iStock

iStock

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-Lifestyle7 Barang yang Sebaiknya Tidak Masuk Mesin Cuci, Bisa Bikin Cepat Rusak

7 Barang yang Sebaiknya Tidak Masuk Mesin Cuci, Bisa Bikin Cepat Rusak

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026

Mesin cuci menjadi salah satu peralatan rumah tangga yang sangat membantu pekerjaan sehari-hari. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan mencuci yang dianggap sepele justru dapat mempercepat kerusakan mesin.

Banyak orang lebih fokus menjaga pakaian tetap bersih dan awet, tetapi lupa bahwa barang yang dimasukkan ke mesin cuci juga dapat memengaruhi performa dan usia pakai perangkat tersebut.

Ahli peralatan rumah tangga Ian Palmer-Smith mengungkapkan, berbagai kesalahan penggunaan mesin cuci yang dilakukan berulang dapat menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang.

Berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak dicuci menggunakan mesin cuci.

1. Kain berbahan sangat sensitif

Bahan seperti sutra, wol, beludru, kulit, dan suede memiliki karakter yang mudah rusak akibat gesekan, tekanan air, serta putaran mesin.

Pakaian dengan hiasan seperti manik-manik atau payet juga berisiko rusak dan terlepas saat proses pencucian.

Untuk menjaga kualitasnya, bahan-bahan tersebut lebih baik dicuci dengan tangan atau menggunakan layanan dry cleaning.

2. Kain yang terkena bahan mudah terbakar

Lap atau kain yang digunakan untuk membersihkan bensin, oli mesin, thinner, maupun bahan kimia mudah terbakar tidak boleh langsung dimasukkan ke mesin cuci.

Sisa zat tersebut dapat bereaksi saat terkena suhu tinggi dalam proses pencucian atau pengeringan dan berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran.

Kain dengan kontaminasi bahan tersebut membutuhkan penanganan khusus di luar mesin cuci rumah tangga.

3. Kain batik

Kain batik, terutama yang belum melalui proses penguncian warna dengan sempurna, rentan mengalami kelunturan jika dicuci menggunakan mesin.

Putaran kuat dan suhu tinggi dapat membuat warna menyebar serta merusak motif. Sebaiknya batik dicuci menggunakan tangan dengan air dingin dan detergen khusus bahan lembut.

4. Terlalu banyak detergen

Menggunakan detergen berlebihan tidak selalu membuat pakaian lebih bersih. Sebaliknya, sisa detergen dapat menumpuk di dalam mesin.

Residu tersebut bisa mengganggu sensor, menyebabkan bau tidak sedap, hingga menurunkan efisiensi kerja mesin.

Gunakan detergen sesuai takaran yang dianjurkan agar mesin tetap bekerja optimal.

5. Pelembut pakaian dan pewangi berlebihan

Meski membuat pakaian terasa lembut dan harum, penggunaan pelembut serta pewangi tambahan secara berlebihan dapat meninggalkan lapisan residu di dalam mesin.

Jika terus menumpuk, residu tersebut dapat menyumbat saluran dan berpotensi mengganggu komponen mesin.

6. Barang berukuran kecil

Barang kecil seperti kaus kaki bayi, pakaian dalam, atau tali sepatu dapat terselip ke bagian dalam mesin.

Benda-benda tersebut berisiko menyumbat selang atau saluran pembuangan. Untuk menghindarinya, gunakan kantong laundry berbahan jaring sebelum mencuci.

7. Barang berukuran besar

Memasukkan selimut tebal, karpet, atau barang berukuran besar lainnya ke mesin cuci rumah tangga dapat membuat beban mesin berlebihan.

Muatan yang terlalu berat atau tidak seimbang dapat merusak komponen seperti sabuk penggerak dan roda mesin. Selain itu, mesin bisa bergetar keras saat proses pengeringan.

Untuk barang besar, lebih aman menggunakan mesin berkapasitas besar di layanan laundry.

Dengan memperhatikan barang yang masuk ke mesin cuci, pengguna dapat memperpanjang usia perangkat sekaligus menghemat biaya perbaikan. Perawatan sederhana dan kebiasaan mencuci yang benar menjadi kunci agar mesin tetap bekerja maksimal dalam jangka panjang.

Rekomendasi

Foto: Liverpool di Ambang Juara Liga Inggris, Cukup Imbang Lawan Tottenham! | Pifa Net

Liverpool di Ambang Juara Liga Inggris, Cukup Imbang Lawan Tottenham!

Inggris
| Sabtu, 26 April 2025
Foto: Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah | Pifa Net

Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah

Inggris
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Tips Membuat Ikan Bakar Tanpa Arang, Tetap Harum dan Berempah | Pifa Net

Tips Membuat Ikan Bakar Tanpa Arang, Tetap Harum dan Berempah

Indonesia
| Kamis, 9 Januari 2025
Foto: Tim Medis Update Kondisi Mees Hilgers dan Sandy Walsh Pasca Laga Melawan Australia | Pifa Net

Tim Medis Update Kondisi Mees Hilgers dan Sandy Walsh Pasca Laga Melawan Australia

Indonesia
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: 5 Film Horor Indonesia Tayang di Bioskop Januari 2025 | Pifa Net

5 Film Horor Indonesia Tayang di Bioskop Januari 2025

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: Konsistensi Pembinaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska Ikut Yamaha BLU CRU Master Camp di Spanyol | Pifa Net

Konsistensi Pembinaan Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska Ikut Yamaha BLU CRU Master Camp di Spanyol

Otomotif
| Selasa, 19 Agustus 2025
Foto: Adrien Rabiot Resmi Gabung AC Milan, Kontrak Hingga 2028 | Pifa Net

Adrien Rabiot Resmi Gabung AC Milan, Kontrak Hingga 2028

Sports
| Rabu, 3 September 2025
Foto: Pria Bobol Apotek Agung Pontianak, Gasak Rp34 Juta, Tersisa Rp4 Juta Saat Ditangkap | Pifa Net

Pria Bobol Apotek Agung Pontianak, Gasak Rp34 Juta, Tersisa Rp4 Juta Saat Ditangkap

Pontianak
| Senin, 5 Mei 2025
Foto: Rita Hastarita Sidak SMA di Pontianak, Temukan Guru Tidak Hadir di Hari Pertama Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran | Pifa Net

Rita Hastarita Sidak SMA di Pontianak, Temukan Guru Tidak Hadir di Hari Pertama Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran

Pontianak
| Rabu, 9 April 2025
Foto: Pemkab Bengkayang Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,21 Triliun untuk Tahun 2026 | Pifa Net

Pemkab Bengkayang Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,21 Triliun untuk Tahun 2026

Bengkayang
| Senin, 14 Juli 2025

Berita Terkait

Politik

Foto: Pengamat Nilai Sikap Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil dari India Dukung Industri Otomotif Nasional | Pifa Net

Pengamat Nilai Sikap Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil dari India Dukung Industri Otomotif Nasional

PIFA, Politik - Direktur Eksekutif Great Institute, Sudarto, menilai langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta pemerintah menunda rencana impor 105 ribu mobil dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bentuk nyata dukungan terhadap industri otomotif lokal. Menurut Sudarto, sikap tersebut sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pembangunan industri otomotif nasional sebagai bagian dari strategi kemandirian ekonomi. “Jadi langkah DPR yang diwakili oleh Prof Sufmi Dasco selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo yang akan membangun industri otomotif nasional tahun depan. Pemenuhan kebutuhan 105 ribu mobil oleh industri dalam negeri bisa menjadi langkah awal kemandirian otomotif nasional,” kata Sudarto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. Ia menilai keputusan untuk menunda impor hingga dilakukan pembahasan menyeluruh oleh Presiden bersama para pemangku kepentingan merupakan bentuk tanggung jawab legislatif dalam pengambilan kebijakan publik yang berdampak besar. Menurutnya, kebijakan impor dalam skala besar tidak bisa dilepaskan dari pertimbangan keberlanjutan industri dalam negeri, penciptaan nilai tambah lokal, serta dampak ekonomi jangka panjang bagi nasional. “Sikap untuk menunda dahulu sampai ada kajian komprehensif dan masukan dari berbagai pihak adalah cerminan demokrasi kebijakan yang sehat. Ini menunjukkan bahwa setiap keputusan strategis harus diputuskan melalui diskusi menyeluruh, bukan hanya keputusan sepihak,” ujarnya. Sudarto juga menekankan pentingnya memperhitungkan dampak keputusan tersebut terhadap ekosistem industri otomotif nasional yang selama ini dinilai telah memiliki kemampuan produksi yang memadai. “Keputusan yang diambil harus memberi ruang bagi pertumbuhan industri lokal agar tetap kompetitif dan berkelanjutan,” katanya. Sebelumnya, PT Agrinas Pangan Nusantara menyatakan berencana mendatangkan 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk memperkuat armada logistik program KDKMP. Namun, Ketua Dewan Penasihat Great Institute sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Mohammad Jumhur Hidayat, menilai rencana impor tersebut tidak memiliki landasan kuat serta berpotensi menghambat penguatan industri otomotif nasional. Adapun Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya telah menyampaikan kepada pemerintah agar rencana impor tersebut ditunda, mengingat Presiden Prabowo Subianto masih menjalani kunjungan kerja ke luar negeri dan akan membahas lebih rinci rencana tersebut. “Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin. Dasco juga menyebut Presiden akan meminta masukan serta melakukan penghitungan kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum mengambil keputusan akhir terkait rencana impor tersebut.

Politik
| Selasa, 24 Februari 2026

Lifestyle

Foto: Bolehkah Lato-lato Dimainkan Balita? Begini Penjelasan Dokter Anak | Pifa Net

Bolehkah Lato-lato Dimainkan Balita? Begini Penjelasan Dokter Anak

Berita Lifestyle, PIFA - Lato-lato hingga saat ini masih menjadi salah satu mainan viral yang paling digemari oleh anak-anak. Semenjak mainan tersebut viral di media sosial, bunyi 'tek-tek-tek' seakan-akan bisa didengar di mana saja. Namun begitu, apakah mainan lato-lato baik untuk dimainkan anak-anak usia di bawah 5 tahun (Balita)? Menurut Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak DR D. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH mainan lato-lato tidak disarankan bagi anak balita. Bukan tanpa alasan, Bernie mengungkapkan bahwa kemampuan motoriknya belum cukp baik untuk memainkan lato-lato. "Kemampuan motoriknya belum baik sehingga dia akan mudah untuk menyebabkan dirinya kena bola, menyebabkan lebam-lebam, karena saking kencang dan terlepas (bola)," ujar Bernie kepada awak media, Minggu (15/1/2023). Ketua Bidang 3 Pengurus Pusat IDAI itu menjelaskan, orangtua harus mempertimbangkan apakah kemampuan motorik halus anak sudah mumpuni untuk memainkan lato-lato. Bernie mengungkapkan, kemampuan motorik halus melingkupi keterampilan fisik melibatkan gerakan yang menuntut koordinasi mata dan tangan. Permainan lato-lato, lanjut Bernie, sebenarnya juga dapat melatih daerah tangan, dari lengan sampai jari-jari dan melatih tangan bergerak.  Dirinya menyebutkan bahwa lato-lato juga melatih ketepatan yakni bagaimana seorang anak bisa memperkirakan bola ini bisa bertemu, konsentrasi dan keseimbangan. Namun begitu, kemampuan motorik anak harus dipastikan terlebih dahulu sebelum orangtua memutuskan memberi izin buah hatinya memainkan lato-lato. Selain itu, anak-anak juga harus dipastikan sudah memahami cara bermain dengan aman dan bahayanya. Menurut Bernie, anak usia sekolah dan remaja merupakan salah satu kelompok yang dibolehkan memainkan lato-lato. Hal itu dikarenakan anak seusia itu sudah telah mengetahui bahayanya dan memiliki kemampuan untuk mengontrol yakni motor halus dan kasar. Mereka juga mengerti apa yang disampaikan orangtua tentang bahaya dan bagaimana cara bermain yang benar. "Pada usia sekolah atau usia remaja tentunya boleh. Tetapi, ada pendampingan orangtua. Jadi anak mengerti. Atau kalau belum terampil jangan terlalu kencang dulu nanti bisa mencederai diri sendiri," ujar Bernie. Di sisi lain, orangtua perlu tetap melakukan pendampingan serta memilih bahan lato-lato agar tak membahayakan anak, semisal bukan dari bahan mudah pecah seperti di masa lalu. Bernie mengatakan, jika semakin cepat dan kuat kedua bola berbahan mudah pecah dibenturkan, maka akan menyebabkan menyebabkan luka. "Dulu dibuat dari glass, kemudian diganti dengan bahan yang lebih aman. Kalau bahannya aman itu tidak apa-apa. Bagaimana bisa menyebabkan lebam? Kalau mengenai tubuh anak itu akan mudah lebam," ungkap Bernie pula. (b)

Indonesia
| Senin, 16 Januari 2023

Nasional

Foto: Innalillahi, Haji Lulung Meninggal Dunia | Pifa Net

Innalillahi, Haji Lulung Meninggal Dunia

Berita Nasional, PIFA - Kabar duka, Abraham Lunggana alias Haji Lulung meninggal dunia setelah sempat dirawat di ruang Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU) Rumah Sakit Harapan Kita, Selasa (14/12).  Kabar duka ini disampaikan oleh Sekjen PPP Arwani Thomafi. Dia mengatakan Haji Lulung meninggal dunia sekira pukul 10.51 WIB di RS Harapan Kita, Jakarta. “Telah berpulang ke Rahmatullah Haji Lulung Lunggana, meninggal dunia hari ini Selasa, 14 Desember 2021 jam 10.51 WIB di RS Harapan Kita Jakarta. Mohon doanya agar beliau di terima amal ibadahnya. Husnul khotimah,” katanya, mengutip Detikcom, Selasa (14/12/2021). Sebelumnya, Haji Lulung sempat dirawat di ruang Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU) Rumah Sakit Harapan Kita. Melansir CNN Indonesia (14/12), kondisi kesehatan Haji Lulung sempat dikabarkan membaik usai terkena serangan jantung Senin pekan lalu. “Kepada rekan-rekan semua, saya Guruh Tirta Lunggana atas nama keluarga Haji Lulung Abraham Lunggana, menyampaikan bahwa benar adanya saat ini Haji Lulung (HL) sedang mengalami gangguan kesehatan jantung,” terang putra Haji Lulung, Guruh Tirta Lunggana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/12/2021) pekan lalu.

Jakarta
| Selasa, 14 Desember 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5