10 Kota Terbaik di Dunia untuk Hidup Panjang Umur, Bergen Norwegia Jadi Juara
Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026
Tren hidup panjang umur atau longevity semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang mulai mencari cara menjaga kesehatan melalui pola makan, olahraga, hingga retret kebugaran.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa faktor lingkungan tempat tinggal juga memiliki pengaruh besar terhadap peluang seseorang mencapai usia lanjut, bahkan hingga 100 tahun.
Studi dari World Depopulation, sebuah alat analisis demografi global, mengungkap daftar kota yang dinilai memiliki kondisi terbaik untuk mendukung umur panjang. Kota Bergen di Norwegia berhasil menempati posisi pertama.
Bergen, Norwegia Jadi Kota Terbaik untuk Umur Panjang
Bergen, kota yang berada di pesisir barat daya Norwegia, mendapatkan skor tertinggi berkat kualitas lingkungan dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya.
Kota ini memiliki kualitas hidup yang berada di peringkat keempat dunia. Selain itu, angka harapan hidup penduduk Bergen mencapai rata-rata 83,76 tahun.
Salah satu faktor pendukungnya adalah rendahnya angka perokok di Norwegia serta lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat.
Canberra dan Kota-Kota Eropa Mendominasi
Posisi kedua ditempati Canberra, Australia. Ibu kota Australia ini dikenal memiliki kualitas hidup tinggi dengan peringkat kedua dunia dan angka harapan hidup nasional mencapai 84,34 tahun.
Prancis juga menunjukkan performa kuat dengan menempatkan dua kotanya di posisi empat besar, yakni Nantes dan Grenoble.
Grenoble bahkan dinobatkan sebagai kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia. Kota yang berada dekat Pegunungan Alpen tersebut menawarkan lingkungan alami, udara relatif bersih, serta budaya aktivitas fisik yang kuat.
Swiss juga mendominasi daftar dengan empat kota yang masuk peringkat 10 besar, yaitu Bern, Lausanne, Zurich, dan Basel.
Kota di Amerika Serikat Tertinggal
Berbeda dengan negara-negara Eropa dan Australia, kota-kota di Amerika Serikat tidak menunjukkan hasil yang terlalu baik dalam daftar ini.
San Jose, California, menjadi kota dengan peringkat tertinggi dari AS, tetapi hanya berada di posisi ke-36.
Hal ini menunjukkan bahwa faktor seperti lingkungan, pola hidup masyarakat, keamanan pangan, serta tingkat aktivitas fisik berperan besar dalam mendukung kesehatan jangka panjang.
Faktor Penilaian Kota dengan Penduduk Berumur Panjang
Dalam penelitian ini, World Depopulation menganalisis 100 kota berdasarkan sejumlah indikator dari Oxford Economics.
Beberapa faktor yang digunakan antara lain:
- Kualitas hidup dan kondisi lingkungan.
- Angka harapan hidup serta tingkat merokok.
- Tingkat obesitas dan standar keamanan makanan.
- Aktivitas fisik kelompok lansia usia di atas 70 tahun.
- Faktor keamanan dan kenyamanan hidup.
Berdasarkan analisis tersebut, berikut 10 kota terbaik di dunia untuk peluang hidup hingga usia 100 tahun:
- Bergen, Norwegia
- Canberra, Australia
- Nantes, Prancis
- Grenoble, Prancis
- Bern, Swiss
- Reykjavik, Islandia
- Lausanne, Swiss
- Zurich, Swiss
- Basel, Swiss
- Quebec City, Kanada
Daftar ini menunjukkan bahwa umur panjang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh lingkungan tempat seseorang tinggal. Kota dengan udara bersih, fasilitas publik baik, budaya hidup aktif, serta tingkat stres yang lebih rendah dapat menjadi pendukung penting bagi kesehatan hingga usia lanjut.


















