Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda (kedua kiri depan) memberikan paparan pada Kunjungan kerja reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun 2025–2026 di Gedung Mahligai Pancasila, Ban

Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda (kedua kiri depan) memberikan paparan pada Kunjungan kerja reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun 2025–2026 di Gedung Mahligai Pancasila, Ban

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikKomisi II DPR RI Perkuat Pengawasan BUMD Lewat RUU dan Pembentukan Ditjen Baru

Komisi II DPR RI Perkuat Pengawasan BUMD Lewat RUU dan Pembentukan Ditjen Baru

Politik | Jumat, 20 Februari 2026

PIFA, Politik - Komisi II DPR RI memperkuat pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) BUMD serta pembentukan direktorat jenderal baru yang secara khusus menangani pembinaan dan pengawasan BUMD secara nasional.

Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan pembentukan Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan BUMD di Kementerian Dalam Negeri merupakan arahan langsung Presiden untuk meningkatkan standar tata kelola perusahaan daerah.

“Pembentukan Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan BUMD di Kementerian Dalam Negeri merupakan arahan Presiden untuk meningkatkan standar tata kelola,” kata Rifqinizamy Karsayuda saat Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun 2025–2026 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat.

Ia menjelaskan, selama ini pengawasan terhadap BUMD belum memiliki standar nasional yang seragam. Kondisi tersebut menyebabkan proses evaluasi kinerja dan pembinaan berjalan berbeda-beda di setiap daerah.

“Dirjen ini akan menjadi instrumen penguatan pembinaan dan pengawasan agar pengelolaan BUMD lebih terarah dan akuntabel,” ucapnya.

Selain pembentukan direktorat jenderal, Rifqinizamy Karsayuda menambahkan pemerintah juga akan segera mengirimkan Surat Presiden (Surpres) terkait RUU BUMD sebagai inisiatif pemerintah untuk dibahas bersama DPR RI.

Dalam rangka memperkaya substansi regulasi tersebut, Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke sejumlah provinsi, termasuk Kalimantan Selatan, guna menghimpun masukan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sebelum pembahasan RUU dimulai.

Ia menekankan bahwa regulasi baru ini akan mengatur standarisasi manajemen BUMD, transparansi laporan keuangan, mekanisme evaluasi kinerja, serta penguatan peran pembina dan pengawas.

Menurutnya, pembenahan sistem hukum menjadi fondasi penting agar BUMD memiliki arah bisnis yang jelas dan mampu beroperasi secara profesional di tengah persaingan usaha.

“Komisi II DPR RI berharap instrumen regulasi dan kelembagaan baru ini dapat mendorong reformasi tata kelola BUMD secara menyeluruh di seluruh Indonesia,” ujar Rifqinizamy Karsayuda.

Rekomendasi

Foto: Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis | Pifa Net

Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: Selain Agnez Mo, Ari Bias Tagih Royalti Lagu kepada KD-Reza Sebesar Rp 5 Juta | Pifa Net

Selain Agnez Mo, Ari Bias Tagih Royalti Lagu kepada KD-Reza Sebesar Rp 5 Juta

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Sekda Kapuas Hulu Hadiri Rapat Paripurna, Tiga Raperda Disetujui Bersama DPRD | Pifa Net

Sekda Kapuas Hulu Hadiri Rapat Paripurna, Tiga Raperda Disetujui Bersama DPRD

Kapuas Hulu
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Kejuaraan ASEAN Putri U-16 2025 Segera Digelar, Indonesia Hadapi Timor Leste dan Malaysia di Grup A | Pifa Net

Kejuaraan ASEAN Putri U-16 2025 Segera Digelar, Indonesia Hadapi Timor Leste dan Malaysia di Grup A

Timnas
| Rabu, 20 Agustus 2025
Foto: Derbi Manchester Jadi Laga Panas Pekan Keempat Liga Inggris | Pifa Net

Derbi Manchester Jadi Laga Panas Pekan Keempat Liga Inggris

Sports
| Jumat, 12 September 2025
Foto: Pentingnya Menyesuaikan Jadwal Tidur dengan Siklus Alami Tubuh | Pifa Net

Pentingnya Menyesuaikan Jadwal Tidur dengan Siklus Alami Tubuh

Indonesia
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Joey, Dean, dan Emil Resmi Jadi WNI, PSSI: Timnas Indonesia Semakin Kuat dan Lengkap | Pifa Net

Joey, Dean, dan Emil Resmi Jadi WNI, PSSI: Timnas Indonesia Semakin Kuat dan Lengkap

Indonesia
| Selasa, 11 Maret 2025
Foto: Mahalini Raharja Jalani Ibadah Umrah Pertama Bersama Rizky Febian | Pifa Net

Mahalini Raharja Jalani Ibadah Umrah Pertama Bersama Rizky Febian

Pifabiz
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan | Pifa Net

Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Ramai Isu soal Matahari Kembar, Prabowo Minta Menteri Kabinet Merah Putih Merapatkan Barisan | Pifa Net

Ramai Isu soal Matahari Kembar, Prabowo Minta Menteri Kabinet Merah Putih Merapatkan Barisan

Indonesia
| Selasa, 22 April 2025

Berita Terkait

Politik

Foto: PDIP Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran | Pifa Net

PDIP Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

PIFA.CO.ID, POLITIK - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming tanpa mengirimkan kadernya ke kabinet. Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, usai perayaan HUT ke-52 PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1).Menurut Basarah, keputusan ini sejalan dengan instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang mengutamakan kerja sama melalui prinsip gotong royong sesuai ideologi Pancasila. Meski mendukung pemerintahan, pengawasan akan dilakukan melalui legislatif."Ibu Mega menegaskan, PDIP akan membantu pengawasan jalannya pemerintahan di bawah Presiden Prabowo melalui peran parlemen," kata Basarah.Basarah juga menyampaikan bahwa hubungan Megawati dengan Prabowo bersifat baik dan bersahabat, berbeda dari sikap PDIP pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Indonesia
| Sabtu, 11 Januari 2025

Teknologi

Foto: Daftar Harga iPhone Januari 2025, iPhone 13 Banting Harga Jadi Segini! | Pifa Net

Daftar Harga iPhone Januari 2025, iPhone 13 Banting Harga Jadi Segini!

PIFA.CO.ID, TEKNO - Ada kabar baik buat kamu yang hendak membeli iPhone baru awal tahun ini. Sebab beberapa iPhone kini dijual dengan harga yang cukup terjangkau alias lebih rendah dari harga saat pertama kali dirilis.Nah, jika kamu hendak membeli iPhone awal tahun 2025 ini, berikut ini daftar harga iPhone 13, 14, atau 15 yang mungkin bisa untuk jadi bahan pertimbangan sebelum membeli.iPhone 15 mulai dari Rp 13 juta - Rp 20 JutaiPhone 15 Plus mulai dari Rp 16 juta - Rp 23 jutaiPhone 15 Pro mulai dari Rp 18 juta - Rp 29 jutaiPhone 15 Pro Max mulai dari Rp 18 juta - Rp 31 jutaiPhone 14 mulai dari Rp 12 juta - Rp 23 jutaiPhone 14 Plus mulai dari Rp 17 juta - Rp 24 jutaiPhone 14 Pro mulai dari Rp 19 juta - Rp 30 jutaiPhone 14 Pro Max mulai dari Rp 21 juta - Rp 31 JutaiPhone 13 mini mulai dari Rp 9 juta - Rp 21 jutaiPhone 12 mulai dari Rp 7 juta - Rp 14 jutaiPhone 11 mulai dari Rp 6 juta - Rp 8 jutaItulah daftar harga iPhone Januari 2025 yang bisa jadi patokan sebelum Anda memutuskan pergi ke konter. Semoga bermanfaat!

Indonesia
| Senin, 6 Januari 2025

Politik

Foto: Survei Indekstat: Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak Meski Kepuasan Publik terhadap Prabowo–Gibran Tinggi | Pifa Net

Survei Indekstat: Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak Meski Kepuasan Publik terhadap Prabowo–Gibran Tinggi

PIFA, Politik - Survei nasional yang dirilis Indekstat menunjukkan persoalan ekonomi masih menjadi isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan pemerintah, di tengah tingginya tingkat kepuasan publik terhadap 16 bulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Direktur Indekstat Ali Mahmudin memaparkan sebanyak 63,8 persen responden menilai persoalan ekonomi jauh lebih mendesak dibandingkan isu lainnya. Angka tersebut mengungguli persoalan sosial keamanan dan politik hukum yang masing-masing berada di angka 10,8 persen, pendidikan 5,3 persen, serta pertanian 3,2 persen. "Permasalahan yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan dan pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah (PR) utama bagi pemerintah, bahkan sejak era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf pada periode 2019-2024 lalu," kata Ali dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat yang dipantau secara daring di Jakarta, Sabtu. Ali menjelaskan, jika dibedah lebih dalam, terdapat tiga isu utama yang paling mengakar di masyarakat. Isu pertama adalah sulitnya mencari pekerjaan atau tingginya angka pengangguran sebesar 19,7 persen. Selanjutnya, meningkatnya angka kemiskinan sebesar 19,6 persen, serta mahalnya harga kebutuhan pokok seperti bahan bakar minyak (BBM) dan sembako sebesar 15,2 persen. Menurutnya, persoalan lapangan pekerjaan dan pengangguran bukanlah isu baru, melainkan pekerjaan rumah yang terus berlanjut dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya. Meski demikian, survei Indekstat juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran selama 16 bulan mencapai 79,2 persen. Selain tingkat kepuasan, survei tersebut juga menunjukkan tingkat kesadaran publik yang cukup tinggi terhadap sejumlah program kerja pemerintah. Tercatat, setidaknya empat dari delapan program kerja Prabowo-Gibran dikenal dengan baik oleh responden. "Program kerja tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis atau MBG 95,2 persen; Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 82,4 persen, Cek Kesehatan Gratis 69,6 persen, dan Koperasi Merah Putih 51 persen," ucap dia. Adapun pengumpulan data survei Indekstat dilakukan pada periode 11–25 Januari 2026 dengan melibatkan 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas yang tersebar di 38 provinsi secara proporsional. Survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan atau margin of error sebesar 2,9 persen.

Politik
| Sabtu, 21 Februari 2026
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5