Kawah Putih. Agoda

Kawah Putih. Agoda

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalAlasan Kawah Putih Selalu Jadi Ikon Wisata Jawa Barat

Alasan Kawah Putih Selalu Jadi Ikon Wisata Jawa Barat

Bandung | Rabu, 18 Februari 2026

PIFA, Bandung - Kawah Putih menjadi salah satu destinasi wisata paling ikonik di Jawa Barat. Terletak di kawasan Gunung Patuha, Ciwidey, kawah ini dikenal dengan airnya yang berwarna putih kehijauan serta lanskap berkabut yang menciptakan suasana eksotis.

Salah satu alasan utama Kawah Putih selalu populer adalah keunikan warna airnya. Warna tersebut dapat berubah tergantung kadar belerang, suhu, dan kondisi cuaca. Fenomena ini membuat setiap kunjungan menghadirkan pengalaman visual yang berbeda.

Selain itu, lokasinya yang berada di dataran tinggi menghadirkan udara sejuk dan panorama alam yang masih asri. Akses yang relatif mudah dari Bandung juga menjadi faktor pendukung tingginya jumlah wisatawan.

Tak hanya wisata alam, Kawah Putih juga sering dijadikan lokasi fotografi, prewedding, hingga syuting film. Perpaduan keindahan alam, atmosfer dramatis, dan nilai historis menjadikannya simbol wisata Jawa Barat yang terus diminati hingga kini.

Rekomendasi

Foto: Anies Baswedan Apresiasi Mahasiswa Penggugat Presidential Threshold | Pifa Net

Anies Baswedan Apresiasi Mahasiswa Penggugat Presidential Threshold

Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025 | Pifa Net

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025

Indonesia
| Minggu, 4 Mei 2025
Foto: Simon Tahamata Resmi Bergabung sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI, Siap Buru Talenta Garuda ke Seluruh Dunia | Pifa Net

Simon Tahamata Resmi Bergabung sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI, Siap Buru Talenta Garuda ke Seluruh Dunia

Indonesia
| Sabtu, 24 Mei 2025
Foto: Yamaha Luncurkan Apparel Eksklusif Kolaborasi Pro Street dan Rabbit & Wheels, Stok Terbatas | Pifa Net

Yamaha Luncurkan Apparel Eksklusif Kolaborasi Pro Street dan Rabbit & Wheels, Stok Terbatas

Otomotif
| Sabtu, 6 September 2025
Foto: Sidang Cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven: Pihak Tergugat Serahkan 42 Bukti | Pifa Net

Sidang Cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven: Pihak Tergugat Serahkan 42 Bukti

Indonesia
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto: Al-Nassr Lolos ke Final Piala Super Arab Saudi Usai Kalahkan Al-Ittihad 2-1 | Pifa Net

Al-Nassr Lolos ke Final Piala Super Arab Saudi Usai Kalahkan Al-Ittihad 2-1

Sports
| Rabu, 20 Agustus 2025
Foto: AC Milan Menang Lagi, tapi Masih Tertahan di Peringkat Kesembilan Serie A | Pifa Net

AC Milan Menang Lagi, tapi Masih Tertahan di Peringkat Kesembilan Serie A

Italia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: Solidaritas Tanpa Batas! Komunitas Yamaha XMAX Rider Indonesia Gelar Gathering Nasional di Solo, Jawa Tengah | Pifa Net

Solidaritas Tanpa Batas! Komunitas Yamaha XMAX Rider Indonesia Gelar Gathering Nasional di Solo, Jawa Tengah

Jateng
| Sabtu, 10 Mei 2025
Foto: Classy Urban Explore Berlanjut, Yamaha Ajak Konsumen Rayakan Sumpah Pemuda Riding Jelajahi Tempat Bersejarah & Kekinian | Pifa Net

Classy Urban Explore Berlanjut, Yamaha Ajak Konsumen Rayakan Sumpah Pemuda Riding Jelajahi Tempat Bersejarah & Kekinian

Indonesia
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Yamaha X-Ride 125 Hadir dengan Warna Baru, Tampil Lebih Agresif & Siap Temani Petualangan Anak Muda | Pifa Net

Yamaha X-Ride 125 Hadir dengan Warna Baru, Tampil Lebih Agresif & Siap Temani Petualangan Anak Muda

Otomotif
| Selasa, 15 Juli 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Menpora Sambut Baik Bergulirnya Kembali Kompetisi Liga Indonesia | Pifa Net

Menpora Sambut Baik Bergulirnya Kembali Kompetisi Liga Indonesia

Berita Sports, PIFA - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan audiensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. Audiensi terkait akan digelarnya kembali Liga 1 2022/2023 yang sebelumnya sempat dihentikan karena tragedi Kanjuruhan. Menyikapi pertemuan itu, Menpora pun menyambut baik rencana tersebut. Pertemuan tersebut berlangsung selama dua jam. Menpora mengatakan, ada beberapa hal yang didiskusikan dalam pertemuan itu, terkhusus soal kelanjutan kompetisi. "Saya mendapatkan beberapa informasi yang disampaikan oleh PSSI dan LIB. Mereka dua hari yang lalu menyampaikan kepada Sekjen PSSI, Yunus Nusi ingin bertemu dengan saya untuk audiensi, menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa LIB, dan juga ada keinginan untuk menyampaikan kepada pemerintah untuk melanjutkan kompetisi," ujar Menpora Zainudin Amali, mengutip laman PSSI. "Nah, pemerintah mendengarkan apa yang disampaikan oleh teman-teman dari PSSI dan LIB. Salah satu hal yang mendasar buat kita, kompetisi ini sekarang dibutuhkan untuk persiapan tim nasional Indonesia. Kita tahu bahwa tahun depan kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, kemudian ada juga Piala Asia 2023, kemudian juga ada FIFA Matchday yang kita punya kepentingan terhadap peningkatan peringkat kita di FIFA," tambah dia. Setelah ini, Menpora akan mendiskusikan hasil pertemuan dengan Kapolri untuk membahas masalah izin keamanan. "Oleh karena itu hasil dari diskusi ini akan saya diskusikan dengan bapak Kapolri karena pihak Polri yang punya kewenangan untuk mengeluarkan izin keramaian, dan kita berharap tim nasional kita semakin siap. Jadi mohon doa dan dukungannya teman-teman, kita akan segera mengusahakan bagaimana kompetisi ini bisa berjalan kembali tentu dengan perubahan yang mendasar," pungkasnya. "Dengan transformasi yang dilakukan oleh PSSI dan pemerintah, juga dari pihak Polri, mudah-mudahan semakin baik pengelolaan kompetisi kita dan pembinaan sepak bola kita secara umum," imbuhnya. Sementara itu, PT LIB seperti dijelaskan Ferry Paulus menginformasikan tentang konsep untuk kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2022/2023. "Kami menjelaskan semuanya secara detail. Termasuk juga menginformasikan detail opsi yang bisa dipilih untuk kelanjutan kompetisi. Tentu, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi," kata Ferry Paulus. Ferrry Paulus menambahkan bahwa penentuan tanggal mulainya lanjutan Liga 1 dan Liga 2 akan dikoordinasikan dulu dengan banyak pihak. Di antaranya Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sampai dengan pihak kepolisian. "Banyak hal yang perlu dikomunikasikan lagi seperti security regulations, komunikasi dengan suporter dan hal-hal lain yang perlu dipahami bersama,” tambahnya. "Lain itu, jadwal yang kita buat pertimbangan utamanya pada jadwal tim nasional baik senior maupun U-20. Jadi liga penting sekali bergulir, sebab dapat mempersiapkan pemain untuk berkompetisi serta kebugaran pemain timnas kita tetap terjaga," tandas Ferry. Turut hadir dalam pertemuan, anggota Exco PSSI sekaligus Komisaris Utama PT LIB Juni Rahman, Endri Erawan, komisaris Yabes Tanuri, Ponaryo Astaman, Ardian Satya Negara, dan Roofi Ardian. Sementara dari jajaran direksi dihadiri Direktur Utama, Ferry Paulus, Direktur Munafri Arifuddin, dan Direktur Operasional Sudjarno.(yd)

Jakarta
| Minggu, 20 November 2022

Lifestyle

Foto: Tak Kunjung Diberi Cucu, Orangtua Ini Gugat Anak Semata Wayangnya | Pifa Net

Tak Kunjung Diberi Cucu, Orangtua Ini Gugat Anak Semata Wayangnya

Berita Lifestyle, PIFA - Sepasang orang tua tuntut anaknya karena tidak segera memberikannya cucu. Pasangan di Uttarakhand, negara bagian utara India Secara tak terduga menuntut putra semata wayangnya Shrey Sagar.  Pasalnya, istri Shrey tidak kunjung memberi cucu setelah enam tahun menikah. Pasangan orangtua Sanjeev dan Sadhana Prasad mengaku rugi karena sudah menghabiskan tabungan yang besar. Dilansir dari BBC, dahulu, Sanjeev dan Sadhana Prasad mengeluarkan banyak uang untuk membesarkan Shrey Sagar. Prasad mengatakan telah menghabiskan semua tabungannya untuk putranya termasuk mengirim putra semata wayangnya tersebut ke Amerika Serikat (AS) pada tahun 2006 untuk pelatihan pilot dengan biaya $65.000 atau sekitar Rp945 juta.  Selain itu biaya resepsi pernikahan anaknya di hotel bintang lima yang dikeluarkan oleh orangtua tersebut juga besar termasuk memberi mobil mewah senilai $80.000 atau sekitar Rp1,16 miliar, dan bulan madu di luar negeri. Tak hanya itu, Prasad juga mengungkit soal kehidupan anaknya setelah kembali ke India dari AS pada 2007.  Ketika itu Shrey Sagar kehilangan pekerjaan dan sebagai orang tua, mereka harus memberi dukungan secara finansial selama lebih dari dua tahun terhadap anak dan istrinya. Dengan alasan tersebut, keduanya lantas menggugat Shrey Sagar dengan kompensasi senilai hampir $650.000 atau sekitar Rp9,5 miliar. Kompensasi tersebut berlaku jika cucu mereka tak lahir dalam waktu satu tahun sejak gugatan berlaku. Bagi keduanya, gugatan ini hadir dengan alasan 'pelecehan mental'. Mereka menanti dan mengharapkan kehadiran cucu sebagai pelipur lara serta penghibur untuk menemani masa tua. "Putra saya telah menikah selama enam tahun tetapi mereka masih belum merencanakan bayi. Setidaknya jika kita memiliki cucu untuk menghabiskan waktu bersama, rasa sakit kita akan tertahankan," kata Prasad. Menanggapi gugatan dari orang tua, Shrey Sagar dan istrinya, Shubhangi Sinha, tak memberi tanggapan maupun komentar. (ja) 

India
| Sabtu, 28 Mei 2022

Politik

Foto: Survei Terbaru: Ganjar Pranowo Capres yang Peduli Masalah Kesehatan | Pifa Net

Survei Terbaru: Ganjar Pranowo Capres yang Peduli Masalah Kesehatan

PIFA, Politik - Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) bekerja sama dengan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melakukan survei terhadap tiga calon presiden (bacapres) 2024, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Survei berdasarkan persepsi ini menilai bacapres yang paling peduli terhadap isu kesehatan. Hasilnya, sebanyak 18% dari responden menganggap Ganjar Pranowo sebagai bacapres yang paling peduli terhadap masalah kesehatan. Prabowo Subianto dan Anies Baswedan mengikuti di urutan berikutnya, masing-masing dengan persentase 13,1% dan 11,6%. Namun, 14,8% dari responden menganggap ketiga bacapres tersebut sama-sama peduli terhadap isu kesehatan. Sebanyak 5,9% dari responden menjawab bahwa ketiganya tidak peduli terhadap isu kesehatan. Sementara itu, mayoritas atau 36,6% dari responden tidak menjawab atau tidak tahu.  Survei tersebut disampaikan oleh Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Hendriyani, saat menjabarkan hasil riset dalam konferensi pers virtual, Rabu (9/8/2023) kemarin.  "Kemungkinan besar ini karena para calon presiden atau bakal calon presiden belum banyak mengangkat tentang isu kesehatan di ruang publik," katanya, mengutip katadata.co.id. Survei tersebut dilakukan terhadap 800 responden dari berbagai daerah di Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas dengan menggunakan teknik multistage random sampling.  Sementara datanya, dikoleksi pada periode 2-10 Mei 2023 menggunakan metode wawancara secara langsung (face to face), dengan margin of error sekira 3,5% dan tingkat kepercayaan 95%. 

Indonesia
| Jumat, 11 Agustus 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5