13 Perempuan Jabar Korban TPPO Siap Pulang: Tim Polda dan Pemprov Jemput Langsung dari NTT
Jawa Barat | Kamis, 19 Februari 2026
Foto: Tribun
Jawa Barat | Kamis, 19 Februari 2026










Sports

PIFA, Sports - The Blues akan menghadapi The Gunners, di Stadion Emirates, pada Rabu (3/5) dini hari WIB. Menghadapi skuad Frank Lampard yang tidak dalam kondisi terbaiknya, Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku tak menganggap enteng Chelsea. Duel Big Match Liga Inggris laga ke-34 ini tersaji pada pukul 02.00 WIB. Dengan segudang talenta yang dimiliki Frank Lampard, Mikel Arteta tidak menganggap enteng Chelsea. “Saya tidak tahu seperti apa pendekatan mereka nantinya. Mereka sangat berbahaya karena ketika Anda melihat individu-individu yang dapat mereka tempatkan di lapangan itu, pasti mereka memiliki ancaman yang sangat besar sehingga kita perlu mewaspadainya," ujar Arteta, seperti dikutip dari laman resmi Arsenal. Sementara manajer Chelsea, Lampard terkesan dengan kinerja dari lawannya. Dia pun mengaku Chelsea harus mengikuti jejak mereka untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris sekali lagi. "Kami semua memiliki sedikit wawasan tentang Arsenal dan bagaimana mereka beroperasi melalui seri Amazon dan saya pikir apa yang Anda lihat adalah bahwa ada proses panjang untuk sampai ke tempat yang Anda inginkan," pungkasnya, mengutip laman resmi Chelsea. Berdasarkan pantauan, PIFA, PADA Senin sore (1/5), para pemain dari Arsenal menjalani persiapan terakhir mereka menjelang kunjungan Chelsea ke Emirates Stadium. (hs)
Politik

PIFA.CO.ID, POLITIK - Dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para buruh, petani, dan nelayan atas dukungan yang konsisten selama perjalanan politiknya. Acara yang dihadiri oleh serikat pekerja Indonesia ini menjadi momen penting bagi Prabowo untuk menegaskan komitmennya dalam memajukan kesejahteraan bagi mereka yang kurang mampu.Dalam pidatonya, Prabowo mengakui peran penting para pekerja dalam dukungan politiknya, terutama selama lima kali ia mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden. "Saya mau ucapkan terima kasih, lima kali saya maju Pemilihan Presiden, empat kali kalah. Tapi, walaupun saya empat kali kalah, buruh selalu mendukung saya terima kasih," ungkap Prabowo dihadapan massa yang meresponsnya dengan sorak-sorai.Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan di Indonesia, dengan menjamin akses pendidikan gratis bagi anak-anak Indonesia dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh warga negara. "Saudara-saudara sekalian, saya ingin menyampaikan bahwa pemerintah yang saya pimpin akan bekerja sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," tegasnya.Dalam sejarah politiknya, Prabowo Subianto tercatat telah mencalonkan diri lima kali dalam Pemilihan Presiden, sebelum akhirnya memenangkan Pilpres 2024 bersama Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden. Perjalanan politiknya mencakup berbagai pencalonan mulai dari tahun 2004 hingga 2019, yang selalu disertai dengan dukungan kuat dari kalangan buruh.Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus bekerja demi kesejahteraan rakyat, dengan harapan bahwa tidak ada lagi anak Indonesia yang kelaparan dan semua warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.Acara peringatan Hari Buruh Internasional ini diakhiri dengan semangat yang tinggi, di mana massa yang hadir berkali-kali meneriakkan nama Presiden Prabowo sebagai bentuk dukungan dan penghormatan mereka atas visi keadilan sosial yang diusungnya. (ad)
Lokal

PIFA, Lokal - Seorang pria berinisial RA (37) membuat keributan setelah ditolak masuk ke tempat hiburan di Pontianak, Kalimantan Barat, karena enggan membayar tiket. Tak hanya marah, pria tersebut juga mengancam petugas dengan sebilah kerambit yang diselipkan di pinggangnya.Kejadian ini berlangsung pada Minggu dini hari, 25 Mei 2025, sekitar pukul 01.10 WIB di tempat hiburan malam yang ada di salah satu hotel di Kota Pontianak."Sambil pegang pinggang, RA mengancam petugas penjaga tiket, yang ternyata menyimpan sebilah kerambit panjang 10 cm, gagang putih-silver," ungkap Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Jatmiko, Senin (2/6/25).Karena curiga, lanjut Jatmiko, korban nekat menggeledah tubuh RA, dan betul, sajam itu ditemukan. Terjadi perebutan mendebarkan, hingga jari telunjuk kiri Rosanto terluka! Darah mengucur di tengah malam nan panas!Tak terima diperlakukan seperti penjaga pasar malam, Rosanto langsung melapor ke Polsek Pontianak Selatan. Tak butuh waktu lama, Tim Macan Selatan turun tangan!"Tim membekuk RA yang sedang duduk santai di pinggir jalan seolah tak terjadi apa-apa. Setelah diinterogasi, ia mengakui perbuatannya," kata Jatmiko.Kini RA harus meringkuk di sel dingin, dijerat Pasal 335 KUHP junto UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Dari tiket jadi ancaman, dari ancaman jadi luka, dari luka jadi bui!