelandang Declan Rice dikabarkan terserang penyakit setelah sebelumnya juga mengalami cedera hamstring dan masalah pada punggung bagian bawah. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) disebut telah mengisolasi pemain Arsenal tersebut selama dua hari sebagai langkah pencegahan agar penyakit tidak menyebar ke anggota tim lainnya.Meski demikian, kondisi Rice dilaporkan mulai membaik dan penyakit yang dialaminya disebut telah dapat dikendalikan.Situasi serupa juga terjadi di kubu Norwegia. Kiper Orjan Nyland mengungkapkan timnya tengah menghadapi masalah kesehatan yang membuat dokter tim bekerja ekstra keras."Saya dapat memastikan bahwa itu benar. Kami sedang mengalami masalah. Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa dan dokter tim sangat sibuk saat ini," kata Nyland.Ia menjelaskan dua pemain sempat absen karena sakit, meski belum mengetahui pasti penyebabnya. Menurut Nyland, tim berharap seluruh pemain sudah pulih sebelum menghadapi Inggris.Sementara itu, pelatih Norwegia Stale Solbakken mengatakan hanya Jorgen Larsen yang mengalami demam. Namun, beberapa anggota tim lainnya mengalami gejala ringan seperti batuk dan suara serak."Hanya Jorgen yang demam. Tapi kemudian ada sedikit batuk dan suara serak yang merata, tersebar," ujar Solbakken.Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris dijadwalkan berlangsung di Stadion Miami, Florida, pada Minggu (12/7) pagi WIB. Kedua tim berharap seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik demi memperebutkan satu tempat di babak semifinal.
Sports
| Jumat, 10 Juli 2026

Terbaru di Sports
Yassine Bono Ukir Rekor Bersejarah usai Gagalkan Penalti Mbappe di Piala Dunia 2026
Sports
| Jumat, 10 Juli 2026

Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia 2026 dengan Rekor Mentereng di Fase Knockout
Sports
| Jumat, 10 Juli 2026

Jadwal Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026, La Furia Roja Bidik Semifinal
Sports
| Jumat, 10 Juli 2026

5 Rekor Fantastis Kylian Mbappe usai Antar Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
Sports
| Jumat, 10 Juli 2026

Prancis Jadi Tim Pertama ke Semifinal Piala Dunia 2026, Mbappe dan Dembele Tumbangkan Maroko
Sports
| Jumat, 10 Juli 2026

Trending di Sports

Top Skor AFF 2022: Egy Maulana Vikri Posisi Kedua
Asia Tenggara
| Rabu, 28 Desember 2022

Simeone Fokus ke Derby, Tak Peduli Drama Wasit yang Dikeluhkan Madrid
Spanyol
| Minggu, 9 Februari 2025

Inter Miami Kembali Terpuruk: Messi Absen, Chicago Fire Menang Telak 4-1
As
| Jumat, 17 Mei 2024

Tekuk Juventus 2-1, AC Milan Melaju ke Final Supercoppa Italiana
Italia
| Sabtu, 4 Januari 2025

Hojlund Jadi Pahlawan, Napoli Tekuk Sporting CP 2-1
Sports
| Kamis, 2 Oktober 2025
Berita Lokal
Lokal
Ustaz Ponpes di Sidoarjo Jadi Tersangka Dugaan Perkosa Santriwati 11 Tahun, Diduga Berulang Kali
Seorang pengurus sekaligus pengajar atau ustaz di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap seorang santriwati berusia 11 tahun. Pelaku berinisial UJF (30), warga Kecamatan Taman, Sidoarjo. Sementara korban merupakan pelajar asal Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Kasatres PPA-PPO Polresta Sidoarjo Kompol Rohmawati Lailah mengatakan, peristiwa bermula saat pelaku memerintahkan korban untuk mengikuti kerja bakti membersihkan gudang di lingkungan pondok pesantren. Saat kegiatan berlangsung, pelaku meminta korban membersihkan gudang di lantai dua seorang diri. "Korban dipanggil oleh pelaku untuk bersih-bersih di gudang lantai 2 pondok. Lalu korban ke lantai 2 dan masuk ke dalam gudang untuk bersih-bersih. Kemudian pelaku datang dan tiba-tiba bilang kepada korban 'kamu mau tambah pinter ta?'," kata Rohmawati, Kamis (9/7/2026). Di ruangan tersebut, pelaku diduga melakukan pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap korban. Polisi menyebut UJF juga mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun. "Pelaku menyuruh korban untuk menuruti permintaannya dengan ancaman 'kamu jangan bilang siapa-siapa kalau tak giniin'," ujarnya. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersebut diduga dilakukan berulang kali, yakni sekitar tujuh kali sepanjang September hingga Desember 2025. Seluruh peristiwa disebut terjadi di ruangan yang sama di lantai dua gudang pondok pesantren. Polisi menduga pelaku memanfaatkan posisinya sebagai ustaz untuk melakukan tindak pidana tersebut. Motif sementara diduga karena pelaku menuruti hawa nafsunya terhadap korban. "Kami juga masih mendalami dugaan adanya intimidasi yang membuat korban takut menolak atau melaporkan perbuatan pelaku," kata Rohmawati. Kasus ini terungkap setelah korban akhirnya menceritakan dugaan kekerasan seksual yang dialaminya kepada keluarga. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sidoarjo pada 25 Maret 2026. Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan, polisi menangkap UJF di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Penyidik juga mengamankan barang bukti berupa satu setel pakaian milik korban. "Setelah menerima laporan dari keluarga korban dan melakukan penyelidikan, pelaku berhasil kami amankan. Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Polresta Sidoarjo untuk proses penyidikan lebih lanjut," tutur Rohmawati. Atas perbuatannya, UJF dijerat Pasal 81 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 473 ayat (4) KUHP serta Pasal 418 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Lokal
| Kamis, 9 Juli 2026

Terbaru di Lokal
Tragis, 3 Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung Saat Hendak Bersihkan Sumur Bor PDAM
Lokal
| Kamis, 9 Juli 2026

Berani Melangkah untuk Pertama Kalinya, Yvanna Zhafira Siap Bersinar di Bujang & Dare Pontianak 2026
Lokal
| Kamis, 9 Juli 2026

Kebakaran Rumah di Surabaya Tewaskan Balita 4 Tahun, Kakak Selamat Lompat dari Jendela
Lokal
| Senin, 22 Juni 2026

Pemuda di Garut Ditangkap Usai Aniaya Ayah Tiri hingga Tewas
Lokal
| Minggu, 21 Juni 2026

Pendaki Alami Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon Dievakuasi Tim SAR
Lokal
| Minggu, 21 Juni 2026

Trending di Lokal

DPRD Dorong Pemeliharaan Infrastruktur Kalbar Efektif dan Efisien
Kalbar
| Rabu, 31 Mei 2023

Hampir Sebagian Wilayah Kalbar PPKM Level 3, Ini Daftarnya
Kalbar
| Selasa, 15 Februari 2022

Aksi Heroik Kapolsek Tayap, Terjang Banjir Demi Kirimkan Sembako Untuk Warga Pelosok Desa
Tim Redaksi
| Kamis, 9 September 2021

HARRIS Hotel akan segera Hadir di Kota Singkawang, Dibangun Tepat Menghadap Gunung Poteng
Singkawang
| Kamis, 22 September 2022
Berita Lifestyle
Lifestyle
5 Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan, dari Animasi hingga Horor
PIFA, Lifestyle - Akhir pekan ini bioskop diramaikan dengan sejumlah film baru dari berbagai genre, mulai dari animasi petualangan, horor, hingga drama romantis yang emosional. Beberapa judul yang menarik perhatian di antaranya Hoppers, Iron Lung, Once We Were Us, Setan Alas, dan The Bride!. Berikut rekomendasi serta sinopsis film yang tayang di bioskop akhir pekan ini. Hoppers Film animasi Hoppers mengisahkan Mabel, seorang mahasiswa pecinta hewan yang mencoba teknologi baru bernama Hopping, alat yang dapat memindahkan kesadaran manusia ke robot berbentuk hewan. Melalui teknologi tersebut, Mabel memindahkan pikirannya ke robot berang-berang sehingga bisa berkomunikasi langsung dengan para satwa. Dalam petualangannya, ia bertemu berbagai hewan dengan karakter unik dan mulai memahami kehidupan mereka yang jauh lebih kompleks. Bersama teman-teman barunya, Mabel memimpin perlawanan untuk menghentikan proyek perusakan habitat yang dilakukan oleh Wali Kota Jerry Generazzo. Film ini tayang dengan klasifikasi rating SU (Semua Umur). Setan Alas Film horor Indonesia Setan Alas menceritakan sekelompok mahasiswa yang menghabiskan liburan akhir pekan di sebuah vila terpencil. Awalnya perjalanan mereka berlangsung menyenangkan, tetapi keanehan mulai muncul di sekitar tempat tersebut. Teror kekuatan tak kasatmata perlahan menghantui para mahasiswa. Saat mencoba melarikan diri dari hutan untuk mencari pertolongan, mereka menyadari bahwa jalan keluar telah tertutup secara supernatural. Film ini tayang dengan klasifikasi D17+ (Dewasa). Iron Lung Film sci-fi horor Iron Lung berlatar masa depan pasca-apokaliptik setelah peristiwa misterius bernama The Quiet Rapture menghilangkan bintang dan planet layak huni di alam semesta. Sisa umat manusia bertahan hidup di stasiun dan pesawat luar angkasa yang mengorbit sebuah bulan terpencil. Di tengah kondisi tersebut, sebuah kapal selam kecil bernama Iron Lung dikirim untuk menjelajahi lautan darah misterius. Misi berbahaya itu dijalankan oleh seorang narapidana bernama Simon yang diperankan Mark Fischbach. Ia dikurung di dalam kapal selam dan harus menjalankan misi sendirian dengan pandangan yang sangat terbatas. Film ini memiliki klasifikasi R13+ (Remaja). Once We Were Us Drama romantis Once We Were Us mengisahkan pertemuan pertama Lee Eun-ho yang diperankan Koo Kyo-hwan dengan Han Jeong-won yang dimainkan Moon Ga-young. Eun-ho terpikat pada Jeong-won saat melihatnya di terminal bus dan mengabadikan sosoknya dalam sebuah lukisan. Ketika perjalanan mereka tertunda akibat tanah longsor, waktu yang mereka habiskan bersama menumbuhkan perasaan cinta. Hubungan itu sempat membawa mereka hidup bersama, namun tekanan hidup dan perbedaan pandangan membuat keduanya berpisah. Sepuluh tahun kemudian, mereka kembali dipertemukan secara tak terduga dalam penerbangan yang tertunda, memunculkan kenangan dan perasaan lama yang belum selesai. Film ini memiliki klasifikasi D17+. The Bride! Film The Bride! menghadirkan kisah romansa gotik yang terinspirasi dari legenda Frankenstein. Cerita berlatar Chicago pada 1930-an ketika monster Frankenstein merasa kesepian setelah dihidupkan kembali. Ia kemudian meminta seorang ilmuwan untuk menciptakan pendamping baginya. Seorang perempuan yang telah dibunuh dihidupkan kembali dan dikenal sebagai The Bride. Namun kehadiran sosok tersebut justru memicu berbagai kekacauan dan konflik yang tak terduga. Film ini tayang di bioskop dengan klasifikasi D17+ (Dewasa).
Lifestyle
| Jumat, 13 Maret 2026

Terbaru di Lifestyle
Sinopsis Spectre, Film James Bond di Blockbuster Sahur Movies Trans TV
Lifestyle
| Sabtu, 7 Maret 2026

Psikolog: Anak yang Dibedakan Orang Tua Perlu Bangun Kesadaran Diri Saat Dewasa
Jakarta
| Kamis, 12 Februari 2026

Psikolog Tekankan Pendidikan Seks Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak
Lifestyle
| Selasa, 3 Februari 2026

Ahli Gizi Sarankan Mi Instan Dikonsumsi Sebulan Sekali sebagai Makanan Rekreasi
Lifestyle
| Senin, 2 Februari 2026

Pakar Kesehatan Dorong Indonesia Contoh Negara Tetangga Cegah Penularan Virus Nipah
Lifestyle
| Kamis, 29 Januari 2026

Trending di Lifestyle

Artis Kareninan Anderson Ditangkap Polisi terkait Narkoba
Indonesia
| Rabu, 2 Agustus 2023

Mengenal “Water Birth” Metode Melahirkan yang Digunakan Nikita Willy, dan Berapa Biayanya?
Jakarta
| Kamis, 19 Desember 2024
Berita Pifabiz
Pifabiz
Konser 25 Tahun Westlife di GBK Resmi Sold Out
Konser perayaan 25 tahun Westlife di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada 23 Januari 2027 resmi habis terjual atau sold out. Kabar tersebut diumumkan promotor Sound Rhythm pada Sabtu (23/5) pukul 21.15 WIB, sekitar 11 jam setelah penjualan umum atau general on sale dibuka pukul 10.00 WIB. Kesuksesan penjualan tiket ini melanjutkan antusiasme tinggi penggemar setelah sesi presale pada 21 Mei 2026 sebelumnya juga ludes terjual. “Indonesia, your love amazes us! With that, Westlife 25 - The Anniversary World Tour, Live in Jakarta has officially SOLD OUT! Thank you for your amazing support,” tulis pihak promotor. Konser ini menjadi salah satu momen spesial bagi Westlife karena akan menjadi satu-satunya konser stadium show dalam rangkaian tur ulang tahun ke-25 mereka. Perwakilan Sound Rhythm, Wisnu, mengungkapkan ide konser di SUGBK sebenarnya sudah muncul sejak Westlife menggelar konser di Stadion Madya GBK pada Februari 2023. Saat itu, para personel Westlife disebut melihat langsung bangunan Stadion Utama GBK ketika melakukan soundcheck dan tertarik untuk tampil di sana. “‘Itu stadion apa?’ Itu Gelora Bung Karno, kita bilang gitu. ‘Oh mau dong main di sana,’” ujar Wisnu menirukan percakapan personel Westlife. Menurut Wisnu, grup asal Irlandia tersebut juga memahami besarnya basis penggemar mereka di Indonesia sehingga memilih Jakarta sebagai lokasi konser stadion mereka. Konser Januari 2027 nanti sekaligus menjadi penampilan pertama Westlife di Stadion Utama GBK dengan kapasitas yang jauh lebih besar dibanding konser-konser mereka sebelumnya di Indonesia. Sejak pertama kali tampil di Indonesia pada 2000 di Istora Senayan, Westlife memang rutin memasukkan Indonesia dalam rangkaian tur mereka. Selain Jakarta, mereka juga pernah konser di Surabaya, Palembang, Yogyakarta, hingga kawasan wisata seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Kelenteng Sam Poo Kong Semarang. Tiket konser anniversary tersebut dijual dalam tujuh kategori dengan harga mulai Rp850 ribu hingga Rp2,75 juta sebelum pajak dan biaya tambahan. Seluruh tiket menggunakan sistem numbered seating atau kursi bernomor. Selain itu, setiap penonton nantinya akan mendapatkan gelang LED eksklusif yang akan menyala mengikuti irama lagu selama konser berlangsung.
Pifabiz
| Minggu, 24 Mei 2026

Terbaru di Pifabiz
Erin Bantah Aniaya Eks ART, Serahkan Rekaman CCTV ke Polisi
Pifabiz
| Minggu, 24 Mei 2026

Sutradara Miracle in Cell No. 7 Garap Film Baru Berlatar Indonesia
Pifabiz
| Sabtu, 23 Mei 2026

Review Film Gohan: Hangat, Menguras Air Mata, dan Penuh Makna Kehidupan
Pifabiz
| Jumat, 22 Mei 2026

5 Rekomendasi Film Baru Akhir Pekan, dari Hokum hingga The Mandalorian and Grogu
Pifabiz
| Jumat, 22 Mei 2026

Vino G. Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival di "Ayah, Aku Mau Cerita..."
Pifabiz
| Jumat, 22 Mei 2026

Trending di Pifabiz

Momen Chris Martin Buat Penonton Tertawa dengan Pantun 'Pinjam Seratus'
Jakarta
| Kamis, 16 November 2023

Sheila On 7 Sukses Gemparkan We The Fest 2023
Jakarta
| Senin, 24 Juli 2023

Tak Bisa Makan Produk Susu, Jake Johnson Justru Dapat Hadiah Natal Unik dari Tom Cruise
Pifabiz
| Selasa, 23 Desember 2025

Ahmad Dhani Tawarkan Vokalis Sukatani Jadi Staf di DPR Usai Dipecat sebagai Guru
Indonesia
| Kamis, 27 Februari 2025

Selebgram Ajudan Pribadi Akui Gelapkan Rp1,3 Miliar Untuk Kebutuhan Hidup
Jakarta
| Kamis, 16 Maret 2023
Berita Politik
Politik
Empat Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Sebulan, Ini Daftar Kasusnya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali gencar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, sedikitnya empat kepala daerah terjerat kasus dugaan korupsi dengan modus yang berbeda-beda, mulai dari suap proyek hingga dugaan pemerasan. Rangkaian OTT tersebut dimulai dari penangkapan Bupati Muara Enim pada awal Juni, disusul Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Bupati Langkat, hingga terbaru Bupati Sukoharjo. 1. Bupati Muara Enim H. Edison KPK menangkap Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, H. Edison pada 8 Juni 2026 terkait dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Sehari kemudian, Edison ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, yakni Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Abi Nurwardani, pihak swasta sekaligus keponakan bupati Adi Triadi, serta Cory Erin Hardi dari PT Millenium Solusi Abadi. Dalam pengembangan perkara, KPK juga menangkap lima pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Total terdapat 11 orang yang diamankan dalam rangkaian kasus tersebut. 2. Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby Pada 30 Juni 2026, KPK menggelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Awalnya, penyidik mengamankan 10 orang, namun Bupati Suhardiman Amby belum termasuk di antaranya. Tak lama berselang, Suhardiman bersama Sekretaris Daerah Zulkarnaen menyerahkan diri ke KPK. Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka bersama Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles, dalam perkara dugaan suap jabatan dan gratifikasi terkait pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Kasus ini juga berkembang setelah KPK mendalami temuan amplop yang sempat diberikan Suhardiman kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai pertemuan di Kementerian Kehutanan. Raja Juli mengaku amplop tersebut langsung dikembalikan tanpa mengetahui isinya. 3. Bupati Langkat Syah Afandin Pada 3 Juli 2026, KPK kembali menggelar OTT terhadap Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin alias Ondim. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Yaqub Abdhal Al Mu'arif, pihak swasta yang juga merupakan tim suksesnya pada Pilkada 2024. KPK menduga Afandin meminta fee proyek sebesar 10 hingga 17 persen kepada para rekanan yang mengerjakan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, khususnya di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). 4. Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kasus terbaru menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang ditangkap KPK dalam OTT di wilayah Soloraya, Jawa Tengah, pada Kamis (9/7/2026). KPK menyebut perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan sebanyak lima orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk Etik Suryani. "Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi Prasetyo. Dalam OTT itu, KPK juga menyita barang bukti berupa logam mulia serta uang tunai dalam mata uang rupiah, dolar Australia, dan dolar Singapura dengan nilai mencapai miliaran rupiah. Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum seluruh pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Politik
| Jumat, 10 Juli 2026

Terbaru di Politik
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah
Politik
| Jumat, 10 Juli 2026

Istana Buka Suara soal Penyidikan Kasus Korupsi, Prabowo Minta Hormati Proses Hukum
Politik
| Jumat, 10 Juli 2026

Prabowo: Pemimpin yang Berbohong kepada Rakyat Berdosa dan Mengkhianati Negara
Politik
| Kamis, 9 Juli 2026

Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya Usai Dirawat di RS Polri
Politik
| Minggu, 21 Juni 2026

DPR Siap Terima Massa Mahasiswa, Dasco Pastikan Ada Dialog di Gedung Parlemen
Politik
| Kamis, 18 Juni 2026

Trending di Politik

Megawati Soroti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disidang di Pengadilan Militer
Politik
| Sabtu, 2 Mei 2026

Prabowo Beri Taklimat ke 1.500 Komandan Satuan TNI di Universitas Pertahanan
Jakarta
| Jumat, 1 Mei 2026

Momen Gibran Tinjau Korban Banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi
Bekasi
| Rabu, 5 Maret 2025

Mahfud MD Ingatkan Penanganan Kasus Menkominfo Hati-hati dari Unsur Politik, Pengamat: Masih Murni!
Indonesia
| Kamis, 18 Mei 2023










