Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa Kembali Ditemukan Mengapung di Laut Selayar
Nasional | Kamis, 23 Juli 2026
SELAYAR – Tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/7).
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan adanya penemuan tersebut.
"Iya benar (ada diduga korban KM Nurul Salsa ditemukan)," kata Andi.
Menurut Andi, jenazah berjenis kelamin perempuan itu ditemukan mengapung di sekitar Pulau Mataalang dengan masih mengenakan pelampung.
"Mendapatkan informasi itu KN SAR Pacitan langsung bergerak dan mengevakuasi korban," ujarnya.
Setelah dievakuasi, jenazah bersama satu jenazah lain yang sebelumnya ditemukan dibawa menggunakan KN SAR Kamajaya menuju Pelabuhan Makassar. Keduanya kemudian akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani proses identifikasi.
"Dua jenazah tersebut dibawa oleh KN SAR Kamajaya menuju ke Pelabuhan Makassar yang diprediksi tiba pada pukul 06.30 WITA, besok," kata Andi.
Sebelumnya pada hari yang sama, Tim SAR gabungan juga mengevakuasi satu jenazah lain yang diduga merupakan korban KM Nurul Salsa setelah menerima laporan dari nelayan di Pulau Pamulikang.
Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan laporan tersebut diterima pada Selasa pagi setelah nelayan melihat sesosok jenazah mengapung di perairan sekitar pulau.
"Pagi ini kami menerima laporan dari masyarakat nelayan di Pulau Pamulikang terkait penemuan satu jenazah yang diduga korban KM Nurul Salsa," ujar Arif.
Informasi itu kemudian diteruskan ke Posko SAR di Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Tim KN SAR Pacitan dan KN SAR Kamajaya segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Tim KN SAR Pacitan dan KN SAR Kamajaya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi," katanya.
Hingga kini, proses pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Seluruh jenazah yang ditemukan akan menjalani proses identifikasi guna memastikan identitas para korban.



















