Alwi Farhan Tersingkir di Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026
Sport | Jumat, 21 Agustus 2026
PBSI
Sport | Jumat, 21 Agustus 2026









Lokal

PIFA, Lokal - Kejaksaan Negeri Pontianak resmi menahan MP, tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas jual beli tanah dengan nilai Rp2,3 miliar di Jalan Purnama Pontianak. Pasca penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Pontianak tersebut, eks Caleg Kota Pontianak itu pun angkat bicara melalui pengacaranya, Muhammad Idzhar Rafi. “Klien kami tidak bersalah pada kasus ini, klien kami juga menjadi korban,” kata Rafi, Sabtu (27/4/2024). Menurut Rafi, kliennya hanya sebagai perantara yang membantu mencarikan pembeli, dan tidak pernah menikmati uang tersebut. “Uang senilai 2,3 miliar itu telah diserahkan klien kami kepada seorang berinsial FR, selaku orang pertama yang menawarkan tanah,” ucap Rafi. Rafi menceritakan, bahwa kliennya bertemu dengan FR yang menyampaikan memegang sertifikat tanah di Jalan Purnama, lalu meminta kliennya membantu mencarikan pembeli, FR sendiri bukan pemilik tanah tersebut. “Kemudian bertemulah kliennya dengan H Effendi selaku pembeli yang saat ini sudah meninggal,” terang Rafi. Dalam prosesnya, lanjut Rafi, almarhum H Effendi sudah membayarkan sejumlah uang dan masuk ke rekening kliennya “Perlu kami tegaskan, uang tersebut kemudian diserahkan kepada FR yang ternyata saat ini juga telah meninggal dunia,” ujar Rafi. Rafi menegaskan, kliennya tidak merasa menikmati uang tersebut, lantaran hanya perantara saja dan membantu mencarikan pembeli, menjualkan tanah itu, “Klien kami hanya korban disini,” tegasnya. “Uang itu memang ada diterima oleh klien kami, namun sudah diserahkan oleh klien kami kepada penjual tanah, artinya penjual juga sudah menerima uang tersebut,” ungkapnya. Penyerahan uang itu jelasnya, terdapat bukti kwitansi, sehingga menurutnya kliennya dalam kasus ini hanya sebatas saksi. “Itu bisa dibuktikan berdasarkan kwitansi, dan saksinya itu bahkan dari pembeli tanah almarhum H. Effendi yaitu istrinya, lalu ada juga yang menyaksikan, ada saudara Zulfani,” beber Rafi. “Terkait bukti, itu ada, dan kwitansinya itu ada di pelapor, bahwa bukti penyerahan uang dari pembeli ke penjual itu ada, dan klien kami hanya sebatas saksi saat itu. Saat itu juga disaksikan istri pembeli tanah, maka dari itu kami sampaikan juga ini bentuk kriminalisasi terhadap klien kami,” tuntas Rafi. Sebelumnya diketahui, MP yang merupakan mantan caleg ditahan setelah kasusnya masuk ke tahap 2 di Kejaksaan Negeri Pontianak, pada 25 April 2024. “Saat ini tersangka sudah ditahan oleh Jaksa penuntut umum selama 20 hari kedepan dan dititipkan ke Rutan Pontianak. Mudah-mudahan teman-teman JPU dapat segera menyusun dakwaan,” ujar Kepala Seksi Intelegen Kejaksaan Negeri Pontianak Rudy Astanto. Terkait kasus ini, pihaknya pun sudah mengajukan gugatan pra peradilan dan sidang pra peradilan masih berproses di Pengadilan Negeri Pontianak. (ap)
Lokal

Berita Melawi, Kalbar - Pifa, Mobil Mitsubishi Strada Nomor Polisi DA 9331 CC warna putih yang dikendarai M. Paisal (40) warga Jalan Revolusi, Desa Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kabupaten Samarinda, Kaltim, menabrak pagar warga di Jalan Provinsi Nanga Pinoh-Sintang Desa Pemuar Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Sabtu 11 September 2021 sekira pukul 07.45 WIB. Dilansir dari Tribun Pontianak, Kasat Lantas Polres Melawi IPTU Suwaris menyampaikan bahwa menurut keterangan saksi sebelum kecelakan terjadi, mobil yang dikendarai M Paisal sempat menyengol pejalan kaki. “Berdasarkan keterangan saksi dan bekas-bekas di TKP, Mobil strada warna putih tersebut dari arah Nanga pinoh menuju Sintang, sesampai di TKP mobil tersebut menyenggol pejalan kaki yang membuat pejalan kaki terjatuh namun mobil strada putih tersebut tidak tahu sehingga tetap melanjutkan perjalanan,” terangnya. “Namun dalam perjalanan pengendara mobil tersebut sempat menghindar kendaraan lain yang berlawanan arah sehingga mobil Strada tersebut membanting stir ke kiri dan menabrak pagar kolam renang Matuari,” tambahnya. “Sampai saat ini Personel Sat lantas Polres Melawi beserta Polsek Belimbing masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan akibat kejadian tersebut Pejalan kaki masih di bawa ke Rumah sakit untuk di Rontgen,” tutupnya.
Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS – Pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic, melontarkan sindiran terkait penggunaan pemain keturunan Belanda dalam skuad Timnas Indonesia menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3).Dalam konferensi pers jelang pertandingan pada Senin (25/3), Talajic mengaku heran dengan banyaknya pemain baru yang direkrut Timnas Indonesia, yang menurutnya mayoritas berasal dari luar negeri."Saya sudah banyak menonton pertandingan Indonesia, setiap menonton saya melihat ada 2-3 pemain baru, tapi bukan dari Indonesia, mereka dari Belanda dan dari Inggris," ujar Talajic.Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti jumlah penduduk Indonesia yang besar, tetapi tetap mengandalkan pemain keturunan."Kalian punya 300 juta penduduk, tapi Anda datangkan pemain dari Belanda. Tapi itu tidak apa-apa, kami menghormati Timnas Indonesia," katanya.Meski demikian, Talajic tetap mengakui kualitas Timnas Indonesia dan menilai kekalahan 1-5 dari Australia tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya dari skuad Garuda."Saya tidak peduli dengan pertandingan melawan Australia, karena itu bukan gambaran kekuatan Timnas Indonesia yang sesungguhnya. Kami tahu itu, kami datang dengan penuh rasa hormat, dan kami datang dengan penuh percaya diri," tambahnya.Mengenai keamanan di Jakarta, Talajic mengungkapkan bahwa ia dan timnya merasa disambut dengan baik. Meskipun timnya mendapat banyak komentar negatif di media sosial, ia menilai masyarakat Indonesia tetap ramah."Saya bisa bilang terima kasih kepada federasi sepak bola Indonesia untuk pelayanan yang bagus buat kami, juga kepada Indonesia yang menyambut kedatangan kami bagus," kata Talajic."Saya tahu orang-orang bicara [jelek] di medsos, tapi saya tahu orang Indonesia tidak begitu. Kalian sangat baik. Kami menikmati masa-masa kami di Indonesia dan akan menikmati pertandingan besok," tutupnya.