7 Makanan Khas Dayak Kalimantan Barat yang Unik dan Kaya Cita Rasa
Kalbar | Rabu, 21 Januari 2026
PIFA, Lokal - Masyarakat Dayak di Kalimantan Barat memiliki kekayaan kuliner yang lahir dari kedekatan dengan alam. Bahan-bahan alami seperti umbut, ikan sungai, hingga hasil hutan diolah dengan cara sederhana namun menghasilkan cita rasa khas. Berikut daftar makanan khas Dayak Kalimantan Barat yang wajib dikenal.
Pansoh
Pansoh merupakan makanan khas Dayak yang dimasak menggunakan bambu. Biasanya berbahan dasar daging ayam, ikan, atau daging babi yang dicampur dengan rempah-rempah hutan seperti daun kesum dan serai. Proses memasaknya tanpa minyak, sehingga menghasilkan rasa gurih alami dengan aroma bambu yang khas.Bubur Pedas
Meski bernama bubur, hidangan ini tidak selalu pedas. Bubur Pedas terbuat dari campuran beras yang ditumbuk halus, sayuran hutan, daun pakis, dan rempah-rempah. Makanan ini sering disajikan saat acara adat dan dikenal kaya serat serta menyehatkan.Umbut Rotan
Umbut rotan adalah tunas muda rotan yang diolah menjadi sayur. Rasanya sedikit pahit namun segar, biasanya dimasak dengan santan atau ditumis bersama ikan teri dan cabai. Hidangan ini mencerminkan kearifan lokal Dayak dalam memanfaatkan hasil hutan secara berkelanjutan.Tempoyak Ikan
Tempoyak merupakan fermentasi durian yang diolah bersama ikan sungai seperti ikan patin atau baung. Rasanya asam kuat dan aroma khas durian sangat terasa. Bagi masyarakat Dayak, tempoyak bukan sekadar makanan, tetapi bagian dari tradisi mengolah hasil alam agar tahan lama.Kue Jojong
Kue tradisional ini terbuat dari tepung beras dengan isian gula merah cair di bagian tengahnya. Dibungkus daun pisang lalu dikukus, kue jojong memiliki rasa manis legit dan tekstur lembut. Kue ini sering hadir dalam kegiatan adat dan perayaan keluarga.Sayur Daun Singkil
Daun singkil merupakan tanaman hutan yang kerap dijadikan sayur oleh masyarakat Dayak. Biasanya dimasak sederhana dengan bawang, cabai, dan ikan asin. Rasanya segar dan sedikit pahit, dipercaya baik untuk kesehatan.Ikan Asam Pedas Sungai
Masyarakat Dayak Kalimantan Barat banyak memanfaatkan ikan sungai seperti toman dan gabus. Ikan tersebut dimasak dengan kuah asam pedas dari belimbing wuluh atau asam kandis, menghasilkan rasa segar yang menggugah selera.
Kuliner khas Dayak Kalimantan Barat tidak hanya soal rasa, tetapi juga mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Setiap hidangan menyimpan nilai budaya dan kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini.




















