iStock

iStock

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalAlasan Dirjen Dukcapil Enggan Catat Nama Muhammad MBG Subianto di Dokumen Kependudukan

Alasan Dirjen Dukcapil Enggan Catat Nama Muhammad MBG Subianto di Dokumen Kependudukan

Nasional | Kamis, 23 Juli 2026

JAKARTA – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa singkatan tidak dapat dicantumkan sebagai nama dalam dokumen kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pernyataan itu disampaikan Teguh saat menanggapi polemik pemberian nama seorang bayi di Wonosobo, Jawa Tengah, yang diberi nama Muhammad MBG Subianto.

"Sebenarnya memang di dalam Permendagri itu kan antara lain ya, nama itu kan tidak boleh ada singkatan," kata Teguh di Kantor KPU, Jakarta, Senin (20/7).

Teguh menjelaskan, pihaknya perlu mengetahui terlebih dahulu makna dari penggunaan "MBG" dalam nama tersebut. Menurutnya, apabila "MBG" merupakan singkatan dari Makan Bergizi Gratis, maka penulisannya tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Namun, jika "MBG" bukan merupakan singkatan atau akronim, maka penggunaan nama tersebut tidak melanggar aturan.

"Tapi kalau kemudian itu singkatan, memang sesuai dengan peraturan ya kembali lagi pada peraturan ya enggak boleh," ujarnya.

Sebelumnya, nama Muhammad MBG Subianto menjadi perhatian publik setelah seorang bayi di Wonosobo diberi nama tersebut oleh orang tuanya.

Meski demikian, penulisan nama tersebut dinilai belum sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan, yang mengatur antara lain bahwa nama tidak boleh menggunakan singkatan.

Menindaklanjuti persoalan itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonosobo telah memberikan solusi kepada orang tua bayi, Ambon Yasin dan Yuharni, agar nama anak ketiga mereka dapat dicatat sesuai dengan ketentuan administrasi kependudukan yang berlaku.

Rekomendasi

Foto: Threads Pindah ke Domain Baru, Hadirkan Fitur-Fitur Baru untuk Pengguna | Pifa Net

Threads Pindah ke Domain Baru, Hadirkan Fitur-Fitur Baru untuk Pengguna

Indonesia
| Senin, 28 April 2025
Foto: Pengacara Alvin Lim Meninggal Dunia Saat Jalani Cuci Darah | Pifa Net

Pengacara Alvin Lim Meninggal Dunia Saat Jalani Cuci Darah

Pifabiz
| Minggu, 5 Januari 2025
Foto: Misi Lintas Benua, Empat Penggawa Timnas Siap Tempur di Sydney | Pifa Net

Misi Lintas Benua, Empat Penggawa Timnas Siap Tempur di Sydney

Indonesia
| Minggu, 16 Maret 2025
Foto: Kemkomdigi Klaim Transfer Data ke AS Bukan Penyerahan Bebas, Tapi Tata Kelola Aman dan Sah | Pifa Net

Kemkomdigi Klaim Transfer Data ke AS Bukan Penyerahan Bebas, Tapi Tata Kelola Aman dan Sah

Teknologi
| Kamis, 24 Juli 2025
Foto: Ada Tugu Khatulistiwa di Video Promosi Serial Squid Game Season 3 | Pifa Net

Ada Tugu Khatulistiwa di Video Promosi Serial Squid Game Season 3

Pontianak
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: Ratusan Perusahaan dan Pemerintah Larang Penggunaan DeepSeek karena Masalah Keamanan Data | Pifa Net

Ratusan Perusahaan dan Pemerintah Larang Penggunaan DeepSeek karena Masalah Keamanan Data

Indonesia
| Senin, 3 Februari 2025
Foto: Menham Natalius Pigai Usul Halaman DPR Jadi Ruang Demonstrasi Publik | Pifa Net

Menham Natalius Pigai Usul Halaman DPR Jadi Ruang Demonstrasi Publik

Nasional
| Senin, 15 September 2025
Foto: AC Milan Gagal Lolos Otomatis ke 16 Besar UCL Usai Dikalahkan Dinamo Zagreb | Pifa Net

AC Milan Gagal Lolos Otomatis ke 16 Besar UCL Usai Dikalahkan Dinamo Zagreb

Italia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto:   Live Final Piala Super Italia 2025: Derby della Madonnina, Siapa yang Kampiun? | Pifa Net

Live Final Piala Super Italia 2025: Derby della Madonnina, Siapa yang Kampiun?

Italia
| Senin, 6 Januari 2025
Foto: Sakit Saat Musim Pancaroba? Ahli: Itu Tanda Imunitas Lemah, Ini Cara Menguatkannya | Pifa Net

Sakit Saat Musim Pancaroba? Ahli: Itu Tanda Imunitas Lemah, Ini Cara Menguatkannya

Lifestyle
| Jumat, 18 Juli 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: BINDA Kalbar Dorong Percepatan Vaksinasi dan Perekonomian di Perbatasan | Pifa Net

BINDA Kalbar Dorong Percepatan Vaksinasi dan Perekonomian di Perbatasan

Berita Kalbar, PIFA - Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Barat mendorong percepatan program vaksinasi sekaligus optimalisasi potensi perekonomian kawasan perbatasan Kalbar-Serawak, Malaysia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan kegiatan vaksinasi di SDN 05 Suruh Tembawang, Entikong, Rabu (9/2/2022). Dalam kegiatan tersebut, Kepala BINDA Kalbar, Brigjen Pol Rudy Tranggono, S.St, M.K beserta jajarannya turun langsung kelapangan. Walau kondisi kesehatannya kurang fit, tak menyurutkan semangat Kabinda untuk memotivasi masyarakat agar mengikuti vaksin dan mensosialisasikan potensi ekonomi di wilayah perbatasan. “Terima kasih kepada Muspika Entikong yang telah mensukseskan kegiatan ini. Kondisi saya sedang kurang sehat, sedikit terasa lemas. Namun, saya paksakan hadir demi rasa cinta kepada masyarakat,” tegas Kabinda.  Menurut Kabinda, vaksinasi bagi masyarakat perbatasan sangat penting. Mengingat, wilayah itu berbatasan langsung dengan Malaysia. Sehingga, harus diantisipasi masuknya virus corona dari negara tetangga. “Warga perbatasan harus waspada dan menangkal masuknya virus dengan cara memperkuat daya tahan tubuh melalui vaksinasi,” pendapatnya. Dalam kesempatan itu, Kabinda mengatakan sepanjang perjalannya melihat begitu besar potensi alam dan pertanian. Jika dikelola dengan maksimal dia optimis mampu menjadi komoditas andalan bagi masyarakat. “Pengembangan potensi alam ini sudah didukung pemerintah dengan pembangunan infrastruktur.  Melalui program Nawacita, Presiden Joko Widodo telah membangun jalan dan infrastruktur mulai dari Aruk, Badau, Jagoi Babang hingga Entikong. Ini komitmen pemerintah memajukan masyarakat perbatasan,” tegasnya.   Program nawacita Presiden Jokowi,  menurut Kabinda sebagai wujud pemerataan pembangunan infrastruktur, dan mensejahterakan masyarakat perbatasan di Indonesia umumnya dan Kalimantan Barat khususnya. “Segala bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan para petani merupakan perjuangan dan menjadi andalan Indonesia melalui produk pertanian. Maka, diharapkan petani memiliki daya saing,” harapnya.   Bahkan, menurut Kabinda, negara memiliki harapan besar kepada para petani di perbatasan untuk meningkatkan produksi. Agar, para petani perbatasan mampu merealisasikan komoditas ekspor dengan akses yang lebih dekat PLBN.  “Kami hadir untuk memperkuat teknis kelola pertanian dan peternakan. Upayakan agar tempat penampungan bahan komoditas untuk ekspor keluar melalui PLBN dikelola sendiri. Transaksi melalui perbatasan Entikong akan dipacu agar produk pertanian dapat menjadi komoditas ekspor,” sebutnya. Kabinda memaparkan terdapat sejumlah potensi komoditas yang bisa dikembangkan masyarakat perbatasan. Seperti, beras, buah durian, langsat karet, jeruk, pisang tanduk, batok kelapa, olahan lidah buaya, kopi hingga jenis aneka sayuran.  “Potensi lahan di perbatasan sangat besar. Bisa dikembangkan untuk tanaman palawija, kacang tanah, kacang hijau, sayuran hingga kopi yang dapat memberikan keuntungan ganda dalam satu lahan,” tandasnya.   Sementara itu, Kades Suruh Tembawang, Toni Kristian A. Md mengaku bersyukur kegiatan vaksinasi dan sosialisasi dapat dilaksanakan dan terselenggara dengan lancar. Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di masyarakat. “Salah satu kendala yang masyarakat hadapi adalah jarak antar dusun yang terlalu jauh. Sementara akses infrastruktur sangat sulit. Namun, berkat kerjasama dan kerja keras semua pihak hingga kegiatan ini terlaksana dengan lancar,” ucapnya. Ditempat yang sama, Kepala Karantina Kelas I Entikong, Yonhki Wahyu Setiawan perlunya kerjasama dan kekompakan seluruh stakeholder dalam menghadapi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mensukseskan kegiatan vaksinasi di masyarakat. “Vaksinasi harus lebih digencarkan. Terutama pada wilayah perbatasan. Mengingat sudah ada virus corona varian omicron yang telah menyebar dan mengancam kesehatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, seluruh masyarakat perbatasan sudah mendapatkan suntikan vaksin,” harapnya. Hadir dalam kegiatan vaksinasi dan sosialisasi tersebut yakni, Danramil Mayor Arman, Kapolsek Entikong AKP M Rizki Rizal, Kajari Sanggau Rudy, Kepala Puskesmas Entikong Sukarni dan tamu undangan lainnya.

Kalbar
| Kamis, 10 Februari 2022

Internasional

Foto: Turis Inggris Mengamuk di Bandara Hong Kong, Hancurkan Mesin Check-in dan Ditangkap Polisi | Pifa Net

Turis Inggris Mengamuk di Bandara Hong Kong, Hancurkan Mesin Check-in dan Ditangkap Polisi

PIFA, Internasional - Seorang turis asal Inggris berusia 35 tahun membuat heboh Terminal 1 Bandara Internasional Hong Kong pada Senin pagi (16/2/2026) sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Pria tersebut tiba-tiba mengamuk, merusak sejumlah mesin self check-in, meja konter, hingga pagar pembatas. Insiden ini terekam video yang viral di media sosial, menunjukkan aksi destruktifnya yang mengejutkan penumpang dan staf bandara.​Pria yang baru tiba di Hong Kong sejak November lalu itu sedang mencoba membeli tiket pesawat sebelum ledakan emosinya meledak. "Rekaman kejadian yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pria dengan celana jins biru, dan tas selempang berjalan ke arah deretan mesin check-in otomatis," seperti dikutip. Sekitar 10 mesin self check-in dilaporkan rusak parah akibat dorongan dan pukulan menggunakan tiang logam pembatas antrean.Petugas keamanan bandara dan otoritas setempat langsung bertindak cepat. Mereka memperingatkan pelaku untuk menghentikan aksi vandalisme tersebut sambil menghubungi polisi. "Personel Otoritas Bandara dan petugas keamanan bandara segera tiba di lokasi kejadian, memperingatkan pria tersebut untuk menghentikan tindakan vandalisme lebih lanjut, dan menghubungi polisi. Petugas kemudian menangkapnya dan sedang melanjutkan penyelidikan mereka," ujar juru bicara Otoritas Bandara.​Pria tersebut akhirnya ditangkap di area bus bandara saat proses penyelidikan berlangsung. Selain tuduhan perusakan fasilitas umum, polisi juga menemukan empat pil Viagra di barang bawaannya tanpa resep dokter. Dilansir dari Hong Kong Free Press, kepemilikan obat impotensi tersebut ilegal di Hong Kong dengan ancaman hukuman penjara hingga 2 tahun dan denda hingga HK$100 ribu (sekitar Rp200 juta).Belum ada penjelasan resmi mengenai pemicu kemarahan pria Inggris ini. Beberapa spekulasi menyebut ketidakstabilan emosi sebagai faktor utama, mengingat ia tampak gelisah sebelum menghancurkan kios-kios tersebut. Rekaman video menunjukkan penumpang mundur ketakutan, sementara staf hanya bisa menyaksikan dari kejauhan.

Internasional
| Kamis, 19 Februari 2026

Lokal

Foto: Dua Bulan Stok Minyakita di Pasar Flamboyan Dua Bulan Kosong | Pifa Net

Dua Bulan Stok Minyakita di Pasar Flamboyan Dua Bulan Kosong

PIFA, Lokal - Stok Minyakita di tingkat pedagang di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kosong selama dua bulan belakangan.  Hal tersebut, terungkap saat operasi pasar yang digelar oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak di pasar tradisional terbesar di Kalbar tersebut, Kamis (16/3/2023). Salah seorang pedagang Arman mengutarakan, kekosongan stok di tingkat pedagang eceran itu sudah terjadi kurang lebih dua bulan belakangan.  "Dua bulan kira-kira kosongnya di kami," katanya. Arman mengatakan, di lapaknya kini dia hanya menyediakan dan menjual minyak goreng curah non kemasan serta minyak premium. "Harganya Rp13.500 per kilonya," ujar Arman. Dia mengatakan, tidak mengetahui pasti penyebab Minyakita kosong di tingkat pedagang tersebut. Saat ini para pedagang masih menanti penyaluran Minyakita. Sementara itu, TPID menyisir sejumlah lokasi distributor Minyakita di kawasan Pasar Flamboyan. Alhasil, ditemukan salah satu distributor yang menyimpan stok Minyakita.  Stok Minyakita di toko distributor milik Franky ini, setidaknya masih tersimpan 80 dus Minyakita yang belum disalurkan. Menurutnya, pembelian Minyakita ini mesti melalui aplikasi Simirah. Franky menyebutkan, penyaluran kepada pedagang dilakukan dengan melihat rasio stok yang terdapat di gudangnya. Di waktu sekarang, memang sedikit mengingat persediaan yang menipis. "Stok kami sudah tidak banyak. Kami usahakan semuanya bisa dapat," ujarnya. Dia sendiri masih menanti kedatangan stok Minyakita berikutnya. Setidaknya akan masuk sebanyak 1.800-an dus. Sehingga jika stok tersebut sudah tiba, tinggal disalurkan ke pedagang. "Bisa 50 dus per pedagang. Tapi kita tak bisa garansi juga. Yang pasti menanti dari stok yang datang. Ketersediaannya berapa," ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Satgas Pangan Kota Pontianak, Sidiq Handanu mengutarakan, stok Minyakita tergantung pesanan dari distributor ke produsen.  "Tapi belum tentu juga mereka bisa mendapatkan semua permintaan itu dari produsen," ujarnya. Sidiq menjelaskan, Minyakita yang ada saat ini merupakan produksi dari Sinarmas. Sementara minyak premiumnya adalah Filma. Patokan harga masih sesuai dengan aturan. "Sesuailah dengan harga mulai dari produsen ke distributor lalu sampai ke tingkat pedagang. Masih sesuai mekanisme pasa," katanya. Sidiq menanggapi persoalan kekosongan Minyakita di tingkat pedagang di Pasar Flamboyan. Dia memperkirakan hal tersebut dipicu oleh penyaluran di luar dari pedagang di dalam pasar. "Distributor ini kan bisa ke seluruh Kalbar. Bisa juga mungkin tidak ke pasar, tetapi ke toko-toko lain. Kalau lihat aspek jumlah, jika semua mengejar Minyakita pasti tidak akan cukup," pungkasnya. (ap)

Pontianak
| Jumat, 17 Maret 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5