Apakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya
Lifestyle | Senin, 19 Januari 2026
Apakah Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Cuci Darah? Ini Penjelasan Medisnya. iStock
Lifestyle | Senin, 19 Januari 2026










Sports

PIFA, Sports - Kedatangan Lionel Messi masih terus menjadi perbincangan bagi publik pecinta sepak bola nasional. Bagaimana tidak, megabintang Timnas Argentina itu akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat untuk menghadapi Timnas Indonesia, yang dijadwalkan menjamu Argentina dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023). Diketahui Skuad Garuda kini menjalani pemusatan latihan di Surabaya, namun para pemainnya belum lengkap, tidak sesuai dengan 26 nama yang mendapat panggilan. Kondisi fisik mereka juga belum hingga hari ketiga pemusatan latihan di Surabaya, baru 15 pemain yang datang. Kondisi ini membuat manajer timnas Sumardji kecewa. Sumardji berharap klub segera melepas pemain sehingga bisa berkumpul bersama-sama di Surabaya. "Saya sampaikan di sini, ada dua pemain Persija yang masih ditahan. Semestinya Witan Sulaeman dan Rizky Ridho ada di sini karena tidak ada kegiatan di klub. Mohonlah mengerti karena kami juga menginginkan adanya chemistry antar pemain. Komunikasi timnas dan klub jangan seperti ini lagi," jelasnya, dikutip dari laman resmi PSSI. Saat ini baru 15 pemain yang datang dari 26 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong. Mereka adalah Sandy Walsh, Andy Setyo, Rafael Struick, Ivar Jenner, Syahrul Trisna, Dendy Sulistyawan, Fachruddin Aryanto, Dimas Drajad, Stefano Lilipaly, Ernando Ari, Marselino Ferdinan, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Marc Klok, Edo Febriansyah. Selain dua pemain Persija, masih ada tiga pemain PSM Makassar, yakni Reza Arya Pratama, Yacob Sayuri, Yance Sayuri dan beberapa pemain yang bermain di luar negeri. Khusus untuk pemain PSM Makassar, PSSI bisa memaklumi karena mereka sedang menjalani babak play-off AFC Champions League melawan Bali United dengan sistem home and away. Pemain Tim Merah Putih sebelumnya turut membicarakan Messi. Nah, hal inilah yang jadi catatan bagi bek Timnas Indonesia, Rachmat Irianto. juga antusias menyambut kedatangan Messi. Apalagi, dia nanti akan berada di satu lapangan dan berhadapan. Namun, dia meminta rekan-rekannya juga fokus terhadap tim sendiri. “Rasanya senang. Namun, kalau kami terlalu senang dengan Messi, akhirnya tidak fokus di pertandingan, jadi takut hasilnya tidak baik. Lebih baik fokus tim sendiri,” ungkap pemain Timnas Indonesia yang akrab disapa Rian itu. Dikutip dari bola.com. (hs)
Nasional

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, resmi dimulai pada Senin (6/1). Program ini dilaksanakan di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi.Kepala Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi, menyebutkan bahwa program ini menjadi tonggak bersejarah bagi Indonesia dalam pemenuhan gizi nasional bagi balita, anak sekolah, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui. Menurut data Badan Gizi Nasional (BGN), terdapat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi.Program ini menargetkan 3 juta penerima manfaat pada Januari hingga Maret 2025, dengan target bertahap mencapai 15 juta pada akhir 2025 dan 82,9 juta pada 2029. Selain itu, 140 UMKM telah terlibat dalam rantai pasok program ini, dengan jumlah yang terus bertambah.MBG merupakan program pertama dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Prabowo-Gibran dan didukung anggaran Rp71 triliun.
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menutup acara Gawai Dayak “Ngihup Kenelang” di Desa Semitau Hilir, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, pada Minggu (16/07/2023). Pada kesempatan tersebut Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan berharap generasi muda mengenal adat istiadat dan seni budaya leluhurnya. Dia juga berharap kegiatan gawai Dayak bisa terus dilaksanakan sehingga adat dan budaya masyarakat Dayak khususnya yang ada di Kapuas hulu bisa terus dilestarikan dan dipertahankan serta dikembangkan sesuai dengan kondisi zaman pada saat ini. “Kegiatan gawai Dayak ini juga melibatkan para generasi muda, inilah keinginan kita bersama agar generasi muda, agar mareka mengenal adat istiadat dan seni budaya leluhur Dayak yang ada, Dimana esensi daripada gawai Dayak ini merupakan ungkapan syukur,” ujar dia. Dengan adanya gawai Dayak ini tidak serta -merata hanya bersyukur atas kegiatan panen, tetapi bagaimana kita bersyukur atas apa yang kita dapatkan, baik itu rezeki, kesehatan dan lainnya, Gawai Dayak bukan hanya ungkapan syukur kita terhadap hasil panen, tentu ini merupakan kebiasaan adat istiadat leluhur kita yang selalu kita kembangkan, lestarikan, sesuai dengan kondisi di zaman saat ini. “Kita tidak bisa bertahan dengan adat leluhur yang tempo dulu, karena tidak sesuai lagi dengan zaman, dengan kondisi zaman yang sudah maju, sudah moderan, tetapi bagaimana kita menyesuaikan, kita kembangkan, kita kolaborasikan, sehingga adat istiadat kita terus bertahan dan mari kita bersama - sama untuk melestarikan,” ujarnya. Bupati Sis juga menegaskan, jangan sampai persepsi orang bahwa gawai Dayak ini hanya kegiatan hura-hura, hanya kegiatan mabuk-mabukan, pesta-pora, nah ini images yang berkelabang, tetapi kita tunjukan dengan adanya gawai Dayak ini. "Kita mampu menampilkan seni budaya kita, permainan - permainan tradisional, Karena ini yang dilakukan orang tua kita zaman dulu, selain dari pada ungkapan syukur terhadap segala rezeki, kesehatan yang di dapatkan," tuturnya. Tak lupa, dia juga menegaskan agar adat dan budaya Dayak untuk selalu dipertahankan dan dikembangkan. “Di dalam itu juga kita laksanakan ada perlombaan tradisional, dan permainan-permainan tradisional, disinilah tugas bagi para generasi muda, agar adat dan budaya kita bisa kita pertahankan dan kita kembangkan,” tutupnya. (yd)