Lokal
Modus Ingin Berdonasi, Pelaku Hipnotis yang Rampas Uang Korban Rp 55 Juta di Ketapang Ditangkap
PIFA.CO.ID, LOKAL - Dua tersangka berinisial AB (57) dan SAR (56) akhirnya berhasil ditangkap polisi setelah melakukan aksi kejahatan hipnotis atau ge
Ketapang
| Rabu, 26 Februari 2025

Trending
Robot Penyadap Karet China Mulai Masuk Pasar Indonesia
Indonesia
| Rabu, 5 Maret 2025

Kejati Kalbar Sita Empat Aset Terpidana Korupsi Wendy untuk Penuhi Uang Pengganti Rp14,1 M
Pontianak
| Selasa, 2 Desember 2025

Ini Jadwal Libur Sekolah dan Jam Belajar Siswa Selama Bulan Ramadhan 2025 di Kalbar
Kalbar
| Rabu, 26 Februari 2025

Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan
Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025

Feast Dukung Sukatani: Kami Kecam Pembungkaman Ekspresi Kesenian
Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025

Juventus dan Manchester United Siap Bahas Transfer Jadon Sancho
Sports
| Rabu, 25 Juni 2025

Prabowo Tegaskan Tak Dikendalikan Jokowi: “Aku Hopeng Sama Beliau, Kok Takut”
Politik
| Kamis, 6 November 2025

KPK Periksa Politikus Senior PPP Djan Faridz dalam Kasus Suap Harun Masiku
Indonesia
| Rabu, 26 Maret 2025

KPK Tetapkan Sekjen DPR RI Indra Iskandar sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Sarana Rumah Jabatan
Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Sasar 3 Juta Penerima
Indonesia
| Senin, 6 Januari 2025

Berita Terbaru
Internasional

Trump Tegaskan Tolak Aneksasi Tepi Barat, Sebut AS Tak Perlu Tambah Masalah Baru
PIFA, Internasional – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan menentang langkah Israel untuk mencaplok wilayah pendudukan Tepi Barat. Pernyataan itu disampaikan Trump pada Selasa (10/2) saat diwawancarai media berbasis di AS, Axios. Dalam wawancara tersebut, Trump dimintai tanggapan mengenai kebijakan terbaru yang disetujui kabinet keamanan Israel terkait wilayah Tepi Barat. Meski tidak merinci kebijakan yang dimaksud, Trump menegaskan sikapnya secara jelas. “Saya menentang pencaplokan,” ujar Trump. Ia juga menambahkan bahwa AS saat ini sudah memiliki banyak persoalan untuk dipikirkan. “Kita sudah memiliki cukup banyak hal untuk dipikirkan saat ini. Kita tidak perlu berurusan dengan Tepi Barat,” lanjutnya. Pernyataan itu muncul setelah pada Minggu (8/2), kabinet keamanan Israel memutuskan mencabut undang-undang yang melarang penjualan tanah Palestina kepada warga Yahudi di Tepi Barat. Selain itu, Israel juga membuka segel catatan kepemilikan tanah serta mengalihkan kewenangan penerbitan izin bangunan di blok permukiman Hebron dari otoritas kota Palestina kepada administrasi sipil Israel. Langkah tersebut turut memperluas pengawasan serta penegakan hukum Israel ke wilayah yang diklasifikasikan sebagai Area A dan Area B, dengan alasan dugaan pelanggaran pembangunan tanpa izin, persoalan air, serta kerusakan situs arkeologi dan lingkungan. Dalam tiga tahun terakhir, pemerintah Israel juga telah meninjau rencana pembangunan sekitar 50.000 unit permukiman di Tepi Barat. Bahkan, sekitar 60.000 dunam lahan atau setara 14.826 acre dilaporkan telah disita Israel sejak dimulainya perang dengan Hamas pada Oktober 2023. Sementara itu, Mahkamah Internasional (ICJ) dalam opini penting pada Juli 2024 menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menyerukan pengosongan seluruh permukiman di Tepi Barat serta Yerusalem Timur. Wilayah Tepi Barat sendiri berdasarkan Perjanjian Oslo II tahun 1993 dibagi menjadi tiga area administratif, yakni Area A, B, dan C. Pembagian tersebut awalnya dimaksudkan sebagai transisi sementara untuk peralihan kendali kepada Otoritas Palestina, namun hingga kini masih berlaku secara permanen. Area A mencakup sekitar 18 persen wilayah Tepi Barat, termasuk kota-kota besar Palestina, di mana Otoritas Palestina memiliki kendali penuh atas urusan sipil dan keamanan. Sementara Area B mencakup sekitar 22 persen wilayah, di mana Otoritas Palestina mengendalikan urusan sipil, namun keamanan dikelola secara bersama dengan Israel. Adapun Area C mencakup sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat yang berada di bawah kendali penuh Israel, baik dalam urusan sipil maupun keamanan, termasuk pemukiman dan infrastruktur. Di sisi lain, Israel terus melakukan pembongkaran rumah dan bangunan milik warga Palestina di seluruh Tepi Barat dengan alasan tidak memiliki izin pembangunan. Kebijakan tersebut dinilai warga Palestina sangat membatasi dan menyulitkan proses perolehan izin. Menurut data Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok, lembaga pemerintah Palestina, Israel melakukan 538 pembongkaran sepanjang 2025 yang berdampak pada sekitar 1.400 rumah dan bangunan, angka yang disebut meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Internasionald
| Rabu, 11 Februari 2026
Lokal

Bupati Kotim Instruksikan Disdik Telusuri Isu Pungli Berkedok Iuran Komite Sekolah
PIFA, Kotim – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk menelusuri kembali isu pungutan liar (pungli) yang diduga berkedok sumbangan atau iuran komite sekolah. Instruksi tersebut disampaikan menyusul kembali mencuatnya isu iuran komite sekolah di wilayah Kotim, khususnya di Kota Sampit. “Sebelum-sebelumnya kan sudah sering disampaikan terkait komite sekolah, karena sekolah itu sudah ditanggung lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), baik itu yang dari pusat maupun daerah. Ini malah ada lagi isu terkait iuran komite, jadi saya minta Disdik monitor dan selesaikan itu,” kata Halikinnor di Sampit, Rabu. Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan agar program pendidikan di Kotim tetap berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku, serta memastikan tidak ada praktik pungutan yang memberatkan peserta didik maupun wali murid. Halikinnor menjelaskan, aturan mengenai komite sekolah telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016. Dalam regulasi tersebut, komite sekolah memiliki tugas sebagai jembatan komunikasi antara orang tua murid, sekolah, serta masyarakat. Selain itu, komite sekolah juga berperan mendukung dan mengawasi program sekolah, memberikan masukan terkait kebijakan pendidikan, hingga menindaklanjuti aspirasi peserta didik dan orang tua. Namun, dalam hal penggalangan dana, Halikinnor mengingatkan ada ketentuan yang harus dipatuhi. Penggalangan dana harus bersifat sukarela, tanpa menentukan nominal maupun waktu pembayaran. Menurutnya, iuran rutin yang bersifat wajib otomatis tidak termasuk dalam konsep sumbangan sukarela. “Jadi jangan ada komite yang dengan alasan membangun, lalu memungut kepada peserta didik kita. Apalagi kita sekarang mengusahakan agar pendidikan itu gratis. Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak bersekolah,” tegasnya. Ia mengakui, terdapat kondisi tertentu yang mendorong komite sekolah melakukan penggalangan dana. Namun hal itu tetap harus mengacu pada aturan, yakni bersifat sukarela dan tidak menetapkan nominal tertentu agar tidak membebani wali murid. Sementara itu, Halikinnor juga mengingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan dengan alasan apapun, mengingat operasional sekolah sudah ditanggung pemerintah melalui dana BOS. Bupati Kotim menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kotim menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama. Terlebih dengan adanya program wajib belajar 13 tahun, segala bentuk pungutan tambahan yang memberatkan wali murid dinilai dapat mencederai semangat pemerataan akses pendidikan di daerah tersebut.
Kotim
| Rabu, 11 Februari 2026
Politik

NasDem, PKS, dan Demokrat Belum Ambil Sikap soal Wacana Prabowo Maju Pilpres 2029
PIFA, Politik – Tiga partai pendukung pemerintah, yakni Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat, belum mengambil sikap terkait wacana mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk maju kembali pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Ketiga partai tersebut kompak menyatakan masih fokus mengawal jalannya pemerintahan hingga akhir masa jabatan. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, menegaskan bahwa hingga kini belum ada pembahasan internal terkait Pilpres 2029. Namun, Demokrat memastikan tetap mendukung penuh pemerintahan Prabowo sampai periode berakhir. “Saya belum belum ada pembahasan soal itu, tetapi mandat Partai Demokrat adalah mendukung penuh kebijakan Pak Prabowo ya sampai 2029 itu selesai masa bakti,” ujar Dede Yusuf di kompleks parlemen, Selasa (10/2). Saat ditanya peluang Demokrat mengusung Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk berpasangan dengan Prabowo, Dede menegaskan partainya belum menentukan sikap. Ia menambahkan, AHY telah menginstruksikan seluruh kader untuk fokus mengawal pemerintahan hingga masa jabatan selesai. Meski demikian, Demokrat menghargai partai lain yang telah lebih dulu menyatakan dukungan untuk Prabowo dua periode. “Mandat dari Ketua Umum adalah kita dukung pemerintahan Pak Prabowo ya sampai selesai masa bakti. Jadi kita belum ada pembicaraan soal 2029 gitu. Kalau yang lain sih silahkan aja, itu kan hak ya,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menilai wacana dukungan sejumlah partai terhadap Prabowo untuk kembali maju sebagai presiden merupakan hal yang wajar. Ia menyinggung hasil survei terbaru Indikator Politik yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo hampir menyentuh 80 persen. Meski demikian, Saan menegaskan NasDem belum membahas soal pencalonan presiden dan masih berfokus mendukung pemerintahan hingga akhir periode. “Dan NasDem ada dalam posisi mendukung sepenuhnya pemerintahan Pak Prabowo sampai nanti di akhir masa periodenya,” ujar Saan. Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid. Ia memastikan PKS mendukung pemerintahan Prabowo, namun menegaskan keputusan terkait Pilpres sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Syuro. Menurutnya, hingga saat ini Majelis Syuro PKS belum membahas maupun memberikan mandat terkait dukungan pencalonan presiden untuk Pilpres 2029. “Kami akan mengikuti terkait pilpres, hingga detik ini kami belum ada pembahasan,” ujar Kholid.
Politik
| Rabu, 11 Februari 2026
Berita Kabar Daerah
Berita Populer
Lifestyle

7 Tips Agar Jadi Orang yang Konsisten!
Pifa, Lifestyle - Konsisten adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu secara teratur, tetap pada jadwal, dan mempertahankan tingkat kualitas atau prestasi yang sama dari waktu ke waktu. Dalam konteks ini, konsistensi juga mengacu pada kemampuan untuk mempertahankan sikap, keyakinan, atau tindakan yang konsisten terhadap nilai-nilai atau prinsip-prinsip tertentu. Konsistensi nilai kualitas yang sangat penting dalam mencapai tujuan, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan keberhasilan jangka panjang dalam hidup kita. Ketika seseorang konsisten dalam tindakannya, ia mampu menunjukkan kemampuan untuk bertanggung jawab, terorganisir, dan dapat diandalkan, yang semuanya merupakan karakteristik penting dalam mencapai keberhasilan pribadi dan profesional. Baca artikel lainnya: 21 Aplikasi Android Penghasil Uang yang Mudah dan Cepat! Berikut adalah 7 tips yang dapat membantu Anda menjadi orang yang lebih konsisten: 1. Tentukan tujuan yang jelas dan spesifik Menentukan tujuan yang jelas dan spesifik merupakan langkah penting untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai hal, mulai dari karir, keuangan, hingga kehidupan pribadi. Penting untuk menentukan tujuan yang jelas dan spesifik agar Anda tahu apa yang ingin Anda capai. 2. Buat jadwal yang teratur Buat jadwal yang teratur untuk kegiatan Anda, seperti olahraga, membaca, atau bekerja. Jadwal yang teratur dapat membantu Anda tetap fokus dan konsisten. 3. Lakukan satu hal pada satu waktu Cobalah untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu, daripada mencoba melakukan beberapa tugas sekaligus. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan menghindari kelelahan. 4. Tetapkan batas waktu Tentukan batas waktu untuk setiap tugas yang Anda lakukan. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan menghindari menunda-nunda pekerjaan. 5. Buat catatan atau jurnal Buat catatan tentang kemajuan yang telah Anda buat dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki. Ini akan membantu Anda melihat seberapa konsisten Anda telah menjadi. 6. Temukan motivasi yang tepat Temukan alasan yang kuat untuk melakukan tugas atau mencapai tujuan Anda. Motivasi yang tepat dapat membantu Anda tetap termotivasi dan konsisten. 7. Bersikap disiplin Ingatlah bahwa konsistensi memerlukan disiplin. Cobalah untuk melatih diri Anda untuk tetap melakukan tugas pada waktunya, meskipun Anda tidak merasa termotivasi atau terdorong. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menjadi orang yang lebih konsisten dalam hidup Anda. Namun, perlu diingat bahwa konsistensi memerlukan waktu dan kesabaran. Jadi, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika Anda mengalami kesulitan di awal. Teruslah berlatih dan bertahanlah, dan hasilnya akan sepadan dengan usaha Anda.
Indonesia
| Senin, 30 Oktober 2023
Lokal

Bandar Narkoba Melawi Dibekuk di Pontianak, Polisi Temukan Senjata Api Bomen
PIFA, Lokal - Bandar narkoba Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat berinisial DIN dibekuk di Kota Pontianak, Jumat (10/2/2023) sore. Penangkapan bandar yang terkenal cukup "licin" tersebut, dilakukan oleh jajaran Satnarkoba Polres Pontianak Kota, di bilangan Jalan M Sohor. Kasat Narkoba Polresta Pontianak Kota, Kompol Joko Sutriyatno menerangkan, saat digerebek dan digeledah, polisi menemukan barang bukti 5 bungkus plastik kemasan yang diduga sabu-sabu. Tak hanya barang haram narkoba, aparat juga menemukan senjata api jenis bomen di dalam mobil yang digunakan oleh tersangka tersebut. "Mendapat informasi dari masyarakat bahwa seorang laki-laki yang sedang menggunakan mobil minibus sedang membawa sabu dan ekstasi," katanya, Sabtu (11/2/2023). Setelah terlihat melintas di Jalan M Sohor, Kelurahan Akcaya, Pontianak Selatan, anggota langsung menyergap lalu menggeledah mobil tersangka. Aksi penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan tak jauh dari kantor ekspedisi tersebut, kemudian menyita perhatian warga sekitar. Mereka berkerumun menyaksikan proses penangkapan serta interogasi yang dilakukan oleh aparat Satresnarkoba Polresta Pontianak Kota itu. "Ditemukan lima bungkus plastik besar transparan yang berisikan diduga narkotika jenis sabu berat bruto 46,54 gram dan sepuluh butir ekstasi di dalam tas," kata Joko. Selanjutnya, kata Joko, polisi langsung menggiring tersangka beserta barang bukti ke Mapolresta Pontianak kota untuk diperiksa lebih intensif. "Pada saat ditanyakan tentang kepemilikan barang bukti tersebut, terlapor mengakui miliknya untuk dijual ke Melawi," ujarnya. Sementara itu, Joko menambahkan pelaku disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (ap)
Melawi
| Sabtu, 11 Februari 2023
Lokal

Kecelakaan Beruntun di Jongkat, Tujuh Orang Luka-luka
PIFA, Lokal - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Jongkat KM 20, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Jumat (10/2/2023) pagi. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jungkat, Ipda Fadhila Nugra Sakti menerangkan, kecelakaan tersebut melibatkan dua minibus, satu truk dan tiga sepeda motor. Fadhil merunut kronologis kejadian, bermula saat truk dari arah Mempawah, menuju Pontianak berada di lajur kiri yang tiba-tiba beralih ke lajur kanan. "Berbelok ke kanan jalan, kemudian ada mobil Innova kemudian tiga motor itu. Maka timbullah kecelakaan akibat truk yang berbelok masuk ke kanan jalan," katanya. Dia menerangkan, tak ada korban jiwa dalam musibah nahas itu. Korban hanya luka-luka ringan dan berat berjumlah tujuh orang. Saat ini korban telah menjalani perawatan intensif. Sementara itu, dari video amatir yang beredar, warga berupaya mengevakuasi salah seorang pengendara motor yang nyungsep ke dalam lumpur. Pengendara berlumur lumpur tersebut, diangkat beramai-ramai untuk diberikan pertolongan pertama. Terlihat pengendara itu sempat terpendam di dalam tanah di bawah bagian depan truk. Di sisi lain Fadhila menambahkan, tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Jungkat cukup tinggi. "Titiknya di Wajok itu cukup tinggi, juga di Air Hitam tingkat kecelakaan tinggi," ujarnya. Dia pun mengimbau warga untuk waspada saat berkendara. Menaati aturan berlalu lintas, baik roda dua maupun empat, agar bisa selamat di perjalanan. (ap)
Mempawah
| Jumat, 10 Februari 2023
Berita
Terbaru di
Trending di
Berita Internasional
Internasional
Trump Tegaskan Tolak Aneksasi Tepi Barat, Sebut AS Tak Perlu Tambah Masalah Baru
PIFA, Internasional – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan menentang langkah Israel untuk mencaplok wilayah pendudukan Tepi Barat. Pernyataan itu disampaikan Trump pada Selasa (10/2) saat diwawancarai media berbasis di AS, Axios. Dalam wawancara tersebut, Trump dimintai tanggapan mengenai kebijakan terbaru yang disetujui kabinet keamanan Israel terkait wilayah Tepi Barat. Meski tidak merinci kebijakan yang dimaksud, Trump menegaskan sikapnya secara jelas. “Saya menentang pencaplokan,” ujar Trump. Ia juga menambahkan bahwa AS saat ini sudah memiliki banyak persoalan untuk dipikirkan. “Kita sudah memiliki cukup banyak hal untuk dipikirkan saat ini. Kita tidak perlu berurusan dengan Tepi Barat,” lanjutnya. Pernyataan itu muncul setelah pada Minggu (8/2), kabinet keamanan Israel memutuskan mencabut undang-undang yang melarang penjualan tanah Palestina kepada warga Yahudi di Tepi Barat. Selain itu, Israel juga membuka segel catatan kepemilikan tanah serta mengalihkan kewenangan penerbitan izin bangunan di blok permukiman Hebron dari otoritas kota Palestina kepada administrasi sipil Israel. Langkah tersebut turut memperluas pengawasan serta penegakan hukum Israel ke wilayah yang diklasifikasikan sebagai Area A dan Area B, dengan alasan dugaan pelanggaran pembangunan tanpa izin, persoalan air, serta kerusakan situs arkeologi dan lingkungan. Dalam tiga tahun terakhir, pemerintah Israel juga telah meninjau rencana pembangunan sekitar 50.000 unit permukiman di Tepi Barat. Bahkan, sekitar 60.000 dunam lahan atau setara 14.826 acre dilaporkan telah disita Israel sejak dimulainya perang dengan Hamas pada Oktober 2023. Sementara itu, Mahkamah Internasional (ICJ) dalam opini penting pada Juli 2024 menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menyerukan pengosongan seluruh permukiman di Tepi Barat serta Yerusalem Timur. Wilayah Tepi Barat sendiri berdasarkan Perjanjian Oslo II tahun 1993 dibagi menjadi tiga area administratif, yakni Area A, B, dan C. Pembagian tersebut awalnya dimaksudkan sebagai transisi sementara untuk peralihan kendali kepada Otoritas Palestina, namun hingga kini masih berlaku secara permanen. Area A mencakup sekitar 18 persen wilayah Tepi Barat, termasuk kota-kota besar Palestina, di mana Otoritas Palestina memiliki kendali penuh atas urusan sipil dan keamanan. Sementara Area B mencakup sekitar 22 persen wilayah, di mana Otoritas Palestina mengendalikan urusan sipil, namun keamanan dikelola secara bersama dengan Israel. Adapun Area C mencakup sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat yang berada di bawah kendali penuh Israel, baik dalam urusan sipil maupun keamanan, termasuk pemukiman dan infrastruktur. Di sisi lain, Israel terus melakukan pembongkaran rumah dan bangunan milik warga Palestina di seluruh Tepi Barat dengan alasan tidak memiliki izin pembangunan. Kebijakan tersebut dinilai warga Palestina sangat membatasi dan menyulitkan proses perolehan izin. Menurut data Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok, lembaga pemerintah Palestina, Israel melakukan 538 pembongkaran sepanjang 2025 yang berdampak pada sekitar 1.400 rumah dan bangunan, angka yang disebut meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Internasionald
| Rabu, 11 Februari 2026

Terbaru di Internasional
Bad Bunny Guncang Super Bowl dengan Pertunjukan Bersejarah Penuh Identitas Puerto Riko
Internasional
| Selasa, 10 Februari 2026

Israel Sebut Bisa Menyerang Iran Secara Mandiri Tanpa Persetujuan AS Terkait Ancaman Rudal Balistik
Internasional
| Senin, 9 Februari 2026

Sumber Iran: Hasil Perundingan Nuklir dengan AS Sulit Diprediksi
Internasional
| Jumat, 6 Februari 2026

PBB: Saat Ini Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Berada di Level Tertinggi dalam Beberapa Dekade Terakhir
Internasional
| Kamis, 5 Februari 2026

China–Rusia Pererat Hubungan Strategis untuk Hadapi Tantangan Keamanan Global
Internasional
| Selasa, 3 Februari 2026

Trending di Internasional

PBB Hadapi Krisis Likuiditas, Guterres Peringatkan Ancaman Keruntuhan Keuangan
Internasional
| Sabtu, 31 Januari 2026

Iran Klaim Lebih Siap Hadapi Serangan, Ketegangan dengan AS Kian Memuncak
Internasional
| Selasa, 27 Januari 2026

PBB: Saat Ini Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Berada di Level Tertinggi dalam Beberapa Dekade Terakhir
Internasional
| Kamis, 5 Februari 2026

83 Orang Tewas dan 112 Terluka dalam Operasi Militer AS
Internasional
| Sabtu, 17 Januari 2026

Israel Sebut Bisa Menyerang Iran Secara Mandiri Tanpa Persetujuan AS Terkait Ancaman Rudal Balistik
Internasional
| Senin, 9 Februari 2026
Berita Nasional
Nasional
Pemerintah Tetapkan WFA Saat Lebaran 2026, Perusahaan Diminta Tak Potong Cuti Pegawai
PIFA, Nasional – Pemerintah resmi menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau kerja dari mana saja pada periode libur Lebaran 2026. Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja swasta, sebagai upaya mengoptimalkan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, skema WFA diberlakukan pada 16 dan 17 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik. Sementara pada arus balik, WFA diterapkan pada 25, 26, dan 27 Maret 2026. “Untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat dan memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan selama libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, diberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Airlangga menegaskan, kebijakan WFA merupakan bagian dari pengaturan kerja fleksibel (flexible working arrangement), bukan penambahan hari libur bagi pekerja. Sejalan dengan itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta perusahaan agar tidak menghitung pelaksanaan WFA sebagai cuti tahunan pegawai. “Pekerja atau buruh yang melaksanakan WFA tetap menjalankan pekerjaan sesuai dengan tugas dan kewajibannya. Oleh karena itu, pelaksanaan WFA tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan,” ujar Yassierli. Selain itu, Menaker juga menegaskan perusahaan tetap wajib membayarkan upah pekerja selama WFA sesuai dengan upah yang biasa diterima ketika bekerja di kantor atau sesuai kesepakatan kerja. Pengaturan jam kerja serta mekanisme pengawasan pelaksanaan pekerjaan juga diminta untuk disusun sedemikian rupa agar produktivitas tetap terjaga meskipun pekerja tidak berada di kantor. Namun demikian, Menaker menyebut terdapat sejumlah sektor yang dikecualikan dari kebijakan WFA. Di antaranya sektor kesehatan, perhotelan, pusat perbelanjaan, manufaktur, industri makanan dan minuman, serta sektor esensial lainnya yang berkaitan dengan kelangsungan produksi atau operasional pabrik. Yassierli turut meminta pemerintah daerah dan perusahaan mendukung penerapan WFA demi menjaga produktivitas dan mendorong target pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2026. “Hal-hal tersebut selanjutnya akan kami sampaikan melalui surat edaran kepada gubernur, bupati, dan wali kota,” tutur Menaker.
Nasional
| Rabu, 11 Februari 2026

Terbaru di Nasional
Sengketa Lahan SMAN 13 Bandung Memanas, Aktivitas Belajar Sempat Terancam
Jawa Barat
| Rabu, 11 Februari 2026

Api Abadi Mrapen Grobogan Kembali Menyala Setelah Padam Sebulan Lebih
Jawa Tengah
| Rabu, 11 Februari 2026

Eks Teknisi Bobol Kabel Grounding 46 SPBU Jakarta–Bogor, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Nasional
| Rabu, 11 Februari 2026

Pandji Pragiwaksono Jalani Sanksi Adat Toraja, Dihukum 1 Babi dan 5 Ayam
Nasional
| Rabu, 11 Februari 2026

Pandawara Kecewa Sungai yang Dibersihkan Rp100 Juta Kembali Dipenuhi Sampah
Nasional
| Rabu, 11 Februari 2026

Trending di Nasional

Jaga Devisa, Presiden Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Wisata di Dalam Negeri
Jakarta
| Jumat, 30 September 2022

Menko PMK Pastikan Jumat 2 Juni 2023 Cuti Bersama Hari Raya Waisak
Indonesia
| Selasa, 23 Mei 2023

Api Abadi Mrapen Padam Lagi, Pengelola: Gas Tersumbat Lumpur
Jawa Tengah
| Senin, 2 Februari 2026

Siaga! BMKG Ungkap Ada Potensi Cuaca Ekstrem 28-30 Desember Terjang Wilayah Ini
Indonesia
| Rabu, 28 Desember 2022

50 Kios Pasar di Deiyai Papua Ludes Dibakar, Dipicu Keributan Usai Beli Baju Bikin Gatal
Papua
| Selasa, 13 Desember 2022
Berita Teknologi
Teknologi
Kacamata Pintar Digadang Jadi Pengganti Smartphone, Era Baru Komputasi Mulai Terbentuk
PIFA, Teknologi - Sejumlah perusahaan teknologi global mulai memosisikan kacamata pintar sebagai perangkat komputasi generasi berikutnya yang berpotensi menggantikan sebagian peran smartphone. Perkembangan ini sejalan dengan prediksi para pemimpin industri teknologi yang menilai ponsel pintar tidak akan selamanya menjadi perangkat utama manusia. CEO Meta Mark Zuckerberg menjadi salah satu tokoh yang sejak beberapa tahun terakhir menyampaikan keyakinannya bahwa smartphone suatu saat akan ditinggalkan. Dalam ajang Meta Connect 2024, Zuckerberg memprediksi miliaran orang yang saat ini menggunakan kacamata konvensional akan beralih ke kacamata pintar dalam satu dekade ke depan. “Sama seperti semua orang yang beralih ke telepon pintar, saya pikir semua orang yang berkacamata akan segera beralih ke kacamata pintar dalam dekade berikutnya,” ujar Zuckerberg, dikutip dari Forbes. Tahun 2026 dipandang sebagai titik penting kebangkitan kacamata pintar. Perangkat wearable ini dinilai mampu menghadirkan interaksi yang lebih alami dengan kecerdasan buatan (AI), sekaligus memberikan akses informasi secara instan tanpa harus terus menatap atau menggenggam layar ponsel. Namun, adopsi massal kacamata pintar masih menghadapi sejumlah tantangan. CEO Rokid, Misa Zhu, menyebut industri harus memecahkan persoalan mendasar yang ia sebut sebagai “segitiga mustahil”, yakni keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian. “Tantangan tersebut mencakup keseimbangan antara kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian,” kata Zhu dalam wawancara yang dikutip dari Android Police, Selasa (20/1). Menurut Zhu, terobosan signifikan di tiga aspek tersebut kemungkinan baru tercapai dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Jika berhasil, kacamata pintar tidak hanya berfungsi sebagai layar saat dibutuhkan, tetapi juga sebagai asisten AI yang selalu aktif tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Meski sering disebut sebagai calon pengganti smartphone, Zhu menilai kacamata pintar belum akan sepenuhnya menggantikan ponsel dalam waktu dekat. Dalam beberapa tahun ke depan, perangkat ini masih berperan sebagai pelengkap. “Mereka mungkin masih menjadi aksesori dalam tiga tahun ke depan, tetapi akan ada perubahan setelah tiga hingga lima tahun, dan sangat mungkin mereka tidak akan lagi menjadi aksesori setelah lima tahun,” ujarnya. Tanda-tanda pergeseran ke era pasca-smartphone mulai terlihat dari produk komersial yang telah dipasarkan. Rokid, perusahaan teknologi asal China, resmi membawa AI Glasses Style ke pasar Amerika Serikat dan Jerman melalui Amazon pada Januari lalu. Perangkat ini dibekali baterai 210mAh, bobot 38,5 gram, kamera 12 megapiksel dengan perekaman video 3K, serta speaker dan mikrofon terintegrasi. AI Glasses Style mendukung panggilan telepon hingga lima jam dan pemutaran musik hingga enam jam. Kacamata pintar ini juga dilengkapi ChatGPT 5.2 untuk perintah audio dan visual, serta Microsoft Translator dengan dukungan terjemahan offline lebih dari 100 bahasa. Produk tersebut dipasarkan dengan harga US$299 atau sekitar Rp5 juta. Di sisi lain, raksasa teknologi China Alibaba juga bersiap meramaikan pasar kacamata pintar. Alibaba mengumumkan Quark AI Glasses yang akan diluncurkan di China pada akhir 2025. Perangkat ini ditenagai model bahasa besar Qwen dan asisten AI bernama Quark. Melalui Quark AI Glasses, pengguna dapat melakukan panggilan tanpa tangan, streaming musik, terjemahan bahasa secara real-time, hingga transkripsi rapat. Kacamata ini juga dilengkapi kamera serta terintegrasi dengan ekosistem Alibaba, seperti navigasi, pembayaran Alipay, dan layanan belanja Taobao. Masuknya Alibaba memperketat persaingan di pasar kacamata pintar yang sebelumnya telah diisi Meta melalui kolaborasi dengan Ray-Ban, serta produsen China lainnya seperti Xiaomi. Dalam waktu dekat, Google dan Samsung juga disebut-sebut akan meluncurkan produk serupa. Dengan semakin banyaknya pemain besar yang terjun ke kategori ini, sinyal pergeseran dari era smartphone menuju perangkat wearable kian menguat. Meski ponsel pintar belum akan sepenuhnya ditinggalkan, kacamata pintar dinilai menjadi wujud awal teknologi pengganti yang perlahan mulai mengambil bentuk.
Teknologi
| Selasa, 3 Februari 2026

Terbaru di Teknologi
Kuota Internet Telkomsel Tak Lagi Otomatis Hangus, Ini Syarat Akumulasi Kuota
Teknologi
| Senin, 2 Februari 2026

Galaxy S26 Dirumorkan Punya Fitur Pesan via Satelit, Siap Dipakai di Area Tanpa Sinyal
Teknologi
| Kamis, 29 Januari 2026

TikTok Capai Kesepakatan Gugatan Kecanduan Media Sosial, Terhindar dari Persidangan
Teknologi
| Rabu, 28 Januari 2026

Apple Siap Rilis Siri Lebih Personal Berbasis AI Gemini pada Februari 2026
Teknologi
| Selasa, 27 Januari 2026

Yamaha WR155 R 2026 Tampil Lebih Agresif dengan Desain Body dan Grafis Baru
Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026

Trending di Teknologi

Samsung Galaxy S25 Series: Inovasi AI untuk Pembuatan Konten Berkualitas Tinggi
Indonesia
| Sabtu, 8 Februari 2025

ChatGPT Cetak Rekor Jadi Aplikasi Non-Gim Paling Banyak Diunduh di Dunia Maret 2025
Dunia
| Sabtu, 12 April 2025

3 Cara Memindahkan Data WhatsApp ke HP Baru dengan Aman
Indonesia
| Sabtu, 12 Oktober 2024

Cara Cek Travel Wrapped di HP untuk Ketahui Momen Traveling
Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025

Huawei Pura 80 Ultra Geser iPhone 17 Pro Jadi Raja Kamera HP Terbaik 2025 versi DxOMark
Tekno
| Sabtu, 8 November 2025
Berita Sports
Sports
Persib Bandung Tantang Ratchaburi di Leg Pertama 16 Besar ACL II Malam Ini
PIFA, Sports – Wakil Indonesia di ajang AFC Champions League (ACL) II, Persib Bandung, dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi wakil Thailand Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar. Berdasarkan catatan AFC, Persib akan bertindak sebagai tim tamu dan dijamu Ratchaburi di Stadion Ratchaburi, Na Muang, pada Rabu (11/2) pukul 19.15 WIB. Persib Bandung dipastikan mengincar hasil maksimal demi membawa pulang modal penting sebelum menjalani leg kedua di Bandung. Datang dengan status juara grup, tim asuhan Bojan Hodak juga berambisi mengulang catatan manis saat bermain di Thailand. Laga ini menjadi lawatan kedua Persib ke Thailand pada musim ini setelah sebelumnya menghadapi Bangkok United pada babak penyisihan Grup G. Pada pertandingan tersebut, Persib sukses meraih kemenangan 2-0 berkat gol Andrew Jung dan Uilliam Barros. Selain itu, Persib juga tengah dalam tren positif setelah berhasil menyapu bersih kemenangan pada empat pertandingan terakhirnya. Namun, Persib tetap wajib waspada karena Ratchaburi bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Klub asal Thailand itu sedang dalam performa baik di kompetisi domestik dan kini menempati peringkat kedua klasemen Liga Thailand dengan 38 poin dari 19 pertandingan, terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen Buriram United. Selain duel Ratchaburi kontra Persib, leg pertama babak 16 besar ACL II juga menghadirkan sejumlah laga menarik lainnya seperti Arkadag vs Al Nassr dan Pohang Steelers vs Gamba Osaka. Jadwal Leg Pertama Babak 16 Besar ACL II Rabu (11/2) Ratchaburi vs Persib Bandung – 19.15 WIB CAHN vs Tampines Rovers – 19.15 WIB Arkadag vs Al Nassr – 20.45 WIB Sepahan vs Al Ahli – 23.00 WIB Kamis (12/2) Pohang Steelers vs Gamba Osaka – 17.00 WIB Bangkok United vs Macarthur – 19.15 WIB Hasil Leg Pertama Babak 16 Besar ACL II (Selasa 10/2) Esteghlal FC 0-1 Al Hussein Al Zawraa 3-2 Al Wasl Persib Bandung diharapkan mampu tampil solid demi mencuri hasil positif di kandang lawan, sekaligus menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Sports
| Rabu, 11 Februari 2026

Terbaru di Sports
Legenda Persib Bandung Vladimir Vujovic Resmi Kembali Latih BG Pathum United di Liga Thailand
Sports
| Selasa, 10 Februari 2026

Timnas U-17 Indonesia Dibantai China 0-7 pada Laga Uji Coba di Tangerang
Timnas Indonesia
| Senin, 9 Februari 2026

Ivar Jenner Resmi Gabung Dewa United, Siap Perkuat Lini Tengah Banten Warriors
Sports
| Jumat, 6 Februari 2026

PSSI Umumkan 28 Pemain Timnas U17 untuk Uji Coba Lawan China
Timnas Indonesia
| Kamis, 5 Februari 2026

Dedi Kusnandar dan Markx Mulai Gabung Latihan PERSIB
Bandung
| Senin, 2 Februari 2026

Trending di Sports

Atlet Lompat Jangkit asal Pontianak Ikut Kejuaraan Asia U-20 di Dubai
Pontianak
| Minggu, 21 April 2024

Kroasia vs Spanyol Bakal Berduel di Final UEFA Nations League 19 Juni 2023
Eropa
| Jumat, 16 Juni 2023

Erick Thohir Buka Grassroot Football Festival untuk Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Yogyakarta
| Senin, 4 September 2023

Nova Arianto Ingatkan Timnas U-17 Tak Terlena Euforia Lolos Piala Dunia
Indonesia
| Kamis, 10 April 2025

Nacho Fernandez Resmi Jadi Kapten Baru Real Madrid Usai Perpanjang Kontrak
Spanyol
| Sabtu, 24 Juni 2023
Berita Lokal
Lokal
Bupati Kotim Instruksikan Disdik Telusuri Isu Pungli Berkedok Iuran Komite Sekolah
PIFA, Kotim – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk menelusuri kembali isu pungutan liar (pungli) yang diduga berkedok sumbangan atau iuran komite sekolah. Instruksi tersebut disampaikan menyusul kembali mencuatnya isu iuran komite sekolah di wilayah Kotim, khususnya di Kota Sampit. “Sebelum-sebelumnya kan sudah sering disampaikan terkait komite sekolah, karena sekolah itu sudah ditanggung lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), baik itu yang dari pusat maupun daerah. Ini malah ada lagi isu terkait iuran komite, jadi saya minta Disdik monitor dan selesaikan itu,” kata Halikinnor di Sampit, Rabu. Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan agar program pendidikan di Kotim tetap berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku, serta memastikan tidak ada praktik pungutan yang memberatkan peserta didik maupun wali murid. Halikinnor menjelaskan, aturan mengenai komite sekolah telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016. Dalam regulasi tersebut, komite sekolah memiliki tugas sebagai jembatan komunikasi antara orang tua murid, sekolah, serta masyarakat. Selain itu, komite sekolah juga berperan mendukung dan mengawasi program sekolah, memberikan masukan terkait kebijakan pendidikan, hingga menindaklanjuti aspirasi peserta didik dan orang tua. Namun, dalam hal penggalangan dana, Halikinnor mengingatkan ada ketentuan yang harus dipatuhi. Penggalangan dana harus bersifat sukarela, tanpa menentukan nominal maupun waktu pembayaran. Menurutnya, iuran rutin yang bersifat wajib otomatis tidak termasuk dalam konsep sumbangan sukarela. “Jadi jangan ada komite yang dengan alasan membangun, lalu memungut kepada peserta didik kita. Apalagi kita sekarang mengusahakan agar pendidikan itu gratis. Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak bersekolah,” tegasnya. Ia mengakui, terdapat kondisi tertentu yang mendorong komite sekolah melakukan penggalangan dana. Namun hal itu tetap harus mengacu pada aturan, yakni bersifat sukarela dan tidak menetapkan nominal tertentu agar tidak membebani wali murid. Sementara itu, Halikinnor juga mengingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan dengan alasan apapun, mengingat operasional sekolah sudah ditanggung pemerintah melalui dana BOS. Bupati Kotim menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kotim menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama. Terlebih dengan adanya program wajib belajar 13 tahun, segala bentuk pungutan tambahan yang memberatkan wali murid dinilai dapat mencederai semangat pemerataan akses pendidikan di daerah tersebut.
Kotim
| Rabu, 11 Februari 2026

Terbaru di Lokal
40 Warga DIY Dirawat Usai Gempa M 6,2 Pacitan, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Yogyakarta
| Jumat, 6 Februari 2026

Polisi Amankan 21 Karung Cacahan Uang Rupiah di TPS Liar Kabupaten Bekasi
Bekasi
| Kamis, 5 Februari 2026

Sejarah Gedung Sate: Dari Kantor Kolonial hingga Ikon Jawa Barat
Bandung
| Selasa, 3 Februari 2026

Jawa Tengah Dilanda 45 Kejadian Bencana, Pemprov Imbau Warga Tetap Waspada
Jawa Tengah
| Selasa, 3 Februari 2026

Trending di Lokal

Dewan Konsultasi Usulan Raperda Inisiatif ke Kemendagri, Bahas Fasilitas Ponpes & Keterbukaan Informasi Publik
Jakarta
| Rabu, 12 April 2023

Polsek Batu Ampar Jaga Keamanan Gereja dalam Peringati Hari Kenaikan ISA Al-Masih
Kubu Raya
| Jumat, 27 Mei 2022

Pria Bobol Apotek Agung Pontianak, Gasak Rp34 Juta, Tersisa Rp4 Juta Saat Ditangkap
Pontianak
| Senin, 5 Mei 2025

Hari ke-6, Bupati Kapuas Hulu Terima Materi Program MBG dari Wapres RI di Retreat Nasional
Kapuas Hulu
| Kamis, 27 Februari 2025

Kebijakan Tegas Sutarmidji! UPJJ Dihapus Demi Jalan Provinsi Mantap 80 Persen
Kalbar
| Rabu, 6 November 2024
Berita Lifestyle
Lifestyle
Psikolog Tekankan Pendidikan Seks Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual pada Anak
PIFA, Lifestyle - Psikolog menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak agar mampu menjaga diri dan terhindar dari pelecehan maupun kekerasan seksual. Pendidikan tersebut dinilai dapat dilakukan sejak dini dengan cara yang sederhana dan sesuai usia anak. Psikolog Devi Yanti, M.Psi., Psikolog, mengatakan pendidikan seks dapat diselipkan melalui aktivitas bermain atau kegiatan interaktif di rumah bersama keluarga, sehingga anak tidak merasa tertekan atau takut. “Permainan atau kegiatan interaktif di rumah ditujukan agar (pendidikan) jadi tidak kaku. Maka dari itu orang tua dapat menggunakan pendekatan bermain,” kata psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin. Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut mencontohkan, orang tua dapat mengajak anak bermain “Lampu Lalu Lintas Sentuhan” untuk mengenalkan batasan tubuh. Dalam permainan ini, warna hijau digunakan sebagai penanda sentuhan yang aman, sementara warna merah menandai hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Selain itu, orang tua juga dapat memanfaatkan boneka atau gambar tubuh untuk menunjukkan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Cara visual dinilai membantu anak lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Devi juga menyarankan permainan peran sederhana untuk melatih anak mengatakan tidak kepada orang yang tidak dikenal atau yang melanggar batasan. Melalui metode ini, anak juga diajarkan untuk berani meminta bantuan dan melapor jika merasa tidak nyaman atau dilecehkan. Tak hanya itu, membacakan buku cerita anak yang mengangkat tema menjaga tubuh juga dapat menjadi sarana edukasi yang efektif. Menurut Devi, pendekatan tersebut membuat anak belajar tanpa rasa takut. “Pendekatan ini membuat anak belajar tanpa rasa takut dan lebih mudah memahami,” ujarnya. Ia menambahkan, edukasi mengenai perlindungan diri juga perlu dipahami oleh anggota keluarga lain, termasuk kakek dan nenek, agar pesan yang diterima anak konsisten di lingkungan keluarga. “Intinya, pendidikan seks yang tepat usia justru memperkuat nilai moral, rasa hormat terhadap diri sendiri, dan mencegah anak menjadi korban,” kata Devi.
Lifestyle
| Selasa, 3 Februari 2026

Terbaru di Lifestyle
Ahli Gizi Sarankan Mi Instan Dikonsumsi Sebulan Sekali sebagai Makanan Rekreasi
Lifestyle
| Senin, 2 Februari 2026

Pakar Kesehatan Dorong Indonesia Contoh Negara Tetangga Cegah Penularan Virus Nipah
Lifestyle
| Kamis, 29 Januari 2026

Studi Ungkap Olahraga Rutin Bisa Bikin Usia Otak Lebih Muda Secara Biologis
Lifestyle
| Rabu, 28 Januari 2026

Psikolog Ungkap Pertanyaan yang Sebaiknya Dihindari saat Berhadapan dengan Orang Berduka
Lifestyle
| Selasa, 27 Januari 2026

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Memanaskan Ulang Sejumlah Jenis Makanan
Lifestyle
| Jumat, 23 Januari 2026

Trending di Lifestyle

Jangan Langsung Dibuang, Studi Temukan Kulit Jeruk Bantu Kurangi Risiko Penyakit Jantung
Indonesia
| Senin, 10 Juni 2024

Kiat Kelola THR Agar Tak Cepat Habis, Simak Saran Ahli
Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025

Bosan di Rumah? Berikut Daftar Film Religi yang Siap Temani Puasamu
Indonesia
| Selasa, 4 April 2023

Daya Tarik bLU cRU Experience Day di Bandung, Dapat Pengalaman Beda Fun Riding WR155R
Bandung
| Senin, 3 Juni 2024

Awas! Bunda Jangan Salah Merespon Anak yang Tantrum, Begini Kata Psikolog
Indonesia
| Rabu, 30 November 2022
Berita Pifabiz
Pifabiz
BTS Siap Comeback Besar, Konser Livestream dan Film Dokumenter Tayang di Netflix
PIFAbiz - BTS dipastikan akan melakukan comeback secara besar-besaran pada Maret 2026. Grup asal Korea Selatan itu akan menggelar pertunjukan live streaming sekaligus merilis film dokumenter melalui kerja sama antara HYBE dan Netflix. Pertunjukan bertajuk BTS the Comeback Live | Arirang dijadwalkan tayang secara langsung pada 21 Maret 2026 pukul 19.00 WIB. Konser ini akan berlangsung di kawasan Gwanghwamun, Seoul, sehari setelah BTS merilis album terbaru mereka berjudul Arirang pada 20 Maret 2026. Konser tersebut disutradarai oleh Hamish Hamilton, sosok yang dikenal luas sebagai sutradara sejumlah pertunjukan Super Bowl Halftime sejak 2010. Tayangan ini juga disebut sebagai acara siaran langsung pertama dari Korea Selatan yang disiarkan secara global. Tak hanya konser, Netflix juga akan menayangkan film dokumenter berjudul BTS: The Return pada 27 Maret 2026. Film ini disutradarai Bao Nguyen, yang sebelumnya menggarap dokumenter The Greatest Night in Pop (2024). Dokumenter tersebut akan menyoroti perjalanan RM, Jin, Suga, J-Hope, V, Jimin, dan Jung Kook saat kembali berkumpul sebagai grup di Los Angeles untuk menciptakan musik baru setelah masa hiatus. Film ini menggambarkan proses kreatif BTS dalam menghadirkan karya yang merefleksikan jati diri mereka saat ini. Seperti dikutip dari Variety, film tersebut akan memperlihatkan BTS ketika mereka “menciptakan musik baru yang mencerminkan siapa mereka sekarang—yang berpuncak pada apa yang akan menjadi album penting di masanya.” Album Arirang menjadi rilisan penuh pertama BTS sejak album Proof pada 2022. Setelah itu, grup tersebut menjalani hiatus seiring kewajiban wajib militer para personel, sembari masing-masing fokus pada aktivitas solo. Sebagai pelengkap momen comeback, BTS juga akan menggelar konser langsung bertajuk BTS 2026 Comeback Show @Seoul di Lapangan Gwanghwamun pada 21 Maret 2026. Konser ini dikabarkan akan dihadiri sekitar 18 ribu penonton dan menjadi penampilan perdana BTS dengan formasi lengkap setelah jeda panjang sejak 2022. "Gwanghwamun dipilih karena merupakan ruang yang paling merepresentasikan identitas Korea," ujar seorang pejabat BigHit Music kepada The Korea Herald, Rabu (28/1). "Kami berharap dapat menegaskan kembali akar BTS serta kecintaan mereka terhadap Korea dengan menggelar konser di lokasi yang memiliki resonansi mendalam dengan jati diri mereka."
Pifabiz
| Selasa, 3 Februari 2026

Terbaru di Pifabiz
Denada Akui Ressa Rizky Rossano sebagai Anak Kandung, Sampaikan Permintaan Maaf
Pifabiz
| Senin, 2 Februari 2026

Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Internasional yang Dibintangi Lisa BLACKPINK
Pifabiz
| Kamis, 29 Januari 2026

EXO Umumkan Tur Dunia EXO PLANET #6 “EXhOrizon”, Jakarta Masuk Daftar Kota
Pifabiz
| Rabu, 28 Januari 2026

Cha Eun Woo Buka Suara soal Dugaan Penggelapan Pajak, Sampaikan Permintaan Maaf
Pifabiz
| Selasa, 27 Januari 2026

Daftar Nominasi Oscar 2026 Diumumkan, “Sinners” Pimpin dengan 16 Nominasi
Pifabiz
| Jumat, 23 Januari 2026

Trending di Pifabiz

BTS Bocorkan Persiapan Album Baru, Janjikan 2026 Jadi “Tahun BTS”
Pifabiz
| Senin, 22 Desember 2025

Deddy Corbuzier Kembali Geregetan soal Makan Bergizi Gratis hingga Dituding jadi Buzzer Pemerintah
Pifabiz
| Kamis, 23 Januari 2025

Heboh! Aldila Jelita Gugat Cerai Indra Bekti
Indonesia
| Selasa, 28 Februari 2023

Kelamin Remaja Dilaporkan Membusuk usai Operasi Usus Buntu, Pihak RS: Miskomunikasi Saja
Palembang
| Senin, 13 Februari 2023

Anniversary Pernikahan ke-9, Raffi Ahmad Beri Hadiah 'Perusahaan Kosmetik' untuk Nagita Slavina
Jakarta
| Jumat, 20 Oktober 2023
Berita Politik
Politik
NasDem, PKS, dan Demokrat Belum Ambil Sikap soal Wacana Prabowo Maju Pilpres 2029
PIFA, Politik – Tiga partai pendukung pemerintah, yakni Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat, belum mengambil sikap terkait wacana mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk maju kembali pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Ketiga partai tersebut kompak menyatakan masih fokus mengawal jalannya pemerintahan hingga akhir masa jabatan. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, menegaskan bahwa hingga kini belum ada pembahasan internal terkait Pilpres 2029. Namun, Demokrat memastikan tetap mendukung penuh pemerintahan Prabowo sampai periode berakhir. “Saya belum belum ada pembahasan soal itu, tetapi mandat Partai Demokrat adalah mendukung penuh kebijakan Pak Prabowo ya sampai 2029 itu selesai masa bakti,” ujar Dede Yusuf di kompleks parlemen, Selasa (10/2). Saat ditanya peluang Demokrat mengusung Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk berpasangan dengan Prabowo, Dede menegaskan partainya belum menentukan sikap. Ia menambahkan, AHY telah menginstruksikan seluruh kader untuk fokus mengawal pemerintahan hingga masa jabatan selesai. Meski demikian, Demokrat menghargai partai lain yang telah lebih dulu menyatakan dukungan untuk Prabowo dua periode. “Mandat dari Ketua Umum adalah kita dukung pemerintahan Pak Prabowo ya sampai selesai masa bakti. Jadi kita belum ada pembicaraan soal 2029 gitu. Kalau yang lain sih silahkan aja, itu kan hak ya,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menilai wacana dukungan sejumlah partai terhadap Prabowo untuk kembali maju sebagai presiden merupakan hal yang wajar. Ia menyinggung hasil survei terbaru Indikator Politik yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo hampir menyentuh 80 persen. Meski demikian, Saan menegaskan NasDem belum membahas soal pencalonan presiden dan masih berfokus mendukung pemerintahan hingga akhir periode. “Dan NasDem ada dalam posisi mendukung sepenuhnya pemerintahan Pak Prabowo sampai nanti di akhir masa periodenya,” ujar Saan. Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid. Ia memastikan PKS mendukung pemerintahan Prabowo, namun menegaskan keputusan terkait Pilpres sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Syuro. Menurutnya, hingga saat ini Majelis Syuro PKS belum membahas maupun memberikan mandat terkait dukungan pencalonan presiden untuk Pilpres 2029. “Kami akan mengikuti terkait pilpres, hingga detik ini kami belum ada pembahasan,” ujar Kholid.
Politik
| Rabu, 11 Februari 2026

Terbaru di Politik
Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih
Politik
| Rabu, 11 Februari 2026

Istana Tegaskan Tak Ada Usulan Polri di Bawah Kementerian Tertentu
Politik
| Senin, 9 Februari 2026

DPR Minta Pemerintah Aktifkan Kembali JKN PBI Agar Rakyat Tak Menjerit
Politik
| Senin, 9 Februari 2026

Menkes Usulkan Reaktivasi BPJS PBI bagi 120 Ribu Penderita Penyakit Katastropik
Politik
| Senin, 9 Februari 2026

Bahlil Tegaskan PAW Adies Kadir ke Anaknya di DPR Sesuai Aturan, Bukan Karena Faktor Keluarga
Politik
| Jumat, 6 Februari 2026

Trending di Politik

Pernyataan Kontroversial Menteri Israel Undang Perdebatan tentang Apartheid Kembali Muncul di Tepi Barat
Israel
| Jumat, 8 September 2023

Demokrat Sebut SBY Serahkan Sikap Partai soal Pilkada via DPRD ke AHY
Politik
| Rabu, 14 Januari 2026

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi di DJKA Kemenhub
Jakarta
| Jumat, 19 Juli 2024

PDIP Resmi Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Nasution
Indonesia
| Senin, 16 Desember 2024








