Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Aliansyah. (ANTARA/Sukarli)

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Aliansyah. (ANTARA/Sukarli)

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikKetua Komisi I DPRD Banjarmasin Soroti Pengadaan Mobil Listrik Pemkot

Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Soroti Pengadaan Mobil Listrik Pemkot

Politik | Kamis, 19 Februari 2026

PIFA, Politik - Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, menanggapi pengadaan puluhan mobil listrik yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin pada 2026. Pengadaan tersebut menjadi sorotan di tengah upaya efisiensi anggaran yang tengah digalakkan.

Aliansyah menyampaikan tanggapannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis. Ia mengatakan pengadaan sebanyak 21 unit mobil listrik jenis mini bus itu menimbulkan perhatian publik.

"Agar lebih jelas, kami kemarin mengundang pihak pemerintah kota untuk gelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait ini," ujarnya.

Menurut Aliansyah, dari sisi perhitungan anggaran, pengadaan mobil listrik memang dinilai lebih hemat dibandingkan skema sewa mobil dinas dari pihak ketiga.

“Dari sisi analisa angka, memang ada penghematan. Itu tidak bisa kita pungkiri. Hanya saja momentumnya kurang tepat,” ucap Aliansyah.

Ia menilai momentum pengadaan tersebut kurang tepat lantaran pada tahun yang sama terjadi pemotongan anggaran bonus atlet berprestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 serta penghapusan puluhan ribu penerima iuran BPJS Kesehatan.

Meski demikian, Aliansyah menegaskan Komisi I DPRD Kota Banjarmasin tetap mendukung kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin apabila pengadaan mobil listrik tersebut benar-benar mampu menghemat belanja daerah dalam jangka panjang.

"Kami hanya ingin mendengarkan alasan Pemkot menyetop sewa mobil dinas dan memilih membeli mobil listrik," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Perlengkapan Bagian Umum Setdako Banjarmasin, Ahmad Zazuli, menjelaskan keputusan membeli mobil listrik dinilai jauh lebih efisien dibandingkan skema sewa mobil dinas konvensional. Selain itu, kebijakan tersebut juga sejalan dengan kebijakan nasional terkait transisi energi ramah lingkungan dan target zero emisi sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022.

“Kalau menggunakan sistem sewa mobil dinas jenis Innova, satu unitnya Rp16 juta per bulan. Dikalikan 36 SKPD dan 12 bulan, totalnya Rp6,912 miliar,” kata Zazuli.

“Itu belum termasuk BBM yang tetap ditanggung anggaran pemerintah," ucapnya.

Ia mengungkapkan biaya bahan bakar dengan intensitas pemakaian sedang bisa mencapai Rp1 juta per minggu atau sekitar Rp4 juta per bulan. Dalam setahun, biaya BBM per unit kendaraan bisa mencapai Rp192 juta, sehingga total pengeluaran sewa mobil beserta BBM mencapai sekitar Rp7,1 miliar per tahun.

“Belum lagi ditambah biaya perawatan lainnya,” ujar Zazuli. “Seperti ganti oli dan servis tahunan Rp750 ribu, penggantian ban Rp12 juta, kampas rem Rp350 ribu dan pajak mobil Rp143 ribu”, ujarnya.

Adapun untuk pengadaan mobil listrik, Pemkot Banjarmasin memilih 21 unit kendaraan listrik dengan harga Rp250 juta per unit yang sudah termasuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Kalimantan Selatan. Total anggaran pembelian 21 unit tersebut sekitar Rp5,2 miliar, dengan biaya operasional yang nyaris nol untuk BBM karena berbasis listrik.

"Jadi ada efisiensi sekitar Rp1,8 miliar dibanding sistem sewa," ujarnya.

Menyadari kendaraan listrik membutuhkan ekosistem pendukung, Pemerintah Kota Banjarmasin juga menggandeng PLN untuk mempercepat penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"PLN juga telah berjanji mendukung untuk penyediaan SPKLU secara gratis yang nantinya akan di tempatkan di Balai Kota Banjarmasin," ujarnya.

Rekomendasi

Foto: Empat Kandidat Potensial Pengganti Thiago Motta di Juventus | Pifa Net

Empat Kandidat Potensial Pengganti Thiago Motta di Juventus

Italia
| Sabtu, 1 Maret 2025
Foto: Evakuasi Penumpang Saudi Airlines di Bandara Kualanamu Usai Teror Bom, Kopasgat dan Jihandak Dikerahkan | Pifa Net

Evakuasi Penumpang Saudi Airlines di Bandara Kualanamu Usai Teror Bom, Kopasgat dan Jihandak Dikerahkan

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Sambut Duel Papan Atas, Pelatih Liverpool Sebut Nottingham Forest Layak Juara Liga Inggris | Pifa Net

Sambut Duel Papan Atas, Pelatih Liverpool Sebut Nottingham Forest Layak Juara Liga Inggris

Inggris
| Selasa, 14 Januari 2025
Foto: CustoMAXI 2025 Resmi Digelar, Jadi Wadah Bagi Pecinta Modifikasi MAXI Yamaha | Pifa Net

CustoMAXI 2025 Resmi Digelar, Jadi Wadah Bagi Pecinta Modifikasi MAXI Yamaha

Otomotif
| Senin, 22 September 2025
Foto: Buka Peluang Pembatasan Game Online Seperti PUBG Usai Insiden Ledakan di SMAN 72 | Pifa Net

Buka Peluang Pembatasan Game Online Seperti PUBG Usai Insiden Ledakan di SMAN 72

Nasional
| Senin, 10 November 2025
Foto: Yamaha Cetak Ribuan Penjualan di Jakarta Fair Kemayoran 2025, NMAX Turbo Jadi Primadona | Pifa Net

Yamaha Cetak Ribuan Penjualan di Jakarta Fair Kemayoran 2025, NMAX Turbo Jadi Primadona

Otomotif
| Rabu, 23 Juli 2025
Foto: SPPG Kalbar Percepat Verifikasi Mitra untuk Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis | Pifa Net

SPPG Kalbar Percepat Verifikasi Mitra untuk Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis

Kalbar
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Kunjungan Menteri Bahlil ke Papua Barat Daya Disambut Protes Warga Soal Tambang Nikel di Raja Ampat | Pifa Net

Kunjungan Menteri Bahlil ke Papua Barat Daya Disambut Protes Warga Soal Tambang Nikel di Raja Ampat

Nasional
| Senin, 9 Juni 2025
Foto: KPK Geledah Rumah Djan Faridz Terkait Kasus Harun Masiku, PPP Terkejut | Pifa Net

KPK Geledah Rumah Djan Faridz Terkait Kasus Harun Masiku, PPP Terkejut

Jakarta
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026 | Pifa Net

PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

Timnas
| Kamis, 16 Oktober 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Menular Lewat Saluran Cerna dan Saluran Pernafasan, Ini Cara Pencegahan Hepatitis Akut! | Pifa Net

Menular Lewat Saluran Cerna dan Saluran Pernafasan, Ini Cara Pencegahan Hepatitis Akut!

Berita Nasional, PIFA - Penyakit Hepatitis Akut telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius tersebut. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit ini. Meski belum diketahui pasti penyebab penyakit itu, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A, dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI menyebutkan bahwa dugaan awal disebabkan oleh Adenovirus, SARS CoV-2, virus ABV dll. Virus tersebut utamanya menyerang saluran cerna dan saluran pernafasan. Untuk mencegah risiko infeksi, Prof Hanifah menyarankan agar orang tua meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan tindakan pencegahan. Langkah awal yang bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. “Untuk mencegah dari saluran pencernaan, jagalah kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang, tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain serta menghindari kontak anak-anak kita dari orang yang sakit agar anak-anak kita tetap sehat,” jelas Peneliti di RSCM dan FK UI ini dalam keterangan pers pada Kamis (5/5), dikutip PIFA dari SehatNegeriku. Kemudian untuk mencegah penularan Hepatitis Akut melalui saluran pernafasan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. Prof Hanifah mengatakan, pemahaman orang tua terhadap gejala awal penyakit Hepatitis Akut sangatlah penting. Prof Hanifah menyebutkan secara umum gejala awal penyakit Hepatitis Akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna putih pucat. Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, orang tua diminta segera memeriksakan anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal. Lebih lanjut Prof Hanifah menegaskan jangan menunggu hingga muncul gejala kuning bahkan sampai penurunan kesadaran. Sebab kondisi tersebut menunjukkan bahwa infeksi Hepatitis sudah sangat berat. Jika terlambat mendapatkan penanganan medis, maka momentum dokter untuk menolong pasien sangat kecil. “Bawalah anak-anak kita ke fasyankes terdekat untuk mendapatkan pertolongan dari tenaga kesehatan. Jangan menunggu sampai gejalanya lebih berat, karena kalau berat kita kehilangan momentum untuk bisa menolong lebih cepat. Apalagi kalau sampai sudah terjadi penurunan kesadaran, maka kesempatan untuk menyelematkannya sangat kecil,” anjur Prof Hanifah. Oleh karena itu, lanjutnya, perlu adanya kerja sama yang solid antara orang tua, tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan agar bisa menemukan gejala Hepatitis Akut sedini mungkin agar anak segera mendapatkan pertolongan medis. (yd)

Jakarta
| Jumat, 6 Mei 2022

Sports

Foto: Fabio Capello Sebut Italia Harus Main Cepat Hadapi Swiss Euro 2024 | Pifa Net

Fabio Capello Sebut Italia Harus Main Cepat Hadapi Swiss Euro 2024

PIFA, Sports - Tim nasional Italia akan berhadapan dengan tim nasional Swiss dalam lanjutan Euro 2024. Gli Azzurri diinstruksikan untuk bermain dengan penuh keberanian dan kecepatan dalam laga tersebut. Eks pelatih Italia, Fabio Capello, mengungkapkan hal ini. Tim Swiss diperkuat oleh beberapa pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, dan Noah Okafor. "Italia membutuhkan kecepatan dan keberanian, dengan Chiesa sebagai pemain kunci dalam hal ini," ujar Capello seperti dilaporkan oleh La Gazzetta dello Sport. "Saya lebih menyukai pemain nomor 9 yang bisa bekerja sama dengan baik bersama tim daripada pemain yang selalu menekan lawan. Saya tetap percaya pada Scamacca," tambahnya. Pertandingan antara Swiss dan Italia akan berlangsung di Olympiastadion, Berlin, Jerman, pada Sabtu (29/6/2024) pukul 23.00 WIB. Menurut data head-to-head yang dilansir oleh situs UEFA, dari 61 pertandingan, Italia menang 29 kali, imbang 24 kali, dan kalah delapan kali melawan Swiss. Penampilan Italia di fase grup Euro 2024 kurang memuaskan. Tim asuhan Luciano Spalletti hanya mencatatkan satu kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang, sehingga mereka finis sebagai runner-up di Grup B. Pada Euro kali ini, Italia datang sebagai juara bertahan setelah berhasil meraih gelar pada edisi sebelumnya di bawah arahan Roberto Mancini.

Eropa
| Jumat, 28 Juni 2024

Nasional

Foto: Pulang Mulai 15 Juli, Kemenag Imbau Keluarga Jemput Jemaah Haji dengan Prokes Ketat | Pifa Net

Pulang Mulai 15 Juli, Kemenag Imbau Keluarga Jemput Jemaah Haji dengan Prokes Ketat

Berita Nasional, PIFA - Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji akan pulang ke Tanah Air mulai 15 Juli 2022. Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau pihak keluarga yang menjemput jemaah haji agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Ada empat embarkasi yang akan mengawali fase pemulangan pada 15 Juli mendatang, yaitu: kloter pertama  Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG), Jakarta-Bekasi (JKS), Padang (PDG), dan Solo (SOC).  Melansir laman kemenag, Plh. Dir. Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag RI, Susari mengatakan, keluarga atau kerabat jemaah haji boleh melakukan penjemputan, tapi harus tetap memenuhi protokol kesehatan secara ketat. Susari menegaskan, imbauannya ini guna mencegah potensi penyebaran COVID-19. "Akan ada dua titik berpotensi dalam penyebaran Covid-19. Pertama, saat penjemputan jemaah haji oleh keluarga atau kerabat. Sudah menjadi tradisi bahwa yang menjemput seorang jemaah haji tidak hanya satu orang, bisa dua, tiga, empat, bahkan lebih. Andai kata satu orang dijemput oleh 2-3 mobil, satu mobil berisi 4-5 orang, bisa dilihat berapa orang yang akan berkerumun disitu," jelas Susari dalam program FMB9 yang disiarkan dari Kantor Kemenkominfo RI, Jakarta, pada Senin (11/7/2022). "Kedua, nanti waktu pulang, juga sudah menjadi tradisi kerabat dan saudara jemaah haji akan berdatangan dan berinteraksi. Ini harus kita lakukan sosialisasi dan edukasi kepada mereka supaya tetap mematuhi protokol kesehatan," timpal dia. Susari juga menegaskan, jika ditemukan gejala Covid-19 pada jemaah haji, maka keluarga yang bersangkutan dianjurkan untuk tidak mengunjungi dahulu jemaah haji tersebut. Plt. Sekretaris Ditjen P2P Kementerian Kesehatan Yudhi Pramono menambahkan, pihak Kemenkes sudah menyiapkan posko kesehatan di setiap bandara kepulangan jemaah haji Indonesia. Kemenkes juga sudah menyiapkan ambulan dan rumah sakit bila ditemukan jemaah haji dalam keadaan darurat kesehatan.  "Kemudian di asrama haji, kami juga siapkan tim untuk memeriksa jemaah haji yang baru datang. Jadi mereka akan melakukan screening secara menyeluruh," terangnya. "Apabila ditemukan gejala-gejala Covid-19 maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan yakni antigen atau PCR. Apabila ditemukan reaksi ringan maka akan dilakukan isolasi oleh satgas covid daerah. Apabila ditemukan reaksi berat maka akan dilarikan ke rumah sakit yang telah ditetapkan," ujar Yudhi. Yudi menuturkan setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di asrama haji embarkasi kepulangan, jemaah haji akan diberikan kartu kewaspadaan kesehatan yang berisi data-data mengenai kesehatan jemaah. "Kartu ini dapat dipergunakan untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas atau rujukan ke rumah sakit," tutupnya. (yd)

Indonesia
| Selasa, 12 Juli 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5