Ilustrasi - Bendera Inggris terlihat dengan latar belakang Big Ben di London, Inggris. ANTARA/Anadolu/py.

Ilustrasi - Bendera Inggris terlihat dengan latar belakang Big Ben di London, Inggris. ANTARA/Anadolu/py.

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalParlemen Inggris Desak Penguatan Pertahanan Mandiri, Kurangi Ketergantungan pada AS

Parlemen Inggris Desak Penguatan Pertahanan Mandiri, Kurangi Ketergantungan pada AS

Internasional | Jumat, 27 Maret 2026

Komite Parlemen Inggris mendesak pemerintah untuk memperkuat kemampuan pertahanan mandiri, menyusul kekhawatiran bahwa Eropa tidak lagi bisa sepenuhnya mengandalkan perlindungan Amerika Serikat dalam menghadapi konflik militer.

Dalam laporan Strategi Keamanan Nasional yang dirilis Jumat, komite menegaskan pentingnya langkah antisipatif menghadapi skenario terburuk.

"Untuk mempersiapkan skenario terburuk, di mana Eropa tidak lagi dapat mengandalkan dukungan Amerika Serikat jika terjadi krisis, Pemerintah Inggris harus bekerja sama dengan mitra Eropa untuk berinvestasi dalam kemampuan internal sendiri untuk mengimbangi potensi penarikan tersebut," demikian isi laporan tersebut.

Komite juga mendorong Inggris memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara di luar kawasan Eropa guna memperkuat posisi geopolitiknya.

Selain itu, pemerintah diminta bersiap untuk mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat, baik dalam hal pertahanan nuklir maupun konvensional, serta dalam operasi intelijen.

Laporan tersebut turut menyoroti kelemahan dalam tata kelola keamanan nasional di dalam negeri. Para anggota parlemen menemukan belum adanya pembagian tanggung jawab yang jelas antar departemen terkait isu keamanan nasional.

"Sepanjang penyelidikan, kami menemukan kurangnya kejelasan mengenai departemen mana yang akan bertanggung jawab terhadap aspek-aspek keamanan nasional," tulis komite.

Tak hanya itu, mekanisme pengawasan di tingkat kabinet juga dinilai belum cukup kuat untuk memastikan pelaksanaan strategi keamanan nasional berjalan secara terpadu di seluruh pemerintahan.

Rekomendasi ini muncul di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tidak pasti, mendorong Inggris untuk memperkuat kemandirian dalam sektor pertahanan dan keamanan.

Rekomendasi

Foto: Manchester United Capai Kesepakatan Transfer Bryan Mbeumo Senilai Rp1,42 Triliun | Pifa Net

Manchester United Capai Kesepakatan Transfer Bryan Mbeumo Senilai Rp1,42 Triliun

Sports
| Sabtu, 19 Juli 2025
Foto: Jordi Cruyff Dapat Misi Besar dari PSSI Usai Didapuk Jadi Penasihat Teknis, Apa Saja? | Pifa Net

Jordi Cruyff Dapat Misi Besar dari PSSI Usai Didapuk Jadi Penasihat Teknis, Apa Saja?

Indonesia
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Mardani Ali Sera Dilaporkan ke MKD DPR atas Dugaan Mengolok Partai Gelora | Pifa Net

Mardani Ali Sera Dilaporkan ke MKD DPR atas Dugaan Mengolok Partai Gelora

Indonesia
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Prabowo Ultimatum Pejabat Korup: Siap Tindak Tegas Penghambat Kemakmuran Rakyat | Pifa Net

Prabowo Ultimatum Pejabat Korup: Siap Tindak Tegas Penghambat Kemakmuran Rakyat

Indonesia
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto: KPK Sita Uang Rupiah dan Valuta Asing dari Rumah Politikus Nasdem Ahmad Ali | Pifa Net

KPK Sita Uang Rupiah dan Valuta Asing dari Rumah Politikus Nasdem Ahmad Ali

Jakarta
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Polres Sekadau Kawal Mediasi Karyawan dan Manajemen PT. BSL | Pifa Net

Polres Sekadau Kawal Mediasi Karyawan dan Manajemen PT. BSL

Sekadau
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: 4 Cara Restart Laptop dengan Tombol Keyboard, Mudah dan Praktis | Pifa Net

4 Cara Restart Laptop dengan Tombol Keyboard, Mudah dan Praktis

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Modus Ingin Berdonasi, Pelaku Hipnotis yang Rampas Uang Korban Rp 55 Juta di Ketapang Ditangkap | Pifa Net

Modus Ingin Berdonasi, Pelaku Hipnotis yang Rampas Uang Korban Rp 55 Juta di Ketapang Ditangkap

Ketapang
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Perpustakaan Untan Perluas Akses Ilmiah Lewat Layanan E-Jurnal Berlangganan | Pifa Net

Perpustakaan Untan Perluas Akses Ilmiah Lewat Layanan E-Jurnal Berlangganan

Lokal
| Kamis, 4 Desember 2025
Foto: Divonis 4,5 Tahun Penjara, Tom Lembong Ajukan Banding | Pifa Net

Divonis 4,5 Tahun Penjara, Tom Lembong Ajukan Banding

Politik
| Senin, 21 Juli 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Kemkomdigi Tutup Akses Situs PeduliLindungi.id yang Disusupi Konten Judol | Pifa Net

Kemkomdigi Tutup Akses Situs PeduliLindungi.id yang Disusupi Konten Judol

PIFA.CO.ID, TEKNO – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) secara resmi memutus akses (take down) terhadap situs web PeduliLindungi.id setelah ditemukan penyusupan konten perjudian online oleh pihak tidak bertanggung jawab. Tindakan ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ruang digital nasional tetap aman dan bersih dari konten ilegal.Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa langkah tegas ini dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait munculnya konten perjudian online pada situs yang dulunya digunakan dalam penanganan pandemi COVID-19.“Tindakan ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat mengenai munculnya konten perjudian online dalam website tersebut,” ujar Alexander dalam keterangan pers di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (21/5).Berdasarkan hasil verifikasi terhadap laporan yang menyertakan tautan (URL) dan tangkapan layar, ditemukan bahwa situs PeduliLindungi.id telah mengalami defacement, yaitu perubahan tampilan atau isi situs oleh pihak luar, yang mengarah ke situs-situs perjudian daring.Pelanggaran Keamanan InformasiAlexander menegaskan bahwa situs tersebut telah melanggar prinsip-prinsip dasar keamanan informasi. “Ini jelas melanggar ketentuan keamanan informasi di ruang digital nasional,” tegasnya. Oleh karena itu, Kemkomdigi memutuskan untuk melakukan pemblokiran demi mencegah risiko penyalahgunaan data dan paparan konten ilegal kepada masyarakat.Sebelumnya, PeduliLindungi dikenal sebagai platform digital resmi pemerintah dalam menangani wabah COVID-19. Situs dan aplikasinya digunakan untuk pelacakan kontak, sertifikat vaksinasi, dan layanan kesehatan publik selama masa pandemi. Namun sejak Maret 2023, seluruh sistem PeduliLindungi telah dialihkan ke platform SatuSehat dengan domain resmi satusehat.kemkes.go.id.Aplikasi layanannya kini tersedia dalam bentuk SatuSehat Mobile, yang bisa diunduh melalui App Store dan Play Store. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa sejak alih kelola sistem tersebut, situs PeduliLindungi.id tidak lagi berada dalam kendali mereka.“Jadi, SatuSehat sejak berubah dari PL (PeduliLindungi) per Maret 2023, otomatis pengelolaan, termasuk urusan keamanan, seluruhnya berikut website, juga tidak di Kemenkes lagi, dan dikelola oleh pihak lain,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (20/5).Imbauan kepada MasyarakatMenindaklanjuti kejadian tersebut, Kemkomdigi mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi penyalahgunaan situs-situs tidak resmi yang mengatasnamakan pemerintah. Masyarakat diminta segera melaporkan aktivitas digital yang mencurigakan melalui kanal resmi pengaduan di aduankonten.id.“Kami terus berkomitmen untuk menjaga ruang digital nasional yang aman, sehat, dan tepercaya bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Alexander.Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pembaruan sistem keamanan siber, terutama terhadap situs-situs bekas milik lembaga negara yang sudah tidak lagi aktif. Pemerintah juga kembali menegaskan bahwa penanganan konten perjudian daring tidak cukup hanya dengan pemblokiran, namun perlu disertai edukasi publik, kolaborasi platform digital, dan tindakan hukum yang tegas.

Indonesia
| Kamis, 22 Mei 2025

Lokal

Foto: Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Mendorong Pendidik untuk Tindak Bullying | Pifa Net

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Mendorong Pendidik untuk Tindak Bullying

PIFA. Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya fenomena bullying atau perundungan di dunia pendidikan. Menurutnya, perundungan adalah bibit-bibit terjadinya kekerasan pada level yang lebih besar lagi, dan hal ini tidak boleh dianggap remeh. Ia menyoroti bahwa kekerasan, baik fisik maupun nonfisik, semakin bervariasi jenisnya, dengan bullying kepada teman sebaya menjadi masalah yang paling umum. Bupati Muda Mahendrawan menekankan bahwa fenomena ini sangat mengganggu kesejahteraan mental anak-anak. “Problem-problem kekerasan baik fisik maupun nonfisik semakin banyak jenisnya. Yang paling banyak memang masalah bully kepada teman. Makanya saya selalu berpesan kepada para pendidik agar hal-hal seperti ini tidak disepelekan. Ini fenomena yang massif dan mengganggu mental anak-anak,” kata Muda Mahendrawan usai meluncurkan Profil Kabupaten Layak Anak di Aula Bank Kalbar Kubu Raya, Selasa (30/8). dikutip PIFA dari laman resmi prokopim Kubu Raya Muda Mahendrawan juga menilai bahwa tindakan perundungan mencerminkan kurangnya rasa kemanusiaan. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak, terutama pendidik, untuk tidak mengabaikan masalah ini. Menurutnya, jika bullying tidak ditangani secara serius, dapat membahayakan dalam konteks yang lebih luas. Muda Mahendrawan juga memberikan saran untuk menjaga tradisi baik di desa-desa, seperti kegiatan berkumpul dan beraktivitas bersama. Kebersamaan dalam lingkungan yang baik diharapkan dapat membangun karakter anak-anak, meningkatkan empati, dan mencegah tindakan perundungan. Bupati Muda Mahendrawan merasa bersyukur karena Kabupaten Kubu Raya telah mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak kategori madya. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten telah mengintegrasikan komitmen dan sumber daya untuk pembangunan berbasis hak anak. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurutnya, predikat tersebut merupakan tantangan untuk membangun ekosistem yang lebih baik dalam memastikan kesejahteraan anak-anak. Sebagai seorang pemimpin daerah, Bupati Muda Mahendrawan mengambil inisiatif dalam menyuarakan pentingnya melindungi anak-anak dari tindakan perundungan dan kekerasan. Upayanya menciptakan kesadaran akan isu ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi anak-anak di Kubu Raya. Kesejahteraan dan perkembangan anak-anak merupakan salah satu prioritas utama dalam menjaga masa depan yang lebih baik. (hs)

Kubu Raya
| Sabtu, 2 September 2023

Lokal

Foto: Gerakan Menanam Mangrove, Prajurit Yonmarhanlan XII Pontianak Bermain Lumpur | Pifa Net

Gerakan Menanam Mangrove, Prajurit Yonmarhanlan XII Pontianak Bermain Lumpur

Berita Mempawah, PIFA - Terus berupaya turut menjaga dan melestarikan Hutan Mangrove, Prajurit Jaguar Yudha Khatulistiwa, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XII Pontianak, sampai bermain lumpur. Kegiatan ini tampak saat pasukan elit TNI AL ini mengikuti penanaman bibit mangrove di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Minggu (5/6/2022). Gerakan penanaman mangrove yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup sedunia tersebut diikuti oleh berbagai unsur pemuda, siswa SMA, Mahasiswa, Instansi-instansi terkait lain, anggota prajurit TNI dari Lantamal XII dan Yonmarhanlan XII serta masyarakat sekitar. Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) XII Pontianak, Mayor Marinir Anton Koerniawan, melalui Pasiops Mayor Marinir Amriadi Lubis, mengatakan, kegiatan penanaman bibit mangrove yang melibatkan dari berbagai elemen masyarakat. "Adapun tujuannya adalah agar masyarakat pesisir selalu menjaga dan melestarikan lingkungan serta hutan mangrove yang ada disekitar pesisir Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah," tuturnya. "Dengan turut berlumpur-lumpur menanam bibit mangrove, maka kita bisa merasakan bagaimana seharusnya menjaga alam. Semoga aktivitas ini bisa menggugah banyak pihak dalam menjaga alam," ujar Pasiops Yonmarhalan. (ja)

Mempawah
| Senin, 6 Juni 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5