Ilustrasi keluarga. Pexels/Emma Bauso

Ilustrasi keluarga. Pexels/Emma Bauso

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestylePsikolog: Anak yang Dibedakan Orang Tua Perlu Bangun Kesadaran Diri Saat Dewasa

Psikolog: Anak yang Dibedakan Orang Tua Perlu Bangun Kesadaran Diri Saat Dewasa

Jakarta | Kamis, 12 Februari 2026

PIFA, Lifestyle - Psikolog Klinis dari Dinamis Biro Psikologi, Amalia Indah Permata, M.Psi., Psikolog, menyarankan individu yang merasa mengalami perlakuan berbeda dari orang tua pada masa kecil untuk membangun kesadaran diri dan memahami dampaknya terhadap kondisi psikologis saat dewasa.

“Jika ketika kecil mengalami pengalaman beda perlakuan oleh orang tua, maka sadari dulu bagaimana hal tersebut memengaruhi dinamika diri saat ini. Kesadaran diri adalah kunci,” kata Amalia kepada ANTARA, Rabu (11/2).

Menurut Amalia, pengalaman dibedakan dalam keluarga dapat memengaruhi cara seseorang memandang diri sendiri serta membangun relasi dengan orang lain. Karena itu, dampaknya perlu dikenali terlebih dahulu sebelum mulai diperbaiki.

Isu mengenai perlakuan berbeda dalam keluarga kembali ramai dibicarakan setelah kasus pembunuhan satu keluarga di Warakas, Jakarta Utara, mencuat. Peristiwa tersebut memicu diskusi warganet tentang pengalaman menjadi anak tengah dalam keluarga. Pelaku diduga merupakan anak tengah yang selama ini merasakan perlakuan berbeda dari keluarganya.

Psikolog lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menilai, setelah seseorang memahami dampak perlakuan masa kecil terhadap dirinya, langkah selanjutnya adalah mulai memperbaiki hal-hal yang mengganggu kehidupan saat ini.

Ia juga menekankan pentingnya penerimaan terhadap pengalaman masa lalu dilakukan secara bertahap.

“Terimalah masa lalu dan pengalaman tersebut secara perlahan. Tidak harus terburu buru memaafkan semuanya. Masa lalu berada di luar kendali kita dan tidak bisa diubah. Yang bisa diubah adalah persepsi kita terhadap pengalaman tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Amalia menyarankan individu untuk mempertimbangkan bantuan profesional apabila upaya mandiri belum cukup dan beban emosional masih dirasakan kuat.

“Jika sudah berusaha namun masih terasa sulit, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional,” katanya.

Rekomendasi

Foto: Film Zombi Indonesia ‘Abadi Nan Jaya’ Garapan Kimo Stamboel Tayang di Netflix 23 Oktober | Pifa Net

Film Zombi Indonesia ‘Abadi Nan Jaya’ Garapan Kimo Stamboel Tayang di Netflix 23 Oktober

Pifabiz
| Rabu, 22 Oktober 2025
Foto: Kompak, Dua Wakil Inggris Gagal Menang di Leg 1 Perempat Final Liga Europa | Pifa Net

Kompak, Dua Wakil Inggris Gagal Menang di Leg 1 Perempat Final Liga Europa

Inggris
| Jumat, 11 April 2025
Foto: BPK Kalbar Serahkan LHP dan IHPD TA 2024, Pemprov Kalbar Raih Opini WTP Keenam Berturut-turut | Pifa Net

BPK Kalbar Serahkan LHP dan IHPD TA 2024, Pemprov Kalbar Raih Opini WTP Keenam Berturut-turut

Kalbar
| Selasa, 3 Juni 2025
Foto: Teman Tuli Semangat Belajar Mengaji dengan Bahasa Isyarat di Maktab Tuli As-sami Pontianak | Pifa Net

Teman Tuli Semangat Belajar Mengaji dengan Bahasa Isyarat di Maktab Tuli As-sami Pontianak

Pontianak
| Jumat, 7 Maret 2025
Foto: Komplotan Judi Online di Bantul Ditangkap, Diduga Rugikan Bandar | Pifa Net

Komplotan Judi Online di Bantul Ditangkap, Diduga Rugikan Bandar

Nasional
| Kamis, 7 Agustus 2025
Foto: 4 Cara Restart Laptop dengan Tombol Keyboard, Mudah dan Praktis | Pifa Net

4 Cara Restart Laptop dengan Tombol Keyboard, Mudah dan Praktis

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Ketua PSSI: Sepak Bola Harus Jadi Pemersatu, Bukan Pemecah | Pifa Net

Ketua PSSI: Sepak Bola Harus Jadi Pemersatu, Bukan Pemecah

Indonesia
| Sabtu, 1 Maret 2025
Foto: Gagal Party Masuk Bui, Pria di Pontianak Ditangkap Usai Ngamuk Tak Bisa Masuk ke Tempat Hiburan | Pifa Net

Gagal Party Masuk Bui, Pria di Pontianak Ditangkap Usai Ngamuk Tak Bisa Masuk ke Tempat Hiburan

Lokal
| Selasa, 3 Juni 2025
Foto: Dukungan Spiritual untuk Timnas, PSSI Gelar Doa Bersama di GBK | Pifa Net

Dukungan Spiritual untuk Timnas, PSSI Gelar Doa Bersama di GBK

Jakarta
| Sabtu, 1 Maret 2025
Foto: Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim | Pifa Net

Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Pesta Gol 5-0 ke Gawang Empoli, Atalanta Ramaikan Perburuan Gelar Liga Italia | Pifa Net

Pesta Gol 5-0 ke Gawang Empoli, Atalanta Ramaikan Perburuan Gelar Liga Italia

PIFA.CO.ID, SPORTS - Atalanta semakin menghidupkan persaingan di papan atas Serie A Liga Italia setelah menghancurkan tuan rumah Empoli dengan skor telak 5-0, Senin (24/2/2025) dini hari WIB. Gol kemenangan Atalanta diawali oleh bunuh diri pemain Empoli, Emmanuel Gyasi, pada menit ke-27. Kemudian, Mateo Retegui (33'), Ademola Lookman (43', 55'), dan Davide Zappacosta (74') turut mencatatkan nama di papan skor.Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, menyambut kemenangan ini dengan penuh optimisme. Ia menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang dalam perburuan Scudetto musim ini."Kami bangga dengan posisi dan perjalanan yang telah kami tempuh sejauh ini. Hal ini dapat diartikan dalam banyak hal, tetapi secara pribadi, saya merasa puas," kata Gasperini, dikutip dari Reuters.Gasperini juga menyinggung dampak tersingkirnya Atalanta dari Liga Champions setelah kalah agregat 2-5 dari klub Belgia, Brugge. Menurutnya, situasi ini bisa menjadi keuntungan bagi timnya dalam perburuan gelar liga."Kami berharap demikian, meskipun kami menyesal tidak bisa ikut Liga Champions. Tetapi libur beberapa minggu akan berguna, dan beberapa pemain perlu memulihkan tenaga, berharap bisa meraih hasil akhir yang kuat," tambahnya.Ketika ditanya soal masa depannya di Atalanta, Gasperini memilih untuk tetap fokus menghadapi sisa musim."Kami memiliki 12 pertandingan untuk dimainkan, dan kami harus fokus pada pertandingan tersebut. Segala hal lain, baik sebelum maupun sesudahnya, tidak akan mengubah apa pun," tegasnya.Dengan hasil ini, Atalanta kini bertengger di peringkat ketiga klasemen dengan 54 poin, sementara Empoli harus berjuang keluar dari zona degradasi di posisi ke-18 dengan 21 poin.

Italia
| Senin, 24 Februari 2025

Sports

Foto: PSSI: Transformasi Sepak Bola Indonesia Genjot Peningkatan Peringkat FIFA Timnas | Pifa Net

PSSI: Transformasi Sepak Bola Indonesia Genjot Peningkatan Peringkat FIFA Timnas

PIFA.CO.ID, SPORTS – PSSI menegaskan bahwa transformasi sepak bola nasional yang tengah berjalan saat ini bertujuan untuk mendorong peningkatan peringkat FIFA Timnas Indonesia secara signifikan. Langkah-langkah strategis terus dilakukan demi membangun tim nasional yang kompetitif di level Asia bahkan dunia.“Transformasi yang dilakukan PSSI menjadi kunci utama dalam peningkatan ini. LIB sebagai bagian dari PSSI memiliki peran penting untuk mendukung transformasi tersebut melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas,” tegas Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Zainudin Amali, pada Rabu (9/4) di Kantor LIB, Jakarta. Zainudin Amali, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, kembali menekankan pentingnya peran kompetisi domestik dalam proses pembangunan sepak bola nasional. Ia menyebut bahwa liga dalam negeri tak hanya menjadi panggung kompetitif bagi klub, tetapi juga merupakan fondasi utama dalam menyiapkan pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia. “Liga adalah tempat para pemain mengasah kemampuan mereka. Dari sini, talenta-talenta terbaik lahir dan diproyeksikan untuk memperkuat tim nasional di berbagai jenjang usia,” tambahnya. Dalam penjelasannya, Zainudin juga menyoroti keberhasilan Elite Pro Academy (EPA) dalam mencetak bakat muda potensial. Ia mengatakan bahwa sistem pembinaan yang dijalankan klub-klub melalui program EPA telah menunjukkan hasil konkret. Salah satu contohnya adalah Evandra dari Bhayangkara FC yang berhasil menembus skuad Timnas U-17. “Contohnya seperti Evandra dari Bhayangkara FC. Ini menunjukkan bahwa pembinaan usia dini oleh klub-klub mulai membuahkan hasil,” jelas Zainudin. Tak lupa, ia mengapresiasi komitmen klub-klub yang telah serius menjalankan program pembinaan pemain usia muda. Ia menegaskan bahwa regulasi terkait Club Licensing yang mengharuskan klub memiliki sistem pembinaan usia dini harus dijalankan dengan konsisten. “Kami berharap semua klub terus melanjutkan upaya ini agar ekosistem sepak bola kita semakin kuat,” katanya. Sebagai bagian dari langkah reformasi menyeluruh, PT Liga Indonesia Baru (LIB) kini juga bekerja sama dengan konsultan independen untuk melakukan evaluasi terhadap program yang sudah dijalankan. Zainudin menilai masukan dari pihak luar tetap dibutuhkan untuk menjaga agar transformasi berjalan sesuai arah yang ditetapkan. “Sepintar apapun kita, masukan dari pihak luar tetap diperlukan untuk memastikan langkah kita sudah berada di jalur yang benar,” ungkapnya. Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh elemen sepak bola Indonesia, termasuk klub, media, dan suporter, bersatu dalam mendukung perubahan ini. Menurutnya, dengan sistem liga yang tertata dan pembinaan pemain muda yang berkesinambungan, Indonesia berpeluang besar mencetak prestasi baru di tingkat internasional. “Alhamdulillah, kita sudah mulai mencatat sejarah dengan Timnas U-17. Ke depan, kami yakin prestasi ini akan terus meningkat seiring dengan pembenahan dan kerja sama semua pihak,” tutup Zainudin Amali.

Indonesia
| Kamis, 10 April 2025

Politik

Foto: Riuh, Ganjar Pranowo Diteraki 'Presiden' Saat Olahraga Pagi di Bali | Pifa Net

Riuh, Ganjar Pranowo Diteraki 'Presiden' Saat Olahraga Pagi di Bali

PIFA, Politik - Bakal calon presiden (bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo, berolahraga pagi bersama relawan di lapangan Renon, Denpasar, Bali, pada Sabtu (17/6/2023), Suasananya riuh, relawan kompak teriakan 'presiden' saat Ganjar tengah berlari. Ganjar olahraga di depan kantor Gubernur Bali,  dengan mengenakan kaus berwarna hitam, Ganjar tiba di lokasi pukul 06.00 WITA. Turut hadir mendampinginya, Gubernur Bali Wayan Koster. Menurut laporan detikcom, Ganjar terlihat sesekali melambaikan tangan dan menyapa para relawan. Relawan pun menyambut riuh dengan balas tepuk tangan dan teriakan 'presiden'. Kehadiran Ganjar disambut dengan antusias oleh para relawan yang ingin berfoto bersamanya. Relawan satu per satu berebut kesempatan untuk berfoto dengan Gubernur Jawa Tengah tersebut. Terdengar suara sorakan relawan yang menyebut Ganjar sebagai sosok presiden. Ganjar merespons dengan senyuman. "Presiden! Presiden!," teriak mereka. "Ganjar siji Ganjar kabeh!," balas relawan lainnya. Kemudian, Ganjar dan Koster naik ke panggung. Mereka kemudian melepas acara creative fun walk para relawan. Jalan Basuki Rahmat tampak dipenuhi oleh puluhan ribu relawan menurut pantauan detikcom. Mereka mengenakan pakaian berwarna merah seragam. Salah satu di antaranya bertuliskan 'Ganjar Presiden'. Kedatangan Ganjar yang mengenakan pakaian olahraga hitam disambut dengan hangat. Pakaian yang dikenakannya saat itu sederhana tanpa ada tulisan ajakan berolahraga. Para relawan berebut untuk berfoto dengan Ganjar yang datang. Terlihat Ganjar sesekali mengambil ponsel mereka dan berfoto bersama. Selama 35 menit, relawan terus berdatangan untuk mendekati Ganjar. Bahkan, pembawa acara sempat mengingatkan bahwa acara akan segera dimulai. "Ayo, geser dulu," ucap Ganjar sambil melambaikan tangannya. Setelah itu, Ganjar dan Koster naik ke panggung. Dengan mengangkat bendera, mereka secara resmi melepas acara creative fun walk. Ganjar kemudian turun dari panggung dan berjalan bersama para relawan. Jalan sehat ini melintasi jarak sekitar 3,7 KM dengan rute Jalan Basuki Rahmat, Jalan S Parman, Jalan Cut Nyak Dhien, Jalan Bung Karno, Jalan Letda Tantular, Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Haji Juanda, dan berakhir di Jalan Basuki Rahmat. (yd)

Bali
| Minggu, 18 Juni 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5