Apakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya. iStock

Apakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya. iStock

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleApakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya

Apakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya

Lifestyle | Senin, 19 Januari 2026

PIFA, Lifestyle - Gagal ginjal merupakan kondisi ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring zat sisa metabolisme dan kelebihan cairan dari darah secara optimal. Kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah gagal ginjal bisa sembuh dengan menjalani cuci darah atau dialisis?

Secara umum, gagal ginjal terbagi menjadi dua jenis, yakni gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Mengacu pada buku Keseimbangan Cairan, Elektrolit & Asam Basa, gagal ginjal akut adalah penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara tiba-tiba, dengan atau tanpa penurunan produksi urine (oliguria). Kondisi ini biasanya berlangsung kurang dari tiga bulan.

Sementara itu, gagal ginjal kronis merupakan penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara perlahan dan menetap. Penyebab paling umum antara lain diabetes melitus, hipertensi yang tidak terkontrol, serta penyakit kronis lainnya yang berlangsung dalam jangka panjang.

Menurut Cleveland Clinic, dialisis atau cuci darah menjadi salah satu terapi utama pada pasien gagal ginjal. Prosedur ini bertujuan menggantikan fungsi ginjal dengan menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Saat ini, lebih dari dua juta orang di seluruh dunia bergantung pada dialisis atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.

Namun, apakah cuci darah bisa menyembuhkan gagal ginjal?

Dokter spesialis penyakit dalam, Leida Ariani Saltian, menjelaskan bahwa keberhasilan pemulihan fungsi ginjal dengan cuci darah sangat bergantung pada jenis gagal ginjal yang dialami pasien. Pada gagal ginjal akut, dialisis bersifat sementara dan dapat dihentikan apabila penyebab utamanya berhasil ditangani, seperti infeksi, dehidrasi berat, atau sumbatan batu ginjal.

Dalam kondisi tersebut, fungsi ginjal masih berpeluang pulih sehingga pasien tidak harus menjalani cuci darah seumur hidup. Sebaliknya, pada gagal ginjal kronis, kerusakan ginjal bersifat permanen karena telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Dialisis pada kondisi ini bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mempertahankan fungsi tubuh dan kualitas hidup pasien.

Dengan demikian, penderita gagal ginjal kronis umumnya harus menjalani cuci darah secara rutin atau menjalani transplantasi ginjal sebagai terapi jangka panjang.

Untuk menekan risiko terjadinya gagal ginjal kronis, sejumlah langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti menjaga berat badan ideal, menerapkan pola makan sehat, menghindari rokok, menggunakan obat sesuai anjuran, serta mengontrol penyakit penyerta seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi kunci deteksi dini gangguan ginjal.

Kesimpulannya, cuci darah tidak selalu berarti kesembuhan. Pada gagal ginjal akut, peluang pemulihan masih cukup besar jika penyebabnya ditangani dengan cepat. Namun pada gagal ginjal kronis, dialisis berfungsi sebagai terapi penunjang jangka panjang, bukan sebagai metode penyembuhan total.

Rekomendasi

Foto: Lolly Tak Ingin Berbaikan dengan Nikita Mirzani, Ungkap Masalah Sejak Kecil | Pifa Net

Lolly Tak Ingin Berbaikan dengan Nikita Mirzani, Ungkap Masalah Sejak Kecil

Jakarta
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Rem Blong, Truk Pengangkut Kayu Tabrak Tiga Motor dan Terguling di Kubu Raya | Pifa Net

Rem Blong, Truk Pengangkut Kayu Tabrak Tiga Motor dan Terguling di Kubu Raya

Kubu Raya
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Apple TV Resmi Hadir di Android, Pengguna Kini Bisa Streaming Konten Apple TV+ | Pifa Net

Apple TV Resmi Hadir di Android, Pengguna Kini Bisa Streaming Konten Apple TV+

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024, Catat Tanggalnya! | Pifa Net

Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024, Catat Tanggalnya!

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: Kapolri Siap Tertibkan Ruang Digital Usai 110 Anak Teridentifikasi Rencanakan Aksi Teror | Pifa Net

Kapolri Siap Tertibkan Ruang Digital Usai 110 Anak Teridentifikasi Rencanakan Aksi Teror

Nasional
| Jumat, 21 November 2025
Foto: Atletico Madrid Menang Telak, Tottenham Ditahan Imbang di Liga Champions | Pifa Net

Atletico Madrid Menang Telak, Tottenham Ditahan Imbang di Liga Champions

Sports
| Kamis, 2 Oktober 2025
Foto: Berburu Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Ini Pilihan Menariknya | Pifa Net

Berburu Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Ini Pilihan Menariknya

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Mbappe: Cristiano Ronaldo Masih Nomor Satu di Real Madrid | Pifa Net

Mbappe: Cristiano Ronaldo Masih Nomor Satu di Real Madrid

Sports
| Senin, 13 Oktober 2025
Foto: Prabowo Sebut Ada Pihak yang Tidak Senang dengan Pemangkasan Anggaran APBN 2025 | Pifa Net

Prabowo Sebut Ada Pihak yang Tidak Senang dengan Pemangkasan Anggaran APBN 2025

Indonesia
| Minggu, 16 Februari 2025
Foto: Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba | Pifa Net

Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Pifabiz
| Jumat, 31 Oktober 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Manajer Timnas Kecewa Semua Pemain Belum Hadir di TC FIFA Matchday | Pifa Net

Manajer Timnas Kecewa Semua Pemain Belum Hadir di TC FIFA Matchday

PIFA, Sports - Kedatangan Lionel Messi masih terus menjadi perbincangan bagi publik pecinta sepak bola nasional. Bagaimana tidak, megabintang Timnas Argentina itu akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat untuk menghadapi Timnas Indonesia, yang dijadwalkan menjamu Argentina dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023).  Diketahui Skuad Garuda kini menjalani pemusatan latihan di Surabaya, namun para pemainnya belum lengkap, tidak sesuai dengan 26 nama yang mendapat panggilan. Kondisi fisik mereka juga belum hingga hari ketiga pemusatan latihan di Surabaya, baru 15 pemain yang datang. Kondisi ini membuat manajer timnas Sumardji kecewa. Sumardji berharap klub segera melepas pemain sehingga bisa berkumpul bersama-sama di Surabaya.  "Saya sampaikan di sini, ada dua pemain Persija yang masih ditahan. Semestinya Witan Sulaeman dan Rizky Ridho ada di sini karena tidak ada kegiatan di klub. Mohonlah mengerti karena kami juga menginginkan adanya chemistry antar pemain. Komunikasi timnas dan klub jangan seperti ini lagi," jelasnya, dikutip dari laman resmi PSSI. Saat ini baru 15 pemain yang datang dari 26 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong. Mereka adalah Sandy Walsh, Andy Setyo, Rafael Struick, Ivar Jenner, Syahrul Trisna, Dendy Sulistyawan, Fachruddin Aryanto, Dimas Drajad, Stefano Lilipaly, Ernando Ari, Marselino Ferdinan, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Marc Klok, Edo Febriansyah. Selain dua pemain Persija, masih ada tiga pemain PSM Makassar, yakni Reza Arya Pratama, Yacob Sayuri, Yance Sayuri dan beberapa pemain yang bermain di luar negeri. Khusus untuk pemain PSM Makassar, PSSI bisa memaklumi karena mereka sedang menjalani babak play-off AFC Champions League melawan Bali United dengan sistem home and away. Pemain Tim Merah Putih sebelumnya turut membicarakan Messi. Nah, hal inilah yang jadi catatan bagi bek Timnas Indonesia, Rachmat Irianto. juga antusias menyambut kedatangan Messi. Apalagi, dia nanti akan berada di satu lapangan dan berhadapan. Namun, dia meminta rekan-rekannya juga fokus terhadap tim sendiri. “Rasanya senang. Namun, kalau kami terlalu senang dengan Messi, akhirnya tidak fokus di pertandingan, jadi takut hasilnya tidak baik. Lebih baik fokus tim sendiri,” ungkap pemain Timnas Indonesia yang akrab disapa Rian itu. Dikutip dari bola.com. (hs)

Surabaya
| Kamis, 8 Juni 2023

Nasional

Foto: Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Sasar 3 Juta Penerima | Pifa Net

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai, Sasar 3 Juta Penerima

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, resmi dimulai pada Senin (6/1). Program ini dilaksanakan di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi.Kepala Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi, menyebutkan bahwa program ini menjadi tonggak bersejarah bagi Indonesia dalam pemenuhan gizi nasional bagi balita, anak sekolah, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui. Menurut data Badan Gizi Nasional (BGN), terdapat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi.Program ini menargetkan 3 juta penerima manfaat pada Januari hingga Maret 2025, dengan target bertahap mencapai 15 juta pada akhir 2025 dan 82,9 juta pada 2029. Selain itu, 140 UMKM telah terlibat dalam rantai pasok program ini, dengan jumlah yang terus bertambah.MBG merupakan program pertama dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Prabowo-Gibran dan didukung anggaran Rp71 triliun.

Indonesia
| Senin, 6 Januari 2025

Lokal

Foto: Tutup Gawai Dayak Ngihup Kenelang, Bupati Fransiskus Diaan Harap Generasi Muda Kenal Adat Istiadat Leluhurnya | Pifa Net

Tutup Gawai Dayak Ngihup Kenelang, Bupati Fransiskus Diaan Harap Generasi Muda Kenal Adat Istiadat Leluhurnya

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menutup acara Gawai Dayak “Ngihup Kenelang” di Desa Semitau Hilir, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, pada Minggu (16/07/2023). Pada kesempatan tersebut Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan berharap generasi muda mengenal adat istiadat dan seni budaya leluhurnya. Dia juga berharap  kegiatan gawai Dayak bisa terus dilaksanakan sehingga adat dan budaya masyarakat Dayak khususnya yang ada di Kapuas hulu bisa terus dilestarikan dan dipertahankan serta dikembangkan sesuai dengan kondisi zaman pada saat ini. “Kegiatan gawai Dayak ini juga melibatkan para generasi muda, inilah keinginan kita bersama agar generasi muda, agar mareka mengenal adat istiadat dan seni budaya leluhur Dayak yang ada, Dimana esensi daripada gawai Dayak ini merupakan ungkapan syukur,” ujar dia. Dengan adanya gawai Dayak ini tidak serta -merata hanya bersyukur atas kegiatan panen, tetapi bagaimana kita bersyukur atas apa yang kita dapatkan, baik itu rezeki, kesehatan dan lainnya, Gawai Dayak bukan hanya ungkapan syukur kita terhadap hasil panen, tentu ini merupakan kebiasaan adat istiadat leluhur kita yang selalu kita kembangkan, lestarikan, sesuai dengan kondisi di zaman saat ini. “Kita tidak bisa bertahan dengan adat leluhur yang tempo dulu, karena tidak sesuai lagi dengan zaman, dengan kondisi zaman yang sudah maju, sudah moderan, tetapi bagaimana kita menyesuaikan, kita kembangkan, kita kolaborasikan, sehingga adat istiadat kita terus bertahan dan mari kita bersama - sama untuk melestarikan,” ujarnya. Bupati Sis juga menegaskan, jangan sampai persepsi orang bahwa gawai Dayak ini hanya kegiatan hura-hura, hanya kegiatan mabuk-mabukan, pesta-pora, nah ini images yang berkelabang, tetapi kita tunjukan dengan adanya gawai Dayak ini. "Kita mampu menampilkan seni budaya kita, permainan - permainan tradisional, Karena ini yang dilakukan orang tua kita zaman dulu, selain dari pada ungkapan syukur terhadap segala rezeki, kesehatan yang di dapatkan," tuturnya. Tak lupa, dia juga menegaskan agar adat dan budaya Dayak untuk selalu dipertahankan dan dikembangkan. “Di dalam itu juga kita laksanakan ada perlombaan tradisional, dan permainan-permainan tradisional, disinilah tugas bagi para generasi muda, agar adat dan budaya kita bisa kita pertahankan dan kita kembangkan,” tutupnya. (yd)

Kapuas Hulu
| Selasa, 18 Juli 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5