Arsenal Jinakkan Bayern 3-1. WJToday

Arsenal Jinakkan Bayern 3-1. WJToday

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsArsenal Jinakkan Bayern 3-1, Mantap di Puncak Grup Liga Champions

Arsenal Jinakkan Bayern 3-1, Mantap di Puncak Grup Liga Champions

Sports | Kamis, 27 November 2025

PIFA, Sports - Arsenal meraih kemenangan penting 3-1 atas Bayern Muenchen pada matchday kelima Liga Champions 2025/26 di Emirates Stadium, Kamis (27/11) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus memutus rekor tak terkalahkan Bayern sepanjang musim, sekaligus memastikan The Gunners kokoh di puncak klasemen.

Arsenal kini mengoleksi 15 poin dari lima laga dan belum tersentuh kekalahan. Sementara Bayern yang baru merasakan kekalahan pertama, turun ke peringkat keempat dengan 12 poin.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung intens sejak menit awal. Bayern tampil dominan dalam penguasaan bola 15 menit pertama, tetapi minim ancaman berbahaya. Arsenal yang terus mendapat tekanan justru mampu mencuri gol lebih dulu.

Pada menit ke-22, Jurrien Timber membuka keunggulan Arsenal. Ia menanduk bola hasil skema sepak pojok untuk membuat skor menjadi 1-0. The Gunners hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-30 lewat aksi Eberechi Eze, namun umpan silangnya gagal disambut Bukayo Saka.

Dua menit kemudian, Bayern menyamakan kedudukan. Serge Gnabry lolos dari jebakan offside dan mengirim umpan tarik matang yang diselesaikan Lennart Kars menjadi gol. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, dengan Arsenal harus kehilangan Leandro Trossard yang mengalami cedera.

Babak Kedua: Arsenal Mengamuk

Memasuki babak kedua, Arsenal tampil jauh lebih agresif. Saka sempat mengancam gawang Bayern, namun tembakannya ditepis Manuel Neuer. Bayern mencoba bangkit, tetapi barisan pertahanan Arsenal tampil disiplin dan sulit ditembus.

Tekanan Arsenal berbuah hasil pada menit ke-69. Riccardo Calafiori mengirim umpan silang mendatar yang disambar Noni Madueke, yang masuk menggantikan Trossard, untuk membawa Arsenal kembali unggul 2-1.

Delapan menit berselang, Gabriel Martinelli memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Neuer melakukan kesalahan fatal dengan keluar terlalu jauh dari gawang, membuat Martinelli mencuri bola dan mencetak gol ke gawang kosong tanpa kesulitan.

Bayern Loyo, Arsenal Tak Terbendung

Di sisa laga, Bayern semakin kesulitan menciptakan peluang berarti. Arsenal tampil solid dan tidak memberi ruang bagi tim tamu untuk membalas. Hingga peluit akhir berbunyi, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Dengan kemenangan ini, Arsenal kian dekat dengan tiket ke fase gugur sebagai juara grup, sementara Bayern harus berjuang keras pada laga terakhir fase grup untuk menjaga peluang lolos.

Rekomendasi

Foto: Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah | Pifa Net

Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah

Inggris
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Hadir di Banjarmasin, Ribuan Gen Z Auto FOMO & Tampil Skena di Fazzio Youth Festival | Pifa Net

Hadir di Banjarmasin, Ribuan Gen Z Auto FOMO & Tampil Skena di Fazzio Youth Festival

Banjarmasin
| Senin, 20 Januari 2025
Foto: Jay Idzes Jadi Kapten saat Venezia FC Terpuruk di Zona Degradasi | Pifa Net

Jay Idzes Jadi Kapten saat Venezia FC Terpuruk di Zona Degradasi

Italia
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Tagar #BoikotTrans7 Menggema, Santri dan Alumni Pesantren Desak Permintaan Maaf atas Tayangan Xpose | Pifa Net

Tagar #BoikotTrans7 Menggema, Santri dan Alumni Pesantren Desak Permintaan Maaf atas Tayangan Xpose

Nasional
| Selasa, 14 Oktober 2025
Foto: Ribuan Anak Muda Padati GOR Sritex Surakarta, FAZZIO Youth Festival 2025 Resmi Dibuka Meriah | Pifa Net

Ribuan Anak Muda Padati GOR Sritex Surakarta, FAZZIO Youth Festival 2025 Resmi Dibuka Meriah

Otomotif
| Senin, 20 Oktober 2025
Foto: Ini Lirik Full Lagu "Bayar Bayar Bayar" Band Sukatani yang Ditarik dari Peredaran | Pifa Net

Ini Lirik Full Lagu "Bayar Bayar Bayar" Band Sukatani yang Ditarik dari Peredaran

Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025
Foto: Maafkan Pembuat Meme, Bahlil Lahadalia: Belum Tentu Orang Ganteng Itu Cerdas Pikirannya | Pifa Net

Maafkan Pembuat Meme, Bahlil Lahadalia: Belum Tentu Orang Ganteng Itu Cerdas Pikirannya

Nasional
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: Karhutla di Kalbar, Krisantus Ingatkan APH Tangani Peladang Bakar Lahan dengan Cara Preventif | Pifa Net

Karhutla di Kalbar, Krisantus Ingatkan APH Tangani Peladang Bakar Lahan dengan Cara Preventif

Pontianak
| Kamis, 12 Juni 2025
Foto: Arsenal Resmi Datangkan Bek Muda Cristhian Mosquera dari Valencia | Pifa Net

Arsenal Resmi Datangkan Bek Muda Cristhian Mosquera dari Valencia

Sports
| Jumat, 25 Juli 2025
Foto: Vadel Badjideh Ditahan atas Dugaan Kasus Asusila, Ayahnya Ungkap Kekecewaan | Pifa Net

Vadel Badjideh Ditahan atas Dugaan Kasus Asusila, Ayahnya Ungkap Kekecewaan

Indonesia
| Minggu, 16 Februari 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Kebijakan Tarif AS Ancam Industri TI dan Telekomunikasi Indonesia | Pifa Net

Kebijakan Tarif AS Ancam Industri TI dan Telekomunikasi Indonesia

PIFA.CO.ID, TEKNO - Kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan Amerika Serikat dinilai mengancam industri teknologi informasi (TI) dan telekomunikasi Indonesia. Ekonom dari Celios, Nailul Huda, mengatakan industri dalam negeri belum siap menghadapi dampak penurunan ekspor akibat tarif tinggi dari AS.“Industri kita masih belum mampu memproduksi lebih jauh. Kalau ekspor turun, pasar kita justru bisa dibanjiri produk dari negara lain,” kata Huda, Senin (7/4).Ia juga mengingatkan risiko pelemahan rupiah yang akan memperparah beban industri TI, mengingat banyak komponen masih bergantung pada impor. Ia menyarankan pemerintah segera bernegosiasi dengan AS dan memperkuat kerja sama dengan negara seperti BRICS.Sementara itu, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menambahkan pelemahan rupiah bisa membuat banyak proyek telekomunikasi terhambat. “Kalau rupiah menembus Rp17.000 hingga Rp20.000 per dolar AS, banyak proyek bisa mangkrak karena sulit membayar vendor luar negeri,” katanya.Trump mengumumkan tarif resiprokal pada 2 April 2025, yang mulai berlaku 5 April. Indonesia dikenai tarif khusus 32 persen, sementara negara ASEAN lain seperti Vietnam dan Thailand terkena hingga 46 persen.

Amerika Serikat
| Selasa, 8 April 2025

Lifestyle

Foto: Tips Memilih Babysitter yang Dapat Dipercaya | Pifa Net

Tips Memilih Babysitter yang Dapat Dipercaya

PIFA, Lifestyle - Kasus kekerasaan seorang babysitter kepada anak asuhnya kembali terjadi. Kali ini menimpa anak selebgram Aghnia Punjabi yang dianiaya oleh babysitternya hingga mengalami luka memar dan lebam dibagian mata. Saat ini pengasuhnya itu pun telah diamankan oleh pihak kepolisian. Berkaca dari kasus tersebut, memilih babysitter yang amanah dan dapat memahami pekerjaannya memang bukanlah hal yang mudah. Para orang tua perlu memastikan bahwa pengasuh Si Kecil adalah orang yang bisa memberikan rasa aman dan pengasuhan yang baik, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran saat sedang beraktivitas di luar rumah. Jika kamu sedang memilih babysitter untuk membantu mengasuh Si Kecil, pertimbangkan dahulu beberapa hal di bawah ini. 1. Pilih Babysitter yang Pernah Mengikuti Pelatihan Kerja Carilah pengasuh anak dari yayasan atau penyalur baby sitter yang terpercaya. Para orang tua juga bisa mencari rekomendasi dari teman atau kerabat yang pernah menggunakan jasanya. Jika memang baby sitter yang kamu rekrut bukan dari referensi orang terdekat, mintalah minimal tiga kontak orang yang bisa dimintai keterangan perihal babysitter tersebut. 2. Kenali Latar Belakang Keluarganyanya Mengenal latar belakang keluarganya juga merupakan proses yang penting. Misalnya, status pernikahan atau hubungan dengan anak-anaknya sendiri. Contohnya, apakah mereka sedang menanggung beban keuangan tersendiri. Sebab, hal itu akan mempengaruhi cara calon babysitter mengasuh anak Anda kelak. 3. Cari Tahu Riwayat Pekerjaan Sebelumnya Ibarat perusahaan yang tengah mencari karyawan, pastikan menelusuri riwayat pekerjaan sebelumnya. Tanyakan pengalaman calon baby sitter, berapa lama mengasuh anak, serta alasan mengapa ia tidak melanjutkan pekerjaannya. 4. Observasi Kinerja Selama 2 Minggu Setidaknya jangan langsung lepaskan anak untuk diasuh berdua saja oleh baby sitter. Sediakan waktu 1-2 minggu untuk mengamati bagaimana perangainya saat berinteraksi dengan anak. 5. Diskusikan Aturan Kerja Idealnya, diskusikan juga aturan kerja yang berlaku di rumah kalau perlu libatkan ia saat peraturan ini dibuat. Misalnya, kapan waktunya baby sitter beristirahat, atau buat kesepakatan bahwa ia tidak boleh memegang ponsel sama sekali saat bersama anak agar lebih fokus mengawasi si buah hati. 6. Kenali Kondisi Kesehatan Mentalnya Selain itu, penting pula mencari tahu tentang kepribadiannya. Apakah orangnya tertutup, terbuka, atau mudah emosi. Para orang tua juga bisa melihat sisi lainnya, seperti seberapa inisiatif dan jujur dalam sehari-hari, atau potensi perilaku buruk yang dapat muncul di kemudian hari. Dengan begitu, Anda akan tahu ketika sudah mengasuh si kecil, apa risiko yang akan mungkin muncul. (ly)

Indonesia
| Selasa, 2 April 2024

Lifestyle

Foto: Pertama di Dunia, Seorang Wanita Jepang Tewas karena Virus Oz, Apa Itu? | Pifa Net

Pertama di Dunia, Seorang Wanita Jepang Tewas karena Virus Oz, Apa Itu?

PIFA, Lifestyle - Kementerian Kesehatan Jepang menyatakan bahwa seorang wanita berusia 70-an tahun meninggal dunia akibat infeksi virus yang disebut Virus Oz. Wanita asal Jepang tersebut menjadi orang pertama di dunia yang dilaporkan meninggal akibat virus ini. Menurut laporan dari Kyodo News, perempuan tersebut pertama kali dirawat pada musim panas tahun 2022 setelah mengalami gejala demam dan kelelahan yang berkepanjangan. Awalnya, dokter mendiagnosisnya dengan pneumonia, tetapi selama proses pengobatan, dokter menemukan suatu hal yang mengejutkan. Selama pemeriksaan medis, ditemukan adanya kutu yang ukurannya semakin membesar pada paha kanan wanita tersebut. Akhirnya, setelah 26 hari berjuang melawan penyakit, wanita itu meninggal dunia akibat peradangan otot jantung yang dikenal sebagai miokarditis. Virus Oz pertama kali ditemukan pada tahun 2018 pada spesies kutu testudinarium Amblyomma di Provinsi Ehime, Jepang barat. Penularan Virus Oz diyakini terjadi melalui gigitan kutu tersebut. Para ahli di Institut Nasional Penyakit Menular di Tokyo telah mengungkapkan bahwa antibodi terhadap virus ini ditemukan pada monyet liar, babi hutan, dan rusa yang hidup di beberapa prefektur di Jepang, antara lain Chiba, Tokyo, Gifu, Mie, Wakayama, Yamaguchi, dan Oita. (b)

Jepang
| Minggu, 25 Juni 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5