Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsMessi Sempat Minta Cucurella Dikartu Merah, Wasit Bergeming di Final Piala Dunia 2026

Messi Sempat Minta Cucurella Dikartu Merah, Wasit Bergeming di Final Piala Dunia 2026

Sports | Selasa, 21 Juli 2026

New Jersey – Kapten timnas Argentina Lionel Messi sempat meminta wasit Slavko Vincic mengeluarkan kartu merah untuk bek Spanyol, Marc Cucurella, dalam final Piala Dunia 2026.

Messi menilai Cucurella melakukan gestur menutup mulut saat berbicara dengannya. Berdasarkan regulasi baru FIFA yang mulai diterapkan pada Piala Dunia 2026, tindakan menutup mulut ketika berkomunikasi di lapangan dapat dikenai sanksi berat apabila dilakukan untuk menyembunyikan ucapan yang melanggar aturan.

Namun, Vincic memutuskan tidak memberikan kartu merah kepada pemain Spanyol tersebut.

Gerakan Dinilai Tidak Memenuhi Unsur Pelanggaran

Dalam tayangan ulang pertandingan, Cucurella terlihat hanya menyentuh bagian bibirnya sesaat saat berbicara dengan Messi, tanpa benar-benar menutupi mulut.

Karena dinilai tidak memenuhi unsur pelanggaran sesuai interpretasi aturan, wasit membiarkan permainan tetap berlanjut.

Keputusan itu berbeda dengan sejumlah insiden lain sepanjang Piala Dunia 2026.

Almiron dan Hincapie Pernah Dikartu Merah

Pemain Paraguay Miguel Almiron sebelumnya mendapat kartu merah saat menghadapi Turki setelah dinilai menutup mulut ketika berbicara di lapangan.

Kasus serupa juga dialami bek Ekuador Piero Hincapie pada babak 32 besar. Keduanya dijatuhi hukuman karena dianggap melanggar aturan baru FIFA.

Meski demikian, gestur tangan di sekitar mulut tidak selalu berujung kartu merah.

Dalam laga Inggris kontra Argentina, Harry Kane juga sempat berbicara dengan tangan berada di dekat mulut. Namun, wasit menilai tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyembunyikan ucapan yang bersifat melanggar sehingga tidak memberikan sanksi.

Aturan Baru Berlaku di Piala Dunia 2026

Penerapan sanksi terhadap pemain yang menutup mulut saat berbicara mulai diberlakukan pada Piala Dunia 2026 sebagai bagian dari upaya FIFA meningkatkan transparansi dan memerangi ujaran diskriminatif di lapangan.

Kebijakan itu muncul setelah insiden dalam pertandingan Real Madrid melawan Benfica, ketika Vinicius Junior melaporkan pemain Benfica Gianluca Prestianni diduga menutupi mulut saat mengucapkan perkataan bernada rasialis.

Sejak saat itu, FIFA memperketat pengawasan terhadap gestur yang berpotensi digunakan untuk menyembunyikan ucapan yang melanggar kode etik pertandingan.

Rekomendasi

Foto: Tok! MK Hapus Syarat Ambang Batas Pencalonan Presiden 20 Persen | Pifa Net

Tok! MK Hapus Syarat Ambang Batas Pencalonan Presiden 20 Persen

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: Mangkir dari Panggilan Polisi, Lisa Mariana Terancam Dipanggil Paksa Terkait Kasus Video Asusila | Pifa Net

Mangkir dari Panggilan Polisi, Lisa Mariana Terancam Dipanggil Paksa Terkait Kasus Video Asusila

Pifabiz
| Sabtu, 12 Juli 2025
Foto: Rayakan Hari Kartini Bareng-bareng! Ratusan Pengendara Wanita Riding Bareng Pakai Grand Filano Hybrid Dengan Outfit Kebaya | Pifa Net

Rayakan Hari Kartini Bareng-bareng! Ratusan Pengendara Wanita Riding Bareng Pakai Grand Filano Hybrid Dengan Outfit Kebaya

Indonesia
| Jumat, 25 April 2025
Foto: Kepala BNPB Tinjau Operasi Modifikasi Cuaca di Kalbar, Upaya Tekan Risiko Bencana Akibat Hujan | Pifa Net

Kepala BNPB Tinjau Operasi Modifikasi Cuaca di Kalbar, Upaya Tekan Risiko Bencana Akibat Hujan

Kalbar
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Google Cloud di Kemendikbudristek, Terkait Kasus Chromebook | Pifa Net

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Google Cloud di Kemendikbudristek, Terkait Kasus Chromebook

Nasional
| Jumat, 18 Juli 2025
Foto: Pemuda di Kubu Raya Bacok Ayah Kandung hingga Kritis Gara-Gara Layang-Layang | Pifa Net

Pemuda di Kubu Raya Bacok Ayah Kandung hingga Kritis Gara-Gara Layang-Layang

Kubu Raya
| Selasa, 14 Oktober 2025
Foto: Muhammad Ferrari Sambut Antusias Uji Coba Timnas U-22 Indonesia vs Mali Jelang SEA Games 2025 | Pifa Net

Muhammad Ferrari Sambut Antusias Uji Coba Timnas U-22 Indonesia vs Mali Jelang SEA Games 2025

Timnas
| Kamis, 13 November 2025
Foto: Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai | Pifa Net

Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Perdana Tahun Ini! Seluruh Pengguna Sport Model Saling Sinergi dan Perkuat Solidaritas di Event Yamaha Synergy Ride | Pifa Net

Perdana Tahun Ini! Seluruh Pengguna Sport Model Saling Sinergi dan Perkuat Solidaritas di Event Yamaha Synergy Ride

Indonesia
| Kamis, 24 April 2025
Foto: Vokalis Band Sukatani Dipecat sebagai Guru Gegara Penampilannya | Pifa Net

Vokalis Band Sukatani Dipecat sebagai Guru Gegara Penampilannya

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Uskup Agung Pontianak Pimpin Misa Perayaan Natal di Rutan | Pifa Net

Uskup Agung Pontianak Pimpin Misa Perayaan Natal di Rutan

PIFA, Lokal - Rutan Kelas IIA Pontianak menggelar misa perayaan Natal yang dipimpin oleh Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus. Misa perayaan Natal itu dilakukan di gereja Oikumene Rutan Pontianak diikuti puluhan warga binaan, Selasa (2/1/2024). Kepala Rutan Kelas IIA Pontianak, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah mengatakan, sedikitnya 90 warga binaan dan tahanan mengikuti perayaan Natal di Rutan Pontianak tersebut. Dia mengatakan, dengan perayaan Natal bersama ini dapat memberikan semangat kepada warga binaan dan tahanan di Rutan. "Agar bisa berkehidupan lebih baik lagi dan tidak mengulangi tindak pidana. Setelah bebas, warga binaan memiliki bekal agama yang baik saat berinteraksi di masyarakat," katanya. Sementara itu, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus berpesan kepada warga binaan dan tahanan agar mereka senantiasa bersemangat dalam menjalani hidup walau saat ini sedang berada di dalam Rutan. Dia mengatakan, orang-orang dalam Rutan kerap menjadi kelompok orang tersingkir secara sosial, moral dan secara agama. Sehingga dengan kehadiran Natal di Rutan menjadi bentuk kepedulian. "Mereka perlu diselamatkan, dikuatkan dalam menjalani kenyataan hidup yang pahit yang mereka hadapi," katanya. Agus berpesan para warga binaan dan tahanan ini, agar mampu bersosialisasi dengan baik. Saling menghargai, menjaga dan menguatkan. "Ketika ditinggalkan keluarga, masyarakat, sepi berat beban hidup. Tetapi bila kita saling membina persaudaraan akan terasa ringan. Jangan pandang dari mana asalnya, tetapi kita bersama di tempat ini, mengalami nasib yang sama, maka harus saling meneguhkan," jelasnya. Di hadapan Tuhan, dia mengatakan seluruh manusia setara dan sama, namun yang membedakan bila telah berbuat dosa. Maka itu harus memperbaiki dan bertaubat kepada Tuhan dan tidak mengulangi perbuatan yang ada. (ap) 

Pontianak
| Rabu, 3 Januari 2024

Nasional

Foto: Jaksa Dakwa Mario Dandy dengan Penganiayan Berat Berencana | Pifa Net

Jaksa Dakwa Mario Dandy dengan Penganiayan Berat Berencana

PIFA, Nasional - Sidang perdana kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20) pada David Ozora (17) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (6/6/2023). Mario Dandy didakwa melakukan penganiayaan berat berencana pada David. Akibat penganiayaan yang dilakukan Mario sebagaimana dituangkan dalam visum et repertum Nomor : 001/MR/II/MPH/2023 tanggal 27 Februari 2023, David menderita luka dalam dan fisik. Adapun luka fisik yang diderita David karena penganiayaan Mario adalah: 1. Luka lecet pada pelipis bagian atas mata sebelah kanan ukuran 1,5x0,5 cm 2. Luka lecet pada pipi kanan ukuran 6x5 cm 3. Luka memar pada pipi kanan ukuran 6x5 cm 4. Luka robek pada bibir bawah sisi dalam ukuran 2 cm Jaksa menyebut, perbuatan Mario bersama Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane (19) dan anak berinisial AG (15) ini telah direncanakan. "Terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy beserta Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane dan anak AG selanjutnya disebut anak (penuntutan dilakukan secara terpisah) turut serta melakukan kejahatan penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu," ujar jaksa saat membacakan surat dakwaan di PN Jaksel dikutip dari detikNews, Selasa (6/6/2023). Singkat cerita, pada 20 Februari 2023, Mario bertemu dengan David. Jaksa menuturkan, pertemuan itu terwujud karena ada bantuan AG yang menghubungi David dengan alasan mengembalikan kartu pelajar. "Bahwa kemudian guna melancarkan niat mereka melakukan kekerasan kepada Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng, anak chat anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng untuk mengajak bertemu dengan dalih ingin mengembalikan Kartu pelajar di mana ajakan itu disetujui oleh anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng," kata jaksa. Sebelum menemui David, Mario menghubungi Shane dan meminta Shane untuk mendampinginya. Mario meminta Shane merekam ketika Mario menganiaya David dan permintaan Mario itu disanggupi Shane. Mario, AG, dan Shane menemui David di daerah Jakarta Selatan. Jaksa mengatakan penganiayaan terjadi saat pertemuan itu. Mario menganiaya David, Shane merekam aksi Mario, dan AG menyaksikan kejadian itu. Penganiayaan yang dilakukan Mario adalah dengan melakukan aksi tendangan bebas atau free kick ke kepala David. Saat itu, David sudah tergeletak tidak berdaya. "Bahwa akibat kekerasan yang dilakukan secara sadis oleh terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy, menyebabkan Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng mengalami penurunan kesadaran (akibat cedera kepala sedang) dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium hasilnya terdapat infeksi bakteri pada darah Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng," kata jaksa. Atas hal itu, Mario pun didakwa melanggar Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat. (hs)

Jakarta
| Selasa, 6 Juni 2023

Lokal

Foto: Bupati Muda Puji Sispamkota Polres Kubu Raya yang Komitmen Wujudkan Pemilu Damai | Pifa Net

Bupati Muda Puji Sispamkota Polres Kubu Raya yang Komitmen Wujudkan Pemilu Damai

PIFA, Lokal - Bupati Muda Kubu Raya, Muda Mahendrawan, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar oleh Kepolisian Resor Kubu Raya. Simulasi ini berlangsung di Kompleks Pergudangan Business Icon, Kecamatan Sungai Ambawang, pada Kamis (19/10). Menurut Bupati Muda, simulasi ini mencerminkan kesiapan Polres dan Polsek untuk mengawal serta mengamankan semua tahapan pemilihan umum 2024 yang sedang berlangsung. “Prinsipnya di Kabupaten Kubu Raya persiapan-persiapan terus diperkuat sampai di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena kita tahu sebaran dan jumlanya. Simulasi ini sebagai gambaran dan sekaligus kita bisa lebih presisi dalam menyikapi setiap perkembangan,” tegas Bupati Muda. Muda juga menyoroti pentingnya menghadapi penyebaran berita palsu dan ujaran kebencian dalam persiapan untuk tahun 2024. Dia menekankan perlunya memanfaatkan digitalisasi untuk mengimbangi era informasi yang cepat. "Sekarang adalah era informasi. Jadi kita juga harus mengimbanginya dengan informasi yang cepat juga. Informasi palsu yang beredar, ujaran kebencian, atau berita bohong itu bisa ditangkal kalau kita sama-sama membentenginya dengan informasi akurat yang cepat pula," ujarnya. Muda mencatat bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun yang berat karena selain pemilihan presiden dan legislatif, juga akan ada banyak acara masyarakat, termasuk acara budaya dan keagamaan yang berpotensi mengundang keramaian. Dia menekankan pentingnya menghindari pertemuan antara kegiatan politik dan acara masyarakat agar situasi tetap aman. Kapolres Kubu Raya, Arief Hidayat, menjelaskan bahwa Sispamkota disertai dengan deklarasi damai dan penandatanganan nota kesepahaman bersama Bawaslu. Arief berharap bahwa dengan kegiatan Sispamkota ini, pengawalan dan pengamanan Pemilu 2024 dapat berjalan aman dan kondusif. "Untuk mengawal dan mengamankan Pemilu 2024 nanti, kita sudah menyiapkan baik itu sarana prasarana dan personel sebanyak 400 orang," jelasnya. Selain itu, Arief Hidayat mengajak semua elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif dan memastikan keberlangsungan pemilu yang aman dan damai pada tahun 2024.

Kubu Raya
| Jumat, 20 Oktober 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5