7 WNI Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia. iStock

7 WNI Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia. iStock

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-Internasional7 WNI Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia

7 WNI Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia

Internasional | Rabu, 13 Mei 2026

Sebanyak tujuh warga negara Indonesia (WNI) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya hilang dalam insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Senin (11/5/2026).

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan ketujuh korban ditemukan dalam proses pencarian yang dilakukan otoritas Malaysia.

“Dari 14 orang WNI yang sebelumnya dalam proses pencarian, tujuh orang telah ditemukan meninggal dunia,” kata Heni dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).

Saat ini, jenazah para korban berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang setempat.

Sementara itu, tujuh WNI lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Sebelumnya, kapal yang membawa 37 WNI tenggelam di perairan Pulau Pangkor. Sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan, sedangkan 14 lainnya dinyatakan hilang.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA), para penumpang diduga berangkat dari Kisaran, Sumatra Utara, pada 9 Mei dengan tujuan sejumlah wilayah di Malaysia seperti Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur untuk bekerja.

Kemlu RI menyebut sebagian besar WNI tersebut tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah. Pemerintah Indonesia juga akan mengirim tim untuk menelusuri keluarga korban yang diduga berasal dari Sumatra Utara guna membantu proses identifikasi dan penanganan administrasi.

Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur saat ini terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia terkait penanganan korban dan fasilitasi kekonsuleran bagi para WNI terdampak.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalur ilegal atau nonprosedural untuk bekerja ke luar negeri.

Rekomendasi

Foto: Skuad Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025 | Pifa Net

Skuad Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM | Pifa Net

E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM

Tekno
| Jumat, 7 November 2025
Foto: Banjir Melanda 7 Kabupaten di Kalbar, 148.693 Jiwa Terdampak | Pifa Net

Banjir Melanda 7 Kabupaten di Kalbar, 148.693 Jiwa Terdampak

Kalbar
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Psikolog Sebut Dorongan Bagikan Konten di Medsos Sering Demi Validasi Sosial | Pifa Net

Psikolog Sebut Dorongan Bagikan Konten di Medsos Sering Demi Validasi Sosial

Tekno
| Kamis, 5 Juni 2025
Foto: Huawei Pura 80 Ultra Geser iPhone 17 Pro Jadi Raja Kamera HP Terbaik 2025 versi DxOMark | Pifa Net

Huawei Pura 80 Ultra Geser iPhone 17 Pro Jadi Raja Kamera HP Terbaik 2025 versi DxOMark

Tekno
| Sabtu, 8 November 2025
Foto: KPU Tetapkan 16 Data Capres-Cawapres Tak Bisa Dibuka ke Publik Tanpa Izin, Termasuk Ijazah | Pifa Net

KPU Tetapkan 16 Data Capres-Cawapres Tak Bisa Dibuka ke Publik Tanpa Izin, Termasuk Ijazah

Politik
| Selasa, 16 September 2025
Foto: Kebocoran Data Sensitif DeepSeek Terungkap, Pengguna Diminta Waspada | Pifa Net

Kebocoran Data Sensitif DeepSeek Terungkap, Pengguna Diminta Waspada

Indonesia
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Bantahan Gubernur Jabar soal Dana Rp4,1 Triliun: Data dari Bank Indonesia | Pifa Net

Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Bantahan Gubernur Jabar soal Dana Rp4,1 Triliun: Data dari Bank Indonesia

Politik
| Rabu, 22 Oktober 2025
Foto: Vanenburg: Timnas U-23 Indonesia Harus Menang Mudah Lawan Makau | Pifa Net

Vanenburg: Timnas U-23 Indonesia Harus Menang Mudah Lawan Makau

Sports
| Kamis, 4 September 2025
Foto: Berlangsung Serentak di 5 Kota, “ALPHA GANG” Kembali Beraksi di Ajang We Are AEROX Society | Pifa Net

Berlangsung Serentak di 5 Kota, “ALPHA GANG” Kembali Beraksi di Ajang We Are AEROX Society

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Kasus Kampanye di Sekolah: Bawaslu Kalbar Sebut Tidak Ada Pelanggaran Pidana | Pifa Net

Kasus Kampanye di Sekolah: Bawaslu Kalbar Sebut Tidak Ada Pelanggaran Pidana

PIFA, LOKAL - Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang melibatkan Lismaryani, istri mantan Gubernur Kalimantan Barat, menjadi sorotan publik setelah beredar rekaman video di media sosial.Lismaryani diduga melakukan kampanye di lingkungan SMA Negeri 1 Sungai Raya, mengajak pemilih untuk mendukung pasangan calon gubernur nomor urut 01, Sutarmidji-Didi Haryono, yang memicu polemik dan laporan dari pendukung pasangan nomor urut 02, Ria Norsan-Krisantus Kurniawan (NKRI), kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalbar. Kasus ini mencuat setelah relawan NKRI menuding Kepala Dinas Pendidikan Kalbar memfasilitasi kampanye tersebut di dalam lingkungan sekolah, yang seharusnya netral dari kegiatan politik. Dugaan pelanggaran tidak hanya terjadi di SMA Negeri 1 Sungai Raya, tetapi juga di SMA Negeri 1 Mempawah. Uray Juliansyah, Koordinator Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kalbar, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut. "Dari informasi yang kami dapatkan, dugaan pelanggaran ini tidak hanya terjadi di SMA Negeri 1 Sungai Raya, tetapi juga di SMA Negeri 1 Mempawah," ujarnya pada Jumat (18/10/2024). Setelah temuan awal, Bawaslu mengadakan rapat pleno untuk menilai apakah laporan ini memenuhi syarat formil dan materil untuk diproses lebih lanjut. Setelah melalui proses verifikasi, kasus ini resmi didaftarkan sebagai dugaan pelanggaran pidana pemilu dan dibawa ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). "Tahapan pembahasan di Gakkumdu dimulai untuk memastikan semua proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku," tambah Uray. Proses ini melibatkan klarifikasi terhadap terlapor, pemeriksaan saksi, serta konsultasi dengan ahli teknologi informasi dan bahasa untuk memverifikasi bukti yang ada. Bawaslu juga melakukan pemeriksaan langsung di lokasi kejadian guna memperkuat bukti-bukti yang diajukan. "Kami memastikan setiap langkah dilakukan dengan cermat untuk memastikan bukti-bukti valid dan tidak ada yang terlewat," jelas Uray. Namun, dalam rapat pleno Gakkumdu yang digelar pada 18 Oktober 2024, kasus ini dihentikan. Meski unsur subjek dan perbuatan telah terpenuhi, beberapa unsur lain yang disyaratkan untuk menindak pelanggaran pidana pemilu tidak terpenuhi. "Meski ada bukti, jika unsur pidana tidak terpenuhi secara menyeluruh, maka kasus tidak bisa dilanjutkan," tegas Uray. Ia menjelaskan bahwa Bawaslu tetap mengacu pada Undang-Undang Pilkada, termasuk Pasal 188 Jo Pasal 71 Ayat 1 dan Pasal 187 Ayat 3 Jo Pasal 69 huruf H dan I.

Pontianak
| Sabtu, 19 Oktober 2024

Lokal

Foto: Penulis Buku "Juni Berdarah"  Adong Eko Minta Aparat Ungkap Pelaku dan Aktor Intelektual Tewasnya Syafaruddin | Pifa Net

Penulis Buku "Juni Berdarah"  Adong Eko Minta Aparat Ungkap Pelaku dan Aktor Intelektual Tewasnya Syafaruddin

Berita Pontianak, PIFA - Adong Eko penulis buku "Juni Berdarah" meminta pihak kepolisian segera mengungkap dan membuka fakta keterangan tentang kematian Syafaruddin, mahasiswa asal kampus Polteknik Negeri Pontianak yang meninggal 22 tahun silam.  Diketahui, Syafaruddin merupakan mahasiswa semester dua asal Kota Singkawang yang ikut dalam aksi mengawal laporan pertanggungjawaban Gubernur Kalimantan Barat saat itu, Mayjen Aspar Aswin (almarhum) tepatnya 14 Juni 2000.  Pada hari itu, Syafaruddin tewas diduga tertembak ketika berada di Jalan Ahmad Yani atau seberang jalan depan kantor Gubernur Kalimantan Barat. "Saya mengucapkan terimakasih seluruh mahasiswa  memperngati tragedi juni berdarah, hari ini tepat 20 tahun saudara kita, abang kita menjadi korban atas kebiadaban kekuasaan dimana syafaruddin tepat 22 tahun yang lalu tewas di jalan akibat tidakan brutal tanpa ada pertanggung jawaban dan kejelasan," ujar Eko Adong saat diwawancarai PIFA, saat aksi demonstrasi mahasiswa di Polda Kalbar, pada selasa (15/6/2022).  Adong Eko yang juga merupakan seorang Wartwan ini mengatakan bahwa munculnya Gerakan Mahasiswa yang turun ke jalan ini untuk menuntut dan menanyakan sejauh mana penanganan kasus tersebut sampai hari ini tidak ada yang mengetahui siapa pelakunya. "Siapa pelaku dan aktor intelektual dari tragedi ini harus diungkap, oleh karna  itu Kepolisian Kalimantan Barat harus bisa menyampaikan sedetail mungkin kepada seleluruh elemen masyarakat sejauh mana  penangan kasusnya karna ini ada pelanggaran ham, karna ada anak manusia yang dikorbankan nyawanya untuk kepentingan kekuasaan oleh karna itu demi rasa keadilan kepolisian harus berani menyampikan fakta-fakta," tegasnya.  Dia meminta seharusnya pihak Kepolisian tidak perlu takut dengan gerakan mahasiswa karna gerakan ini merupakan gerakan damai, oleh karna itu para pejabat di Kapolda kalbar yang memahami kasus ini harus turun menemui mahasiswa dan menyampaikan keterbukaan fakta yang mereka temui. "Karna dengan menemui mahasiswa maka hasrat keadilan itu dapat terjawab karna kalau tidak tentu akan ada pertanyaan dan tidak bisa menyesaikan masalah. Kejelasan itu penting saya sebagai punulis dan mewakili keluarga tentu kita juga ingin mengetahui sudah sejauh mana kasus ini, setelah mengetahui fakta-fakta penembakan tentu kita berharap polisis bisa mengungkap pelaku dan aktor inteleltual yang mengatur skenario kasus ini agar bisa di persidangkan," tutupnya. (ja)

Pontianak
| Rabu, 15 Juni 2022

Sports

Foto: Bos Man City Akui Arsenal Perkuat Tim dengan Rekrutan Top  | Pifa Net

Bos Man City Akui Arsenal Perkuat Tim dengan Rekrutan Top 

PIFA, Sports - Musim 2022/2023 lalu menjadi penanda kebangkitan Arsenal yang tampil solid dan menguasai puncak klasemen Premier League selama beberapa pekan. Meskipun akhirnya digeser oleh Manchester City, mereka finis di peringkat kedua, mengisyaratkan potensi besar tim. Untuk mencegah ketidakstabilan seperti akhir musim lalu, Arsenal memfokuskan diri pada penguatan tim di musim panas 2023. Pada bursa transfer, Arsenal berhasil meraih beberapa rekrutan top yang diharapkan akan mengangkat performa tim. Kai Havertz dari Chelsea menjadi salah satu nama yang sukses diboyong dengan biaya sekitar 65 juta pounds. Kemudian, Arsenal juga mencuri perhatian dengan mengamankan tanda tangan Declan Rice dari West Ham dengan biaya mencapai 105 juta pounds, mencetak rekor transfer baru di sepakbola Inggris. Tidak hanya memperkuat lini tengah, Arsenal juga memperkuat pertahanan dengan merekrut Jurrien Timber dari Ajax Amsterdam dengan biaya sekitar 38 juta pounds. Langkah-langkah ini menunjukkan niat kuat The Gunners untuk bersaing di level tertinggi kompetisi. Prestasi dan rekrutan baru ini tidak luput dari sorotan, terutama menjelang pertandingan Community Shield melawan Manchester City. Manajer City, Josep Guardiola, mengakui bahwa Arsenal telah meningkatkan kekuatannya dibanding musim lalu. Ia bahkan meyakini bahwa Arsenal dengan kehadiran rekrutan-rekrutan baru, termasuk Declan Rice, mampu kembali bersaing memperebutkan gelar juara di musim 2023/2024. "Mikel telah membawa Arsenal kembali ke posisi yang pantas," katanya  seperti dikutip Pifa  dari Sportmole. (hs)

Inggris
| Sabtu, 5 Agustus 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5