Ilustrasi judol

Ilustrasi judol

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestylePsikiater Jiemi Ardian: Kecanduan Judi Online Bisa Berakar dari Trauma yang Tak Terselesaikan

Psikiater Jiemi Ardian: Kecanduan Judi Online Bisa Berakar dari Trauma yang Tak Terselesaikan

Lifestyle | Senin, 14 Juli 2025

PIFA, Lifestyle – Psikiater dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ, menyampaikan bahwa kecanduan terhadap judi online pada sebagian orang dapat disebabkan oleh trauma yang tidak terselesaikan, sehingga individu mencari pelampiasan kesenangan secara ekstrem.

Sebagian dari mereka kecanduan karena trauma, mencoba mengisi kekosongan dengan kesenangan yang besar. Kesenangan itu di luar kadar normal yang dibutuhkan oleh orang biasa,” ujar Jiemi dalam peluncuran bukunya Pulih dari Trauma di Gramedia Jalma, Jakarta, Minggu (13/7).

Dokter lulusan Universitas Sebelas Maret, Surakarta, ini menjelaskan bahwa trauma bisa mendorong seseorang mencari pengalaman intens, seperti berjudi, untuk menutupi luka batin yang tak sembuh. Hal itu menjadikan mereka lebih rentan terhadap kecanduan.

Jiemi menekankan bahwa berhenti berjudi bukan berarti sudah pulih sepenuhnya. “Kita tidak bisa menganggap sembuh itu hanya karena sudah berhenti judi. Harus ada juga hilangnya gejala lain yang mengganggu,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa trauma yang tidak ditangani bisa memicu perilaku agresif atau temperamental, dan kecanduan hanyalah salah satu manifestasinya. Dalam kasus judi online, efeknya bahkan bisa merembet ke anggota keluarga.

“Ketika seseorang berjudi dan mengalami depresi, itu bisa berdampak ke orang terdekat, menyebabkan secondary trauma. Misalnya, keluarganya bisa sangat marah hanya dengan melihat konten tentang judi,” ujarnya.

Menurutnya, kecanduan yang berkaitan dengan trauma harus ditangani secara profesional, demi kebaikan pribadi maupun keluarga. Ia juga menegaskan pentingnya literasi akan bahaya judi online, terutama untuk mencegah dampak psikologis yang lebih luas.

“Trauma dan kecanduan itu saling berkelindan, dan kita harus melihatnya bukan sekadar kebiasaan buruk, tetapi sebagai kondisi yang perlu disembuhkan secara menyeluruh,” tutup Jiemi.

Rekomendasi

Foto: Empat Tim Gugur di 16 Besar Liga Champions | Pifa Net

Empat Tim Gugur di 16 Besar Liga Champions

Eropa
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: WhatsApp Rilis Fitur Baru di Chat, Panggilan, dan Saluran, Ini Detailnya | Pifa Net

WhatsApp Rilis Fitur Baru di Chat, Panggilan, dan Saluran, Ini Detailnya

Indonesia
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Prabowo: Upaya Tekan Kematian Akibat TBC | Pifa Net

Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Prabowo: Upaya Tekan Kematian Akibat TBC

Indonesia
| Kamis, 8 Mei 2025
Foto: PSSI Soroti Seriusnya Masalah Pelaksanaan Drawing Liga 4 yang Dinilai Tak Profesional, Erick Thohir: Harus Ulang! | Pifa Net

PSSI Soroti Seriusnya Masalah Pelaksanaan Drawing Liga 4 yang Dinilai Tak Profesional, Erick Thohir: Harus Ulang!

Indonesia
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Netflix Tudum 2025 Digelar Langsung dari Los Angeles, Bakal Hadirkan Bintang Serial Populer | Pifa Net

Netflix Tudum 2025 Digelar Langsung dari Los Angeles, Bakal Hadirkan Bintang Serial Populer

Indonesia
| Rabu, 30 April 2025
Foto: Lazio vs Como Berakhir Imbang 1-1, Fabregas Tak Puas | Pifa Net

Lazio vs Como Berakhir Imbang 1-1, Fabregas Tak Puas

Italia
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan | Pifa Net

Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Hakim PN Mempawah Vonis Bebas Kakek yang Cabuli Cucunya Berusia 1,4 Tahun | Pifa Net

Hakim PN Mempawah Vonis Bebas Kakek yang Cabuli Cucunya Berusia 1,4 Tahun

Mempawah
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Majelis Hakim Tolak Eksepsi Hasto Kristiyanto, Sidang Dilanjutkan ke Pokok Perkara | Pifa Net

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Hasto Kristiyanto, Sidang Dilanjutkan ke Pokok Perkara

Indonesia
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Legenda Musik Indonesia Emilia Contessa Tutup Usia | Pifa Net

Legenda Musik Indonesia Emilia Contessa Tutup Usia

Indonesia
| Selasa, 28 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: 10 Instansi Sepi Peminat, Peluang Lolos CPNS Lebih Besar | Pifa Net

10 Instansi Sepi Peminat, Peluang Lolos CPNS Lebih Besar

Tahun ini, instansi yang membuka lowongan CPNS 2021 meliput instansi pusat hingga daerah dengan alokasi beragam. Penerimaan Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS), telah dibuka sejak beberapa waktu yang lalu. Di tingkat pemerintah pusat, sebanyak 54 dari 80 kementerian/lembaga resmi membuka lowongan CPNS dan PPPK 2021. Kemudian di tingkat provinsi, terdapat 33 dari 34 instansi pemerintah provinsi yang membuka formasi CPNS dan PPPK 2021. Terakhir, pada tingkat pemerintah kabupaten/kota, sebanyak 486 dari 508 instansi membuka pendaftaran CPNS dan PPPK 2021. Adapun total kebutuhan ASN 2021 adalah sebanyak 676.733 formasi yang terdiri dari: Formasi CPNS 2021 sebanyak 128.016 lowongan Formasi PPPK sebanyak 548.717 lowongan Dari jumlah formasi yang dibuka, para pelamar sudah banyak yang melakukan pendaftaran, namun masih terdapat formasi pada instansi tertentu yang sepi peminat. Biasanya, instansi yang sepi peminat memberikan peluang lolos CPNS yang besar, namun tidak lepas dari jumlah formasi yang dibuka setiap tahunnya. Dalam periode seleksi, umumnya ada instansi yang jarang diketahui orang. Berdasarkan update terbaru BKN, sebanyak 10 instansi yang membuka formasi CPNS 2021 masih sepi pelamar, pada pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 diantaranya: Pemerintah Kab. Maybrat 3 Pemerintah Kab. Fak-Fak 9 Pemerintah Kab. Kepulauan Tanimbar 11 Pemerintah Kab. Manokwari Selatan 12 Pemerintah Kab. Teluk Wondama 13 Pemerintah Kab. Sorong Selatan 15 Pemerintah Kab. Kaimana 15 Pemerintah Kab. Maluku Barat Daya 17 Pemerintah Kab. Pakpak Bharat 24 Pemerintah Kota Sibolga 25

Admin
| Rabu, 7 Juli 2021

Sports

Foto: Dukung FIFA Matchday vs Curacao, PSSI Harap Timnas Indonesia Tampil Percaya Diri | Pifa Net

Dukung FIFA Matchday vs Curacao, PSSI Harap Timnas Indonesia Tampil Percaya Diri

Berita Sports, PIFA - PSSI menaruh harapan besar kepada skuad Garuda agar bisa tampil percaya diri dan menimba pengalaman melawan Curacao pada laga FIFA matchday. PSSI juga mendukung penuh skuad asuhan ShinTae-yong yang akan berhadapan dengan tim ranking ke-84 FIFA itu Harapan dan dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat melihat latihan timnas Indonesia di Stadion Sidolig, Bandung, Kamis (22/9/2022). Pada kesempatan Iriawan berharap Timnas Indonesia bisa penuh percaya diri karena yang dihadapi adalah negara dengan peringkat lebih tinggi dari Indonesia. ‘’Peringkat terpaut jauh tidak apa-apa. Ini yang kita cari. Pemain bisa mendapatkan pengalaman. Saya juga tahu banyak pemain mereka yang bermain di liga-liga hebat di Eropa. Tetapi, jangan patah semangat. Apalagi dua kali pertandingan akan dimainkan di Indonesia (GBLA dan Pakansari). Pasti suporter juga akan mendukung,’’ kata Iriawan, mengutip laman PSSI (23/9). Seperti diketahui Curacao saat ini tercatat berada di posisi Negara Kepulauan Karibia itu mengoleksi poin 1293,35. Tim berjuluk Remko Bicentini itu masih lebih baik dari sejumlah negara menengah di Asia seperti Bahrain, Yordania, hingga Suriah.  Sementara Skuad Garuda bertengger di urutan ke-155 ranking FIFA dengan 1019.19 poin. Melihat ranking tersebut, posisi Curacao dengan timnas Indonesia sangat jauh, terpaut 71 tangga dari Curacao dalam pemeringkatan anggota FIFA. Untuk itu, Iriawan pun berharap suporter untuk berduyun-duyun datang ke stadion untuk mendukung pemain timnas. Dia juga yakin suporter yang juga pemain ke-12 akan memberikan dampak signifikan permainan di lapangan. ‘’Datang ke stadion akan lebih baik. Namun, kalau tidak bisa cukup nonton di televisi dan doakan timnas Indonesia bisa menang," pesannya. (yd)

Bandung
| Jumat, 23 September 2022

Lokal

Foto: Dua Lampion Raksasa Kado untuk Perayaan Imlek di Kubu Raya | Pifa Net

Dua Lampion Raksasa Kado untuk Perayaan Imlek di Kubu Raya

PIFA, Lokal - Dua lampion raksasa di Vihara Tri Dharma Hian Thian Siang Tie Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, kini menjadi daya tarik wisata baru di Kubu Raya. Dua lampion terbesar di Indonesia itu diresmikan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan pada Kamis (19/1/2023) malam.  "Hadirnya dua lampion raksasa ini memberikan nilai yang luar biasa untuk dijadikan ajang membahagiakan rumah tangga," kata Muda Mahendrawan di sela kegiatan.  Menurut Muda, kehadiran lampion raksasa melambangkan pikiran yang luas dan besar. Pikiran tersebut diharapkan menjadi inspirasi serta semangat untuk selalu berpikir global mendunia.  "Anak muda Kubu Raya selalu menjadi trendsetter karena sesuatu yang baru selalu ada di Kubu Raya yang memberikan inspirasi buat Indonesia," ujar Muda.  Muda menyebut dua lampion raksasa menjadi kado menyambut Imlek 2574. Lampion itu, lanjut dia, menjadi bukti bahwa Kubu Raya selalu menjadi pionir dan bukan sekadar jadi pengikut. Ia menegaskan, lampion yang besar tercipta dari adanya pikiran yang besar dan jiwa yang luas.  "Semua ini dikarenakan kita memahami dan menghargai keberagaman yang ada di Kubu Raya dan Kalimantan Barat," jelasnya.  Muda menuturkan Kubu Raya merupakan daerah yang sangat heterogen karena multietnis, di mana beragam bahasa dan budaya serta agama ada di kabupaten termuda di Kalbar ini.  "Untuk membuat lampion yang memiliki lingkaran 18 meter, tinggi 4 meter 60 centimeter, dan memiliki diameter 5 meter dan berat 80 kilogram ini bukan suatu hal yang mudah dan ringan, melainkan diperlukan ketekunan, kegigihan, kesabaran dan suatu kecintaan yang luar biasa," ucapnya.  Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kubu Raya Rini Kurnia Solihat menilai lampion raksasa merupakan bagian dari seni budaya yang harus dilestarikan.   "Kami terus menghargai segala ide kreatif yang dapat memajukan kegiatan-kegiatan seni budaya, wisata, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kubu Raya," kata Rini.

Kubu Raya
| Jumat, 20 Januari 2023
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5