100 Pelajar Nganjuk Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Nasional | Sabtu, 5 September 2026
Sebanyak 100 pelajar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (2/9/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat makanan MBG tiba di SMAN 3 Nganjuk sekitar pukul 09.00 WIB. Para siswa kemudian menyantap makanan tersebut secara bersama-sama sekitar pukul 10.00 WIB.
Menu MBG yang dibagikan dimasak oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Begadung 2. Menu tersebut terdiri atas nasi goreng, ayam suwir, telur dadar iris, tahu bulat, acar timun dan wortel, serta semangka.
Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, membenarkan adanya dugaan keracunan tersebut.
"Nganjuk saya harus pastikan lebih lanjut. Kita fokus juga tadi kan sudah 74 sudah bertambah lagi jadi 100 [korban]," kata Emil di Surabaya.
Emil mengatakan, korban tidak hanya berasal dari SMAN 3 Nganjuk. Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) yang menerima MBG dari SPPG Begadung 2 juga dilaporkan mengalami gejala serupa.
"Bukan hanya di SMA 3 ya tapi dari SD juga ada," ujarnya.
Emil mengatakan penyebab pasti dugaan keracunan masih belum diketahui. Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.
"Apa kira-kira penyebab spesifiknya masih ditelusuri oleh BGN begitu. Karena yang punya akses BGN dan Dinkes (Dinas Kesehatan) setempat tentu posisinya juga mendampingi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan pihaknya telah meminta sekolah berkoordinasi dengan SPPG terkait kejadian tersebut.
"Sementara kami minta sekolah koordinasi dengan SPPG agar sementara waktu untuk dievaluasi, mungkin sementara dari pihak BGN melakukan evaluasi terhadap SPPG tersebut," ujar Aries.



















