Foto: Detik.com

Foto: Detik.com

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalApi Abadi Mrapen Grobogan Kembali Menyala Setelah Padam Sebulan Lebih

Api Abadi Mrapen Grobogan Kembali Menyala Setelah Padam Sebulan Lebih

Jawa Tengah | Rabu, 11 Februari 2026

PIFA, Jateng - Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini kembali menyala setelah sekitar sebulan lebih dalam kondisi padam. Kembalinya nyala api tersebut menjadi kabar gembira bagi warga sekitar maupun pengelola wisata, sekaligus menepis kekhawatiran bahwa fenomena alam ikonik ini akan hilang untuk selamanya.

Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rafiqi, mengatakan bahwa api mulai kembali menyala pada Sabtu (7/2/2026) setelah dilakukan pembersihan saluran sumur gas. “Setelah dilakukan penanganan, Sabtu (7/2) Api Abadi Mrapen sudah menyala lagi,” kata Annas, Selasa (10/2/2026).

Pembersihan sumur gas dilakukan dengan menyedot lumpur dan air yang menutupi saluran menuju tungku api. Proses ini berlangsung seharian, mulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB, melibatkan satu tukang dan beberapa petugas pengelola. “Kita mulai dari sekitar jam 09.00 WIB sampai 20.00 WIB. Ada satu orang tukang dan dibantu dari pihak kita, jadi sekitar tiga orang untuk membersihkan dua sumur gas,” jelas Annas.
Sebelumnya, api di Mrapen sempat mengecil sejak akhir Desember 2025 dan akhirnya padam pada 1 Januari 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Menurut Annas, malam sebelumnya api masih tampak menyala, sehingga padamnya api mengejutkan pengelola maupun pengunjung. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah meninjau lokasi dan memastikan bahwa sumber gas masih ada, hanya saja aliran gas terhambat karena sumur tertutup lumpur.

Kepala Bidang Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono, menjelaskan bahwa kondisi ini lebih tepat disebut tekanan gas mengecil, bukan benar‑benar padam. “Prinsipnya pokoknya si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” ujarnya usai peninjauan di Mrapen. Dwi menambahkan bahwa gas penyuplai Api Abadi Mrapen masih cukup melimpah dan akan dilakukan perawatan lanjutan agar aliran gas kembali stabil.

Kini tekanan gas dari kedua sumur dinilai sudah kuat dan stabil, sehingga api di tungku kembali tampak jelas dan berpotensi untuk tetap menyala dalam jangka panjang. Annas menyebut akan ada penanganan lanjutan agar saluran gas tidak lagi tersumbat lumpur, termasuk pemantauan rutin dan pemeliharaan berkala.

Rekomendasi

Foto: Polres Kubu Raya Ungkap Lonjakan Kasus Kekerasan Terhadap Anak: Peningkatan Hingga 172% pada 2024 | Pifa Net

Polres Kubu Raya Ungkap Lonjakan Kasus Kekerasan Terhadap Anak: Peningkatan Hingga 172% pada 2024

Kubu Raya
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: Momen Wapres Gibran Berikan Materi dalam Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang | Pifa Net

Momen Wapres Gibran Berikan Materi dalam Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

Magelang
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Derby Milan di Leg Kedua Semifinal Coppa Italia 2025, Siapa ke Final? | Pifa Net

Derby Milan di Leg Kedua Semifinal Coppa Italia 2025, Siapa ke Final?

Italia
| Selasa, 22 April 2025
Foto: Ini Cara Tukar Uang Baru untuk Lebaran di Mobil Kas Keliling di Pontianak | Pifa Net

Ini Cara Tukar Uang Baru untuk Lebaran di Mobil Kas Keliling di Pontianak

Pontianak
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Presiden Instruksikan Pelantikan Kepala Daerah Pilkada Serentak 2024 Segera Dilaksanakan | Pifa Net

Presiden Instruksikan Pelantikan Kepala Daerah Pilkada Serentak 2024 Segera Dilaksanakan

Indonesia
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Polres Kubu Raya Selidiki Kecelakaan Maut di Trans Kalimantan: 1 Tewas, 2 Luka-Luka | Pifa Net

Polres Kubu Raya Selidiki Kecelakaan Maut di Trans Kalimantan: 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Kubu Raya
| Rabu, 2 Juli 2025
Foto: Jalan Kaki vs Bersih-Bersih Rumah, Lebih Efektif yang Mana untuk Bakar Kalori? | Pifa Net

Jalan Kaki vs Bersih-Bersih Rumah, Lebih Efektif yang Mana untuk Bakar Kalori?

Indonesia
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Sultan HB X Datangi Polda DIY di Tengah Aksi Demonstrasi Memanas | Pifa Net

Sultan HB X Datangi Polda DIY di Tengah Aksi Demonstrasi Memanas

Nasional
| Jumat, 29 Agustus 2025
Foto: Harga Cabai di Pontianak Melambung Tinggi hingga 2 Kali Lipat | Pifa Net

Harga Cabai di Pontianak Melambung Tinggi hingga 2 Kali Lipat

Pontianak
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: Chen EXO Umumkan Persiapan Album Baru di KOSTCON 2025 Jakarta | Pifa Net

Chen EXO Umumkan Persiapan Album Baru di KOSTCON 2025 Jakarta

Pifabiz
| Sabtu, 2 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Polres Melawi Barikan Poster Himbauan | Pifa Net

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Polres Melawi Barikan Poster Himbauan

Melawi-Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menaati protokol kesehatan, Satgas Operasi Patuh Kapuas 2021 berikan himbauan pada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Polres Melawi itu, dilakukan dengan membagikan brosur imbauan tertib berlalu lintas dan membagikan masker. "Ditengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, Selain kita menaati peraturan berlalu lintas juga harus selalu mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah," kata Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kasat Lantas Iptu Suwaris, Senin (27/9/2021). Selama kegiatan berlangsung, menurutnya, masih ditemuakan banyak pengendara yang tidak memakai masker. "Melihat hal itu, personil melaksanakan teguran namun tetap humanis agar masyarakat kedepannya disiplin lagi dalam menerapkan prokes," terangnya. Tidak hanya menegur,  personil juga langsung memberikan masker kepada setiap para pengendara yang melintas.

Tim Redaksi
| Senin, 27 September 2021

Politik

Foto: Hakim Tolak Praperadilan Nadiem Makarim, Proses Hukum di Kejagung Tetap Berlanjut | Pifa Net

Hakim Tolak Praperadilan Nadiem Makarim, Proses Hukum di Kejagung Tetap Berlanjut

PIFA, Politik - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. Putusan ini dibacakan hakim tunggal Ketut Darpawan dalam sidang yang digelar pada Senin (13/10) siang. Hakim menilai penetapan Nadiem sebagai tersangka dan penahanannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022 sudah sah secara hukum. “Mengadili: satu, menolak praperadilan pemohon. Dua, membebankan biaya perkara kepada pemohon sejumlah nihil,” ujar hakim Ketut Darpawan saat membacakan putusan, disusul ketukan palu sebagai tanda penetapan resmi. Dengan putusan ini, proses penyidikan terhadap Nadiem akan tetap dilanjutkan oleh Kejaksaan Agung. Hakim menyebut proses hukum yang dilakukan Kejagung telah sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana. “Hakim praperadilan berpendapat penyidikan yang dilakukan oleh termohon untuk mengumpulkan bukti-bukti agar menjadi terang tindak pidana guna menemukan tersangka sudah dilaksanakan berdasarkan prosedur hukum acara pidana, karenanya sah menurut hukum,” tegasnya. Ia juga menjelaskan bahwa pengadilan praperadilan tidak berwenang menilai alat bukti yang diajukan pemohon, karena hal tersebut termasuk dalam pokok perkara yang akan diperiksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Namun, hakim memastikan bahwa Kejagung memiliki empat alat bukti yang cukup untuk menetapkan Nadiem sebagai tersangka. “Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut, maka proses penyidikan yang dilakukan oleh termohon adalah sah menurut hukum,” ujarnya. Diketahui, Kejaksaan Agung memulai penyelidikan kasus ini pada 20 Mei 2025 dan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) pada 11 Juni 2025. Dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan 2019–2022, Kejagung telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah Nadiem Makarim; Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar Ditjen Dikdasmen Kemendikbud 2020–2021; Mulyatsyah, mantan Direktur SMP Ditjen Dikdasmen Kemendikbud 2020; Jurist Tan, eks Staf Khusus Menteri (saat ini masih buron); dan Ibrahim Arief, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek. Dengan ditolaknya permohonan praperadilan ini, Nadiem akan tetap menjalani proses hukum di bawah penyidikan Kejaksaan Agung, dan perkara ini berpotensi dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor dalam waktu dekat.

Politik
| Senin, 13 Oktober 2025

Sports

Foto: Hajar Timor Leste 3-0, Timnas U-22 Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games | Pifa Net

Hajar Timor Leste 3-0, Timnas U-22 Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games

PIFA, Sports - Timnas U-22 Indonesia memastikan diri lolos ke babak semifinal SEA Games 2023 Kamboja usai menang 3-0 atas Timor Leste pada laga ketiga Grup A di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Minggu (7/5).  Tiga gol anak asuh Indra Sjafri dicetak oleh Ramadhan Sananta pada menit ke-45 dan Fajar Fathur Rahman (62' & 75'). Skuad Garuda telah mengumpulkan 9 poin dari 3 laga dan masih menyisakan satu laga, mengoleksi 11 gol tanpa kebobolan. Laga selanjutnya Timnas Indonesia akan menghadapi Kamboja di tempat yang sama pada Rabu (10/5), pukul 19.00 WIB. Indra Sjafri mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya yang menang beruntun dan clean cheet. Ia pun menginginkan agat Garuda Nusantara menjaga rekor cleansheet saat menghadapi lawan-lawan lebih tangguh di babak semifinal, bahkan final. "Pertama tentu kami mengucapkan syukur Alhamdullilah, kami bisa melalui tiga match dengan 3 kemenangan, dengan 11 gol tanpa kebobolan. Dan juga Alhamdullilah mengantarkan kami tim pertama masuk semifinal. Ini tentu saya ucapkan terima kasih kepada pemain dalam 3 match ini, 20 pemain sudah bekerja keras," katanya, dikutip dari laman PSSI. "Khusus pemain defending, kita satu-satunya negara yang belum kebobolan, saya apresiasi seluruh pemain. Kami berharap dengan lawan lebih meningkat nanti di semifinal atau final, kita tetap cleansheet," tambahnya. Direktur Teknik PSSI ini juga menekankan soal pentingnya strategi berturnamen. Hal ini dilakukan untuk mencapai target juara membawa medali emas yang terakhir kali direbut Indonesia pada tahun 1991. "Alhamdulillah tidak ada pemain yang cedera sejauh ini. Kita tunggu hasil Kamboja dan Myanmar. Kita juga menunggu hasil Grup B. Setelah itu kami tim pelatih dan manajer berhitung mana yang terbaik (jadi juara grup atau runner-up grup). Ya kita lihat strategi berturnamen juga harus ada," jelas dia. "Juara itu harus dicapai secara bertahap kami menyusun perioderisasi dalam tiga tahapan, yakni grup, kita lalu dengan sukses, selanjutnya tinggal semifinal dan final, secara bertahap perioderisasinya harus pas. Kalau untuk pertandingan keempat rombak semua tim sudah pasti. Dan kami berharap ada istirahat selama satu minggu sebelum semifinal," tutupnya. (yd)

Kamboja
| Senin, 8 Mei 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5