Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, saat diwawancarai di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (23/2/2026). ANTARA/HO-DPR

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, saat diwawancarai di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (23/2/2026). ANTARA/HO-DPR

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikDPR Minta Produsen Mie Sedaap Hentikan PHK, Perusahaan Janji Tak Ulangi

DPR Minta Produsen Mie Sedaap Hentikan PHK, Perusahaan Janji Tak Ulangi

Politik | Senin, 23 Februari 2026

PIFA, Politik - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan telah menerima aspirasi para pekerja PT Karunia Alam Segar terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi belakangan ini. Hasil koordinasi dengan pihak perusahaan menghasilkan kesepakatan agar PHK tersebut dihentikan.

Menurut Dasco, pihak DPR RI telah berkomunikasi langsung dengan manajemen perusahaan yang beroperasi di Jawa Timur, dan perusahaan menyatakan komitmennya untuk tidak kembali melakukan PHK.

"Tadi kami sudah lakukan koordinasi dan saya pikir para pekerja dapat kembali tenang bekerja," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Ia menegaskan bahwa kebijakan PHK seharusnya tidak dilakukan, terlebih menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, para pekerja berhak menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran dengan rasa aman dan tenang.

"Saya pikir sudah cukup komitmen dari pihak (perusahaan) Mie Sedaap. Tadi kami sudah lakukan koordinasi," ujarnya.

Sebelumnya, informasi mengenai PHK terhadap sekitar 400 pekerja produsen Mie Sedaap ramai beredar di media sosial. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa ratusan pekerja dirumahkan hanya beberapa hari sebelum Ramadhan.

Bahkan, para pekerja dikabarkan menerima pemberitahuan PHK hanya melalui pesan WhatsApp, meskipun kontrak kerja mereka masih berjalan. Kondisi itu memicu perhatian publik dan mendorong DPR RI turun tangan untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tersebut.

Rekomendasi

Foto: Liverpool Butuh 2 Kemenangan Lagi untuk Sabet Gelar Liga Inggris  | Pifa Net

Liverpool Butuh 2 Kemenangan Lagi untuk Sabet Gelar Liga Inggris

Inggris
| Selasa, 15 April 2025
Foto: Bolehkah Minum Air Es Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya | Pifa Net

Bolehkah Minum Air Es Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasannya

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Nikita Mirzani Bantah Tuduhan Pemerasan Rp 4 Miliar | Pifa Net

Nikita Mirzani Bantah Tuduhan Pemerasan Rp 4 Miliar

Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025
Foto: FIFA Setujui Perpindahan Federasi Joey, Dean, Emil, Ketiganya Bisa Main vs Australia & Bahrain | Pifa Net

FIFA Setujui Perpindahan Federasi Joey, Dean, Emil, Ketiganya Bisa Main vs Australia & Bahrain

Indonesia
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Ribuan Guru Agama di Kalbar Belum Sertifikasi, Asosiasi PAI Desak Pemerintah Segera Bertindak | Pifa Net

Ribuan Guru Agama di Kalbar Belum Sertifikasi, Asosiasi PAI Desak Pemerintah Segera Bertindak

Pontianak
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: KPK Periksa Mantan Sopir Bupati Mempawah Terkait Kasus Korupsi Dinas PUPR | Pifa Net

KPK Periksa Mantan Sopir Bupati Mempawah Terkait Kasus Korupsi Dinas PUPR

Politik
| Kamis, 4 Desember 2025
Foto: Omara Esteghlal Raih Piala Citra Pertama di FFI 2025, Sampaikan Pesan Menentang Diskriminasi | Pifa Net

Omara Esteghlal Raih Piala Citra Pertama di FFI 2025, Sampaikan Pesan Menentang Diskriminasi

Pifabiz
| Kamis, 20 November 2025
Foto: Persib Bandung Puncaki Klasemen Grup G Setelah Tundukkan Selangor FC 2-0 | Pifa Net

Persib Bandung Puncaki Klasemen Grup G Setelah Tundukkan Selangor FC 2-0

Sport
| Jumat, 24 Oktober 2025
Foto:  Tiket Konser G-Dragon di Jakarta Ludes Terjual, Promotor Tambah Jadwal Pertunjukan | Pifa Net

Tiket Konser G-Dragon di Jakarta Ludes Terjual, Promotor Tambah Jadwal Pertunjukan

Pifabiz
| Kamis, 19 Juni 2025
Foto: Erick Thohir Gaungkan Perubahan Besar di Tubuh Manajemen Timnas Indonesia | Pifa Net

Erick Thohir Gaungkan Perubahan Besar di Tubuh Manajemen Timnas Indonesia

Indonesia
| Kamis, 24 April 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Kawal Penyaluran Bantuan dari Dinsos Kubu Raya Kepada Disabilitas, Babinsa Ingatkan Prokes | Pifa Net

Kawal Penyaluran Bantuan dari Dinsos Kubu Raya Kepada Disabilitas, Babinsa Ingatkan Prokes

Berita Kubu Raya, PIFA - Babinsa Desa Kapur Serda Santo dari Koramil Sungai Raya melaksanakan Pengawalan dan Pengamanan secara langsung terkait penyaluran bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Sosial kepada warga menderita disabilitas di Desa Kapur  Kecamatan Sungai Raya Pada hari Jumat (18/02/2022). Sebanyak 9 orang warga penderita disabilitas berhak menerima bantuan berupa kursi roda dan dan 2 orang diantaranya menerima alat bantu dengar.  Kepada Media Serda Santo menjelaskan pengawalan penyerahan bantuan dari Dinas Sosial  tersebut merupakan bentuk kewajiban dirinya selaku pihak keamanan untuk memastikan proses penyerahan berlangsung dengan baik. “ Kegiatan ini merupakan bentuk tanggungjawab saya selaku aparat keamanan yang ada di Desa untuk selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan kami harus memastikan kegiatan seperti ini dapat berlangsung aman dan tertib, serta tepat sasaran” Ujarnya. Pada kesempatan tersebut Serda Santo juga mengingatkan kepada Warga masyarakat yang hadir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, Karena kegiatan penyaluran bantuan masih dalam masa pandemi Covid-19.  “ Selain kegiatan tadi pada kesempatan ini juga saya selalu berpesan kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah desa kapur untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan  di manapun dan kapanpun , tujuannya untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus Covid-19” ungkapnya. Penyaluran bantuan dari Dinas Sosial tersebut dihadiri Kades Desa Kapur Fahmi, S. Pdi, Bhabinkamtikmas Aiptu Sony, Serda Santo dan, Relawan Satgas Covid-19 Sebanyak 5 orang. (ja) 

Kubu Raya
| Sabtu, 19 Februari 2022

Lifestyle

Foto: Perubahan pada Tangan dan Kuku Bisa Jadi Sinyal Masalah Kesehatan Serius | Pifa Net

Perubahan pada Tangan dan Kuku Bisa Jadi Sinyal Masalah Kesehatan Serius

PIFA, Lifestyle - Tubuh kerap mengirimkan sinyal melalui berbagai organ untuk menunjukkan kondisi kesehatan tertentu, termasuk lewat perubahan halus pada tangan dan kuku yang sering kali luput dikenali. Padahal, tanda-tanda tersebut bisa menjadi petunjuk awal adanya gangguan kesehatan, bahkan penyakit kronis. Dikutip dari laman Hindustan Times, Rabu (10/12) waktu setempat, ahli anestesi sekaligus dokter pengobatan nyeri intervensi Dr. Kunal Sood mengungkapkan sedikitnya lima perubahan pada kuku dan tangan yang dapat menandakan masalah kesehatan mendasar, seperti penyakit paru, jantung, anemia, hingga radang sendi dan psoriasis. “Mengenali tanda-tanda halus ini sejak dini dapat membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan yang serius dan mendukung diagnosis serta pengobatan tepat waktu,” ujar Dr. Sood. Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah ujung jari yang tampak membulat dengan kuku melengkung akibat pembesaran jaringan lunak, kondisi yang dikenal sebagai clubbing. Menurut Dr. Sood, perubahan ini dapat mengindikasikan penyakit paru-paru kronis atau gangguan jantung. “Hal ini terjadi ketika megakaryosit melewati paru-paru dan melepaskan faktor pertumbuhan seperti VEGF dan PDGF di ujung jari. Kondisi ini terkait dengan penyakit paru-paru kronis seperti kanker paru, bronkiektasis, fibrosis paru, fibrosis kistik, serta penyakit jantung dengan kekurangan oksigen jangka panjang,” jelasnya. Tanda berikutnya adalah koilonychia atau kuku berbentuk sendok, yang kerap menjadi peringatan dini anemia defisiensi besi. Kondisi ini membuat kuku tampak tipis dan cekung akibat gangguan pembentukan keratin, biasanya berkaitan dengan kekurangan zat besi karena kehilangan darah, menstruasi berat, asupan yang rendah, gangguan penyerapan, atau peningkatan kebutuhan selama kehamilan. Selain itu, munculnya garis merah atau cokelat kemerahan di bawah kuku, yang dikenal sebagai perdarahan serpihan, juga patut diperhatikan. Dr. Sood mengatakan, meskipun sering disebabkan trauma, garis-garis tersebut bisa menandakan peradangan pembuluh darah jika muncul banyak atau berada dekat pangkal kuku. “Ini dapat mengarah pada kondisi sistemik seperti vaskulitis, lupus, penyakit jaringan ikat, atau endokarditis infektif,” ujarnya. Pembengkakan pada sendi jari juga menjadi tanda klasik artritis. Menurut Dr. Sood, pembengkakan bisa disebabkan oleh osteoartritis akibat kerusakan tulang rawan, atau artritis inflamasi seperti artritis reumatoid dan psoriatik yang melibatkan peradangan jaringan sendi. Sementara itu, adanya lubang-lubang kecil pada permukaan kuku merupakan ciri khas keterlibatan matriks kuku pada psoriasis. Dr. Sood menyebut sekitar sepertiga pasien psoriasis mengalami kondisi ini, dan prevalensinya meningkat seiring lamanya penyakit. Tanda tersebut kerap disertai perubahan warna, penebalan kuku, atau onikolisis, serta sering ditemukan pada artritis psoriatik. Kesadaran terhadap perubahan kecil pada tangan dan kuku dinilai sangat penting, karena dapat menjadi petunjuk berharga tentang kondisi kesehatan di dalam tubuh. Pemeriksaan medis lebih lanjut dianjurkan apabila tanda-tanda tersebut muncul dan menetap.

Lifestyle
| Rabu, 24 Desember 2025

Lokal

Foto: Sutarmidji Minta Jajaran Berani dan Inovatif | Pifa Net

Sutarmidji Minta Jajaran Berani dan Inovatif

PIFA, Lokal - Pengembangan Kompetensi Manajerial Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, resmi dibuka oleh Gubernur Sutarmidji, Senin (29/5/2023). Kegiatan bertema "Kepemimpinan Berakhlak Menjadi Modal Utama Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Pembangunan dan Pelayanan", dirangkai dengan penandatanganan Komitmen bersama tentang penerapan budaya Kerja ASN berakhlak, di lingkungan Pemprov Kalbar antara gubernur bersama Kepala OPD. "Pelayanan sudah cukup bagus, karena perizinan saja di dalam MCP dari KPK sudah mendapat nilai 100, ini suatu hal yang bagus. Untuk akuntabel dan kompeten dilihat dari capaian juga sudah cukup baik," kata Midji. Gubernur meminta jajaran kepala OPD Kalbar untuk bekerja lebih inovatif dan berani menghadapi tantangan. Ia mengingatkan, dalam menanggapi capaian pasti ada tantangan. Namun ia berharap OPD untuk berani menghadapi tantangan tersebut dalam membuat program yang inovatif. "Akibatnya bisa panjang berkaitan dengan hal lainnya, harusnya kita bisa maju 5 langkah tetapi hanya bisa 3 langkah, karena hanya puas dengan capaian yang biasa saja. Tidak ada yang tidak bisa kita capai jika sistem kerja kita sudah baik, bekerjalah dengan data yang terupdate. Kita kadang tidak pernah melakukan evaluasi (program) apa yang telah kita buat sendiri. Harus ada tolak ukurnya," harapnya. Di akhir pidatonya, Sutarmidji berharap agar kepala OPD dapat mengikuti ritme dari program dan mengevaluasi program yang telah dibuat agar berjalan dengan baik. "Kalau saudara mengikuti program itu, maka dimana ada hambatan atau ada masalah, kita sudah tahu dimana letak masalah itu. Itulah tugas seorang atasan, tugas pimpinan puncak OPD," tutupnya. (ap)

Kalbar
| Selasa, 30 Mei 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5