Jokowi. Bloomberg

Jokowi. Bloomberg

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalFeri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo

Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo

Nasional | Rabu, 19 November 2025

PIFA, Nasional - Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, mengkritik tindakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo yang memusnahkan arsip pencalonan Joko Widodo saat maju sebagai Wali Kota Surakarta. Ia menilai peristiwa tersebut tidak bisa dilepaskan dari langkah KPU RI yang sempat membatasi akses publik terhadap dokumen calon presiden dan wakil presiden melalui Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025.

Diketahui, keputusan tersebut akhirnya dicabut oleh KPU pada 16 September setelah mendapat kritik luas dari publik dan berbagai kalangan.

Menurut Feri, rangkaian kejadian mulai dari pembatasan akses dokumen pencalonan hingga pemusnahan arsip di Solo menimbulkan tanda tanya besar.
“Jadi memang ada nuansa yang mencurigakan. Saya tidak menuding ya, tapi siapa pun yang belajar hukum pasti mencurigai pola begini. Kok dokumen dimusnahkan, lalu ada upaya untuk mencegah dokumen itu bisa ditampilkan dalam persidangan,” kata Feri dalam program SINDO Prime seperti dikutip dari YouTube SindoNews, Rabu (19/11/2025).

Ia menilai pola tersebut dapat dibaca sebagai upaya menghilangkan alat bukti, yang menurutnya justru tidak sehat bagi citra Jokowi. Terlebih, kata Feri, Jokowi sendiri pernah menyatakan bahwa dokumen pencalonannya asli.
“Jadi sebenarnya sudah ada bukti-bukti petunjuk adanya upaya menghilangkan alat bukti yang tidak sehat juga untuk Pak Jokowi. Karena Pak Jokowi kan mengakui bahwa dokumennya asli,” ujarnya.

Feri kemudian menyarankan agar Jokowi meniru langkah Hakim Konstitusi Arsul Sani dalam menghadapi tuduhan ijazah palsu. Arsul diketahui meredakan isu tersebut dengan mempublikasikan foto wisuda, salinan disertasi, serta ijazah asli kepada publik.
“Harusnya ya dia berupaya membuat suasana keruh ini hilang dengan menunjukkan saja dokumennya. Belajar dari Pak Arsul, ketika dituduh, ia menunjukkan bukti-buktinya. Begitu caranya kalau ijazah atau dokumen itu asli,” pungkas Feri.

Rekomendasi

Foto: Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis | Pifa Net

Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: Dark AI: Ancaman Baru dalam Keamanan Siber Modern | Pifa Net

Dark AI: Ancaman Baru dalam Keamanan Siber Modern

Teknologi
| Minggu, 10 Agustus 2025
Foto:   Trump Berencana Memerintahkan Pencabutan Sanksi Terhadap Suriah | Pifa Net

Trump Berencana Memerintahkan Pencabutan Sanksi Terhadap Suriah

Internasional
| Rabu, 14 Mei 2025
Foto: Polda Kalbar Telusuri Dugaan Keterlibatan Daerah dalam Kasus Perdagangan 5 Bayi Asal Pontianak | Pifa Net

Polda Kalbar Telusuri Dugaan Keterlibatan Daerah dalam Kasus Perdagangan 5 Bayi Asal Pontianak

Pontianak
| Kamis, 17 Juli 2025
Foto: Tiga Wakil Italia Dominasi 8 Besar Sementara di Liga Champions | Pifa Net

Tiga Wakil Italia Dominasi 8 Besar Sementara di Liga Champions

Italia
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Cristiano Ronaldo Resmi Lamar Georgina Rodriguez dengan Cincin Berlian Raksasa | Pifa Net

Cristiano Ronaldo Resmi Lamar Georgina Rodriguez dengan Cincin Berlian Raksasa

Sports
| Selasa, 12 Agustus 2025
Foto: Ruben Onsu Tanggapi Rumor Kedekatannya dengan Desy Ratnasari | Pifa Net

Ruben Onsu Tanggapi Rumor Kedekatannya dengan Desy Ratnasari

Indonesia
| Jumat, 17 Januari 2025
Foto: Cara Mudah Melihat Screen Time di HP Xiaomi, Redmi, dan POCO | Pifa Net

Cara Mudah Melihat Screen Time di HP Xiaomi, Redmi, dan POCO

Teknologi
| Minggu, 27 Juli 2025
Foto: Dukung Megawati, Ribuan Kader PDIP Solo Gelar Aksi Cap Jempol Darah | Pifa Net

Dukung Megawati, Ribuan Kader PDIP Solo Gelar Aksi Cap Jempol Darah

Indonesia
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Daftar Olahraga yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan | Pifa Net

Daftar Olahraga yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan

Indonesia
| Minggu, 19 Januari 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Bunuh Diri, Model Novi Amelia Tewas Usai Lompat dari Lantai 8 Apartemen Kalibata City | Pifa Net

Bunuh Diri, Model Novi Amelia Tewas Usai Lompat dari Lantai 8 Apartemen Kalibata City

Berita Nasional, PIFA - Pihak kepolisian membenarkan bahwa perempuan bernama Linda Astuti yang tewas karena bunuh diri dari lantai 8 Apartemen Kalibata City adalah model Novi Amelia. Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto mengatakan, informasi tersebut diperoleh setelah pihaknya meminta keterangan dari pihak keluarga korban. "Konfirmasi salah satu keluarganya sama," kata Budhi, mengutip CNN Indonesia, Rabu (16/2). Kapolres Budhi menyebut bahwa peristiwa naas tersebut adalah murni aksi bunuh diri karena tak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh korban. "Hasil penyelidikan kami dikuatkan keterangan saksi-saksi itu memang korbannya bunuh diri," terangnya. Sementara itu, seperti dilansir dari CNN Indonesia (16/2), Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pancoran AKP Abdullah menjelaskan bahwa dari keterangan saksi, Novi Amelia sempat terlihat duduk di balkon belakang lantai 8 Tower Raflesia. Tak lama setelah azan subuh, Novi Amelia ternyata melompat dari lantai 8 dan jatuh membentur kanopi lantai 1. "Dan jatuh kembali menimpa mobil dengan kondisi korban membentur kaca belakang mobil pecah," pungkas Abdullah. Kemudian, lanjut Abdullah, beberapa orang menghampiri Novi Amelia dan menemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi bagian mata sebelah kiri lebam. "Dan luka akibat benturan di paha sebelah kanan dan mengeluarkan darah dari bagian kepala belakang," jelasnya lanjut. CNN Indonesia memberitakan, peristiwa itu sebelumnya sudah dilaporkan ke pihak kepolisan. Sekira pukul 07.20 WIB tadi pagi (16/2), jenazah Novi Amelia dibawa ke RS Fatmawati untuk proses selanjutnya. Perempuan kelahiran 1 Desember 1987 ini dikenal sebagai model seksi yang memulai kariernya pada tahun 2004 silam, ia model majalah dewasa Popular. (yd)

Jakarta
| Rabu, 16 Februari 2022

Sports

Foto: Ancelotti Ungkap Rencana Revolusi Taktikal Real Madrid di Musim Depan | Pifa Net

Ancelotti Ungkap Rencana Revolusi Taktikal Real Madrid di Musim Depan

PIFA, Sports - Real Madrid sedang berencana melakukan perubahan besar dalam sistem permainan mereka di musim depan dengan kedatangan Jude Bellingham. Pelatih Los Blancos, Carlo Ancelotti, telah memberikan indikasi bahwa timnya akan beralih ke formasi berlian yang berbeda, meninggalkan pola 4-3-3 yang sudah akrab. Ancelotti yang tak asing dengan pola berlian ini mengungkapkan bahwa hal ini bukanlah hal baru baginya. Ia pernah sukses menerapkan formasi serupa saat menangani AC Milan. Bagi pelatih asal Italia ini, yang terpenting adalah memaksimalkan potensi para pemain, tak peduli formasi apa yang dipakai. Pergantian ini semakin menarik karena Madrid memiliki banyak pilihan di lini tengah. Selain Jude Bellingham, masih ada nama-nama seperti Toni Kroos, Luka Modric, Dani Ceballos, Eduardo Camavinga, Aurélien Tchouaméni, dan Federico Valverde yang bisa menjadi andalan di formasi baru tersebut.  Tur pramusim akan digunakan oleh Ancelotti untuk mencoba berbagai formasi sebelum musim kompetisi dimulai. Ancelotti sendiri mengakui bahwa dia telah belajar dari kesalahan masa lalunya. Ketika melatih di Parma, dia tak mau mengubah sistem bermain meski ada pemain seperti Roberto Baggio yang ingin bermain sebagai playmaker. Namun, ia menyadari pentingnya beradaptasi dengan para pemain setelah berada di Juventus dengan sosok seperti Zinedine Zidane. "Pola sebelumnya sangat sukses, tapi kami bisa mencoba yang baru," ungkap Ancelotti dengan penuh semangat. Real Madrid akan menjalani tur pramusim di Amerika Serikat dengan menghadapi beberapa tim besar seperti Milan, Manchester United, Barcelona, dan Juventus. Ancelotti ingin mencari formula terbaik untuk timnya sehingga para pemain merasa nyaman dan performa mereka maksimal. Dengan pertandingan-pertandingan persahabatan yang akan datang, para penggemar akan dapat melihat bagaimana Ancelotti akan mengubah wajah Real Madrid untuk musim yang akan datang. (hs)

Spanyol
| Selasa, 18 Juli 2023

Nasional

Foto: Momen Ahok Diperiksa KPK Soal Dugaan Korupsi LNG Pertamina | Pifa Net

Momen Ahok Diperiksa KPK Soal Dugaan Korupsi LNG Pertamina

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (9/1) pagi sekitar pukul 11.14 WIB. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina periode 2011-2021.Ahok mengungkapkan bahwa pemeriksaannya berkaitan dengan masa jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina 2019-2024. Ia juga menyebut kasus tersebut berasal dari laporan pihaknya."Kami dulu sempat mengirim surat ke Kementerian BUMN," ujarnya di Kantor KPK.Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, membenarkan bahwa Ahok diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, meski belum mengungkapkan materi pemeriksaan. Selain Ahok, KPK juga memanggil tujuh saksi lainnya, termasuk sejumlah mantan pejabat PT Pertamina.KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yaitu mantan Direktur Gas PT Pertamina 2012-2014, Hari Karyuliarto, dan mantan Senior Vice President (SVP) Gas & Power PT Pertamina 2013-2014, Yenni Andayani. Mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara.Sebelumnya, mantan Direktur Utama PT Pertamina 2009-2014, Karen Agustiawan, telah divonis sembilan tahun penjara dan denda Rp500 juta terkait kasus korupsi LNG Pertamina. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dalam perkara ini.Majelis hakim juga memutuskan bahwa barang bukti yang disita akan digunakan dalam kasus lain yang melibatkan tersangka Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani.

Indonesia
| Kamis, 9 Januari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5