Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalAnak Krakatau Masih Erupsi, PVMBG Pastikan Tak Picu Tsunami

Anak Krakatau Masih Erupsi, PVMBG Pastikan Tak Picu Tsunami

Nasional | Sabtu, 5 September 2026

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas erupsi Gunung Api Anak Krakatau masih berlangsung hingga Sabtu (5/9) pagi.

Kepala PVMBG Rita Susilawati mengatakan aktivitas erupsi masih terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Pasauran.

"Sampai saat ini pun, kita masih memantau masih terjadi erupsi di Gunung Api Anak Krakatau ini, masih terdengar, masih ada erupsi. Nah, di pagi hari memang di pos pengamatan, kami mengamati juga terdengar suara gemuruh dari pos PGA Krakatau Pasauran," kata Rita dalam jumpa pers daring, Sabtu (5/9).

Rita mengatakan tinggi kolom erupsi belum dapat diamati. Namun, petugas masih merekam secara visual warna merah menyala yang menandakan aktivitas erupsi terus berlangsung.

Menurutnya, erupsi menerus yang berlangsung selama beberapa jam dengan semburan lava merupakan fenomena umum pada Gunung Anak Krakatau.

"Erupsi menerus ini terjadi dalam durasi beberapa jam, dan untuk di Anak Krakatau ini, memang erupsi menerus dengan semburan lava. Ini fenomena umum," ucap Rita.

Gunung Anak Krakatau merupakan gunung api aktif tipe A yang telah beberapa kali mengalami erupsi. Salah satu erupsi terbesar terjadi pada 1883 yang memicu tsunami.

Erupsi terbaru Gunung Anak Krakatau tercatat pada 2 Juli 2026. Setelah itu, PVMBG menetapkan status aktivitas gunung tersebut pada Level III atau Siaga dan status tersebut masih berlaku hingga saat ini.

"Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Api Anak Krakatau masih dalam level 3 siaga. Potensi ancaman bahaya erupsi saat ini berasal dari aliran lava yang dapat disertai dengan lontaran batu pijar," ucap Rita.

Meski aktivitas erupsi masih berlangsung, PVMBG memastikan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Rita menjelaskan pertumbuhan tubuh gunung yang terbentuk kembali setelah erupsi Desember 2018 masih relatif kecil sehingga belum berpotensi runtuh dalam skala yang dapat memicu tsunami.

"Hasil evaluasi kami, pertumbuhan tubuh gunung anak Krakatau yang terbentuk kembali pasca erupsi Desember 2018 ini masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Oleh karena itu masyarakat tidak usah khawatir, insya Allah perkembangan ini tidak memicu terjadinya tsunami," ucapnya.

Gunung Anak Krakatau dilaporkan kembali mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) malam hingga Sabtu pagi.

Seiring aktivitas tersebut, sejumlah masyarakat di wilayah Jawa Barat melaporkan mendengar suara dentuman hingga merasakan getaran.

Berdasarkan catatan Magma Indonesia milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), aktivitas tersebut menjadi salah satu aktivitas vulkanik terbaru Gunung Anak Krakatau.

PVMBG mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Rekomendasi

Foto: Open BO Rp 250 Ribu, Gadis 17 Tahun di Pontianak Malah Dihajar Pelanggan | Pifa Net

Open BO Rp 250 Ribu, Gadis 17 Tahun di Pontianak Malah Dihajar Pelanggan

Pontianak
| Senin, 14 April 2025
Foto: Pj Gubernur Kalbar Tegaskan Sanksi Disiplin untuk SMAN 1 Mempawah Terkait Lalai Pengisisan PDSS | Pifa Net

Pj Gubernur Kalbar Tegaskan Sanksi Disiplin untuk SMAN 1 Mempawah Terkait Lalai Pengisisan PDSS

Mempawah
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: Diikuti Idol K-pop, Ini Arti Velocity yang Jadi Tren TikTok | Pifa Net

Diikuti Idol K-pop, Ini Arti Velocity yang Jadi Tren TikTok

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Timnas Indonesia Hadir di eFootball™️, Kolaborasi Strategis KONAMI dan PSSI untuk Sepak Bola Digital | Pifa Net

Timnas Indonesia Hadir di eFootball™️, Kolaborasi Strategis KONAMI dan PSSI untuk Sepak Bola Digital

Indonesia
| Selasa, 8 April 2025
Foto: Polda Kalbar Kembangkan Penyelidikan Kasus Oli Palsu di Kubu Raya | Pifa Net

Polda Kalbar Kembangkan Penyelidikan Kasus Oli Palsu di Kubu Raya

Kubu Raya
| Rabu, 2 Juli 2025
Foto:  Jadwal Semifinal Carabao Cup 2024/2025: Newcastle Amankan Leg 1, Besok Duel Tottenham vs Liverpool  | Pifa Net

Jadwal Semifinal Carabao Cup 2024/2025: Newcastle Amankan Leg 1, Besok Duel Tottenham vs Liverpool

Inggris
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: Jalan Trans Kalimantan Masih Tergenang Banjir, Pengendara Diimbau Berhati-hati | Pifa Net

Jalan Trans Kalimantan Masih Tergenang Banjir, Pengendara Diimbau Berhati-hati

Kubu Raya
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto: Ibu Tiri Pembunuh Nizam Divonis 20 Tahun Penjara dan Denda Rp 4 Miliar | Pifa Net

Ibu Tiri Pembunuh Nizam Divonis 20 Tahun Penjara dan Denda Rp 4 Miliar

Pontianak
| Rabu, 16 April 2025
Foto: Penampakan Kediaman Dokter PPDS Priguna di Pontianak, Tak Berpenghuni Sebelum Ramadan | Pifa Net

Penampakan Kediaman Dokter PPDS Priguna di Pontianak, Tak Berpenghuni Sebelum Ramadan

Pontianak
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Wahyu Nugroho dan Candra Hermawan Raih Podium di ARRC Motegi, Tim Yamaha Racing Indonesia Tampil Memukau | Pifa Net

Wahyu Nugroho dan Candra Hermawan Raih Podium di ARRC Motegi, Tim Yamaha Racing Indonesia Tampil Memukau

Otomotif
| Rabu, 6 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Pria di Sanggau Tewas di Tangan Temannya Sendiri Gara-gara Duit 400 Ribu | Pifa Net

Pria di Sanggau Tewas di Tangan Temannya Sendiri Gara-gara Duit 400 Ribu

Berita Lokal, PIFA – Pria asal Kecamatan Durenan, Kabupaten Tranggalek, Jawa Timur, berinsial AM (19) ditangkap polisi, atas dugaan pembunuhan berencana terhadap SP, warga Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, yang merupakan rekannya sendiri. Kasatreskrim Polres Sanggau, AKP Sulastri mengatakan, tersangka AM ditangkap saat hendak melarikan diri ke Malaysia.  “Tersangka AM saat ini ditahan di Polres Sanggau untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Sulastri, Selasa (20/9/2022).  Dia menerangkan kronologi peristiwa itu. Pembunuhan terungkap pada Kamis (15/9/2022). Ketika itu, warga menemukan jenazah SP di perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Entikong, Sanggau.  “Dari hasil visum dan pemeriksaan awal, diketahui jasad SP merupakan korban pembunuhan. Penyidikan pun dilakukan,” kata Sulastri.  Berdasarkan pemeriksaan tersangka AM, rencana pembunuhan bermula ketika korban menjual barang-barang milik mereka bersama tanpa sepengetahuan tersangka. Tak hanya itu, uang hasil penjualan sebesar Rp400 ribu juga tidak dibagi kepada tersangka. “Tersangka pun dendam dan merencanakan membunuh korban,” ucap Sulastri.  Selanjutnya pada Rabu (14/9/2022), tersangka AM meminta tolong korban untuk mengantarnya membeli rokok.  Di dalam perjalanan pulang, tersangka kembali meminta korban berhenti buang air kecil. Ketika itu, tersangka mengeluarkan pisau yang telah disiapkan, lalu menikam korban hingga tewas.  “Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP juncto Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” kata Sulastri.  Usai membunuh korban, lanjut Sulastri, tersangka AM langsung melarikan diri dan hendak masuk ke Malaysia. (ap)

Sanggau
| Selasa, 20 September 2022

Lifestyle

Foto: Resep Vietnam Spring Roll, Cocok Untuk Menu Bekal yang Sedang Diet | Pifa Net

Resep Vietnam Spring Roll, Cocok Untuk Menu Bekal yang Sedang Diet

PIFA, Lifestyle - Belakangan ini Vietnam Spring Roll yakni makanan sehat tengah populer dikalangan orang-orang yang sedang menjalankan program diet. Makanan yang dikenal juga dengan sebutan Goi cuon ini adalah lumpia khas Vietnam. Spring roll terbuat dari bahan dasar rice paper yang berisikan sayuran, udang, atau daging. Bahannya yang segar dan berbagai macam ini memberi sensasi segar dan variasi tekstur pada tiap suapan. Biasanya, vietnam spring roll ini langsung dimakan setelah dimasak agar kulitnya tidak mengering dan menjaga cita rasanya tetap segar. Spring roll lebih nikmat dimakan menggunakan berbagai saus misalnya saus kacang, saus sambal, saus ikan pedas, hingga saus hoisin. Berikut bahan atau resep dan cara membuatnya: Bahan isian: * 9 buah udang. * 3 lembar rice paper. * ½ buah timun. * 1 lembar selada. * ½ buah wortel * 3 buah daun kucai. * ½ buah kol ungu. Bahan saus: * 2 buah bawang putih. * 3 buah cabai rawit merah. * ½ buah jeruk nipis. * 1 sdt gula pasir. * 50 ml air. Cara membuat: * Siapkan sayuran, lalu potong panjang-panjang. * Lalu kupas kulit udang dan bersihkan. * Siapkan rice paper. Kemudian, rendam air sebentar agar teksturnya melunak. * Susun sayuran dan udang di dalam rice paper. Selanjutnya, gulung sesuai selera. * Campurkan semua bahan saus. Aduk rata, lalu koreksi rasa. * Sajikan dan santap dengan saus.

Indonesia
| Jumat, 12 Juli 2024

Lokal

Foto: Bupati Karolin Dilantik Menjadi Ketua Mabicab Pramuka Landak | Pifa Net

Bupati Karolin Dilantik Menjadi Ketua Mabicab Pramuka Landak

Berita Landak, PIFA – Bupati Landak Karolin Margret Natasa resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Landak  beserta Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Landak masa bakti 2020-2025 oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Parovinsi Kalimantan Barat Syarief Abdullah Alkadrie di aula utama Kantor Bupati Landak, selasa (12/04/22). Usai dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Landak, Bupati Karolin juga menlantik dan mengukuhkan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Landak dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kabupaten Landak masa bakti 2020-2025, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius menjadi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Landak. Bupati Landak Karolin dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan dan kondisi permasalahan generasi muda semakin hari semakin kompleks, sehingga diperlukan peran berbagai pihak termasuk didalamnya  peran gerakan pramuka. “Saya berharap dengan pelantikan ini merupakan upaya memantapkan organisasi sistem manajemen dan sumber daya yang mampu membangkitkan kembali gairah kegiatan kepramukaan di tingkat cabang yakni Kabupaten Landak. Tujuan pendidikan kepramukaan untuk membantuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mempunyai kecakapan, taat hukum dan disiplin,” ucap Karolin. Bupati Karolin berpesan kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Landak dapat terus bergerak dan melakukan perubahan pada gerakan pramuka Kabupaten Landak untuk generasi muda penerus bangsa, terkhusus generasi muda Kabupaten Landak. “Saya selaku Ketua Mabicab meminta kepada ketua dan pengurus Kwarcab dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kabupaten Landak dapat terus membina kaum muda melalui kegiatan kepramukaan agar generasi muda kita menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia,” pesan Karolin. Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Parovinsi Kalimantan Barat Syarief Abdullah Alkadrie dalam arahannya mengatakan bahwa pramuka adalah wadah pendidikan diluar sekolah dan diluar keluarga yang dilaksanakan dalam berbagai bentuka kegiatan menarik dan menantang serta dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan. “Perlu Saya ingatkan dalam penyusunan rencana kerja yang dituangkan dalam program kerja juga melaksanakan beberapa kegiatan nasional maupun daerah yakni Jambore Nasional, Perkemahan antar Satuan Karya Pramuka Nasional, perkemahan bakti Saka Bhayangkara, Lomba Tingkat (LT-IV), Perkemahan Wirakarya Daerah, Jambore Daerah, Perkemahan antar Satuan Karya Pramuka tingkat daerah, Kursus Pengelolaan Kwartir tingkat daerah, Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK) tingkat daerah serta apel Hari Pramuka ke 61 tahun 2022, dengan tidak meninggalkan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwartir Cabang maupun di Kwartir Ranting,” terang Syarief Abdullah. (rs)

Landak
| Kamis, 14 April 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5