3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL: Jangan Standar Ganda!

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL: Jangan Standar Ganda!

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-Politik3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL: Jangan Standar Ganda!

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL: Jangan Standar Ganda!

Politik | Senin, 6 April 2026

PIFA, Politik – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bereaksi keras atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah mengemban misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. SBY mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bertindak tegas dan tidak menerapkan standar ganda dalam menyikapi tragedi ini.

Melalui akun X resminya pada Minggu (5/4), SBY menekankan bahwa Dewan Keamanan PBB harus segera menggelar sidang darurat untuk mengeluarkan resolusi yang jelas.

"PBB tidak boleh pilih kasih dan menggunakan standar ganda," tulis SBY.

Dari Penjaga Perdamaian ke Medan Perang

SBY menyoroti pergeseran situasi di lapangan. Menurutnya, pasukan Kontingen Garuda XXIII/S bertugas di bawah mandat Peacekeeping (penjaga perdamaian) sesuai Chapter 6 Piagam PBB, bukan Peacemaking (penciptaan perdamaian melalui kekuatan militer) di bawah Chapter 7.

"Peacekeeper tidak dipersenjatai secara kuat dan tidak pula diberikan mandat untuk melaksanakan tugas-tugas pertempuran," ujar SBY.

Ia menjelaskan bahwa para prajurit seharusnya bertugas di Blue Line (zona biru) yang memisahkan teritori Israel dan Lebanon. Namun, kenyataannya wilayah tersebut kini telah berubah menjadi War Zone atau medan tempur yang membara antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah. SBY bahkan menyebut pasukan Israel dikabarkan telah merangsek maju sejauh 7 km dari garis tersebut.

Desakan Relokasi atau Penghentian Misi
Mengingat tingginya risiko keselamatan bagi para prajurit, SBY meminta PBB untuk segera meninjau ulang keberadaan pasukan UNIFIL di lokasi tersebut.

"Seharusnya PBB segera mengambil keputusan dan langkah yang tegas untuk menghentikan penugasan UNIFIL dan atau memindahkan lokasi mereka ke luar medan pertempuran yang masih membara saat ini," tegasnya.

Sebagai perbandingan, SBY mengulas pengalamannya saat menjabat Menko Polkam tahun 2000, ketika PBB bersikap sangat tegas dalam kasus tewasnya tiga petugas kemanusiaan di Atambua, NTT. Ia berharap ketegasan serupa ditunjukkan PBB saat ini.

Identitas Tiga Prajurit yang Gugur

Tragedi ini merenggut nyawa tiga personel terbaik TNI di Lebanon:

Praka Farizal Rhomadhon: Gugur pada Minggu (29/3) akibat ledakan proyektil di dekat pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr.

Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar: Gugur pada Senin (30/3) akibat ledakan yang sumbernya masih dalam investigasi.

Sertu Muhammad Nur Ichwan: Gugur bersamaan dengan Kapten Zulmi pada Senin (30/3).

Selain korban jiwa, sejumlah prajurit TNI lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat eskalasi konflik di wilayah tersebut. Hingga saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus melakukan investigasi mendalam terkait serangan-serangan yang menyasar pasukan perdamaian tersebut.

Rekomendasi

Foto: Formasi Tim dan Pembalap Yamaha di Balapan Nasional 2025, Tim Satelit Yamaha Tampil di Asia Road Racing Championship | Pifa Net

Formasi Tim dan Pembalap Yamaha di Balapan Nasional 2025, Tim Satelit Yamaha Tampil di Asia Road Racing Championship

Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Ini Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadhan di Kota Pontianak | Pifa Net

Ini Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadhan di Kota Pontianak

Pontianak
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: Arsenal Resmi Datangkan Bek Muda Cristhian Mosquera dari Valencia | Pifa Net

Arsenal Resmi Datangkan Bek Muda Cristhian Mosquera dari Valencia

Sports
| Jumat, 25 Juli 2025
Foto: Sang Juara Dunia Aldi Satya Mahendra Bawa Nilai Positif “El’ Dablek”, Tampil Perdana Pakai Wearpack Official | Pifa Net

Sang Juara Dunia Aldi Satya Mahendra Bawa Nilai Positif “El’ Dablek”, Tampil Perdana Pakai Wearpack Official

Indonesia
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto: Kemenkes Temukan Lebih dari 1,3 Juta Anak di Indonesia Alami Tekanan Darah Tinggi | Pifa Net

Kemenkes Temukan Lebih dari 1,3 Juta Anak di Indonesia Alami Tekanan Darah Tinggi

Lifestyle
| Selasa, 21 Oktober 2025
Foto: PSSI Resmikan FIFA Arena, Bangga Jadi Bagian Program Global Football for Schools | Pifa Net

PSSI Resmikan FIFA Arena, Bangga Jadi Bagian Program Global Football for Schools

Indonesia
| Rabu, 7 Mei 2025
Foto: Dean James Siap Bela Timnas Indonesia, Fokus di Go Ahead Eagles Lebih Dulu | Pifa Net

Dean James Siap Bela Timnas Indonesia, Fokus di Go Ahead Eagles Lebih Dulu

Indonesia
| Sabtu, 8 Februari 2025
Foto: TNI AL dan Warga Bongkar Pagar Laut di Tanjung Pasir | Pifa Net

TNI AL dan Warga Bongkar Pagar Laut di Tanjung Pasir

Tangerang
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Real Madrid Lolos ke 16 Besar Copa del Rey Usai Tekuk Deportivo Minera 5-0 | Pifa Net

Real Madrid Lolos ke 16 Besar Copa del Rey Usai Tekuk Deportivo Minera 5-0

Spanyol
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Deretan Bintang Liga Inggris yang Menolak Real Madrid, No 1 Pernah Bela Barcelona | Pifa Net

Deretan Bintang Liga Inggris yang Menolak Real Madrid, No 1 Pernah Bela Barcelona

Inggris
| Senin, 3 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Pontianak Informasi (PI), Barometer Informasi yang Jadi Medianya Kota Khatulistiwa | Pifa Net

Pontianak Informasi (PI), Barometer Informasi yang Jadi Medianya Kota Khatulistiwa

PIFA, Lokal - Di era digital saat ini, akses terhadap informasi menjadi sangat penting dan tak terelakkan. Banyak orang mengandalkan media dan berita untuk mendapatkan pengetahuan tentang berbagai topik, mengenai perkembangan terkini, dan isu-isu lokal hingga global.  Namun, dibalik kemudahan akses ini, ada produk jasa informasi media dan berita ikut berperan penting dalam menyajikan konten yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Pontianak Informasi (PI) menjadi barometer informasi masyarakat di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. PI-nama akrab yang dikenal masyarakat, hadir di internet pada 13 september 2013, melalui  halaman Facebook Pontianak Informasi. Kemudian, pada 2 Februari 2015 PI hadir di Instagram dengan nama pengguna @pontianakinformasi.  Dalam menyajikan informasi dan beritanya, PI dIbantu oleh para jurnalis dan penulis berpengalaman. Gaya penulisan yang berkualitas membantu pembaca memahami narasinya. Konsistensi Pontianak Informasi terus berkembang. Mulai dari  berita mulai lokal, nasional, internasional, berita olahraga/sport, kesehatan, tips dan trik, kulier, hingga pariwisata. Sehingga menjadi salah satu cara tercepat untuk mendapat informasi dan pengetahuan.  Kini penajian informasi tak hanya melalui teks, tapi juga mencakup gambar, video, infografis, dan grafik. Hal ini juga dilakukan PI dii unggahan media sosial Instagramnya, melalui gambar-gambar infografis dan berita dalam sajian visual hingga video. Selain membuatnya lebih menarik juga akan sangat mudah dipahami oleh pembaca. Sehingga Pontianak Inormasi mengalami  perkembangan dan menjadi salah satu barometer informasi seputar Kota Pontianak yang dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI.  Tak hanya itu, Para pembaca juga  dapat memberikan tanggapan, berkomentar, atau membagikan konten yang disajikan. Sehingga hadirnya PI tersebut disambut baik oleh masyarakat Kalimantan Barat dan Pontianak secara khususnya.  PI berdiri di bawah payung hukum PT. NETTA CODE INDONESIA. Saat ini PI tergabung dalam PIFA MEDIA NETWORK yang tengah dikembangkan oleh perusahaan NETTA untuk go nasional. 

Pontianak
| Selasa, 19 Maret 2024

Politik

Foto: Survei Head to Head Litbang Kompas: Ganjar Unggul Telak 60,1% vs Anies 39,9% | Pifa Net

Survei Head to Head Litbang Kompas: Ganjar Unggul Telak 60,1% vs Anies 39,9%

PIFA, Politik - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tampak unggul dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam survei head to head calon presiden (capres) oleh Litbang Kompas. Dilansir PIFA dari detikcom, pada periode Agustus 2023, Ganjar memperoleh 60,1 persen, sementara Anies hanya 39,9 persen. Survei Litbang Kompas dilakukan secara berkala melalui wawancara tatap muka, yang dilaksanakan mulai tanggal 27 Juli hingga 7 Agustus 2023. Hasil survei yang dirilis pada hari Senin (21/8/2023) menunjukkan bahwa jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.364 orang, dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan bertingkat di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen, dengan margin of error sebesar ± 2,65 persen. Harap diperhatikan bahwa terdapat kemungkinan kesalahan di luar faktor pemilihan sampel. Data survei juga telah ditampilkan untuk periode Januari, Juni, dan Oktober 2022. Selain itu, hasil survei juga ditampilkan untuk bulan Januari, Mei, dan Agustus 2023. Pada survei Agustus 2023, jumlah responden yang berpartisipasi dalam survei capres Anies vs Ganjar adalah sebanyak 1.136 orang, dengan margin of error sebesar 3 persen. Berikut ini adalah hasil survei antara Ganjar dan Anies sejak Januari 2022 hingga Agustus 2023: Januari 2022 Anies: 46,8 persen Ganjar: 53,2 persen Juni 2022 Anies: 46,2 persen Ganjar: 53,8 persen Oktober 2022 Anies: 47,2 persen Ganjar: 52,8 persen Januari 2023 Anies: 39,8 persen Ganjar: 60,2 persen Mei 2023 Anies: 40,1 persen Ganjar: 59,9 persen Agustus 2023 Anies: 39,9 persen Ganjar: 60,1 persen Litbang Kompas juga merilis data elektabilitas dengan melibatkan 10 nama calon presiden, 5 nama calon presiden, dan 3 nama calon presiden. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam simulasi dengan 3 nama calon presiden, Ganjar Pranowo unggul dari Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Berikut adalah hasil elektabilitas 3 nama capres: Ganjar Pranowo: 34,1 persen Prabowo Subianto: 31,3 persen Anies Baswedan: 19,2 persen (yd)

Indonesia
| Senin, 21 Agustus 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5