PBB Soroti Pembatasan Akses Israel di Gaza, Hampir Tujuh Petugas Kemanusiaan Ditolak Setiap Hari

PBB Soroti Pembatasan Akses Israel di Gaza, Hampir Tujuh Petugas Kemanusiaan Ditolak Setiap Hari

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalPBB Soroti Pembatasan Akses Israel di Gaza, Hampir Tujuh Petugas Kemanusiaan Ditolak Setiap Hari

PBB Soroti Pembatasan Akses Israel di Gaza, Hampir Tujuh Petugas Kemanusiaan Ditolak Setiap Hari

Internasional | Selasa, 9 Desember 2025

PIFA, Internasional - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa penolakan akses oleh Israel terhadap petugas kemanusiaan di Jalur Gaza masih menjadi persoalan serius. Dalam tujuh minggu terakhir, rata-rata hampir tujuh orang per hari dilaporkan dicegah untuk ikut serta dalam misi kemanusiaan.

Mengutip Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kondisi di Gaza tetap mengerikan, sementara kebutuhan penduduk jauh melampaui kemampuan komunitas kemanusiaan untuk merespons. Hal itu disampaikan Dujarric dalam konferensi pers pada Senin (8/12).

Menurutnya, berbagai kendala terus menghambat penyaluran bantuan. Hambatan tersebut meliputi persoalan keamanan, tantangan bea cukai, penundaan dan penolakan kargo, pembatasan akses penyeberangan, serta terbatasnya rute distribusi bantuan di dalam wilayah Gaza.

Dujarric menambahkan bahwa situasi ini sangat mempersulit upaya PBB dan para mitranya untuk mendistribusikan kebutuhan dasar, seperti perlengkapan tempat tinggal, air bersih, sanitasi, kebersihan, hingga perlengkapan pendidikan bagi warga sipil.

Ia juga mengungkapkan bahwa OCHA telah berulang kali memperingatkan soal pembatasan akses dan pergerakan di Gaza. Dalam periode 13 Oktober hingga 4 Desember, tercatat sebanyak 295 kontraktor, 28 staf PBB, dan 21 tenaga kesehatan ditolak oleh otoritas Israel untuk berpartisipasi dalam misi kemanusiaan PBB.

“Penolakan ini mengganggu perencanaan kemanusiaan dan memaksa kami serta para mitra melakukan penyesuaian mendadak. Kondisi tersebut dapat mengurangi kapasitas kepemimpinan misi atau bahkan menyebabkan misi dibatalkan sepenuhnya jika tidak tersedia personel pengganti,” ujar Dujarric.

PBB, lanjutnya, terus menyerukan agar diberikan akses tanpa hambatan bagi barang dan layanan kemanusiaan. Semua pembatasan diminta untuk dicabut agar bantuan dapat ditingkatkan dan menjangkau seluruh warga Gaza yang membutuhkan pertolongan.

Sebagai informasi, perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel mulai berlaku di Jalur Gaza pada 10 Oktober, berdasarkan rencana yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Gencatan senjata tersebut secara parsial menghentikan serangan Israel selama dua tahun terakhir yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 70.000 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Rekomendasi

Foto: Mangga Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dan Risiko Diabetes | Pifa Net

Mangga Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dan Risiko Diabetes

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia di Usia 38 Tahun | Pifa Net

Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia di Usia 38 Tahun

Pifabiz
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Gegara Pakai AI, Kepolisian AS Tangkap Orang-orang Tak Bersalah | Pifa Net

Gegara Pakai AI, Kepolisian AS Tangkap Orang-orang Tak Bersalah

Amerika Serikat
| Selasa, 14 Januari 2025
Foto: Jokowi Bicara Peluang Bertemu Megawati: Akan Baik-baik Saja | Pifa Net

Jokowi Bicara Peluang Bertemu Megawati: Akan Baik-baik Saja

Indonesia
| Minggu, 23 Maret 2025
Foto: Ibra Optimis Santiago Gimenez Bakal Tajam di Lini Depan AC Milan | Pifa Net

Ibra Optimis Santiago Gimenez Bakal Tajam di Lini Depan AC Milan

Inggris
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Septian Bagaskara Dinilai Layak Perkuat Timnas Indonesia, Pengamat Soroti Banyak Kelebihan | Pifa Net

Septian Bagaskara Dinilai Layak Perkuat Timnas Indonesia, Pengamat Soroti Banyak Kelebihan

Indonesia
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Aksi Tolak UU TNI di Malang: Tim Medis hingga Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Aparat | Pifa Net

Aksi Tolak UU TNI di Malang: Tim Medis hingga Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Aparat

Malang
| Senin, 24 Maret 2025
Foto:  Syuting di Gunung Welirang, Amanda Manopo Dapat Banyak Pelajaran soal Keselamatan Mendaki | Pifa Net

Syuting di Gunung Welirang, Amanda Manopo Dapat Banyak Pelajaran soal Keselamatan Mendaki

Pifabiz
| Jumat, 21 November 2025
Foto: Azizah Salsha Cabut Laporan usai Jessica Felicia Minta Maaf | Pifa Net

Azizah Salsha Cabut Laporan usai Jessica Felicia Minta Maaf

Jakarta
| Jumat, 28 Februari 2025
Foto: Garuda Muda Tutup Mandiri Challenge Series dengan Apik, Hajar India 4-0 | Pifa Net

Garuda Muda Tutup Mandiri Challenge Series dengan Apik, Hajar India 4-0

Indonesia
| Jumat, 31 Januari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Rapat Perdana Erick Thohir Cs di PSSI Putuskan Bentuk Komite Adhoc Suporter, Infrastruktur, dan BTN | Pifa Net

Rapat Perdana Erick Thohir Cs di PSSI Putuskan Bentuk Komite Adhoc Suporter, Infrastruktur, dan BTN

PIFA, Sports - Ketua Umum Erick Thohir memimpin rapatrapat perdana Komite Eksekutif pada Sabtu ( 18/2) kemarin di kantor GBK Arena, Jakarta. Rapat yang berlangsung selama satu jam serta diikuti dua wakil Ketua Umum, yakni Zainudi Amali, Ratu Tisha dan anggota Komite Eksekutif. Ada beberapa hal penting yang diputuskan dalam rapat tersebut, diantaranya membentuk Komite Adhoc Suporter, Komite Adhoc Infrastruktur, dan Badan Tim Nasional. "Hari ini adalah rapat Exco yang kedua setelah kemarin Kongres. Kami membahas Internasional Friendy Match yang sedang berlangsung, peristiwa suporter di Semarang. Untuk itu, PSSI memutuskan membentuk Komite Adhoc untuk suporter," terang Erick Thohir, mengutip laman PSSI, Minggu (19/2).  Sesuai statuta FIFA dan PSSI, Erick mengatakan PSSI mempunyai empat belas komite. Tetapi boleh membuat komite adhoc. "Mengapa keputusannya ada komite adhoc suporter? Karena isu dari transformasi sepak bola harus melibatkan juga suporter. Jadi kita harus ada keseriusan. Dan surat FIFA yang dikirimkan kepada tentu kita semua waktu itu, salah satunya pun ada bicara suporter. Kita harus memastikan suporter bisa pulang ke rumah dengan selamat. Tetapi kita juga mengetuk hati para suporter kalau transformasi sepak bola kita mau bagus mereka pun harus menjadi bagian yang bertanggung jawab untuk perbaikan sepak bola Indonesia," tambahnya. Kemudian, PSSI juga memutuskan Komite Adhoc Infrastruktur. Karena hal tersebut penting sekali untuk membangun training center untuk Timnas Indonesia. "Insya Allah minggu depan kita akan mengirimkan tim untuk mulai melihat tanahnya. Ini bagian komitmen PSSI membangun training center bersama, tidak hanya pendanaan dari FIFA yang kemarin mereka sudah bilang komitmen untuk membantu pada saat kita makan siang sama mereka, tapi kita juga akan coba mencarikan pembiayaan lainnya. Insya Allah kalau memang kita serius, tahun depan training center ini sudah paling tidak punya empat lapangan latihan dan mungkin juga tempat pemusatan latihan para atlet," jelasnya.  "Terakhir, kita juga memastikan pembentukan Badan Tim Nasional (BTN), yang mana kita harus memastikan kita punya agenda besar mau main di Piala Dunia. Kalau negara lain seperti India sudah punya blue print 2023-2047, kita juga tidak boleh ketinggalan. Karena itu salah satunya, BTN punya blue print jangka panjang bagaimana persiapan timnas," timpalnya. (yd) 

Indonesia
| Minggu, 19 Februari 2023

Teknologi

Foto: Kreator TikTok Bersiap Dapat Pendapatan Jumbo dengan Program Pulse, Bisa Monetisasi Video! | Pifa Net

Kreator TikTok Bersiap Dapat Pendapatan Jumbo dengan Program Pulse, Bisa Monetisasi Video!

Berita Technology, PIFA - TikTok mulai membuat gebrakan baru demi saingi kompetitornya. Media sosial asal China tersebut berencana membuka cara baru bagi para kreator konten untuk menghasilkan pendapatan dengan berbagi pendapatan iklan dengan para kreator lainnya. Dilansir dari Antara, skema tersebut nantinya akan diterapkan seperti skema berbagi pendapatan yang dilakukan oleh YouTube yang membuat kreatornya bisa memonetasi videonya setelah ditonton oleh sejumlah pengguna lainnya. Sedangkan TikTok nantinya akan menerapkan skema embagian pendapatan tersebut kepada kreator konten dengan prestasi video yang menempati posisi tertinggi ketika video kreator itu telah mempromosikan iklan tertentu. Dilansir dari The Verge, program yang nantinya disebut sebagai TikTok Pulse tersebut rencananya akan menyasar pada hanya sekitar empat persen kreator dengan video teratas dari semua video di TikTok yang nantinya juga diharuskan mempromosikan iklan tertentu. Persyaratan lainnya adalah kreator diwajibkan setidaknya memiliki 100 ribu pengikut agar bisa mendapatkan bagian dari pendapatan iklan tersebut. Jika kreator menyetujui skema ini, TikTok akan berbagi 50 persen pendapatan iklan dari program Pulse.  General Manager solusi bisnis global TikTok di Amerika Utara, Sandie Hawkins, menyatakan bahwa skema tersebut mirip dengan skema yang ditawarkan YouTube. Hawkins menambahkan bahwa TikTok Pulse rencananya akan diluncurkan pada bulan Juni 2022 di AS, dengan peluncuran sejumlah negara lain pada sekitar musim gugur 2022. Hingga saat ini, cara utama TikTok untuk memberi pendapatan kepada pembuat konten adalah melalui “Creator Fund”, yang membayar pengguna tertentu berdasarkan popularitas video mereka. Tetapi banyak kreator konten mengatakan bahwa pembayaran dari program ini kecil dan tidak konsisten, yang dianggap tidak berkelanjutan seperti yang dimiliki program iklan YouTube untuk kreator videonya. Sedangkan apakah Program Pulse ini akan diluncurkan di Indonesia atau tidak hingga kini belum diketahui.

Dunia
| Minggu, 8 Mei 2022

Lokal

Foto: Muda-Jiwo Pamit, Harap Silaturahmi Tetap Terjaga | Pifa Net

Muda-Jiwo Pamit, Harap Silaturahmi Tetap Terjaga

PIFA, Lokal - Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Periode 2019-2024, Muda Mahendrawan dan Sujiwo, secara resmi mengucapkan pamit sebagai kepala daerah Kabupaten Kubu Raya. Keduanya menyatakan harapan agar silaturahmi dengan semua lapisan masyarakat dan pihak terkait tetap terjaga. Muda Mahendrawan bersyukur dapat menyelesaikan masa jabatannya sebagai bupati dalam kondisi sehat. Bersama Sujiwo, mereka telah berupaya memimpin dengan sebaik mungkin. "Waktu, tenaga, dan pikiran telah kita curahkan. Karena kita sadar itu adalah tanggung jawab dan amanah," kata Muda saat menghadiri acara ramah tamah dan pisah sambut di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (19/2/2024). Muda mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Pemerintah Kabupaten Kubu Raya selama masa kepemimpinannya bersama Sujiwo. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan energi luar biasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Muda juga mengapresiasi kerja keras semua perangkat daerah, termasuk di tingkat desa.   "Saya yakin dan percaya Pak Syarif Kamaruzaman yang mengisi transisi ini bisa mengawal dengan baik. Karena beliau sangat pengalaman di pemerintahan," tuturnya. Wakil Bupati Kubu Raya 2019-2024, Sujiwo, juga mengharapkan agar tali silaturahmi terus terjaga. Baginya, perpisahan hanya sebatas jabatan, sementara jabatan itu sendiri adalah amanah.   "Semua kita yang hadir di sini akan melepaskan jabatan itu dan akan dikembalikan dan setelah itu kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ucap Sujiwo. Sujiwo pun secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Kubu Raya. Meskipun masa baktinya telah berakhir, ia meyakini bahwa pengabdian kepada masyarakat dan Kabupaten Kubu Raya tidak akan pernah berakhir. (yd)

Kubu Raya
| Selasa, 20 Februari 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5