OTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah. Antara

OTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah. Antara

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikOTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah

OTT Bupati Sukoharjo, KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah

Politik | Jumat, 10 Juli 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa logam mulia dan uang tunai bernilai miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Barang bukti tersebut terdiri atas uang tunai dalam mata uang rupiah, dolar Australia, dan dolar Singapura. KPK menduga aset yang diamankan berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh bupati.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan barang bukti tersebut ditemukan bersamaan dengan penangkapan sejumlah pihak dalam operasi yang digelar di wilayah Jawa Tengah.

"Selain mengamankan sejumlah orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk logam mulia, kemudian uang tunai, baik rupiah maupun valas, ada dolar Australia, kemudian juga ada dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah," ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Pada tahap awal operasi, KPK mengamankan 18 orang untuk menjalani pemeriksaan di Polresta Surakarta. Dari jumlah tersebut, sembilan orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Budi menjelaskan, rombongan pertama yang tiba di Jakarta terdiri atas empat orang, termasuk Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

"Kloter pertama tadi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejumlah 4 orang. Salah satunya adalah bupati Sukoharjo dan 3 orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo," katanya.

Sementara itu, lima orang lainnya dijadwalkan menyusul pada siang hari. Mereka terdiri atas tiga ASN Pemkab Sukoharjo dan dua pihak swasta yang diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo.

"Kemudian untuk kloter berikutnya, rencana siang ini akan tiba di Merah Putih KPK sejumlah 5 orang lagi. Tiga merupakan ASN di Pemkab Sukoharjo dan 2 lainnya adalah pihak swasta. Pihak-pihak tersebut di antaranya diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan juga Sukoharjo," lanjut Budi.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Operasi ini menambah daftar kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan KPK dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, lembaga antirasuah juga memproses hukum Bupati Langkat Syah Afandin dalam kasus dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby terkait dugaan suap jabatan dan gratifikasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), serta Bupati Muara Enim Edison dalam perkara dugaan suap pengadaan dan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Rekomendasi

Foto: Viral! Video Fuji Diduga Sindir Aisar Khaled dan Jennifer Coppen, Netizen Berdebat | Pifa Net

Viral! Video Fuji Diduga Sindir Aisar Khaled dan Jennifer Coppen, Netizen Berdebat

Pifabiz
| Jumat, 3 Januari 2025
Foto: Bupati Kapuas Hulu Resmi Buka Pekan Gawai Dayak di Seberuang: Pesta Budaya Sarat Makna dan Pelestarian Adat | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Resmi Buka Pekan Gawai Dayak di Seberuang: Pesta Budaya Sarat Makna dan Pelestarian Adat

Kapuas Hulu
| Jumat, 20 Juni 2025
Foto: ITGP 2025: 26 Teknisi Yamaha Terbaik Siap Bertarung di Tingkat Nasional | Pifa Net

ITGP 2025: 26 Teknisi Yamaha Terbaik Siap Bertarung di Tingkat Nasional

Otomotif
| Rabu, 23 Juli 2025
Foto: AC Milan Gagal Juara Coppa Italia, Jalan Menuju Eropa Makin Sulit | Pifa Net

AC Milan Gagal Juara Coppa Italia, Jalan Menuju Eropa Makin Sulit

Italia
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: Juventus Gasak Wydad AC 4-1, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025 | Pifa Net

Juventus Gasak Wydad AC 4-1, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025

Sports
| Senin, 23 Juni 2025
Foto: Wapres Gibran Sekolah Lebih Peka terhadap Kesehatan Mental Siswa Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta | Pifa Net

Wapres Gibran Sekolah Lebih Peka terhadap Kesehatan Mental Siswa Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Politik
| Rabu, 12 November 2025
Foto: Kontroversi Gol Pertama Inter Milan: Hasilkan Gol, Bolanya sudah Out? | Pifa Net

Kontroversi Gol Pertama Inter Milan: Hasilkan Gol, Bolanya sudah Out?

Indonesia
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Live Indonesia U-17 vs Korea Utara di Perempatfinal Piala Asia Malam Ini | Pifa Net

Live Indonesia U-17 vs Korea Utara di Perempatfinal Piala Asia Malam Ini

Indonesia
| Senin, 14 April 2025
Foto: Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh | Pifa Net

Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Sri Mulyani Sebut Tidak Ada PHK Tenaga Honorer Akibat Pemangkasan Anggaran | Pifa Net

Sri Mulyani Sebut Tidak Ada PHK Tenaga Honorer Akibat Pemangkasan Anggaran

Indonesia
| Jumat, 14 Februari 2025

Berita Terkait

Lifestyle

Foto:   Teknik Tepat Menyikat Gigi dan Penggunaan Obat Kumur yang Benar Menurut Dokter Spesialis | Pifa Net

Teknik Tepat Menyikat Gigi dan Penggunaan Obat Kumur yang Benar Menurut Dokter Spesialis

PIFA, Lifestyle - Dokter Spesialis Konservasi Gigi RSUD Bakti Pajajaran, drg. R Jarvi A Safitri, Sp.KG, menyoroti pentingnya teknik yang tepat dalam menyikat gigi untuk mencegah gigi berlubang. Dalam sebuah diskusi daring di Jakarta, Safitri menjelaskan bahwa sikat gigi sebaiknya dilakukan maksimal dua kali sehari: pagi hari setelah sarapan dan malam hari menjelang tidur. "Sikat gigi terlalu sering, meskipun dengan intensitas tinggi, dapat menyebabkan gigi menjadi abrasif atau terkikis. Hal ini disebabkan oleh tekanan mekanis yang berlebihan saat menyikat," ujarnya. Safitri juga menekankan pentingnya waktu yang tepat untuk menyikat gigi setelah makan. "Pagi hari, disarankan untuk menyikat gigi sekitar 30 menit hingga satu jam setelah sarapan, sementara pada malam hari, hindari menyikat gigi segera setelah mandi untuk mencegah terkikisnya gigi akibat tekanan berlebih," tambahnya. Selain menyikat gigi, drg. R Jarvi A Safitri, Sp.KG, juga merekomendasikan untuk rutin membersihkan karang gigi (scaling) minimal enam bulan sekali. Tindakan ini tidak hanya membersihkan plak-plak keras di sela gigi, tetapi juga mencegah masalah gusi berdarah. Terkait dengan penggunaan obat kumur, Safitri menyarankan agar digunakan secara tepat. "Obat kumur bisa membantu menyegarkan mulut dan menghilangkan infeksi, namun sebaiknya tidak digunakan lebih dari dua minggu berturut-turut. Kandungan alkohol yang tinggi dapat mengeringkan rongga mulut jika digunakan secara berlebihan," jelasnya. Dokter ini juga menekankan bahwa penurunan kadar air liur akibat penggunaan obat kumur dalam jangka panjang dapat memicu masuknya bakteri dan menyebabkan iritasi atau infeksi di dalam mulut.

Lifestyle
| Jumat, 13 Juni 2025

Lokal

Foto: Didi Haryono Ungkap Jurus Ampuh Lawan KKN di Pelayanan Publik | Pifa Net

Didi Haryono Ungkap Jurus Ampuh Lawan KKN di Pelayanan Publik

PIFA, Lokal - Calon Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 1, Didi Haryono, memaparkan strategi komprehensif untuk mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di sektor pelayanan publik dalam debat publik Pilgub Kalbar 2024. Debat yang digelar KPU pada Senin (18/11/2024) ini menjadi panggung bagi pasangan Sutarmidji-Didi Haryono (Midji-Didi) untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan inklusif."Keterlibatan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas dari KKN," tegas Didi. Menurutnya, tata kelola yang efisien dan inklusif harus melibatkan publik secara langsung, baik dalam pengawasan maupun pengambilan keputusan.Langkah-langkah yang akan diambil pasangan ini mencakup:Membentuk Forum Konsultasi Publik: Forum ini akan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.Musyawarah Terbuka: Menyerap aspirasi masyarakat melalui diskusi langsung di berbagai daerah.Melibatkan Tokoh Masyarakat dan Akademisi: Memberikan masukan yang berbobot dan relevan.Sistem Pengaduan Transparan: Memudahkan masyarakat melaporkan penyimpangan di pemerintahan.Sosialisasi Intensif: Meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya peran mereka dalam pengawasan pemerintah.“Rakyat bukan hanya penerima layanan, tetapi juga mitra strategis dalam membangun Kalimantan Barat,” tambahnya.Dalam debat yang mengusung tema Menyelaraskan Kebijakan di Bidang Politik, Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih, pasangan Midji-Didi menegaskan bahwa transparansi dan keterlibatan masyarakat adalah langkah nyata yang harus diambil untuk mengatasi tantangan KKN di Kalimantan Barat.

Pontianak
| Selasa, 19 November 2024

Lokal

Foto: Muhammad Pagi Berharap Bantuan Untuk Disabilitas Tingkatkan Kesadaran Berbagai Pihak | Pifa Net

Muhammad Pagi Berharap Bantuan Untuk Disabilitas Tingkatkan Kesadaran Berbagai Pihak

Mempawah - Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menghadiri langsung penyerahan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas Kabupaten Mempawah.  Ia berharap bantuan ini dapat berguna dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima.  Menurut dia, dengan adanya bantuan ini dapat meningkatkan kesadaran  dan kepedulian semua pihak akan pemenuhan kebutuhan dan hak bagi penyandang disabilitas. "Terima kasih kepada Pemprov Kalbar dan pihak terkait lainnya atas bantuannya, sangat berguna dan bermanfaat bagi para penyandang disabilitas di Kabupaten Mempawah," ujarnya, dikutip dari laman instagram pemkab Sambas, Rabu (8/9/2021). Ia juga berharap semoga bantuan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri, bekerja dan berinovasi di bidang yang ditekuni, hingga memberikan keberhasilan dan kebahagiaan.  Tak lupa, Muhamad Pagi juga meminta kepada para penyandang disabilitas untuk saling membantu dan menguatkan satu sama lain. "Semoga dapat meningkatkan kepercayaan dan kreatifitas, serta bermanfaat dalam mengembangkan diri," tutupnya.

Tim Redaksi
| Rabu, 8 September 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5