Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026 Dipangkas Jadi Rp229 Triliun, BGN Sebut Fokus Perbaikan Tata Kelola
Politik | Kamis, 23 Juli 2026
JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026 sementara dipangkas dari semula Rp268 triliun menjadi Rp229 triliun. Pengurangan anggaran dilakukan seiring proses pembenahan tata kelola dan penyisiran ulang data penerima manfaat.
Sekretaris Utama BGN, Lili Khamiliyah, mengatakan penyesuaian anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran dan akuntabel.
"Untuk sementara 2026 ini kan kita juga sudah ada efisiensi anggaran. Dari Rp268 triliun itu menjadi Rp229 triliun," kata Lili dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, efisiensi bukan sekadar memangkas anggaran, tetapi dilakukan melalui proses evaluasi dan penataan kembali sasaran penerima manfaat Program MBG.
BGN saat ini tengah menyusun kembali berbagai aspek yang dinilai memengaruhi efektivitas pelaksanaan program agar penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
"Ini yang sedang dilakukan oleh kami untuk bisa menyusun kembali hal-hal apa saja yang nantinya akan berpengaruh agar APBN ini bisa dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyampaikan lembaganya diberi waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikan pembenahan tata kelola sekaligus memutakhirkan data penerima manfaat.
Saat ini, jumlah penerima manfaat yang menjadi dasar perhitungan mencapai sekitar 62,7 juta orang. Namun, angka tersebut masih akan diverifikasi kembali sehingga diperkirakan turut memengaruhi besaran anggaran final.
"Dengan hasil penyisiran lagi dari 62,7 juta penerima manfaat itu saya yakin nanti otomatis akan mengikuti. Anggarannya sekarang sebenarnya sudah ada gambarannya akan turun dari angka sebelumnya, tetapi angka finalnya masih menunggu hasil final penyisiran," kata Agustina.
BGN menegaskan besaran anggaran final Program Makan Bergizi Gratis tahun 2026 masih akan ditetapkan setelah proses evaluasi dan pemutakhiran data penerima selesai dilakukan. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memastikan program berjalan lebih tepat sasaran sekaligus menjaga efektivitas penggunaan anggaran negara.



















