2 Wakil Indonesia Tembus Semifinal German Open 2026, Ini Jadwal Pertandingannya
Sports | Sabtu, 28 Februari 2026
PBSI
Sports | Sabtu, 28 Februari 2026









Nasional

Berita Nasional, PIFA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menyita aset milik para tersangka kasus investasi bodong di Indonesia. Total aset yang disita mencapai Rp1,5 triliun. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan bahwa penyitaan aset dilakukan sebagai langkah penegakan hukum dalam menangani aset-aset yang terindikasi merupakan hasil dari tindak pidana. "Kalau tidak salah, sudah lebih dari 1,5 triliun yang sudah kami sita. Nanti berkembang karena kerja sama kami yang baik dengan PPATK," katanya kepada wartawan, Kamis (10/3). Namun pada konferensi persnya, Agus tak mengungkapkan secara detail aset tersebut mereka yang menjadi tersangka dalam penyitaan aset. Agus menjelaskan bahwa saat ini banyak kaus-kasus investasi ilegal yang ditangani oleh kepolisian. Fenomena itu, kata dia, marak terjadi di tengah masyarakat. Dia menerangkan, beberapa kasus investasi bodong oleh tersangka dilakukan dengan beragam modus operandi dan model kejahatan ekonomi. Berkaitan dengan hal itu, Agus pun meminta agar masyarakat lebih berhati-hati lagi bila hendak berinvestasi. "Oleh sebab itu, mohon kepada masyarakat agar terhindar dari praktik investasi ilegal tersebut. Kami dari jajaran kepolisian mengimbau masyarakat berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan sangat tinggi," pintanya. Melansir CNN Indonesia, pihak penyidik kepolisian telah mengungkapkan beberapa kasus investasi bodong dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu bentuk investasinya ialah menggunakan modus binary option atau opsi biner yang dipromosikan oleh para influencer. Adapun dua tersangka yang telah ditangkap dan ditahan oleh polisi adalah Indra Kesuma alias Indra Kenz serta Doni Kesuma. Dari hasil penyelidikan kepolisian, keduanya memanfaatkan medium pesan singkat telegram untuk mencari member dan berbagi informasi terkait opsi biner. Pihak kepolisian mencatat anggota dari para tersangka yang tergabung dalam investasi mencapai lebih dari 20 ribu orang. (yd)
Pifabiz

PIFAbiz - Baru-baru ini, video unik dari emak-emak berjubah pink dengan topi yang menjulang tinggi viral di media sosial. Belakangan diketahui, kumpulan emak-emak tersebut tergabung dalam grup yang bernama Mother Bank. Mother Bank ternyata bukan sekadar girl band biasa, tetapi merupakan bank keliling (bank emok/plecit) eksperimental di Jatiwangi-Majalengka, Jawa Barat. Perbedaan Mother Bank dengan bank keliling lainnya adalah mereka menerapkan bunga pinjaman dengan nol persen. Selain itu, Mother Bank juga aktif bermusik hingga membuat album. Menurut akun Instagram @yesnowavemusic, Mother Bank telah merilis album perdana mereka berjudul "Tanggung Renteng" yang berisi enam lagu. Salah satu lagu yang menarik perhatian adalah "Jalan-Jalan," yang mengisahkan keresahan para emak-emak dalam menghadapi cicilan dengan bunga yang tinggi dari bank-bank keliling. Video musik "Jalan-Jalan" juga telah diunggah di kanal YouTube Yes No Wave Music. Video tersebut menampilkan para emak-emak berbaju pink sedang asyik jalan-jalan, tetapi ketika kembali ke rumah, mereka dihadapkan pada beban cicilan hutang yang tak kunjung usai. Melalui musik, Mother Bank menyampaikan pengalaman para nasabah perempuan yang tinggal di daerah Jatiwangi, yang mengalami perubahan lanskap wilayah dari pertanian menjadi wilayah industri manufaktur terbesar di Pulau Jawa. Mother Bank terdiri dari 12 anggota dan terbentuk dari gagasan eksperimental berbentuk bank keliling. Inisiatif pembentukannya dilakukan oleh Badan Kajian Pertahanan. Kelompok ini tidak hanya menjalankan tugas perbankan mereka, tetapi juga aktif bermusik. Mini album perdana mereka, "Tanggung Renteng," telah dirilis di bawah label @yesnowavemusic pada 19 Juni 2023. Melalui album ini, Mother Bank berhasil menyuarakan isu-isu sosial yang ada di daerah mereka. Lagu "Jalan-Jalan" menjadi salah satu bagian penting yang membagikan keresahan para perempuan sebagai nasabah bank keliling dengan bunga cicilan yang cukup tinggi. Liik Lagu 'Jalan-Jalan' Mother Bank Jalan-Jalan ke Tepi Pantai Pulang-Pulang Dihadang Badai Hati Siapa yang Tidak Gontai Cicilan ke Bank Tak Kunjung Usai Senin PNPM, Selasa BTPN, Rabu Komida, Kamis MBK Jumat Sabtu Bank Keliling Hari Minggu Tak Ada Libur Indahnya Nian Jika Cicilan Tak Ada Bunga Tapi Berguna Marilah Kita Maju Bersama Makmurkan Desa Bukan Bayar Bunga
Sports
PIFA, Otomotif - Seri ke-2 Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2025 akan diselenggarakan weekend ini, 19-20 Juli di area kantor Bupati Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Untuk ke-3 kalinya Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge diadakan di Kalbar dan event tersebut selalu mendapatkan antusiasme tinggi peserta maupun pengunjung di sana.Sebelumnya, ajang balap ketahanan itu telah dilaksanakan di Sanggau (2023) dan Sintang (2024), bahkan perhelatan di Sintang mencetak rekor jumlah pengunjung terbanyak mencapai puluhan ribu sepanjang penyelenggaraan BLU CRU Yamaha Enduro Challenge sejak tahun 2022. Wilayah Kalbar pun kini selalu masuk dalam kalender event itu termasuk di 2025.”Setelah seri 1 Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2025 dihelat di Jalibar Kota Batu Jawa Timur akhir Mei lalu, selanjutnya menyambangi Sambas Kalbar Juli ini. Tingginya penjualan Yamaha WR155R di Kalbar menjadi alasan kuat Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge terus digelar di area itu. Banyaknya perkebunan sawit dan daerah-daerah pedalaman dengan jalan berkarakter offroad membuat masyarakat di sana membutuhkan motor tangguh seperti Yamaha WR155R. Selain itu, jarang ada kompetisi offroad sehingga mereka sangat suka dengan hadirnya Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge yang berskala nasional digelar oleh pabrikan, juga dilengkapi acara hiburan. Tak heran jika tiap kali diadakan di Kalbar, selalu dipenuhi banyak pengunjung dan jumlah peserta kompetisi melimpah. Event di Sambas ini bakal dihadiri oleh para pecinta Yamaha dan balapan pada umumnya yang datang dari Sambas, Singkawang dan Bengkayang,” ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).Pada gelaran Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge di Sambas, ada tambahan Exhibition Class yaitu WR155R Women class yang diikuti pembalap wanita lokal dan WR155R Sing Bebas (Singkawang, Bengkayang, Sambas) class bagi rider lokal dan komunitas. Lalu Race Class melombakan kelas WR155R Professional, WR155R Advance, WR155R Com A, WR155R Com B, WR155R Hobby, YZ Series Open. Kelas-kelas ini diikuti oleh rider profesional, komunitas dari WR Owners Indonesia (WOI), komunitas lokal, serta tim-tim Yamaha dealer seperti BRM Cirebon dan Mekar Motor Bogor.Para peserta Race Class ditantang menaklukan trek sirkuit yang menghadirkan sejumlah obstacles (rintangan) berupa bebatuan, kayu, ban dan lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan adventure trabasan ke hutan karet dengan tantangan alam banyak pepohonan dan akar pohon di atas tanah liat yang agak licin.Agenda balapan di hari Sabtu dan Minggu juga diisi dengan prolog race yang hanya menyajikan peserta balapan di sirkuit dengan beragam rintangan. Suguhan ini dinikmati para penonton yang ingin menyaksikan keseruan persaingan menggunakan motor unggulan WR155R dan YZ Series.Bukan hanya balapan saja, para pengunjung juga dapat mengunjungi exhibition booth produk dan sponsor dan menikmati entertainment, ada service, doorprize, lalu ambil bagian dalam sunmori.Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge didukung para sponsor SHELL, Yamalube, Kayaba, Yuasa, GS Astra, Pirelli, IRC Tire, Cargloss, HiTEQ, Yamaha Genuine Part (Handal Teknisinya Asli Sparepartnya), dan SKY (Service Kunjung Yamaha).Jangan lewatkan, datang dan enjoy acara akbar Yamaha One Make Race populer ini !