Ilustrasi hp. PNG tree

Ilustrasi hp. PNG tree

Berandascoped-by-BerandaTeknologiscoped-by-TeknologiHarga HP Baru Naik, Penjualan Ponsel Bekas Justru Masih Lesu di Awal 2026

Harga HP Baru Naik, Penjualan Ponsel Bekas Justru Masih Lesu di Awal 2026

Teknologi | Jumat, 6 Maret 2026

PIFA, Tekno - Harga smartphone terbaru mulai merangkak naik sejak awal 2026. Sejumlah produsen ponsel kompak menaikkan harga produk mereka di tengah tekanan krisis pasokan chip memori (RAM) global.

Kondisi tersebut diperkirakan dapat memengaruhi pola belanja konsumen. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai kenaikan harga smartphone berpotensi membuat masyarakat menunda pembelian ponsel baru atau beralih ke perangkat bekas yang lebih terjangkau.

“Harga ponsel baru meningkat, maka untuk mengikuti kebutuhan dan gaya hidup biasanya konsumen beralih ke pasar bekas dengan beli HP bekas atau menunda ganti HP,” kata Esther.

Ia menjelaskan, jika kenaikan harga terus berlanjut sementara pendapatan masyarakat menurun, konsumen cenderung lebih memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan kebutuhan tersier seperti membeli smartphone. Kondisi tersebut berpotensi menekan permintaan ponsel baru di pasar.

“Karena harga barang naik sementara pendapatan riil turun, maka kemungkinan permintaan terhadap barang juga berkurang,” ujarnya.

Namun kondisi di lapangan belum sepenuhnya sejalan dengan prediksi tersebut. Sejumlah pedagang mengaku penjualan ponsel bekas di Indonesia justru masih cenderung lesu pada awal 2026.

Soraya, karyawan Max Cellular di pusat penjualan ponsel ITC Fatmawati, mengatakan aktivitas pembelian saat ini jauh lebih sepi dibandingkan tahun lalu. Bahkan menjelang Ramadan dan Lebaran, peningkatan jumlah pembeli belum terlihat signifikan.

“Kondisinya itu sangat sepi. Jangankan HP second, HP baru saja juga kurang yang pembelinya untuk tahun ini,” ujarnya.

Menurut Soraya, sebagian besar konsumen yang datang mencari ponsel bekas dengan harga murah, umumnya di bawah Rp1 juta. Pembeli juga lebih fokus pada kapasitas RAM dan memori internal dibandingkan spesifikasi lainnya.

“Biasanya orang cari di range harga di bawah satu juta, sekitar Rp800 ribu sampai Rp900 ribu. Yang penting RAM sama internalnya yang besar,” katanya.

Hal serupa disampaikan pedagang lain bernama Vivi. Ia mengatakan permintaan ponsel bekas, khususnya iPhone, juga mengalami penurunan pada awal tahun ini. Meski demikian, beberapa model lama masih cukup diminati pembeli.

“Kurang sih. Tapi yang masih sering dicari itu iPhone 13 basic sama iPhone 11,” ujarnya.

Ia menyebut harga iPhone 13 bekas saat ini berada di kisaran Rp6,7 juta, tergantung kondisi perangkat.

Sementara itu, pedagang lain bernama Marco menilai kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih turut memengaruhi daya beli masyarakat. Menurutnya, transaksi tetap berjalan setiap hari, tetapi jumlahnya tidak sebanyak tahun sebelumnya.

“Ekonomi lagi nggak enak, jadi dibanding tahun sebelumnya tahun ini terasa kurang. Tapi tetap ada, sehari satu-satu masih jalan,” katanya.

Marco juga menambahkan beberapa tipe iPhone bekas justru mengalami kenaikan harga karena stok yang terbatas. Salah satunya adalah iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max yang masih banyak dicari meski harganya relatif tinggi.

Di sisi lain, ponsel bekas kelas menengah seperti iPhone 13 masih menjadi pilihan populer karena dianggap menawarkan spesifikasi yang cukup mumpuni dengan harga lebih terjangkau. Saat ini, iPhone 13 bekas dengan kapasitas 128GB dijual sekitar Rp7 jutaan.

Tren pencarian ponsel bekas juga menunjukkan perubahan perilaku konsumen. Diki, salah satu penjual ponsel, mengatakan banyak pembeli kini sudah melakukan riset terlebih dahulu melalui media sosial sebelum datang ke toko.

“Sekarang customer biasanya lihat dari sosial media dulu. Mereka cek harga di Instagram atau TikTok, jadi pas datang sudah tahu mau beli apa,” ujarnya.

Meski harga smartphone baru diperkirakan terus meningkat akibat krisis pasokan chip memori global, para pedagang menilai pasar ponsel bekas tidak serta-merta ikut terdongkrak. Harga perangkat second masih sangat bergantung pada ketersediaan stok, kondisi barang, serta peluncuran model baru di pasar.

Para pedagang berharap penjualan bisa membaik dalam beberapa bulan ke depan, terutama menjelang Lebaran saat masyarakat mulai menerima tunjangan hari raya (THR). Namun hingga awal Maret 2026, aktivitas pembelian ponsel masih terbilang sepi, menandakan daya beli konsumen belum sepenuhnya pulih.

Rekomendasi

Foto: 21 Anak Binaan LPKA Kelas II Sungai Raya Dilatih Jadi Barista Handal | Pifa Net

21 Anak Binaan LPKA Kelas II Sungai Raya Dilatih Jadi Barista Handal

Pontianak
| Jumat, 13 Juni 2025
Foto: Vadel Sempat Bersumpah Tidak Pernah Berhubungan Badan dengan LM, Begini Kata Razman | Pifa Net

Vadel Sempat Bersumpah Tidak Pernah Berhubungan Badan dengan LM, Begini Kata Razman

Jakarta
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Untan Rayakan Dies Natalis ke-66: Merajut Harmoni, Mengukir Prestasi, Membangun Negeri Berkelanjutan | Pifa Net

Untan Rayakan Dies Natalis ke-66: Merajut Harmoni, Mengukir Prestasi, Membangun Negeri Berkelanjutan

Lokal
| Rabu, 21 Mei 2025
Foto: Tekuk Juventus 2-1, AC Milan Melaju ke Final Supercoppa Italiana | Pifa Net

Tekuk Juventus 2-1, AC Milan Melaju ke Final Supercoppa Italiana

Italia
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Liverpool Tersingkir dari Piala FA Usai Dipermalukan Tim Juru Kunci | Pifa Net

Liverpool Tersingkir dari Piala FA Usai Dipermalukan Tim Juru Kunci

Inggris
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Bejat! Ayah di Sambas Cabuli Anak Tiri, Bahkan Saat Tidur Bertiga Bersama Istri | Pifa Net

Bejat! Ayah di Sambas Cabuli Anak Tiri, Bahkan Saat Tidur Bertiga Bersama Istri

Sambas
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Raisa Ajak Penonton JGTC 2025 untuk Lebih Berempati dan Tak Mengejar Keviralan | Pifa Net

Raisa Ajak Penonton JGTC 2025 untuk Lebih Berempati dan Tak Mengejar Keviralan

Pifabiz
| Senin, 10 November 2025
Foto: Bawa Serangkaian Upgrade Inovatif, Yamaha R25 2025 Semakin Kental dengan Spirit R World Series | Pifa Net

Bawa Serangkaian Upgrade Inovatif, Yamaha R25 2025 Semakin Kental dengan Spirit R World Series

Indonesia
| Kamis, 24 April 2025
Foto: MU Lanjutkan Efisiensi, Amorim Soroti Dampak Krisis Prestasi | Pifa Net

MU Lanjutkan Efisiensi, Amorim Soroti Dampak Krisis Prestasi

Indonesia
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Lisa BLACKPINK Beradu Akting di Serial HBO The White Lotus Musim Ketiga | Pifa Net

Lisa BLACKPINK Beradu Akting di Serial HBO The White Lotus Musim Ketiga

Dunia
| Kamis, 20 Februari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Usai Gugur di Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Langsung Alih Fokus ke Piala Dunia | Pifa Net

Usai Gugur di Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Langsung Alih Fokus ke Piala Dunia

PIFA.CO.ID, SPORTS - Kiprah Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2025 telah usai. Setelah tersingkir di babak perempat final, pelatih Nova Arianto kini mulai mempersiapkan tim untuk tampil di Piala Dunia U-17 2025.Langkah Indonesia terhenti usai dibantai Korea Utara dengan skor telak 0-6 di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah, pada Senin (14/4/2025) malam WIB. Meski gagal melaju ke semifinal, Indonesia tetap mengantongi tiket menuju Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Qatar pada November 2025. Meski gagal melaju ke semifinal, Indonesia tetap mengantongi tiket menuju Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Qatar pada November 2025. Nova menegaskan bahwa dirinya dan tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh. Ia juga sudah menyiapkan rencana jangka pendek dan panjang untuk menyambut turnamen level dunia tersebut."Kami melakukan evaluasi, evaluasinya akan kami laporkan kepada PSSI. Setelah itu kami akan mencoba membuat road map rencana menuju Piala Dunia (U-17). Ya kita akan lihat road map-nya seperti apa dan kami sampaikan kepada PSSI," kata Nova kepada tim Media PSSI, mengutip detiksport."Semoga apa yang kami persiapkan ke depannya bisa membuat kami lebih maksimal dan pemain bisa lebih ber-progress dan lebih siap untuk Piala Dunia nanti," lanjutnya.Keikutsertaan di Qatar nanti menjadi yang kedua bagi Indonesia di ajang Piala Dunia U-17, setelah sebelumnya tampil sebagai tuan rumah pada edisi 2023.

Indonesia
| Selasa, 15 April 2025

Teknologi

Foto: Review WD My Passport 6TB: Kapasitas Besar dalam Desain Portabel | Pifa Net

Review WD My Passport 6TB: Kapasitas Besar dalam Desain Portabel

PIFA, Tekno - Mencari hardisk eksternal yang portabel namun memiliki kapasitas besar? Western Digital adalah salah satu merek yang layak dipertimbangkan, terutama dengan hadirnya WD My Passport 6TB. Kapasitas yang besar ini sangat mengesankan untuk sebuah hardisk eksternal berukuran 2,5 inci yang portabel. Berikut adalah ulasan mendetail mengenai WD My Passport 6TB berdasarkan review dari Hitekno.com. Kapasitas Besar dalam Ukuran Kecil WD My Passport menawarkan kapasitas hingga 6TB, sebuah lompatan besar dari batas kapasitas sebelumnya untuk HDD 2,5 inci yang biasanya berkisar antara 4TB hingga 5TB. Dengan ukuran yang ringkas, hardisk ini menjadi pilihan ideal untuk mereka yang membutuhkan kapasitas penyimpanan besar namun tetap mudah dibawa ke mana-mana. Konektivitas dan Kecepatan WD My Passport 6TB mendukung USB 3.2 Gen1 dengan port USB-A yang menawarkan kecepatan transfer data hingga 5Gbps. Namun, untuk kecepatan baca (read) dan tulis (write), WD My Passport 6TB memiliki kecepatan yang sebanding dengan HDD pada umumnya, yakni kecepatan baca 126,50 MB/s dan kecepatan tulis 114,60 MB/s. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa meskipun kecepatan tersebut masih di bawah SSD yang bisa mencapai kecepatan di atas 300 MB/s, namun sudah cukup baik dibandingkan HDD 2,5 inci lainnya yang berkisar di 100 MB/s untuk kecepatan baca dan tulis. Pengujian Kecepatan Dalam pengujian yang dilakukan oleh Hitekno.com, WD My Passport 6TB menunjukkan performa yang cukup stabil. Saat menyalin file berukuran besar, kecepatan rata-rata yang dicapai adalah di atas 110 MB/s. Kecepatan ini memungkinkan untuk proses loading mengambil dan menyimpan file yang relatif cepat, meskipun tidak secepat SSD. Fitur dan Software Pendukung Western Digital membekali WD My Passport 6TB dengan berbagai software pendukung. Hardisk ini dilengkapi dengan aplikasi WD Discovery untuk Mac dan Windows yang membantu mengelola hardisk, menghubungkan dengan layanan cloud, serta menambahkan perlindungan password. Aplikasi WD Discovery juga memungkinkan pengguna mengunduh tiga aplikasi tambahan lainnya: Backup - Acronis, WD Drive Utilities, dan WD Security. WD Security: Menyediakan perlindungan data tinggi dengan enkripsi 256-bit AES, selain melindungi dengan password. WD Drive Utilities: Mengelola dan merawat hardisk dengan fitur seperti cek status, quick drive test, mengatur sleep timer, dan mem-format drive. WD Backup: Memudahkan backup data baik ke drive maupun ke cloud. Spesifikasi Interface: USB 3.2 Gen1 Kapasitas: 6TB Kecepatan: 126,50 MB/s baca, 114,60 MB/s tulis Dimensi: 10,9 x 8,1 x 2,2 cm Berat: 235,8 gram Sistem Operasi yang Didukung: Windows 10, ChromeOS, dan Mac Paket Penjualan Paket penjualan WD My Passport 6TB mencakup: HDD Kabel SuperSpeed USB-A Panduan instalasi cepat Software manajemen Harga WD My Passport 6TB dibanderol dengan harga Rp 2.890.000 dan sudah tersedia di toko resmi WD di Tokopedia, Shopee, dan Lazada sejak Juni 2024. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan: Ukuran yang mudah dibawa Kapasitas besar hingga 6TB Mendukung USB 3.2 Gen 1 Banyak software pendukung Kekurangan: Belum SSD Tidak disertai kabel USB type-C WD My Passport 6TB adalah pilihan hardisk portable dengan kapasitas besar yang layak dipertimbangkan. Dengan harga yang ditawarkan, hardisk ini cocok sebagai penyimpanan portable yang tidak hanya untuk backup data tetapi juga untuk penyimpanan file sehari-hari. Kapasitas besar, fitur lengkap, dan harga terjangkau menjadikannya pilihan yang menarik di pasaran. (b)

Indonesia
| Rabu, 26 Juni 2024

Sports

Foto: Seleksi Ketat di Kota Manado: Siapa Pemain Berbakat Timnas U-17 Indonesia yang Akan Terpilih? | Pifa Net

Seleksi Ketat di Kota Manado: Siapa Pemain Berbakat Timnas U-17 Indonesia yang Akan Terpilih?

PIFA, Sports - Kota Manado menjadi tuan rumah penyelenggara seleksi pemain tim-U17 Indonesia yang ke-11. Sebanyak 124 peserta terlihat bersemangat mengikuti seleksi yang diadakan di stadion, diikuti dengan antusias sejak pukul 08.30 WITA.  Para peserta bahkan sudah berbaris rapi di pintu masuk stadion sejak pukul 07.00 WITA untuk melakukan registrasi. Seleksi di Manado juga diikuti oleh peserta dari beberapa daerah lain, seperti Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Dalam acara seleksi ini, hadir para tokoh penting sepak bola Indonesia, termasuk Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, anggota Komite Eksekutif dan manajer tim U-17 Indonesia Endri Erawan, serta Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Selain itu, dua pemandu bakat, yaitu Rully Nere dan Firman Utina, juga ikut hadir dalam seleksi ini. Zainudin Amali menyampaikan pesan kepada para peserta bahwa tidak ada kuota khusus untuk jumlah pemain yang akan direkrut. Para pemain diharapkan menunjukkan kemampuan terbaiknya selama seleksi, karena tidak ada pemain titipan. Semua peserta bersaing ketat untuk lolos masuk seleksi nasional, sebelum memasuki pemusatan latihan (TC) di Jerman nanti. “Hari ini tim pemandu bakat yang dipimpin oleh Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri datang untuk memantau seleksi pemain timnas U-17 di Manado. Tidak ada kuota khusus perihal jumlah pemain yang akan direkrut. Tugas kalian adalah menunjukkan kemampuan terbaik saat seleksi. Tidak ada pemain titipan. Semua bersaing ketat untuk lolos masuk seleksi nasional, sebelum pemusatan latihan (TC) di Jerman nanti,” ujar Zainudin Amali, seperti dikutip PIFA dari laman resmi PSSI, Senin (31/7). Proses seleksi dipimpin langsung oleh Indra Sjafri, didampingi oleh dua pemandu bakat. Para peserta dibagi menjadi beberapa tim dan diberikan kesempatan untuk bertanding satu sama lain, menunjukkan kemampuan baik secara individu maupun kelompok. Indra Sjafri menjelaskan bahwa beberapa parameter digunakan dalam seleksi ini, termasuk postur dan hal-hal lain seperti skill, teknik, dan kemampuan taktikal. Para pemain diharapkan tampil maksimal, karena pemain yang dicari untuk timnas U-17 bisa saja berada di antara mereka. “Ada beberapa hal yang dijadikan parameter untuk melakukan seleksi ini, selain postur, tentu hal-hal lain seperti skill, teknik dan kemampuan taktikal. Kami berharap para pemain bisa tampil maksimal, karena mungkin pemain yang kami cari ada di sini,” tutur Indra Sjafri. Diketahui. Setelah seleksi di 12 kota rampung, para pemandu bakat akan menyampaikan laporan kepada Indra Sjafri. Laporan ini menjadi dasar untuk pemanggilan para pemain yang akan kembali diseleksi pada seleksi nasional yang rencananya akan digelar di Jakarta. Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, para peserta berharap dapat meraih kesempatan berharga untuk menjadi bagian dari timnas U-17 Indonesia yang berprestasi. (hs)

Manado
| Senin, 31 Juli 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5