Wisatawan mancanegara berfoto dengan wisatawan domestik saat berkunjung di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026). (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/bar)

Wisatawan mancanegara berfoto dengan wisatawan domestik saat berkunjung di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026). (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/bar)

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleTips Introvert Berwisata Bareng Orang Asing, Ini Cara Mudah Memulai Percakapan

Tips Introvert Berwisata Bareng Orang Asing, Ini Cara Mudah Memulai Percakapan

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026

PIFA, Lifestyle - Bagi seorang introvert, berkenalan dengan orang baru saat liburan kerap menjadi tantangan tersendiri, terlebih jika harus bepergian dalam tur berkelompok bersama orang asing. Situasi tersebut bisa terasa canggung dan menegangkan, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa memulai percakapan.

Dikutip dari Hindustan Times, Senin, pakar perjalanan sekaligus CEO Zo World and Zostel, Aviral Gupta, membagikan sejumlah trik sederhana agar para introvert tetap bisa menikmati perjalanan wisata berkelompok dan membangun koneksi sosial secara alami.

Gupta menyarankan agar introvert memilih tempat menginap yang memungkinkan interaksi antartamu. Menurutnya, koneksi membutuhkan ruang bersama untuk tumbuh.

“Hostel dengan ruang santai bersama, meja sarapan panjang, dapur komunal, atau area nongkrong di atap memudahkan orang asing untuk menjadi akrab. Momen-momen kecil seperti menunggu roti panggang matang, meminta garam untuk mi, atau mengisi daya ponsel di stop kontak yang sama bisa menghilangkan rasa canggung,” ujar Gupta.

Selain itu, makanan disebut sebagai media pemersatu yang efektif. Membawa camilan atau berbagi makanan saat perjalanan dinilai dapat membantu mencairkan suasana. Gupta menilai makanan sering kali lebih ampuh meredakan ketegangan dibandingkan percakapan ringan.

Dalam perjalanan kelompok, Gupta juga mengingatkan pentingnya memahami batasan pribadi. Mengetahui kapan harus mundur sejenak dan memberi ruang tetap menjadi bagian dari interaksi yang sehat.

“Beberapa orang membutuhkan keheningan atau waktu sebelum mereka terbuka. Memberi ruang tanpa benar-benar menghilang adalah titik ideal,” katanya.

Terakhir, Gupta menyarankan para pelancong introvert untuk merayakan kemenangan kecil selama perjalanan, seperti berhasil memulai obrolan singkat atau menikmati aktivitas bersama. Hal-hal sederhana tersebut dapat membuat perjalanan terasa lebih bermakna dan membantu membangun ikatan kebersamaan secara perlahan.

Rekomendasi

Foto: Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan: Dari Menyehatkan Jantung hingga Mengatasi Asam Urat | Pifa Net

Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan: Dari Menyehatkan Jantung hingga Mengatasi Asam Urat

Indonesia
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Perdana Digelar di Titik Nol Tanjung Bira, Ribuan Masyarakat Sulsel Nikmati Event Akbar Yamaha Cup Race | Pifa Net

Perdana Digelar di Titik Nol Tanjung Bira, Ribuan Masyarakat Sulsel Nikmati Event Akbar Yamaha Cup Race

Otomotif
| Selasa, 12 Agustus 2025
Foto: PDIP Nilai Wajar Forum Purnawirawan TNI Tuntut Pergantian Wapres Gibran | Pifa Net

PDIP Nilai Wajar Forum Purnawirawan TNI Tuntut Pergantian Wapres Gibran

Indonesia
| Senin, 28 April 2025
Foto: Bahlil Buka Suara soal Larang Pengecer Jual LPG 3 Kg | Pifa Net

Bahlil Buka Suara soal Larang Pengecer Jual LPG 3 Kg

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Simeone Fokus ke Derby, Tak Peduli Drama Wasit yang Dikeluhkan Madrid | Pifa Net

Simeone Fokus ke Derby, Tak Peduli Drama Wasit yang Dikeluhkan Madrid

Spanyol
| Minggu, 9 Februari 2025
Foto: Jokowi Buka-bukaan soal Pemerintahan Prabowo, Bantah Masih Cawe-cawe | Pifa Net

Jokowi Buka-bukaan soal Pemerintahan Prabowo, Bantah Masih Cawe-cawe

Indonesia
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto: Buka Peluang Pembatasan Game Online Seperti PUBG Usai Insiden Ledakan di SMAN 72 | Pifa Net

Buka Peluang Pembatasan Game Online Seperti PUBG Usai Insiden Ledakan di SMAN 72

Nasional
| Senin, 10 November 2025
Foto:   Timnas Futsal Indonesia Juara CFA International Tournament Usai Kalahkan Denmark 4-2 | Pifa Net

Timnas Futsal Indonesia Juara CFA International Tournament Usai Kalahkan Denmark 4-2

Sports
| Senin, 15 September 2025
Foto: Resep Membuat Es Buah Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa Ramadhan | Pifa Net

Resep Membuat Es Buah Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa Ramadhan

Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Kirim Tim Scouting Lagi, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Makin Dilirik Inter Milan | Pifa Net

Kirim Tim Scouting Lagi, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Makin Dilirik Inter Milan

Italia
| Rabu, 9 April 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: Podcast Miliknya Disebut Bawa Kutukan, Denny Sumargo Sampai Datangkan Ustadz Hingga Minta Dirukiah  | Pifa Net

Podcast Miliknya Disebut Bawa Kutukan, Denny Sumargo Sampai Datangkan Ustadz Hingga Minta Dirukiah 

Pifabiz - Denny Sumargo mengaku sedih lantaran Podcast miliknya dianggap membawa kutukan. Hal itu terjadi, setelah beberapa bintang tamu yang diundangnya meninggal dunia usai berbincang dengannya. "Saya melihatnya sedih ya, maksudnya yang saya sedihkan itu kan banyak orang yang sekarang udah nggak ada, mungkin dia meninggalkan pesan di situ, tapi saya ingin menggarisbawahi pesan itu adalah hal yang positif, tapi malah jadi kesannya negatif," kata Denny Sumargo, melansir detik.com, Senin (11/7/2022).  Denny akhirnya memutuskan, untuk mengundang Ustaz guna membuktikan podcast miliknya memang tidak ada hal-hal aneh. "Itu membuat saya berpikir untuk nyari sudut pandang lain, yaitu mengundang ustaz untuk buktiin bahwa kalau disini nggak ada hal-hal aneh, jadi akhirnya saya mengundang dan memang nggak ada apa," tuturnya. Bahkan dirinya sampai minta dirukiah.  "Iya dirukiah, saya mempersilakan juga ustaz untuk merukiah saya biar fair, karena itu kalau ada barang nggak bagus jadi ketahuan," terang Denny Sumargo. Terkadang, Denny juga merasa tak enak kepada orang-orang yang telah diundang sebagai bintang tamu. "Karena netizen-netizen ini, kok malah jadi ke saya, setega itu melihat saya, ada misi rahasia apa saya, apakah pesaing politik beliau atau bagaimana, jadi nggak enak aja gitu, nggak nyaman," pungkasnya. (b)

Jakarta
| Senin, 11 Juli 2022

Nasional

Foto: Status Pandemi COVID-19 di Indonesia Dicabut, Presiden: 99 Persen Masyarakat sudah Miliki Antibodi | Pifa Net

Status Pandemi COVID-19 di Indonesia Dicabut, Presiden: 99 Persen Masyarakat sudah Miliki Antibodi

PIFA, Nasional - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), secara resmi mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia pada hari Rabu, tanggal 21 Juni 2023, di Istana Merdeka, Jakarta. Dengan pencabutan ini, Indonesia akan memasuki masa endemi. “Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan untuk mencabut status pandemi dan kita mulai memasuki masa endemi,” kata Kepala Negara. Keputusan ini diambil sejalan dengan pencabutan status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk COVID-19 yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO). Keputusan ini juga diambil setelah mempertimbangkan angka konfirmasi harian kasus COVID-19 di Indonesia yang mendekati nihil. “Hasil Serosurvei menunjukkan 99 persen masyarakat Indonesia memiliki antibodi COVID-19,” tandasnya. Dalam masa endemi ini, Presiden mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dan terus menjalankan perilaku hidup sehat dan bersih. Selain itu, Presiden berharap bahwa keputusan pencabutan ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Tentunya dengan keputusan ini, pemerintah berharap perekonomian nasional akan bergerak semakin baik dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” tutupnya. (yd)  

Indonesia
| Kamis, 22 Juni 2023

Lokal

Foto: Banyak Perkara Vonis Bebas, Komisi III DPR Soroti Kinerja Kejati Kalbar | Pifa Net

Banyak Perkara Vonis Bebas, Komisi III DPR Soroti Kinerja Kejati Kalbar

PIFA.CO.ID, LOKAL - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) lantaran banyak perkara yang divonis bebas pengadilan. Pernyataan itu disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan usai menggelar rapat tertutup bersama Polda Kalbar dan Kejati Kalbar di Ruang Balai Kemitraan Lantai III Polda Kalbar, pada Jumat (14/2/2025).“Termasuk kejati (kejaksaan tinggi) di Kalbar ini paling banyak vonis bebasnya dan itu nyangkut kerugian negara yang sangat besar,” ujarnya.Hinca mengungkapkan, hasil dari rapat tersebut terungkap bahwa dari 39 kasus yang ditangani oleh kejaksaan, terdapat 8 kasus yang divonis bebas. Salah satu di antarnya adalah bebasnya terdakwa Yu Hao (49) dalam perkara tindak pidana penambangan tanpa izin yang merugikan negara Rp 1,020 triliun.“kami concern betul banyaknya putusan bebas dari kasus-kasus yang melukai hati kita sebagai warga negara, dan salah satunya itu yang emas, yang sekian ratus kilo itu ya, dan itu saya kira melukailah,” ungkapnya.“kami akan kejar terus itu sampai nanti dengan jaksa agung apa upayanya kalau sudah di vonis bebas ini” tambahnya.Hinca juga akan memastikan, perkara tersebut akan menjadi pelajaran serta perhatian Komisi III DPR.“ini menjadi pelajaran dan keprihatinan kita bahkan serius kami untuk menanyakan kenapa bebas, Apakah ada unsur-unsur lain, Atau sejak awal tidak serius menangani kasus ini, sehingga akhirnya vonis bebas,” pungkasnya.

Kalbar
| Sabtu, 15 Februari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5