Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikPrabowo: Penghasilan Hakim Junior Naik 280 Persen, di Atas Rata-rata ASEAN

Prabowo: Penghasilan Hakim Junior Naik 280 Persen, di Atas Rata-rata ASEAN

Politik | Sabtu, 15 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah meningkatkan remunerasi hakim hingga 280 persen. Kenaikan tersebut terutama dirasakan hakim pada jenjang paling junior.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

"Mengenai masalah hakim, pemerintah telah berhasil menaikkan remunerasi hakim. Untuk hakim-hakim paling junior, penghasilan mereka telah naik 280 persen," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, peningkatan tersebut membuat penghasilan hakim saat ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa dasawarsa terakhir. Bahkan, ia menyebut penghasilan hakim junior telah berada di atas rata-rata negara-negara ASEAN.

Prabowo juga mengungkapkan Ketua Mahkamah Agung (MA) melaporkan kepadanya bahwa penghasilannya kini lebih tinggi dibandingkan Ketua Mahkamah Agung Singapura.

"Bahkan Ketua Mahkamah Agung telah melapor kepada saya bahwa penghasilan Ketua Mahkamah Agung sekarang lebih tinggi daripada penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura," ujarnya.

Prabowo menegaskan penguatan lembaga yudikatif menjadi salah satu hal penting dalam upaya memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Menurut dia, hakim merupakan benteng terakhir bagi masyarakat untuk memperoleh keadilan melalui jalur hukum.

"Benteng terakhir di mana rakyat menuntut berharap bisa mendapat keadilan, bahwa supremasi hukum dan keadilan tidak hanya untuk orang kuat. Tapi rakyat yang paling tidak berdaya harus bisa mendapat keadilan di mahkamah kita, pengadilan kita," kata Prabowo.

Prabowo Klaim 121 Kebijakan Transformatif

Dalam pidato tersebut, Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Ia menyebut pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

"Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara," ujarnya.

Prabowo mengatakan sejumlah kebijakan tersebut menyasar persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Ia menilai berbagai persoalan tersebut mulai dapat ditangani melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas, serta gotong royong seluruh elemen bangsa.

"Artinya kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menegaskan sumpahnya sebagai Presiden untuk mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat yang tidak memilihnya.

"Saya telah bersumpah akan menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur, mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang tidak memilih saya," ujarnya.

Prabowo menyebut terdapat empat pedoman utama yang menjadi dasar pemerintahannya, yakni menjalankan amanat UUD 1945, menjaga kepentingan inti nasional, menyelesaikan kesulitan rakyat secepat mungkin, serta memastikan kebijakan pemerintah berpihak pada kepentingan rakyat dan generasi mendatang.

Namun, Prabowo mengakui masih banyak persoalan bangsa yang belum terselesaikan.

"Belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum," katanya.

Ia memastikan pemerintah akan terus bekerja menyelesaikan berbagai persoalan tersebut dan memenuhi janji yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Rekomendasi

Foto: Memecoin Trump dan Melania Picu Kritik di Industri Kripto | Pifa Net

Memecoin Trump dan Melania Picu Kritik di Industri Kripto

Amerika Serikat
| Selasa, 21 Januari 2025
Foto: Waspada Kolesterol Tinggi, ‘Pembunuh Senyap’ yang Bisa Serang di Usia Muda | Pifa Net

Waspada Kolesterol Tinggi, ‘Pembunuh Senyap’ yang Bisa Serang di Usia Muda

Lifestyle
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Gustavo Almeida Belum Bisa Perkuat Persija Lawan Bali United | Pifa Net

Gustavo Almeida Belum Bisa Perkuat Persija Lawan Bali United

Sports
| Minggu, 14 September 2025
Foto: Sukses Berjalan di 11 Kota, Selebrasi Satu Dekade NMAX Raih Antusiasme Tinggi Dari Pengguna MAXi Lintas Generasi | Pifa Net

Sukses Berjalan di 11 Kota, Selebrasi Satu Dekade NMAX Raih Antusiasme Tinggi Dari Pengguna MAXi Lintas Generasi

Otomotif
| Sabtu, 14 Juni 2025
Foto: Resmi: Timnas Indonesia U-17 Lolos Langsung ke Piala Asia U-17 2026 | Pifa Net

Resmi: Timnas Indonesia U-17 Lolos Langsung ke Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia
| Selasa, 1 Juli 2025
Foto: Liverpool Tolak Tawaran Rp1,26 Triliun dari Bayern untuk Luis Diaz, Tegaskan Tak Ingin Jual | Pifa Net

Liverpool Tolak Tawaran Rp1,26 Triliun dari Bayern untuk Luis Diaz, Tegaskan Tak Ingin Jual

Sports
| Rabu, 16 Juli 2025
Foto: Jadi Kapten Lagi, Bek Timnas Indonesia Kokoh di Lini Belakang Venezia saat Imbang vs Lazio | Pifa Net

Jadi Kapten Lagi, Bek Timnas Indonesia Kokoh di Lini Belakang Venezia saat Imbang vs Lazio

Italia
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: Penelitian: Luteolin dalam Brokoli dan Wortel Bisa Tekan Pertumbuhan Uban | Pifa Net

Penelitian: Luteolin dalam Brokoli dan Wortel Bisa Tekan Pertumbuhan Uban

Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025
Foto: Pelaku Sodomi Anak Kelas 3 SD di Rumah Kosong Mengaku Pernah Menjadi Korban | Pifa Net

Pelaku Sodomi Anak Kelas 3 SD di Rumah Kosong Mengaku Pernah Menjadi Korban

Pontianak
| Rabu, 23 April 2025
Foto: Pengacara Vadel Badjideh Pertimbangkan untuk Laporkan Putri Nikita Mirzani | Pifa Net

Pengacara Vadel Badjideh Pertimbangkan untuk Laporkan Putri Nikita Mirzani

Jakarta
| Rabu, 26 Februari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: FIFA Cabut Hak Peru Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17 | Pifa Net

FIFA Cabut Hak Peru Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17

PIFA, Sports - Menyusul Indonesia, FIFA menarik hak peru sebagai tuan rumah  dalam  penyelenggaran FIFA U-17 World Cup. Hal itu ditulis FIA dalam situs resminya pada tanggal 3 April 2023 pukul 22.00 WIB. “FIFA dengan menyesal telah mencabut hak tuan rumah Peru untuk FIFA U-17 World Cup 2023™ setelah diskusi ekstensif antara FIFA dan Federasi Sepak Bola Peru (FPF)," ungkap FIFA. Meskipun dikatakan hubungan kerja yang sangat positif antara FIFA dan FPF, telah ditentukan bahwa sekarang FIFA menganggap tidak ada cukup waktu untuk mengamankan investasi yang diperlukan dan menyelesaikan pekerjaan yang diperlukan dengan pemerintah Peru sebelum tanggal dimulainya turnamen. Alasan  utama FIFA mencabut hak peru sebagai turan rumah karena dianggap belum siapnya infrastruktur jelang pertandingan. Karena Turnamen dijadwalkan berlangsung 10 November 2023. Dewan Fifa akan menunjuk tuan rumah baru. “Langkah itu dilakukan mengingat ketidakmampuan negara tuan rumah memenuhi komitmennya untuk melengkapi infrastruktur yang dibutuhkan untuk menggelar turnamen. Turnamen tetap dijadwalkan berlangsung dari 10 November hingga 2 Desember 2023, tetapi Biro Dewan FIFA sekarang akan menunjuk tuan rumah baru pada waktunya," lanjut FIFA. Dilansir dari Suara Merdeka, FPF mengumumkan pembatalan itu di akun Twitternya yang dilihat pada Selasa (4/4/2023). Berikut pernyataaan lengkapnya: Federasi Sepak Bola Peru (FPF) mengungkapkan dirinya di depan opini publik terkait penyelenggaraan FIFA U-17 World Cup Peru 2023 (selanjutnya disebut "Piala Dunia") di negara kita. Terlepas dari semua upaya yang dipromosikan oleh FPF untuk menyelenggarakan Piala Dunia kategori ini yang mempromosikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda kita dan warisan mendasar dalam infrastruktur olahraga, di antara keuntungan ekonomi dan sosial lainnya, hari ini FIFA mengumumkan keputusan untuk menarik Peru sebagai negara tuan rumah acara ini. Keputusan tersebut didasarkan pada penundaan dimulainya pelaksanaan pekerjaan infrastruktur olahraga; permintaan untuk perubahan sebagian dalam komitmen yang didaftarkan sebagai negara sebagai bagian dari Proyek Warisan Khusus Pan American dan Parapan American Games ("Proyek Warisan"), sehingga dianggap oleh FIFA; selain peristiwa cuaca baru-baru ini di Peru yang telah menyebabkan kerusakan dan meninggalkan banyak keluarga yang terkena dampak yang menjadi solidaritas FPF. Perlu ditekankan bahwa fungsi FIFA dan FPF difokuskan pada organisasi operasional acara olahraga; sedangkan Pemerintah dalam investasi infrastruktur tempat-tempat umum, menunjuk Institut Olahraga Peru (IPD) sebagai unit perumusan dan Proyek Warisan sebagai unit pelaksanaan pekerjaan dan restorasi yang diperlukan sehingga stadion dan tempat pelatihan memenuhi kebutuhan kondisi yang disyaratkan oleh FIFA, dalam jadwal yang ditetapkan. Namun, terlepas dari kesediaan otoritas Pemerintah untuk menentukan kewajiban yang dianggap sebagai suatu negara di hadapan FIFA, unit pelaksananya gagal memenuhi proses dalam tenggat waktu yang ditetapkan. Terakhir, FPF mengapresiasi komentar baik dari FIFA terhadap institusi atas kepatuhan yang dilakukan. Demikian pula, ia menegaskan kembali komitmennya untuk terus berupaya mencapai pertumbuhan sepak bola Peru secara tepat waktu, serius, dan bertanggung jawab” respon FPF terhadap keputusan FIFA

Peru
| Selasa, 4 April 2023

Lokal

Foto: Pencuri Tabung Gas Tertangkap Basah Tim PRC di Jalan Puyuh, EZ di Indikasi Mencuri Barang Iphone 11 dan Helm | Pifa Net

Pencuri Tabung Gas Tertangkap Basah Tim PRC di Jalan Puyuh, EZ di Indikasi Mencuri Barang Iphone 11 dan Helm

Berita Pontianak, PIFA - Tim PRC Direktorat Samapta Polda berhasil mengamankan pelaku pencuri Tabung Gas 12Kg di jalan Komyos Sudarso (jeruju), EZ berumur 21 tahun warga TPI Pontianak Barat, Selasa (14/12/2021) Sempat viral disosial media Tim PRC segera merespon dengan mendatangi TKP dan  mengamankan terduga pelaku EZ diciduk di jalan puyuh gg. puyuh 3.  EZ Pelaku pencurian tabung gas 12kg di indikasi sebagai pencuri Iphone 11 milik warga dan helm di kost putri Anita Jalan Parit H. Husein 2 Kota Pontianak. Kasubdit Gasum Direktorat Samapta Polda Kalbar AKBP Ricky menyampaikan Tim PRC bekerja melakukan tindakan preventif dalam ranah mencegah Ambang Gangguan menjadi Gangguan Nyata yang dapat menimbulkan Gangguan Ketertiban Umum dan tindak pidana. "Salah satunya adalah dengan merespon laporan warga terkait gangguan keamanan di lingkungan umum, lingkungan  kerja dan lingkungan tempat tinggal," ujarnya. Kemudian ia berkata peningkatan intensitas Patroli didaerah-daerah yang diduga rawan terjadinya pelanggaran, premanisme, gangguan ketertiban dan kejahatan jalanan.

Pontianak
| Selasa, 14 Desember 2021

Politik

Foto: Mahfud MD Buka Sambut Usulan Prabowo Subianto untuk Evaluasi Pilkada Langsung | Pifa Net

Mahfud MD Buka Sambut Usulan Prabowo Subianto untuk Evaluasi Pilkada Langsung

PIFA.CO.ID, POLITIK - Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, menyambut baik usulan Presiden Prabowo Subianto tentang wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurut Mahfud, gagasan ini perlu dievaluasi lebih jauh, terutama terkait pelaksanaan pilkada yang selama ini dianggap mahal dan penuh masalah. "Bagus, menurut saya itu bagus, untuk mengevaluasi apakah harus kembali ke DPRD atau tidak. Tapi harus dievaluasi karena sekarang ini selain mahal, juga jorok," kata Mahfud saat berbicara di Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Jumat (13/12).Mahfud mengingatkan bahwa pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2014, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah sempat disahkan. UU tersebut mengatur pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD. Namun, keputusan tersebut hanya bertahan beberapa hari sebelum akhirnya SBY menerbitkan Perppu untuk mengembalikan sistem pilkada langsung karena tekanan politik yang cukup panas kala itu.Sementara itu, Mahfud menilai usulan Prabowo ini menarik untuk didiskusikan lebih lanjut, terutama dalam konteks membangun demokrasi yang sesuai dengan kebutuhan bangsa. "Nantilah kita diskusikan, demokrasi seperti apa yang mau kita bangun," ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan asas demokrasi dalam proses evaluasi sistem pemilihan kepala daerah ini.Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan alasan usulannya. Menurutnya, sistem pemilihan melalui DPRD jauh lebih efisien dan hemat biaya, seperti yang diterapkan di beberapa negara lain. Prabowo menyebut bahwa penghematan anggaran dapat dialokasikan untuk kepentingan rakyat, seperti memperbaiki sekolah dan irigasi. "Uang itu bisa digunakan untuk hal lain yang lebih penting," kata Prabowo dalam pidatonya di HUT ke-60 Partai Golkar, Kamis (12/12).Prabowo juga menyoroti tingginya biaya politik dalam pilkada langsung, yang membebani negara dan para kontestan. Ia menilai sistem ini terlalu mahal dan perlu dibenahi. "Berapa puluh triliun habis dalam satu-dua hari, baik dari negara maupun tokoh-tokoh politik," imbuhnya. Prabowo menegaskan bahwa evaluasi terhadap sistem ini diperlukan demi efisiensi dan kepentingan masyarakat luas.

Indonesia
| Jumat, 13 Desember 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5