Humas BMKG Yogyakarta

Humas BMKG Yogyakarta

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-Lokal40 Warga DIY Dirawat Usai Gempa M 6,2 Pacitan, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

40 Warga DIY Dirawat Usai Gempa M 6,2 Pacitan, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Yogyakarta | Jumat, 6 Februari 2026

PIFA, Yogyakrta — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sebanyak 40 orang menjalani perawatan medis akibat gempa bumi bermagnitudo 6,2 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata mengatakan, hingga laporan sementara diterima, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Sementara tidak ada korban jiwa,” ujar Agustinus saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Jumat.

Seluruh korban terdampak saat ini mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah DIY, termasuk rumah sakit dan puskesmas.

Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY, dampak kerusakan tercatat di beberapa wilayah. Di Kota Yogyakarta, kerusakan terjadi di Kapanewon Umbulharjo berupa atap balai kampung.

Sementara di Kabupaten Bantul, gempa berdampak di 10 kapanewon, yakni Banguntapan, Bantul, Imogiri, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pleret, Pundong, Sedayu, dan Srandakan. Kerusakan meliputi delapan rumah, dua tempat ibadah, satu fasilitas pemerintah, dua fasilitas pendidikan, serta satu fasilitas kesehatan.

Adapun hingga laporan terakhir, BPBD DIY menyatakan tidak ada informasi dampak kerusakan maupun korban jiwa di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. “Data bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru,” kata Ruruh.

Sebelumnya, BMKG menyampaikan gempa bermagnitudo 6,2 tersebut berpusat di laut sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 58 kilometer. Hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah DIY dengan intensitas berbeda. Di Kabupaten Bantul dan Sleman, guncangan dirasakan pada skala IV MMI, sedangkan di Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul pada skala III MMI.

Rekomendasi

Foto: Gagal ke Piala Asia U-23 2026, Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Korea Selatan | Pifa Net

Gagal ke Piala Asia U-23 2026, Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Korea Selatan

Timnas
| Rabu, 10 September 2025
Foto: Hasil Liga Champions: Dortmund dan Aston Villa Menang, Tapi Gagal Melaju ke Semifinal | Pifa Net

Hasil Liga Champions: Dortmund dan Aston Villa Menang, Tapi Gagal Melaju ke Semifinal

Inggris
| Rabu, 16 April 2025
Foto: Gak Ada Habisnya! Gang Alpha kembali Beraksi di Event Perdana Ngabuburox | Pifa Net

Gak Ada Habisnya! Gang Alpha kembali Beraksi di Event Perdana Ngabuburox

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Putar Lagu di Kafe Wajib Bayar Royalti, Lagu Luar dan Instrumental Juga Kena | Pifa Net

Putar Lagu di Kafe Wajib Bayar Royalti, Lagu Luar dan Instrumental Juga Kena

Politik
| Kamis, 7 Agustus 2025
Foto: Industri Ekspor Jabar Tertekan Gempuran Tarif AS, Ekonom Desak Strategi Nasional yang Konkret | Pifa Net

Industri Ekspor Jabar Tertekan Gempuran Tarif AS, Ekonom Desak Strategi Nasional yang Konkret

Nasional
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Gary Neville Nilai Manchester United Mulai Bangkit, Prediksi Finis Enam Besar | Pifa Net

Gary Neville Nilai Manchester United Mulai Bangkit, Prediksi Finis Enam Besar

Sports
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: Pasangan Film Spider-Man, Tom Holland dan Zendaya Resmi Tunangan | Pifa Net

Pasangan Film Spider-Man, Tom Holland dan Zendaya Resmi Tunangan

As
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Masuk Daftar Pemain Terbaik Liga Italia Pekan 28 Versi Sofascore | Pifa Net

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Masuk Daftar Pemain Terbaik Liga Italia Pekan 28 Versi Sofascore

Italia
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Alex Pastor Tiba di Indonesia, Siap Kerja Keras untuk Timnas | Pifa Net

Alex Pastor Tiba di Indonesia, Siap Kerja Keras untuk Timnas

Jakarta
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Bahrain Sindir Indonesia Seperti Belanda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Bahrain Sindir Indonesia Seperti Belanda di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025

Berita Terkait

Lifestyle

Foto: Ternyata Ini Alasan Mengapa Perfeksionis Dapat Menyebabkan Depresi | Pifa Net

Ternyata Ini Alasan Mengapa Perfeksionis Dapat Menyebabkan Depresi

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Banyak orang menganggap perfeksionisme sebagai kekuatan yang mendorong kesuksesan dan kemajuan. Namun, di balik ambisi untuk selalu menjadi yang terbaik, ada risiko besar terhadap kesehatan mental.Keinginan mencapai hasil sempurna bisa menyebabkan frustrasi, kecemasan, bahkan depresi. Perfeksionisme kerap menjebak seseorang dalam siklus kekecewaan dan keraguan diri yang tak berujung.Berikut lima cara bagaimana perfeksionisme dapat berdampak buruk pada kesehatan mental:1. Menetapkan Standar yang MustahilPerfeksionis sering menetapkan ekspektasi yang tidak realistis. Meski telah berusaha keras, mereka kerap merasa tidak cukup baik, yang pada akhirnya menyebabkan kelelahan dan depresi.2. Menunda-nunda karena Takut GagalIronisnya, perfeksionisme bisa menyebabkan penundaan. Ketakutan untuk tidak melakukan sesuatu dengan sempurna membuat seseorang sulit memulai, memicu stres dan tekanan emosional.3. Mengaitkan Harga Diri dengan KesuksesanBagi perfeksionis, harga diri mereka sering kali bergantung pada pencapaian. Jika gagal memenuhi ekspektasi tinggi, mereka merasa tidak berharga, meningkatkan risiko depresi.4. Selalu Mengejar Tujuan BerikutnyaTidak pernah merasa cukup dengan apa yang sudah dicapai membuat perfeksionis terus mengejar lebih banyak hal. Tekanan ini berujung pada kelelahan dan stres berlebih.5. Takut Mengecewakan Orang LainPerfeksionis sering merasa terbebani oleh ekspektasi orang lain. Ketika gagal, mereka merasa malu dan terisolasi, yang bisa berdampak serius pada kesehatan mental.Meskipun perfeksionisme dapat mendorong seseorang mencapai hasil terbaik, penting untuk menemukan keseimbangan agar tidak terjebak dalam tekanan yang merugikan diri sendiri.

Indonesia
| Minggu, 16 Maret 2025

Lokal

Foto: Tingkatkan Kualitas Layanan di Daerah Perbatasan, PLN Kalbar Tambah Daya Mampu Mesin Pembangkit | Pifa Net

Tingkatkan Kualitas Layanan di Daerah Perbatasan, PLN Kalbar Tambah Daya Mampu Mesin Pembangkit

Berita Sanggau, PIFA  - Meningkatkan keandalan pasokan listrik di daerah perbatasan Balai Karangan-Entikong dan sekitarnya, PLN Kalbar kembali menambah kapasitas mesin pembangkit sebesar 2.000 kW di PLTD Engkahan, Balai Karangan, Jum'at, 1 April 2022 kemarin. Sistem kelistrikan Balai Karangan saat ini melayani 32.482 pelanggan yang tersebar di Kecamatan Kembayan, Beduai, Sekayam, Jangkang, Noyan dan Entikong. Kehidupan masyarakat yang mayoritas bekerja di lahan perkebunan sawit dan pertanian ini terus meningkat. Beberapa kecamatan yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia tentunya menjadikan perekonomian Balai Karangan berpeluang untuk terus maju dan berkembang. "Jelang Bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri kebutuhan listrik masyarakat akan meningkat secara drastis. Dengan meningkatnya kapasitas mesin pembangkit ini kami berharap sistem kelistrikan untuk daerah perbatasan Entikong akan semakin andal," ungkap General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo. Dijelaskannya, kegiatan mobilisasi mesin pembangkit hingga pemasangan instalasi dan auxiliaries dilaksanakan oleh PT. PLN Tarakan, anak perusahaan PT PLN (Persero) sejak tanggal 18 Maret lalu hingga pelaksanaan COD (Commercial Operation Date) yang telah berhasil dilakukan pada tanggal 30 Maret kemarin.  "Kami berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Peningkatan daya mampu mesin pembangkit yang kami lakukan agar suplai listrik semakin meningkat terutama dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat jelang Ramadhan dan Idul Fitri serta bulan-bulan berikutnya," pungkas Ari bersemangat. (RS)

Sanggau
| Sabtu, 2 April 2022

Politik

Foto: KPK: Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Capai Lebih dari Rp1 Triliun | Pifa Net

KPK: Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Capai Lebih dari Rp1 Triliun

PIFA, Hukum - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan estimasi awal kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024 mencapai lebih dari Rp1 triliun.“Hitungan awal dugaan kerugian negaranya lebih dari Rp1 triliun,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (11/8).Budi menjelaskan, perhitungan awal ini dilakukan oleh internal KPK dan telah dibahas bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Meski begitu, BPK akan melakukan penghitungan lebih rinci.KPK resmi memulai penyidikan perkara ini pada 9 Agustus 2025, usai meminta keterangan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 7 Agustus 2025. Selain KPK, Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI juga menemukan sejumlah kejanggalan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024, khususnya pembagian 20.000 kuota tambahan dari Pemerintah Arab Saudi.Pansus mencatat, kuota tambahan tersebut dibagi 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus, bertentangan dengan Pasal 64 UU Nomor 8 Tahun 2019 yang mengatur porsi haji khusus hanya delapan persen dan haji reguler 92 persen.

Politik
| Selasa, 12 Agustus 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5