5 Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan, dari Animasi hingga Horor. (Pixar)

5 Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan, dari Animasi hingga Horor. (Pixar)

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-Lifestyle5 Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan, dari Animasi hingga Horor

5 Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan, dari Animasi hingga Horor

Lifestyle | Jumat, 13 Maret 2026

PIFA, Lifestyle - Akhir pekan ini bioskop diramaikan dengan sejumlah film baru dari berbagai genre, mulai dari animasi petualangan, horor, hingga drama romantis yang emosional. Beberapa judul yang menarik perhatian di antaranya Hoppers, Iron Lung, Once We Were Us, Setan Alas, dan The Bride!.

Berikut rekomendasi serta sinopsis film yang tayang di bioskop akhir pekan ini.

Hoppers

Film animasi Hoppers mengisahkan Mabel, seorang mahasiswa pecinta hewan yang mencoba teknologi baru bernama Hopping, alat yang dapat memindahkan kesadaran manusia ke robot berbentuk hewan.

Melalui teknologi tersebut, Mabel memindahkan pikirannya ke robot berang-berang sehingga bisa berkomunikasi langsung dengan para satwa. Dalam petualangannya, ia bertemu berbagai hewan dengan karakter unik dan mulai memahami kehidupan mereka yang jauh lebih kompleks.

Bersama teman-teman barunya, Mabel memimpin perlawanan untuk menghentikan proyek perusakan habitat yang dilakukan oleh Wali Kota Jerry Generazzo. Film ini tayang dengan klasifikasi rating SU (Semua Umur).

Setan Alas

Film horor Indonesia Setan Alas menceritakan sekelompok mahasiswa yang menghabiskan liburan akhir pekan di sebuah vila terpencil.

Awalnya perjalanan mereka berlangsung menyenangkan, tetapi keanehan mulai muncul di sekitar tempat tersebut. Teror kekuatan tak kasatmata perlahan menghantui para mahasiswa.

Saat mencoba melarikan diri dari hutan untuk mencari pertolongan, mereka menyadari bahwa jalan keluar telah tertutup secara supernatural. Film ini tayang dengan klasifikasi D17+ (Dewasa).

Iron Lung

Film sci-fi horor Iron Lung berlatar masa depan pasca-apokaliptik setelah peristiwa misterius bernama The Quiet Rapture menghilangkan bintang dan planet layak huni di alam semesta.

Sisa umat manusia bertahan hidup di stasiun dan pesawat luar angkasa yang mengorbit sebuah bulan terpencil. Di tengah kondisi tersebut, sebuah kapal selam kecil bernama Iron Lung dikirim untuk menjelajahi lautan darah misterius.

Misi berbahaya itu dijalankan oleh seorang narapidana bernama Simon yang diperankan Mark Fischbach. Ia dikurung di dalam kapal selam dan harus menjalankan misi sendirian dengan pandangan yang sangat terbatas. Film ini memiliki klasifikasi R13+ (Remaja).

Once We Were Us

Drama romantis Once We Were Us mengisahkan pertemuan pertama Lee Eun-ho yang diperankan Koo Kyo-hwan dengan Han Jeong-won yang dimainkan Moon Ga-young.

Eun-ho terpikat pada Jeong-won saat melihatnya di terminal bus dan mengabadikan sosoknya dalam sebuah lukisan. Ketika perjalanan mereka tertunda akibat tanah longsor, waktu yang mereka habiskan bersama menumbuhkan perasaan cinta.

Hubungan itu sempat membawa mereka hidup bersama, namun tekanan hidup dan perbedaan pandangan membuat keduanya berpisah. Sepuluh tahun kemudian, mereka kembali dipertemukan secara tak terduga dalam penerbangan yang tertunda, memunculkan kenangan dan perasaan lama yang belum selesai. Film ini memiliki klasifikasi D17+.

The Bride!

Film The Bride! menghadirkan kisah romansa gotik yang terinspirasi dari legenda Frankenstein. Cerita berlatar Chicago pada 1930-an ketika monster Frankenstein merasa kesepian setelah dihidupkan kembali.

Ia kemudian meminta seorang ilmuwan untuk menciptakan pendamping baginya. Seorang perempuan yang telah dibunuh dihidupkan kembali dan dikenal sebagai The Bride.

Namun kehadiran sosok tersebut justru memicu berbagai kekacauan dan konflik yang tak terduga. Film ini tayang di bioskop dengan klasifikasi D17+ (Dewasa).

Rekomendasi

Foto: Polresta Pontianak akan Tindak Tegas Aksi Debt Collector yang Ancam Konsumen | Pifa Net

Polresta Pontianak akan Tindak Tegas Aksi Debt Collector yang Ancam Konsumen

Pontianak
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: Mahfud MD Nilai Soeharto Secara Yuridis Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional | Pifa Net

Mahfud MD Nilai Soeharto Secara Yuridis Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional

Politik
| Senin, 27 Oktober 2025
Foto: Emak-emak Mualaf di Pontianak Tadarus Al-Quraan Selama Ramadhan | Pifa Net

Emak-emak Mualaf di Pontianak Tadarus Al-Quraan Selama Ramadhan

Pontianak
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: KPK Optimis Pulihkan Kerugian Negara Rp988,5 Miliar dalam Kasus Korupsi LPEI | Pifa Net

KPK Optimis Pulihkan Kerugian Negara Rp988,5 Miliar dalam Kasus Korupsi LPEI

Indonesia
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Dikbud Surabaya Bakal Masukkan Mobile Legends ke Kurikulum Pembelajaran Sekolah Mulai Tahun Ini | Pifa Net

Dikbud Surabaya Bakal Masukkan Mobile Legends ke Kurikulum Pembelajaran Sekolah Mulai Tahun Ini

Surabaya
| Selasa, 20 Mei 2025
Foto:   61 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem | Pifa Net

61 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem

Kalbar
| Selasa, 15 Juli 2025
Foto:   Live Final Piala Super Italia 2025: Derby della Madonnina, Siapa yang Kampiun? | Pifa Net

Live Final Piala Super Italia 2025: Derby della Madonnina, Siapa yang Kampiun?

Italia
| Senin, 6 Januari 2025
Foto: Menuju Scudetto 2024/2025, Inter dan Napoli Sengit Rebut Puncak | Pifa Net

Menuju Scudetto 2024/2025, Inter dan Napoli Sengit Rebut Puncak

Italia
| Selasa, 15 April 2025
Foto: Drama Derby Merseyside: 3 Kartu Merah Warnai Hasil Imbang Everton vs Liverpool! | Pifa Net

Drama Derby Merseyside: 3 Kartu Merah Warnai Hasil Imbang Everton vs Liverpool!

Inggris
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Basarnas Tutup Operasi Pencarian Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny | Pifa Net

Basarnas Tutup Operasi Pencarian Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny

Nasional
| Rabu, 8 Oktober 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Presiden Beri Penghargaan ke Pihak yang Kontributif Tangani Pandemi COVID-19 | Pifa Net

Presiden Beri Penghargaan ke Pihak yang Kontributif Tangani Pandemi COVID-19

PIFA, Nasional - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras dalam upaya penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air. Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (20/03/2023) pagi. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa berbagai pihak menilai Indonesia termasuk negara yang berhasil menangani pandemi COVID-19. Selain dinilai mampu menekan angka COVID-19, Indonesia juga dinilai dapat menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. “Di bulan Juni 2022, Dirjen WHO Tedros Adhanom menyampaikan bahwa penanganan COVID-19 di Indonesia termasuk yang terbaik dan cakupan vaksinasinya juga masuk yang terbaik. Yang ngomong bukan kita, yang ngomong adalah Dirjen WHO. Kemudian di September 2021, Johns Hopkins University juga menyampaikan Indonesia sebagai one of the best in the world dalam menurunkan kasus COVID-19. Yang ngomong juga bukan kita, bukan kita yang ngomong, mereka yang berbicara,” kata Presiden, dilansir PIFA dari laman Setkab RI. Menurut Kepala Negara, keberhasilan penanganan pandemi di Tanah Air tak lepas dari kerja bersama seluruh komponen bangsa. Mulai dari pemerintah pusat sampai ke tingkat desa, tenaga kesehatan (nakes), TNI-Polri, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, akademisi, hingga seluruh masyarakat. “Saya lihat betul-betul kita semuanya dari A sampai Z semuanya bekerja keras untuk menangani COVID-19 ini. Dan, banyak pihak yang bekerja mempertaruhkan risiko dirinya," pungkasnya. "Banyak nakes kita yang gugur dalam penanganan COVID-19 ini, banyak pihak yang bekerja melampaui tugas dan fungsinya, TNI dan Polri banyak yang melampaui tugas dan fungsinya, banyak pihak yang menjadi relawan untuk keselamatan kita bersama, dan banyak pelajaran-pelajaran yang bisa kita petik selama menangani COVID-19 ini,” tandas dia. Presiden menilai, penanganan pandemi COVID-19 menunjukkan adanya kekuatan besar Indonesia yang luar biasa sebagai sebuah bangsa besar. Kekuatan ini, lanjutnya, bukan hanya dapat digunakan untuk semua agenda besar bangsa tetapi juga dapat digunakan untuk menangani penyakit-penyakit yang lainnya seperti TBC, penanganan stunting, peningkatan produksi pangan, serta penurunan angka kemiskinan. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi kepada semua penerima penghargaan yang terbagi dalam 16 kategori. “Kepada Bapak-Ibu yang menerima PPKM Award, saya menyampaikan selamat. Marilah pengabdian ini terus kita lanjutkan untuk memecahkan berbagai masalah-masalah kemanusiaan dan kebangsaan, dan membangun Indonesia menjadi negara maju,” ucapnya. Seperti dikutip dari laman Setkab RI, Berikut 16 kategori Penghargaan Penanganan COVID-19 yang diserahkan oleh Presiden Jokowi: 1. Sentra Vaksinasi Terbaik 2. Layanan Telemedisin Terbaik 3. Laboratorium Terbaik 4. Media dan Influencer Terbaik 5. Organisasi Keagamaan Pendukung Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Terbaik 6. Akademisi Pendukung Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Terbaik 7. Negara Sahabat Pendukung Pemerintah Indonesia dalam Penanganan Pandemi Terbaik 8. Badan Usaha Milik Negara Pendukung Layanan Penanganan Pandemi Terbaik 9. Organisasi Internasional Pendukung Pemerintah Indonesia dalam Penanganan Pandemi Terbaik 10. Swasta Luar Negeri Pendukung Pemerintah Indonesia dalam Penanganan Pandemi Terbaik 11. Swasta Dalam Negeri Pendukung Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Terbaik 12. Lembaga Swadaya Masyarakat Pendukung Pemerintah Indonesia dalam Penanganan Pandemi Terbaik 13. Kabupaten Terbaik 14. Satuan Kepolisian Terbaik 15. Provinsi Terbaik 16. Satuan TNI Terbaik Turut hadir mendampingi Presiden, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (yd)

Jakarta
| Senin, 20 Maret 2023

Lokal

Foto: Sandiaga Uno Menparekraf RI Nikmati Pagi Sungai Kapuas | Pifa Net

Sandiaga Uno Menparekraf RI Nikmati Pagi Sungai Kapuas

Berita Kalbar, PIFA - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bersama Walikota Pontianak, Ir. H. Edi Kamtono, M.M., M.T., Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., dan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, S.STP., M.Si., menyusuri Sungai Kapuas bersama Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.A., dari Taman Alun Kapuas sampai ke Tugu Khatulistiwa Pontianak, Kamis (10/3/2022). Di atas kapal yang menyusuri Sungai Kapuas, Gubernur Kalbar bersama Menparekraf dan rombongan bersantai sejenak menikmati udara segar dengan menikmati kue khas Pontianak, seperti Batang Burok, Klepon, dan tak lupa Air Lidah Buaya.  Setelah menyusuri Sungai Kapuas, rombongan menuju Tugu Khatulistiwa yang terletak di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Pontianak Utara, untuk melakukan kegiatan bersih-bersih. (rs)

Kalbar
| Kamis, 10 Maret 2022

Lokal

Foto: Fokus Tangani Stunting, Bupati Muda Ajak Semua Pihak Bergerak | Pifa Net

Fokus Tangani Stunting, Bupati Muda Ajak Semua Pihak Bergerak

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menangani masalah stunting. Upaya konkret terlihat dalam penyerahan Antropometri Kit PAUD dan Paket Tambahan Gizi Makanan Anak PAUD kepada perwakilan pengelola PAUD dan camat se-Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (1/12) di Hotel Dangau Kubu Raya. Antropometri Kit, sebagai rangkaian alat deteksi stunting, melibatkan pengukuran berat badan, panjang dan tinggi badan, serta lingkar lengan atas dan kepala anak-anak. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2019 tentang Gerakan Percepatan Penurunan Stunting. Bupati Muda Mahendrawan menyampaikan bahwa fokus Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus tertuju pada program pencegahan stunting. Upaya ini melibatkan sinergi dan kerjasama dari berbagai pemangku kepentingan terkait. "Kita ingin semuanya bergerak, semua pemangku kepentingan bergerak," ungkap Bupati Muda Mahendrawan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga meluncurkan sejumlah program lainnya untuk menangani stunting. Salah satunya adalah pengadaan alat USG portable di seluruh puskesmas dan desa di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Program inovatif ini telah mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan dan BKKBN, menjadikan Kubu Raya sebagai contoh bagi daerah lain di tingkat nasional. "Dan Kabupaten Kubu Raya menjadi contoh bagi nasional," tambah Bupati Muda. Dalam pengungkapan data, Bupati Muda mengungkapkan bahwa angka stunting di Kubu Raya mengalami penurunan signifikan berkat program inovatif pengadaan USG portable. Sebagai langkah lanjutan, program ini akan diperluas dengan menjangkau desa-desa yang berada di lokasi terpencil dan jauh dari puskesmas. "Kita sudah belikan 30 unit USG portabel untuk desa-desa yang jauh dari puskesmas. Tidak lama lagi akan kita bagikan," tegas Bupati Muda Mahendrawan. Dengan langkah-langkah konkret ini, diharapkan dapat terus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (yd)

Kubu Raya
| Senin, 4 Desember 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5