Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa
Sumatra Utara | Rabu, 1 April 2026
Amsal Sitepu Divonis Bebas di Kasus Dugaan Mark Up Video Profil Desa. CNN Indonesia
Sumatra Utara | Rabu, 1 April 2026








Lokal

PIFA, Sports - Pada pertandingan pekan ke-14 Premier League 2023/2024, Enzo Fernandez memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik dari kemenangan 3-2 yang diraih Chelsea saat menjamu Brighton di Stamford Bridge pada Minggu (3/12/2023) malam WIB. Enzo Fernandez menjadi pahlawan bagi Chelsea dengan mencetak dua dari tiga gol kemenangan, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Levi Colwill. Di sisi Brighton, dua gol mereka dicetak oleh Facundo Buonanotte dan Joao Pedro. Performa gemilang Enzo Fernandez layak mendapatkan penghargaan Man of the Match. Gelandang asal Argentina itu tidak hanya menjadi pencetak gol pembuka melalui sundulan jarak dekatnya, tetapi juga menjadi penentu kemenangan dengan sukses mengeksekusi penalti dingin yang memperdaya kiper Jason Steele. Meskipun Chelsea bermain dengan 10 orang setelah Conor Gallagher mendapat kartu merah menjelang akhir babak pertama, peran krusial Enzo Fernandez di lini tengah tetap terasa. Kontribusinya membuktikan ketangguhan dan kelasnya sebagai pemain kunci dalam skuat Chelsea. Chelsea kini menempati peringkat ke-10 dalam klasemen sementara dengan perolehan 19 poin, sementara Brighton berada di posisi kedelapan dengan poin 22. Kemenangan ini menandai performa positif Chelsea di Premier League, dan Enzo Fernandez menjadi bintang utama dalam kesuksesan timnya meraih tiga poin. (hs)
Lokal

Berita Kubu Raya, PIFA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi keberadaan Kampung Literasi Punggur Kecil dan Kampung Digital Gradasi di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Apresiasi disampaikan Bupati Muda saat dirinya meresmikan kedua kampung literasi itu pada Sabtu (30/10) di Rumah Pintar Punggur Cerdas. Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi Rumah Pintar Punggur Cerdas yang telah berkiprah lama menggerakkan masyarakat yang ada di Desa Punggur. Melansir dari situs Prokopim Pemkab Kubu Raya (1/11), Bupati Muda mengatakan pencanangan kampung literasi merupakan bagian dari upaya sinergi “kepong bakol” dengan pemerintah kabupaten. Menurutnya, kampung literasi di daerah Punggur Kecil itu adalah kampung literasi yang komprehensif. "Kampung literasi ini komprehensif, karena di sini ada literasi kebudayaan, literasi sosial, literasi olahraga, dan kebiasaan-kebiasaan lainnya. Termasuk juga pemberdayaan. Semua adalah upaya untuk bisa memberikan dampak yang jauh lebih baik lagi. Apalagi literasi digital, yang pada era ini sangat dan sudah pasti dibutuhkan," ujar Muda Mahendrawan, dikutip dari rilis Prokopim Pemkab Kubu Raya, Senin (1/11/2021). Kemudian, ia menyebut, eberadaan kampung literasi dapat menjadi magnet yang untuk memperkuat masyarakat dari sisi kualitas hidupnya. “Karena keberadaannya dapat meningkatkan wawasan dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Sugeng Hariadi menuturkan, pihaknya sangat mendukung pengembangan Kampung Literasi dan Kampung Digital Gradasi, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan keaksaraan fungsional yang menjadi program pemerintah secara nasional dalam pemberantasan buta aksara. "Kampung Literasi ini merupakan program yang sangat baik yang tumbuh langsung dari bawah (masyarakat desa), sehingga pengembangannya harus kita bantu bersama supaya program ini lebih berkembang dan akan menular di seluruh wilayah di Kalimantan Barat,” terang dia. Sugeng menilai program yang diresmikan langsung oleh Bupati Muda juga bagian dari upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sugeng menyebut, pihaknya juga mendukung keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di daerah dengan menambah jumlah buku bacaan dan diharapkan akan menambah semangat bagi anak-anak di desa. “Alhamdulillah, anak-anak di desa ini sangat luar biasa daya bacanya sehingga setiap buku yang datang langsung dilahap dan jadi rebutan. Jika ketersediaan buku tidak ada, maka anak-anak di sini terpaksa harus menunggu sampai buku itu datang,” cetusnya. Lebih lanjut, Pendiri Rumah Pintar Punggur Cerdas Umilia mengatakan, pada bulan Juni 2021 lalu, PKBM Rumah Pintar Punggur Cerdas mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud Ristek untuk melaksanakan kegiatan Kampung Literasi yang kemudian diberi nama Kampung Literasi Punggur dengan tujuan untuk memajukan nilai literasi yang ada di Desa Punggur Kecil. "Alhamdulillah, saat ini banyak program yang akan kami laksanakan antara lain berantas buta aksara, hafalan Alquran, lapak buku, permainan tradisional, mendongeng, lomba menulis, membaca dan mewarnai, workshop kerajinan tangan, workshop kesehatan, wisata literasi, festival seni dan budaya, peluncuran Kampung Literasi, peluncuran Kampung Digital Gradasi, peluncuran antologi puisi, dan peluncuran 1 dusun 1 pojok bacaan," tutup Umilia.
Lokal

Berita Singkawang, PIFA- Wakil Wali Kota Singkawang, Drs. H. Irwan, M.Si menghadiri acara Wisuda Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Ikhlas Pasir Panjang, di halaman Kediaman Bapak Markus Sardi, Kelurahan Sedau Singkawang Selatan, Senin (28/3/2022) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Singkawang, Ustadz Hatoli sebagai Penceramah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya. Irwan mengatakan, saat menyaksikan prosesi Wisuda dan Khataman Santri TK/TP Al Qur’an ini membuat semua bangga. “Karena putra putri kita telah berhasil menjalani satu masa pembelajarannya dengan baik,” kata Irwan Wakil Wali Kota berpesan kepada semua para santri bahwa khatam Al Qur’an bukan berarti berhenti membaca Al Qur’an, tapi harus lebih meningkatkan lagi kemampuan kalian dalam membaca kitab suci Al Qur’an dari hari ke hari. “Tiada hari tanpa membaca Al Qur’an. Semoga kalian berhasil dalam menjalani pendidikan kalian selanjutnya dan menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, serta patuh dan hormat kepada orangtua dan para guru kalian,” pungkasnya. Lebih lanjut Irwan menjelaskan bahwa, tahun 2045 adalah tahun emasnya Indonesia. Dimana pada tahun tersebut usia produktif akan lebih banyak. Itu artinya para santri inilah yang nantinya akan menjadi generasi penerus dan menjadi pemimpin di Indonesia, khususnya Kota Singkawang. Oleh sebab itu, lanjut Irwan, hal itu harus mulai disiapkan dari sekarang. Itu kenapa pihaknya selalu berpesan pendidikan adalah yang utama dan harus menjadi prioritas bagi anak-anak, orang tua dan pastinya juga Pemkot Singkawang. "Tahun 2045 adalah tahun emasnya Indonesia, kalian harus mulai berfikir dan menyiapkan diri dari sekarang," pesannya. (rs)