Pixabay

Pixabay

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-Lifestyle5 Tanda Pertemanan Toxic yang Sering Tidak Disadari, Bisa Menguras Energi Mental

5 Tanda Pertemanan Toxic yang Sering Tidak Disadari, Bisa Menguras Energi Mental

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026

Tidak semua hubungan pertemanan memberikan rasa nyaman. Ada kalanya, orang yang seharusnya menjadi tempat berbagi justru membuat seseorang merasa lelah, cemas, bahkan kehilangan kepercayaan diri.

Yang membuat pertemanan toxic sulit dikenali adalah tanda-tandanya sering muncul secara perlahan. Bukan selalu melalui pertengkaran besar, tetapi lewat kebiasaan kecil yang terus berulang.

Padahal, pertemanan yang sehat dapat memberikan dukungan emosional dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Sebaliknya, hubungan yang tidak sehat dapat meningkatkan stres hingga memengaruhi kondisi mental.

Berikut beberapa tanda pertemanan mulai mengarah ke hubungan toxic.

1. Setelah bertemu justru merasa terkuras

Coba perhatikan perasaan setelah berinteraksi dengan seseorang. Apakah merasa lebih tenang dan didukung, atau justru lelah secara emosional?

Pertemanan sehat biasanya memberikan rasa aman. Namun, hubungan yang toxic sering membuat seseorang merasa harus berhati-hati dalam berbicara, terus menyesuaikan diri, atau merasa terkuras setelah bertemu.

Kualitas pertemanan yang buruk diketahui berkaitan dengan tingkat kesejahteraan psikologis yang lebih rendah, sementara dukungan sosial dari teman dapat membantu menjaga kesehatan mental.

2. Hubungan terasa berjalan satu arah

Dalam pertemanan yang tidak seimbang, satu orang sering menjadi pihak yang selalu berusaha.

Misalnya, kamu selalu menghubungi lebih dulu, menjadi pendengar saat teman memiliki masalah, atau terus mengalah ketika terjadi konflik. Namun ketika kamu membutuhkan dukungan, teman tersebut sulit ditemukan.

Pola seperti ini disebut one-sided friendship, yaitu hubungan dengan komunikasi, waktu, dan usaha yang tidak seimbang.

3. Sering merendahkan dengan alasan bercanda

Candaan memang bagian dari pertemanan, tetapi ada batas yang perlu diperhatikan.

Komentar yang terus membuat malu, sindiran tentang kekurangan, atau ucapan yang membuat seseorang merasa tidak cukup baik bukan lagi sekadar bercanda.

Jika candaan tersebut berulang dan meninggalkan luka emosional, hal itu bisa menjadi tanda hubungan yang tidak sehat.

4. Sering memanipulasi dan membuat merasa bersalah

Tidak semua perilaku toxic terlihat kasar. Terkadang muncul dalam bentuk manipulasi yang halus.

Contohnya:

  • Membuat kamu merasa bersalah ketika tidak mengikuti keinginannya.
  • Memutarbalikkan situasi agar dirinya terlihat sebagai korban.
  • Membuat kamu merasa bertanggung jawab atas perasaan atau masalahnya.

Jika pola ini terjadi terus-menerus, hubungan dapat menjadi beban emosional.

5. Tidak menghargai batasan pribadi

Setiap orang memiliki batasan dalam hubungan, baik soal waktu, privasi, maupun cara berkomunikasi.

Namun, dalam pertemanan toxic, batasan yang sudah disampaikan sering kali tetap dilanggar. Konflik yang sama juga bisa terus berulang tanpa ada usaha memperbaiki keadaan.

Hubungan yang sehat bukan berarti tidak pernah memiliki masalah. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, tetapi kedua pihak seharusnya mau mendengarkan dan mencari solusi.

Pertemanan seharusnya memberi ruang untuk tumbuh

Menyadari sebuah pertemanan tidak sehat memang tidak mudah, terutama jika hubungan tersebut sudah berlangsung lama. Namun, penting untuk mengevaluasi apakah hubungan tersebut lebih banyak memberikan kebahagiaan atau justru menguras energi.

Pertemanan yang baik seharusnya menjadi tempat untuk merasa diterima, didukung, dan berkembang. Jika sebuah hubungan lebih sering membuat seseorang merasa lelah, tidak dihargai, atau kehilangan diri sendiri, mungkin sudah waktunya melihat kembali batasan dalam hubungan tersebut.

Rekomendasi

Foto: Vonis Diperberat, Harvey Moeis Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara | Pifa Net

Vonis Diperberat, Harvey Moeis Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Patrick Kluivert Soroti Menit Bermain Pemain Timnas Indonesia di Klub, yang Sedikit Bakal Dicoret? | Pifa Net

Patrick Kluivert Soroti Menit Bermain Pemain Timnas Indonesia di Klub, yang Sedikit Bakal Dicoret?

Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Eks Gelandang Timnas Sebut Bahasa Jadi Kendala Komunikasi STY dengan Pemain | Pifa Net

Eks Gelandang Timnas Sebut Bahasa Jadi Kendala Komunikasi STY dengan Pemain

Indonesia
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Ratusan Tenaga Kontrak Kalbar Audensi ke Kantor Gubernur, Tuntut Penundaan Pengangkatan CASN dan PPPK 2024 | Pifa Net

Ratusan Tenaga Kontrak Kalbar Audensi ke Kantor Gubernur, Tuntut Penundaan Pengangkatan CASN dan PPPK 2024

Pontianak
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: Liverpool Resmi Dapatkan Kiper Baru, Freddie Woodman, untuk Musim 2025/26 | Pifa Net

Liverpool Resmi Dapatkan Kiper Baru, Freddie Woodman, untuk Musim 2025/26

Sports
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: RPJMD Kota Pontianak 2025-2029 Disahkan, Jembatan Garuda dan Penanganan Banjir Masuk Prioritas Pembangunan | Pifa Net

RPJMD Kota Pontianak 2025-2029 Disahkan, Jembatan Garuda dan Penanganan Banjir Masuk Prioritas Pembangunan

Pontianak
| Senin, 26 Mei 2025
Foto: BPKN Desak Aturan Khusus soal Kuota Internet Hangus | Pifa Net

BPKN Desak Aturan Khusus soal Kuota Internet Hangus

Teknologi
| Jumat, 1 Agustus 2025
Foto: Tiga Gerakan Efektif Perkuat Lengan Setelah Usia 45 Tahun | Pifa Net

Tiga Gerakan Efektif Perkuat Lengan Setelah Usia 45 Tahun

Sports
| Rabu, 22 Oktober 2025
Foto: 5 Bayi Diselamatkan di Pontianak, Terbongkar Sindikat Perdagangan ke Singapura | Pifa Net

5 Bayi Diselamatkan di Pontianak, Terbongkar Sindikat Perdagangan ke Singapura

Pontianak
| Rabu, 16 Juli 2025
Foto: Komisi III DPR RI Bahas Draf RUU KUHAP: Siaran Langsung Sidang Dilarang Tanpa Izin hingga Pemeriksaan Tersangka Tak Wajib Direkam CCTV | Pifa Net

Komisi III DPR RI Bahas Draf RUU KUHAP: Siaran Langsung Sidang Dilarang Tanpa Izin hingga Pemeriksaan Tersangka Tak Wajib Direkam CCTV

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Kaleidoskop Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wabup Ketapang | Pifa Net

Kaleidoskop Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wabup Ketapang

Berita Ketapang, PIFA - Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos bersama Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si menghadiri Acara Kaleidoskop Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang tahun 2021-2026 yang diselenggarakan oleh Bappeda Ketapang, Selasa (01/03/2022) bertempat di Hotel Borneo Ketapang. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemutaran Film dokumenter tentang potensi sumber daya alam ketapang dan video kaleidoskop 1 tahun pemerintahan Kabupaten Ketapang serta video 10 proyek strategis daerah Kabupaten Ketapang. Bupati Ketapang dalam kesempatan tersebut berterima kasih kepada seluruh pemangku kebijakan baik eksekutif, legislatif, yudikatif dan masyarakat yang sudah mendukung kepada kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati sampai satu tahun ini. "Tadi telah disampaikan kaleidoskop, begitu banyak yang sudah dilakukan pemerintah daerah, tapi itu semua belum bisa memuaskan semua orang," ujar Beliau.  Oleh sebab itu dikatakan Beliau dari keterbatasan tersebut perlu dukungan dari semua pihak untuk melengkapi kekurangan tersebut. "Kami tidak bisa berbuat tanpa dukungan dari semua pihak," ucap Beliau. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Ketapang H.Farhan, SE.,M.Si dalam sambutan bahwa memimpin daerah Kabupaten Ketapang tidak bisa dilakukan hanya Bupati dan Wakil Bupati saja tetapi perlu dukungan dari semua pihak. Lebih lanjut dikatakan Beliau bahwa sebuah daerah yang maju dapat ditunjukkan dengan tingginya kualitas sumber daya manusia yang didukung oleh ketersediaan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan yang berkualitas. "Daerah yang maju juga dapat dikaitkan dengan semakin tingginya pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, " tambah Beliau. Selain itu, Beliau juga menyampaikan misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang 2021-2026 yaitu : 1. Mewujudkan pemerintah yang handal, bersih terpercaya dan berwibawa dalam pelayanan publik, 2. Melanjutkan peningkatan pembangunan insfrastruktur, 3. Pembangunan sumber daya manusia memiliki daya saing, 4. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa yang merata dan berkeadilan, 5. Memperkokoh landasan perekonomian masyarakat, 6. Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Ketapang dan 5 (Lima) langkah strategis dalam program pembangunan yang disebut panca karya yaitu 1. Ketapang Sehat, 2. Ketapang Cerdas, 3. Ketapang Nyaman, 4. Ketapang Peduli, dan 5. Ketapang Sejahtera serta mencanangkan 10 (Sepuluh) proyek strategis daerah yaitu: 1. Food Estate dan Kawasan Agropolitan, 2. KPCT Kuala Tolak-Kuala Satong, 3. Pengembangan Bandara Rahadi Usman, 4. Penataan Pelabuhan dan Bandara, 5. Peningkatan ruas jalan kabupaten, dan pembangunan ruas jalan baru serta jembatan pawan 6, 6. Pengembangan desa mandiri (Desa Fokus dan Desa Mapan), 7. Rencana pendirian pembangunan perguruan tinggi, 8. Peningkatan tipe rumah sakit, 9. Pelestarian dan pengembangan budaya, 10. Persiapan pembentukan daerah otonomi baru. "Semua proyek strategis daerah ini diharapkan mempunyai daya ungkit ekonomi secara langsung atau tidak langsung kepada Kabupaten Ketapang, sehingga tercapailah Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera," harap Beliau. "Pada kesempatan ini kami mengajak dan menghimbau seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Ketapang dapat memberikan prestasi terbaik dalam membangun Kabupaten Ketapang, agar prestasi tersebut bisa menjadi kenangan sepanjang hidup," pungkas Beliau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Ketapang, Ketua dan Wakil TP PKK Ketapang, Ketua Dharmawanita Ketapang, Forkopimda Ketapang, Kepala perangkat daerah Ketapang, Camat, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh adat dan lainnya. (RS)

Ketapang
| Rabu, 2 Maret 2022

Lokal

Foto: Seleksi PASKIBRA Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2022 Resmi Dibuka | Pifa Net

Seleksi PASKIBRA Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2022 Resmi Dibuka

Berita Ketapng, PIFA - Mewakili Sekda Ketapang, Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan Syamsul Islami, S.IP., MT membuka Secara Resmi Kegiatan Seleksi Anggota Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRAKA) Tingkat Kabupaten Tahun 2022, Selasa (22/03/2022) Bertempat di Lapangan Pelti Ketapang. Asisten II dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi dan mendukung atas terselenggaranya kegiatan seleksi Paskibraka ini, dalam usaha memberikan motivasi kepada pelajar agar berpartisipasi aktif dalam pembinaan dan pengembangan kepada generasi penerus. "Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan sumbangsih besar dalam pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan Ketapang cerdas, maju dan menuju masyarakat sejahtera," ujar Beliau. Lebih lanjut Beliau juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memacu anak didik untuk berprestai di berbagai bidang.  "Semoga kegiatan ini juga bisa dimanfaatkan sebagai momentum kebangkitan karakter disiplin dan pengembangan anak didik Kabupaten Ketapang yang lebih baik," tutupnya. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 94 peserta dari 26 Sekolah di 9 Kecamatan  yang terdiri dari 54 Putra 40 Putri. Untuk tingkat Kabupaten dibutuhkan sebanyak 27 Peserta, dan 3 Peserta akan dikirim mengikuti seleksi tingkat Provinsi.  Kegiatan ini bertujuan untuk persiapan menyambut HUT ke-77 RI pada 17 Agustus 2022 mendatang. (rs)

Ketapang
| Rabu, 23 Maret 2022

Lokal

Foto: Balita Main HP, Tak sengaja COD Hingga Belasan Juta | Pifa Net

Balita Main HP, Tak sengaja COD Hingga Belasan Juta

Orangtua wajib waspada jika anak dibawah umur, apalagi masih balita pegang smartphone. Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan aksi seorang anak berusia lima tahun yang tak sengaja memesan barang melalui online shop (olshop) dengan metode pembayaran Cash On Delivery (COD). Tak tanggung, jumlah barang yang dipesan oleh anak itu mencapai RP 16 juta. Kisah itu dibagikan oleh salah satu akun TikTok hingga viral di media sosial. Dalam akun tersebut, diceritaka bahwa kejadian berawal saat si balita  bermain HP milik orang tuanya. Ia tak sengaja, membuka aplikasi olshop dan iseng mengklik banyak iklan. Tanpa disadari, ternyata iklan yang dipilih tersebut langsung masuk keranjang dan diproses oleh penjual. “Jadi ceritanya HP dimainin anaknya yang usia lima tahun, klik-klik di online shop sistem COD hingga Rp 16 juta datang satu demi satu paket selang beberapa jam,” ujarnya, Selasa (6/7/2021). Dalam waktu beberapa jam berselang, satu per satu paket pesanan yang dipesan anaknya itu berdatangan ke rumah. Kejadian itupun, sempat membuat heboh warga sekitar lantaran banyaknya paket COD yang berdatangan dalam selang waktu yang berdekatan. Alhasil, kedua orang tuanya bingung lantaran merasa tak memesan paket melalui olshop.

Admin
| Kamis, 8 Juli 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5