CNN Indonesia

CNN Indonesia

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-Nasional300 Orang Ajukan Lepas Status WNI, Kemenkum: Kenaikan Tarif Tak Berdampak Signifikan

300 Orang Ajukan Lepas Status WNI, Kemenkum: Kenaikan Tarif Tak Berdampak Signifikan

Nasional | Selasa, 21 Juli 2026

Kementerian Hukum (Kemenkum) mengungkapkan hingga saat ini terdapat sekitar 300 permohonan pelepasan status warga negara Indonesia (WNI). Pemerintah menilai kenaikan tarif pengajuan pelepasan kewarganegaraan tidak berdampak signifikan terhadap jumlah pemohon.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan, angka permohonan pelepasan kewarganegaraan masih tergolong rendah. Menurutnya, pemohon umumnya berasal dari kalangan yang memiliki kemampuan finansial sehingga kenaikan tarif tidak menjadi persoalan.

"Demikian pula halnya kenaikan tarif untuk pelepasan kewarganegaraan. Kira-kira permohonannya 300 sampai dengan saat ini, ada 300 orang. Jadi enggak ada pengaruhnya bagi masyarakat umum," kata Supratman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Selain itu, Supratman mengungkapkan jumlah permohonan naturalisasi atau menjadi WNI setiap tahunnya juga relatif terbatas. Ia menyebut jumlah permohonan tertinggi berkisar antara 1.000 hingga 1.500 orang per tahun.

"Kira-kira permohonan paling tinggi orang setiap tahun yang mau mendaftar menjadi warga negara Republik Indonesia itu paling tinggi 1.000 sampai 1.500 orang permohonan," ujarnya.

Supratman memastikan keputusan menaikkan tarif permohonan pelepasan kewarganegaraan maupun naturalisasi telah melalui pembahasan bersama berbagai kementerian dan lembaga. Ia menambahkan tarif tersebut tidak mengalami perubahan selama sekitar 10 tahun terakhir.

Menurutnya, kenaikan tarif juga tidak akan berdampak luas karena proses menjadi WNI maupun melepas status WNI tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan hukum.

Bagi warga negara asing (WNA) yang ingin menjadi WNI, salah satu syaratnya adalah telah tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut atau 10 tahun tidak berturut-turut. Sementara itu, WNI yang hendak melepas kewarganegaraan wajib tidak memiliki tunggakan pajak dan tidak sedang menghadapi perkara pidana.

"Karena orang yang mau melepaskan kewarganegaraannya, dulu mudah, sekarang tidak semudah dulu," kata Supratman.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan tarif permohonan pelepasan status WNI naik dari Rp1 juta menjadi Rp5 juta mulai 1 Agustus 2026. Sementara biaya permohonan menjadi WNI melalui proses naturalisasi meningkat dari Rp50 juta menjadi Rp75 juta.

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Hukum RI.

Rekomendasi

Foto: Tragedi di Acara Pernikahan Anak Gubernur Jabar: 3 Orang Tewas, 26 Luka-luka Akibat Desak-desakan | Pifa Net

Tragedi di Acara Pernikahan Anak Gubernur Jabar: 3 Orang Tewas, 26 Luka-luka Akibat Desak-desakan

Nasional
| Sabtu, 19 Juli 2025
Foto: Top Skor Liga Italia: Mateo Retegui Makin Kokoh di Puncak Usai Bobol Gawang Juventus | Pifa Net

Top Skor Liga Italia: Mateo Retegui Makin Kokoh di Puncak Usai Bobol Gawang Juventus

Italia
| Selasa, 11 Maret 2025
Foto: Pasar Game Indonesia Capai Rp41 Triliun, Tapi 99,5 Persen Dikuasai Asing | Pifa Net

Pasar Game Indonesia Capai Rp41 Triliun, Tapi 99,5 Persen Dikuasai Asing

Teknologi
| Senin, 13 Oktober 2025
Foto: E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM | Pifa Net

E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM

Tekno
| Jumat, 7 November 2025
Foto: Pinterest Tiba-tiba Kebanjiran Pengguna, Saham Melonjak hingga 19 Persen | Pifa Net

Pinterest Tiba-tiba Kebanjiran Pengguna, Saham Melonjak hingga 19 Persen

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: Al-Nassr Lolos ke Final Piala Super Arab Saudi Usai Kalahkan Al-Ittihad 2-1 | Pifa Net

Al-Nassr Lolos ke Final Piala Super Arab Saudi Usai Kalahkan Al-Ittihad 2-1

Sports
| Rabu, 20 Agustus 2025
Foto: Wali Kota Prabumulih Bantah Isu Mutasi Kepsek SMPN 1 karena Tegur Anak Bawa Mobil | Pifa Net

Wali Kota Prabumulih Bantah Isu Mutasi Kepsek SMPN 1 karena Tegur Anak Bawa Mobil

Politik
| Rabu, 17 September 2025
Foto: Skuad Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025 | Pifa Net

Skuad Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Keanggotaan Indonesia dalam BRICS Tak Hentikan Hubungan dengan Negara Barat | Pifa Net

Keanggotaan Indonesia dalam BRICS Tak Hentikan Hubungan dengan Negara Barat

Indonesia
| Sabtu, 1 Februari 2025
Foto: Demo di Depan Gedung DPR Ricuh, 6 Orang Diamankan Polisi | Pifa Net

Demo di Depan Gedung DPR Ricuh, 6 Orang Diamankan Polisi

Politik
| Senin, 25 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Penampakan Kediaman Dokter PPDS Priguna di Pontianak, Tak Berpenghuni Sebelum Ramadan | Pifa Net

Penampakan Kediaman Dokter PPDS Priguna di Pontianak, Tak Berpenghuni Sebelum Ramadan

PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Priguna Anugrah, seorang dokter residen asal Pontianak, Kalimantan Barat, tengah menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan tindak pemerkosaan terhadap salah satu anggota keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, merupakan dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran (Unpad). Di Pontianak ia tinggal di Gg.Sakura Jalan Imam Bonjol Kelurahan Benua Melayu Darat.Pantauan di lokasi, rumah milik keluarga terduga pelaku tampak kosong dan tidak berpenghuni. Bangunan rumah dua lantai itu terlihat sunyi tanpa aktivitas apapun.Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa rumah tersebut memang milik keluarga Priguna. Ia mengatakan bahwa ayah dari terduga pelaku juga merupakan seorang dokter yang membuka praktik di salah satu apotek di kota Pontianak."Yang saya tau orang tuanya itu merupakan salah seorang dokter praktik disalah satu apotik," ucapnya saat ditemui pada Rabu (9/04/2025).Warga tersebut juga mengatakan bahwa, rumah terduga pelaku P tersebut sudah kosong sejak beberapa minggu yang lalu bahkan sebelum lebaran."Kalau dilihat sih sudah sejak beberapa minggu yang lalu rumahnya sudah kosong, namun saya tidak tau pasti," ungkapnya.Sementara itu, Ketua RT 3 RW 20, Aswan, menerangkan bahwa keluarga dokter tersebut diketahui merupakan keluarga yang harmonis namun jarang bergaul."Ya memang mereka warga setempat yang sudah lama, bahkan sebelum saya menjadi ketua RT 15 tahun lalu mereka sudah disini," ujarnya.Ia kemudian menambahkan, beberapa kali juga terlihat bahwa ada sebuah mobil didepan rumah mereka namun belum lama ini dirinya tidak pernah melihatnya lagi."Seingat saya sebelum puasa itu saya masih melihat ada sebuah mobil yang terparkir rumahnya, namun akhir-akhir ini sudah tidak pernah lihat lagi," tambahnya.Dikatakanya lagi bahwa, mendengar informasi yang beredar baru-baru ini terkait kasus tersebut, dirinya sangat menyayangkan hal itu terjadi, karena selama ini keluarga mereka terlihat baik-baik saja."Tentu dengan adanya berita ini saya sangat prihatin, karena seingat saya keluarga mereka sangat harmonis dan kadang juga saling berkunjung jika pada saat hari keagaaman," pungkasnya.Diketahui saat ini terduga pelaku P, sudah diamankan oleh Polda Jakarta Barat (Jabar) pada bulan maret lalu, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Pontianak
| Kamis, 10 April 2025

Lifestyle

Foto: Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2024 | Pifa Net

Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2024

PIFA, Lifestyle - Pemerintah Indonesia telah menetapkan jadwal libur dan cuti bersama untuk perayaan Idul Fitri atau Lebaran tahun 2024 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 855 Tahun 2024. Penetapan ini mengatur sejumlah hari libur nasional dan cuti bersama yang mencakup enam hari pada momen Idul Fitri. Momen Idul Fitri 1445 Hijriah diperkirakan akan berlangsung serentak pada Rabu, 10 April 2024. Jadwal libur dan cuti bersama ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Muslim di Indonesia untuk merayakan Lebaran di kampung halaman atau melakukan mudik. Berikut adalah jadwal lengkap libur dan cuti bersama Lebaran 2024: Sabtu, 6 April 2024: Akhir pekan Minggu, 7 April 2024: Tanggal merah akhir pekan Senin, 8 April 2024: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Selasa, 9 April 2024: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Rabu, 10 April 2024: Libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Kamis, 11 April 2024: Libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Jumat, 12 April 2024: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Sabtu, 13 April 2024: Akhir pekan Minggu, 14 April 2024: Tanggal merah akhir pekan Senin, 15 April 2024: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah Dengan tambahan akhir pekan, total libur Lebaran 2024 mencapai sepuluh hari. Manfaatkanlah kesempatan ini untuk merayakan bersama keluarga dan menjalani tradisi lebaran dengan penuh suka cita. (b)

Indonesia
| Senin, 1 April 2024

Lokal

Foto: Ledakan di Masjid Jember, Tim Jibom dan Labfor Polda Jatim Olah TKP dengan Pengamanan Ketat | Pifa Net

Ledakan di Masjid Jember, Tim Jibom dan Labfor Polda Jatim Olah TKP dengan Pengamanan Ketat

PIFA, Jember - Tim penjinak bom (Jibom) bersama Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember.Proses olah TKP dilakukan sejak Selasa (17/3) dini hari dengan penjagaan ketat dari Brimob Polda Jatim. Hingga pukul 08.30 WIB, penyisiran di lokasi kejadian masih berlangsung.Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan, proses olah TKP masih berjalan dan hasil detailnya akan disampaikan oleh pihak Polda Jatim.“Olah TKP masih berlangsung dan untuk detailnya nanti pihak Polda Jatim yang menyampaikan,” ujarnya di lokasi kejadian.Berdasarkan pantauan di lapangan, tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh di area sekitar sumber ledakan, khususnya di dekat tempat wudhu laki-laki. Sejumlah sudut masjid diperiksa secara detail, termasuk barang-barang di sekitar lokasi serta kerusakan yang ditimbulkan.Kerusakan terlihat pada bagian plafon, rooster, hingga lemari yang sudah tidak terpakai. Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra bersama sejumlah pejabat Polda Jatim turut memantau langsung proses olah TKP di dalam masjid.Ketua Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, juga berada di lokasi untuk membantu apabila dibutuhkan oleh tim Jibom dan Labfor.Sebelumnya, ledakan misterius terjadi saat pelaksanaan salat tarawih pada Senin (16/3) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut sontak membuat panik jamaah dan warga sekitar perumahan.Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ledakan menyebabkan kerusakan pada bagian atap masjid. Satu orang jamaah dilaporkan sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD dr Soebandi akibat dugaan gangguan pendengaran karena kerasnya suara ledakan.Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Jember
| Selasa, 17 Maret 2026
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5