Harga Tiket Konser BTS di GBK 2026 Mulai Rp1,8 Juta

Harga Tiket Konser BTS di GBK 2026 Mulai Rp1,8 Juta

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-PifabizHarga Tiket Konser BTS di GBK 2026 Mulai Rp1,8 Juta

Harga Tiket Konser BTS di GBK 2026 Mulai Rp1,8 Juta

Pifabiz | Jumat, 22 Mei 2026

BTS resmi mengumumkan rincian harga tiket dan denah kursi konser BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’ IN JAKARTA yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 26 dan 27 Desember 2026.

Promotor iME Indonesia menyebut tiket konser comeback BTS tersebut dibagi menjadi lima kategori utama dengan harga mulai Rp1,8 juta hingga Rp4,5 juta, belum termasuk pajak dan biaya administrasi.

Seluruh kategori menggunakan sistem duduk bernomor kursi tanpa area festival berdiri.

Berikut daftar harga tiket konser BTS di Jakarta:

  • VIP Package: Rp4,5 juta
  • Platinum Floor: Rp3,65 juta
  • Platinum Tribune: Rp3,65 juta
  • CAT 1: Rp2,8 juta
  • CAT 2: Rp2,3 juta
  • CAT 3: Rp1,8 juta

Kategori CAT 3 menjadi tiket termurah yang berada di area tribun atas. Sementara CAT 2 ditempatkan di tribun tengah dan CAT 1 berada di tribun bawah.

Untuk penonton yang ingin lebih dekat dengan panggung, tersedia kategori Platinum Floor dan Platinum Tribune dengan harga Rp3,65 juta.

Sedangkan kategori paling mahal adalah VIP Package yang menempatkan penonton di area lapangan paling dekat dengan panggung utama.

Pemegang tiket VIP juga mendapat berbagai fasilitas tambahan seperti akses soundcheck sebelum konser, VIP laminate dan lanyard, poster resmi, gift set, hingga jalur khusus pembelian merchandise.

Sementara pembeli tiket Platinum hingga CAT 3 akan mendapatkan poster resmi sebagai bonus.

Promotor juga menyediakan area ramah disabilitas untuk pengguna kursi roda yang dapat diakses melalui kontak resmi promotor.

Jadwal Penjualan Tiket

Pendaftaran Weverse ARMY Membership Presale dibuka mulai 22 Mei 2026 pukul 12.00 WIB hingga 27 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.

Setelah registrasi selesai, sesi ARMY Membership Presale akan berlangsung pada 9 Juni 2026 pukul 12.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Sedangkan penjualan umum atau General Onsale dibuka pada 11 Juni 2026 mulai pukul 12.00 WIB.

Konser ini menjadi penampilan grup penuh BTS di Indonesia setelah sekitar sembilan tahun. Sebelumnya, beberapa member seperti J-Hope dan Suga sempat datang ke Indonesia untuk proyek solo mereka.

Rekomendasi

Foto: Momen Gibran Tinjau Korban Banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi | Pifa Net

Momen Gibran Tinjau Korban Banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi

Bekasi
| Rabu, 5 Maret 2025
Foto: Rumah Warga di Pontianak Roboh Dihantam Ombak Kapal, Wali Kota Berikan Bantuan Darurat | Pifa Net

Rumah Warga di Pontianak Roboh Dihantam Ombak Kapal, Wali Kota Berikan Bantuan Darurat

Pontianak
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: Pj Gubernur Kalbar Tegaskan Sanksi Disiplin untuk SMAN 1 Mempawah Terkait Lalai Pengisisan PDSS | Pifa Net

Pj Gubernur Kalbar Tegaskan Sanksi Disiplin untuk SMAN 1 Mempawah Terkait Lalai Pengisisan PDSS

Mempawah
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: PSSI Buka Akreditasi Media untuk Indonesia vs Bahrain | Pifa Net

PSSI Buka Akreditasi Media untuk Indonesia vs Bahrain

Indonesia
| Minggu, 2 Maret 2025
Foto: Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur, Bisa Bikin Lebih Nyenyak  | Pifa Net

Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur, Bisa Bikin Lebih Nyenyak

Indonesia
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto:   Kisah Heroik Nelayan Jembrana Selamatkan Korban KMP Tunu, Seorang Anak Peluk Jasad Ayahnya | Pifa Net

Kisah Heroik Nelayan Jembrana Selamatkan Korban KMP Tunu, Seorang Anak Peluk Jasad Ayahnya

Nasional
| Senin, 7 Juli 2025
Foto: Polisi Amankan Ratusan Miras Ilegal di Pontianak, Tiga Orang Ditangkap | Pifa Net

Polisi Amankan Ratusan Miras Ilegal di Pontianak, Tiga Orang Ditangkap

Pontianak
| Jumat, 7 Maret 2025
Foto: Indonesia Tembus Semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 Usai Tekuk Jepang 1-0 | Pifa Net

Indonesia Tembus Semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 Usai Tekuk Jepang 1-0

Timnas
| Senin, 17 November 2025
Foto: Kebocoran Data Sensitif DeepSeek Terungkap, Pengguna Diminta Waspada | Pifa Net

Kebocoran Data Sensitif DeepSeek Terungkap, Pengguna Diminta Waspada

Indonesia
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Irlandia Bekuk Portugal 2-0, Cristiano Ronaldo Dikartu Merah Langsung | Pifa Net

Irlandia Bekuk Portugal 2-0, Cristiano Ronaldo Dikartu Merah Langsung

Sports
| Jumat, 14 November 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: BLACKPINK Siap Rilis Lagu Baru JUMP pada 11 Juli 2025, Tampil Perdana di Konser Tur Dunia DEADLINE | Pifa Net

BLACKPINK Siap Rilis Lagu Baru JUMP pada 11 Juli 2025, Tampil Perdana di Konser Tur Dunia DEADLINE

PIFAbiz - Grup K-pop ternama BLACKPINK dipastikan akan merilis lagu terbaru berjudul "JUMP" pada Jumat, 11 Juli 2025 pukul 13.00 waktu Korea Selatan, seperti diumumkan oleh agensi mereka, YG Entertainment. Lagu ini menjadi karya musik pertama BLACKPINK dalam dua tahun delapan bulan terakhir, menandai kembalinya mereka ke industri musik secara resmi. Menjelang perilisan, cuplikan video musik "JUMP" telah lebih dulu diunggah di akun Instagram resmi BLACKPINK. Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, para anggota—Rose, Lisa, Jennie, dan Jisoo—tampil glamor di tengah kilauan papan reklame yang menampilkan wajah masing-masing, memberi kesan megah dan penuh energi. Lagu "JUMP" pertama kali dibawakan secara langsung dalam pembukaan konser tur dunia BLACKPINK bertajuk "DEADLINE" yang digelar di Goyang Stadium, Korea Selatan, pada 5 dan 6 Juli 2025. Konser ini mencetak sejarah, karena BLACKPINK menjadi girl group K-pop pertama yang tampil di stadion tersebut dan berhasil menyedot sekitar 78.000 penonton selama dua hari pertunjukan. Setelah menggelar konser perdana di Korea Selatan, BLACKPINK akan melanjutkan tur dunia mereka ke 15 kota besar di Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Indonesia menjadi salah satu negara tujuan, dengan BLACKPINK dijadwalkan tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 1 dan 2 November 2025. Perilisan "JUMP" sekaligus menjadi pembuka era baru BLACKPINK yang terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu ikon global musik K-pop.

Pifabiz
| Rabu, 9 Juli 2025

Lokal

Foto: Bupati Martin Rantan Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum Perbakin Kabupaten Ketapang Periode 2021-2025  | Pifa Net

Bupati Martin Rantan Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum Perbakin Kabupaten Ketapang Periode 2021-2025 

Berita Ketapang, PIFA - Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH.,M.Sos secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia) Kabupaten Ketapang periode 2021-2025 melalui penetapan sekaligus berdasarkan verifikasi dari panitia penjaringan, Selasa (08/02/2022) kemarin. Dalam Musyawarah Kabupaten (MUSCAB) yang telah dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2022 di Hotel Grand Zuri Ketapang, maka berdasarkan ketentuan pasal 7 ayat 3 anggaran rumah tangga menyatakan bahwa ketua yang dapat dipilih secara aklamasi berdasarkan tahapan ketentuan yang sudah diatur minimal mendapat dukungan dari peserta 50+1 suara. Dalam pemilihan tersebut Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos mendapat dukungan sebanyak 7 suara dan untuk calon ketua lainnya tidak mendapatkan dukungan.  Dengan demikian, panitia penjaringan berdasarkan berita acara verifikasi menetapkan Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos sebagai ketua umum Perbakin Kabupaten Ketapang periode 2021-2025. (rs)

Ketapang
| Rabu, 9 Februari 2022

Politik

Foto: Politisi PDIP Handoyo Cemas Jika Ganja Dilegalkan, Takut Masyarakat Lebih Pilih Tanam Ganja Ketimbang Padi | Pifa Net

Politisi PDIP Handoyo Cemas Jika Ganja Dilegalkan, Takut Masyarakat Lebih Pilih Tanam Ganja Ketimbang Padi

Berita Politik, PIFA - Rahmad Handoyo Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP mengaku cemas jika Ganja dilegalkan di Indonesia. Petani akan lebih memilih menanam ganja jika sudah dilegalisasi ketimbang membudidayakan padi atau sayur-sayuran. Diketahui kecemasan Handoyo itu dilandasi ganja yang memiliki nilai ekonomi tinggi, serta menjadi trend legalisasi di Internasional.  "Ganja kan nilai ekonominya tinggi, bisa jadi banyak orang yang mendadak jadi petani ganja. Tidak ada lagi petani yang nyawah, tidak ada yang menanam sayuran, dan buah-buahan," kata Handoyo mengutip CNNIndonesia.com, Rabu (29/6/2022). Merujuk laporan terbaru United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Handoyo mengatakan peningkatan konsumsi ganja di dunia dalam beberapa waktu terakhir berkontribusi dalam kenaikan jumlah orang dengan gangguan mental, depresi, hingga bunuh diri. Menurutnya, laporan UNODC tersebut harus menjadi bahan pertimbangan dalam wacana legalisasi ganja untuk kebutuhan medis di Indonesia. "Rilis WHO ini menyebutkan, saat ini semakin banyak warga depresi dan bunuh diri akibat maraknya pelegalan ganja di banyak negara. Kondisi ini harus menjadi perhatian kita, jangan hanya terbuai nilai ekonomi terjadi kemunduran generasi," kata Handoyo. Atas dasar itu, Handoyo meminta wacana legalisasi ganja untuk kebutuhan medis disikapi secara hati-hati.  Menurutnya,legalisasi ganja untuk kebutuhan medis tak boleh hanya sekadar mengikuti tren dunia, tapi harus berdasarkan kajian yang komprehensif. Handoyo menyatakan masukan dari dunia medis terkait khasiat ganja untuk kebutuhan medis dibandingkan obat lainnya harus benar-benar menjadi bahan pertimbangan. "Kita harus berhati-hati menyikapi wacana ini, bukan latah. Artinya sebelum ganja medis dilegalkan, terlebih dahulu dilakukan kajian komprehensif yang melibatkan segala unsur terkait, khususnya para medis, psikolog," kata Handoyo. Ia pun meminta proses pengawasan dilakukan dengan ketat bila kelak legalisasi ganja untuk kebutuhan medis dilakukan. Menurutnya, segala macam aktivitas terkait ganja di luar kebutuhan medis harus tetap dilarang. Legalisasi ganja untuk kepentingan medis di Indonesia menjadi perhatian usai ada seorang ibu yang memiliki anak tengah menderita penyakit kelainan otak. Saat car free day di Jakarta pada Minggu lalu (26/6/2022), ibu bernama Santi Warastuti asal Yogyakarta membawa serta anaknya yang bernama Pika. Dia memegang papan putih bertuliskan 'Tolong Anakku Butuh Ganja Medis' Santi mengaku sudah menanti selama hampir dua tahun agar Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonannya untuk melegalisasi ganja medis di Indonesia. (ja)

Indonesia
| Rabu, 29 Juni 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5