Polisi Ungkap Reza Arap Dampingi Evakuasi Jenazah Lula Lahfah, Penyelidikan Dihentikan
Nasional | Sabtu, 31 Januari 2026
PIFA, Nasional – Kepolisian mengungkapkan bahwa Reza “Arap” Oktovian hadir dan mendampingi proses evakuasi jenazah kekasihnya, pemengaruh (influencer) Lula Lahfah, di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1).
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan kehadiran Reza Arap terekam jelas dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diperlihatkan saat konferensi pers di Jakarta, Jumat.
“Ambulans itu datang dan terlihat di sini melalui lift barang terlihat saudara RA yaitu pacar dari saudari LL mendampingi, di mana jenazah saudari LL sudah masuk ke dalam kantong jenazah,” ujar Iskandarsyah.
Ia menjelaskan, Reza Arap datang ke lokasi setelah salah satu saksi mencoba menghubunginya lantaran Lula tidak bisa dihubungi. Setelah tiba, Reza meminta saksi berinisial C untuk mencari dokter kenalannya guna memeriksa kondisi Lula.
“Pada saat pengecekan, dokter menyatakan saudari LL sudah meninggal. Oleh karena itu, saudari C kembali mencoba menghubungi ambulans,” katanya.
Setelah ambulans tiba, Reza Arap disebut terus mendampingi proses evakuasi jenazah hingga dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.
Meski demikian, kepolisian mengaku tidak dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Lula Lahfah. Hal tersebut lantaran pihak keluarga tidak mengizinkan dilakukan autopsi.
“Atas permintaan keluarga yang tidak menghendaki autopsi dan tidak ditemukannya unsur tindak pidana atau perbuatan melawan hukum, maka penyelidikan dihentikan,” jelas Iskandarsyah.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang di apartemen Lula Lahfah. Di antaranya satu tabung berwarna merah muda atau “whip pink” seberat 2.050 gram yang kemudian diperiksa melalui metode DNA sentuhan (touch DNA).
Selain itu, ditemukan pula satu kotak berwarna pink berisi 44 tablet obat-obatan yang juga menjalani pemeriksaan DNA sentuhan. Polisi juga menemukan bercak darah di lokasi.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan turut menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI,” kata Murodih dalam keterangannya, Sabtu (24/1).




















