5 Rekomendasi Film Baru Akhir Pekan, dari Hokum hingga The Mandalorian and Grogu

5 Rekomendasi Film Baru Akhir Pekan, dari Hokum hingga The Mandalorian and Grogu

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-Pifabiz5 Rekomendasi Film Baru Akhir Pekan, dari Hokum hingga The Mandalorian and Grogu

5 Rekomendasi Film Baru Akhir Pekan, dari Hokum hingga The Mandalorian and Grogu

Pifabiz | Jumat, 22 Mei 2026

Bioskop akhir pekan ini diramaikan sederet film baru dari berbagai genre, mulai horor, petualangan sci-fi, aksi balap, hingga drama keluarga emosional. Berikut lima rekomendasi film yang bisa menjadi pilihan tontonan di bioskop.

1. Hokum

Film horor ini mengisahkan Ohm Bauman yang diperankan Adam Scott, seorang novelis horor penyendiri yang datang ke penginapan terpencil di pedesaan Irlandia untuk menaburkan abu orang tuanya.

Namun tanpa disadari, ia justru terjebak dalam teror legenda penyihir kuno yang menghantui penginapan tersebut. Hokum hadir sebagai film horor atmosferik dengan nuansa misteri dan supranatural.

Film ini mendapat klasifikasi R13 atau untuk penonton usia 13 tahun ke atas.

2. Gudang Merica

Film horor lokal ini mengikuti kisah empat mahasiswa kedokteran yang menjalani masa koas di Rumah Sakit Harapan Ayah yang sunyi dan penuh misteri.

Mereka adalah Razi yang diperankan Ardhito Pramono, Rindu yang dimainkan Arla Ailani, Adit oleh Fatih Unru, serta Tanti yang diperankan Zulfa Maharani.

Situasi berubah mencekam ketika mayat pasien hilang secara misterius dan mereka mulai diteror kejadian supranatural absurd nan menyeramkan.

Gudang Merica mendapat label D17 untuk penonton dewasa usia 17 tahun ke atas.

3. Star Wars: The Mandalorian and Grogu

Film terbaru semesta Star Wars ini kembali menghadirkan Din Djarin yang diperankan Pedro Pascal bersama Grogu alias Baby Yoda.

Setelah merebut kembali Mandalore dan mengalahkan Moff Gideon, Din Djarin kini hidup di Nevarro sambil menjalankan misi memburu sisa-sisa petinggi Kekaisaran demi melindungi keluarga kecilnya dan kaum Mandalorian.

Film petualangan luar angkasa ini mendapat klasifikasi R13.

4. Pegasus 3

Film balap asal China ini kembali mengikuti perjalanan Zhang Chi yang diperankan Shen Teng.

Kini, Zhang Chi melangkah ke level internasional setelah diundang mengikuti ajang Muchen 100 Rally sebagai kepala tim. Bersama Sun Yuqiang dan Ji Xing, ia menghadapi persaingan pembalap dunia sekaligus konflik di luar lintasan.

Pegasus 3 menawarkan aksi balap penuh ketegangan dan drama persahabatan.

5. Sunshine Women's Choir

Film drama asal Taiwan ini mengangkat kisah emosional tentang para narapidana perempuan dan seorang bayi yang lahir di dalam penjara.

Hui Zhen yang diperankan Ivy Chen dipenjara setelah membunuh suaminya yang abusif demi melindungi diri.

Ketika bayi bernama Yun Shi didiagnosis mengalami penyakit mata, para napi perempuan membentuk paduan suara untuk memberikan hadiah terakhir sebelum bayi itu dipindahkan dari penjara.

Film ini menghadirkan drama kemanusiaan yang menyentuh dengan nuansa harapan dan solidaritas.

Rekomendasi

Foto: Lesti Kejora Melahirkan Anak Kedua, Rizky Billar Ungkap Kebahagiaan | Pifa Net

Lesti Kejora Melahirkan Anak Kedua, Rizky Billar Ungkap Kebahagiaan

Pifabiz
| Rabu, 29 Januari 2025
Foto: Omara Esteghlal Raih Piala Citra Pertama di FFI 2025, Sampaikan Pesan Menentang Diskriminasi | Pifa Net

Omara Esteghlal Raih Piala Citra Pertama di FFI 2025, Sampaikan Pesan Menentang Diskriminasi

Pifabiz
| Kamis, 20 November 2025
Foto: Nadiem Makarim Dicegah ke Luar Negeri, Hotman Paris Bilang Begini | Pifa Net

Nadiem Makarim Dicegah ke Luar Negeri, Hotman Paris Bilang Begini

Nasional
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: iPhone Fold Bakal Meluncur Akhir 2026, Harga Tembus Rp40 Juta | Pifa Net

iPhone Fold Bakal Meluncur Akhir 2026, Harga Tembus Rp40 Juta

Indonesia
| Sabtu, 19 April 2025
Foto: 7 Film Terbaru yang Tayang November 2025: Dari Horor Mistis hingga Romansa Mengharukan | Pifa Net

7 Film Terbaru yang Tayang November 2025: Dari Horor Mistis hingga Romansa Mengharukan

Lifestyle
| Sabtu, 1 November 2025
Foto: Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat Asap Akibat Karhutla | Pifa Net

Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat Asap Akibat Karhutla

Kubu Raya
| Selasa, 29 Juli 2025
Foto: X Luncurkan Fitur “About This Account” untuk Ungkap Informasi Dasar dan Tekan Aktivitas Bot | Pifa Net

X Luncurkan Fitur “About This Account” untuk Ungkap Informasi Dasar dan Tekan Aktivitas Bot

Tekno
| Minggu, 23 November 2025
Foto: Rio Ngumoha Ukir Sejarah, Jadi Pencetak Gol Termuda Liverpool di Usia 16 Tahun | Pifa Net

Rio Ngumoha Ukir Sejarah, Jadi Pencetak Gol Termuda Liverpool di Usia 16 Tahun

Sports
| Selasa, 26 Agustus 2025
Foto: Julia Prastini Akui Berselingkuh, Minta Maaf ke Daehoon dan Publik | Pifa Net

Julia Prastini Akui Berselingkuh, Minta Maaf ke Daehoon dan Publik

Pifabiz
| Senin, 27 Oktober 2025
Foto: Pria AS Makan 150 Butir Telur dalam 5 Hari, Hasilnya Mengejutkan | Pifa Net

Pria AS Makan 150 Butir Telur dalam 5 Hari, Hasilnya Mengejutkan

Lifestyle
| Sabtu, 28 Juni 2025

Berita Terkait

Internasional

Foto: Konflik Iran Ganggu Deportasi Migran, AS Tunda Penerbangan Pemulangan | Pifa Net

Konflik Iran Ganggu Deportasi Migran, AS Tunda Penerbangan Pemulangan

Operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran berdampak pada kebijakan imigrasi, khususnya upaya deportasi migran asal Iran. Media Politico melaporkan pada Jumat bahwa konflik yang sedang berlangsung memaksa penundaan sejumlah penerbangan deportasi. Sejak lama, hubungan tegang antara Washington dan Teheran memang menjadi kendala dalam proses pemulangan warga Iran. Meski begitu, beberapa penerbangan deportasi sempat dilakukan sejak akhir tahun lalu. Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump dalam dokumen pengadilan menyebutkan bahwa penerbangan carter yang dijadwalkan pekan ini dibatalkan. Penundaan itu terjadi karena deportasi ke Iran untuk sementara dihentikan akibat konflik militer yang masih berlangsung. Situasi ini kini tengah menjadi perhatian pengadilan federal. Hakim sedang mempertimbangkan apakah para tahanan asal Iran yang ditahan oleh otoritas imigrasi AS masih memiliki kemungkinan untuk dideportasi dalam waktu dekat. Jika tidak, pengadilan berpotensi membebaskan mereka dari tahanan imigrasi atau memberi kesempatan untuk mengajukan pembebasan melalui sidang jaminan. Di sisi lain, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menegaskan komitmennya untuk tetap menegakkan hukum imigrasi. "Kami akan terus menggunakan semua opsi hukum untuk mendeportasi imigran ilegal," demikian pernyataan resmi yang dikutip. Sebelumnya, pada 28 Februari, AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. Sejak dilantik sebagai presiden ke-47, Trump juga menegaskan komitmennya untuk menekan imigrasi ilegal dan menjalankan program deportasi massal. Ia bahkan menetapkan keadaan darurat nasional untuk menangani krisis perbatasan Amerika Serikat.

Internasional
| Jumat, 27 Maret 2026

Lokal

Foto: Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Minta Penambangan Emas Ilegal Ditindak Secara Tegas | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Minta Penambangan Emas Ilegal Ditindak Secara Tegas

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, meminta aparat untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Sungai Besar, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Menurutnya, penambangan emas ilegal ini telah menimbulkan dampak serius pada masyarakat luas, khususnya kerusakan lingkungan. "Tambang emas ilegal itu dilakukan oleh oknum yang berdampak terhadap masyarakat luas, terutama kerusakan lingkungan," kata Fransiskus Diaan di Putussibau Kapuas Hulu, seperti dikutip dari Antara, Senin. Dirinya mengungkapkan bahwa penambangan emas ilegal di Desa Sungai Besar salah satunya berdampak pada rusaknya sejumlah fasilitas umum akibat diterjang banjir bandang. Menurut informasi dari masyarakat setempat, sungai di daerah tersebut telah dialihkan oleh para pelaku penambangan emas ilegal di hulu sungai. Akibatnya, saat musim hujan tiba, sungai kecil tersebut meluap dan banjir bandang pun terjadi. Sementara sungai yang lebih besar tidak lagi memiliki aliran air karena telah dialihkan. Bupati Fransiskus mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kapuas Hulu untuk memeriksa lokasi dan membuka akses aliran sungai yang telah dialihkan tersebut. Namun, petugas yang dikirim untuk melakukan tugas ini mengalami kendala. Mereka dilarang masuk ke lokasi penambangan, bahkan tidak diizinkan untuk mengambil foto dan video sebagai bukti. Bupati Fransiskus Diaan menggarisbawahi pentingnya tindakan tegas dari pihak berwajib terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam penambangan emas ilegal. Selain itu, dia juga menghimbau kepada masyarakat agar mengurus perizinan jika ingin melaksanakan aktivitas pertambangan. Pemerintah daerah siap memfasilitasi pengurusan perizinan, tetapi Fransiskus menekankan bahwa penambangan ilegal tidak boleh diterima. (ad)

Kapuas Hulu
| Selasa, 24 Oktober 2023

Lokal

Foto: Banjir di Kalbar: Ribuan Warga Terdampak, 2 Anak Meninggal | Pifa Net

Banjir di Kalbar: Ribuan Warga Terdampak, 2 Anak Meninggal

PIFA.CO.ID, LOKAL - Banjir di Provinsi Kalimantan Barat semakin meluas, bahkan telah memakan korban jiwa. Dua orang anak asal Kabupaten Sambas meninggal dunia dalam bencana ini.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan Tim reaksi cepat BPBD Sambas melaporkan dua korban tersebut merupakan anak berusia 11 tahun yang sedang mandi di saat banjir, akhirnya tenggelam. Kemudian seorang balita berusia 11 bulan yang diduga tidak diketahui keluar dari rumah, kemudian jatuh terbawa arus.Jasad kedua korban bisa ditemukan oleh tim petugas gabungan di Sungai Dusun Darussalam, Kabupaten Sambas, Rabu (29/1).Meski demikian, Abdul menyatakan tim petugas gabungan di Kalimantan Barat masih bersiaga karena banjir yang sudah menggenangi Kabupaten Sambas sejak Rabu (22/1) itu meluas hingga sudah merendam 42 desa dalam wilayah administratif 11 kelurahan.BNPB mengkonfirmasi, berdasarkan data sementara, ada 9.504 rumah yang terendam dengan jumlah korban menderita sebanyak 12.564 kepala keluarga di Kabupaten Sambas.Bahkan dalam beberapa hari yang setidaknya sampai Kamis (30/1), banjir sudah menyebar ke sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat, seperti Kabupaten Sangau, Landak, dan Mempawah.Kemudian di Kabupaten Sanggau terdata 4.055 kepala keluarga terdampak, dengan kondisi banjir yang semakin tinggi hingga menggenangi jalan lintas nasional Indonesia-Malaysia pada ruas Beduai.Sementara itu, korban banjir di Kabupaten Landak dan Kabupaten Mempawah masih dalam proses pendataan oleh tim petugas gabungan Kamis (30/1).Abdul memastikan semua daerah yang dilanda banjir itu dalam pendampingan dari BNPB untuk mengatasi kondisi tanggap darurat bencana. Pendampingan dilakukan dengan memberikan bantuan logistik kebutuhan pokok, pengungsian, hingga bantuan pendanaan operasional.

Kalbar
| Sabtu, 1 Februari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5