PBSI

PBSI

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsAlwi Farhan Tersingkir di Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

Alwi Farhan Tersingkir di Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

Sport | Jumat, 21 Agustus 2026

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dari wakil Taiwan, Chou Tien Chen, pada babak perempat final di Indira Gandhi, India, Jumat (21/8) malam WIB.

Alwi kalah dua gim langsung dengan skor 15-21, 15-21.

Pada gim pertama, Alwi tertinggal 2-3 dan 4-5. Alwi kemudian mampu merebut tiga poin beruntun untuk berbalik unggul 7-5.

Namun, Chou langsung merespons dengan merebut dua poin dan menyamakan kedudukan 7-7. Alwi kembali menjauh 10-7, tetapi keunggulan tersebut tak bertahan lama.

Chou merebut empat poin berturut-turut untuk berbalik unggul 11-10 saat interval gim pertama.

Selepas interval, Chou terus menjaga keunggulan. Setelah skor 16-15, pemain Taiwan tersebut merebut lima poin beruntun untuk menutup gim pertama 21-15.

Memasuki gim kedua, Alwi kembali tertinggal 0-3. Chou mampu mempertahankan keunggulan hingga 5-2.

Alwi kemudian bangkit dengan merebut empat poin beruntun untuk berbalik unggul 6-5. Ia bahkan sempat memimpin 8-7.

Pertandingan kembali berlangsung ketat setelah skor 9-9 dan 10-10. Chou merebut poin berikutnya dan unggul 11-10 saat interval.

Selepas interval, Chou mulai menjauh. Alwi tertinggal 12-14 dan kemudian 13-16.

Chou semakin tak terbendung dengan memperlebar keunggulan menjadi 18-14. Alwi gagal mengejar hingga Chou menutup gim kedua dengan skor 21-15.

Kekalahan tersebut membuat langkah Alwi Farhan terhenti di babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Rekomendasi

Foto: Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Mepet Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi | Pifa Net

Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Mepet Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi

Timnas Indonesia
| Jumat, 25 Juli 2025
Foto: Venue dan Pembagian Grup Babak 16 Besar Liga 4 Nasional 2024/2025 | Pifa Net

Venue dan Pembagian Grup Babak 16 Besar Liga 4 Nasional 2024/2025

Indonesia
| Jumat, 9 Mei 2025
Foto: 8 Game Balap Ringan yang Cocok untuk HP Kentang | Pifa Net

8 Game Balap Ringan yang Cocok untuk HP Kentang

Teknologi
| Minggu, 3 Agustus 2025
Foto: Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL | Pifa Net

Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL

Italia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Mobil Dinas Viral Berpelat RI 36 | Pifa Net

Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Mobil Dinas Viral Berpelat RI 36

Indonesia
| Minggu, 12 Januari 2025
Foto: Yusuf Mansur Kembali Tuai Sorotan, Buka Jasa Doa Online Lewat Siaran Langsung | Pifa Net

Yusuf Mansur Kembali Tuai Sorotan, Buka Jasa Doa Online Lewat Siaran Langsung

Nasional
| Minggu, 12 Oktober 2025
Foto: BRI Super League Tunda Pekan ke-8 Demi Dukungan untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

BRI Super League Tunda Pekan ke-8 Demi Dukungan untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas
| Sabtu, 20 September 2025
Foto: Evaluasi Indra Sjafri Jelang Lawan India di Mandiri U-20 Challenge Series 2025: Banyak Pelajaran  | Pifa Net

Evaluasi Indra Sjafri Jelang Lawan India di Mandiri U-20 Challenge Series 2025: Banyak Pelajaran

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto:   Hasil Kualifikasi Liga Europa 2025/26: Utrecht, Panathinaikos, dan Braga Lolos ke Playoff | Pifa Net

Hasil Kualifikasi Liga Europa 2025/26: Utrecht, Panathinaikos, dan Braga Lolos ke Playoff

Sports
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Hasil Drawing Nasional Liga 4 2024/2025, Babak 64 Besar Resmi Diumumkan | Pifa Net

Hasil Drawing Nasional Liga 4 2024/2025, Babak 64 Besar Resmi Diumumkan

Indonesia
| Rabu, 16 April 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Eks Caleg Pontianak Sebut Tak Menikmati Uang dalam Kasus Jual Beli Tanah Rp2,3 Miliar | Pifa Net

Eks Caleg Pontianak Sebut Tak Menikmati Uang dalam Kasus Jual Beli Tanah Rp2,3 Miliar

PIFA, Lokal - Kejaksaan Negeri Pontianak resmi menahan MP, tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas jual beli tanah dengan nilai Rp2,3 miliar di Jalan Purnama Pontianak. Pasca penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Pontianak tersebut, eks Caleg Kota Pontianak itu pun angkat bicara melalui pengacaranya, Muhammad Idzhar Rafi. “Klien kami tidak bersalah pada kasus ini, klien kami juga menjadi korban,” kata Rafi, Sabtu (27/4/2024). Menurut Rafi, kliennya hanya sebagai perantara yang membantu mencarikan pembeli, dan tidak pernah menikmati uang tersebut. “Uang senilai 2,3 miliar itu telah diserahkan klien kami kepada seorang berinsial FR, selaku orang pertama yang menawarkan tanah,” ucap Rafi. Rafi menceritakan, bahwa kliennya bertemu dengan FR yang menyampaikan memegang sertifikat tanah di Jalan Purnama, lalu meminta kliennya membantu mencarikan pembeli, FR sendiri bukan pemilik tanah tersebut. “Kemudian bertemulah kliennya dengan H Effendi selaku pembeli yang saat ini sudah meninggal,” terang Rafi. Dalam prosesnya, lanjut Rafi, almarhum H Effendi sudah membayarkan sejumlah uang dan masuk ke rekening kliennya “Perlu kami tegaskan, uang tersebut kemudian diserahkan kepada FR yang ternyata saat ini juga telah meninggal dunia,” ujar Rafi. Rafi menegaskan, kliennya tidak merasa menikmati uang tersebut, lantaran hanya perantara saja dan membantu mencarikan pembeli, menjualkan tanah itu, “Klien kami hanya korban disini,” tegasnya. “Uang itu memang ada diterima oleh klien kami, namun sudah diserahkan oleh klien kami kepada penjual tanah, artinya penjual juga sudah menerima uang tersebut,” ungkapnya. Penyerahan uang itu jelasnya, terdapat bukti kwitansi, sehingga menurutnya kliennya dalam kasus ini hanya sebatas saksi. “Itu bisa dibuktikan berdasarkan kwitansi, dan saksinya itu bahkan dari pembeli tanah almarhum H. Effendi yaitu istrinya, lalu ada juga yang menyaksikan, ada saudara Zulfani,” beber Rafi. “Terkait bukti, itu ada, dan kwitansinya itu ada di pelapor, bahwa bukti penyerahan uang dari pembeli ke penjual itu ada, dan klien kami hanya sebatas saksi saat itu. Saat itu juga disaksikan istri pembeli tanah, maka dari itu kami sampaikan juga ini bentuk kriminalisasi terhadap klien kami,” tuntas Rafi. Sebelumnya diketahui, MP yang merupakan mantan caleg ditahan setelah kasusnya masuk ke tahap 2 di Kejaksaan Negeri Pontianak, pada 25 April 2024. “Saat ini tersangka sudah ditahan oleh Jaksa penuntut umum selama 20 hari kedepan dan dititipkan ke Rutan Pontianak. Mudah-mudahan teman-teman JPU dapat segera menyusun dakwaan,” ujar Kepala Seksi Intelegen Kejaksaan Negeri Pontianak Rudy Astanto. Terkait kasus ini, pihaknya pun sudah mengajukan gugatan pra peradilan dan sidang pra peradilan masih berproses di Pengadilan Negeri Pontianak. (ap) 

Pontianak
| Senin, 29 April 2024

Lokal

Foto: Mitsubishi Strada Warna Putih Tabrak Pagar Rumah Warga di Melawi | Pifa Net

Mitsubishi Strada Warna Putih Tabrak Pagar Rumah Warga di Melawi

Berita Melawi, Kalbar - Pifa, Mobil Mitsubishi Strada Nomor Polisi DA 9331 CC warna putih yang dikendarai M. Paisal (40) warga Jalan Revolusi,  Desa Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kabupaten Samarinda, Kaltim, menabrak pagar warga di Jalan Provinsi Nanga Pinoh-Sintang Desa Pemuar Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi,  Sabtu 11 September 2021 sekira pukul 07.45 WIB. Dilansir dari Tribun Pontianak, Kasat Lantas Polres Melawi IPTU Suwaris menyampaikan bahwa menurut keterangan saksi sebelum kecelakan terjadi, mobil yang dikendarai M Paisal sempat menyengol pejalan kaki. “Berdasarkan keterangan saksi dan bekas-bekas di TKP, Mobil strada warna putih tersebut dari arah Nanga pinoh menuju Sintang, sesampai di TKP mobil tersebut menyenggol pejalan kaki yang membuat pejalan kaki terjatuh namun mobil strada putih tersebut tidak tahu sehingga tetap melanjutkan perjalanan,” terangnya. “Namun dalam perjalanan pengendara mobil tersebut sempat menghindar kendaraan lain yang berlawanan arah sehingga mobil Strada tersebut membanting stir ke kiri dan menabrak pagar kolam renang Matuari,” tambahnya. “Sampai saat ini Personel Sat lantas Polres Melawi beserta Polsek Belimbing masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan akibat kejadian tersebut Pejalan kaki masih di bawa ke Rumah sakit untuk di Rontgen,” tutupnya.

Melawi
| Sabtu, 11 September 2021

Sports

Foto: Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia Soal Pemain Keturunan | Pifa Net

Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia Soal Pemain Keturunan

PIFA.CO.ID, SPORTS – Pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic, melontarkan sindiran terkait penggunaan pemain keturunan Belanda dalam skuad Timnas Indonesia menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3).Dalam konferensi pers jelang pertandingan pada Senin (25/3), Talajic mengaku heran dengan banyaknya pemain baru yang direkrut Timnas Indonesia, yang menurutnya mayoritas berasal dari luar negeri."Saya sudah banyak menonton pertandingan Indonesia, setiap menonton saya melihat ada 2-3 pemain baru, tapi bukan dari Indonesia, mereka dari Belanda dan dari Inggris," ujar Talajic.Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti jumlah penduduk Indonesia yang besar, tetapi tetap mengandalkan pemain keturunan."Kalian punya 300 juta penduduk, tapi Anda datangkan pemain dari Belanda. Tapi itu tidak apa-apa, kami menghormati Timnas Indonesia," katanya.Meski demikian, Talajic tetap mengakui kualitas Timnas Indonesia dan menilai kekalahan 1-5 dari Australia tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya dari skuad Garuda."Saya tidak peduli dengan pertandingan melawan Australia, karena itu bukan gambaran kekuatan Timnas Indonesia yang sesungguhnya. Kami tahu itu, kami datang dengan penuh rasa hormat, dan kami datang dengan penuh percaya diri," tambahnya.Mengenai keamanan di Jakarta, Talajic mengungkapkan bahwa ia dan timnya merasa disambut dengan baik. Meskipun timnya mendapat banyak komentar negatif di media sosial, ia menilai masyarakat Indonesia tetap ramah."Saya bisa bilang terima kasih kepada federasi sepak bola Indonesia untuk pelayanan yang bagus buat kami, juga kepada Indonesia yang menyambut kedatangan kami bagus," kata Talajic."Saya tahu orang-orang bicara [jelek] di medsos, tapi saya tahu orang Indonesia tidak begitu. Kalian sangat baik. Kami menikmati masa-masa kami di Indonesia dan akan menikmati pertandingan besok," tutupnya.

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5