Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikDitanya Harapan soal Pidato Prabowo, Komeng: Saya dengan Presiden Minta Juara Satu

Ditanya Harapan soal Pidato Prabowo, Komeng: Saya dengan Presiden Minta Juara Satu

Politik | Sabtu, 15 Agustus 2026

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Barat, Alfiansyah Bustami alias Komeng, melontarkan kelakar saat ditanya harapannya terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, Jumat (14/8).

Komeng mengatakan dirinya tidak memiliki harapan khusus terhadap pidato kenegaraan Prabowo. Namun, dia justru berkelakar ingin menjadi "juara satu" bersama Presiden.

"Saya dengan presiden tidak minta harapan, tapi minta juara satu," ujar Komeng yang disambut gelak tawa awak media menjelang sidang di kompleks parlemen.

Saat ditanya mengenai maksud "juara satu" tersebut, Komeng mengatakan yang dimaksud adalah menjadi yang terbaik sesuai dengan keinginan masyarakat.

"Ya maksudnya yang dipikirkan rakyat," katanya singkat.

Lebih lanjut, Komeng berharap Indonesia ke depan dapat menjadi negara yang semakin sejahtera. Menurutnya, kesejahteraan tersebut harus sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.

"Apa yang dicita-citakan oleh para founder kita betul-betul layak menjadi sejahtera," ujarnya.

Prabowo Sampaikan Dua Pidato

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dua pidato dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026.

Pidato pertama disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam agenda tersebut, Prabowo menyampaikan laporan kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir.

Sementara pidato kedua dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB. Pidato tersebut berkaitan dengan penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Sejumlah pejabat dan tamu undangan menghadiri agenda kenegaraan tersebut, di antaranya duta besar negara sahabat, menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta mantan presiden dan wakil presiden.

Mantan pimpinan MPR, DPR, dan DPD serta para duta besar juga termasuk dalam daftar undangan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI.

Rekomendasi

Foto: Canda Megawati Soal Prabowo yang Bolak-balik Tanya Kapan Dibuatkan Nasi Goreng | Pifa Net

Canda Megawati Soal Prabowo yang Bolak-balik Tanya Kapan Dibuatkan Nasi Goreng

Indonesia
| Jumat, 9 Mei 2025
Foto: DPR RI Setujui Naturalisasi Dean, Joey, dan Emil Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

DPR RI Setujui Naturalisasi Dean, Joey, dan Emil Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Taklukkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat: 6 Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini | Pifa Net

Taklukkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat: 6 Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini

Lifestyle
| Kamis, 10 Juli 2025
Foto: Ridwan Kamil Diterpa Isu Perselingkuhan oleh Lisa Mariana | Pifa Net

Ridwan Kamil Diterpa Isu Perselingkuhan oleh Lisa Mariana

Indonesia
| Kamis, 27 Maret 2025
Foto: MU Gagal Menang di Old Trafford, Ditahan West Ham 1-1 | Pifa Net

MU Gagal Menang di Old Trafford, Ditahan West Ham 1-1

Sports
| Jumat, 5 Desember 2025
Foto: Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia Soal Pemain Keturunan | Pifa Net

Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia Soal Pemain Keturunan

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Kondisi Paus Fransiskus Masih Kritis | Pifa Net

Kondisi Paus Fransiskus Masih Kritis

Vatikan
| Senin, 24 Februari 2025
Foto: Diduga Korsleting Listrik, 2 Ruko Terbakar di Sungai Raya | Pifa Net

Diduga Korsleting Listrik, 2 Ruko Terbakar di Sungai Raya

Kubu Raya
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Sinopsis Film In the Lost Lands, Adaptasi Karya George R. R. Martin yang Dinantikan Penggemar | Pifa Net

Sinopsis Film In the Lost Lands, Adaptasi Karya George R. R. Martin yang Dinantikan Penggemar

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025
Foto: Tingkatkan Kualitas Wasit, PSSI Gelar Training VAR dan AVAR untuk Liga 2 dan Liga 3 | Pifa Net

Tingkatkan Kualitas Wasit, PSSI Gelar Training VAR dan AVAR untuk Liga 2 dan Liga 3

Indonesia
| Jumat, 28 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Petugas KPPS TPS 006 di Pontianak Cosplay jadi Dirut BUMN hingga Driver Ojol | Pifa Net

Petugas KPPS TPS 006 di Pontianak Cosplay jadi Dirut BUMN hingga Driver Ojol

PIFA, Lokal - Ada yang unik dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 006, yang berlokasi di Jalan Kasturi Raja, Kelurahan Mariana, Pontianak, pada Rabu (27/11/24). Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kompak menggunakan baju dengan tema profesi.Di TPS ini, petugas KPPS terlihat mengenakan berbagai kostum, mulai dari Direktur Utama (Dirut) BUMN, penghulu, guru honorer, dokter, penyanyi country, chef, petugas pemadam kebakaran (damkar), driver ojek online (ojol), hingga petugas SPBU. Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang untuk menyalurkan hak suaranya.Ketua KPPS 006, Sintya Gafariana mengungkapkan bahwa konsep berpakaian dengan tema profesi ini merupakan kelanjutan dari tema seragam yang digunakan pada pemilihan umum lima tahun lalu. Sintya sendiri cosplay menjadi Dirut BUMN.“Konsepnya kita mau melanjutkan tema-tema sebelumnya. Lima tahun lalu temanya baju SMA, habis itu pemilihan presiden tema wisuda. Setelah wisuda kan kita pasti melamar pekerjaan kan, maka nya kita menggunakan tema profesi ini,” ujarnya.Sintya juga mengatakan, memakai baju profesi yang berbeda-beda ini karena ingin menunjukkan kepada masyarakat meski berbeda pilihan harus tetap bersatu.“Tujuannya kita ingin bahwa apapun profesi jangan golput tetap memilih pemimpin untuk lima tahun kedepan,” ujarnya.Proses pemungutan suara di TPS 006 berjalan lancar dan tertib, tanpa kerumunan seperti pada pemilihan presiden sebelumnya. Sintya juga menambahkan bahwa pelaksanaan pemilu kali ini lebih teratur dan kondusif.Ia berharap siapapun yang terpilih dalam pemilu ini dapat memimpin dengan bijaksana dan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang ada, baik di Provinsi Kalimantan Barat maupun di Kota Pontianak.“Kita berharap siapapun yang terpilih dapat bijaksana dalam mengatasi masalah yang ada di provinsi Kalbar termasuk wilayah kita Pontianak,” harapnya. (ly)

Pontianak
| Rabu, 27 November 2024

Lokal

Foto: Warga Kubu Raya Alami Luka Serius, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Gas Balon Rakitan | Pifa Net

Warga Kubu Raya Alami Luka Serius, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Gas Balon Rakitan

PIFA.CO.ID, KUBU RAYA – Situasi pagi yang awalnya tenang di kawasan Gang Manunggal, RT 006/RW 010, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, berubah menjadi panik setelah terdengar suara ledakan keras yang mengagetkan warga.Insiden yang terjadi pada Selasa (20/5) sekitar pukul 08.00 WIB itu berasal dari sebuah tabung gas yang digunakan untuk mengisi balon, milik seorang warga bernama Sulaiman (30). Ledakan tersebut menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian wajah, lengan, dan pinggul. Dentuman keras terdengar hingga radius ratusan meter, memicu kepanikan warga yang langsung berhamburan ke luar rumah.Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Kubu Raya IPTU Hafiz Febrandani, yang disampaikan melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, insiden berawal ketika korban sedang melakukan pengisian ulang gas untuk balon di dalam rumahnya.“Saat proses pengisian balon, korban mendengar suara desis dari tabung yang ternyata mengalami kebocoran. Karena sebelumnya kebocoran serupa pernah terjadi, korban berinisiatif mengambil air untuk menangani masalah tersebut,” ujar Ade, Kamis (22/5).Namun nahas, saat Sulaiman baru melangkah sekitar dua meter dari tabung, terjadi ledakan hebat yang mengakibatkan tubuhnya terlempar dan mengalami luka berat. Sang istri, yang berada di dalam rumah saat kejadian, terkejut mendengar suara ledakan disertai getaran keras. Ia segera keluar dan menemukan suaminya tergeletak tak sadarkan diri di lantai rumah.“Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong dari istri korban langsung berdatangan dan segera mengevakuasi korban ke RS Yarsi Pontianak untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini diturunkan, Sulaiman masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” sambung Ade.Tim dari Polsek Sungai Ambawang bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan penyelidikan awal, dugaan sementara menyebutkan bahwa ledakan dipicu oleh kebocoran pada tabung gas rakitan yang digunakan korban. Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa reaksi kimia antara soda api dan aluminium turut menjadi penyebab terjadinya ledakan.“Dugaan sementara, ledakan terjadi akibat reaksi kimia berbahaya dari campuran soda api dan aluminium yang digunakan korban untuk menghasilkan gas. Kami terus lakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa ini,” tegas Ade.Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba-coba menggunakan atau merakit tabung gas secara mandiri karena memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.“Kami mengingatkan warga agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak sembarangan menggunakan bahan kimia tanpa pemahaman serta prosedur yang benar,” pungkasnya

Kubu Raya
| Kamis, 22 Mei 2025

Lokal

Foto: Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Penyaluran Pokir Anggota Dewan Kubu Raya | Pifa Net

Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Penyaluran Pokir Anggota Dewan Kubu Raya

PIFA, Kubu Raya - Ketua Umum DPP Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Burhanudin Abdullah meminta aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut dugaan korupsi penyaluran pokok pikiran (pokir) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Menurut Burhan, proyek-proyek pokir selama ini dinilai bermasalah dan tidak sesuai dengan mekanisme perencanaan pembangunan. “Dari hasil investigasi kami di lapangan, sebelum anggaran pokir itu turun, anggota dewan sudah menyiapkan kontraktor pelaksananya. Yang lebih miris lagi, pokir ini dijadikan mereka sebagai tambahan penghasilan,” ucap Burhanudin saat dijumpai wartawan di Kubu Raya, Selasa (26/8/2025) malam. Burhan menuturkan, pola yang kerap terjadi ialah anggota dewan menitipkan dana sesuai dengan porsi yang disepakati berdasarkan jabatan masing-masing. Dana tersebut, sambung Burhan, selanjutnya diakomodasi ke dalam program dinas terkait. “Setelah program dilegalkan, anggota dewan kemudian menunjuk rekanan yang mengerjakan proyek pokir. Dari situlah terjadi praktik penyalahgunaan wewenang,” imbuhnya. Lebih lanjut Burhanudin juga menegaskan bahwa program pokir ini telah menjadi atensi serius dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Oleh karenanya , dia pun mendorong agar pengusutan dugaan tindak pidana korupsi diharapkan juga mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum di Kalimantan Barat. “Menteri Dalam Negeri dan Ketua KPK sudah berulang kali mengingatkan agar anggota dewan tidak main-main dengan pokir ini. Harus diingat bahwasanya anggota dewan itu tidak boleh mengelola anggaran proyek. Kalau sudah cawe-cawe, apalagi sampai masuk ke wilayah yang bukan dapilnya, itu rawan penyimpangan dan sangat berbahaya,” pungkasnya.

Kubu Raya
| Selasa, 26 Agustus 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5